TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Selasa, 05 Mei 2026

Mewakili Bupati, Pj Sekda Soppeng Lepas 333 Jemaah Calon Haji Kloter 21


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng secara resmi melepas keberangkatan sebanyak 333 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 21 musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Selasa (5/5/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa (5/5/2026), diselimuti suasana haru, doa, dan harapan dari keluarga yang turut mengantar.

Sejak pagi hari, ratusan jemaah bersama keluarga telah memadati lokasi acara. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai momen perpisahan, sementara lantunan doa dipanjatkan demi kelancaran perjalanan menuju Tanah Suci.

Para jemaah tampak mengenakan pakaian seragam haji, membawa koper serta perlengkapan ibadah, siap menjalani rukun Islam kelima.

Mewakili Bupati Soppeng, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan penting kepada seluruh jemaah.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, serta keikhlasan.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng mengucapkan selamat jalan kepada seluruh jemaah. Kami mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar, diberikan kesehatan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, kebersamaan dan saling tolong-menolong menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama pelaksanaan ibadah haji, mengingat padatnya aktivitas serta perbedaan kondisi lingkungan.

Sebanyak 333 jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 93 laki-laki dan 240 perempuan.

Mereka dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang Embarkasi Makassar pada pukul 14.00 WITA di hari yang sama, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah pada Rabu (6/5/2026) pukul 13.35 WITA.

Dalam Kloter 21 ini, jemaah asal Kabupaten Soppeng akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Gowa sebanyak 31 orang serta Kabupaten Enrekang sebanyak 23 orang.

Kebersamaan lintas daerah ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah daerah juga memastikan bahwa seluruh jemaah telah melalui proses persiapan yang matang, mulai dari manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga kelengkapan administrasi.

Hal ini dilakukan guna memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan optimal.

Sementara itu, untuk gelombang berikutnya, pemberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Soppeng dijadwalkan pada 19 Mei 2026 melalui Kloter 41 dan 43 dengan total 235 jemaah.

Turut hadir dalam prosesi pelepasan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, para kepala SKPD, para camat, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus doa bagi kelancaran ibadah para jemaah.

Dengan iringan doa dan harapan dari seluruh masyarakat, keberangkatan jemaah calon haji ini diharapkan menjadi awal perjalanan spiritual yang penuh berkah, serta membawa pulang pengalaman religius yang mendalam bagi kehidupan ke depan.

(Silviana)

Minggu, 03 Mei 2026

Sekda Soppeng Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Kolaborasi Pendidikan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Surachman, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Soppeng, Senin (4/5/2026).

Upacara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMN dan BUMD, Dewan Pendidikan, PGRI, serta insan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA.

Dalam rangkaian kegiatan, Sekda Soppeng menyerahkan penghargaan kepada sejumlah sekolah dan pelajar berprestasi yang telah mengharumkan daerah di tingkat provinsi hingga nasional. Penyerahan dilakukan bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Sumangerukka serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Aryadin.

Sejumlah prestasi yang diapresiasi antara lain juara nasional lomba dokumentasi revitalisasi sekolah, festival etnik model, penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, hingga kompetisi cerdas cermat tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Amanat tersebut menekankan pentingnya transformasi pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) guna mendorong peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Selain itu, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Soppeng menjadi bagian dari refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di tingkat nasional.

(Silviana)

Ratusan Warga Padati FKPPI Fun Run 2026 di Soppeng, Semangat Sehat dan Kebersamaan Menggema



Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat terasa begitu kental dalam gelaran FKPPI Fun Run 2026 yang berlangsung pada Minggu pagi (3/5/2026) di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng

Kegiatan yang diinisiasi oleh FKPPI Cabang Soppeng ini sukses menarik perhatian masyarakat luas. Sedikitnya 300 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian, mulai dari pelajar, pemuda, hingga masyarakat umum yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.

Dengan titik start dan finish di Lapangan Gasis, para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Watansoppeng, di antaranya Jalan Kesatria, Jalan Pemuda, Jalan Kemakmuran, hingga Jalan Kayangan. Sepanjang rute, suasana berlangsung meriah dengan dukungan warga yang turut memberikan semangat kepada para pelari.

Kegiatan ini juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pimpinan daerah. Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K hadir langsung bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Ageng Aditya. Turut hadir pula Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto, Asisten I Pemkab Soppeng Andi Nurlina Adam, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, olahraga seperti fun run tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan sosial.

“Kegiatan ini sangat baik dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, momentum seperti ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara masyarakat, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta organisasi kepemudaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya partisipasi masyarakat sebagai indikator meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Ageng Aditya turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Kehadirannya di tengah peserta diharapkan mampu menjadi motivasi, khususnya bagi kaum perempuan, untuk lebih aktif menjaga kesehatan melalui olahraga.

Kegiatan yang berada di bawah tanggung jawab Naharuddin, S.Sos., M.Si selaku panitia pelaksana ini juga semakin menarik dengan adanya berbagai hadiah bagi para pemenang serta doorprize bagi peserta yang beruntung.

Tidak hanya menjadi ajang olahraga, FKPPI Fun Run 2026 juga dinilai sebagai sarana memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat. Kolaborasi antara FKPPI, TNI-Polri, dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan kondusif.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Pengamanan dilakukan secara maksimal oleh personel Polres Soppeng berdasarkan Surat Perintah Kapolres Soppeng Nomor: Sprin/267/IV/PAM.3/2026 tertanggal 30 April 2026.

Dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, FKPPI Fun Run diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat Kabupaten Soppeng.

(Red)

Jumat, 01 Mei 2026

Dorong Digitalisasi, Ketua TP PKK Soppeng Minta Pengurus Melek SIM PKK


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, menegaskan pentingnya tertib administrasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh program PKK secara efektif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan pembinaan administrasi PKK tingkat kecamatan yang digelar di Aula Kantor Camat Lilirilau, Jumat (1/5/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus TP PKK dari tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan se-Kecamatan Lilirilau.

Dalam sambutannya, Hj. Suwarni menekankan bahwa administrasi bukan sekadar kelengkapan dokumen semata, tetapi merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program kerja PKK dapat berjalan secara terukur dan terarah.

“Administrasi yang tertib, lengkap, dan berkesinambungan menjadi cerminan tertatanya organisasi. Ini juga menjadi dasar dalam pelaksanaan program, pelaporan kegiatan, monitoring, evaluasi, hingga penyajian data yang akurat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam mendukung kinerja organisasi PKK. Menurutnya, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK menjadi langkah strategis dalam mewujudkan digitalisasi administrasi yang lebih efektif dan efisien.

“Di era sekarang, kita tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada sistem manual. Digitalisasi melalui SIM PKK akan sangat membantu dalam koordinasi, pelaporan, dan pengelolaan data yang lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hj. Suwarni mengajak seluruh pengurus PKK di semua tingkatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan komitmen dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, yang menjadi pilar utama dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan pembinaan ini tidak hanya berlangsung di dalam ruangan. Usai memberikan arahan, Hj. Suwarni bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng melanjutkan agenda dengan turun langsung ke lapangan.

Mereka melakukan kunjungan ke sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Lilirilau, di antaranya Kelurahan Cabenge, Kelurahan Macanre, Kelurahan Ujung, Kelurahan Pajalesang, serta Desa Baringeng, Desa Kebo, Desa Masing, dan Desa Parenring.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan administrasi PKK di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus memberikan pembinaan serta arahan kepada pengurus setempat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa sistem administrasi PKK berjalan optimal hingga ke tingkat paling bawah, serta memperkuat koordinasi antara pengurus kabupaten, kecamatan, dan Desa.

Melalui rangkaian kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Soppeng berharap dapat mendorong terwujudnya organisasi PKK yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga tertib administrasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Silviana) 

Kamis, 30 April 2026

Demo Berujung Ricuh di Takalar, Desakan Penegakan Hukum Menguat


Takalar, Teropongsulawesi.com,– Aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan warga di depan Kantor Bupati Takalar pada Selasa (28/4/2026) berujung ricuh.

Insiden tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPP Badan Investigasi Nasional (BIN) PRO LIDIK PRO Sulawesi Selatan, Ismar, S.H., yang menilai tindakan anarkis dalam aksi tersebut telah melanggar hukum dan mencederai nilai demokrasi.

Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Pemuda, Masyarakat, dan Mahasiswa Lintas Laikang (Appamalla) awalnya berlangsung tertib. Massa mulai berkumpul sejak siang hari sekitar pukul 13.30 WITA untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Laikang.

Namun, situasi di lapangan berubah memanas ketika sebagian massa mulai menunjukkan sikap emosional. Ketegangan yang meningkat akhirnya berujung pada tindakan perusakan, di mana pagar utama Kantor Bupati Takalar dilaporkan roboh akibat dorongan massa.

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik. Ismar, S.H. dalam keterangannya menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

“Negara menjamin hak setiap warga untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ketika aksi tersebut berubah menjadi tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum, maka itu sudah masuk dalam ranah pidana,” ujarnya.

Menurut Ismar, tindakan perusakan terhadap fasilitas negara tidak hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat luas. Ia menekankan bahwa fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat, sehingga harus dijaga bersama.

Lebih lanjut, ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak kepolisian di wilayah Takalar, untuk segera melakukan langkah-langkah konkret. Mulai dari penyelidikan mendalam, pengumpulan bukti di lapangan, hingga mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga menjadi provokator dalam aksi tersebut.

Ismar juga mengingatkan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tegas tanpa pandang bulu. Menurutnya, ketegasan aparat sangat diperlukan untuk memberikan efek jera serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Jika dibiarkan, tindakan seperti ini bisa menjadi preseden buruk bagi demokrasi kita. Penegakan hukum harus berjalan tegas agar ada kepastian dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian. Aparat juga tengah menghitung total kerugian material yang dialami Pemerintah Kabupaten Takalar akibat insiden tersebut.

Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pelaku yang diamankan. Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

Di sisi lain, sejumlah pihak berharap agar ke depan aksi unjuk rasa dapat berjalan lebih tertib dan damai. Dialog konstruktif antara masyarakat dan pemerintah dinilai menjadi solusi yang lebih efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi harus diiringi dengan tanggung jawab, serta penghormatan terhadap hukum dan fasilitas publik.

(Tim)

Polres Soppeng Gelar Apel Pimpinan, Tegaskan Kesiapsiagaan Pengamanan May Day 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, jajaran Polres Soppeng menggelar apel pimpinan di Lapangan Apel Mako Polres Soppeng pada Jumat pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis kepolisian dalam memastikan kesiapan personel menghadapi dinamika peringatan May Day, yang di sejumlah daerah kerap diwarnai dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya terkait aksi unjuk rasa yang lazim terjadi pada momentum Hari Buruh.

Dalam penyampaiannya, Kapolres mengungkapkan bahwa peringatan May Day di berbagai kota besar saat ini tidak hanya diwarnai dengan aksi demonstrasi.

Seiring perkembangan zaman, berbagai elemen buruh mulai mengemas peringatan tersebut melalui kegiatan yang lebih positif dan konstruktif, seperti May Day Fiesta, aksi sosial, hingga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat.

Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan strategi efektif dalam menyalurkan aspirasi tanpa memicu konflik, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia pun berharap pola-pola kegiatan positif tersebut dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan suasana yang kondusif di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh personel diharapkan mampu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Pendekatan persuasif, kata dia, menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap terkendali serta menghindari potensi eskalasi di lapangan.

“Pengawalan harus dilakukan secara humanis, dengan komunikasi yang baik dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Selain itu, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya Satuan Intelkam Polres Soppeng, yang dinilai telah menjalankan fungsi deteksi dini dengan optimal.

Upaya tersebut dinilai sangat penting dalam memetakan potensi kerawanan sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih awal.

Ia menilai, keberhasilan menjaga situasi keamanan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antar satuan serta kesigapan personel dalam merespons setiap perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat soliditas dan sinergitas, serta senantiasa memanjatkan doa agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, dan kondusif selama momentum peringatan Hari Buruh berlangsung.

Dengan kesiapan yang matang dan pendekatan yang humanis, Polres Soppeng optimistis peringatan May Day 2026 di wilayahnya dapat berjalan dengan aman serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.

(Silviana)

Selasa, 28 April 2026

PB IMPS Periode 2026–2028 Siap Guncang Pergerakan Mahasiswa Soppeng, Awal Baru Penguatan Peran Mahasiswa Soppeng

Makassar, Teropongsulawesi.com, Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng (PB IMPS) periode 2026–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4). 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan berdaya guna.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh para Dewan Pembina/Penasehat, serta perwakilan delegasi, beserta organisasi mahasiswa yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru. 

Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen untuk memajukan organisasi.

Ketua Umum PB IMPS periode 2026–2028, Muhammad Arifin Syam, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya Kabupaten Soppeng.

“Kepengurusan ini diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata bagi Mahasiswa dan masyarakat. Kolaborasi dan solidaritas menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PB IMPS ke depan akan mengedepankan prinsip profesionalitas, integritas, dan kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi. Upaya tersebut akan diwujudkan melalui penguatan program di bidang akademik, sosial, serta pemberdayaan sumber daya manusia, khususnya mahasiswa dan pelajar asal Soppeng.

Muh. Ilham sebagai ketua MPO IMPS juga mengingatkan, "Sebagai Ketua MPO IMPS di momentum pelantikan ini kami harap Pengurus Besar IMPS  kedepan harus menegaskan posisinya sebagai mitra kritis yang konstruktif menjaga independensi, memperkuat basis analisis, serta berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Pelantikan ini harus menjadi titik awal kerja nyata organisasi yang tertata, kader yang unggul, dan kontribusi yang terukur." 

Para tamu undangan yang hadir juga menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru mampu menjaga eksistensi organisasi serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan zaman. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat peran PB IMPS sebagai wadah pengembangan generasi muda.

Selain sebagai prosesi pelantikan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus, alumni, dan seluruh elemen organisasi. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan serta membangun sinergi yang berkelanjutan.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PB IMPS periode 2026–2028 diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Kabupaten Soppeng secara umum.

(Fadly) 

Minggu, 26 April 2026

Kapolsek Donri-Donri Iptu Amat Yani Pimpin Upacara, Ingatkan Bahaya Perilaku Negatif



Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menanamkan nilai kedisiplinan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini, Kapolsek Donri-Donri IPTU Amat Yani, S.IP bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan upacara bendera rutin di SMPN 1 Donri-Donri, Dusun Amessangeng, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Senin (27/04/2026) pukul 07.00 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Kepala Sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Donri-Donri.

Dalam pelaksanaan upacara, Kapolsek Donri-Donri turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Pising Bripka Muh. Qadri yang juga berperan aktif dalam mendukung pembinaan kepada para pelajar.

Dalam amanatnya, IPTU Amat Yani menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah sebagai pondasi utama terciptanya proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Ia mengajak para siswa untuk menanamkan disiplin sejak dini, menghormati guru, serta mematuhi tata tertib sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti perundungan (bullying), tawuran pelajar, penyalahgunaan media sosial, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan positif bagi siswa untuk mengembangkan potensi serta meraih cita-cita.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Kalian harus disiplin dalam belajar, menjaga sikap, serta menjauhi pergaulan yang dapat menjerumuskan ke hal-hal negatif.

"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar IPTU Amat Yani di hadapan peserta upacara.

Ia juga mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah dengan saling menghargai, menjaga persatuan, serta segera melaporkan kepada guru apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Menurutnya, kesadaran kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk para pelajar.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan.

Ia menilai bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang sadar hukum dan berkarakter.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda.

"Melalui edukasi sejak dini, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan di lingkungannya,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar sebagai bagian dari upaya preventif dalam mencegah kenakalan remaja serta pengaruh negatif yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

Menurutnya, sinergi antara pihak kepolisian dan sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Kepala SMPN 1 Donri-Donri menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Donri-Donri yang telah memberikan motivasi dan pembinaan kepada siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat karakter disiplin serta kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Setelah kegiatan selesai, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolsek Donri-Donri, pihak sekolah, dewan guru, serta para siswa sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat semakin memahami pentingnya disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(Red)

Geger! Polisi Turun Langsung ke Desa Pattojo Malam Hari, Mahasiswa KKN Ikut Bergerak, Warga Antusias Dengar Fakta Mengerikan Bahaya Narkoba


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana malam di Lamogo, Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, mendadak berbeda pada Minggu (26/4/2026). Warga yang biasanya beraktivitas santai selepas Isya, kali ini berkumpul dalam satu kegiatan penting yang menyita perhatian. Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar penyuluhan bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang yang berlangsung mulai pukul 20.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak awal acara, warga tampak memenuhi lokasi penyuluhan untuk mendengarkan pemaparan mengenai ancaman narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda di pedesaan.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Berprestasi Tanpa Narkoba”, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, SE., MM, yang hadir sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda secara perlahan.

Menurutnya, dampak narkoba terhadap kesehatan sangat serius. Pengguna dapat mengalami kerusakan fungsi otak, penurunan kemampuan berpikir, gangguan daya ingat, hingga kerusakan organ vital. Bahkan, dalam jangka panjang, penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan ketergantungan berat yang sulit disembuhkan serta berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Tak hanya itu, dampak psikologis juga menjadi perhatian utama. Pengguna narkoba umumnya mengalami perubahan perilaku, emosi tidak stabil, serta kehilangan kontrol diri. Kondisi tersebut kerap memicu konflik sosial, tindakan kriminal, hingga putusnya masa depan generasi muda yang seharusnya produktif.

Dalam penyuluhan tersebut juga dijelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga lingkungan sosial. Pengguna cenderung mengalami penurunan tanggung jawab, putus sekolah, kehilangan pekerjaan, serta merusak hubungan keluarga. Bahkan dalam banyak kasus, narkoba menjadi pintu masuk terhadap tindakan kriminal lainnya.

Mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut berperan aktif membantu jalannya penyuluhan. Mulai dari koordinasi peserta, pengaturan tempat, hingga mendukung sesi diskusi interaktif antara pemateri dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi kepada generasi muda.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa seluruh ajaran agama melarang penggunaan narkoba karena dampaknya yang merusak diri sendiri dan lingkungan sekitar. Pendekatan moral dan keagamaan pun dinilai penting sebagai benteng awal dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

AKP Heriyadi Nur mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja. Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan kelompok paling rentan terhadap pengaruh narkoba, terutama akibat faktor lingkungan, pergaulan bebas, serta kurangnya pemahaman tentang dampak buruk narkototika.

“Kami terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami bahaya narkoba. Ini juga menjadi langkah preventif untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika,” ujarnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa KKN menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menolak narkoba.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum saja. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar pencegahan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, warga terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sejumlah peserta bahkan mengajukan pertanyaan terkait ciri-ciri pengguna narkoba, cara pencegahan di lingkungan keluarga, hingga langkah yang harus dilakukan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala agar kesadaran akan bahaya narkoba semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda desa.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Warga Desa Pattojo pun memberikan respon positif serta berharap sinergi antara kepolisian dan mahasiswa dapat terus berlanjut dalam kegiatan edukatif lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Generasi muda pun diharapkan lebih fokus mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa.

(Silviana)

Kamis, 23 April 2026

Bantuan Tunai Disalurkan, 23 KPM Desa Bulue Terima BLT Dana Desa


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana Gedung Serbaguna Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, tampak berbeda pada Kamis, 23 April 2026. Sejak pagi hari, puluhan warga mulai berdatangan dengan penuh harap untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah Desa Bulue kembali menyalurkan bantuan tersebut kepada 23 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa. Penyaluran dilakukan secara langsung dan tunai, sehingga warga dapat segera memanfaatkan bantuan yang diterima.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Bulue, Abdul Majid, beserta perangkat desa dan pendamping desa yang memastikan proses berjalan tertib dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Majid menegaskan bahwa BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diterima digunakan secara bijak, terutama untuk kebutuhan pokok rumah tangga.

Di sisi lain, rasa syukur tampak jelas dari wajah para penerima bantuan. Bagi sebagian warga, BLT ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi untuk beli kebutuhan dapur,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat.

Penyaluran bantuan berlangsung dengan tertib, di mana setiap penerima dipanggil satu per satu sesuai daftar yang telah ditetapkan. Aparat desa juga memastikan tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran.

Program BLT Dana Desa sendiri merupakan salah satu prioritas penggunaan Dana Desa yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mengurangi dampak ekonomi yang dirasakan warga.

Dengan tersalurkannya bantuan ini, Pemerintah Desa Bulue berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata bagi kebutuhan warga, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa yang lebih sejahtera.

(Aswan JS)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved