TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Rabu, 25 Maret 2026

Atasi Krisis Air, Bupati Soppeng Perkuat Program Listrik Masuk Sawah Lewat SID


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mematangkan langkah strategis guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya dalam mengatasi persoalan krisis air yang kerap terjadi saat musim tanam.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) terkait persiapan Survey Investigasi Desain (SID) untuk kegiatan optimalisasi lahan non rawa. Kegiatan ini digelar di ruang pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Kamis (25/3/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

FGD tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tim akademisi dari LPPM Universitas Hasanuddin, serta perwakilan PT PLN (Persero) Cabang Soppeng. Selain itu, para penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari delapan kecamatan juga turut hadir sebagai ujung tombak implementasi program di tingkat lapangan.

Dalam arahannya, Bupati Soppeng menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi sebelumnya dengan Kementerian Pertanian. Ia menyampaikan bahwa salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan program listrik masuk sawah sebagai solusi atas keterbatasan air yang sering menjadi kendala bagi petani.

“Program listrik masuk sawah diharapkan mampu mendukung sistem irigasi berbasis pompa, sehingga kebutuhan air dapat terpenuhi dan produktivitas petani meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan energi listrik menjadi faktor penting dalam mendorong modernisasi sektor pertanian, khususnya pada lahan non rawa yang selama ini sangat bergantung pada curah hujan.

Lebih lanjut, Suwardi mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian telah merencanakan alokasi anggaran sekitar Rp67 miliar pada tahun 2026 melalui program Optimasi Lahan (OPLAH). Anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program di lapangan sekaligus memperluas cakupan manfaat bagi petani.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusun SID dari LPPM Universitas Hasanuddin, Andang Suryana Soma, Ph.D., menjelaskan bahwa penyusunan SID akan dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan berbasis data. Proses ini mencakup identifikasi potensi lahan serta kebutuhan riil petani.

Ia menambahkan bahwa penentuan lokasi program dan kelompok penerima manfaat akan mengacu pada data calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang telah dihimpun oleh para penyuluh pertanian lapangan.

“Dengan pendekatan berbasis data, intervensi program diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi pertanian,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak PLN Cabang Soppeng turut menyampaikan kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung program tersebut. PLN menyatakan komitmennya dalam menyediakan jaringan listrik yang dibutuhkan, khususnya untuk menunjang operasional pompa air di lahan pertanian.

Dukungan ini dinilai sangat penting dalam mengatasi keterbatasan sumber air secara konvensional, sekaligus membuka peluang penerapan teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien.

Melalui FGD ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama sebelum pelaksanaan SID dimulai. Perencanaan yang matang serta sinergi antarinstansi diyakini menjadi kunci keberhasilan program optimalisasi lahan non rawa di Kabupaten Soppeng.

Program ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air.

(Silviana)

Selasa, 24 Maret 2026

Perseroda Soppeng dan Kejari Teken MoU Pendampingan Hukum Perdata


Soppeng, PT Lamataesso Mattappaa (Perseroda) Kabupaten Soppeng resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Soppeng dalam rangka memperkuat aspek hukum perusahaan, khususnya di bidang perdata dan tata usaha negara.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Soppeng pada Rabu, 25 Maret 2026. 

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua belah pihak. Dari Kejaksaan Negeri Soppeng, hadir Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D. Sitohang, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Nurfatimah Ahmad, S.H., M.H., Kepala Seksi Intelijen Nazamuddin, S.H., M.H., Kepala Sub Bagian Pembinaan Herman, S.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Widyatmoko, S.H., M.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kasmawati Saleh, S.Km., S.H., M.H., serta Kepala Seksi PAPBB Yusufi Fitrohansyah, S.H.

Sementara itu, dari pihak PT Lamataesso Mattappaa turut hadir Pelaksana Tugas Direktur Utama Musdar Asman, Direktur Keuangan, Administrasi dan Akuntansi Mawardi, Direktur Teknis Mabrur Mubaraq, Komisaris Firdaus, beserta jajaran direksi dan staf perusahaan.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulta D. Sitohang, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif PT Lamataesso Mattappaa dalam menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memitigasi potensi risiko hukum di bidang keperdataan dan tata usaha negara.

Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari bantuan hukum litigasi dan non-litigasi, pemberian pertimbangan hukum berupa legal opinion, hingga review terhadap dokumen dan kontrak perusahaan.

“Melalui kerja sama ini, Kejaksaan Negeri Soppeng siap memberikan pendampingan secara menyeluruh, termasuk dalam penegakan hukum perdata seperti penagihan piutang, penyelamatan aset, serta pendampingan terhadap kegiatan usaha dan investasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihak Kejaksaan juga membuka ruang penyelesaian sengketa melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan negosiasi. Selain itu, Kejaksaan juga siap memberikan pelayanan hukum berupa konsultasi serta penjelasan terkait regulasi yang berlaku bagi perusahaan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari juga menyinggung keterlibatan PT Lamataesso Mattappaa dalam sejumlah program Kejaksaan Negeri Soppeng, seperti Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN) serta pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) pada kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026 yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Ia berharap, sinergi yang terjalin tidak hanya memperkuat posisi hukum perusahaan, tetapi juga mampu mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Lamataesso Mattappaa, Musdar Asman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Soppeng atas dukungan dan kesediaannya memberikan pendampingan hukum kepada Perseroda.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang dihadapi perusahaan, khususnya terkait pengelolaan aset.

“Dalam waktu dekat, kami akan menghadapi proses penghapusan aset akibat beban neraca keuangan dan penyusutan terhadap aset yang sudah tidak lagi produktif. Tentunya hal ini membutuhkan pendampingan hukum agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam pengembangan usaha ke depan, PT Lamataesso Mattappaa membutuhkan dukungan dari sisi hukum agar setiap kebijakan dan langkah bisnis yang diambil tetap berada dalam koridor regulasi.

Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola perusahaan daerah yang lebih baik, sekaligus meminimalisir potensi permasalahan hukum dalam operasional Perseroda sebagai badan usaha milik daerah.

Dengan adanya sinergi antara PT Lamataesso Mattappaa dan Kejaksaan Negeri Soppeng, diharapkan tercipta sistem pengelolaan aset dan kegiatan usaha yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

(Sylviana) 

Minggu, 22 Maret 2026

Reuni Akbar IKA SMPN 3 Palopo 2026, Dari Nostalgia Menuju Transformasi Digital Alumni


Palopo, Teropongsulawesi.com, Gedung Saodenrae menjadi saksi pertemuan lintas generasi yang bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menandai babak baru perjalanan organisasi alumni. Minggu (22/3/2026).

Ratusan alumni dari berbagai angkatan memadati ruangan dalam gelaran Reuni Akbar Ikatan Alumni (IKA) SMPN 3 Kota Palopo, menghadirkan suasana haru, hangat, dan penuh makna.

Namun, reuni kali ini terasa berbeda. Di tengah canda, pelukan, dan kilas balik kenangan masa sekolah, terselip semangat besar untuk membawa organisasi alumni melangkah lebih jauh ke masa depan.

Dalam forum yang berlangsung dinamis dan penuh partisipasi, nama Andi Taufiq Aris (ATA) kembali mengemuka sebagai figur sentral.

Melalui kesepakatan mayoritas peserta, ia kembali dipercaya untuk memimpin IKA SMPN 3 Palopo.

Keputusan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan refleksi dari kepercayaan kolektif alumni terhadap kepemimpinan yang telah terbukti menjaga soliditas dan semangat kebersamaan lintas generasi.

ATA dinilai mampu menjadi jembatan antara masa lalu yang penuh kenangan dan masa depan yang menuntut inovasi.

Dalam sambutannya, ATA menegaskan bahwa organisasi alumni tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Ia menggarisbawahi pentingnya transformasi digital sebagai kunci utama agar IKA tetap relevan di era modern.

“Organisasi alumni hari ini harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pertemuan fisik, tetapi juga harus hadir secara digital,” ujarnya.

Ke depan, IKA SMPN 3 Palopo diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi Platform jejaring profesional alumni,
Ruang kolaborasi lintas generasi, Ekosistem berbagi peluang dan kontribusi sosial

Salah satu gagasan paling menonjol adalah dorongan kuat terhadap regenerasi kepemimpinan.

ATA secara terbuka mengajak generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam organisasi.

Ia bahkan mendorong agar posisi Ketua Harian ke depan diisi oleh alumni dari angkatan muda, khususnya tahun 2000 ke bawah.

Menurutnya, generasi muda memiliki keunggulan yang sangat dibutuhkan yang Lebih adaptif terhadap teknologi,
Kreatif dalam mengemas kegiatan dan Cepat merespons perubahan tren.

“Untuk membesarkan organisasi ini, kita butuh energi baru. Generasi muda adalah kunci untuk membawa IKA ke level berikutnya,” tegasnya.

Tidak hanya soal struktur organisasi, ATA juga menyoroti pentingnya perubahan dalam pola pelaksanaan kegiatan, termasuk reuni itu sendiri.

Ia mendorong agar kepanitiaan kegiatan ke depan lebih banyak melibatkan generasi muda, ssehingg Konsep acara menjadi lebih segar, Partisipasi alumni meningkat, Kegiatan lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

“Reuni tidak boleh stagnan. Harus terus berkembang agar tetap menarik dan bermakna,” tambahnya.

Di balik semua gagasan modernisasi, satu nilai tetap menjadi fondasi utama : kebersamaan tanpa sekat.

ATA mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan batasan-batasan yang selama ini mungkin masih terasa, baik antar angkatan maupun latar belakang.

“Reuni ini bukan tentang siapa kita sekarang, tetapi tentang siapa kita dulu dan bagaimana kita tetap terhubung,” ujarnya penuh makna.

Sepanjang acara, suasana kehangatan terasa begitu kuat. Tawa, cerita lama, dan momen kebersamaan mengalir tanpa henti. Banyak alumni yang memanfaatkan kesempatan ini untuk Mempererat kembali hubungan lama, Membangun koneksi baru dan Mengabadikan momen berharga.

Reuni ini pun menjadi simbol bahwa ikatan yang terjalin di bangku sekolah tidak pernah benar-benar hilang, hanya menunggu waktu untuk kembali dipererat.

Dengan semangat baru yang diusung, IKA SMPN 3 Palopo kini mengarah pada peran yang lebih luas. Tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai Motor penggerak kolaborasi alumni, Kontributor bagi masyarakat dan sebagai Mitra dalam pembangunan daerah.

Reuni Akbar 2026 bukanlah akhir dari sebuah pertemuan, melainkan awal dari perjalanan baru menuju organisasi alumni yang lebih solid, inklusif, dan relevan di era digital.

(Red)

Selasa, 17 Maret 2026

Pantau Pasar Lolloe, Polsek Lalabata Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadhan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Silviana)

Sabtu, 14 Maret 2026

Hangatkan Silaturahmi Ramadan Bupati Soppeng Buka Puasa Bersama di Depan Pasar Tanjong Desa Marioriaja


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana Ramadan penuh kebersamaan terlihat saat Bupati Soppeng Suwardi Haseng menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar di depan Pasar Tanjong Desa Mario Riaja, Kabupaten Soppeng Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat

Acara buka puasa bersama tersebut diselenggarakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tanjong Hj.Musdalifah di kediamannya yang juga menjadi lokasi praktik umum milik dr.Ratna Budiaty Paisal Masyarakat setempat tampak antusias menyambut kehadiran Bupati dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut

Dalam kegiatan itu Bupati Suwardi Haseng tampak didampingi tim kendali SUKSES SETARA pada Pilkada lalu yakni Nurmal Idrus dan A. Akbar

Bupati Suwardi Haseng menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat

“Bulan suci Ramadan menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat silaturahmi meningkatkan kepedulian sosial serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Sementara itu Hj. Musdalifah menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat sekaligus mengajak warga untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan hingga waktu berbuka puasa tiba Warga yang hadir juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog santai dengan Bupati Soppeng. 

(AA) 

Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Ungkap Kasus Empat Pelaku Pencurian yang Diamankan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.40 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K, didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H, serta Kasi Humas Polres Soppeng H. Husain, S.Sos., S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Soppeng, KBO Satreskrim Polres Soppeng, serta para rekan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian yang melibatkan tiga orang pelaku berinisial BR, LK, dan SH. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku BR dan LK melakukan pencurian dengan cara mengambil mesin pompa air milik korban yang disimpan di area persawahan.

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, hasil curian kemudian dijual kepada SH yang diketahui berperan sebagai penadah.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Soppeng, pelaku BR juga diketahui terlibat dalam beberapa aksi pencurian lainnya seperti pencurian handphone dan tabung gas di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkap Kapolres.

Selain kasus tersebut, polisi juga mengungkap kasus pencurian lainnya yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial Z Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil tegel milik korban sebanyak 115 dus tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tegel tersebut disimpan di dalam gudang tempat pelaku bekerja yang beralamat di Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada malam hari, kemudian tegel hasil curian tersebut dijual kembali di beberapa tempat. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada Minggu, 15 Februari 2026 di wilayah Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Adapun para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada waktu dan lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin pompa air merek Matari, tiga buah tabung gas, satu unit handphone merek Vivo warna merah, serta barang bukti lainnya yang masih dalam proses pengembangan dan pencarian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing, di antaranya Pasal 476 jo Pasal 21 ayat (1) huruf A dan huruf B KUHPidana, serta pasal lain yang terkait dengan tindak pidana pencurian dan penadahan.

Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam memberantas tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, baik yang terjadi di area persawahan maupun di lingkungan pemukiman warga.

“Melalui kegiatan press release ini, kami ingin menunjukkan transparansi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat terkait kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Soppeng,” ujarnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

(Silviana) 

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Polres Soppeng Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Paket THR


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mempererat sinergi dan silaturahmi dengan insan pers, Polres Soppeng menggelar buka puasa bersama dengan rekan jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Soppeng. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Tantya Sudhijarati Polres Soppeng dan dibuka langsung oleh AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. selaku Kapolres Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026. 

Kegiatan buka puasa bersama tersebut diinisiasi dan dilaksanakan oleh Seksi Humas Polres Soppeng sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan serta memperkuat komunikasi antara Polri dan insan pers.

Dalam sambutannya, AKBP Aditya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri, khususnya dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Kapolres mengatakan bahwa kehadiran insan pers sangat membantu kepolisian dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan program kepolisian kepada masyarakat secara positif dan edukatif.

“Rekan-rekan jurnalis merupakan mitra penting bagi Polri. Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin, khususnya dalam membantu menyampaikan informasi kegiatan Polres Soppeng kepada masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap sinergitas antara Polres Soppeng dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

“Semoga hubungan baik ini terus terjaga, sehingga kita bersama-sama dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan membangun kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Setelah melaksanakan buka puasa bersama, Kapolres Soppeng menyerahkan secara langsung paket THR kepada para jurnalis yang hadir sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.

Kapolres juga menyampaikan harapannya agar paket yang diberikan tersebut dapat berkenan bagi para jurnalis.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan dan apresiasi kami kepada rekan-rekan media. Semoga paket ini dapat berkenan dan menjadi berkah bagi kita semua,” tutup Kapolres.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polres Soppeng dan insan pers dalam menjaga kondusifitas wilayah.

(Silviana) 

Korban Banjir dan Longsor Gattareng Toa Terima Bantuan Sosial dari Polsek Marioriwawo


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Marioriwawo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Dusun Kessi, Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H bersama Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo serta didampingi personel Polsek Marioriwawo.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Gattareng Toa Irwansyah, aparat pemerintah setempat, personel Polsek Marioriwawo, serta masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan kegiatan penyaluran bantuan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, bulan suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat rasa empati serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Di bulan suci Ramadhan ini kita diajarkan untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolres.

Selain menyerahkan bantuan sosial, Kapolsek Marioriwawo juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Pasalnya, wilayah Desa Gattareng Toa dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan terjadi tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi bencana.

(Silviana)

Dorong Kesadaran Pentingnya Kesehatan, Bupati Soppeng Pantau Layanan CKG di Pasar Ramadhan SUKSES 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, meninjau langsung layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan bagi masyarakat di area Pasar Ramadhan SUKSES 2026 yang berlangsung di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kamis (12/3/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu sekaligus untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berjalan dengan baik selama kegiatan Pasar Ramadhan berlangsung.

Selain melakukan pemantauan, Bupati Suwardi juga turut memanfaatkan layanan tersebut dengan menjalani pemeriksaan kesehatan di posko yang disediakan oleh petugas medis di lokasi pasar.

Ia terlihat mengikuti beberapa tahapan pemeriksaan dasar yang disiapkan oleh tenaga kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan singkat.

Program Cek Kesehatan Gratis ini merupakan salah satu layanan tambahan yang dihadirkan untuk masyarakat yang datang mengunjungi Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Soppeng, Sulawesi Selatan.

Posko layanan kesehatan tersebut beroperasi setiap hari selama kegiatan pasar berlangsung, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA.

Pada hari pertama pelaksanaannya, tercatat sekitar 50 warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, menjelaskan bahwa layanan CKG bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan dasar kepada masyarakat secara mudah dan tanpa biaya.

“Layanan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis,” ujarnya.

Menurut Evinuddin, kehadiran posko kesehatan di tengah keramaian Pasar Ramadhan menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan memanfaatkan momentum tingginya kunjungan warga ke pasar ramadhan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memeriksa kondisi kesehatannya.

“Harapannya masyarakat yang datang ke Pasar Ramadhan tidak hanya berbelanja atau menikmati suasana ramadhan, tetapi juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatannya,” jelasnya.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Pelaksanaan layanan CKG di Pasar Ramadhan SUKSES 2026 melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Soppeng.

Para tenaga medis tersebut bertugas secara bergiliran setiap hari untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang datang.

Dengan adanya layanan kesehatan gratis ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memantau kondisi kesehatannya secara rutin, sekaligus menjadikan Pasar Ramadhan tidak hanya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan kuliner, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.

(Silviana)

Operasi Ketupat 2026 di Soppeng Resmi Dimulai, Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Soppeng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026.


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana S.I.K.,M.I.K. yang bertindak selaku pimpinan apel. Sementara itu, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Soppeng IPDA Perdana S.H., M.A.P bertindak sebagai pemimpin apel.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Soppeng, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Adapun peserta apel terdiri dari personel gabungan yang meliputi satu peleton personel Kodim 1423 Soppeng, personel gabungan staf Polres Soppeng, personel Polsek jajaran, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam, serta unsur dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.


Dalam amanatnya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Kapolres juga menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya mengatakan bahwa melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama mudik dan perayaan Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam mengamankan perayaan Idul Fitri. Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder akan bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Soppeng,” ujar Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.


“Kami mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.


Operasi Ketupat 2026, akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161 ribu personel gabungan secara nasional.


Di wilayah Kabupaten Soppeng, Polres Soppeng menyiapkan empat pos pengamanan, terdiri dari satu pos terpadu dan tiga pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni Pos Terpadu Kota Watansoppeng, Pos Pengamanan Takalala, Pos Pengamanan Cabenge, serta Pos Pengamanan Batu-batu.


Sebanyak 85 personel Polres Soppeng akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasi tersebut guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.


Seluruh rangkaian kegiatan apel gelar pasukan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 16.45 WITA.


Dengan adanya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Soppeng dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved