TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Sabtu, 07 Maret 2026

Senyum Warga Terima Tajil Gratis Polsek Lalabata, Warnai Sore Ramadhan 2026 1447 Hijriah di Soppeng

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polsek Lalabata bekerja sama dengan Bhayangkari Ranting Lalabata menggelar kegiatan sosial yang menyentuh hati warga. Kegiatan ini berupa pembagian ratusan paket takjil secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (7/3/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Lalabata, Ny. Anggu Mahmuddin. Selain aparat kepolisian dan pengurus Bhayangkari, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi wanita turut hadir untuk memeriahkan momen berbagi ini.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Mahmuddin menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjalankan fungsi pengayoman, perlindungan, dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami berharap pembagian takjil ini dapat sedikit meringankan dahaga warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa, sekaligus mempererat hubungan emosional antara polisi, Bhayangkari, dan masyarakat Lalabata,” ujarnya.

Ratusan paket takjil yang terdiri dari kolak, air mineral, dan makanan ringan langsung disambut antusias warga. Senyum dan ucapan terima kasih mewarnai setiap penerima paket, menunjukkan hangatnya interaksi antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. 

Banyak warga mengaku senang bisa mendapatkan takjil gratis dan merasakan kedekatan dengan anggota Polri yang dikenal sebagai pengayom masyarakat.

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara personel Polsek dan pengurus Bhayangkari Ranting Lalabata. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat dan memperkuat ikatan sosial antaranggota kepolisian dan masyarakat.

Ny. Anggu Mahmuddin menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan program rutin Bhayangkari yang tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Selain berbagi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sosial dan memperkuat citra positif kepolisian di mata masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin mengenal Polri sebagai mitra dan pelindung yang peduli terhadap kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bagaimana institusi kepolisian tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Tindakan sederhana namun penuh makna seperti pembagian takjil ini diharapkan bisa menebar kebaikan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Lalabata, khususnya pada momen penuh berkah di bulan Ramadhan.

(Silviana)

Jumat, 06 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Sat Binmas Polres Soppeng dan Saka Bhayangkara Berbagi Takjil di Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di Jalan Kemakmuran, tepatnya di depan Taman Sutra, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di lokasi. Para personel Sat Binmas bersama anggota Saka Bhayangkara tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara maupun masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Soppeng kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, personel Sat Binmas Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Aula Aspol Polres Soppeng.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu program kerja Saka Bhayangkara Polres Soppeng selama bulan Ramadhan, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan antara anggota kepolisian dan generasi muda.

Selain berbagi takjil, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si bersama jajaran turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Ia mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, sehingga suasana ibadah dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolres Soppeng menyampaikan harapannya agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara.

“Ini bukan sekadar bagi-bagi takjil. Kami juga ingin menanamkan kepada adik-adik Saka Bhayangkara tentang pentingnya berbagi, peduli kepada masyarakat, serta ikut menjaga keamanan lingkungan, apalagi di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan para anggota Saka Bhayangkara dapat semakin memahami nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Soppeng yang telah berbagi menjelang waktu berbuka puasa.

Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(Silviana)

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolres Soppeng Resmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso, Dukung Pembinaan Keagamaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. meresmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003 yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/3/2026).

Peresmian rumah imam tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, terlebih dilaksanakan di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan spiritualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, jajaran pejabat utama Polres Soppeng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan elemen masyarakat lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana sebagai simbol resmi difungsikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pembangunan rumah imam tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Polres Soppeng.

Menurutnya, keberadaan rumah imam menjadi sarana penting dalam mendukung aktivitas ibadah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Pembangunan Rumah Imam ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sarana penunjang kegiatan keagamaan, sekaligus sebagai dukungan terhadap peran imam dalam membina umat dan memakmurkan masjid,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Ia menambahkan, keberadaan rumah imam diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi imam dalam menjalankan tugas keagamaan, khususnya selama Bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ibadah di masjid.

“Semoga keberadaan rumah imam ini dapat memberikan manfaat besar bagi jamaah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tambahnya.

Selain sebagai fasilitas penunjang ibadah, pembangunan rumah imam juga menjadi simbol sinergitas antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.

Para tokoh agama dan masyarakat yang hadir menyambut baik keberadaan rumah imam tersebut.

Mereka menilai langkah Polres Soppeng ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat.

Peresmian ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga acara selesai.

Dengan diresmikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003, diharapkan keberadaan masjid di lingkungan Polres Soppeng semakin aktif sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan spiritual, serta memperkuat nilai kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

(Silviana) 

PRI Desak Audit Menyeluruh Revitalisasi SMKN 1 Makassar, Kejati Diminta Bertindak


Makassar, Dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat SMK Tahun Anggaran 2025 di SMKN 1 Makassar kini memasuki babak baru. Lembaga independen Public Research Institute (PRI) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa sekaligus melaporkan secara resmi temuan mereka ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).

Langkah tersebut ditegaskan melalui surat pemberitahuan aksi bernomor 040/PA-PRI/MKS/III/2026 yang telah dilayangkan kepada Kapolrestabes Makassar cq. Kasat Intel Polrestabes Makassar. Aksi direncanakan berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026, dengan estimasi peserta sekitar 50 orang. Titik aksi akan dipusatkan di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kantor Kejati Sulsel.

Proyek Miliaran Rupiah Disorot

Proyek revitalisasi yang menjadi sorotan itu bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp6.440.670.000. Angka yang tidak kecil untuk sebuah program peningkatan kualitas sarana pendidikan.

Namun menurut PRI, nilai fantastis tersebut justru menjadi alasan penting mengapa proyek ini harus diawasi secara ketat. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, laporan masyarakat, serta penelusuran dari sejumlah pemberitaan media, ditemukan indikasi ketidaksesuaian antara realisasi pekerjaan fisik dengan spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak.

Beberapa temuan yang disoroti antara lain:

Kondisi fisik bangunan yang dinilai tidak memenuhi standar mutu konstruksi.

Pelapisan cat yang dianggap tidak sesuai spesifikasi teknis.

Dugaan kekurangan volume pekerjaan pada sejumlah item, termasuk meubelair.

Kualitas penyelesaian akhir yang dipertanyakan.

PRI menilai, jika dugaan tersebut benar dan proses pencairan anggaran tetap dilakukan tanpa verifikasi teknis mendalam, maka potensi kerugian keuangan negara tidak dapat dihindari.

Kontrol Sosial atau Alarm Awal?

Direktur Eksekutif PRI, Muhammad Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa langkah yang diambil organisasinya bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga transparansi anggaran pendidikan.

“Kami tidak ingin anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari APBN justru berpotensi merugikan negara dan mencederai dunia pendidikan. Jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan, maka itu wajib diuji secara hukum,” tegas Abduh.

Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang terhadap kualitas pendidikan. Jika sejak awal prosesnya sudah menyisakan pertanyaan, maka dampaknya bukan hanya pada kerugian anggaran, tetapi juga pada kualitas fasilitas yang digunakan siswa.

“Revitalisasi itu untuk siswa. Kalau mutu pekerjaan rendah, siapa yang dirugikan? Anak-anak didik kita,” tambahnya.

Mendorong Aparat Bertindak Transparan

Selain menggelar aksi, PRI juga akan menyerahkan laporan resmi kepada Kejati Sulsel agar dilakukan penyelidikan secara objektif dan profesional.

Abduh menegaskan, pihaknya tidak ingin membangun opini sepihak, tetapi mendorong proses hukum berjalan terbuka.

“Kami berharap Kejati Sulsel segera melakukan penyelidikan secara objektif. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan ke publik. Namun jika ada penyimpangan, siapapun yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi tekanan moral bagi aparat penegak hukum agar tidak mengabaikan laporan masyarakat sipil, khususnya dalam perkara yang menyangkut penggunaan dana pendidikan.

Ujian Transparansi Pengelolaan Anggaran Pendidikan

Kasus dugaan penyimpangan revitalisasi SMKN 1 Makassar ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap proyek-proyek pendidikan yang bersumber dari APBN. Revitalisasi sekolah sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas sarana belajar, bukan sekadar mengejar serapan anggaran.

Publik kini menanti:
Apakah dugaan ini akan berujung pada pembuktian hukum?
Ataukah akan berhenti sebagai isu tanpa tindak lanjut?

Aksi PRI pada 5 Maret 2026 mendatang dipastikan menjadi momentum penting untuk menguji komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan di Sulawesi Selatan.

Jika benar ada penyimpangan, maka ini bukan sekadar persoalan proyek, tetapi soal integritas dalam mengelola masa depan pendidikan.

(Tim)

Senin, 02 Maret 2026

Aksi Bagi Takjil TP PKK Soppeng, Hj Suarni Suwardi : Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, bersama jajaran pengurus dengan menggelar kegiatan pembagian takjil kepada para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Masjid Agung Darussalam dan kawasan Anjungan I Mangkawani, Kabupaten Soppeng, Senin sore (2/3/2026).

Aksi berbagi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ramadan yang digagas TP PKK sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Mengusung tema “Mari Rajut Silaturahmi Dengan Berbagi Sesama”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara organisasi pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya di tengah suasana Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.

Sejak sore hari, para pengurus TP PKK telah bersiap di lokasi kegiatan dengan membawa ratusan paket takjil siap saji.

Paket tersebut terdiri dari makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa, yang dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, tampak turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat. Dengan senyum ramah, ia menyapa satu per satu warga yang menerima bingkisan tersebut.

Kehadiran langsung sosok pemimpin perempuan di tengah masyarakat itu menjadi simbol kepedulian dan kedekatan antara organisasi dan warga.

Tidak sedikit pengguna jalan yang mengapresiasi langkah tersebut, terutama mereka yang masih berada dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga sebagai wujud kepedulian di Bulan Suci Ramadan dan upaya mempererat silaturahmi antara organisasi pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Hj Suarni Suwardi di sela-sela kegiatan.

Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengguna jalan tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada Ketua TP PKK dan para pengurus yang terlibat.

Bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan, pembagian takjil ini menjadi bantuan yang sangat berarti. Selain membantu mereka berbuka puasa tepat waktu, kegiatan ini juga memberikan pesan moral tentang pentingnya berbagi di bulan penuh berkah.

Suasana sore itu terasa hangat dan penuh kebersamaan. Di bawah langit senja yang mulai meredup, interaksi antara pengurus TP PKK dan masyarakat menciptakan nuansa Ramadan yang kental dengan nilai kemanusiaan.

Sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga dan perempuan, TP PKK Kabupaten Soppeng terus mendorong berbagai program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Pembagian takjil ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial. TP PKK tidak hanya menjalankan fungsi administratif organisasi, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Hj Suarni Suwardi menegaskan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus digalakkan, tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam berbagai momentum lainnya.

“Kami ingin semangat berbagi ini terus hidup, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berbagi, kita memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat, komunitas, dan organisasi lainnya untuk turut serta dalam aksi-aksi kebaikan.

Kegiatan pembagian takjil di Jalan Pemuda berlangsung dengan tertib dan lancar hingga menjelang waktu berbuka puasa. Koordinasi yang baik antar pengurus membuat kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Momentum ini menjadi cerminan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Soppeng. Ramadan pun kembali menjadi ruang refleksi sekaligus penguat solidaritas antarwarga.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, TP PKK Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, membangun kedekatan emosional, serta menanamkan nilai berbagi sebagai budaya yang terus hidup di tengah kehidupan sosial.

(Red)

Sabtu, 28 Februari 2026

Hadir di Tengah Malam Ramadhan, Polres Soppeng Nyalakan Blue Light Demi Rasa Aman Warga


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng menggelar Patroli Blue Light secara serentak pada Sabtu malam (28/2/2026) mulai pukul 23.00 Wita hingga menjelang dini hari.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Polsek jajaran, yakni Polsek Ganra, Lalabata, Donri-Donri, Lilirilau, Marioriawa, dan Marioriwawo. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta objek vital yang memiliki potensi kerawanan pada malam hari.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain pertokoan, SPBU/Pertamina, perbankan, pegadaian, perkantoran, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, hingga ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar.

Di wilayah Lilirilau, personel kepolisian melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas mengingatkan agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, pemantauan intensif dilakukan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lintasan balapan liar. Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator biru menyala menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga keamanan sekaligus langkah preventif untuk menekan niat dan kesempatan terjadinya tindak pidana.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek lainnya, personel memastikan objek vital seperti ATM, pertashop, SPBU, kios, serta pusat aktivitas masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa Patroli Blue Light akan rutin ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Soppeng dapat menjalankan ibadah, baik salat tarawih, tadarus, maupun aktivitas sahur, dengan rasa aman dan nyaman. Patroli ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif dengan menghindari aktivitas negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Hingga patroli berakhir menjelang dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran Polres Soppeng dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan kehadiran personel di lapangan pada waktu-waktu rawan, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng tetap sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama momentum bulan suci yang identik dengan peningkatan aktivitas malam hari.

(Silviana)

Sasar THM dan Billiard, Personil Polres Soppeng Beri Himbauan Kapolres dan Sosialisasi SE Bupati


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Soppeng terus meningkatkan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan sambang dan imbauan langsung kepada pelaku usaha di wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.40 WITA oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Salokaraja, AIPDA Ibrahim.

Dalam kegiatan sambang tersebut, sejumlah lokasi usaha menjadi sasaran kunjungan, di antaranya Rumah Bernyanyi Nada Karaoke dan A.H Karaoke di Jalan Merdeka, Bima Karaoke di Jalan Malaka Raya, serta Warkop dan Billiar 47 di Jalan Pesantren.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama bulan Ramadhan sekaligus menyampaikan imbauan secara humanis kepada para pengelola usaha.

AIPDA Ibrahim mengajak seluruh pelaku usaha agar bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menyesuaikan jam operasional serta menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan,” ujarnya saat berdialog dengan pengelola usaha.

Selain memberikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan dari Kapolres Soppeng terkait pentingnya menjaga suasana yang kondusif di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan saling menghormati. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk bersama menjaga ketertiban agar ibadah Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk,” tegas Kapolres.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan Surat Edaran Bupati Soppeng yang mengatur upaya menjaga ketertiban dan ketenangan selama Ramadhan 1447 H/2026 M. Pengelola usaha diimbau untuk menyesuaikan operasional serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama Ramadhan, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa.

Layanan ini dapat digunakan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh kekhusyukan di Kabupaten Soppeng.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sepanjang bulan suci Ramadhan.

(Yund)

Jumat, 27 Februari 2026

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH Berjalan Tertib


Makassar, Teropongsulawesi.com- Upaya penyelesaian polemik pengelolaan Pasar Butung terus dimatangkan Pemerintah Kota Makassar. Sebelum dikelola oleh Perumda pasar, maka duduk bersama  pihak penegak hukum. 

Tak sekadar wacana, langkah konkret kini ditempuh dengan membangun sinergi lintas sektor guna memastikan proses transisi berjalan tertib, aman, dan sesuai koridor hukum.

Bertempat di Balai Kota Makassar, Jumat (27/2/2026), Pemkot Makassar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian untuk membahas langkah strategis pengelolaan Pasar Butung di Kecamatan Wajo agar dapat dikelola secara resmi oleh Perumda Pasar Makassar Raya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. 

Turut hadir pula Kabag Hukum Pemkot Makassar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Inspektorat, serta jajaran direksi Perumda Pasar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pertemuan ini, untuk menyatukan persepsi terkait proses pelaksanaan pengelolaan Pasar Butung.

"Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi terhadap bagaimana proses pelaksanaan yang menyangkut pengelolaan di Pasar Butung," jelasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah hukum, administrasi, serta pengamanan di lapangan guna menghindari potensi gesekan. 

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pasar yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan pedagang maupun masyarakat luas.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan polemik yang selama ini bergulir dapat segera menemukan titik terang. 

Sekaligus memastikan Pasar Butung dikelola secara sah di bawah kewenangan pemerintah daerah demi kepastian hukum dan stabilitas aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Menurut Appi, pembahasan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, komunikasi dan pertemuan telah beberapa kali digelar. 

Termasuk koordinasi langsung dengan Kapolres Pelabuhan Makassar guna memastikan kejelasan alur dan langkah yang akan ditempuh pemerintah.

"Beberapa kali sudah kita lakukan pertemuan, dan kami juga meminta pihak Kapolres Pelabuhan untuk bersama-sama memastikan seperti apa alur yang akan kita jalankan," ujarnya.

Munafri menjelaskan, hasil rapat koordinasi ini, diharapkan menjadi landasan bersama dalam menangani polemik yang ada. 

Sehingga, setiap langkah yang diambil memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

"Ini akan menjadi hasil meeting yang bisa menjadi landasan kita untuk menangani kasus ini seperti apa, jadi duduk bersama," tuturnya. 

"Sehingga tidak ada kesalahan administrasi, tidak ada salah kaprah di dalamnya, dan tidak ada perbuatan yang bisa merugikan salah satu pihak," lanjutnya.

Ia menekankan, pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan memahami kondisi eksisting dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Karena itu, dialog terbuka dan mediasi dinilai menjadi kunci penyelesaian.

Menurutnya, perbedaan sudut pandang yang ada harus dimediasi dengan baik agar pemerintah dapat mengambil posisi secara tepat dan bertanggung jawab.

Persoalan ini punya sisi perbedaan sudut pandang yang memang harus dimediasi dengan baik, sehingga Pemerintah Kota mampu memposisikan diri pada kondisi ini. 

"Ketika kondisi tertentu di dalamnya, kami juga harus mampu mempertanggungjawabkannya sebagai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota," jelasnya.

Munafri juga menyampaikan harapannya agar Polres Pelabuhan Makassar dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak koperasi yang terlibat, sehingga seluruh pihak dapat duduk bersama dalam satu forum resmi.

"Mungkin dari Polres Pelabuhan bisa menjadi fasilitator untuk menghadirkan juga dari pihak pengelola sebelumnya, pihak Koperasi supaya semua bisa terbuka," imbuh Appi.

"Saya berharap bisa mengatur waktu kapan kita sepakat duduk sama-sama lagi untuk memastikan alur diskusinya," tambah Appi, menutup rapat koordinasi.  (*)

Pengamanan Ramadhan Diperketat, Polres Soppeng Turunkan Personel Pantau Aktivitas Warga di Pasar Cabbenge


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah Pasar Sentral Cabenge, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, terutama di kawasan pasar tradisional yang mulai dipadati warga untuk membeli kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Pengamanan di Pasar Sentral Cabenge dilaksanakan dengan patroli dialogis oleh personel kepolisian yang turun langsung memantau aktivitas pedagang dan pembeli sejak pukul 09.30 WITA.

Kehadiran aparat di tengah-tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian dari strategi preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, potensi tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun kehilangan barang juga turut menjadi perhatian. Karena itu, petugas secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain: Tidak lengah terhadap barang bawaan, Menyimpan uang dan barang berharga di tempat yang aman, Mengawasi dagangan dengan baik, Segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Pendekatan persuasif ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama selama bulan Ramadhan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal dan tertib. Masyarakat terlihat antusias berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sayur-mayur, dan bahan pangan lainnya.

Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya pengawasan langsung dari aparat kepolisian. Kehadiran polisi dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan selama bulan suci Ramadhan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Muslim, sehingga stabilitas keamanan harus benar-benar dijaga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya dengan tenang tanpa gangguan kamtibmas. Patroli dan pengamanan akan kami optimalkan, khususnya di titik-titik rawan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.

Secara umum, kegiatan pengamanan di Pasar Sentral Cabenge berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. Situasi kondusif ini diharapkan terus terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Polres Soppeng memastikan pengawasan rutin akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Kabupaten Soppeng sepanjang bulan Ramadhan.

Dengan pengamanan yang diperkuat dan partisipasi aktif masyarakat, suasana aman dan nyaman diharapkan dapat menyertai warga dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh kekhusyukan.

(Silviana)

Rabu, 25 Februari 2026

Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Suwardi Haseng Terima Kunjungan Tim Wasev Pusterad TNI AD


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), yang dipimpin Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M., Rabu (25/2/2026).

Kegiatan penyambutan berlangsung di 888 Riverside Resort dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta kepala dinas terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kerja Tim Wasev Pusterad ke Kabupaten Soppeng.

Ia mengapresiasi pelaksanaan program TMMD yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan desa.

“TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

"Pemerintah Kabupaten Soppeng mendukung penuh kegiatan TMMD sebagai wujud kolaborasi efektif dalam meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Program TMMD Ke-127 di Kabupaten Soppeng sendiri difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa kehadiran Tim Wasev Pusterad menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program TMMD.

Menurutnya, proses pengawasan dan evaluasi sangat penting untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.

"Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan guna menyukseskan program tersebut,” ungkapnya.

Kunjungan kerja Tim Wasev Pusterad Mabesad ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Soppeng.

Melalui program TMMD, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi ketahanan wilayah.

Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui optimalisasi pelaksanaan TMMD di berbagai wilayah Desa.

(Red)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved