-->

Kamis, 06 Februari 2020

Wisatawan Asing yang Hendak Mengemudi Wajib Memiliki SIM Internasional ini Syaratnya


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel) - Kepolisian Republik Indonesia saat ini Mensosialisasikan tentang  Persyaratan dan Prosedur Penerbitan  SIM Internasional. Hal tersebut disampaikan oleh 
Kanit Reg Ident Sat Lantas Polres Soppeng IPTU A.M.Yusuf. SH di Kantor Samsat Kab.Soppeng, Jumat (7/02/2020).

Dijelaskannya, Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional merupakan dokumen legal yang wajib dimiliki oleh wisatawan asing yang hendak mengemudi atau melakukan road trip di luar negeri. Jika itu termasuk dalam rencana liburan. tandasnya

Olehnya Kanit Reg Ident Sat Lantas Polres Soppeng IPTU A.M.Yusuf. SH, menjelaskan dan memberikan informasi akan syarat yang harus dilengkapi untuk membuat SIM Internasional.

1. Pemohon Wajib Mendaptarkan secara online website sim.Korlantas.Polri. Goid/sim-internasional

2. Pemohon wajib datang ke Korlantas Polri dengan alamat Gedung SIM Internasional di Jalan MT. Haryono Kav 37 - 38 Jakarta Selatan, untuk melaksanakan Identifikasi ( Pengambilan Foto, Sidik Jari dan tanda tangan), 
Serta Verifikasi dengan membawa syarat sebagai berikut: 
- SIM Asli
- KTP Asli
- Paspor Asli
- Matrei 6000 
- Nomor Registrasi (Hasil Print atau Capture foto)
- Kitab Asli (khusus WNA)

3. Adapun Biaya PNBP SIM Internasional Sebagai berikut,.
- SIM Baru Rp. 250.000
-SIM Perpanjangan Rp. 225.000

4. Adapun Jadwal Pelayanan SIM Internasional, 
- Hari Senin S/d Hari Kamis Jam 08.00 S/d 15.00 WIB (Istirahat Jam 12.00 S/D 13.00 WIB) 
- Hari Jum'at Jam 08.00 S/D 15.00 WIB (Istirahat Jam 11.30 S/d 13.00 WIB) 
- Libur Pelayanan pada tanggal merah dan Libur Nasional.


Kanit  Reg Ident berharap dengan disosialisasikannya Sistem Registrasi pendaptaran Online SIM Internasional tersebut, masyarakat dapat memahami, dan mengetahui, serta mengerti, akan prosedur dalam Kepengurusan Penerbitan SIM Internasional, pungkas IPTU A.M.Yusuf. SH.(Ya2 IWO)

Jumat, 26 Februari 2021

BBPP Batangkaluku Jalin Kerjasama Dengan KAPTEN Indonesia Untuk Magang Bagi Petani Muda di Luar Negeri


Foto : Marwah Rasyid Ketua DPW KAPTEN Sulsel (Kiri) dan Kepala BBPP Batangkaluku, Sabir (Kanan)

Gowa (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Dalam rangka penyiapan petani muda calon peserta magang Jepang dan  Specified Skilled Worker (SSW) serta menindaklanjuti penandatangan PKS antara Kapten Indonesia dengan Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian maka Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Sulawesi Selatan, Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (KAPTEN) Indonesia yang memiliki pengalaman berskala internasional. Jumat (26/02/2021).

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, Kapten dipilih menjadi mitra karena sudah lama malang melintang di dunia penyediaan tenaga kerja bertaraf internasional "Kapten tahu bagaimana mengelola para tenaga magang di luar negeri, apalagi di Jepang," katanya.

Ia menambahkan Indonesia memang punya kompetensi dalam mengelola tenaga magang ke negara-negara yang sudah maju.

"Utamanya tentu saja ke negara-negara yang sudah maju pertaniannya misalnya Jepang, Taiwan, Australia, Korea dan sebagainya," jelasnya.

Saat ditemui usai penandatangan MoU, Kepala BBPP Batangkaluku, Sabir, mengatakan dengan adanya Perjanjian Kerja Sama ini bertujuan agar percepatan pelaksanaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani muda calon peserta magang Jepang dan SSW (Specified Skilled Worker) agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, serta membantu meningkatkan jumlah angkatan kerja dan devisa negara sesuai kapasitas yang dimiliki.

Beliau juga berharap dengan kerjasama ini para peserta nanti nya selain dibekali dengan berbagai macam pelatihan sebelumnya juga nantinya diberikan bimbingan dan pengasuhan dalam rangka untuk menyiapkan mental mereka, supaya nantinya setelah di Jepang bisa menerapkan karakter perilaku bijaksana.

Selain itu Marwah Rasyid, Ketua DPW KAPTEN Sulsel, mengatakan bahwa mewakili pengurus Kapten Sulsel akan menjalankan tugas dan tanggung jawab semaksimal mungkin untuk membantu dalam hal merekrut, monitoring sampai pemberangkatan dan evaluasi nantinya.

“Kami dari KAPTEN Sul-Sel siap bekerja sama dalam bentuk apapun untuk kemandirian peserta  yang akan berangkat di program magang ke Jepang karena tujuan kami agar bagaimana mengirim tenaga tenaga kerja baik itu magang ataupun SSW (Specified Skilled Worker) ini handal dan betul-betul potensi serta berkualitas dalam hal pertanian itu sendiri”,pungkasnya.

Hal ini senada yang selalu ditegaskan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa, penyiapan tenaga kerja harus dilakukan. "Kita membutuhkan petani milenial yang siap bersaing secara global. Untuk itu, kemampuan tenaga tani harus disiapkan, salah satunya melalui program magang," katanya. (Al AzIz /Yuli N)

Minggu, 15 September 2019

Bupati Wajo apresiasi pelaksanaan balapan Motor Road Race Boca Junior Cup 2019


Teropongsulawesi. Com - Wajo (Sulsel), Pembukaan Kejurda Balap Motor Road Race Boca Junior Cup 2019 di Atakkae dibuka oleh Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud S.Sos., M.Si. Minggu, 15 September 2019.

15 race sudah memasuki babak final untuk mengincar posisi podium untuk menerima trophy dan uang tunai. Dan ini beda dengan event-event lainnya di mana ada Vespa, Super motor dan lainnya, dimana Road Race Boca Junior Cup 2019 merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat diminati oleh remaja termasuk anak muda di Kabupaten Wajo dan di kelas MP1 dan akan diambil 5 terbaik dari 6 nantinya yang ikut balapan.

Dalam sambutan pelepasan dari Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. ucakan selamat datang kepada anggota DPRD Kabupaten Wajo H. Irfan, Kepala Dinas Pariwisata dan Sekretaris Dinas Pariwisata dan mengatakan kalau Sekretaris Dinas Pariwisata sekaligus juga pembalap pada hari ini, juga kepada yang mewakili Kasat Lantas dan panitia pelaksana serta rekan-rekan panitia yang dibanggakan, serta para pembalap Boca Junior 2019.

"Menjadi kebanggaan kita, karena Wajo sudah mencetak dua pembalap internasional yaitu Andi Fadli dan Agung yang sudah dikenal di Kancah internasional dan kami pernah menyaksikan langsung di Malaysia, ini luar biasa adik-adik kita ini," ungkap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

"Saya berharap kedepan akan lahir lagi bibit-bibit unggul pembalap dari Junior kita, dan saya juga akan berjuang dua atau tiga tahun depan supaya kita sudah punya sirkuit sendiri, dan sementara ini kita cari tempat yang paling strategis agar peminat yang memiliki bakat dan minat akan tersalurkan secara positif," Bupati Wajo menambahkan.


Dan disampaikan kalau dia juga bangga karena Wajo punya pembalap pembalap internasional, dan berharap kejuaraan ini bisa berjalan dengan penuh sportivitas, laksanakan dengan baik sehingga betul-betul akan menghasilkan pembalap yang handal.

"Sukses selalu buat adik-adik semua dan para peserta yang saya banggakan dan semua masyarakat Wajo, ini menjadi hiburan buat kita, terima kasih dan mudah-mudahan dengan kejuaraan ini terus menjadi spirit buat kita untuk lebih memaksimalkannya kedepan, dan dengan ucapan Bismillahirahmanirahim kejuaraan road race buka Junior 2019 dibuka secara resmi," kata Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Star oleh Bupati Wajo dengan melepas kelas MP satu bertanding di balapan hari ini.

Diakhir balapan sesi MP satu ini,  Bupati juga menyerahkan piala dan trophy kepada para pemenang yang telah bertanding pada hari ini dengan menghasilkan 5 juara dari 6 orang yang bertanding.

Sumber : Humas Pemkab Wajo 

Minggu, 13 Desember 2020

Polri Gelar 58 Adegan di 4 TKP Rekonstruksi Penyerangan Laskar FPI


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),- Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi di empat titik terkait dengam kasus penyerangan Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, dalam empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi yang memperlihatkan bagaimana awal mula penyerangan Laskar FPI hingga polisi melakukan tindakan tegas terukur. 

"Dalam proses rekonstruksi malam ini setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi," kata Argo saat meninjau langsung proses rekonstruksi, Senin (14/12/2020) dini hari.

Argo merinci, pada TKP I tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi II yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan. 

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51 200, penyidik memperagakan 14 adegan. 

Argo menambahkan, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat diantaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

"Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat," ujar Argo.

Adapun barang bukti yang dihadirkan pada rekonstruksi, diantaranya dua unit mobil anggota, satu unit mobil tersangka, enam pasang pakaian tersangka, senjata tajam dan dua senjata api rakitan peluru 9 MM.

Sekadar diketahui, peristiwa penyerangan Laskar FPI terhadap aparat kepolisian itu terjadi pada Senin 7 Desember 2020 pukul 00.30 WIB di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. 

Kejadian tersebut ketika petugas sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin 7 Desember 2020.

Mobil anggota Polda Metro Jaya tengah mengkuti kendaraan pengikut Rizieq, tiba-tiba mobil anggota Polda Metro Jaya dipepet dan disetop dua kendaraan pendukung Rizieq. 

Bahkan, ketika kejadian itu pihak yang diduga pendukung Rizieq menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai dan celurit ke arah aparat kepolisian.

Petugas yang merasa keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas terukur. 6 orang pendukung Rizieq meninggal dunia, sementara 4 lainnya melarikan diri.(*Red)

A2M Publikh Hawaya IWO 💙

Senin, 28 Oktober 2019

Wabup Gowa Serahkan Piagam Penghargaan Bagi Atlet Berprestasi

Teropongsulawesi.com, Humas Gowa - Sejumlah Atlet dan pemuda berprestasi Gowa yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional maupun internasional mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Wujud apresiasi tersebut berupa piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni disela upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun, di Halaman Kantor Bupati Gowa, Senin (28/10).

Mereka yang diberi penghargaan yakni, Sahril Zakaria peraih medali emas Porda Sulsel. M Nuzul Qadri Juara 1 Nasional Drag Bike Bupati Gowa Cup 2019 Regional 5 dan 6 Sulsel Kelas Bebek 130 CC. Muh Ilham Juara 1 Nasional Drag Bike Bupati Gowa Cup 2019 Jilid II Regional 8 dan 9 Sulsel kelas Sport 2T Frame Standar 155 CC.

Lanjut, atlet Dayung putra yang meraih Juara 1 Kategori Senior Putra jarak 250 meter Lomba Dayung Dragon Boat Piala Danlantamal VI. Atlet Paralympic yang mendapatkan medali emas, perak dan perunggu serta Syaripa Nur Intang atas prestasinya sebagai wasit pertama dari Gowa yang mewakili Sulsel memimpin kejuaraaan dunia tapak suci 2019 yang diselenggarakan di Solo.

Selain atlet berprestasi, piagam penghargaan juga diberikan kepada 6 (enam) pemuda/pemudi yang telah menjadi Juara 1 Duta Pelajar tingkat nasional tahun 2019.

Keenam orang tersebut yakni, Firman Nur, Nur Alwi, Kartika Dewi Nur Asmarani, Reski Ariani, Nur Windiani, dan Nur Lifa Zahra Arsyad.

Pemuda dan pemudi ini berasal dari SMA 3 dan 4 Gowa sebagai kontingen Saka Bahari Sulsel pada Pelayaran Nusantara IX Tahun 2019 dalam Kirab Nusantara yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI, Kementrian Hukum dan Ham, serta Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan TNI AL.

Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah atas prestasi para atlet dan pemuda yang memiliki talenta dalam dirinya.

"Ini adalah bentuk kepedulian dan support pemerintah daerah atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet dan pemuda di Gowa. Semoga ditahun-tahun berikut prestasinya dapat ditingkatkan lagi," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gowa, Muh Fajaruddin menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa atlet dan pemuda Gowa ini makin kreatif, makin berinovasi dan makin menunjukkan bahwa mereka itu mampu dan bisa diandalkan di masa akan datang.

"Tentunya ini adalah inspirasi bagi pemuda-pemuda yang lain bahwa, pemuda Kabupaten Gowa mampu berkarya baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional," katanya.

Khusus untuk para atlet paralympic selain piagam penghargaan juga diberikan bonus uang pembinaan. Besaran bonus tersebut tergantung dari prestasi yang didapatkan.

"Untuk atlet yang meraih medali emas akan di berikan bonus pembinaan sebesar Rp 7.500.000,- , medali perak sebesar Rp 6.500.000,- dan medali perunggu sebesar Rp 5.500.000,- , " ungkap Fajaruddin. (*). 

Senin, 07 Oktober 2019

Berkat Mandat Temuan dan Penyelidikan ICAC, Hong Kong Telah Jadi Negara Paling Bebas Korupsi di Dunia

Teropongsulawesi.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi-nya Hongkong yang bernama ICAC mulai beroperasi sekitar 45 tahun yang lalu. Komisi tersebut telah berhasil mentransformasikan Hong Kong menjadi kota yang lebih jujur dan menjadi pusat keuangan internasional. Dalam buku “A Modern History of Hong Kong (2004)“, Steve Tsang, seorang profesor studi Cina di University of Nottingham, menggambarkan ICAC sebagai "salah satu hadiah perpisahan terbaik dari pemerintah kolonial", yang "membuat dampak psikologis yang tepat pada khalayak ramai".

Dalam sebuah perbincangan ringan dengan Pembina PDK Kosgoro Jawa Barat   Dede Farhan Aulawi di Jakarta, Senin ( 7/10 ) ia mengatakan bahwa ICAC memiliki pengaruh yang besar dan sangat dipercaya oleh publik. Meskipun sebelumnya pernah juga diterpa fitnah, dimana dikabarkan bahwa mantan kepala ICAC Timothy Tong Hin-ming pada 2012 dituduh menyalahgunakan dana publik selama masa jabatannya. Termasuk ada juga pengaduan – pengaduan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh pegawai ICAC.

Pada tahun-tahun awal berdirinya ICAC, fokusnya terletak pada korupsi di tubuh kepolisian. Neil Maloney, seorang ekspatriat Inggris yang bergabung dengan kepolisian Hong Kong pada tahun 1969 sebelum menjadi penyelidik ICAC pada tahun 1974, mengenang bahwa setiap kantor polisi memiliki ruang khusus untuk seorang "kolektor", yang tugas satu-satunya adalah membeli draft bank untuk mengirim suap ke akun lokal dan luar negeri.

Neil Maloney pernah mengatakan bahwa dulu orang-orang yang bergabung di kepolisian dan pemerintahan bisa korupsi, tetapi sekarang Hongkong memiliki anak - anak muda yang bekerja di pemerintahan dalam masyarakat yang bebas korupsi, katanya.

Selama tahun-tahun awal ICAC, banyak pegawai pemerintah dan petugas polisi membenci komisi tersebut karena merasa kehilangan uang tambahan. Lalu Gubernur Hongkong saat itu membuat keputusan berani yang mengejutkan ICAC, yaitu mengampuni kasus korupsi yang terjadi sebelum 1977 melalui amnesti parsial.

Setelah amnesti parsial 1977, perhatian ICAC beralih ke perilaku ilegal dalam layanan pemerintahan dan kemudian sektor swasta. Hong Kong saat ini menjadi pusat keuangan internasional dan telah menerima investasi lebih dari HK $ 82 miliar, karena adanya kepercayaan publik terhadap cara kerja dan integritas ICAC. 

Mandat ICAC untuk menemukan dan menyelidiki korupsi di Hong Kong telah menjadikan daerah paling bebas korupsi di dunia. Oleh karena itu saat ini, ICAC sering dijadikan rujukan dalam pendidikan anti korupsi.

Minggu, 15 September 2019

Wagub Sulsel Andi Sudirman '' Kontribusi Dosen Unhas Dapat di Lihat Dalam proses Pembangunan Sulsel


Teropongsulawesi. Com
- Gowa (Sulsel), Wakil Gubernur Andi Sudriman Sulaiman menyampaiakan rasa bangganya menjadi bagian dari keluarga Ikatan Keluarga Alumni Teknik (IKATEK) Unhas, pada Dies Natalis Teknik Unhas ke-59, Sabtu (14/9).

"Saya sangat bangga menjadi bagian dari Fakultas Teknik Unhas. Teknik Unhas memiliki alumni yang kuat dan hebat. Sehingga perlu diberikan kesempatan dan kepercayaan,” tutur Andi Sudirman di Fakultas Teknik Unhas, Bontomarannu, Gowa.

Wagub menyampaikan, kontribusi Dosen Teknik Unhas maupun Dosen Unhas  bisa dilihat dalam proses pembangunan Sulsel.

"Civitas Akademik Fakultas Teknik Unhas telah banyak membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Banyak karya hasil sinergitas antar Pemprov dan Fakultas Teknik Unhas, baik dari Pemprov maupun sebaliknya," terangnya. 

Dalam kesempatan ini, Wagub Andi Sudirman juga melontarkan pujian bagi Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, St. Aisjah Farhum, atas program menyiapkan Sulsel menjadi lumbung daging nasional serta  dan merancang Rumah Potong Hewan yang higenis, berstandar, dan memiliki sertifikasi yang jelas. 

"Industri rumah tangga turunan dari Rumah Potong Hewan sudah familiar dengan masyarakat. Walaupun kecil, tapi sudah kait mengait, bahkan masyarakat di sekitar RPH sangat mendukung untuk perluasan wilayah RPH, dengan pertimbangan jika di lingkungan baru, mereka perlu beradaptasi lagi. sehingga, lokasi RPH saat ini sangat strategis untuk pengembangan wilayah," ujarnya. 

Andi Sudirman juga menyampaikan harapan ke depan agar seluruh elemen Fakultas Teknik Unhas dapat terus bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Membangun sinergitas antar Pemerintah Kabupaten Gowa, Fakultas Teknik Unhas, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga akan melahirkan kekuatan,” ujar Alumni Teknik Mesin Unhas ini.

Sementara, Dekan Fakultas Teknik Unhas, Arsyad Taha, menyampaikan Teknik Unhas saat ini  masuk sebagai salah satu fakultas di Unhas yang memperoleh Akreditasi Internasional.

"Kita sudah mencapai akreditasi dari masing masing strata, suatu kegembiraan dapat memperoleh akreditasi Internasional, dan akan menyusul terus. Dibidang prasarana kampus, FT menerima banyak bantuan, salah satunya adalah bantuan Pemprov Sulsel untuk pembangunan jalan lingkar, tahun ini akan selesai," terang Arsyad.

Arsyad melanjutkan, Fakultas teknik Unhas juga terus berinovasi dan bahu membahu bersama Pemerintah untuk membangun Sulsel yang lebih baik.(*)

Sabtu, 22 Februari 2020

Badan Koordinasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI) Akan Gelar Rakornas di Jakarta


Teropongsulawesi.com, Jakarta - Pemerintah Pusat dan Daerah Jadikan Desa Sebagai Ujung Tombak Segala Bidang.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah perlu segera melakukan langkah-langkah konkrit dan positif untuk mengembangkan desa sebagai ujung tombak dalam segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI) Isra A Sanaky mengungkapkan, selama ini tidak sedikit Kepala Desa (Kades) yang dijadikan bulan-bulanan atau sasaran ditakut-takuti oleh banyak pihak, yang menyebabkan mandeg-nya proses pembangunan desa dan penyelewengan Dana Desa.

Perlu diketahui, lanjutnya, Desa adalah kesatuan komunitas pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara yang terkecil.

Di Indonesia, tidak kurang dari 87 ribu desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, bahkan hingga ke pelosok-pelosok, yang sampai saat ini mungkin sulit dijangkau dengan transportasi dan komunikasi canggih, ada desa atau dusun atau apapun namanya dalam bahasa masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Isra A Sanaky saat didatangi utusan atau delegasi Desa-Desa dari Papua yang akan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (Rakornas BKNDI) yang akan digelar pada Kamis-Jumat tanggal 27-28 Februari 2020, di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Saudara-saudara kita dari delegasi desa-desa dari Papua menyampaikan rasa cemas dan khawatirnya, karena mereka sering dijadikan sasaran untuk ditakut-takuti, terutama terkait pengelolaan Dana Desa. 

Mereka dipersepsikan akan ditangkapi dan dipenjarakan dan akan dituduh korupsi Dana Desa. Saya jelaskan, tidak ada seperti itu. Justru Desa harus dikembangkan dan dimajukan, serta dididk untuk bisa mengelola Dana Desa secara efektif demi kemajuan masing-masing desa,” tutur Isra A Sanaky, saat menggelar pertemuan persiapan pelaksanaan Rakornas BKNDI, di Kantor Dewan Pengurus Nasional Badan Komunikasi Desa se-Indonesia (DPN BKNDI), Graha Tanjung Bunga Internasional, Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 25, Kampung Melayu, Rawa Bunga, Jakarta Timur, Sabtu (22/02/2020).

Isra A Sanaky menyampaikan, untuk menjelaskan banyaknya informasi yang simpangsiur bahkan yang bernada negatif, yang cenderung merugikan masyarakat dan Kepala Desa, maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, beserta seluruh aparat penegak hukum, dan stake holders, perlu berkoordinasi, mensosialisasikan dan mendidik masyarakat desa dengan benar.

Sebab, jika desa tidak dikelola dengan baik dan jika tidak dikembangkan, maka persoalan kemiskinan dan berbagai problematika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan terus-terusan terjadi kian pelik.

“Di sinilah, perlunya koordinasi, komunikasi dan sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, aparatur penegak hukum dan masyarakat, termasuk BKNDI, untuk menjembatani kesimpangsiuran informasi, mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa, mengembangkan potensi-potensi Desa. Sebab Desa adalah ujung tombak segala bidang di Indonesia,” tutur Isra A Sanaky.

Problema utama bangsa Indonesia, menurut Isra A Sanaky, ada di desa-desa. Solusinya pun harus dimulai dari desa-desa itu. Mulai dari urusan pendidikan, kesehatan, pengembangan SDM Indonesia, pertahanan keamanan, pengembangan perekonomian Indonesia, bahkan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) desa-desa harus diutamakan di garis terdepan.

Itu semua sesuai juga dengan visi misi Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’aruf Amin, yang menekankan Nawacita juga harus dimulai dan dilakukan dari Desa sebagai ujung tombak Indonesia.

“Termasuk dalam menangkal isu terorisme, itu setiap Kepala Desa mesti mengetahui dan mencegah warga di desanya. Desa adalah ujung tombak,” tegasnya.

Ketua Umum DPN BKNDI Isra A Sanaky juga menyampaikan, bahwa pada Kamis-Jumat tanggal 27-28 Februari 2020, akan digelar Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Desa se-Indonesia (Rakornas BKNDI), bertempat di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Rakornas BKNDI ini juga mengumpulkan setiap delegasi dari desa-desa, kecataman dan kabupaten, serta pihak-pihak yang konsern dengan desa. Mereka mebawa persoalan-persoalan yang dihadapi di masing-masing desanya, untuk dibahas dan disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Pusat dan berbagai stakeholders.

Karena itulah, dikatakan Isra A Sanaky, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof Dr Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian didapuk sebagai keynote speaker dalam Rakornas BKNDI itu. Supaya, Pemerintah Pusat bisa berkomunikasi langsung dan berkoordinasi langsung dengan para perangkat desa, atas persoalan-persoalan yang selama ini mungkin tidak tersampaikan.

Selain Mendagri Tito Karnavian, lanjutnya, Kementerian Desa PDTT, Kementerian BUMN, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kementerian PUPR, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Dewan Pakar dan Tuan Rumah Jakarta yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sangat dibutuhkan kehadiran dan koordinasi maupun masukannya untuk menjaga dan mengembangkan desa-desa di seluruh Indonesia, agar semakin maju dan sejahtera.

“Rakornas BKNDI ini melibatkan semua pihak, terutama delegasi dari desa-desa, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat, budayawan, para pemuda dan mahasiswa, Camat, SKPD dan semua stakeholders. 

Ini semua untuk membangun desa yang lebih baik dan berkualitas, dengan pembangunan yang terarah dan efektif melalui pengembangan SDM desa dan sumber-sumber yang ada di desa juga,” tutur Isra A Sanaky.

Hingga saat ini, lanjutnya, para peserta yang akan mengikuti Rakornas BKNDI sudah berdatangan dari daerah ke Jakarta. Dia berharap, semua pihak bisa berkoordinasi dan saling menjaga keamanan dan ketertiban di Ibukota Jakarta.

“Kami berharap semua pihak, terutama Pak Mendagri Tito Karnavian, Gubernur DKI Bapak Anies Rasyid Baswedan, Pak Kapolri Jederal Pol Idham Azis dan semua pihak menyukseskan Rakornas ini, demi kemajuan desa-desa Indonesia. Menciptakan SDM Unggul dan mampu bersaing di kancah global,” tutup Isra A Sanaky.***

Untuk Informasi Lebih Lanjut Rakornas BKNDI Hubungi:
Kantor Pusat Dewan Pengurus Nasional Badan Komunikasi Desa Se-Indonesia (DPN BKNDI), Graha Tanjung Bunga Internasional, Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 25, Kampung Melayu, Rawa Bunga, Jakarta Timur. 
Kontak: 081288206926. Email: bkndi¬_indonesia@yahoo.com
Tim Media: 081218212734

Jumat, 15 Januari 2021

Bupati Soppeng Serahkan Cendramata dan Bangga Kepada Santri Berprestasi Yang Akan Lanjutkan Pendidikan ke Mesir



Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE, melepas 10 santri Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng yang akan melanjutkan pendidikan (Kuliah) di luar Negeri, di Aula Ponpes Yasrib, Sabtu 16 Januari 2021.

Ke 10 orang santri ponpes Yasrib Soppeng tersebut akan menimbah ilmu di Universitas Al-Ahzar Al-Syarif Mesir (Cairo).

Bupati Soppeng H.Andi Kaswadi Razak,SE mengaku sangat bangga dengan para santri berprestasi yang akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri , olehnya itu saya
sangat mengapresiasi para pendidik,pembina,ustadz dan ustazah Pondok Pesantren Yasrib yang secara serius dan konsisten dalam membina para santri sehingga alumni mampu bersaing baik nasional maupun internasional.

Bupati Andi Kaswadi Razak juga berpesan kepada Santri yang akan berangkat ke Mesir (Cairo)
agar menjaga wibawa dan nama baik pondok pesantren Yasrib,tunjukkan bahwa Anda sebagai alumni Ponpes Yasrib mampu bersaing fositif sehingga Soppeng kembali dikenal sebagai Kabupaten Pendidikan dengan nuansa agamis.

Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib H.Muhammad Taslim Basri,Lc mengatakan santri yang akan di kirim ke Mesir telah mengikuti traening bahasa arab sebagai persyaratan sebelum masuk kuliah selama kurang lebih 1tahun lamanya.

Lanjut di katakan, keberhasilan ini tak lepas dari ketekunan para ustads mendidik, membina dan begitupun kesungguhan dan keseriusan para santri, dan tidak kalah penting adalah doa mereka, orang tua serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE juga menyerahkan cendramata kepada para santri yang akan melanjutkan pendidikan di di Universitas Al-Ahzar Al-Syarif Mesir (Cairo).

Hawaya IWO 💙

Kamis, 03 Desember 2020

Kapolda Sulsel Beri Apresiasi Setinggi - tingginya Kepada Personil Polres Soppeng


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Kapolda Sulsel Irjen Pol Irjen. Pol. Drs. H. Merdisyam, M.Si. gelar tatap muka bersama Personil Polres Soppeng di Aula Hotel Grand Aisha Jalan Kemakmuran Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Kamis 03 Desember 2020 pukul 11. 00 wita.

Dalam kegiatan tatap Muka Kapolda Sulsel didampingi Karo Ops Polda Sulsel, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Intel dan Kabid Humas Polda Sulsel.

Kapolda Sulsel dalam kesempatannya memberikan arahan terkait pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak yang akan berlangsung kurang lebih 6 hari kedepan, serta memanfaatkan momentum ini dengan menyerap aspirasi dan menyampaikan kebijakan Pimpinan kepada seluruh personil.

Ia juga memberikan Apresiasi yang setinggi - tingginya kepada personil Polres Soppeng atas kerja keras, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tulus khususnya menjaga stabilitas Kamtibmas di Kab. Soppeng meski dengan keterbatasan personil yang ada, kami melihat mampu melaksanakan tugas, mampu untuk menjalin hubungan serta Koordinasi yang baik dengan Stake holder, mampu untuk mengemban kasus yang luar biasa dan bertaraf internasional khususnya tindak pidana Hacker, ujarnya

"Semoga ini menjadi motivasi mendukung seluruh jajaran untuk meningkatkan lagi kinerjanya membuktikan bahwa secara kualitas Polres Soppeng setara dengan jajaran Polres lainnya", tegasnya

Selanjutnya Kapolda Sulsel juga menjabarkan 7 Prorgram Prioritas Kapolri, terkait dengan hal tersebut ada komitmen Kapolri dalam hal ini membagi kepada 3 hal yaitu meningkatkan kepercayaan publik, peningkatan profesionalitas, dan pelayanan masyarakat.

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa sebagai Anggota Polri kita harus memberikan sikap tauladan kepada masyarakat. Profesionalitas kita sebagai unsur pelayanan kita harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di zaman modern dan teknologi ini dengan mengedepankan sistem sehingga kepercayaan masyarakat kepada Institusi Polri semakin meningkat.

Dalam tatap muka tersebut dihadiri oleh PJU Polres Soppeng setingkat Wakapolres Soppeng, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Perwira serta personil Polres Soppeng melalui Zoom Meeting dengan mengedepankan Protapkes Adaptasi Kebiasaan Baru Pencegahan Covif - 19.

Hawaya IWO 💙

Selasa, 24 November 2020

Pjs Bupati Soppeng Sebagai Inspektur Upacara di Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional


Teropongsulawesi.com, Soppeng (SulSel),-Pelaksanaan upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 di halaman Upacara Kantor Bupati Soppeng, Rabu 25/11/2020

Sebelum upacara dimulai terlebih dulu dilakukan penyerahan penghargaan kepada para juara lomba dalam rangka memperingati Hut PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional tahun 2020

Lomba yang di di pertandingkan:
- lomba menulis pengalaman PJJ di era pandemi covid 19
- lomba pembacaan ikrar guru Indonesia
- lomba musabaqah Tilawatil Quran
-pembuatan dan penilaian media pembelajaran jenjang TK/PAUD
-olimpiade guru PGRI tingkat nasional/ internasional tahun 2020.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut, masing-masing oleh
Pjs.Bupati Soppeng, Ketua DPRD Soppeng, Kajari Soppeng , Dandim 1423 Soppeng.

Sebagai Inspektur Upacara Pjs.Bupati Soppeng Idham Kadir,S.Sos,M.Si.Dalam
sambutan seragam Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarien di Bacakan Inspektur Upacara bahwa, "Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita memperingati Hari Guru Nasional dalam situasi pandemi covid 19, sistem pendidikan di mana saja di seluruh dunia terkena dampak langsung, sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau diatas 1,3 miliar ,populasi siswa global harus belajar dari rumah hampir satu generasi yang terganggu pendidikannya.

Akibat pandemi pula jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah , hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularan , sebagai manusia biasa situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh .Namun kita memilih harus bangkit dan berjuang, itu karena ada keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walau dalam segala keterbatasan.

Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu bergotong-royong mengatasi kompleksitas yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Para orang tua begitu aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah, ayah dan ibu bahu-membahu memberikan motivasi menemani belajar bahkan turut pula menjadi guru bagi anak-anaknya .Jutaan guru Indonesia turut serta dalam ribuan webinar dan pelatihan daring guru-guru Indonesia dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya pembelajaran di masa Pendemi sikap-sikap positif ini .Semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak-anak kita, murid-murid kita, para penerus bangsa .

Saya berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi Pendemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi. Saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk dan demi Allah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk akselerasi penataan ulang sistem pendidikan untuk melakukan lompatan dan menghasilkan SDM SDM unggul untuk Indonesia maju .

Pada kesempatan ini kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru tenaga pendidikan pemerintah daerah para pemangku kepentingan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa dengan semangat juang tinggi dan kesabaran bapak dan ibu guru semua pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan.

Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat dedikasi kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti ada yang sudah melakukan pembelajaran daring, ada yang sudah membuat anak-anak menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran, ada yang masuk sekolah yang menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat, ada yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar mengajar di rumah, ada yang mencari sinyal di seberang sungai dan sebagainya.

Kami di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekruitmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, dan peningkatan kesejahteraan guru.

Berbagai kebijakan dan program kami dibuat dalam masa pandemi ini (1) bantuan kuota internet,( 2) fleksibilitas penggunaan dana BOS,
(3) pengalokasian Bos afirmasi dan bos kinerja untuk bantuan covid 19 di sekola negeri dan swasta yang paling berdampak pandemi covid 19
(4) bantuan subsidi untuk guru dan tenaga kependidikan non PNS
(5) kurikulum darurat
(6) program guru belajar,
(7) laman guru berbagi
(8) program belajar dari rumah TVRI
(9) seri webinar masa pandemi dan sebagainya.

Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membuat sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia.

Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat berbagai upaya kami tempuh untuk mencapai menempatkan guru pada posisi itu, pada tahun 2021 kami berkomitmen memperjuangkan guru guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru guru non PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah dan mohon doa bapak dan ibu guru semua agar langkah kami memperjuangkan hak para pendidik dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Terima kasih saya yang tak terhingga bagi bapak dan ibu guru yang telah mengorbankan waktu tenaga bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta. Sekali lagi terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. "

Acara turut dihadiri:
- Ketua DPRD Kabupaten Soppeng
- Anggota Forkopimda
- Sekertaris Daerah Kabupaten Soppeng
-Sudirman,S.Sos,S.Pd. (Pengurus  PGRI Kabupaten Soppeng) sebagai Komandan Upacara
- Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan SKPD
-ASN lingkup Pemda Kabupaten Soppeng, para Anggota PGRI (sebagai peserta upacara)

Hawaya IWO 💙

Selasa, 15 Oktober 2019

DFA Sebut CIPFA Dalam Dedikasinya Sebagai Lembaga Keuangan Publik Spesialis Layanan Publik Sudah Berpengalaman 130 Tahun


Teropongsulawesi.com, Bandung (Jabar) - Merujuk data yang disampaikan oleh PBB pada tahun 2018 dimana setiap tahun secara global $ 3,6 triliun dibayarkan dalam bentuk suap atau diperoleh dengan cara korup lainnya. Nilai tersebut setara dengan lebih dari 5% dari PDB global. Bagi para pegiat anti korupsi, data ini menjadi tantangan bagaimana cara mereka harus merumuskan konsep pencegahan dan pemberantasan korupsi agar dana publik tidak menguap terlalu tinggi. Idealnya tentu menghilangkan, namun jika hal dianggap sebagai sesuatu yang sulit maka perlu difikirkan cara menekan untuk meminimalisir atau mencegahnya.

Pada kesempatan ini, media mewawancarai Pemerhati Kejahatan Keuangan Dede Farhan Aulawi yang dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa ( 15/10 ). Dede menyampaikan pandangan komparatifnya terhadap kiprah CIPFA yang dinilainya berada di garis depan dalam mengatasi penipuan, kejahatan finansial dan korupsi, baik di Inggris maupun di luar negeri. The Chartered Institute of Public Finance & Accountancy (CIPFA) merupakan Lembaga Keuangan Publik dan Akuntansi yang resmi dan merupakan satu-satunya badan akuntansi profesional yang didedikasikan khusus untuk keuangan publik di dunia dengan spesialisasi dalam layanan publik dengan pengalaman lebih dari 130 tahun,"ujar Dede.

Selanjutnya Dede juga menambahkan bahwa CIPFA memiliki Nota Kesepahaman dengan asosiasi akuntansi di seluruh dunia untuk mempromosikan manajemen keuangan publik yang baik. Termasuk melatih dan memberi nasihat kepada auditor, inspektur, penyelidik, dan manajer senior melalui program pelatihan anti-penipuan dan korupsi. 

Program pelatihannya dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi dalam penyelidikan profesional di bidang kejahatan keuangan, yang meliputi penipuan dan penggelapan, penyuapan dan korupsi, penyelewengan aset dan pencucian uang.

“ Prinsip dan konsep yang diajarkan didasarkan pada praktik yang baik yang diperoleh dari pengalaman nyata dan penelitian kejahatan keuangan dari seluruh dunia. Tipologi kejahatan keuangan, pelanggaran, dan jenis kejahatan keuangan yang sering ditemukan diungkap secara rinci untuk menambah wawasan dan kemampuan dalam merancang konsep pencegahan. 

Prinsip-prinsip sistem manajemen pembuktian dan barang bukti menjadi daya tarik dalam melakukan langkah – langkah penyelidikan dan penyidikan. Termasuk mengembangkan pola pikir investigasi dengan instrumen penggunaan teknologi dan verifikasi kuantum sebagai model pendekatan dalam scientific investigation “, ungkap Dede.
  
Terakhir Dede juga menyampaikan model wawancara investigasi dan cara dalam pengambilan pernyataan saksi. Ada cara yang tepat dengan model pendekatan untuk diterapkan ketika melakukan wawancara investigasi terhadap tersangka pelaku kejahatan keuangan dan cara mendapatkan pernyataan saksi sesuai dengan pedoman praktik yang baik.

" Perencanaan briefing dan pelaporan temuan selalu ter-update secara efektif. Sampai kerangka pemulihan hasil kejahatan keuangan (asset recovery) yang seringkali terabaikan. Seni mengungkap alat bukti hasil kejahatan keuangan yang disembunyikan dan/ atau dihilangkan, terutama jika harus melintasi perbatasan internasional menjadi petualangan ilmu yang menarik dan menantang. Pungkas Dede mengakhiri percakapan. (**). 

Rabu, 09 Oktober 2019

Wiranto Jadi Inspirasi Kaum Millenial Raih Prestasi di Ajang International Social Campaign di Thailand

Teropongsulawesi.com, Humasgowa -. Pemuda asal Kabupaten Gowa, Wiranto Achmed berhasil raih juara pertama pada ajang International Social Campaign SDG's, yang diselenggarakan oleh 17 Global Goals Model United Nation (GGMUN), di Di resort Nakhon Nayok Thailand, Senin (8/10).

GGMUN adalah platform bagi para diplomat muda masa depan agar mampu memahami isu-isu global dan kebijakannya dengan tindakan nyata yang perlu dilakukan.

Wiranto mengungkapkan sistem lomba tersebut melibatkan para pemuda lebih dari 50 negara di dunia, yakni mereka memilih tema dari 17 poin isu global yang merupakan program kerja Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), lalu dilombakan melalui diskusi maupun debat yang sebelumnya telah melakukan penelitian, kemudian dipraktikkan langsung dalam bentuk simulasi sidang PBB bersama pakarnya yang akrab disebut MUN (Model United Nations).

Dikatakan Wiranto, MUN merupakan sidang simulasi PBB yang pesertanya disebut delegasi, sehingga setiap delegasi mewakili suatu negara dengan membahas suatu topik yang melibatkan keterampilan mulai dari menulis, meneliti, berkomunikasi, berdebat, hingga menguji sikap kepemimpian.

"Kalau saya pribadi mengangkat tema of Quality Education of SDG’s Education (poin 4 dari 17) mengenai Education of Refugee Children and Those Affected in a Conflict Zone dengan melakukan penelitian di UNHCR. Tema inilah yang didiskusikan antar peserta dari negara lain dengan topik yang berbeda-beda," bebernya.

Karena tema itulah mampu mengantarkan dirinya raih terbaik pertama dunia dari lebih 50 negara yang ikut bersaing pada kategori Social Campaign SDG's itu, dan Wira mengaku ajang ini sangat baik bagi para pemuda untuk mengetahui mengenai isu global dunia.

"Tentunya ajang ini sebagai wadah bagi calon pemimpin muda di seluruh dunia, karena melalui program-program yang telah dirancang, diharapkan para pemimpin muda dunia akan mendapatkan lebih banyak perspektif sehingga dapat meningkatkan lebih banyak pemahaman tentang isu-isu global saat ini," jelasnya.

Pada kesempatan itupun, dirinya mendapatkan penghargaan dari Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yaitu Prof. Dr. Mustari, M.Pd karena telah mengharumkan nama Indonesia dalam ajang internasional tersebut.

"Alhamdulillah ini berkat dukungan, semangat, dan doa baik dari orang tua hingga sahabat-sahabat saya. Saya hadir di Thailand mengibarkan Bendera Merah Putih dihadapan ribuan delegasi dari seluruh dunia sebagai juara 1 dunia. Pastinya ini salah satu cita-cita saya. Namun tidak sampai disini, InsyaAllah kedepannya akan terus mengharumkan nama Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan hingga bangsa Indonesia,"  terang Wira.

Jumat, 04 Oktober 2019

GoWa-MO Dukung Perjuangan Pemilik Lahan Bandara Hasanuddin Tuntut Haknya


Teropongsulawesi. Com, Gowa (Sulsel) - Angkasa Pura I Makassar di Mandai, Kabupaten Maros, menyiapkan anggaran ratusan miliar, untuk pembebasan lahan dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL).
Pembebasan lahan untuk perluasan wilayah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan PKBL, akan dilakukan tahun ini.

Namun anggaran ratusan miliar untuk pembebasan lahan ini menuai kritikan dari Persatuan Masyarakat Korban Penipuan Perluasan Lahan Bandara Hasanuddin (PMKPPLBH) melalui perwakilannya, Karaeng Rewa. Saat berkunjung ke sekretariat Group Wartawan Media Online "GoWa-MO" Jl. Tumanurung Raya No B 28 Sungguminasa Gowa, Etalase Cafe Jaman Now. Kamis, (3/10/) malam.

Ia mengucapkan rasa terima kasihnya karena kedatangannya disambut dengan hangat dan kekeluargaan. Maksudnya berkunjung ke sekretariat GoWa-MO untuk mengadukan nasib masyarakat pemilik lahan perluasan bandara internasional Hasanuddin sebanyak 19 orang dengan luas lahan 102 Ha yang sampai sekarang belum terbayarkan.

" Kami sudah mengadu kemana mana dan sudah mendapatkan banyak "gula gula" (kata kata manis) dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan pada kepemimpinan Amin Syam dan Syahrul Yasin Limpo,"ucapnya dengan nada lemah

Lanjut jelasnya, kami juga sudah merasakan "gula gula" Menteri Perhubungan Hatta Rajasa pada tanggal 15 Mei 2000 yang berbunyi "Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak akan melaksanakan pembangunan di atas tanah yang bermasalah di daerah rencana pengembangan Bandara Hasanuddin sebelum masalah tanah tersebut diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku", semuanya hanya pemanis buatan,"pungkas pria paruh baya ini.

" Itu lahan kami, di era Agum Gumelar sebagai Menhub mereka mensertifikatkan tanpa ada peralihan hak dari pemilik lahan. Realisasi Tim Klarifikasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sesuai SK Gubernur Sulsel No 969/IX/2006 tentang pembentukan Tim Klarifikasi Pembebasan Tanah Bandara Hasanuddin tanggal 27 Juli 2006, membuktikan bahwa tidak ada peralihan hak dari pemilik lahan,"ucap Karaeng Rewa.

Perjuangan kami sangat berat dan melelahkan tapi kami sangat yakin dengan kepemimpinan Gubernur Nurdin Abdullah mampu menyelesaikan perjuangan kami. Apalagi didukung dengan organisasi jurnalis GoWa-MO dengan ratusan media online yang bergabung didalamnya.

Kami kembali bersemangat menuntut hak setelah tahu keberadaan dan eksistensi GoWa-MO, perjuangan kami yang lalu belum ada organisasi jurnalis lain dengan media online. Dukungan media juga sedikit, kami titipkan harapan besar agar masalah lahan kami dapat selesai dan pemilik bisa menikmati haknya,"tutup Karaeng Rewa sembari menyerahkan bundel data dan dokumen kepemilikan.

Ketua umum DPP GoWa-MO, Syafriadi Djaenaf menyatakan siap membantu pemilik lahan dengan melakukan komunikasi dan konfirmasi ke pihak pihak yang berkompeten. Berkas data dan dokumen ini akan kami serahkan dan diskusikan dengan penasehat hukum GoWa-MO. 

Kita akan kawal dengan pemberitaan juga dan akan menginformasikan melalui media online kepada publik secara continue terkait aduan pemilik lahan. Dalam waktu dekat kami akan menghadap Gubernur Nurdin Abdullah untuk membahas masalah ini. Saat ini sudah memasuki era keterbukaan informasi, tidak susah membangun komunikasi dan membuka informasi,"ujar "Pak Ketua"

Jumat, 20 September 2019

Pemkab Gowa Bersama Komunitas Peduli Gowa Peringati WCD


Teropongsulawesi. Com - Humas Gowa, Dalam rangka mendukung gerakan Ayo Gowa bersih, Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Komunitas Peduli Gowa kembali melaksanakan World Cleanup Day (WCD) 2019 atau hari bersi-bersih sedunia, pada ratusan titik di Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Marsuki mengatakan kegiatan WCD ini serentak dilaksanakan pada 157 negara didunia, salah satunya Kabupaten Gowa yang ikut menggerakkan WCD tersebut demi menciptakan lingkungan yang bersih.

" Kabupaten Gowa sendiri ada ratusan titik yang tersebar, untuk tingkat Kabupaten Gowa disini (Pasar Induk Minasamaupa), 18 titik di ibukota kecamatan se-Kab Gowa, 121 titik pada ibukota desa, dan 46 titik pada ibukota kelurahan, kami bagi agar aksi ini bisa menyeluruh di Kabupaten Gowa," ungkapnya, di Pasar Indum Minasamapua, Sabtu (21/9).

Kegiatan yang mengangkat tema cleanup for peaceful Indonesia ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan mengelolah sampahnya untuk lingkungan yang bersih.


Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni sekaligus membuka kegiatan WCD  ini mengaku, permasalahan sampah bukan hanya menjadi permasalahan Inonesia melainkan seluruh dunia. Sehingga untuk mengatasi masalah dan tantangan tersebut pihaknya bekerja secara kolaboratif dalam semangat gotong royong, salah satunya melalui aksi bersih sedunia ini.

" Ini menunjukkan permasalaha sampah sudah menyebar kedunia dengan menggerakkan WCD serentak 157 negara, tentuny Kabupaten Gowa tidak ingin ketinggalan bekontribusi dalm kegiatan penting. Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sampah, terutama sampah plastik yang menjadi isu internasional," jelasnya.


Selain itu, Abd Rauf membeberkan, Pemkab Gowa juga telah menetapkan peraturan bupati no 44 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tanggga dan sampah sejenis rumah tangga dengan target 30 persen pengurangan sampah tahun 2025,dan 70 persen penanganan sampah 2025. 

" Target ini kita lakukan agar jumlah timbunan sampah bisa berkurang melalui pengelolaan sampah dari sumbernya dengan 3R (reduce, reuce, recycle," bebernya.

Tak hanya itu, untuk mengurangi sampah platisk, Bupati Gowa telah membuat edaran penggunanan tumbler air minum/sbotol isi ulang tanpa menggunakan botol kemasan lagi dibarengi dengan pembentukan bank sampah unit.

Olehnya dirinya berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengambil peran dalam menyelamatkan bumi dari sampah sebagai bagian dari gerakan dunia, dengan mengelolah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan disekitarnya untuk menjadi Gowa daerah yang bersih, nyaman dan bebas sampah. 

Pada bersih-bersih tingkat Kabupaten Gowa ini, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis. Serta melibatkan unsur ASN, TNI, POLRI, komunitas, masyarakat, dan unsur generasi pemuda. (Nh). 

Nurdin Abdullah Akan Fokus Perbaiki Sejumlah Tempat Wisata di Sulsel

 

Teropongsulawesi. Com - Makassar (Sulsel), Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM. Nurdin Abdullah berharap kegiatan Kompas Travel Fair dapat mendorong peningkatan wisatawan yang datang ke Sulsel. 

"Kami berharap dengan kegiatan ini bisa mendorong peningkatan wisatawan yang datang ke Sulawesi Selatan. Kita tidak kalah kalau soal potensi destinasi wisata kita," kata Prof Nurdin dalam sambutannya, di Mall Pippo, Jumat (20/9).

Nurdin mengaku, kegiatan tersebut merupakan sebuah kebahagiaan bagi dirinya dan masyarakat Sulsel. Terlebih bagi dirinya, ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kawan lamanya yakni Wakil Pimpinan Redaksi Kompas, Tri Agung Kristanto.

"Alhamdulillah kami di Sulawesi Selatan sudah banyak perubahan, terutama di bidang ekspor dan impor sudah tidak lagi melalui Surabaya dan Jakarta lagi langsung ke negara tujuan dan waktunya pun cepat. Pelaku usaha pun langsung dapat cepat uangnya," jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu. 


Kompas Travel Fair ini dinilainya sangat tepat dilakukan di Sulsel karena bukan hanya menjual nama tempat destinasi wisata tapi juga menjual produk loka di Sulsel. 

"Untuk itu kami sudah bangun Bandara Internasional di Toraja, seiring dengan itu kita lagi membenahi Kota Toraja, supaya turis-turis bisa menikmati live music di malam hari dan ada macam-macam hiburan lainnya," ungkapnya. 

Selain Toraja, Pemprov Sulsel juga akan fokus memperbaiki wisata pantai di Bira Bulukumba, Pulau Takabonerate dan sejumlah tempat wisata lainnya yang ada di Sulsel. 

"Kedua beberapa potensi wisata kita ada juga yang terhalang jarak. Tapi Bira juga tahun ini kita akan mulai dan kita akan buka kawasan baru yang akan menjadi kebanggaan kita, harapan kita Sulsel harus menjadi kebanggaan kita semua dan selesai Bandara di Toraja kita akan bangun di Bira, Selayar juga Takabonerate," pungkasnya.

Selain itu, Gubernur juga diberikan kepercayaan untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut dihadapan Wakil Pimpinan Redaksi Kompas, Direktur BNI dan seluruh tamu undangan lainnya. 

"Saya mendapatkan kehormatan untuk m membuka acara ini. Dengan ini saya membuka secara resmi Kompas Travel Fair," kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini. 


Sementara itu, Wakil Pimpinan Redaksi Kompas, Tri Agung Kristanto menyampaikan terimakasih banyak kepada Gubernur Sulsel telah menyempatkan diri hadir pada acara tersebut. 

"Saya terimakasih kepada bapak Gubernur Sulsel sudah sempatkan waktu hadir disini. Media tanpa dukungan dari mitra-mitranya tidak ada apa-apanya," kata jurnalis senior itu. 

Ditempat yang sama juga Direktur Bank Negara Indonesia (BNI), Ario Bimo mengaku, sangat mendukung penuh kegiatan Kompas Travel Fair ini, apalagi BNI sudah lama menjalin kerjasama selama ini. 

"Kita tahu bahwa pemimpin masa depan adalah anak muda. Oleh karena itu kami berkomitmen terus mendukung kegiatan ini apalagi bersama Kompas," tutupnya.(*)

Minggu, 15 September 2019

Kadis Sosial Bersama Wabup Gowa Jemput Jamaah Haji Kloter 40


Teropongsulawesi. Com - Humas Gowa, Wakil Bupati Gowa H. Abd Rauf Malaganni menjemput  jamaah haji asal Kabupaten Gowa Kloter 40 embarkasi Makassar. Kloter ini sekaligus sebagai rombongan terakhir jamaah haji asal Gowa.

Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu sore (15/9) pukul 17.30 Wita jamaah langsung disambut H. Abd Rauf di pintu pesawat Garuda  Indonesia maskapai yang melayani penerbangan Jamaah.

Sebanyak 130 jamaah haji yang berasal dari Gowa pulang dengan selamat. Hal ini membuat kegembiraan bagi Pemerintah Kabupaten Gowa, pihak panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) terutama pihak keluarga.

"Alhamdulillah atas izin Allah, para jamaah haji dapat tiba dengan selamat kembali ke tanah air. Mudah-mudahan rangkaian ibadah haji yang dilaksanakan di tanah suci menjadikan predikat haji mabrur bagi para jamaah haji," ungkap Kr Kio sapaan akrab Wabup Gowa.

Ungkapan terima kasih juga ditujukan buat semua pihak yang telah bekerja keras dalam proses penyelenggaraan ibadah haji.

" Banyak pihak yang telah bekerja keras dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Kami dari Pemkab Gowa mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung menggurus jamaah haji terkhusus dari Kabupaten Gowa sejak pemberangkatan, proses ibadah haji hingga kepulangan kembali ke tanah air," tambahnya.

Sementara, Syamsuddin Bidol mengatakan bahwa jamaah haji asal Gowa selama di tanah suci terlayani dengan baik. Segala kebutuhan dapat ditangani dan diantisipasi para petugas.

"Jemaah dan para petugas selalu berkoordinasi dengan baik. Sehingga selama menjalankan ibadah di tanah suci tidak ada kendala," katanya.

Selain itu, jadwal pemberangkatan dan pemulangan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

"Terbukti kloter 40 ini mendarat tepat jam 17.30 wita. Saya bersama bapak Wabup Gowa beserta rombongan menyaksikan langsung pesawatnya mendarat di bandara internasional Sultan Hasanuddin," tutur Kadis Sosial Gowa.

Jumlah jamaah haji Kabupaten Gowa tahun ini sebanyak 450 jamaah dan terbagi dalam tiga kloter. Jamaah yang tiba hari ini jamaah kloter 40 merupakan kloter  Kabupaten Gowa dan sekaligus terakhir untuk embarkasi Makassar. 

Selain jamaah haji Gowa yang tiba bersamaan adalah jemaah asal Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Sidrap. (VH)

Kamis, 12 September 2019

Gubernur Sulsel Melayat ke Rumah Duka Almarhum B.J Habibie


Teropongsulawesi. Com - Jakarta, Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah melayat di Rumah Duka Presiden RI ke-3 Almarhum B.J Habibie, Kamis (12/9).

"Kita semua merasa kehilangan, bukan hanya masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia juga ikut kehilangan," kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Makassar, Rabu (11/9) sehari sebelum melayat.

Nurdin Abdullah bersama pejabat tinggi negara hadir memanjatkan doa bagi Almarhum B.J Habibie di rumah duka Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan. 

Tokoh nasional kelahiran Parepare 25 Juni 1936 ini, meninggalkan kenangan tersendiri bagi Nurdin Abdullah.

Di Acara Mata Najwa, Nurdin Abdullah sempat berbincang dengan mendiang B.J Habibie. Dalam perbincangan itu, Almarhum sempat berpesan kepada Gubernur Nurdin untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin dengan sebaik-baiknya.

"Beliau menyampaikan bahwa amanah yang diberikan oleh rakyat jangan disia-siakan, bekerja sungguh-sungguh dan hasilnya tentunya akan dinilai oleh rakyat," tutur Nurdin. 

Almarhum B.J Habibie dikenal sebagai inspirator dan tokoh intelektual yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Pemegang 46 hak paten di bidang dirgantara ini meninggal dunia pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto setelah dirawat dua pekan.

Almarhum B.J Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pukul 13.00 WIB. (*)

Minggu, 08 September 2019

MEMEPERINGATI HARI AKSARA INTERNATIONAL 2019 KAREBOSI MAKASSAR

Teropongsulawesi.Com -Makassar (Sulsel) Dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap dunia pendidikan vokasi dan publikasi Lembaga Kursus dan Pelatihan dilaksanakan tanggal 06- 08 September 2019

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan Dikmas, dan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan.

Terdapat 25 stand Lembaga Kursus dan Pelatihan yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, dan terdapat 3 Rumpun/Jenis Lembaga yakni: a. Teknik ; b. Kerumahtanggaan; c. Bunga; d. Jasa; e. Seni Budaya; f. Bahasa 

1. LKP Handayani Sulsel
2. LKP El Matra Makassar
3. LKP Suvi Training
4. LKP Wirasejuk
5. LKP LPTM
6. LKP Baba Studio
7. LKP Malikal Setrum
8. LKP Ara Risky Amalia
9. LKP Sari
10. LKP Rayu
11. LKP Dendis
12. LKP BBEC
13. LKP Eden Makassar
14. LKP Desy Internasional
15. LKP Tadika Puri
16. LKP Pramugari 
17. LKP Ariyanti
18. LKP IATNA
19. LKP Fourlen
20. LKP Bali Citra International
21. LKP Nakamura Makassar
22. LKP Purwacaraka Makassar
23. LKP Gazebo English Course
24. LKP Cyber Eduinkor
25. LKP Husada Oriental

Kegiatan Hari Aksara International 2019, pengunjung pameran mencapai sekitar 4rb pengunjung.

Akses dan game dilakukan di setiap stand tertentu, dan pengunjung lebih banyak dari kalangan anak-anak pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Diakhir acara ada beberapa stand yang dinilai oleh panitia: stand Terbaik Dan Terfavorit, Terkompak, Pengharhaan Gelar Karya di berikan kepada: LKP Rayu ; LKP Ariyanti Dan LKP Pramugari.

Salah Satu Pimpinan LKP Wirasejuk Nasional Teknisi AC saat ditemui di Stand pameran, Bahwa Gelar Karya pameran ini sudah sangat baik dilakukan di outdoor dibandingkan dengan indoor, karena audio dan tampilan dari demo setiap stand tdk bertabrakaan suara audio stand lainnya, berbeda jika di indoor krn masing2 audio akan bertabrakan sehingga suara bising yang terdengar. (Ujar Askari)

Berbeda pula dengan LKP Gazebo English Course Lebih Baik diadakan di Indoor pamerannya karena tidak tahan dengan terik panasnya Kota makassar. (Ujar Sitti Nurul).

Masukan dan hasil evaluasi dari para peserta Gelar Karya telah di catat oleh direktur Penyelenggara, masukan dan kritikan sangat berguna demi kemajuan dan Kebermanfaatan kegiatan kedepan. (Makassar 09/09/2019).

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved