TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Sabtu, 07 November 2026

Pimpin Langsung Defile Porprov XVIII, Bupati Suwardi Haseng Bawa 276 Kontingen Soppeng Bidik 10 Besar


Bone, Teropongsulawesi.com, Semangat juang dan optimisme mewarnai keikutsertaan Kabupaten Soppeng dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Dipimpin langsung Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., sebanyak 276 anggota kontingen tampil dalam defile pembukaan di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).

Bupati Suwardi Haseng didampingi Ketua Kontingen Ady Setiady, S.Sos., M.Si., bersama para atlet, pelatih, ofisial, dan manajer mengikuti prosesi defile yang menjadi bagian dari pembukaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu sekaligus memperlihatkan dukungan pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet yang akan membawa nama daerah di arena kompetisi.

Kontingen Soppeng diperkuat 170 atlet, 45 pelatih, 39 ofisial, dan 22 manajer. Seluruhnya akan berkompetisi pada 19 cabang olahraga, dengan 10 cabang olahraga berlangsung di Kabupaten Wajo dan sembilan lainnya di Kabupaten Bone.

Tidak sekadar berpartisipasi, Soppeng datang dengan ambisi meningkatkan prestasi. Melalui semangat Sukses Setara, kontingen daerah ini menargetkan mampu menembus peringkat 10 besar Porprov XVIII Sulsel 2026.

Target tersebut menjadi pekerjaan besar bagi seluruh atlet, mengingat pada Porprov 2022 di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba, Soppeng mengakhiri kompetisi dengan raihan 34 medali.

Rinciannya, tujuh medali emas, 12 perak, dan 15 perunggu. Cabang olahraga pencak silat menjadi penyumbang emas terbanyak dengan tiga medali, disusul panahan dua emas, serta karate dan catur masing-masing satu emas.

Untuk medali perak, kontribusi datang dari pencak silat, menembak, balap motor, karate, atletik, tenis meja, dan biliar. Sementara medali perunggu tersebar pada sembilan cabang olahraga, termasuk karate, menembak, balap motor, pencak silat, sepak takraw, tenis meja, biliar, catur, dan bola voli.

Dengan komposisi 170 atlet yang akan bertanding pada 19 cabang olahraga, peluang Soppeng untuk memperbaiki catatan prestasi terbuka lebar. Namun, target 10 besar membutuhkan kerja keras, konsistensi, serta perjuangan maksimal dari seluruh atlet.

Kini, perhatian tertuju pada perjuangan kontingen Soppeng di Bone dan Wajo. Harapan besar disematkan agar para atlet mampu menyumbangkan prestasi terbaik sekaligus mengangkat nama Kabupaten Soppeng di panggung olahraga Sulawesi Selatan.

(Taggi)

Jumat, 06 November 2026

Bupati Soppeng Hadir di Tengah Korban Kebakaran Leworeng, Serahkan Bantuan dan Beri Penguatan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kepedulian Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E. Usai kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Sabtu (7/11/2026) dini hari, Bupati turun langsung menemui keluarga korban sekaligus menyerahkan bantuan pemerintah daerah.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.00 Wita tersebut menyisakan duka bagi keluarga korban. Dalam kunjungannya, Suwardi tidak hanya datang menyerahkan bantuan, tetapi juga menyempatkan diri mendengarkan penuturan keluarga dan warga mengenai kronologi kejadian.

Ia turut menyimak cerita tentang bagaimana warga sekitar saling membantu menyelamatkan sejumlah perabotan rumah tangga dan fasilitas lainnya ketika api mulai melalap rumah korban.

Di tengah suasana duka, Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, kebersamaan merupakan kekuatan penting, terutama ketika menghadapi berbagai cobaan dan kesulitan.

"Sabarki, tidak ada yang mau kena bencana seperti ini. Insya Allah ada hikmah di balik semua ujian," ujar Suwardi memberikan semangat kepada keluarga korban.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah daerah hendaknya tidak hanya dilihat dari besaran nominalnya, melainkan sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

"Bantuan dari Pemda ini jangan dilihat dari nilainya. Semoga bisa meringankan beban keluarga," katanya.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah.

Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang tertimpa bencana tidak cukup hanya melalui bantuan materi, tetapi juga harus diwujudkan dengan kehadiran, perhatian, serta dukungan kemanusiaan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Soppeng didampingi Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Andi Haeruddin, Asisten III Andi Makkaraka, Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, staf BPBD, staf Dinas Sosial, serta Kepala Desa Leworeng, Rusdi, S.Sos.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk hadir memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

(Taggi)

Kamis, 05 November 2026

Polemik Undangan KONI Soppeng, Disparpora Tegaskan Tidak Ada Niat Mengabaikan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polemik mengenai keterlibatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Soppeng dalam prosesi pelepasan kontingen menuju PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026 mendapat tanggapan dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Soppeng.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disparmudora Soppeng, Ady Setiady, menegaskan bahwa pihak panitia tidak pernah bermaksud mengesampingkan KONI dalam agenda pelepasan kontingen yang digelar pada Kamis (5/11/2026) kemarin.

Ady menjelaskan, undangan untuk KONI sebenarnya telah disiapkan oleh panitia. Bahkan, dokumen fisik undangan tersebut masih tersimpan dan dapat menjadi bukti bahwa pihaknya telah melakukan proses administrasi penyampaian undangan.

Ia menduga, apabila terdapat pihak KONI yang belum menerima surat tersebut, kemungkinan terjadi kendala teknis dalam proses pendistribusian undangan.

"Atas nama panitia, kami menyampaikan permohonan maaf apabila undangan tersebut tidak sampai kepada pihak KONI. Jika terjadi demikian, tentu itu menjadi evaluasi bagi kami. Tidak ada maksud untuk mengabaikan atau tidak melibatkan KONI," ungkap Ady. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dan KONI selama persiapan PORPROV tetap berjalan. Sejumlah personel pemerintah daerah juga terlibat dalam rapat koordinasi yang membahas kesiapan kontingen Soppeng.

Bahkan, dalam kegiatan pelepasan yang berlangsung di Aula Gabungan Kantor Dinas Pemkab Soppeng, sejumlah pengurus KONI turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah, pelatih, ofisial, dan atlet.

Ady juga mengingatkan bahwa Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam sambutannya telah menyampaikan apresiasi secara terbuka kepada KONI atas peran dan kontribusinya dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Bupati berharap KONI tetap bersinergi dengan pemerintah daerah, pelatih, dan ofisial untuk memastikan para atlet mendapatkan pendampingan serta dukungan maksimal selama mengikuti kompetisi.

"Hubungan Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan KONI selama ini berjalan sangat baik. Tidak ada persoalan antara pemerintah daerah dengan KONI sebagaimana kesan yang mungkin muncul," tegasnya.

Ady berharap perbedaan informasi terkait penyampaian undangan tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu hubungan baik antar lembaga.

Menurutnya, saat ini yang lebih penting adalah menjaga soliditas seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kabupaten Soppeng. Sebab, keberhasilan kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga dukungan, koordinasi, dan kerja sama seluruh pihak.

"Kita memiliki tujuan yang sama, yakni mendukung atlet Soppeng agar dapat bertanding dengan baik dan membawa prestasi bagi daerah," tutup Ady.

Ia pun berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi dan kebersamaan demi membawa nama Kabupaten Soppeng meraih hasil terbaik pada PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026.

(Red)

Kenang Jasa Almarhumah Andi Tenri Seno, TK Negeri Lamung Patue Terus Hidupkan Program HADIR


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pengabdian seorang pendidik tidak selalu berhenti ketika dirinya telah tiada. Gagasan, keteladanan, dan inovasi yang pernah ditanamkan justru dapat terus tumbuh melalui orang-orang yang melanjutkannya.

Hal inilah yang tercermin di TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng. Sekolah tersebut tetap konsisten menjalankan program HADIR (Hebatnya Ayah dan Ibu Mengajar), sebuah gagasan pembelajaran yang diwariskan almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd.

Program ini memberikan ruang kepada orang tua peserta didik untuk mengambil peran langsung sebagai pengajar, berbagi ilmu dan pengalaman, sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak dalam suasana belajar yang menyenangkan.

Komitmen melanjutkan program tersebut kini dijalankan di bawah kepemimpinan Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd.

Pada pelaksanaan kali ini, giliran Nur Fatmi, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Ibu Uci, ibunda Mikayla dari Kelompok B3, hadir di hadapan peserta didik untuk memberikan materi pembelajaran bahasa Inggris.

Dengan pendekatan interaktif, Ibu Uci memperkenalkan angka 1 sampai 20 dalam bahasa Inggris. Anak-anak diajak belajar melalui lagu, permainan, serta kegiatan menghitung gambar buah-buahan, mulai dari melon, anggur hingga semangka.

Metode pembelajaran tersebut membuat suasana kelas lebih hidup. Peserta didik diberikan kesempatan menjawab pertanyaan, menyebutkan angka, dan menghitung sesuai gambar yang diperlihatkan.

Sebagai bentuk apresiasi, Ibu Uci juga memberikan hadiah kepada anak-anak yang mampu menjawab dengan benar. Kegiatan itu pun berlangsung penuh keceriaan dan disambut antusias oleh para peserta didik.

Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd., mengungkapkan bahwa program HADIR memiliki nilai tersendiri bagi keluarga besar sekolah karena merupakan salah satu gagasan yang dirintis oleh almarhumah Andi Tenri Seno.

Ia menuturkan, almarhumah bukan hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga mewariskan semangat kebersamaan, perhatian, dan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan sekolah.

"Program HADIR ini merupakan ide cemerlang almarhumah Ibu Andi Tenri Seno, S.Pd. Kami sebagai penerus hanya melanjutkan program kerja dan gagasan baik yang telah beliau rintis. Kami berharap program ini tetap berjalan karena manfaatnya sangat besar, terutama dalam membangun keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak," ungkap Jumrah.

Ia berharap program tersebut terus mendapat dukungan dari seluruh orang tua peserta didik agar keterlibatan keluarga dalam pendidikan semakin meningkat.

Sementara itu, Wali Kelas B3, Hj. Amriani, S.Pd., turut menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran orang tua sebagai pengajar memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus mendorong anak-anak lebih aktif dan percaya diri.

AL-FATIHAH, DOA UNTUK ALMARHUMAH

Ada suasana haru di balik keberlanjutan kegiatan tersebut. Keluarga besar TK Negeri Lamung Patue juga menggelar doa bersama untuk mengenang almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd.

Seluruh guru bersama-sama membacakan Surah Al-Fatihah dan mengirimkan doa bagi almarhumah. Doa bersama tersebut dipimpin oleh Ibu Asri Bungawali, S.Pd.

Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhumah yang semasa hidup dikenal memiliki perhatian besar terhadap para guru serta perkembangan TK Negeri Lamung Patue.

Bagi mereka, menjaga keberlangsungan program HADIR merupakan salah satu cara terbaik untuk mengenang sosok yang telah meletakkan dasar pemikiran bagi inovasi pembelajaran tersebut.

Kini, setiap kali ayah dan ibu hadir di ruang kelas untuk berbagi ilmu, gagasan almarhumah kembali menemukan maknanya.

Sebuah warisan pengabdian yang tidak hanya dikenang melalui doa, tetapi juga diteruskan melalui tindakan nyata dalam dunia pendidikan.

(Taggi)

241 Peserta Meriahkan MTQ ke-V Soppeng, Suwardi Haseng Dorong Penguatan Nilai Religius


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQ) ke-V Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026 resmi dimulai. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., membuka langsung kegiatan tersebut di Lapangan Andi Mattoliang, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kamis malam (5/11/2026).

Pembukaan ajang keagamaan tingkat kabupaten ini diikuti 241 peserta yang tergabung dalam kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan selama empat hari, mulai 5 hingga 8 November 2026.

Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah, Tartil, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khat Qur’an, serta sejumlah cabang lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa MTQ memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut pembangunan daerah harus dilaksanakan secara menyeluruh dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pembinaan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan fisik daerah yang selama ini gencar kita lakukan tidak akan lengkap tanpa diimbangi oleh pembangunan mental dan spiritual masyarakatnya,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap MTQ dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda Soppeng agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan perlombaan sebagai sarana mengembangkan potensi dan mempererat persaudaraan. Ia meminta peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan tidak hanya berorientasi pada perolehan juara.

Menurutnya, nilai utama MTQ terletak pada kecintaan umat terhadap Al-Qur’an dan kesungguhan menjadikan kalam Allah SWT sebagai pedoman hidup.

Di sisi lain, dewan hakim diminta melaksanakan tugas secara profesional dengan mengedepankan prinsip kejujuran, objektivitas, keadilan, dan transparansi. Hasil penilaian diharapkan benar-benar mencerminkan kualitas peserta sehingga mereka yang terpilih mampu mengharumkan nama Kabupaten Soppeng pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur.

Pada kesempatan tersebut, Suwardi turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQ, mulai dari panitia, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Pemerintah Kecamatan Donri-Donri, pemerintah desa, masyarakat, hingga para sponsor.

Mengusung tema “Melalui MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Soppeng yang Qur’ani Menuju Soppeng Sukses Setara, Religius dan Berdaya Saing”, MTQ ke-V diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur’ani sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan sebagai fondasi dalam mewujudkan Soppeng yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

(Taggi)

Bawa 276 Personel ke PORPROV XVIII, Suwardi Haseng Minta Atlet Soppeng Tampil Maksimal dan Jaga Kehormatan Daerah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., melepas 276 personel kontingen Kabupaten Soppeng yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Dalam momentum tersebut, ia menegaskan tiga hal penting yang harus dipegang teguh seluruh atlet: berjuang meraih prestasi, menjunjung sportivitas, dan menjaga nama baik daerah.

Pelepasan berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas Pemkab Soppeng, Kamis (5/11/2026). Kontingen kebanggaan Bumi La Temmamala itu akan mengikuti kompetisi yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.

Di hadapan para atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus olahraga, Suwardi menekankan bahwa setiap peserta memiliki tanggung jawab besar karena membawa identitas dan kehormatan Kabupaten Soppeng di tingkat provinsi.

Menurutnya, PORPROV bukan hanya tentang perolehan medali, melainkan juga menjadi ruang pembuktian kemampuan atlet, hasil pembinaan olahraga, serta karakter generasi muda daerah.

"Saya ingin menegaskan bahwa saudara-saudara sekalian bukan sekadar peserta pertandingan, tetapi membawa nama daerah, kehormatan daerah, serta harapan masyarakat Kabupaten Soppeng," kata Suwardi dalam sambutannya.

Untuk itu, Bupati memberikan tiga penekanan kepada seluruh atlet.

Pesan pertama, berjuang maksimal untuk meraih prestasi.

Suwardi meminta atlet tidak merasa rendah diri ketika menghadapi lawan dari daerah lain. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata bergantung pada bakat, tetapi juga ditentukan oleh kedisiplinan, latihan yang konsisten, kekuatan mental, dan semangat pantang menyerah.

Pesan kedua, menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan.

Ia mengingatkan agar seluruh atlet bertanding secara jujur, menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit dan juri, serta menghindari tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai olahraga.

"Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, dan menerima kekalahan dengan lapang dada adalah bagian dari jiwa seorang olahragawan sejati," pesannya.

Pesan ketiga, menjaga nama baik Kabupaten Soppeng.

Bupati berharap seluruh anggota kontingen mampu menunjukkan perilaku yang santun, disiplin, rendah hati, dan menghargai sesama, tidak hanya ketika bertanding, tetapi juga selama berada di daerah penyelenggara.

Suwardi juga mengingatkan bahwa keberhasilan olahraga daerah membutuhkan pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. PORPROV, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Ia pun menyampaikan penghargaan kepada KONI Kabupaten Soppeng, para pelatih, ofisial, manajer cabang olahraga, serta seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan keikutsertaan kontingen.

Sebelum sambutan, Bupati secara simbolis memasangkan jaket dan topi kontingen kepada perwakilan atlet. Selanjutnya dilakukan penyerahan bendera kontingen dari Bupati kepada Ketua Kontingen, Adi Setiadi.

Dalam laporan panitia, Adi Setiadi yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng menyebutkan, sebanyak 276 personel yang diberangkatkan terdiri atas 170 atlet, 45 pelatih, 39 ofisial, dan 22 manajer cabang olahraga.

Kontingen Soppeng akan mengikuti 19 cabang olahraga yang dipertandingkan di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.

Sebagai bagian dari persiapan, panitia telah menyediakan 24 pondokan untuk tempat tinggal kontingen, masing-masing sembilan pondokan di Wajo dan 15 pondokan di Bone.

Adi berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah sepanjang kompetisi berlangsung.

Pelepasan ini menjadi awal perjuangan kontingen Soppeng untuk membuktikan kemampuan sekaligus mengukir prestasi pada pesta olahraga terbesar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Usai prosesi pelepasan, seluruh atlet bersama jajaran kontingen mengabadikan momen melalui swafoto bersama.

Soppeng Sukses, Soppeng Juara, Soppeng Berprestasi!

(Taggi)

Rabu, 04 November 2026

Bupati Soppeng Ikuti Rakor Kemendagri-KPK, Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Pemerintahan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Komitmen mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng. Hal tersebut tercermin dari kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang digelar Kemendagri bersama KPK RI, Kamis (5/11/2026).

Rakor yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, tersebut mempertemukan unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta lembaga pengawasan dan legislatif.

Bupati Suwardi Haseng hadir bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, meliputi Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BKAD, Kepala Balibangda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kesehatan.

Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam memastikan pengelolaan anggaran, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip transparansi serta akuntabilitas.

Salah satu agenda utama adalah penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan Kemendagri, KPK, BPKP, LKPP, para kepala daerah, dan ketua DPRD. Kesepakatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam membangun sistem pemerintahan yang berintegritas dan memperkuat langkah pencegahan korupsi.

Dalam rakor tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus mengangkat tema kepemimpinan kepala daerah yang berintegritas sebagai landasan mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Pimpinan KPK RI, Dr. Johanis Tanak, turut memaparkan strategi penguatan integritas kepala daerah melalui pencegahan korupsi dan pembenahan tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, BPKP menekankan pentingnya pengendalian intern dan manajemen risiko dalam menjamin akuntabilitas pelaksanaan pembangunan daerah.

Pembahasan semakin mendalam melalui dua sesi panel yang menghadirkan narasumber dari KPK, Kemendagri, BPKP, dan LKPP. Fokus pembahasannya meliputi pemetaan risiko korupsi, pengawasan pemerintahan berbasis risiko, penguatan pengelolaan keuangan daerah, hingga mitigasi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.

Kehadiran Bupati Soppeng bersama jajaran perangkat daerah dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dalam memperkuat pengawasan dan membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas.

Dengan penguatan koordinasi tersebut, penyelenggaraan pemerintahan daerah diharapkan semakin profesional, terbuka, dan bertanggung jawab, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar diarahkan untuk kepentingan serta kesejahteraan masyarakat.

(Taggi)

Dorong Masyarakat Cerdas dan Kritis, Pemkab Soppeng Libatkan 150 Peserta dalam Bimtek Literasi Informasi


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Penguatan budaya literasi terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun Anggaran 2026, pemerintah daerah mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam mengakses dan memanfaatkan informasi di era digital.

Kegiatan yang diikuti 150 peserta tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Lalabata, Kamis (5/11/2026). Bimtek ini mengangkat tema “Literasi untuk Kecerdasan dan Kesejahteraan Masyarakat” dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari Bunda Literasi delapan kecamatan, pengelola perpustakaan sekolah, desa, kelurahan dan kecamatan, pengelola perpustakaan khusus Lapas, pegiat literasi hingga insan pers.

Bunda Literasi Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia Pemkab Soppeng, Abdullah, S.E., M.M., mewakili Sekretaris Daerah sekaligus membacakan sambutan Sekda yang didampingi kepala Perpustakaan Soppeng Andi Herill Dolly, SE.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa literasi informasi memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat.

Kemampuan masyarakat dalam menerima informasi harus diimbangi dengan kecakapan untuk memahami isi, menguji kebenaran, serta membedakan informasi yang valid dengan berita yang menyesatkan.

Hal ini dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar luas melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Karena itu, Bimtek Literasi Informasi diharapkan menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam menggunakan informasi secara bertanggung jawab.

Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, panitia menghadirkan Dr. Andi Bunga Tongeng, S.T., M.T., dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar sekaligus Founder Komunitas Literasi Gowa Menyala sebagai narasumber utama.

Selain itu, materi juga diberikan oleh Dr. H. Nur Alim, S.Pd., M.Pd., Syamsuddin, S.E., M.Si., dan Achmad Saifuddin Fahri, S.P., M.Agb.

Kehadiran para pemateri diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi peserta untuk mengembangkan kegiatan literasi yang lebih inovatif dan berdampak di lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, kehadiran Bunda Literasi Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mempertegas pentingnya keterlibatan keluarga dan komunitas dalam membangun kebiasaan membaca serta meningkatkan kecakapan literasi sejak dini.

Pemkab Soppeng menaruh harapan besar agar kegiatan ini melahirkan penggerak literasi yang mampu meneruskan pengetahuan kepada masyarakat secara lebih luas.

Dengan melibatkan berbagai unsur, gerakan literasi diharapkan tidak hanya bertumpu pada perpustakaan dan lembaga pendidikan, tetapi juga tumbuh melalui keluarga, pemerintahan desa dan kelurahan, serta komunitas masyarakat.

Penguatan literasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menyiapkan masyarakat yang berpengetahuan, mampu menghadapi tantangan digital, dan memiliki daya saing untuk mendukung pembangunan daerah.

(Taggi) 

Dinkes Soppeng Gelar Cek Kesehatan Gratis di Ongkoe, 100 Warga Jadi Sasaran Pemeriksaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng melalui UPTD Puskesmas Salotungo menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Ongkoe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, RSU Latemmamala, dan Puskesmas Salotungo sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, di antaranya pemeriksaan radiografi atau rontgen toraks dan pemeriksaan tekanan darah. Sebanyak 100 warga Ongkoe menjadi target sasaran pemeriksaan dalam kegiatan tersebut.

Pemeriksaan radiografi toraks dilakukan oleh dr. Siti Raqiba untuk membantu mendeteksi kemungkinan gangguan kesehatan paru-paru, khususnya yang berkaitan dengan penyakit tuberkulosis (TBC).

Hasil pemeriksaan rontgen selanjutnya menjadi salah satu komponen dalam proses skrining TBC yang perlu dikorelasikan dengan gejala klinis serta pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi medis.

Kepala UPTD Puskesmas Salotungo, drg. Hj. Muhlisa, mengatakan bahwa pelaksanaan CKG merupakan salah satu bentuk komitmen pelayanan kesehatan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut warga dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis tanpa harus menempuh jarak yang jauh untuk mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera memperoleh penanganan medis.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Retno Saputra Swedye, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa sinergi lintas fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit, termasuk TBC, melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, merata, dan mengedepankan langkah promotif serta preventif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

(Red)

Kedekatan Kasi Humas Polres Soppeng dengan Insan Pers Jadi Energi Positif Bangun Kepercayaan Masyarakat


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Hubungan kemitraan yang harmonis antara kepolisian dan insan pers memiliki arti penting dalam menciptakan keterbukaan informasi serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Komitmen tersebut tercermin dari pendekatan humanis yang ditunjukkan Kasi Humas Polres Soppeng, AKP H. Husain, S.Sos., S.H., dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para jurnalis.

Kebersamaan itu terlihat saat dirinya bertemu dengan awak media online Wartasulselnews.com Rizal Akbar dan Kabartujuhsatu.news Herwan dalam suasana santai di Warkop Abadi, Jalan Kemakmuran, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar obrolan biasa, melainkan menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun kesamaan pandangan tentang pentingnya informasi publik yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.

AKP H. Husain menyampaikan bahwa media mempunyai posisi strategis dalam membantu kepolisian menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan membangun komunikasi publik tidak terlepas dari dukungan insan pers yang selama ini menjadi salah satu penghubung antara institusi kepolisian dan masyarakat.

"Media adalah perpanjangan tangan kami untuk menyapa masyarakat secara luas. Melalui sinergi yang terbangun erat, semangat Polisi Bersama Masyarakat benar-benar kami wujudkan agar informasi yang sampai ke warga tidak hanya cepat, tetapi juga menyejukkan dan mencerahkan," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Humas Polres Soppeng terus mendorong penyampaian informasi secara terbuka melalui publikasi kegiatan kepolisian, pelayanan masyarakat, perkembangan kamtibmas, serta berbagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah.

Di samping itu, kecepatan merespons informasi dan aduan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan komunikasi yang lebih baik.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat membutuhkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga benar dan memiliki nilai edukasi.

Karena itu, sinergitas kepolisian dan media diharapkan terus diperkuat dengan mengedepankan profesionalisme, independensi pers, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Hubungan yang dilandasi keterbukaan dan saling menghargai tersebut menjadi modal sosial untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Pada akhirnya, semangat Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya menjadi slogan, tetapi diharapkan hadir melalui komunikasi, pelayanan, dan kolaborasi nyata demi menjaga Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, dan harmonis.

(Taggi)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved