TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Selasa, 03 November 2026

Bunda PAUD Soppeng Mulai Matangkan Persiapan 2027, Hj. Suarni Suwardi Optimalkan Portal PIJAR


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Menatap pelaksanaan Apresiasi Bunda PAUD Tahun 2027, Bunda PAUD Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mulai memperkuat kesiapan seluruh jajaran Bunda PAUD melalui pemanfaatan Portal PIJAR.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Aplikasi PIJAR Bunda PAUD se-Kecamatan Ganra dan Lilirilau yang dibuka secara resmi oleh Hj. Suarni Suwardi di Aula Kantor Kecamatan Ganra, Selasa (3/11/2026).

Dalam sambutannya, Hj. Suarni mengajak seluruh Bunda PAUD untuk menjadikan Portal PIJAR sebagai sarana penting dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan berbagai kegiatan, program, serta inovasi pendidikan anak usia dini.

Ia menegaskan, persiapan menghadapi Apresiasi Bunda PAUD harus dimulai lebih awal. Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan perlu memiliki dokumentasi yang jelas dan diunggah secara berkala agar seluruh capaian dapat terekam dengan baik.

Menurutnya, keberadaan Portal PIJAR juga membuka kesempatan bagi setiap daerah untuk saling berbagi informasi, pengalaman, dan inovasi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini.

Hj. Suarni turut mengapresiasi capaian Kabupaten Soppeng pada Apresiasi Bunda PAUD sebelumnya. Sejumlah penghargaan berhasil diraih, yakni Juara I Bunda PAUD Desa se-Sulawesi Selatan oleh Bunda PAUD Desa Citta.

Selain itu, Bunda PAUD Kecamatan Lilirilau berhasil meraih Juara II dan Bunda PAUD Kecamatan Lalabata meraih Juara III kategori Bunda PAUD Kecamatan se-Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih maksimal dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian pada 2027.

“Harapan kita pada tahun 2027 mendatang, prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, ia meminta seluruh Bunda PAUD desa dan kelurahan segera membuat akun Portal PIJAR, memahami mekanisme penggunaannya, serta aktif memperbarui informasi mengenai kegiatan dan inovasi yang telah dilakukan.

Ia berharap melalui sosialisasi ini seluruh peserta semakin terampil menggunakan platform tersebut sehingga peran dan kontribusi Bunda PAUD dapat terlihat melalui dokumentasi yang tertata dan publikasi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya mendukung persiapan ajang apresiasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan akses, mutu, dan tata kelola pendidikan anak usia dini di Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini dihadiri Camat Ganra, Camat Lilirilau, Bunda PAUD Kecamatan Ganra dan Lilirilau, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Soppeng bersama pengurus, serta Bunda PAUD dan Ketua Pokja Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kecamatan Ganra dan Lilirilau.

(Taggi)

Hj. Suarni Suwardi Pastikan Program Revitalisasi PAUD di Soppeng Berjalan Optimal


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini terus ditunjukkan Bunda PAUD Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi. Hal itu terlihat saat dirinya turun langsung meninjau pelaksanaan Program Revitalisasi di tiga satuan PAUD yang berada di Kecamatan Lilirilau dan Ganra, Selasa (3/11/2026).

Tiga lembaga pendidikan yang dikunjungi masing-masing KB Sipadecengi di Kelurahan Macanre, TK As’Adiyah Lompengeng di Kelurahan Cabenge, Kecamatan Lilirilau, serta TK Pergis Ganra di Desa Ganra, Kecamatan Ganra.

Dalam agenda tersebut, Hj. Suarni Suwardi melakukan pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan revitalisasi sekaligus melihat kondisi fasilitas dan lingkungan belajar yang nantinya digunakan untuk menunjang aktivitas pendidikan anak-anak.

Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian langsung Bunda PAUD terhadap pemerataan peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini.

Hj. Suarni berharap program revitalisasi dapat terlaksana dengan baik dan memberikan hasil yang sesuai harapan. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.

Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pendidikan dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Peningkatan mutu PAUD, lanjutnya, bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu mendukung perkembangan potensi, kreativitas, dan karakter anak sejak dini.

Melalui pemantauan di sejumlah lembaga tersebut, diharapkan Program Revitalisasi PAUD di Kabupaten Soppeng dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi pendidikan dan menyiapkan generasi penerus yang unggul.

(Taggi)

Perkuat Penanganan Stunting, Bupati Soppeng Hadiri Launching ASS 2026 Bersama Wabup Selle KS Dalle


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mengambil bagian dalam gerakan percepatan penurunan stunting di Sulawesi Selatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, pada Launching Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (3/11/2026).

Dalam agenda tersebut, Bupati Suwardi Haseng hadir bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Soppeng. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Retno Saputra Swedye, S.KM., M.Kes.

Keseriusan dukungan daerah juga ditunjukkan melalui partisipasi kader kesehatan dari 70 desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng. Para kader mengikuti launching secara daring bersama Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, beserta jajaran pengurus TP PKK.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan bahwa keberhasilan intervensi stunting membutuhkan peran aktif kader yang memiliki pengetahuan, kapasitas dan kesiapan dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kader kesehatan menjadi salah satu unsur penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Melalui peran tersebut, pelaksanaan program penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau keluarga sasaran.

Sebagai bentuk motivasi, Gubernur memberikan apresiasi berupa sepeda kepada sejumlah kader yang berhasil menjawab pertanyaan. Apresiasi diberikan kepada peserta yang hadir langsung maupun yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Kegiatan Launching ASS 2026 tersebut melibatkan lebih dari 500 peserta secara langsung dan lebih dari 2.000 peserta secara virtual. Peserta berasal dari unsur pemerintah daerah, TPPS, OPD, kepala dinas kesehatan, kepala puskesmas, TP PKK, organisasi perempuan, perguruan tinggi, organisasi profesi, instansi vertikal, perbankan serta kader ASS.

Selain launching, kegiatan juga diisi dengan penyerahan paket intervensi Aksi Stop Stunting dan paket Ready-to-Use Therapeutic Food (RUTF).

Dengan melibatkan kader dari 70 desa dan kelurahan, Kabupaten Soppeng turut memperkuat jangkauan gerakan penanganan stunting hingga tingkat masyarakat. Sinergi pemerintah daerah, TP PKK dan kader kesehatan diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.

(Taggi)

Senin, 02 November 2026

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Polres Soppeng Intensifkan Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Mengajak masyarakat semakin disiplin di jalan raya, Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng melaksanakan edukasi keselamatan berkendara melalui pembagian brosur kepada pengendara dan pengguna jalan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Pallawa 2026 yang berlangsung di wilayah hukum Polres Soppeng, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan teguran simpatik sekaligus menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan berkendara. Masyarakat diingatkan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Pembagian brosur ini menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif kepolisian untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap aturan yang diterapkan bertujuan melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban karena adanya petugas,” ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh personel mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan maupun imbauan kepada masyarakat selama Operasi Patuh Pallawa 2026.

Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membentuk pola pikir dan kebiasaan positif masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga potensi pelanggaran maupun kecelakaan dapat diminimalkan.

Satlantas Polres Soppeng di bawah pimpinan Kasat Lantas IPTU Asdar, S.Sos., M.M., terus mengedepankan kegiatan sosialisasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Soppeng.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

(Taggi)

Respons Cepat Penanganan Kebakaran Lahan di Litae, Polres Soppeng Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebagai wujud respons cepat terhadap laporan masyarakat, personel PAMAPTA Polres Soppeng bersama piket fungsi bergerak sigap mendatangi lokasi kejadian kebakaran lahan di wilayah Litae, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Senin (2/11/2026).

Langkah cepat ini diambil untuk melakukan penanganan awal serta berkoordinasi langsung dengan pihak-pihak terkait guna memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali, melokalisir titik api, serta mencegah potensi perluasan kebakaran ke area permukiman maupun lahan warga di sekitarnya.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

"Dalam peristiwa kebakaran lahan, kecepatan respons, koordinasi lintas instansi, serta langkah antisipasi sangat diperlukan guna mencegah api meluas dan meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun lingkungan," ujar Kapolres Soppeng. Selasa (3/11/2026).

Sehubungan dengan insiden tersebut, Kapolres Soppeng juga mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat agar:

Tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan untuk keperluan apapun.

Segera melapor kepada pihak kepolisian atau instansi berwenang apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran sekecil apa pun di lingkungan masing-masing.

Melalui kesiapsiagaan personel dan kerja sama yang solid dengan seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait, Polres Soppeng akan terus meningkatkan pelayanan serta perlindungan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan lingkungan di Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Minggu, 01 November 2026

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Dandim 1423 Soppeng Terima Kunjungan Siswa TK Lamung Patue


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Ada pengalaman istimewa yang dirasakan peserta didik TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng saat mengunjungi Markas Kodim 1423 Soppeng, Senin (2/11/2026). Selain bertemu langsung dengan prajurit TNI, anak-anak juga mendapat motivasi tentang kedisiplinan, keberanian, dan pentingnya memiliki cita-cita.

Kunjungan dalam rangka kegiatan Outing Class tersebut diikuti siswa Kelompok B2 dan B5. Rombongan sekolah disambut hangat oleh Komandan Kodim 1423 Soppeng, Letkol Inf Eko Yulianto, bersama sejumlah anggota TNI.

Kehangatan penyambutan terlihat saat Dandim berbaur dengan para siswa. Dengan suasana santai dan penuh keakraban, ia mengajak anak-anak berbincang serta menanyakan cita-cita yang ingin mereka raih di masa mendatang.

Interaksi tersebut menghadirkan suasana menyenangkan. Anak-anak tampak berani menjawab pertanyaan dan mengungkapkan impian masing-masing.

Dandim Letkol Inf Eko Yulianto juga memberikan pesan motivasi agar para siswa rajin belajar, patuh kepada orang tua, menghormati guru, serta membiasakan diri hidup disiplin sejak kecil.

Kepala TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, Jumrah, S.Pd., mengatakan kunjungan tersebut merupakan pengalaman edukatif yang memberikan manfaat besar bagi perkembangan wawasan peserta didik.

Ia mengapresiasi Dandim dan seluruh jajaran Kodim 1423 Soppeng yang telah menerima rombongan sekolah dengan penuh keramahan.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Dandim beserta seluruh anggota. Anak-anak mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Mereka bisa melihat langsung lingkungan TNI, berinteraksi dengan para prajurit, serta belajar tentang keberanian, kedisiplinan, dan cinta tanah air," kata Jumrah.

Menurutnya, pembelajaran di luar sekolah memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal lingkungan dan profesi secara langsung sehingga materi yang diperoleh menjadi lebih mudah dipahami.

Guru Kelompok B2, Arliana, S.Pd., juga mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme peserta didik. Anak-anak terlihat menikmati kunjungan, bahkan dengan semangat menyanyikan lagu "Komando Latihan Pertempuran".

"Anak-anak sangat senang. Mereka begitu antusias bertemu langsung dengan anggota TNI. Kami juga melihat keberanian dan rasa percaya diri mereka semakin tumbuh. Pengalaman seperti ini tentu menjadi pembelajaran yang membekas bagi anak-anak," ungkapnya.

Di tengah suasana penuh keceriaan, Bian menjadi salah satu siswa yang menghadirkan cerita menarik. Saat berbicara tentang cita-cita, ia secara spontan menyampaikan keinginannya menjadi anggota TNI Angkatan Udara.

"Aku ingin menjadi TNI Angkatan Udara kalau sudah besar nanti. Aku ingin naik pesawat, menjaga langit Indonesia, dan membanggakan orang tua," ujar Bian penuh semangat.

Cita-cita Bian tersebut menjadi gambaran bahwa kesempatan mengenal berbagai profesi sejak dini dapat memberikan inspirasi bagi anak untuk membangun impian dan kepercayaan diri.

Kunjungan edukatif ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik. Melalui pengalaman langsung, anak-anak diajak memahami arti kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan semangat mencintai Indonesia.

TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Sebab, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Setiap pengalaman dan pertemuan dengan lingkungan baru dapat menjadi pelajaran berharga yang membentuk karakter serta membuka jalan bagi lahirnya cita-cita besar generasi penerus bangsa.

(Red)

Bupati Suwardi Haseng Apresiasi Terobosan Kapolres Soppeng dan AMS, Athar Al Gifary Rajai Bhayangkara Cup III


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dan AMS Racing atas suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Motocross dan Grasstrack Bhayangkara Cup III Sulawesi Selatan 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri penutupan kejuaraan di Sirkuit Larakkiang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Minggu (1/11/2026).

Menurut Suwardi, penyelenggaraan Bhayangkara Cup III merupakan sebuah terobosan positif yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga memberikan ruang bagi pembalap untuk menunjukkan kemampuan dan mengukir prestasi.

Ia secara khusus mengapresiasi inisiatif Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto yang menggagas kegiatan tersebut bersama AMS Racing, dengan dukungan IMI Sulawesi Selatan, KONI, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Suwardi menilai keberhasilan event ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan kegiatan olahraga berskala provinsi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Berkat kerja keras saudara-saudara sekalian, event ini tidak hanya sukses melahirkan bibit-bibit pembalap berbakat, tetapi juga berhasil menghibur masyarakat sekaligus memperkuat posisi Soppeng sebagai destinasi utama olahraga otomotif di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati menyebut kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan berusaha selama kejuaraan berlangsung.

Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pembalap yang berhasil meraih gelar juara. Kepada peserta yang belum memperoleh hasil maksimal, Suwardi berpesan agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meraih prestasi berikutnya.

Athar Al Gifary Tak Terbendung di Kelas Open

Di sisi kompetisi, pembalap asal Jawa Barat, Athar Al Gifary, tampil gemilang dengan memastikan diri sebagai Juara Umum Open Bhayangkara Cup III setelah mengumpulkan 184 poin.

Athar unggul dari M. Zidane asal Blitar yang menempati posisi kedua dengan 173 poin. Sementara posisi ketiga diraih Reyfaldo Bilqis dari Jambi dengan raihan 157 poin.

Tidak hanya menguasai kategori Open, Athar juga berhasil meraih gelar Juara Umum Lokal Sulawesi dengan total 100 poin.

Adapun gelar Juara Umum Taksi diraih Aril Salontahe dari Manado dengan 94 poin. Sementara pembalap tuan rumah, Zaky Aras, sukses mengamankan gelar Juara Umum Mini Moto dengan 86 poin.

Kapolres Tutup Rangkaian Kejuaraan

Kejurprov Motocross dan Grasstrack Bhayangkara Cup III Sulawesi Selatan 2026 berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto secara resmi menutup kejuaraan tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi Polri dengan pemerintah daerah, organisasi olahraga, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan produktif.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Bhayangkara Cup III diharapkan menjadi agenda positif yang berkelanjutan untuk mendorong pembinaan atlet otomotif, meningkatkan daya tarik daerah, serta menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Sabtu, 31 Oktober 2026

Kapolres Soppeng Buka Bhayangkara Cup III, 129 Rider Siap Adu Skill di Final Kejurprov 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Gelaran Bhayangkara Cup III Final Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack dan Motocross 2026 resmi dimulai. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., membuka langsung kejuaraan tersebut di Sirkuit Larakiang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (31/10/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, ini menyedot perhatian pecinta otomotif. Tercatat sebanyak 129 rider dari Kabupaten Soppeng dan berbagai daerah lainnya turut ambil bagian untuk memperebutkan prestasi di sejumlah kelas yang dipertandingkan.

Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Forkopimda  Soppeng, Bupati Suwardi Haseng, Wakil Bupati Selle KS Dalle, Ketua DPRD HA M Farid, Kajari Soppeng Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng Daniel Mario Halashon Sigalingging, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng Nahruddin, S.Ag., M.H., para pimpinan BUMN/BUMD, jajaran PJU Polres Soppeng, Ketua KONI Soppeng Andi Muh. Sadri, Ketua Panitia IPTU Firman, S.H., M.H., Owner Noor Travel Muh. Akbar, serta undangan lainnya.

Berbagai kategori diperlombakan dalam ajang ini, mulai dari Trail Standar, Bebek Standar, Bebek Modifikasi, Trail Tune Up, Mini Trail, Mini Moto, Adventure hingga kelas FFA dan kategori lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Hari Budiyanto menekankan pentingnya menghadirkan ruang kompetisi yang positif bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga otomotif.

Menurutnya, balapan di lintasan resmi bukan hanya menjadi sarana mengejar prestasi, tetapi juga bagian dari upaya mengarahkan hobi anak muda agar tidak disalurkan melalui aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Melalui kegiatan ini kita berharap dapat mengurangi aksi balap liar, membudayakan keselamatan pengguna jalan, dan membangun budaya lomba secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” kata Kapolres.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Tunjukkan kemampuanmu, tunjukkan keahlianmu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk meraih prestasi dan membuktikan kemampuan secara sportif,” tegasnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Bhayangkara Cup III juga diharapkan menjadi ajang mempertemukan para pembalap, tim, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Polres Soppeng berharap kegiatan ini dapat mendorong perkembangan olahraga otomotif, membuka peluang lahirnya pembalap potensial, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas.

Dengan keikutsertaan 129 rider, Bhayangkara Cup III Final Kejurprov Grasstrack dan Motocross 2026 menjadi salah satu agenda olahraga otomotif yang mewarnai Kabupaten Soppeng pada akhir Oktober hingga awal November 2026.

(Taggi)

Bhayangkara Cup III Resmi Dibuka, Bupati Soppeng Apresiasi Kapolres dan Ketua KONI


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng memberikan apresiasi kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dan Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri (AMS) atas kolaborasi dan kontribusinya dalam menyukseskan penyelenggaraan Bhayangkara Cup III Motocross Final Kejuaraan Provinsi Sulawesi Selatan 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Suwardi Haseng saat membuka secara resmi kejuaraan yang berlangsung di Sirkuit LarakkÑ–ang, Kabupaten Soppeng, Sabtu (31/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menilai keberhasilan penyelenggaraan ajang otomotif tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polres Soppeng, KONI Soppeng, IMI Sulsel, panitia pelaksana, serta dukungan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Soppeng yang berkolaborasi dengan KONI Soppeng di bawah kepemimpinan Bapak Andi Muhammad Sadri (AMS) sebagai penyelenggara utama, bersama IMI Sulsel dan panitia, serta masyarakat sehingga event yang luar biasa ini dapat terlaksana,” ujar Suwardi.

Menurutnya, kejuaraan tingkat provinsi tersebut bukan sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi atlet daerah.

Ia berharap, melalui kompetisi ini, para pembalap asal Soppeng dapat memperoleh pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta meningkatkan daya saing untuk menembus kompetisi di tingkat nasional.

Selain aspek olahraga, Suwardi juga menaruh perhatian terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kehadiran pembalap dari berbagai daerah, tim mekanik, kru, keluarga peserta hingga penonton dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan, khususnya pedagang kuliner, UMKM, dan sektor penginapan.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, DPRD, Forkopimda, penyelenggara, panitia, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Sejalan dengan tagline Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat Soppeng,” ungkapnya.

Bhayangkara Cup III Motocross Final Kejuaraan Provinsi Sulawesi Selatan 2026 ini diikuti sebanyak 145 starter dari berbagai daerah. Kehadiran para pembalap tersebut menjadikan Soppeng sebagai salah satu pusat perhatian komunitas otomotif Sulawesi Selatan.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, unsur Forkopimda, anggota DPRD Soppeng, Ketua IMI Sulsel H. Najmuddin, Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.

Versi yang lain
Bupati Suwardi Haseng Puji Kolaborasi Kapolres dan Ketua KONI Soppeng di Bhayangkara Cup III
SOPPENG — Kesuksesan penyelenggaraan Bhayangkara Cup III Motocross Final Kejuaraan Provinsi Sulawesi Selatan 2026 mendapat apresiasi dari Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng.

Dalam sambutannya saat membuka kejuaraan di Sirkuit LarakkÑ–ang, Sabtu (31/10/2026), Suwardi secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dan Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri (AMS) atas kolaborasi dalam menghadirkan ajang olahraga otomotif tersebut.

Menurut Suwardi, terselenggaranya kejuaraan ini merupakan bukti bahwa sinergi lintas lembaga, organisasi olahraga, dan masyarakat mampu melahirkan kegiatan berskala provinsi yang memberikan manfaat luas bagi daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Soppeng yang berkolaborasi dengan KONI Soppeng di bawah kepemimpinan Bapak Andi Muhammad Sadri (AMS) sebagai penyelenggara utama, bersama IMI Sulsel dan panitia, serta masyarakat sehingga event yang luar biasa ini dapat terlaksana,” ujar Suwardi.

Ia berharap Bhayangkara Cup III tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan keterampilan para pembalap, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet motocross, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Soppeng.

Bupati juga mendorong agar kesempatan bertanding dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut dapat dimanfaatkan pembalap lokal untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan sehingga mampu bersaing pada kompetisi yang lebih tinggi, termasuk tingkat nasional.

Di sisi lain, Suwardi menilai kegiatan ini turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Mobilitas peserta, tim pendukung, dan penonton dari berbagai daerah diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan transaksi usaha masyarakat.

Pedagang kuliner, pelaku UMKM hingga pengelola penginapan menjadi sektor yang berpotensi merasakan manfaat langsung dari ramainya kunjungan selama kejuaraan berlangsung.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, DPRD, Forkopimda, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Sejalan dengan tagline Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat Soppeng,” tuturnya.

Kejuaraan yang menjadi bagian dari Final Kejurprov Sulawesi Selatan 2026 tersebut diikuti 145 starter dari berbagai daerah. Jumlah peserta ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga motocross di Sulawesi Selatan.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, unsur Forkopimda, anggota DPRD, Ketua IMI Sulsel H. Najmuddin, Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri, jajaran kepala OPD, dan sejumlah undangan lainnya.

(Taggi)

Diduga Ada Permainan Data Atlet Biliar, POBSI Kabupaten/Kota Tantang KONI Sulsel Buka Proses Verifikasi


Sulawesi Selatan, Teropongsulawesi.com, Transparansi pendataan atlet cabang olahraga biliar di Sulawesi Selatan kini dipertanyakan. Sejumlah insan biliar dari berbagai kabupaten/kota mendesak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel turun tangan menyikapi dugaan penyimpangan data atlet yang disebut tidak sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) KONI Sulsel.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan. Sejumlah perwakilan atlet dan pelatih daerah mengaku menemukan indikasi ketidaksesuaian antara data awal atlet dengan data akhir yang tercantum dalam daftar Entry By Name.

Selain perbedaan data, proses perubahan informasi atlet juga dipertanyakan lantaran dinilai tidak disertai penjelasan administrasi dan dokumentasi perubahan yang transparan.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya perubahan data yang berpotensi menguntungkan atlet tertentu, meskipun persyaratan keikutsertaannya masih dipersoalkan oleh sejumlah pihak berdasarkan Pedum KONI Sulsel.

Resky Putra Pratama, S.H., yang akrab disapa NONO, selaku Wakil Ketua III POBSI Kabupaten Soppeng, menyampaikan bahwa persoalan tersebut harus segera mendapatkan perhatian serius dari KONI Sulsel.

Ia menilai, jangan sampai proses panjang pembinaan atlet di kabupaten/kota menjadi tidak berarti apabila mekanisme pendataan dan verifikasi tidak dijalankan secara konsisten.

"Kami mempertanyakan dasar perubahan data tersebut. Jika memang ada perubahan, harus jelas siapa yang melakukan, apa dasar administrasinya, dan apakah sudah sesuai dengan Pedoman Umum KONI Sulsel. Jangan sampai ada perbedaan perlakuan terhadap atlet dari daerah," ujar NONO, Sabtu (31/10/2026).

Menurut NONO, dalam dunia olahraga, sportivitas tidak hanya ditentukan saat atlet bertanding di arena, tetapi juga harus tercermin sejak tahapan administrasi dan proses penentuan atlet yang berhak mengikuti kompetisi.

Ia mengingatkan bahwa setiap daerah memiliki tanggung jawab besar dalam membina atlet. Karena itu, seluruh proses harus berjalan berdasarkan regulasi yang sama tanpa pengecualian.

"Ini bukan persoalan iri atau tidak senang terhadap atlet daerah lain. Kami justru ingin semua atlet memiliki kesempatan yang sama. Jangan sampai atlet yang sudah memenuhi persyaratan justru merasa dirugikan karena adanya dugaan proses yang tidak transparan," tegasnya.

Ia juga meminta agar dugaan tersebut tidak dianggap sebagai persoalan internal organisasi semata. Sebab, apabila terbukti terdapat manipulasi data yang disengaja, dampaknya dapat menyentuh integritas kompetisi dan kepercayaan antardaerah.

Untuk menghindari polemik berkepanjangan, sejumlah insan biliar kabupaten/kota menyampaikan tiga tuntutan kepada KONI Sulsel dan POBSI Sulsel.

Pertama, meminta Ketua Umum KONI Sulsel segera membentuk tim investigasi independen guna memeriksa dugaan penyimpangan data atlet biliar.

Kedua, meminta POBSI Sulsel membuka seluruh dokumen pendataan atlet, mulai dari data awal hingga data final Entry By Name, agar dapat diketahui secara jelas dasar setiap perubahan.

Ketiga, mendesak dilakukannya audit terhadap proses pendataan dan verifikasi ulang dokumen atlet yang dipersoalkan dengan berpedoman pada ketentuan KONI Sulsel.

Bagi NONO, keterbukaan merupakan langkah penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di kalangan pembina dan insan biliar daerah.

"Kami tidak ingin persoalan ini menjadi bola liar. Kami juga tidak menuduh individu tertentu. Namun, dugaan yang muncul harus diperiksa secara objektif. Kalau memang tidak ada penyimpangan, buktikan melalui keterbukaan data dan proses verifikasi," ungkapnya.

Ia berharap KONI Sulsel mengambil peran dalam memastikan seluruh cabang olahraga menjalankan aturan organisasi secara konsisten.

"Kami ingin biliar Sulawesi Selatan berkembang dengan sistem yang sehat. Jangan sampai kepercayaan para pembina daerah hilang hanya karena persoalan data yang tidak mendapatkan penjelasan. Bagi kami, keadilan atlet dan tegaknya aturan jauh lebih penting," pungkas NONO.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pengurus POBSI Sulsel dan Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel masih dilakukan untuk mendapatkan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut.

Klarifikasi dari pihak terkait diharapkan dapat menjawab persoalan yang berkembang sekaligus memberikan kepastian mengenai proses pendataan dan verifikasi atlet biliar di Sulawesi Selatan.

(Red)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved