Rabu, 22 April 2020

Bupati Soppeng Tegaskan Semua Orang Yang Keluar Rumah Wajib Pakai Masker

Bupati Soppeng Tegaskan Semua Orang Yang Keluar Rumah Wajib Pakai Masker


Teropongsulawesi.com,Soppeng (Sulsel)-Rapat Koordinasi pencegahan Covid-19 menjelang Bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri 1441 H/ 2020 M, dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, 21 April 2020.

Dalam rapat koordinasi, Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE mengatakan, "Saya minta aparat harus tegas, situasi ini semakin menghawatirkan, 4000 lebih pendatang yang sudah masuk di wilayah kita, 10% saja penyebaran di Soppeng sia-sialah yang kita lakukan selama ini. 
Atas nama Pemda meminta kepada Kapolres dan Dandim, kita mulai mainkan situasi ini  sesuai dengan prosedur untuk keselamatan kita bersama. 
Hal ini penting kedisiplinan yang ada di dalam wilayah ini, minimal semua orang yang keluar rumah wajib pakai masker.

Kita akan melakukan razia yang tidak memakai masker, 
ASN yang tidak pakai masker di proses dan sukarela langsung di pecat,"tegas Bupati Soppeng.

Mempersiapkan fasilitass kesehatan, kita semua penuhi, yg belum kita lakukan rumah singgah isolasi, namun kita sudah menyiapkan di bekas Rumah Sakit Latemmamala, APD dan semua fasilitas kita sudah standbye kan,posko semua sudah kita siapkan,yang tidak siap masyarakat kita yang menerima kenyataan ini, dengan alasan pendapatan dan lain-lain,  saya harapkan bulog jangan coba-coba keluarkan beras yang tidak sesuai dengan kordinasi kita, jangan sampai gudang kosong, saya akan tutup Bulog di Soppeng, dan jangan kurangi stok kita tanpa kordinasi, antisipasi banyaknya pembelian gabah dari luar, bulog tidak mampu bersaing dengan pedagang,apakah kita tutup lagi perbatasan, jangan sampai panen raya tidak ada yang kita serap,akhirnya yang tertinggal di gudang itu beras lama karena tidak ada yg memprediksi hal ini kapan selesai.


Selanjutnya Ketua DPRD Soppeng mengungkapkan,"Situasi kita tidak bisa diperediksi , tentu kami berharap bahwa cadangan pembiayaan ini kita tidak boleh los , karena jangan sampai diawal kita kencang, diakhir kita kedodoran.

Terkait masalah kesadaran masyarakat masih banyak di sekitar pusper, warkop sunyi di luar , ramai di dalam, saya titipkan untuk Satpol PP untuk di tertibkan." Ungkap Ketua DPRD Soppeng H.Syahruddin M. Adam.

Kapolres Soppeng AKBP Puji Bowo Leksono,S.IK, mengatakan, "Semua kebijakan kita sudah lakukan dan semua hampir berperan aktif, ada beberapa isu yang muncul di sifatnya nasional, terdata di kita ada 1.660, dimana ada yang di berhentikan di tempat kerja,  kemudian masalah pangan mungkin kita ada satgas pangan, yang mana akan merazia yg melakukan permainan harga bapok, kemudian daerah kita sdh masuk TKI dari Malaysia yang sudah balik, dan yang di PHK, dan yang perlu di antisipasi adalah beredarnya uang palsu, saya harapkan Camat dan Lurah kita berperan, saya berharap yang berperan juga dari tingkat RT, melakukan door to door, memberikan pemahaman langsung sehingga lebih mengena, namun jangan di kumpulkan warganya tapi metode door to door, kemudin kita memanfaatkan bulan Ramadhan ini, potensinya banyak kegiatan perampokan, jambret dan begal, itu semua kembalinya di perut dan keimanan, maka dari itu semoga kita menyisihkan sedikit gaji kita untuk memberikan bantuan yang membutuhkan,kemudian masalah tarwih dan buka puasa bersama, jangan kita mengambil fatwa namun kita tidak menjabarkan hal tersebut sesuai dengan potensi daerah kita, kemudian untuk Kadis Kesehatan data yang ada di kita dan data dari dinkes terkadang tidak sinkron,datanya mungkin di update namun tidak di olah kembali, ini semua agar tidak ada perbedaan data .


Acara turut dihadiri  para Asisten Setda, kepala SKPD, kepala Kantor kementerian Agama, Kabulog Soppeng, para Camat serta para undangan lainnya.( Hawaya, IWO)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved