-->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Rabu, 18 Mei 2022

Tingkatkan Kapasitas Pahami Pertanian Cerdas Iklim, Sejumlah Peserta dari Berbagai Daerah di Sulawesi dan Sumut Ikuti TOT CSA SIMURP



Gowa (Sulsel), Teropongsulawesi.com,-Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku bersama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Perkebunan melaksanakan Pelatihan Training Of Trainers (TOT) Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pelatihan bagi calon pelatih pertanian cerdas iklim proyek Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).

Sebanyak 48 orang Peserta yang mengikuti pelatihan yang terbagi atas para fasilitator dari Penyuluh pertanian, Dosen, Widyaiswara yang telah mengikuti Trainer Of Master (TOM), serts praktisi /fasilitator yang berasal dari berbagai provinsi yang ada disulawesi dan juga berasal dari sumatera selatan.

Pelaksanaan TOT CSA SIMURP diselenggarakan di Aula Hasanuddin Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Rabu (18/05/2022).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pernah menyampaikan agar materi yang didapat di ToT CSA proyek SIMURP bisa diterapkan dengan baik dalam pertanian.

“Keterlibatan penyuluh dari BPP Kostratani dalam ToT CSA Proyek SIMURP, kita harapkan bisa juga diimplementasikan di lapangan.

"Penyuluh harus bisa menjadi trainer, atau pelatih, bagi petani dalam menjalankan pertanian cerdas iklim,” tutur Mentan SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan ToT CSA SIMURP bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta tentang pertanian cerdas iklim serta mempersiapkan peserta TOT sebagai fasilitator kegiatan Trainer Of Farmers (ToF).

“ToT CSA proyek SIMURP ini menjadi modal bagi penyuluh di BPP Kostratani untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Oleh karena itu, penyuluh kita minta bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat di ToT kepada petani di lapangan,” tuturnya

Dedi Nursyamsi menghimbau, agar proyek SIMURP yang difokuskan pada kegiatan Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim dapat berjalan baik, dan perlu dukungan banyak pihak.

“Dukungan itu bisa berasal dari sumber daya manusia pertanian yaitu penyuluh atau petugas dan petani yang handal dan tentunya telah mengikuti pelatihan melalui Training Of Trainers (TOT) berbasis CSA,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Batangkaluku Fitriani, berharap pelatihan TOT berbasis CSA ini agar bisa memberikan manfaat kepada penyuluh dalam meningkatkan pengetahuan dan turut berdampak pada peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dengan cerdas memanfaatkan iklim.


“Peserta harus serius dan memanfaatkan kegiatan ToT CSA SIMURP dengan sungguh-sungguh dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh peserta,” katanya.

Ia juga meyampaikan bahwa peserta yang mengikuti ToT CSA inilah yang akan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini di lapangan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Imran Jausi mengharapkan pelatihan ToT CSA SIMURP dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme peserta yang mengikuti kegiatan.

“Dan peserta ini nantinya dapat berperan maksimal dalam meningkatkan produksi, produktivitas dan efisiensi di dalam tanaman pangan kita agar berkualitas dengan baik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Imran Jausi dan Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Batangkaluku Fitriani, secara simbolis memberikan ATK kepada peserta dari Angkatan I dan II.

ToT CSA SIMURP menghadirkan narasumber dari Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM Pertanian Kementrian Pertanian, Kepala Pusat Penyuluh Pertanian BPPSDMP, Kepala Pusat Pelatihan BPPSDMP, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sul-Sel, dan akademisi dari Universitas Hasanuddin.

Proses belajar mengajar dilaksanakan dengan tatap muka di kelas maupun di lapangan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Diharapkan agar tujuan dari kegiatan pelatihan ini daat meningkatkan kapasitas dalam memahami pertanian cerdas iklim utamanya pada proyek simurf, mempersiapkan petani untuk menjadi pelatih/narasumber/fasilitator platihan Trainer Of Farmer (ToF) di berbagai wilayah naungan peserta masing-masing.

(Tim humas bbpp-bk/ILM.YLN)

Selasa, 17 Mei 2022

Puan : Sebelum Naikkan Harga BBM dan Tarif Listrik Ini Yang Mesti Diperhatikan

Ketua DPR RI Dr Puan Maharani (Ist).

Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi masyarakat sebelum mengambil kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar, elpiji serta tarif listrik  yang dipicu lonjakan harga minyak mentah dan gas alam dunia. 

Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengungkapkan terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan di masyarakat saat ini. 

Masyarakat berharap berbagai harga kebutuhan pokok semakin terjangkau setelah pendemi mereda. 

"Kenyataannya, justru pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mencekik masyarakat menengah ke bawah. 

"Oleh karena itu, apa yang diharapkan oleh Ibu Puan itu menjadi benar. 

"Sebelum menaikkan atau menetapkan kebijakan pemerintah harus melihat realitas yang ada, supaya kebijakannya tidak terkesan elitis," ujar Trubus.

Menurutnya, segala kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus memperhatikan suasana kebatinan yang ada di masyarakat dan kondisi riil yang dihadapi. 

Hal itu patut dilakukan agar pemerintah tidak berhadapan langsung dengan resistensi masyarakat.

Menurut Trubus, ada langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah agar kebijakan kenaikan BBM tidak mengakibatkan gejolak publik. 

Pertama, pemerintah harus mampu mengedukasi masyarakat terkait kebijakan penaikan harga BBM, dari dasar kebijakan, kondisi nasional dan global, hingga dampak dan antisipasi dari dampak yang ditimbulkan. 

"Pemerintah harus memperbaiki komunikasi publik. Jadi masyarakat diberikan edukasi," lanjutnya.

Kedua, pemerintah harus memperhatikan kebutuhan masyarakat terdampak dengan membuat jaring pengaman sosial yang kuat. 

Jaring pengaman sosial itu berupa stimulus ataupun paket peringanan untuk mendorong masyarakat semakin produktif, Utamanya untuk sektor UMKM dan padat karya. 

"Pemerintah harus menyiapkan segala jaring pengaman sosial," tegasnya.

Jaring pengaman sosial juga harus diarahkan pada hal produktif untuk masyarakat di perkotaan dan pedesaan. 

"Jadi masyarakat sekarang ekonominya ekonomi kerakyatan saja, ekonomi dari basis bawah," sambungnya.

Jangan BLT

Meski demikian, Trubus tidak sepakat jika pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) akibat kebijakan penaikan harga BBM.

"Tapi jangan BLT itu. BLT kan suasananya sudah gak cocok lagi, Karena kemarin pandemi, sekarang masyarakat sudah bermobilitas. 

Jadi kebijakan yang lebih tepat menstimulus masyarakat untuk memperoleh keringanan misalnya untuk pupuk, kebutuhan pertanian," tegasnya.

Trubus menyarankan pemerintah untuk melakukan efisiensi dengan mengevaluasi pengeluaran negara yang berjumlah besar seperti untuk belanja pegawai dan pembangunan. 

Pembiayaan infrastruktur bisa dilakukan melalui skema yang melibatkan pihak ketiga sehingga tidak membebani keuangan negara.

"Pemerintah melakukan efisiensi. Misalnya untuk ASN yang anggarannya besar. Hal-hal yang terkait dengan pembangunan dievaluasi dulu," sambungnya.

Meski demikian, pemerintah disarankan untuk menstabilkan dahulu harga kebutuhan pokok, dibanding langsung menaikkan harga BBM.

"Kalau menurut saya distabilkan dulu harga. Jadi masyarakat ada kesiapan secara mental dalam menghadapi dinamika situasi yang bergejolak itu," pungkasnya.

Sementara itu, kata Ekonom INDEF, M Rizal Taufikurahman mengharapkan pemerintah diharapkan menahan rencana kenaikan gas elpiji 3 kg. 

“Rumah tangga menengah kebawah sudah pakai itu dan sangat sensitif dengan perubahan harga. 

"Kalau menengah kebawah tertekan karena elpiji 3 kg dicabut, nah ini akan menggerogoti konsumsi dan daya beli masyarakat,” ujarnya, selasa (17/5). 

Lalu untuk rencana kenaikan harga BBM, Rizal mengatakan pemerintah perlu mengkaji betul, mengetahui untung dan rugi, memanfaatkan peluang yang ada. 

Selama ini kata dia, pemerintah mendapat keuntungan dari ekspor minyak mentah dan mengimpor balik ke dalam negeri. Namun keuntungan tersebut apakah cukup untuk membiayai subsidi BBM. 

Pada prinsipnya, dalam merencanakan kenaikan harga, harus diperhatikan betul dampaknya kepada masyarakat. 

“Kita tidak mengorbankan konsumsi rumah tangga yang jelas jelas mempengaruhi transmisi dan mekanisme ekonomi dalam negeri.” ujar Rizal. 

Pemerintah perlu menjaga pergerakan harga dalam negeri, agar ekonomi yang tengah tumbuh ini terus bergerak maju. (***)

Published : HB

Begini Sosok Fatmawati Soekarno di Mata Puan Maharani

Fatmawati Soekarno dan Puan Maharani (Ist).

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Tepat hari ini, 42 tahun lalu, Indonesia kehilangan ibu negara pertamanya, Fatmawati. Ia meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 pada usia 57 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekkah.

Cucu Fatmawati, Puan Maharani, mengenang neneknya itu sebagai sosok yang membanggakan.

"Ibu Fatmawati selain menjadi kebanggaan keluarga kami, beliau juga adalah sosok kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan kebanggaan bangsa Indonesia," kata Puan, Sabtu (14/5/2022).

Puan pun selalu menjadikan sosok Fatmawati sebagai inspirasi.

Perjuangan Fatmawati yang mendukung Soekarno dalam memproklamirkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dinilai Puan tak hanya sekedar pengabdian istri kepada suami, namun juga seorang warga kepada negara dan bangsanya.

"Salah satu cerita yang paling menginspirasi dari Ibu Fatmawati adalah bagaimana ia turut menjahit bendera merah putih, yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan," kata mantan Menko PMK ini.

Puan mengisahkan, saat itu untuk mendapatkan bahan kain merah dan putih dalam ukuran sebesar bendera bukan lah hal yang mudah.

Barang-barang eks impor semuanya berada di tangan Jepang.

Fatmawati pun harus meminta bantuan Shimizu, orang yang ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai perantara dalam perundingan Jepang-Indonesia.

Shimizu lalu mengusahakannya lewat seorang pembesar Jepang, yang mengepalai gudang di Pintu Air di depan eks Bioskop Capitol.

Dengan susah payah Fatmawati akhirnya mendapatkan bahan kain itu dan menjahitnya.

"Bendera itulah yang berkibar di Pegangsaan Timur saat proklamasi kemerdekaan Indonesia," kata perempuan pertama yang menjadi Menko di Indonesia ini.

Fatmawati menghabiskan waktunya untuk menjahit bendera itu dalam kondisi fisik yang cukup rentan.

Pasalnya, Fatmawati saat itu sedang hamil tua dan sudah waktunya untuk melahirkan putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra.

Fatmawati menjahit bendera itu secara berangsur-angsur dengan mesin jahit Singer yang dijalankan hanya dengan tangan saja.

Sebab dokter melarang ia menggunakan kaki untuk menggerakkan mesin jahit.

Tak jarang, Fatmawati menitikkan air mata kala menjahit bendera itu.

Namun, Fatmawati tak berhenti menjahit bendera itu hingga rampung karena meyakini Indonesia akan segera merdeka dalam waktu dekat.

"Bagi saya, Ibu Fatmawati adalah sosok yang mempunyai visi dan pandangan jauh ke depan. Atas jasa Beliau, kita bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka merah putih yang dijahit dengan tangan Beliau sendiri dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka," kata Puan. (*)

Puan Maharani Bicara Dampak Global Pelarangan Ekspor CPO Hingga Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Puan Maharani saat kunjungi salah satu pasar tradisional (Ist).

Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Akibat kelangkaan pasokan minyak goreng di tanah air, akhirnya mulai tanggal 28 April 2022 Pemerintahan presiden Joko Widodo melarang ekspor produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), minyak sawit merah atau red palm oil (RPO), palm oil mill effluent (POME), serta refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein dan used cooking oil untuk batas waktu yang tidak ditentukan.

Menyikapi kelangkaan minyak goreng di tanah air usai kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) diberlakukan Ketua DPRRI Dr. (H.C) Puan Maharani menegaskan persoalan minyak goreng yang berkepanjangan dapat berpengaruh terhadap ketertiban umum yang berdampak luas. 

Pelarangan  sementara ekspor minyak goreng ini menunjukkan keberpihakan yang kuat dari pemerintah untuk memprioritaskan kepentingan rakyat. 

"Oleh sebab itu, setiap pelanggaran yang terjadi akan ditindak dengan tegas. 

Pemerintah akan tegas menindak siapa saja yang melanggar keputusan tersebut.

Pelarangan ekspor minyak sawit ini tentu saja berdampak sangat besar pada perekonomian global, mengingat Indonesia adalah negara pengekspor minyak sawit terbesar di dunia.

Tahun lalu saja (2021) nilai ekspor minyak sawit Indonesia mencapai USD 35,5 Milyar dari penjualan global 26,9 Juta Ton minyak sawit dengan pasar terbesarnya adalah China (4,7 Juta Ton), Uni Eropa (4,0 Juta Ton), India (3,03 Juta Ton) dan Pakistan (1,6 Juta Ton).
Awalnya dunia berharap Indonesia dapat menjadi stabilisator harga di pasar minyak goreng dunia yang terganggu akibat pasokan minyak biji bunga matahari dari Ukraina dan Russia terhenti karena perang dua negara tersebut.

Sedangkan pemasok besar lainnya adalah negara Kanada yang sayangnya sedang mengalami gagal panen biji bunga matahari akibat cuaca yang ekstrim.

Cuaca ekstrim juga mengganggu panen dan produksi subtitusi minyak goreng lainnya yang berbahan baku dari kacang kedelai asal negara2 Amerika Selatan.
 
Jadilah harga minyak sawit naik sejalan dengan kelangkaan minyak biji bunga matahari tersebut dan harga pasar dunia yang naik menggiurkan ini dimanfaatkan oleh para usahawan minyak sawit untuk menggenjot ekspor mereka seraya melupakan keamanan suplai pasar domestik.

Lihat saja harga CPO yang pada bulan juli 2021 sebesar USD 780 per Ton pada saat ini menjadi USD 1.600 . Ini adalah masa keemasan minyak sawit.
 
Akibat Pelarangan ekspor minyak sawit Indonesia ini terjadi gelombang kekacauan pada rantai suplai mulai dari rumah tangga, usaha makanan, restaurant hingga  industri global khususnya industri  turunan yang menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakunya.
 
Minyak goreng hilang dari rak rak supermarket Rewe, Aldi, Edeka di Eropa dan Walmart, Stop & Shop, Safeway Amerika.

Restaurant dan bisnis makanan mulai dari Inggris, India hingga ke Korea Selatan yang menggunakan minyak goreng tampak K.O. terkena pukulan telak dua kali yakni : Pandemi Covid 19 dan langkanya minyak goreng.

Perusahaan-perusahaan Farmasi dan Sabun serta jenis perusahaan lainnya yang berbahan baku minyak sawit di China tampak mengurangi produksinya.

Sebuah komoditi yang pernah dianggap remeh oleh Uni Eropa dengan cara pelarangan peredarannya di U.E. saat ini telah nyaris melumpuhkan berbagai bidang usaha dan perekonomian dunia.
 
Naiknya harga minyak goreng mempengaruhi kenaikan disegala sektor dan pada akhirnya menyumbang angka Inflasi global. Sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia Indonesia mempunyai potensi penguasaan sumber energi bahan bakar diluar energi fossil minyak bumi.

Minyak sawit telah menjadi primadona sumber Biofuel masa depan.
 
Oleh karena itu, kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tanah air dan dunia harus kita anggap bukan sebagai malapetaka atau ironi negara produsen minyak goreng terbesar, akan tetapi sebagai pemanasan untuk perbaikan regulasi dan tataniaga sekaligus tatakelola dari hulu ke hilir pertanian dan industri minyak sawit sang juara dunia.


Oleh : Mirah Kusumaningrum, Pengamat Ekonomi Rakyat, Tinggal di Jawa Timur

Published : HB

Soppeng Raih WTP Sebanyak 8 Kali Berturut-turut, Bupati Andi Kaswadi Bilang Begini


Makassar, Teropongsulawesi.com,-Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak bersama Ketua DPRD Kab. Soppeng H. Syahruddin M. Adam, S.Sos, MM menghadiri acara Penyerahan LPH (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 yang berlangsung di Auditorium Lantai 2, BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (17/05/2022). 

Selain Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dalam kegiatan yang digelar BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini juga di hadiri dari beberapa Kabupaten lain antara lain Kab. Luwu Timur, Kab. Luwu Utara, Kab. Luwu, Kab. Bone dan Kab. Sinjai. 

Acara diawali dengan  penandatanganan Berita Acara Serah Terima serta penyerahan LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA. 2021 oleh semua Bupati dan Ketua DPRD yang hadir. 

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulawesi Selatan, Paula Henry Simatupang dalam sambutannya mengatakan, "kami berterima kasih kepada bapak/ ibu semua yang menghadiri undangan kami untuk menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021 yang merupakan salah satu amanah  konstitusi yang harus kita lakukan dimana BPK  selambat-lambatnya 3 bulan telah menerima laporan keuangan dari pemerintah daerah setelah Tahun Anggaran berakhir. 

"Oleh karena itu, salah satu tugas konstitusi yang penting ini dibuat dalam rangka transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah, sehingga apa yang kita lakukan hari ini bukanlah akhir dari segalanya bahwa penyusunan laporan keuangan adalah salah satu bentuk laporan  pertanggung jawaban kepala daerah dalam mengemban  amanah.

"Pemeriksaan BPK atas laporan keuangan ini mengacu pada beberapa hal diantaranya yaitu kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintah serta kepatuhan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Melalui acara ini kami mencoba membangun suatu kesadaran bahwa laporan keuangan ini akan terbawa seterusnya jika dikelola dengan baik atau  tidak baik.

Pada kegiatan tersebut, Kabupaten Soppeng sekali lagi menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke 8 (delapan) kali berturut-turut.

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak usai menerima penghargaan Opini WTP pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima ini kami persembahkan untuk masyarakat Kab. Soppeng, dan kami berharap agar kedepannya pengelolaan keuangan ini dapat semakin lebih baik dengan dukungan semua pihak khususnya kepada seluruh aparat Pemerintah Kabupaten Soppeng atas kerja ikhlasnya sehingga WTP 8 kali berturut-turut dapat diraih.

(Red)

Ini Penyampaian Penting Pasi Pers Kodim 1423 Soppeng Saat Tausiyah di Masjid Nurul Mubiin Bersama Satgas TMMD ke 113


Soppeng, Teropongsulawesi.com, ,- Dalam pelaksanaan TMMD ke 113 Tahun 2022, Kodim 1423 Soppeng melalui Pasi pers Kapten Inf Irfan Nasir memberikan tausiah atau semacam wejangan kepada para personil satgas TMMD yang dihadiri para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat umum jamaah Masjid Nurul Mubiin di Dusun Atakka Desa Mariorilau kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Selasa malam (17/5/2022).

Dalam kesempatannya, Pasi Pers Kodim 1423 Soppeng Kapten Inf Irfan Nasir menghimbau agar senantiasa kita khususnya umat Islam untuk rajin bersedekah, baik dalam bentuk harta maupun dengan pikiran atau tenaga, ujarnya. 

Ia menuturkan bahwa di dalam berbuat itu, Hati kitalah yang mengendalikan otak,
bukan otak yang mengendalikan hati kita, katanya.

"Untuk itu peliharalah hati kita agar selalu dengan hal yang baik, Imbuhnya.

Kapten Irfan Nasir juga menghimbau untuk senantiasa meningkatkan kualitas sholat kita, sehingga ia menghimbau
dirikanlah sholat dalam kondisi apapun karena sholat adalah tiang Agama.

"Barang siapa yang tidak  melaksanakan sholat maka ia meruntuhkan Agama, tandasnya.

Kata Dia"Bekas sholat itu adalah mencegah perbuatan keji dan mungkar, paparnya.

Terakhir dikatakan, "Amal yang pertama dihisap Allah SWT itu adalah Sholat, olehnya itu laksanakanlah Sholat secara berjamaah yang juga sebagai upaya untuk memakmurkan Masjid, pungkasnya.

(Red)

Hari Ke 6 TMMD ke 113 Kodim 1423 Soppeng, Ini Yang Dilakukan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,- Memasuki hari ke-6 TMMD ke 113 Kodim 1423 Soppeng kembali melakukan rutinitas personel yang tergabung satgas TMMD ke-113 dengan melaksanakan pengecekan sebelum masuk ke sasaran yang telah ditentukan di Lingkungan Desa Labessi dan Dusun Atakka Desa Mariorilau  Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Selasa (17/5/2022) pukul 08.14 WITA.

Sebelum berangkat ke lokasi satgas TMMD tidak lupa berdoa dan berharap semoga dalam pelaksanaan tugas diberikan kesehatan dan kekuatan agar  tugas dapat terlaksana dengan baik.

Letda Inf Isran (Danton  SSK 1) dalam kesempatannya memberikan penekanan kepada personel satgas TMMD bahwa hari ini kita telah memasuki hari ke 6, ujarnya.

Danton SSK 1 menegaskan kepada para personel satgas agar memaksimalkan pekerjaan yang telah ditentukan agar target pekerjaan dapat tercapai sesuai harapan.

Ledda Ind Isran juga menekankan agar tetap memperhatikan faktor keamanan, tegasnya.

Adapun yang di kerjakan pada hari ke-6 TMMD ke-113 T.A. 2022. Menghubungkan antara Jln. Atakka Desa Mariorilau dengan Lingkungan Labessi Kelurahan Labesi Kec9 Marioriwawo Kabupaten Soppeng yakni sebagai berikut : 

Pengerasan jalan tani menghubungkan Lingkungan Labessi dengan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang 5.000 meter, pekerjaan saat ini sudah mencapai  1100 m, pembuatan mal cor plat  Duiker 1 titik dan penimbunan jalan dengan Persentase pembangunan 22%.

Selain itu juga Pengerasan jalan tani Dusun Sekkang Kampung Taritie yang menghubungkan jalan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang 4.500 meter, pekerjaan saat ini sudah mencapai 900 m dengan persentase 20%, beber Dan SSK 1 Letda Inf Isran menutup.

(Red)

Senin, 16 Mei 2022

Polres Soppeng Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Dengan 7 Tersangka




Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar press release pengungkapan kasus terduga peredaran narkoba yang dilangsungkan di Aula Aspol Watansoppeng, Selasa (17/5/2022).

Press release pengungkapan kasus narkoba tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita, S.IK yang didampingi Kasat Narkoba AKP La Ode Rahmad, SE dan sejumlah personil satuan narkoba polres Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita menyampaikan bahwa melalui Satuan narkoba polres Soppeng berupaya menekan kasus narkoba maupun upaya-upaya pengembangan.

Melalui informan Satuan Narkoba, Polres Soppeng mengungkap tersangka Indra alias Loke bin H Kamaruddin warga jalan batu massila Watansoppeng melakukan pembelian di wilayah Kabupaten Pinrang, penangkapan dilakukan di Desa Panincong kecamatan Marioriawa.

Setelah di tangkapnya tersangka Indra dilakukan pengembangan akhirnya di tangkap Ismail Alias Andolong bin Asis (warga Sidrap) dan dikembangkan lagi kemudian ditangkap Imran alias Bolang bin Dahlan ditangkap di Sidrap.

"Aldy Prayudi alias Aldy bin Chaeruddin warga sidrap di tangkap di Sidrap yang merupakan tersangk keempat, ujar Kapolres Soppeng.

Dilakukan kembali pengembangan akhirnya di Sidrap diamankan atas nama jumaidi alias Budi bin Sirajuddin warga sidrap yang merupakan tersangka kelima, terang Kapolres AKBP Santiaji Kartasasmita.

Beberapa tersangka ini merupakan pengedar-pengedar kecil sehingga polres Soppeng berupaya menangkap bandar besar, katanya.

Ditersangkakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayt q UU No 36 tahun 2009 tentang Narkotika yang diduga jaringan pengedarn dengan acaman 20 tahun dan minimal 6 tahun paling singkat 4 tahun, jadi ada 5 orang dalam kasus ini berdasarkan laporan polisi tertanggal 29 April 2022.

Kemudian kasus selanjutnya berdasarkan laporan polisi tertanggal 15 Mei 2022 dengan TKP di Cabenge Soppeng dengan barang bukti 3 shachet dengan berat seluruhnya 1, 15 gram dengan tersangka atas nama Sahhrul alias Aco bin Sukarman warga Desa Marioritengah kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.

Ini melakukan penjualan 3 shaset narkoba 1,15 gram, jelas Kapolres Soppeng.

Selang 1 hari kembali mengungkap peredaran sabu dengan TKP Marossa kelurahan ujung kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng.

Terjadi transaksi sebesar 3 gram kepada tersangka Supriadi bin kacong sebesar 3 gram senilai 4,3 juta yang didapatkan di tubuh tersangka dan sabu dengan berat seluruhnya sebesar +- 21,80 gram.

"Total yang kita amankan pada Supriad warga kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone dengan barang bukti yang di duga sabu-sabu sebesar 21,80 gram, terang Kapolres Soppeng.

Dikembangkan kembali dengan hasil penusuluran berasal dari wilayah Palopo dengan notabene dikendalikan di dalam lapas Palopo atas nama Napi Feri.

Jadi kita butuh koordinasi dan kerjasama dengan lapas dan jajaran polres Palopo dalam pengembangan.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita mengungkapkan bahwa ini adalah kasus terbesar selama 2 tahun terakhir.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita meminta dan berharap kepada rekan pers dan masyarakat untuk senantiasa memberikan informasi terkait dengan peredaran Narkoba di wilayah hukum polres Soppeng.

Semua barang bukti tersebut akan kami kirimkan ke Laboratorium Polda Sulsel untuk mengetahui kadarnya.

Terkait kasus ini, Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita juga mengatakan kedepan akan kami lakukan sosialisasi kepada pelajar untuk menekan kasus pengguna dan pengedar narkoba, pungkasnya.

(Ismail/JOIN)

Meski Jalur Yang Sulit Disertai Hujan Tak Surutkan Langkah Nyata Personil TMMD ke 113 Kodim 1423 Soppeng



Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Memasuki hari kelima pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 113 Kodim 1423 Soppeng terus berlangsung dengan semangat bersatu dalam kebersamaan dengan titik lokasi di wilayah kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng yang melibatkan 90 personil, Senin (16/5/2022).

Seperti hari sebelumnya setiap kegiatan diawali dengan apel pagi sebelum pelaksanaan kegiatan yang dipimpin oleh Komandan SSK Kapten Inf Feni Maela.

Kapten Feni Maela dalam apel pagi tersebut menekankan kepada para personil yang terlibat agar mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan saat melaksanakan kegiatan, ujarnya saat pengecekan personil.

Ia juga berharap di lokasi TMMD ke 113 ini untuk terus diaktifkan kebersamaan para personil bersama masyarakat sekitar dalam pelaksanaan kegiatan.

Meski Jalur yang sulit untuk sampai ke lokasi yang cukup jauh dengan medan yang begitu ekstrim yang disertai dengan hujan, namun para personil terus bersemangat dengan jiwa juang dalam membangun demi kesejahteraan masyarakat akhirnya tiba di lokasi.

Adapun kegiatan yang di kerjakan pada H+5 TMMD ke-113 T.A. 2022. yakni yang menghubungkan antara Jln. Atakka Desa Mariorilau dengan Lingkungan Labesi Kelurahan Labesi Kecamatan Marioriwawo. Kabupaten Soppeng yaitu Penggalian untuk tempat pemasangan Plat Duiker sepanjang 2 m untuk masing masing kiri / kanan, 2. Pengerasan jalan tani menghubungkan Lingkungan Labessi dengan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang 5.000 meter perkerjaan mencapai 1000 m, pekerjaan mencapai (20%).

Selain itu, 3. Pengerasan jalan tani Dusun Sekkang Kampung Taritie menghubungkan jalan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang 4.500 meter dan pekerjaan mencapai 810m (18%) dan Pembuatan saluran air / Talut pada sasaran 1 menghubungkan Lingk. Labessi dengan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang masing masing 100m kiri/kanan.

Kapten Inf Feni Maela mengatakan, "Kami berharap dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ke 113 ini terus berjalan lancar dan pekerjaan setiap harinya mencapai target, ujar DAN SSK (Komandan Satuan Setingkat Kompi).

"Begitupun kepada para personil dan masyarakat yang terlibat agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan serta semangat membangun yang tinggi demi untuk berbuat yang terbaik dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, pungkasnya.

(Red/Ismail/JOIN).

Minggu, 15 Mei 2022

Menyambut Kades Baru, Masyarakat Desa Bakaran Batu Adakan Giat Bersih-bersih



Teropongsulawesi.com,- Dalam rangka sambut Kades Terpilih yang akan resmi menjabat sebagai Kepala Desa Bakaran Batu yang baru pada tanggal 20 Mei 2022, masyarakat Desa Bakaran Batu adakan giat Bersih-bersih Desa.

Kegiatan yang diadakan disepanjang jalan Utomo Dusun II, III Desa Bakaran Batu diikuti berbagai unsur elelemen masyarakat, baik dari perangkat Desa, pemuda Desa dan tokoh masyarakat.



Jelang pelantikan Kades Terpilih yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2022 mendatang, kami bersama berbagai unsur masyarakat adakan giat bersih Desa sambut Kepala Desa Baru, demikian disampaikan Bulian selaku Kaur Pemerintahan disela-sela kegiatan. Minggu (15/05/22).

Kedatangan pemimpin baru di Desa kita tentu harus disambut dengan suka cita dan kegembiraan bersama warga. Desa juga harus berbenah diri agar terlihat indah dan bersihnya, lanjut Bulian.

Pun demikian, Kegiatan bersih Desa ini akan menjadi agenda rutin kedepannya, bukan sebatas hari ini kita lakukan jelang kedatangan pimpinan baru di Desa kita, terang nya.

Diwaktu yang sama, Rohman tokoh Masyarakat Desa Bakaran Batu mengatakan kegiatan ini adalah inisiatif masyarakat Desa untuk berbenah menyambut Kades Terpilih nantinya yang akan dilantik pada tanggal 20 Mei mendatang.

Dirinya menyebut, dalam waktu beberapa hari kedepan lagi Desa Bakaran Batu akan memiliki pemimpin baru, maka hari ini Desa kita siap memberikan sambutan nantinya, jadi melalui nilai-nilai Gotong Royong tersirat pesan bahwa Desa Bakaran Batu adalah Desa yang memiliki masyarakat yang majemuk dan berkerukunnan, hal ini sesuai dengan pesan Kepala Desa Terpilih agar kedepannya program kemasyarakatan terus diprioritaskan salahsatunya adalah kegiatan gotong-royong, tutup warga Dusun II Desa Bakaran Batu ini kepada awak media.

Melalui amatan awak media, skala prioritas dalam giat gotong royong yang dilakukan hari ini adalah pembersihan drainase dari sampah-sampah yang menyumbat aliran parit dan Pembersihan sampah disepanjang jalan.

Hadir dalam kegiatan bersih desa, Kepala Desa Terpilih Muslim Susanto, Ketua BPD Desa Bakaran Batu Rino, Rohman selaku Tokoh Masyarakat Desa Bakaran Batu, Aiptu Adenen, SH selaku bhabinkamtibmas Desa Bakaran Batu. (Rizky Zulianda)
Published (Issan)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved