Kamis, 19 September 2019

Serentak 157 Negara, Soppeng Gelar World Clean Up Day di Pusatkan di Pasar Senteral

Serentak 157 Negara, Soppeng Gelar World Clean Up Day di Pusatkan di Pasar Senteral


Teropongsulawesi. Com - Soppeng (Sulsel), Staf ahli bidang sosial dan sumber daya manusia Drs. ARIF Dimas, M. Si mewakili Bupati Soppeng membuka Acara World Clean Up Day yang dipusatkan di pasar sentral soppeng jalan Malaka Watansoppeng Jumat, 21 September 2019.

Ketua Karang Taruna Soppeng, Hadi Indra Jaya, dalam Laporannya memyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang tidak hanya dilakukan di indonesia tapi seluruh dunia akan melaksanakan pada bulan ini. 

Foto : Ketua KTI Soppeng Hadi Indra Jaya

Hadi menegaskan bahwa dalam kegiatan ini karang Taruna sebagai pelaksana kegiatan ini bekerja sama dengan seluruh instansi vertikal, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Soppeng, dan seluruh SKPD , kecamatan, Lurah dan Desa. 

Ada beberapa titik lokasi pembersihan yaitu pasar sentral, sungai dan jembatan lapajung, sungai masewali, pasar lolloe. 

"kami bersinergi dengan pemerintah soppeng dalam melaksanakan kegiatan dunia ini" tuturnya. 

Arif dimas, saat membacakan sambutan Bupati soppeng mengucapkan selamat sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus Karang Taruna Kab. Soppeng yang pada hari ini melaksanakan kegiatan World Clean Up Day sebagai 
Suatu langkah mewujudkan lingkungan yang bebas sampah dan menghasilkan hal hal yang bermanfaat. 

Foto : Arief Dimas saat memberikan sambutan 

Kegiatan World Clean Up Day adalah sebuah gerakan bersih-bersih terbesar di dunia yang
dilaksanakan serentak di 157 negara. 

Kegiatan ini merupakan aksi sosial global yang memiliki tujuan untuk memerangi masalah sampah global yang dapat kita jadikan sebagai sebuah inspirasi dalam rangka untuk meningkatkan kepedulian sosial kita, baik di bidang kebersihan maupun bidang-bidang lainnya.


Aksi semacam ini memiliki dampak positif dan diharapkan dapat memunculkan kesadaran
pentingnya terhadap masyarakat terhadap pentingnya membersihkan permukaan bumi dari sampah, terutama sampah plastik yang paling banyak datang dari limbah/sampah rumah tangga.

Turut hadir para kepala SKPD bersama jajarannya, pengurus Kwarcab Pramuka.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved