-->

Sabtu, 08 Februari 2020

Sekertaris IWO Soppeng Herwan,SH,M.Si Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel). Soppeng - Sekretaris Ikatan Wartawan Online Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Herwan Abubakar, SH, M, Si mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) yang ke 74 Tahun 2020. 

''Mewakili pengurus organisasi IWO Soppeng dan pribadi Saya ucapkan Selamat Hari Pers Nasional semoga para jurnalis dalam menyajikan berita tetap menjunjung tinggi kaedah-kaedah kode etik jurnalis serta penyajian berita dan konten yang berkualitas, interest dan konteks yang tepat agar minat pembaca lebih meningkat. 

Selain itu di Hari Pers Nasional ini,  semoga para insan pers menjalankan tugas dan fungsinya selaku Jurnalis yang senantiasa menjadi pilar bangsa dan pilar utama dalam mengawal pemerintah dengan informasi dalam pemberitaan yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat 

Hal itu di ungkapkan Sekretaris IWO Soppeng tepat di  hari pelaksanaan hari pers nasional, Minggu (9/2/2020).

Untuk diketahui Hari Pers Nasional Atau HPN diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) didasarkan pada keputusan presiden nomor 5 tahun 1985, Keputusan presiden Soeharto pada tanggal 23 Januari 1985

Pers Nasional Indonesia mempunyai Sejarah perjuangan dan mempunyai peranan penting dalam melaksanakan pembangunan Bangsa Indonesia sebagai pengamalan Pancasila. 


Hari Pers Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Februari yang Tahun Ini akan dirayakan diusia yang ke 74 tahun ,9 February 1946 - 9 February 2020.. 

Tahun ini hari Pers Nasional dipusatkan di kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan,  yang rencananya akan dihadiri oleh presiden Republik Indonesia H.Joko Widodo dan Sejumlah menteri kabinet Indonesia maju, Duta besar Negara sahabat Juga dijadwalkan akan hadir. 

Pelaksanaan peringatan hari Pers Nasional dilaksanakan secara bersama antara komponen Pers, Masyarakat dan pemerintah, Selain itu dalam acara Ini akan terlibat pemerintah daerah Yang ditunjuk menjadi tempat dan sebagai panitia pelaksana. 

Landasan ideal Hari Pers Nasional merupakan Sinergitas Antara komponen Pers, pemerintah dan masyarakat sehingga dapat berjalan seimbang. 

Selamat Hari pers Nasional Tahun 2020 Semoga Pers Nasional Semakin jaya Dan membumi di NKRI. (Red).

Sabtu, 22 Februari 2020

Badan Koordinasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI) Akan Gelar Rakornas di Jakarta


Teropongsulawesi.com, Jakarta - Pemerintah Pusat dan Daerah Jadikan Desa Sebagai Ujung Tombak Segala Bidang.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah perlu segera melakukan langkah-langkah konkrit dan positif untuk mengembangkan desa sebagai ujung tombak dalam segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI) Isra A Sanaky mengungkapkan, selama ini tidak sedikit Kepala Desa (Kades) yang dijadikan bulan-bulanan atau sasaran ditakut-takuti oleh banyak pihak, yang menyebabkan mandeg-nya proses pembangunan desa dan penyelewengan Dana Desa.

Perlu diketahui, lanjutnya, Desa adalah kesatuan komunitas pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara yang terkecil.

Di Indonesia, tidak kurang dari 87 ribu desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, bahkan hingga ke pelosok-pelosok, yang sampai saat ini mungkin sulit dijangkau dengan transportasi dan komunikasi canggih, ada desa atau dusun atau apapun namanya dalam bahasa masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Isra A Sanaky saat didatangi utusan atau delegasi Desa-Desa dari Papua yang akan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (Rakornas BKNDI) yang akan digelar pada Kamis-Jumat tanggal 27-28 Februari 2020, di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Saudara-saudara kita dari delegasi desa-desa dari Papua menyampaikan rasa cemas dan khawatirnya, karena mereka sering dijadikan sasaran untuk ditakut-takuti, terutama terkait pengelolaan Dana Desa. 

Mereka dipersepsikan akan ditangkapi dan dipenjarakan dan akan dituduh korupsi Dana Desa. Saya jelaskan, tidak ada seperti itu. Justru Desa harus dikembangkan dan dimajukan, serta dididk untuk bisa mengelola Dana Desa secara efektif demi kemajuan masing-masing desa,” tutur Isra A Sanaky, saat menggelar pertemuan persiapan pelaksanaan Rakornas BKNDI, di Kantor Dewan Pengurus Nasional Badan Komunikasi Desa se-Indonesia (DPN BKNDI), Graha Tanjung Bunga Internasional, Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 25, Kampung Melayu, Rawa Bunga, Jakarta Timur, Sabtu (22/02/2020).

Isra A Sanaky menyampaikan, untuk menjelaskan banyaknya informasi yang simpangsiur bahkan yang bernada negatif, yang cenderung merugikan masyarakat dan Kepala Desa, maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, beserta seluruh aparat penegak hukum, dan stake holders, perlu berkoordinasi, mensosialisasikan dan mendidik masyarakat desa dengan benar.

Sebab, jika desa tidak dikelola dengan baik dan jika tidak dikembangkan, maka persoalan kemiskinan dan berbagai problematika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan terus-terusan terjadi kian pelik.

“Di sinilah, perlunya koordinasi, komunikasi dan sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, aparatur penegak hukum dan masyarakat, termasuk BKNDI, untuk menjembatani kesimpangsiuran informasi, mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa, mengembangkan potensi-potensi Desa. Sebab Desa adalah ujung tombak segala bidang di Indonesia,” tutur Isra A Sanaky.

Problema utama bangsa Indonesia, menurut Isra A Sanaky, ada di desa-desa. Solusinya pun harus dimulai dari desa-desa itu. Mulai dari urusan pendidikan, kesehatan, pengembangan SDM Indonesia, pertahanan keamanan, pengembangan perekonomian Indonesia, bahkan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) desa-desa harus diutamakan di garis terdepan.

Itu semua sesuai juga dengan visi misi Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’aruf Amin, yang menekankan Nawacita juga harus dimulai dan dilakukan dari Desa sebagai ujung tombak Indonesia.

“Termasuk dalam menangkal isu terorisme, itu setiap Kepala Desa mesti mengetahui dan mencegah warga di desanya. Desa adalah ujung tombak,” tegasnya.

Ketua Umum DPN BKNDI Isra A Sanaky juga menyampaikan, bahwa pada Kamis-Jumat tanggal 27-28 Februari 2020, akan digelar Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Desa se-Indonesia (Rakornas BKNDI), bertempat di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Rakornas BKNDI ini juga mengumpulkan setiap delegasi dari desa-desa, kecataman dan kabupaten, serta pihak-pihak yang konsern dengan desa. Mereka mebawa persoalan-persoalan yang dihadapi di masing-masing desanya, untuk dibahas dan disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Pusat dan berbagai stakeholders.

Karena itulah, dikatakan Isra A Sanaky, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof Dr Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian didapuk sebagai keynote speaker dalam Rakornas BKNDI itu. Supaya, Pemerintah Pusat bisa berkomunikasi langsung dan berkoordinasi langsung dengan para perangkat desa, atas persoalan-persoalan yang selama ini mungkin tidak tersampaikan.

Selain Mendagri Tito Karnavian, lanjutnya, Kementerian Desa PDTT, Kementerian BUMN, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kementerian PUPR, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Dewan Pakar dan Tuan Rumah Jakarta yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sangat dibutuhkan kehadiran dan koordinasi maupun masukannya untuk menjaga dan mengembangkan desa-desa di seluruh Indonesia, agar semakin maju dan sejahtera.

“Rakornas BKNDI ini melibatkan semua pihak, terutama delegasi dari desa-desa, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat, budayawan, para pemuda dan mahasiswa, Camat, SKPD dan semua stakeholders. 

Ini semua untuk membangun desa yang lebih baik dan berkualitas, dengan pembangunan yang terarah dan efektif melalui pengembangan SDM desa dan sumber-sumber yang ada di desa juga,” tutur Isra A Sanaky.

Hingga saat ini, lanjutnya, para peserta yang akan mengikuti Rakornas BKNDI sudah berdatangan dari daerah ke Jakarta. Dia berharap, semua pihak bisa berkoordinasi dan saling menjaga keamanan dan ketertiban di Ibukota Jakarta.

“Kami berharap semua pihak, terutama Pak Mendagri Tito Karnavian, Gubernur DKI Bapak Anies Rasyid Baswedan, Pak Kapolri Jederal Pol Idham Azis dan semua pihak menyukseskan Rakornas ini, demi kemajuan desa-desa Indonesia. Menciptakan SDM Unggul dan mampu bersaing di kancah global,” tutup Isra A Sanaky.***

Untuk Informasi Lebih Lanjut Rakornas BKNDI Hubungi:
Kantor Pusat Dewan Pengurus Nasional Badan Komunikasi Desa Se-Indonesia (DPN BKNDI), Graha Tanjung Bunga Internasional, Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 25, Kampung Melayu, Rawa Bunga, Jakarta Timur. 
Kontak: 081288206926. Email: bkndi¬_indonesia@yahoo.com
Tim Media: 081218212734

Minggu, 29 November 2020

Mus Muliadi Meraih Juara 3 Prestasi Nasional Sebagai Kepala Madrasah Inspiratif tahun 2020


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2020, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama telah memilih Guru dan Kepala Madrasah Inspiratif tahun 2020. 12 orang terpilih, yang terdiri dari tujuh Guru Madrasah dan lima Kepala Madrasah.

Salah satu Kepala Madrasah di Kabupaten Soppeng yang berhasil yaitu Mus Muliadi saat KABIRO Teropongsulawesi konfirmasi melalui WA mengungkapkan bahwa , " Ini suatu prestasi yang menjadi Karunia dari Allah SWT karena sebagai penanggungjawab MAN 1 Soppeng meraih urutan ke 3 Prestasi Nasional,lima besar Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2020.

Hal ini menambah prestasi yang telah di raih waktu tahun 2018 MAN 1 Soppeng  pernah juga mendapat Prestasi Nasional, sekolah ramah terbaik Nasional tahun 2018 oleh Kemenangan PPPA RI.

Kami diberikan hadiah berupa laptop dan uang pembinaan. Hadiah secara simbolis diberikan oleh Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November 2020.ungkap Mus Muliadi yang kelahiran Alinge Ulaweng Bone pada tanggal 7 Juli 1977

Menurut Direktur GTK M Zain di Jakarta,seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Jumat (27/11).
Kami ditetapkan sebagai Guru dan Kepala Madrasah Inspiratif berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6604 Tahun 2020 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Guru Dan Kepala Madrasah Inspiratif Hari Guru Nasional Tahun 2020," ungkap Mus Muliadi yang pernah juga menjadi Guru PAI SMPN 5 Marioriawa.



Daerah IWO 💙

Selasa, 24 November 2020

Pjs Bupati Soppeng Sebagai Inspektur Upacara di Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional


Teropongsulawesi.com, Soppeng (SulSel),-Pelaksanaan upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 di halaman Upacara Kantor Bupati Soppeng, Rabu 25/11/2020

Sebelum upacara dimulai terlebih dulu dilakukan penyerahan penghargaan kepada para juara lomba dalam rangka memperingati Hut PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional tahun 2020

Lomba yang di di pertandingkan:
- lomba menulis pengalaman PJJ di era pandemi covid 19
- lomba pembacaan ikrar guru Indonesia
- lomba musabaqah Tilawatil Quran
-pembuatan dan penilaian media pembelajaran jenjang TK/PAUD
-olimpiade guru PGRI tingkat nasional/ internasional tahun 2020.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut, masing-masing oleh
Pjs.Bupati Soppeng, Ketua DPRD Soppeng, Kajari Soppeng , Dandim 1423 Soppeng.

Sebagai Inspektur Upacara Pjs.Bupati Soppeng Idham Kadir,S.Sos,M.Si.Dalam
sambutan seragam Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarien di Bacakan Inspektur Upacara bahwa, "Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita memperingati Hari Guru Nasional dalam situasi pandemi covid 19, sistem pendidikan di mana saja di seluruh dunia terkena dampak langsung, sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau diatas 1,3 miliar ,populasi siswa global harus belajar dari rumah hampir satu generasi yang terganggu pendidikannya.

Akibat pandemi pula jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah , hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularan , sebagai manusia biasa situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh .Namun kita memilih harus bangkit dan berjuang, itu karena ada keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walau dalam segala keterbatasan.

Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu bergotong-royong mengatasi kompleksitas yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Para orang tua begitu aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah, ayah dan ibu bahu-membahu memberikan motivasi menemani belajar bahkan turut pula menjadi guru bagi anak-anaknya .Jutaan guru Indonesia turut serta dalam ribuan webinar dan pelatihan daring guru-guru Indonesia dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya pembelajaran di masa Pendemi sikap-sikap positif ini .Semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak-anak kita, murid-murid kita, para penerus bangsa .

Saya berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi Pendemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi. Saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk dan demi Allah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk akselerasi penataan ulang sistem pendidikan untuk melakukan lompatan dan menghasilkan SDM SDM unggul untuk Indonesia maju .

Pada kesempatan ini kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru tenaga pendidikan pemerintah daerah para pemangku kepentingan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa dengan semangat juang tinggi dan kesabaran bapak dan ibu guru semua pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan.

Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat dedikasi kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti ada yang sudah melakukan pembelajaran daring, ada yang sudah membuat anak-anak menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran, ada yang masuk sekolah yang menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat, ada yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar mengajar di rumah, ada yang mencari sinyal di seberang sungai dan sebagainya.

Kami di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekruitmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, dan peningkatan kesejahteraan guru.

Berbagai kebijakan dan program kami dibuat dalam masa pandemi ini (1) bantuan kuota internet,( 2) fleksibilitas penggunaan dana BOS,
(3) pengalokasian Bos afirmasi dan bos kinerja untuk bantuan covid 19 di sekola negeri dan swasta yang paling berdampak pandemi covid 19
(4) bantuan subsidi untuk guru dan tenaga kependidikan non PNS
(5) kurikulum darurat
(6) program guru belajar,
(7) laman guru berbagi
(8) program belajar dari rumah TVRI
(9) seri webinar masa pandemi dan sebagainya.

Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membuat sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia.

Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat berbagai upaya kami tempuh untuk mencapai menempatkan guru pada posisi itu, pada tahun 2021 kami berkomitmen memperjuangkan guru guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru guru non PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah dan mohon doa bapak dan ibu guru semua agar langkah kami memperjuangkan hak para pendidik dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Terima kasih saya yang tak terhingga bagi bapak dan ibu guru yang telah mengorbankan waktu tenaga bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta. Sekali lagi terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. "

Acara turut dihadiri:
- Ketua DPRD Kabupaten Soppeng
- Anggota Forkopimda
- Sekertaris Daerah Kabupaten Soppeng
-Sudirman,S.Sos,S.Pd. (Pengurus  PGRI Kabupaten Soppeng) sebagai Komandan Upacara
- Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan SKPD
-ASN lingkup Pemda Kabupaten Soppeng, para Anggota PGRI (sebagai peserta upacara)

Hawaya IWO 💙

Senin, 04 November 2019

Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel Juara Umum Gebyar Perbenihan Nasional


Juga Raih Juara 1 Stand Terbaik Sulsel Expo

Teropongsulawesi.com, Papua, (Humas Sulsel) - Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel meraih Juara Umum Gebyar Perbenihan Nasional Tahun 2019.

Dari semua kegiatan/perlombaan yang diselenggarakan pada Gebyar Perbenihan tersebut, Kontingen dari Dinas Ketahanan Pangan TPH Provinsi Sulawes Selatan berhasil meraih “Juara Umum”.

Sulsel meraih juara di lima kategori yang dilombakan, masing-masing Juara 1 Peningkatan Kompetensi PBT, Terbaik 1 Stan Pameran, Juara Lomba Senam Maju Mundur Papua Barat, Juara 2 Lomba Menyanyi Duet dan juara 3 Lomba Stand Up Comedy.

"Tentu dengan perestasi yang diraih harapan kami kepada petani semangat mengelola usaha taninya saling bersinergi/bekerja sama satu dengan yang lainnya, petani yang diwadahi oleh kelompok (lembaga)," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel, Fitriani MP.

Fitriani juga berharap penyuluh setia mengawal dan membimbing dalam penerapan teknologi, menghasilkan produksi, mendukung ketersediaan dan ketahanan pangan.

"Serta kesejahteraan masyarakat Sulsel khusus dan nasional," sebutnya. 

Gebyar ini telah berlangsung pada tanggal 28 – 31 Oktober 2019 bertempat di Gedung Aimas Convention Center Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan didampingi oleh Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Kadis Pertanian Provinsi Papua Barat dan Bupati Kabupaten Sorong. 

Mengusung tema “Melalui Gebyar Perbenihan Kita Tingkatkan Sumberdaya Manusia Perbenihan Dalam rangka Mendukung Ketersediaan Benih Untuk Menuju Kemandirian Benih Nasional Yang Berkelanjutan”.  

Kegiatan Gebyar Perbenihan ini merupakan agenda tahunan Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi/Balai Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura se Indonesia. 

Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak tahun 2013 dengan tujuan untuk menumbuh-kembangkan perbenihan tanaman pangan, sebagai ajang koordinasi dan komunikasi insan perbenihan serta mempercepat alih informasi dan teknologi perbenihan.   

Diikuti oleh Lembaga/Instansi yang menangani Perbenihan tanaman pangan dan para pelaku industri perbenihan dari seluruh Indonesia.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan display varietas tanaman pangan, yakni padi, jagung, kacang-kacangan dan umbi-umbian baik varietas lokal maupun varietas unggul nasional. Pameran teknologi dan informasi perbenihan. Peningkatan kompetensi bagi PBT (Pengawas Benih Tanaman), sarasehan, pertemuan Kepala BSMB, Kepala BBI dan Produsen benih dan beberapa perlombaan.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional ke VIII Tahun 2020 akan diselenggarakan di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu di saat berasaman Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel juga meraih juara 1 stan terbaik kategori OPD pada Sulsel Expo 2019 yang merupakan rangkaian hari jadi Sulsel.(*)

3 November 2019
Biro Humas Sulsel

Jumat, 20 September 2019

Dua Aspek Penilaian Katar Sipakatau Kab. Gowa Sehingga Berprestasi


Teropongsulawesi. Com - Humas Gowa - Rombongan tim penilai Pilar-Pilar Sosial Teladan Tingkat Nasional dari Kementerian Sosial Republik Indonesia akan mulai melakukan peninjauan Karang Taruna (Katar) Sipakatau Kabupaten Gowa, di Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng.

Katar Sipakatau dinobatkan sebagai Katar berprestasi Tingkat Provinsi Sulsel 2019, sehingga mewakili Sulsel pada ajang Pilar-pilar sosial tingkat nasional ini.

Hal itu diungkapkan Ketua Rombongan penilai, Tim Konsultan Direktorat PSPKKM Kemensos RI, Muhammad Satria, saat menemui Wakil Bupati Gowa, di Rujab Wabup Gowa, Jumat (20/9). Ia mengatakan kehadirannya di Gowa untuk melihat dari dekat kegiatan/program Katar Sipakatau sebagai dasar untuk menentukan prestasi tiga besar Tingkat Nasional.

"Sebelum kami turun menilai, tentunya kami minta izin dulu sama Pemkab Gowa untuk melakukan pencocokan data dengan kenyataan yang ada dilapangan, sehingga hari ini kami menemui Pak Wabup," ungkapnya.

Dikatakan tim penilai, pihaknya menilai dengan melihat dua aspek besar yang dimiliki Karang Taruna Sipakatau yakni aspek kelembagaan organisasi dan program kerja. 

" Untuk aspek kelembagaan terbagi lagi seperti kepengurusan, sekretariat, keuangan, kemitraan, data, dan informasi. Semua ini adalah hal penting yang menjadi suporting karang taruna," jelasnya.

Sedangkan yang dinilai dari program kerja kata Satria ada lima, yaitu bagaimana pelayananan sosialnya sebagai organisasi yang bergerak dibidang sosial, Rekreasi Olahraga Kesenian (ROK) karena dilandasi dengan aspek pencegahan melalui kegiatan olahraga kesenian, lalu kewirausahaan artinya dengan kewirausahaan maka produktifitas anak muda bisa melahirkan katar yang mandiri, kemudian pendidikan dan pengembangan SDM, terakhir manajemen organisasi.

" Untuk kewirausahaan, jika produktif dia bisa biaya kegiatan sendiri dan hasilnya dikembalikan lagi kemasyarakat melalui kegiatan sosial maka itu disebut mandiri, dan dalam organisasi penting untuk melakukan kadernisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Inilah proker yang harus menjadi ikon atau tugas fungsi karang taruna itu sendiri," jelas tim penilai.


Olehnya Muhammad Satria mengaku, yang terpenting dalam hadirnya karang taruna di daerah mampu mengedukasi masyarakat dengan membangun wawasan apalagi banyaknya nilai barat yang masuk, sehingga tugas Katar bagaiamana memelihara kearifan lokal, menjaga dan mengembangkannya agar tradisi yang luhur , gotong royong, keperintisan, tetap dijaga, apalagi Katar adalah organisasi sosial yang mengelola dan dikelola oleh anak muda.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni menyambut baik kedatangan tim peniliai, dirinya berharap agar bisa mencocokkan dengan betul kondisi lapangan dengan aoa yang sudah dipaparkan oleh karang taruna sipakatau di Jakarya beberapa waktu lalu. 


" Selamat datang di Gowa pak, kami Pemkab Gowa sangat mendukung kegiatan ini dan kami akan dengan senang menerima masukan bagi Katar di Kabupaten Gowa, dan pastinya kami berharap bisa juara pak," harapnya.

Diketahui sebelumnya, Katar Sipakatau dinobatkan sebagai Katar berprestasi Tingkat Provinsi Sulsel 2019 beberapa waktu lalu, sehingga mewakili Sulsel pada ajang Pilar-pilar sosial tingkat nasional ini.

Berdasarkan Tim Penilai Tingkat Nasional, Katar Sipakatau terpilih sebagai 15 Katar yang masuk nominasi terbaik untuk di tinjau kebenaran aktifitasnya, dari 34 Provinsi di Indonesia yang mengikuti tingkat nasional.(her). 

Senin, 28 Oktober 2019

Wabup Gowa Serahkan Piagam Penghargaan Bagi Atlet Berprestasi

Teropongsulawesi.com, Humas Gowa - Sejumlah Atlet dan pemuda berprestasi Gowa yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional maupun internasional mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Wujud apresiasi tersebut berupa piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni disela upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun, di Halaman Kantor Bupati Gowa, Senin (28/10).

Mereka yang diberi penghargaan yakni, Sahril Zakaria peraih medali emas Porda Sulsel. M Nuzul Qadri Juara 1 Nasional Drag Bike Bupati Gowa Cup 2019 Regional 5 dan 6 Sulsel Kelas Bebek 130 CC. Muh Ilham Juara 1 Nasional Drag Bike Bupati Gowa Cup 2019 Jilid II Regional 8 dan 9 Sulsel kelas Sport 2T Frame Standar 155 CC.

Lanjut, atlet Dayung putra yang meraih Juara 1 Kategori Senior Putra jarak 250 meter Lomba Dayung Dragon Boat Piala Danlantamal VI. Atlet Paralympic yang mendapatkan medali emas, perak dan perunggu serta Syaripa Nur Intang atas prestasinya sebagai wasit pertama dari Gowa yang mewakili Sulsel memimpin kejuaraaan dunia tapak suci 2019 yang diselenggarakan di Solo.

Selain atlet berprestasi, piagam penghargaan juga diberikan kepada 6 (enam) pemuda/pemudi yang telah menjadi Juara 1 Duta Pelajar tingkat nasional tahun 2019.

Keenam orang tersebut yakni, Firman Nur, Nur Alwi, Kartika Dewi Nur Asmarani, Reski Ariani, Nur Windiani, dan Nur Lifa Zahra Arsyad.

Pemuda dan pemudi ini berasal dari SMA 3 dan 4 Gowa sebagai kontingen Saka Bahari Sulsel pada Pelayaran Nusantara IX Tahun 2019 dalam Kirab Nusantara yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI, Kementrian Hukum dan Ham, serta Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan TNI AL.

Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah atas prestasi para atlet dan pemuda yang memiliki talenta dalam dirinya.

"Ini adalah bentuk kepedulian dan support pemerintah daerah atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet dan pemuda di Gowa. Semoga ditahun-tahun berikut prestasinya dapat ditingkatkan lagi," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gowa, Muh Fajaruddin menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa atlet dan pemuda Gowa ini makin kreatif, makin berinovasi dan makin menunjukkan bahwa mereka itu mampu dan bisa diandalkan di masa akan datang.

"Tentunya ini adalah inspirasi bagi pemuda-pemuda yang lain bahwa, pemuda Kabupaten Gowa mampu berkarya baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional," katanya.

Khusus untuk para atlet paralympic selain piagam penghargaan juga diberikan bonus uang pembinaan. Besaran bonus tersebut tergantung dari prestasi yang didapatkan.

"Untuk atlet yang meraih medali emas akan di berikan bonus pembinaan sebesar Rp 7.500.000,- , medali perak sebesar Rp 6.500.000,- dan medali perunggu sebesar Rp 5.500.000,- , " ungkap Fajaruddin. (*). 

Senin, 16 September 2019

Sekda Selayar Sambut Tim Verifikasi Kabupaten Sehat


Teropongsulawesi. Com
- Selayar (Sulsel), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., bersama Ketua Forum Kabupaten Sehat Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli menyambut kedatangan tim verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Nasional di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Senin (16/8/2019).

Kedatangan tim verifikasi nasional kabupaten/kota sehat ini dipimpin oleh Trisno Soebarkah dari Kementerian Kesehatan bersama tim pembina lainnya dari Pemprov Sulsel. Hadir pula dalam penyambutan ini Asisten Drs. Dahlul Malik, M.H., dan pimpinan OPD, bersama jajaran pengurus Kabupaten Sehat Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Dalam penyambutannya, Sekda Selayar memberikan cinderamata kepada Ketua Tim verifikasi nasional. 

Kami yakin kedatangan tim verifikasi nasional akan menambah semangat dan motivasi kami untuk bekerja lebih giat, mengembangkan strategi, dan inovasi secara lebih kreatif dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat, menuju terwujudnya masyarakat Kepulauan Selayar yang bersih, sehat, aman dan nyaman," kata Sekda Selayar Marjani Sultan. 


Sekda Selayar mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama masyarakat berkomitmen penuh menyelenggarakan program Kabupaten/kota sehat dengan sebaik-baiknya, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai kabupaten yang bersih, sehat, aman dan nyaman untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja bagi masyarakat. 

Atas komitmen tersebut, kata Marjani Sultan Kabupaten Kepulauan Selayar sudah dua kali raih penghargaan tertinggi kategori wistara. Ia berkeyakinan tahun ini bisa dipertahankan untuk yang ketiga kalinya, yang diamini Oowh segenap hadirin. 

Sementara Ketua Tim verifikasi nasional Trisno Soebarkah sebut bahwa ia bersama timnya akan memverifikasi selama dua hari. Dalam keterangannya akan diawali dengan verifikasi dokumen di Sekretariat Forum Kabupaten sehat. Selanjutnya kata dia dilanjutkan dengan verifikasi lapangan untuk melihat apa yang telah dilakukan oleh Tim kabupaten/kota sehat Kabupaten Kepulauan Selayar. 

"Alhamdulillah, walaupun Selayar ini ada di kepulauan, tapi sudah dua kali wistara. Mudah-mudahan tahun ini bisa dipertahankan. Kita lihat nanti setelah kami selesai verifikasi," tutup Trisno Soebarkah. 
(humas). 

Senin, 30 November 2020

Pjs Bupati Soppeng Terima Daftar Isian DIPA dari Gubernur Sulsel


Teropongsulawesi.com, Soppeng (SulSel),-Pjs Bupati Soppeng Idham Kadir, S.Sos., M.Si bersama Kepala Bappelitbanda Kab.Soppeng, Hj. Andi Nurlina, MM, menghadiri Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Pemprov Sulsel (APBN/PHLN, dan APBD Pemprov Sulsel Triwulan III 2020) dan Penyerahan DIPA Tahun 2021, di Hotel Claro Makassar, Senin, 30 November 2020.

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. H.M. Nurdin Abdullah, menargetkan realisasi anggaran pada triwulan pertama tahun 2021 bisa mencapai 25 persen. Target tersebut sebagai salah satu metode untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Sulsel.

Dalam sambutan gubernur Sulsel mengatakan bahwa, " Kita targetkan realisasi anggaran 25 persen di triwulan pertama tahun 2021. Pemerintah pusat sudah menetapkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,05 persen, ini akan ditentukan oleh belanja daerah.

Selanjutnya Pertumbuhan ekonomi dominan ditentukan oleh belanja dari APBN dan APBD Sulsel serta Kabupaten Kota ungkapnya

Belanja ABPD APBN ini sangat menentukan pertumbuhan kita. Maka, ini adalah pesan moral kepada seluruh pimpinan daerah, kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah, supaya mempersiapkan dengan cepat program-programnya.

Kalau bisa semua yang berkaitan dengan lelang proyek fisik dilakukan lebih awal, sehingga tidak ada jeda waktu untuk para buruh, tukang dan pemilik toko bangunan memiliki orderan.

Kalau perlu lelang dini. Kenapa? Kalau cepat direalisasi, tukang bekerja, buruh bekerja, toko bangunan ada order, realisasi anggaran kita juga bisa terukur.

Dangan target realisasi anggaran 25 persen di triwulan pertama, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Kita back up yang sudah ditetapkan dari pemerintah. Pertumbuhan ekonomi secara nasional 5,05 persen, tentu kita harus ambil diatasnya supaya bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (nasional)."

Pjs Bupati Soppeng menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Gubernur SulSel bersama 24 Kab/ kota.

Hawaya IWO 💙

Rabu, 09 September 2020

Polres Soppeng dengan jajaran Polsek bagi masker sebanyak 52.000



TEROPONGSULAWESI.COM, SOPPENG (SULSEL),- Kegiatan pembagian masker secara serentak dalam rangka adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam rangka Pilkada aman, damai dan sehat serentak tahun 2020.
Pada hari Kamis tanggal 10 September 2020 pukul 10.00 s/d 10.58 WITA bertempat di Taman Kalong Watansoppeng Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng 


Dalam sambutan Kapolres Soppeng mengatakan Kegiatan pengunaan masker secara serentak dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dan aksi nyata dalam membantu dan mendukung kebijakan pemerintah dalam melakukan himbauan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam mendukung percepatan penanganan covid-19.

Kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadi garda terdepan dan pioner dalam penggunaan masker secara nasional.
Kedepan kita akan melaksanakan Pilkada serentak dan mari kita sama - sama sukseskan pilkada dengan senantiasa mematuihi protokol kesehatan.

Partisapsi seluruh elemen masyarajat diperlukan dalam menjaga dan mensukseksn Pilkada agar dapat berjalan aman dan kondusif, ungkapnya.


Setelah acara inti kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Ikrar adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam rangka Pilkada aman, damai dan sehat serentak tahun 2020 oleh Unsur Forkopimda, Para tim pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng tahun 2020, Pimpinan Ormas/OKP, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan Tokoh pemuda.

Kegiatan ini serentak di laksanakan Polres Soppeng dengan jajaran Polsek dengan membagikan masker sebanyak 52.000 masker dengan rincian penerima yaitu Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Intansi terkait, Partai politik pendukung, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, dan seluruh Desa di Kab. Soppeng turut berpartisipasi membagikan masker. 

Pembagian dan penggunaan masker secara serentak, phsycal distancing dan menghindari kerumunan diselenggarakan dalam rangka menuju adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan
ekonomi nasional untuk mewujudkan Pilkada serentak aman, damai dan sehat serentak tahun 2020.

Selama kegiatan tersebut berlangsung, situasi berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Soppeng H. Syahruddin M. Adam S.Sos., MM, Ketua PN Ahmad Ismail, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Soppeng Drs. Tayeb, S.H., M.H, Unsur Forkopimda Kab. Soppeng, Sekda Kab.Soppeng H.A.Tenri Sessu M,Si, Para Staf Ahli / Asisten dan SKPD lingkup Kab. Soppeng, Pimpinan KPU dan Bawaslu Kab. Soppeng, Para paslon pengusung dan pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng tahun 2020, Pimpinan Parpol Kab. Soppeng, Para Pimpinan Ormas/OKP Kab. Soppeng, Para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, Insan Pers dan Lsm Kab. Soppeng


( IWO, Hawaya)

Rabu, 23 Oktober 2019

Bupati Adnan Sebut Kabupaten Gowa Masih Punya Peranan Penting Dalam Struktur Perekonomian Nasional


Teropongsulawesi.com, Humas, Gowa - Ketahanan pangan berperan strategis dalam mendukung ketahanan nasional. 

Pangan bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, tetapi merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial dan politik, baik lokal, regional, nasional maupun global. 

Isu tersebut menjadi hal yang diangkat Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam pemaparan essainya dibidang studi Empat Konsensus Dasar Bangsa (SBS) Ketahanan Nasional pada Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkat (P3DA) X Lemhanas 2019 di Jakarta, Rabu (23/10) kemarin. 

Adnan Bupati Gowa mengangkat yang  berjudul "Implementasi Ketahanan Pangan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Gowa",

Essai ini berhasil membawanya menjadi sebagai peserta terbaik.

"Ketahanan pangan memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap ketahanan ekonomi, apalagi dengan melihat pertumbuhan penduduk, maka kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang berkelanjutan," katanya. 

Menurutnya, kebutuhan akan ketersediaan pangan yang cukup, aman dan berkualitas semakin menjadi tuntutan. Pasalnya, pangan menjadi kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup dan melakukan aktivitas sehari-hari, sementara ketahanan pangan adalah jaminan bagi manusia untuk hidup sehat dan bekerja secara produktif. 

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Gowa sendiri sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam struktur perekonomian. Hal ini dapat dilihat pada kontribusi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gowa, di mana pada 2015 hingga 2018 selalu berada di posisi terbesar kontribusinya.

"Kabupten Gowa berada pada urutan kedua sektor perdagangan, urutan ketiga sektor kontruksi, dan urutan keempat sektor real estate," terangnya. 

Meskipun posisi terbesar yaitu 29,11 persen pada 2018, kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB cenderung menurun setiap tahunnya, padahal produksi beras terus naik. Pada 2016 produksi beras capai 382.147 ton, 2017 naik menjadi 401.979 ton, 2018 naik 408.899 ton dan 2019 naik menjadi 412.964 ton. 

Penurunan ini tentunya karena pengaruh sektor lain yang pertumbuhannya cukup besar yaitu perdagangan, konstruksi dan real estat karena kontribusinya di atas 8 persen. 

"Walaupun produksi beras naik setiap tahun, kebutuhan terhadap beras ikut naik karena jumlah penduduk yang terus bertambah, apalagi pada tiga tahun terakhir. Pada 2017 jumlah penduduk mencapai 735.493 jiwa, 2018 naik 748.200 jiwa dan 2019 naik 760.607 jiwa," jelasnya. 

Selain permasalahan menurunnya kontribusi sektor pertanian setiap tahun, terdapat pula permasalahan lain yaitu terjadinya alih fungsi lahan. Hal ini terlihat dari luas sawah irigasi yang terus menurun dari tahun 2015 hingga tahun 2018, luas sawah irigasi berkurang sekitar 238 hektar. 

"Kondisi ini karena pertumbuhan penduduk yang tinggi sehingga kebutuhan akan perumahan dan pemukiman meningkat pesat. Ini juga terlihat dari kontribusi sektor konstruksi dan real estate sebagai kontributor ketiga dan keempat terbesar terhadap PDRB, setelah sektor pertanian dan perdagangan. Pertumbuhan perumahan dan pemukiman (real estate) yang tinggi karena banyaknya penduduk yang tinggal di Gowa tetapi bekerja di Makassar," paparnya. 

Sehingga, pertumbuhan penduduk yang pesat di Kabupaten Gowa bukan karena faktor kelahiran yang tinggi tetapi karena faktor migrasi penduduk, sebagai konsekuensi Kabupaten Gowa berbatasan langsung dengan Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.

"Dalam hal ini maka permasalahan utama yang terkait dengan ketahanan pangan yaitu menurunnya kontribusi sektor pertanian terhadap struktur perekonomian dan terjadinya alih fungsi lahan akibat tingginya kebutuhan terhadap perumahan," tutupnya. (*)

Kamis, 03 Oktober 2019

Pembangunan Bendungan Sulsel Termasuk Prioritas, Ini Kata Dirjen SDA

Teropongsulawesi. Com, Makassar - Dirjen Sumber Daya Air (SDA)/Ketum KNI-BB, Hari Suprayogi menyebutkan, Sulawesi Selatan sebagai lumbung padi nasional dan ini menjadi salah satu alasan pembangunan bendungan di Sulsel termasuk kategori prioritas tinggi. 


“Untuk pembangunan bendungan di Sulawesi Selatan termasuk prioritas, prioritas tinggi. Kalau sekarang saja sudah ada empat bendungan. Kedepan masih akan ada lagi, tadi disampaikan Pak Gubernur yang menyusul Jenelata kemudian nanti Rongkong dan lain-lain sebagainya,” katanya pada pembukaan Seminar Nasional Bendungan Besar 2019 di Hotel Claro, Makassar, Kamis (3/10).

Kegiatan ini mengangkat topik “Tantangan Penyelesaian Pembangunan dan Pengelolaan 65 Bendungan serta Keberlanjutan Program di Masa Datang.”

Ia menjelaskan lebih detail, program dari Pemerintah Pusat selain 65 bendungan. Nanti mulai tahun 2021-2023 akan dibangun masing-masing lima bendungan.

“Jadi totalnya 15 itu di luar 65. Itu kira-kira dan dari itu kita harapkan Sulawesi Selatan Pak Gubernur, selain dua tadi, kalau siap dengan desainnya saya kira bisa nambah lagi,” sebutnya.

Dari 65, sudah 15 yang selesai, kontraknya kurang sembilan. Sehingga ia berharap sampai Desember tahun ini telah selesai kontraknya.

“Saya harapannya 65 sudah kontrak dan kita harapkan mungkin 17, kalau termasuk Passeloreng mungkin bisa diresmikan selesai Desember,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam pembangunan ini memang terdapat kendala baik itu teknis maupun non teknis. Kendalan nonteknis, bisa masalah sosial atau masalah keuangan.

“Masalah non-teknis bisa hubungan dengan manusia persoalan (pembebasan lahan) yang termasuk,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah juga memberikan keterangan, untuk persoalan pembebasan lahan bisa diselesaiakan dengan berkolaborasi.

“Saya kira ini soal kolaborasi. Kalau kita semua kompak, ringan dan cepat, Pak Kejati ada, Kanwil ada, Pemprov ada, Pemkab juga ikut. Kita bisa lihat ya, Pamukkulu (Takalar) ini bisa selesai cepat karena semua turun tangan,” tambahnya.

Ia menyampaikan, bahwa tepat pemerintah pusat, baik presiden dan Kementerian PUPR menjadikan Sulsel sebagai prioritas pembangunan bendungan dan waduk.

“Kenapa, karena memang kita punya sektor pertanian, kita itu lebih banyak mengandalkan non-waduk, apalagi Indonesia ini ke negara agraris kita butuh banyak air, kesediaan dan persediaan air penting,” ujar Guru Besar Fakultas Kehutanan Unhas ini.

Nurdin menyampaikan pembangunan empat bendungan akan semakin mengokohkan posisi Sulsel sebagai lumbung pangan nasional. Empat bendungan tersebut merupakan Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu, Karalloe di Kabupaten Jeneponto, Paselloreng di Kabupaten Wajo, Pamukkulu di Kabupaten Takalar dan Jenelata di Kabupaten Gowa.

Selasa, 24 September 2019

Pemerintah Kabupaten Gowa Terima Penghargaan dari Kementerian ATR/BPN


Teropongsulawesi. Com, Humas Gowa - Bupati Gowa yang Diwakili Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni menerima penghargaan atas dukungannya dalam peningkatan pelayanan pertanahan dan penertiban aset dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulsel, Dadang Suhendi, di Lapangan Rujab Gubernur Sulsel, Selasa, (24/9).

Atas penghargaan tersebut, Wabup Gowa mengaku penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Gowa untuk terus bekerja dalam memberi dukungan terhadap pelayanan pertanahan khususnya di Kabupaten Gowa ini.

" Tentunya kami bersyukur dan berterimakasih karena penghargaan ini sebagai tanda bahwa pemerintah pusat dan provinsi sangat peduli dengan pelayanan pertanahan dan mengapresiasi kerja keras kita," ungkapnya.

Selain itu, dirinya mengungkapkan, penghargaan yang diraihnya tidak lepas dari kerjasama dari stakeholder terkait pada bidang pertanahan seperti BPN Gowa, Dinas Perkimtan Gowa dan SKPD lainnya yang bekerja sangat maksimal.

" Kami berharap ini mampu dipertahankan bahkan ditingkatkan, dan selalu bekerja dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan," harap Abd Rauf.


Penyerahan yang dirangkaian dengan Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini dihadiri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sekaligus menjadi inspektur upacara dan disaksikan bupati/walikota se Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur mengatakan, peringatan ini mengangkat tema nasional ATR/BPN Menuju Penataan Ruang dan Pelayanan Pertanahan yang Berkepastian Hukum dan Modern. 

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Sulsel itu menyampaikan selamat merayakan hari agraria dan tata ruang BPN dan berterimakasih atas kerjasama dari Pemerintah daerah, maupun kantor BPN se-Sulawesi Selatan.

" Pada momentum ini saya mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah atas kerjasamanya dalam meningkatkan proyek pembanguan strategis yang ada di BPN, ki sangat mengapresiasi," jelas Nurdin Abdullah.

Selain Gowa, terdapat tiga kabupaten lainnya yang meraih penghargaan serupa yakni Kota Makassar, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sidrap.(**). 

Jumat, 18 Desember 2020

Bupati Soppeng Dalam Rakor, Jangan Sampai Kita Terlena Dengan Corona Kita Abaikan DBD.


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Pemerintah Kabupaten Soppeng, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik gelar Rapat Koordinasi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 serta penanganan Covid-19, bertempat di ruang Paripurna DPRD Soppeng, Jumat (18/12/2020).

Rakoor ini di pimpin oleh Bupati Soppeng, H.A.Kaswadi Razak, SE yang di hadiri oleh Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pegadilan Agama, Kepala Kemenag, Kepala SKPD, Camat, Lurah, Desa, dan Ketua FKUB.

Bupati Soppeng, H.A.Kaswadi Razak, SE dalam sambutannya mengatakan apapun yang terjadi saat ini kita harus hadapi, tidak boleh ditawar-tawar, senang tidak senang jalankan anggap itu sebagai ibadah, karena ini merupakan kewajiban sebaga abdi masyarakat.

Bagi Lurah, Kades, Camat jelaskan kepada masyarakat bahwa ini adalah kebijakan Negara yang harus menyelamatkan rakyat, karena banyak yang saya dapatkan bahwa ini rekayasa kebijakan Bupati.

Bagi masyarakat yang tidak patuh pada protokol kesehatan akan ditindak, tidak boleh kita main-main, karena ini kewajiban kita menyelamatkan masyarakat.

Kita sudah rasakan beberapa bulan jatuh bangun bekerja untuk masyakarat, tapi sepertinya masih ada pihak yang main-main dengan situasi seperti ini.

Kenapa awalnya sanksi tidak ada di dalam Peraturan Bupati, karena jelas tugas pokok kita adalah pelayanan, penegakan-penegakan aturan jelas dasarnya.

Selain Covid-19 ada yang hal lain yang harus kita hadapi, saya minta Dinas Kesehatan untuk segera bertindak mengantisipasi karena ada yang lebih parah sebenarnya dari Covid-19 yang sering terjadi dan memakan korban.

Penyakit itu adalah DBD, situasi musim hujan seperti ini biasanya muncul Penyakit ini makanya lakukan fogging, kalau ada kasus sampaikan kepada masyarakat pentingnya pola hidup bersih.

Sebenarnya lebih banyak korban DBD dibanding virus corona, akan tetapi Covid-19 ini paling banyak menyita waktu dan perhatian karena seluruh dunia. Penting kita sampaikan jangan sampai kita terlena dengan corona kita abaikan DBD.

Terkait masalah mengenai toleransi kami tidak ragu dari masa kemasa Kabupaten Soppeng aman, selalu aman dalam hal kerukunan umat beragama dari zaman sebelum republik ini ada memang Soppeng sudah aman, kita selalu bergandengan tangan dengan agama lain.

Mengenai langkah-langkah yang kita akan lakukan, kami meminta jajaran Polres dalam Kodim agar kita selalu harus bersama-sama suka dan duka yang terpenting adalah kewajiban kita sebagai abdi rakyat yang harus dikedepankan di Soppeng.

Sebagai Kepala Daerah semua resiko adalah tanggungjawab kami, masyarakat boleh protes, boleh marah silahkan, karena apa yang kami lakukan adalah demi keselamatan dan kepentingan kita bersama, tidak ada tujuan lain selain itu, Ini bukan hanya persoalan Soppeng saja tapi ini persoalan nasional.

Kami mohon aparat TNI Polri dan seluruh element mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Sementara Sekda Soppeng, berdasarkan hasil Rakoor menyimpulkan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru serta pananganan Covid-19 akan dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai 1 Desember. Strategi yang akan dilakukan dengan membentuk 4 pos pengamanan yang melibatkan TNI, Polri,Pol PP, Perhubungan dan Dinas Kesehatan.

Khusus untuk malam tahun baru atau tahun baru juga akan dilakukan pembatasan pergerakan baik yang masuk dalam kota Watansoppeng maupun masuk ibu kota kecamatan termasuk ke ibukota Desa, masing-masing akan dilakukan dengan patroli gabungan.

Insya Allah akan ditindaklanjuti dengan surat edaran yang akan diterbitkan berkaitan dengan sosialisasi, kemudian khusus untuk antisipasi DBD juga akan diterbitkan surat edaran melalui Dinas Kesehatan.

Selain itu juga melalui sosialisasi disampaikan bahwa apa yang kita lakukan ini adalah merupakan persoalan nasional sehingga kebijakan yang muncul juga berdasarkan kebijakan nasional. Pemerintah Daerah hanya melaksanakan sebagai pemerintah atau perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

Hawaya IWO 💙

Minggu, 17 Mei 2020

Gabungan Organisasi Kepemudaan Kunjungi Kantor IWO Soppeng


Teropongsulawesi.com,Soppeng (Sulsel)-DPD KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kab. Soppeng dan beberapa Organisasi Kepemudaan seperti HMI, KOHATI, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kab. Soppeng mengadakan kunjungan ke Kantor Ikatan Wartawan Online Kab.Soppeng (17/05/2020)

Kedatangan Rombongan Organisasi Kepemudaan Kab. Soppeng tersebut disambut langsung oleh Koordinator Informatika Dan Teknologi IWO Soppeng Andi Wahyudi yang 
dan jajaran IWO Soppeng

Andi Wahyudi yang Mewakili Ketua IWO Andi Mull Makmun mangatakan mewakili ketua yang berhalangan hadir dikarenakan ada hal penting, mengatakan Selamat datang ke Para Pengurus Organisasi Kepemudaan Soppeng di Kantor  IWO, dan kami selaku organisasi Wartawan IWO akan selalu mendukung gerakan kepemudaan di Soppeng menuju Soppeng yang makin baik, kata Andi Wahyudi.

Muhammad Lutfi selaku Ketua Karateker KNPI Soppeng  menyampaikan kunjungan ini merupakan kepedulian pemuda untuk berkonstribusi langsung untuk pencegahan penyebarluasan virus Covid19 di Kabupaten Soppeng, kami datang selaku wujud apresiasi kepada Jajaran IWO karena kami tau Pers Selama ini telah banyak membantu masyarakat lewat pemberitaan akan Covid-19 sehingga masyatakat memahami akan virus tersebut, tuturnya

Dalam kesempatan itu DPD KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kab. Soppeng dan beberapa Organisasi Kepemudaan seperti HMI, KOHATI, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kab. Soppeng memberikan masker  dan anti septic kepada jajaran pengurus IWO Soppeng.

Diketahui dalam kegiatan tersebut DPD KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kab. Soppeng dan beberapa Organisasi Kepemudaan seperti HMI, KOHATI, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kab. Soppeng menyalurkan bantuan yang sama di beberapa titik di Kab.Soppeng  (Hawaya IWO)

Kamis, 30 Januari 2020

Milenial Sadar Gizi Slogan HGN ke 60



Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel).Peringatan Hari Gizi Nasional ( HGN) ke 60 diperingati pada tanggal 25 Januari 2020 dengan tema Gizi Optimal untuk Generasi Millenial. Tema ini diangkat dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat terutama generasi muda tentang pentingnya gizi, sedangkan slogan yang digunakan untuk HGN ke 60 kali ini adalah "Ayo jadi milenial sadar gizi, Selasa 28 Januari 2020.

Persatuan Gizi (PERSAGI) Soppeng yang diketuai oleh Hj.Sapinah, SKM, telah melakukan berbagai kegiatan di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Soppeng seperti SMP Negeri 1 Watansoppeng dan SMA  Negeri 8 Watansoppeng, hari gizi nasional diperingati dengan berbagai kegiatan mulai dari senam sehat dan senam cuci tangan, penyuluhan gizi (diskusi masalah gizi),  konseling gizi yang dirangkaikan dengan makan bersama dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang dan produksi pangan yang berkelanjutan.

Harapan dari ketua Persagi Soppeng adalah semoga dalam peringatan Hari Gizi Nasional yang ke 60 ini dapat meningkatkan komitmen dan mempererat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama membangun gizi dalam upaya mencegah stunting untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Acara ini dihadiri oleh ketua dan anggotaPERSAGI Soppeng, para guru dan para siswa.(y@2)

Sabtu, 12 Oktober 2019

Bupati Adnan Dorong Pemerataan Distribusi Pendapatan Dengan Prioritaskan UMKM Sebagai Prioritas Pembangunan

Teropongsulawesi.com, Jakarta - Pembangunan ekonomi harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan distribusi pendapatan. Sementara, untuk mendorong pemerataan distribusi pendapatan, maka dalam hal ini pemerintah daerah menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Gowa sejak 2016 hingga 2021 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan (API) saat mempresentasikan hasil essainya pada Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Kamis (10/10) di Jakarta.

Bupati Adnan yang juga salah satu peserta Lemhanas ini mewakili kelompok B dengan nomor urut 6.

Dalam kesempatan tersebut dirinya menjelaskan, diangkatnya UMKM sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan daerah di wilayah Kabupaten Gowa, karena UMKM merupakan penopang perekonomian rakyat. Terbukti UMKM tahan terhadap krisis ekonomi pada 1998 lalu.

"Terlebih lagi karena sektor UMKM ini menyerap banyak tenaga kerja, baik di bidang perdagangan, jasa maupun produksi," jelasnya.

Ia menyebutkan, jumlah UMKM di wilayah Kabupaten Gowa pada 2018 tercatat sekitar 7.000 pelaku UMKM. Nilai ini merupakan potensi ekonomi yang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Lanjutnya, Pemkab Gowa juga mengambil tanggungjawab yang penuh dalam meningkatkan potensi para pelaku UMKMnya melalui pemberdayaan UMKM. Salah satunya dengan meluncurkan program "Satu UMKM Unggulan di Desa/Kelurahan.", melalui program tersebut Bupati Gowa berhasil menerima Piala Natamukti dari Menteri Koperasi dan UKM pada 2018 lalu.

Pemberdayaan kepada pelaku UMKM secara berkelanjutan ini akan sangat mendorong geliat pelaku UMKM-UMKM baru, sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja yang pada gilirannya akan berdampak pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gowa.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2018  menunjukkan bahwa angka pengangguran sebesar 4,80 persen, berada di bawah Sulsel dan nasional dengan capaian yang sama sebesar 5,34 persen. Sedangkan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Gowa sebesar 7,83 persen yang berada di bawah Sulsel dengan 8,87 persen dan nasional 9,66 persen.

Dalam pertemuan ini juga ia mengatakan, permasalahan pembangunan ekonomi di wilayah Kabupaten Gowa adalah tingginya angka kemiskinan. Menurutnya, untuk menanggulangi kemiskinan mesti diterapkan dua strategi.

Pertama, meningkatkan pendapatan masyarakat. Kedua, mengurangi pengeluaran masyarakat. Peningkatan pendapatan ditempuh dengan cara menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik dengan menciptakan lapangan kerja. Sedangkan pengeluaran pendapatan ditempuh dengan cara memberikan subsidi di bidang pendidikan dan kesehatan.

"Intinya pendidikan dan kesehatan gratis bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Biaya pendidikan dan kesehatan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya, baik usaha produktif maupun simpanan di bank. Dukungan data simpanan masyarakat pada 2015 hingga 2018 tercatat naik, salah satunya pada 2015 berapa pada Rp1,4 trilyun, dampaknya daya beli masyarakat meningkat," tegas Bupati Adnan.

Atas pemaparan yang disampaikan tersebut Bupati Adnan berhasil terpilih sebagai pemaparan terbaik dari Kelompok B.

Rabu, 18 September 2019

Bupati Gowa Hadiri Hari Anak Nasional Tingkat Kab. Gowa, ini harapannya


Teropongsulawesi. Com -  Humas Gowa-- Peringatan Hari Anak Nasional 2019 Tingkat Kabupaten Gowa, yang dilaksanakan di Halaman Rumah Jabatan Bupati Gowa (19/9), diramaikan dengan adanya permainan tradisional seperti dende-dende, asing, lompat tali/karet, lompat bambu, congklang, bekel, dan permainan rangking 1.

Hal itu dilakukan untuk memperkenalkan kembali kepada anak-anak sehingga tidak terlalu fokus pada smartphone yang merajai pola pikir anak saat ini.

Pada kesempatatan itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta anak-anak untuk memiliki cita-cita yang tinggi, bahkan dirinya berharap bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten Gowa.
"Semua anak harus memiliki cita-cita setinggi langit, karena anak-anak yang ada disini bisa jadi yang akan melanjutkan kepemimpinan kami di Kabupaten Gowa dimasa yang akan datang," ungkapnya.


Selain itu, Adnan menyampaikan, pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Gowa melalui program prioritasnya dibidang pendidikan. 

Olehnya dirinya berpesan kepada para anak agar selalu optimis dan selalu gembira serta belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-citanya.

" Selamat memperingati hari anak nasional, pesan saya untuk anak-anakku pada saat bermain bermainlah dengan senang hati dan bergembira bersama kawan-kawan namun jangan lupa saat belajar, belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh untuk dapat meraih cita-cita kalian," harap orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah berharap Setelah kegiatan ini, maka kedepannya semua pemenuhan hak anak dapat terwujud, dan permainan tradisional dapat dilaksanakan kembali di masing-masing keluarga.


" Tentunya kami berharap diperingatan hari anak ini sesuai tema kita anak indonesia kita bergembira, maka tidak ada lagi anak yang bersedih dan hak anak yang pertama bisa terpenuhi yaitu harus gembira," pungkasnya.

Disela peringatan hari anak ini, diserahkan kartu anak untuk anak disabilitas kabupaten Gowa oleh Bupati Gowa. Sekadar diketahui kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Gowa, Kepala Kejaksaan Negeri, Sekda Gowa, Pimpinan SKPD Pemkab Gowa dan 100 anak SD, SMP yang tersebar di Kabupaten Gowa.(NH). 

Selasa, 17 September 2019

Program Nasional KotaKu, Kab. Gowa Raih Capaian Tertinggi


Teropongsulawesi. Com - Humas Gowa - Kabupaten Gowa raih terbaik pertama nasional, pelaksanaan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Program Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) se-Wilayah 3 meliputi Pulau Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, dan Papua dari Kementerian PUPR RI, di Jasmine Hall Claro Hotel Makassar, Selasa (17/9).

Kerja keras yang ditunjukkan Pemkab Gowa dan KotaKu melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di 14 kelurahan di Kecamatan Somba Opu dan Pallangga menuai hasil. Hal itu terbukti dari upaya dan usahanya mengubah kawasan kumuh menjadi kawasan permukiman yang bersih dan layak huni.

Penghargaan yang diserahkan langsung Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR RI, Didiet Arief Akhdiat, mengatakan Program Kotaku ini bertujuan untuk menuntaskan kekumuhan dengan menyediakan infrastruktur permukiman, dan meningkatkan kualitas permukiman yang layak huni dan berkelanjutan.

" Kami berharap Pemerintah kabupaten/kota untuk selalu bersinergi dalam menuntaskan kekumuhan di Indonesia, apalagi program KotaKu ini akan berakhir tahun 2022 sehingga dibutuhkan strategi untuk mewujudkan lingkungan yang layak huni berkelanjutan," jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas capaian Kabupaten Gowa dalam menuntaskan kekumuhan didaerahnya, terbukti dengan diperolehnya penghargaan dari Kementerian PUPR.

" Selamat kepada Kabupaten Gowa, kami Pemprov Sulsel sangat bangga dan mengapresiasi semangat Pemkab Gowa ini capaian yang luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin sekaligus menerima langsung penghargaan tersebut mengaku sangat bersyukur. Menurutnya penghargaan yang diraih ini atas kerja sama dan kerja keras seluruh elemen satuan kerja yang berkolaborasi dengan Pemkab Gowa. 

"Alhamdulillah ini berkat kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak khususnya Kotaku dan Pemkab Gowa dalam hal ini Pak Bupati dan Pak Wabup," ujarnya.

Dikatakan Abdullah, capaian ini sejalan dengan bukti nyata dilapangan, karena hingga saat ini program KotaKu terus berjalan untuk mempercepat penanganan kumuh perkotaan. "  Pastinya bukti nyata bahwa KotaKu di Gowa sudah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, dan hasil ini juga tidak terlepas dari dukungan Bapak Bupati Gowa dan Pak Wabup yang selalu memberikan perhatian serta dukungan atas program ini, kami berharap capaian ini menjadi motivasi tersendiri untuk dapat dipertahankan bahkan jika perlu ditingkatkan," harapnya.

Terpisah, Koordinator KotaKu Wilayah 4 Sulsel (Gowa, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Selayar), Nurliah Ruma mengatakan semua ini mampu diraih karena kerja keras tim korkot, BKM dan Pemkab Gowa di semua level dan sektor terkait.

"Yang terpenting prestasi ini ada karena support bapak Bupati dan Wakil Bupati Gowa juga bapak Sekkab Gowa terlebih proaktifnya masyarakat dalam melaksanakan program ini sebagai pelaku utama dalam mengikis dan menghilangkan kekumuhan di lingkungannya masing-masing. Komitmen bapak Bupati Gowa yang sangat luar biasa diapresiasi oleh pihak pusat dan pemerintah Provinsi Sulsel baik bapak Gubernur maupun Wakil Gubernur Sulsel," bebernya.

Dijelaskna Nurliah Ruma, efek dari program yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat ini cukup tampak. Peran masyarakat sungguh antusias dalam mewujudkan keinginan melihat lingkungannya bersih dan tertata.

Dalam program yang mengantar Kabupaten Gowa meraih juara pertama se Indonesia karena menyangkut penilaian semua aspek termasuk administrasi, giat lapangan dan penggunaan anggaran.

"Saya kurang tau pasti bagaimana indikator penilaian pusat, tapi yang jelas Gowa juara. Setau saya Gowa itu mampu membangun komitmen dengan Pemerintah Kabupaten Gowa. Yang jelas saya katakan bahwa Kotaku Gowa itu tercepat penyerapan anggaran dan progres pekerjaan fisiknya di lapangan serta kelengkapan dokumen-dokumen data dan lainnya. Saya sangat bersyukur karena prestasi ini dan Kotaku Gowa tidak akan berhenti sampai disini. Saya berharap kekumuhan di Gowa betul-betul titik nol alias tidak ada kumuh lagi," tambah Nurliah.

Dalam program nasional ini, Kotaku Gowa tercatat sebagai salah satu dari 38 kabupaten/kota di 12 provinsi di Indonesia yang melaksanakan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Dari 38 daerah pelaksana itu, Gowa yang tertinggi capaian progres pelaksanaannya.

Sabtu, 20 Februari 2021

Pembukaan Ranting INKANAS Baruga Pendidikan Indonesia Kelurahan Cellu Tahun 2021



Bone (Sulsel), Teropongsulawesi.com, -Founder BPI Senpai Muldhy Muldiyana telah menggelar kegiatan pembukaan ranting baru di kelurahan cellu, Sabtu (20/2/2021).

Kegiatan ini dihadiri dan di buka secara langsung oleh Pengurus Majelis Sabuk Hitam INKANAS  Senpai Asgar Hattape, S.pd serta jajaran Pengurus dan pelatih diantaranya senpai Ramlan, Senpai Akbar, Senpai Ardian, Senpai Bunga dan para orang tua atlit turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutan Majelis Sabuk Hitam INKANAS memberikan  penekanaan mainsed orang tua atlit bahwasanya ketika masuk karate, tidak serta merta untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, bahkan ketika menjadi atlet seorang karateka yang dinialai semakin berisi maka mestinya akan semakin menunduk, jika hal ini di ibaratkan sebatang padi maka padi tersebut semakin berisi semakin menunduk, sama halnya dengan seorang Karateka. Papar Senpai Asgar.

Lanjut mantan juara nasional ini mengatakan bahwa, bahkan seorang karateka tidak ingin di ketahui bahwa dirinya adalah sang karateka, terang Senpai Asgar Hattape.

Sementara itu, Laporan Pelatih Senpai Muldhy Muldiyana menyampaikan bahwa terdapat 20 atlit yang telah bergabung atau mendaftar di INKANAS BPI Cellu, diantaranya pra usia dini, hingga junior, bebernya.

Muldhyana berharap kepada pelatih semoga bisa membina dan membimbing serta mencetak atlet yang bisa berlaga di kejuaraan nasional maupun kejuaraan international dan terus berprestasi di bidang olahraga khususnya bidang karate maupun di akademik, Imbuh pelatih berhijab ini.

Dikatakannya bahwa, "Program BPI terdapat beberapa titik binaanya termasuk di Maccope Awangpone, Jl.Biru, dan Kelurahan cellu dan BPI juga bergerak di bidang kemanusiaan, sosial dan pendidikan, ungkap Muldyana.

Dikesempatan pembukaan tersebut, Alumni S2 Universitas Negeri Jakarta ini berharap kepada tokoh agama  setempat (Ustadz  Mukrim, red) untuk memberikan inspirasi dirinya berdasarkan pengalaman dari awalnya dia berada di tapak suci, kemudian beralih ke black panter dan melanjutkan ke ingkai, hingga berlabuh munuju langkah dari proses pengalamannya sampai akhirnya mendaptkan jati dirinya  di INKANAS dan sudah mendarah daging dibenaknya dan mengharapkan nantinya  atlit karate INKANAS BPI Cellu tetap sukses untuk mengharumkan nama baik bangsa dan negara. pungkasnya. (Red/Mumu).

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved