TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Rabu, 24 Juni 2026

Momen Tak Terlupakan, TK Putra III Malaka Soppeng Gelar Pelepasan dan Pentas Seni Meriah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Putra III Malaka Soppeng yang digelar pada Selasa (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Malaka Raya No. 24, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa, guru, dan orang tua yang bersama-sama merayakan keberhasilan anak-anak menyelesaikan pendidikan usia dini.

Sebanyak 40 siswa resmi dilepas pada acara tersebut setelah menyelesaikan masa belajar mereka di TK Putra III Malaka. Mereka kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan bekal pengetahuan, karakter, dan keterampilan yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di taman kanak-kanak.

Acara dihadiri oleh Ketua Unit Usaha, Hj. A. Tita ST Fachira Ramli, Ketua Komite Sekolah Ramlan, SE, Kepala TK Putra III Malaka A. Wikrawardani, S.Pd., para guru, staf sekolah, serta seluruh orang tua murid yang hadir memberikan dukungan dan semangat kepada putra-putri mereka.

Kepala TK Putra III Malaka, A. Wikrawardani, S.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas capaian para siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah menjalin kerja sama dan memberikan kepercayaan kepada sekolah dalam mendidik anak-anak mereka.

“Pelepasan 40 siswa tahun ini menjadi kebanggaan bagi kami. Keberhasilan anak-anak tidak lepas dari dukungan dan sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua. Kami berharap seluruh siswa yang dilepas hari ini dapat terus berkembang, menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, berakhlak baik, serta mampu meraih prestasi di jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Oleh karena itu, berbagai program pembelajaran yang diterapkan di TK Putra III Malaka tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan moral, sosial, dan kreativitas siswa.

Sementara itu, Ketua Unit Usaha, Hj. A. Tita ST Fachira Ramli, menegaskan bahwa masa kanak-kanak merupakan periode emas atau golden age yang sangat menentukan perkembangan seseorang di masa depan.

Ia berharap para orang tua terus memberikan perhatian, pendampingan, dan motivasi kepada anak-anak mereka agar semangat belajar tetap terjaga saat memasuki lingkungan sekolah dasar.

“Pendidikan yang diberikan sejak usia dini akan menjadi pondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, peran keluarga dan sekolah harus terus berjalan beriringan,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite Sekolah, Ramlan, SE. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga mereka untuk membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Menurutnya, keberhasilan para siswa saat ini merupakan hasil kerja keras bersama antara guru, sekolah, dan orang tua yang selama ini terus mendukung proses pendidikan anak.

Tidak hanya menjadi ajang pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni yang berhasil memukau para tamu undangan. Anak-anak tampil percaya diri di atas panggung menunjukkan bakat dan kreativitas yang mereka miliki.

Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, tarian modern, pembacaan puisi perpisahan, hingga hafalan surah-surah pendek dan doa sehari-hari. Penampilan para siswa berkali-kali mengundang tepuk tangan meriah dari para orang tua dan tamu undangan yang hadir.

Momen yang paling mengharukan terjadi saat para siswa membawakan puisi perpisahan untuk guru dan orang tua mereka. Tidak sedikit orang tua yang tampak terharu menyaksikan anak-anak yang sebelumnya masih pemalu kini mampu tampil percaya diri di hadapan banyak orang.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pengalungan medali kelulusan kepada 40 siswa secara bergantian sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan di TK Putra III Malaka. Satu per satu siswa maju ke depan panggung untuk menerima medali dan penghargaan yang diserahkan oleh pihak sekolah.

Setelah prosesi pelepasan selesai, seluruh peserta kegiatan melaksanakan sesi foto bersama yang melibatkan jajaran sekolah, pengurus yayasan, komite, guru, siswa, dan orang tua murid. Momen tersebut menjadi kenangan berharga yang akan selalu dikenang oleh seluruh keluarga besar TK Putra III Malaka.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para siswa resmi menutup perjalanan mereka di bangku taman kanak-kanak dan bersiap memasuki dunia pendidikan yang lebih tinggi. Suasana haru dan bahagia pun menyelimuti akhir acara, menandai awal langkah baru bagi generasi penerus bangsa yang diharapkan kelak mampu meraih cita-cita dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

(Red)

Selasa, 23 Juni 2026

Viral Isu Mogok Kerja di Dukcapil Soppeng, Ini Penjelasan Resmi Plh Kadis


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Isu mengenai dugaan mogok kerja di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Soppeng sempat viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kabar tersebut menyebutkan adanya gangguan hingga potensi lumpuhnya layanan administrasi kependudukan yang berdampak pada kebutuhan warga dalam pengurusan dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, dan akta pencatatan sipil.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Soppeng, Musriadi, SH, MH, memberikan klarifikasi resmi bahwa informasi mengenai adanya mogok kerja maupun penghentian layanan adalah tidak benar.

Musriadi menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya. Aktivitas pelayanan kepada masyarakat juga dipastikan berjalan normal tanpa ada penghentian operasional.

“Tidak ada mogok kerja atau pemberhentian layanan. Semua tetap berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tegasnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6).

Ia menambahkan bahwa seluruh pegawai tetap hadir dan bekerja seperti biasa dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Musriadi menjelaskan bahwa persepsi adanya gangguan layanan kemungkinan muncul akibat adanya keterlambatan pada sejumlah proses penerbitan dokumen tertentu. Keterlambatan tersebut bukan disebabkan oleh berhentinya pelayanan, melainkan karena adanya tahapan administrasi yang masih berjalan di tingkat pusat.

Salah satu faktor yang memengaruhi adalah proses penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang saat ini masih menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Menurut penjelasan pihak Dukcapil, beberapa dokumen yang memerlukan validasi TTE belum dapat diterbitkan secara normal karena masih dalam proses persetujuan sistem dari pemerintah pusat.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak berdampak pada keseluruhan layanan. Sebagian besar layanan administrasi kependudukan tetap berjalan seperti biasa, termasuk perekaman data, perubahan data kependudukan, serta pencetakan KTP elektronik.

“Untuk layanan seperti perekaman dan KTP-el tetap berjalan normal. Yang terkendala hanya dokumen tertentu yang membutuhkan TTE,” jelas Musriadi.

Dukcapil Soppeng menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Masyarakat masih dapat mengakses berbagai layanan dasar seperti:

Perekaman KTP elektronik
Penerbitan Kartu Keluarga
Perubahan data kependudukan
Layanan administrasi dasar lainnya

Dengan demikian, isu yang menyebutkan pelayanan lumpuh dipastikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Sempat beredarnya kabar mogok kerja ini membuat sebagian masyarakat di wilayah Soppeng, Sulawesi Selatan, Indonesia merasa khawatir akan terhambatnya urusan administrasi penting. Hal ini mengingat dokumen kependudukan merupakan syarat utama untuk berbagai keperluan seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga bantuan sosial.

Namun setelah klarifikasi resmi disampaikan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Musriadi juga mengingatkan pentingnya masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi dari instansi pemerintah. Ia menekankan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah publik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek informasi melalui saluran resmi Dukcapil atau pemerintah daerah,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Dukcapil Kabupaten Soppeng juga terus melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat proses persetujuan penggunaan TTE.

Upaya ini dilakukan agar seluruh layanan yang berbasis sistem elektronik dapat kembali berjalan optimal tanpa hambatan teknis.

Pihak Dukcapil menegaskan bahwa komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Seluruh jajaran pegawai terus bekerja secara maksimal untuk memastikan kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Musriadi.

Dengan adanya klarifikasi resmi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi terpengaruh oleh isu yang tidak benar terkait dugaan mogok kerja. Pelayanan di Dukcapil Soppeng dipastikan tetap berjalan normal, sementara kendala teknis pada TTE bersifat sementara dan sedang dalam proses penyelesaian.

Pemerintah daerah berharap situasi ini dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, sehingga pelayanan publik tetap berjalan lancar tanpa gangguan persepsi yang keliru.

(Red)

Babak Akhir Sengketa Tanah Maros Nomor 10/Pdt.G/2025/PN, Berkas Kasasi Lengkap dan Siap Diperiksa MA


Maros, Sulawesi Selatan, Teropongsulawesi.com, Perjalanan panjang sengketa batas tanah yang bergulir di Kabupaten Maros kini memasuki babak krusial. Perkara Perdata Nomor 10/Pdt.G/2025/PN Maros yang diajukan hingga tingkat kasasi oleh Budiman S resmi memasuki tahap penentuan di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia setelah Memori Kasasi diverifikasi dan diterima melalui sistem e-Court. Rabu (24/6/2026). 

Berdasarkan data administrasi perkara yang tercatat dalam sistem peradilan elektronik Mahkamah Agung, Budiman S selaku Pemohon Kasasi mengunggah Memori Kasasi pada 17 Februari 2026 pukul 23.51 WIB. Dokumen tersebut kemudian diverifikasi oleh petugas Mahkamah Agung pada 18 Februari 2026 pukul 11.39 WIB.

Verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses kasasi karena menandai bahwa dokumen permohonan telah memenuhi persyaratan administrasi untuk diproses lebih lanjut oleh Mahkamah Agung.

Setelah proses verifikasi selesai, pemberitahuan Memori Kasasi secara resmi disampaikan kepada seluruh pihak yang berkedudukan sebagai Termohon Kasasi dalam perkara tersebut.

Mereka antara lain Drs. H. Abdul Kadir Djidar melalui kuasa hukumnya Abd Haris, H. Muhammade, Karim alias Daeng Karim, Muh. Adam, Bakri alias Baka, Juangga, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros, serta Karim selaku ahli waris Sarbina dan pihak-pihak lainnya yang tercatat sebagai turut termohon kasasi.

Sebelumnya, pemberitahuan mengenai permohonan kasasi juga telah dikirim kepada para pihak melalui surat tercatat pada 6 Februari 2026. Berdasarkan catatan pengiriman, surat tersebut diterima oleh masing-masing pihak dalam rentang waktu antara 9 hingga 13 Februari 2026.

Sesuai ketentuan hukum acara perdata, setelah menerima pemberitahuan Memori Kasasi, para termohon diberikan kesempatan untuk menyampaikan Kontra Memori Kasasi sebagai tanggapan terhadap alasan-alasan hukum yang diajukan oleh pemohon.

Dalam sistem e-Court Mahkamah Agung, batas waktu penyampaian Kontra Memori Kasasi ditetapkan hingga 4 Maret 2026. Namun hingga data perkara terakhir yang tercatat dalam sistem, tidak ditemukan adanya dokumen Kontra Memori Kasasi yang diajukan oleh pihak termohon.

Kondisi tersebut membuat proses administrasi perkara kasasi praktis telah memasuki tahap berikutnya, yakni menunggu penetapan agenda pemeriksaan oleh Majelis Hakim Agung yang akan menangani perkara tersebut.

Meski tidak diajukannya Kontra Memori Kasasi tidak secara otomatis menentukan hasil perkara, kondisi tersebut berarti Majelis Hakim Agung nantinya akan memeriksa dan mempertimbangkan berkas kasasi berdasarkan dokumen-dokumen yang tersedia dalam berkas perkara, termasuk Memori Kasasi yang telah diajukan pemohon serta seluruh dokumen yang berasal dari proses persidangan pada tingkat sebelumnya.

Perkara ini sendiri merupakan sengketa batas tanah yang telah melalui perjalanan hukum cukup panjang. Sebelum sampai ke Mahkamah Agung, perkara tersebut terlebih dahulu diperiksa dan diputus di Pengadilan Negeri Maros. Setelah itu, sengketa berlanjut ke tingkat banding di Pengadilan Tinggi Makassar sebelum akhirnya diajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Kini seluruh perhatian para pihak tertuju ke Mahkamah Agung yang akan menentukan langkah akhir dalam sengketa tersebut. Putusan kasasi nantinya akan menjadi penentu apakah putusan pada tingkat sebelumnya dipertahankan, diperbaiki, atau bahkan dibatalkan sesuai dengan pertimbangan hukum Majelis Hakim Agung.

Dengan telah selesainya tahapan administrasi dan berakhirnya kesempatan pengajuan Kontra Memori Kasasi, perkara Nomor 10/Pdt.G/2025/PN Maros saat ini berada dalam fase menunggu penjadwalan pemeriksaan berkas oleh Majelis Hakim Agung.

Publik, khususnya para pihak yang bersengketa, kini menantikan putusan Mahkamah Agung yang akan menjadi babak penting dalam penyelesaian sengketa batas tanah tersebut setelah menempuh proses hukum mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, hingga tingkat kasasi.

(Red)

Rabu, 17 Juni 2026

Aksi Dini Hari Berakhir di Tangan Polisi, Pelaku Pencurian di Lingkungan Pesantren Diciduk Tim URC


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Soppeng berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di rumah bendahara salah satu pesantren di Kabupaten Soppeng. Seorang pria berinisial Y (49) diamankan setelah diduga menjadi pelaku dalam aksi pencurian tersebut.

Terduga pelaku ditangkap pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 23.30 WITA di Kampung Tobone, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah informasi terkait keberadaan pelaku.

Kasus ini bermula dari laporan korban yang kehilangan satu unit telepon genggam Samsung S23 Ultra warna hitam dan uang tunai sekitar Rp1,5 juta. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari di rumah korban yang berada di lingkungan pesantren.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara membobol jendela yang dilengkapi pengaman besi. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban dan meninggalkan lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp21,5 juta. Laporan yang diterima kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Soppeng melalui Unit Reaksi Cepat untuk mengungkap pelaku.

Saat diamankan, terduga pelaku tidak melakukan perlawanan. Dari hasil interogasi awal, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Polisi juga berhasil mengamankan satu unit Samsung S23 Ultra yang diduga merupakan hasil pencurian, meskipun kondisinya telah mengalami kerusakan.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Soppeng untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kasus tersebut guna melengkapi alat bukti serta mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing.

(Silviana)

Senin, 15 Juni 2026

Pembangunan Sekolah Rakyat Soppeng Dikebut, Wabup Apresiasi Kinerja PT Waskita Karya


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, bersama Kepala Sekolah Rakyat (SR) 64 Soppeng, Erni Erjilla, meninjau langsung lokasi pembangunan SR 64 Soppeng, Senin (15/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sekaligus mematangkan persiapan pemindahan peserta didik ke gedung permanen yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Dalam kunjungan itu, rombongan menerima pemaparan dari pihak pelaksana proyek terkait perkembangan pekerjaan konstruksi yang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan mengingat target operasional sekolah yang semakin dekat.

Wakil Bupati Selle KS Dalle mengatakan perkembangan pembangunan menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan saat kunjungan sebelumnya. Ia mengapresiasi upaya percepatan yang dilakukan kontraktor sehingga proyek dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Saya melihat langsung percepatan yang luar biasa. Setiap kali berkunjung ke lokasi ini, selalu ada perkembangan yang signifikan. Kami berharap pekerjaan dapat terus dipacu sehingga selesai tepat waktu,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya difokuskan pada pemantauan progres pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kesiapan berbagai aspek pendukung sebelum sekolah mulai digunakan.

Selle menjelaskan bahwa Kementerian Sosial merencanakan pemindahan peserta didik Sekolah Rakyat secara serentak dari sekolah sementara ke gedung permanen pada 11 Juli 2026. Karena itu, seluruh pihak terkait diharapkan dapat menjaga ritme kerja agar target nasional tersebut dapat tercapai.

“Kami hadir bersama Kepala SR 64 untuk melihat langsung kesiapan bangunan sekaligus mengingatkan bahwa waktu pemindahan siswa semakin dekat. Semua persiapan harus dimatangkan sejak sekarang,” katanya.

Selain meninjau pembangunan gedung, Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama pihak pelaksana juga membahas kesiapan fasilitas pendukung yang akan menunjang aktivitas belajar mengajar. Berbagai kebutuhan seperti perabot ruang kelas, perlengkapan asrama, hingga sarana penunjang lainnya menjadi perhatian agar tersedia tepat waktu.

Selle menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari rampungnya konstruksi bangunan, tetapi juga dari kesiapan seluruh sarana dan prasarana yang akan digunakan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan pemerintah daerah. Menurut mereka, kunjungan pimpinan daerah menjadi motivasi tambahan bagi para pekerja untuk menyelesaikan sisa pekerjaan sesuai jadwal.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 80 persen, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis SR 64 Soppeng dapat mulai ditempati sesuai jadwal yang ditetapkan. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Soppeng.

(Silviana)

Kadis Kominfo Soppeng Sambut Studi Komparatif DPRD Kabupaten Pangkep


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Soppeng menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) di Lounge Kantor Bupati Soppeng, Senin (15/6/2026).

Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim, H. Mantiri Mashud Hadade, SH, tersebut bertujuan untuk melakukan konsultasi sekaligus bertukar pengalaman terkait pengelolaan pusat data, sistem informasi, serta strategi komunikasi publik di lingkungan pemerintah daerah.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pusat data, informasi, dan komunikasi publik,” ujar Mantiri.

Kepala Diskominfo Kabupaten Soppeng, Drs. Kanaruddin, M.Si, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital dan keterbukaan informasi publik.

Dalam pemaparannya, Kanaruddin menjelaskan bahwa Diskominfo Soppeng menjalankan tugas dan fungsi melalui tiga bidang utama, yakni Bidang Humas dan Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang Aplikasi dan Informatika, serta Bidang Statistik dan Persandian.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses mengenai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

“Penyebarluasan informasi dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial resmi pemerintah daerah, media massa, layanan live streaming kegiatan pemerintahan, hingga pemanfaatan videotron,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Statistisi Ahli Muda Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Soppeng, Wettoing, SE., M.Si, memaparkan perkembangan Portal Satu Data Kabupaten Soppeng yang telah terbentuk sejak Desember 2025.

Ia menyampaikan bahwa portal tersebut saat ini tengah dalam proses integrasi dengan Satu Data Indonesia. Untuk mendukung proses tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng telah menyampaikan surat kepada Bappenas dan kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat.

Setelah sesi diskusi dan tanya jawab, rombongan Komisi I DPRD Pangkep bersama jajaran Diskominfo Soppeng meninjau langsung ruang server dan Soppeng Command Center (SCC).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, peserta melihat berbagai fasilitas pendukung pengelolaan data dan teknologi informasi, termasuk sistem jaringan serta pusat pemantauan CCTV yang menjadi bagian dari upaya penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital di Kabupaten Soppeng.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar daerah dalam pengembangan teknologi informasi, pengelolaan data yang terintegrasi, serta peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital.

(Silviana)

Bupati Suwardi Haseng Jadi Contoh Responden Perdana SE2026 di Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Soppeng resmi dimulai pada Senin (15/6/2026). Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menjadi responden pertama dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Soppeng.

Pendataan perdana berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Soppeng dan dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat. Kegiatan tersebut menandai dimulainya proses pencacahan ekonomi secara menyeluruh yang akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Soppeng hingga akhir Agustus mendatang.

SE2026 merupakan program nasional yang bertujuan mengumpulkan data dan informasi terkait aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku usaha. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Muhammad Rismat menjelaskan, BPS Kabupaten Soppeng telah menyiapkan 243 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah. Seluruh petugas tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan teknis guna memastikan proses pendataan berjalan sesuai standar dan menghasilkan data yang berkualitas.

“Pendataan lapangan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kami berharap seluruh masyarakat dapat menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi yang ada,” ujarnya.

Keterlibatan Bupati Soppeng sebagai responden pertama dinilai menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Dalam kesempatan sebelumnya saat pencanangan SE2026, Suwardi Haseng menegaskan bahwa data yang akurat memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Data akurat adalah fondasi pembangunan. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun program dan kebijakan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Suwardi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Soppeng untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas lapangan.

Sebagai informasi, sebelum pendataan dimulai, BPS Kabupaten Soppeng telah melaksanakan pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Grand Saota, Soppeng, pada 11 Juni 2026. Secara keseluruhan, BPS Sulawesi Selatan menurunkan 8.776 petugas untuk menyukseskan pelaksanaan sensus di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

(Red)

Sabtu, 13 Juni 2026

Kelulusan Berkesan Putri Selle KS Dalle, Dari Bangku SD Menuju Dunia Literasi


Makassar, Teropongsulawesi.com, Momen kelulusan sekolah dasar menjadi lebih istimewa bagi Diananda Djiwa Mustika. Putri Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, tidak hanya berhasil menuntaskan pendidikan dasarnya, tetapi juga meluncurkan buku pertamanya yang berjudul Wisuda Impian.

Peluncuran buku tersebut berlangsung dalam rangkaian acara Akhirussanah Al-Biruni Mandiri School yang digelar di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (13/6/2026).

Di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan, Diananda memperkenalkan karya tulisnya sebagai bagian dari capaian akademik dan literasi selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Buku Wisuda Impian lahir melalui program unggulan Al-Biruni Mandiri School, yakni “Satu Siswa Satu Buku”. Program ini mendorong setiap siswa yang akan menyelesaikan pendidikan untuk menghasilkan karya tulis, baik berupa cerpen, novel, maupun bentuk tulisan lainnya sebagai hasil proses pembelajaran mereka.

Diananda menjadi salah satu dari 32 siswa yang berhasil menyelesaikan program tersebut. Keberhasilannya menerbitkan buku di usia 12 tahun menjadi bukti bahwa semangat literasi dapat ditanamkan sejak dini dan berkembang melalui lingkungan pendidikan yang mendukung.

Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, yang hadir bersama istrinya, dr. Rahmawati, M.Kes., S.Mb., mengaku bangga dan terharu menyaksikan putrinya merayakan kelulusan sekaligus meluncurkan buku pertamanya.

“Hati kami dipenuhi syukur dan haru. Menyaksikan putri tercinta menuntaskan pendidikan dasarnya sekaligus meluncurkan buku pertamanya adalah kebahagiaan yang sulit dilukiskan dengan kata,” ujarnya.

Menurut Selle, budaya menulis yang diterapkan sekolah merupakan langkah penting dalam membangun karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir anak-anak. Ia menilai keterampilan menulis tidak hanya bermanfaat dalam dunia akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan keberanian dalam menyampaikan ide kepada publik.

“Saya kira momen ini sungguh luar biasa. Kita patut bangga dan mengapresiasi Al-Biruni Mandiri School yang telah mendorong anak-anak untuk berkarya sejak dini. Para pendidik memfasilitasi dan mendampingi anak-anak untuk berani menuangkan ide-idenya dalam sebuah karya tulis,” katanya.

Ia berharap model pendidikan berbasis literasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mencetak generasi yang kreatif, inovatif, dan produktif.

Dalam kesempatan yang sama, Selle juga menyampaikan pesan penuh harapan kepada putrinya agar terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu serta karya yang dihasilkan.

Program “Satu Siswa Satu Buku” selama ini menjadi salah satu identitas Al-Biruni Mandiri School dalam membangun budaya literasi. Melalui program tersebut, para siswa tidak hanya lulus dengan membawa ijazah, tetapi juga meninggalkan jejak intelektual berupa karya tulis yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Keberhasilan Diananda Djiwa Mustika meluncurkan buku Wisuda Impian menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah hambatan untuk berkarya. Kelulusannya dari sekolah dasar sekaligus menandai langkah awal sebagai penulis muda yang diharapkan terus melahirkan karya-karya bermanfaat di masa depan.

(Silviana/JOIN)

LMP Soppeng Siap Kawal Program Swasembada Pangan Usai Rapimnas 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Soppeng, Sahar, menghadiri Rapimnas Laskar Merah Putih 2026 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti pengurus pusat, pengurus daerah, serta kader LMP dari berbagai wilayah di Indonesia.

Rapimnas mengusung tema “Laskar Merah Putih Bersama Pemerintah Rawat NKRI Membangun Negeri” dan menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Salah satu agenda penting dalam Rapimnas adalah arahan dari Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian RI dan Dewan Pembina Laskar Merah Putih. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Sahar menyatakan kesiapan LMP Soppeng untuk mengawal program swasembada pangan hingga ke tingkat daerah. Menurutnya, Kabupaten Soppeng memiliki potensi pertanian yang besar sehingga perlu didukung melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap menjalankan arahan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengawal program swasembada pangan. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam mendukung pembangunan nasional dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Sahar.

Ia menambahkan, LMP Soppeng akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait guna mendukung peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Menurut Sahar, Rapimnas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan peran Laskar Merah Putih dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan NKRI.

(Red)

Kamis, 11 Juni 2026

Resmi! Proyek Pemerintah di Soppeng Kini Dapat Perlindungan Penjaminan dan Asuransi


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi memperkuat sistem pengelolaan risiko pembangunan daerah melalui kerja sama dengan PT Askrindo Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama mengenai layanan penjaminan suretyship dan asuransi umum yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Soppeng, Kamis (11/6/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Branch Manager Class I Makassar PT Askrindo, Danny Supriyanto Aditya. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepastian pelaksanaan proyek pembangunan sekaligus memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat menghambat jalannya program pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng membuka peluang bagi perusahaan asuransi untuk turut berkontribusi dalam memberikan layanan penjaminan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Pemerintah Kabupaten Soppeng memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada seluruh perusahaan asuransi untuk membantu masyarakat Soppeng dalam bidang penjaminan dan asuransi umum,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Askrindo akan menyediakan layanan penjaminan suretyship yang berfungsi menjamin pelaksanaan kontrak pekerjaan, khususnya pada proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah. Skema tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kegagalan pelaksanaan kontrak oleh penyedia jasa serta meningkatkan kepastian penyelesaian proyek pembangunan daerah.

Selain itu, kesepakatan juga mencakup layanan asuransi umum yang memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko, mulai dari kerusakan aset, kebakaran, kecelakaan, hingga risiko lain yang berpotensi mengganggu pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Dari pihak Askrindo, kegiatan tersebut turut dihadiri Corporate Secretary Syafruddin, Regional Head 7 Makassar Ceri Fertiliawan, Technical Head Branch Office Makassar Andi Zaiful, Business Head Branch Office Makassar Fery Antho, serta Nurafni dari Askrindo Connect Bosowasi.

Sementara itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng yang hadir antara lain Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan, Kepala Bagian Hukum, serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Soppeng.

Sebelumnya, pada April 2026, Askrindo juga menyerahkan bantuan Mobil Pintar (MoPi) kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan guna mendukung peningkatan literasi dan pendidikan anak.

Dengan adanya kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap pengelolaan risiko pembangunan dapat semakin optimal, proyek-proyek pemerintah berjalan lebih terjamin, serta akses masyarakat terhadap layanan penjaminan dan asuransi menjadi semakin luas.

(Silviana)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved