TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Minggu, 15 Februari 2026

Wujud Empati, Bupati Soppeng Hadiri Pemakaman Korban Penembakan di Papua Tengah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana duka menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jera’E Sumber Jati, Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sabtu (14/2/2026).

Ratusan pelayat memadati area pemakaman untuk mengantarkan kepergian almarhum Ahmad Gunawan bin Abd. Samad, warga Soppeng yang meninggal dunia akibat insiden penembakan oleh orang tak dikenal di Desa Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (12/2/2026) lalu.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Tangis keluarga pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Doa-doa dipanjatkan mengiringi kepergian almarhum untuk selama-lamanya.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap keluarga korban.

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Latemmamala itu diharapkan mampu memberikan penguatan moril bagi keluarga yang tengah berduka mendalam.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

"Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Suwardi Haseng dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah turut merasakan kesedihan atas musibah yang menimpa salah satu warganya di tanah rantau.

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya duka bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.

Sejak pagi hari, pelayat mulai berdatangan ke lokasi pemakaman. Keluarga besar, kerabat, sahabat, serta masyarakat umum hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sejumlah warga tampak menundukkan kepala, sebagian lainnya tak kuasa menahan air mata.

Prosesi pemakaman berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat setempat. Suasana hening menyelimuti area TPU Jera’E saat doa bersama dipanjatkan sebelum jenazah ditimbun tanah.

Kabar meninggalnya Ahmad Gunawan akibat tindak kekerasan di Papua Tengah sebelumnya sempat mengguncang masyarakat Soppeng.

Ucapan belasungkawa mengalir melalui berbagai saluran komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena melibatkan warga daerah yang menjadi korban kekerasan di luar wilayah asalnya.

Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan menghadirkan keadilan bagi korban serta keluarganya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

Duka yang menyelimuti Soppeng hari ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat menimpa siapa saja, kapan saja. Namun, kebersamaan dan solidaritas masyarakat menjadi penguat di tengah kesedihan yang mendalam.

(Silviana)

Bupati Soppeng Hadiri Langsung Turnamen Domino Terbesar di Sulsel Tahun 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Open Tournament Domino Bupati Cup II Soppeng 2026 kembali mencatat sejarah sebagai salah satu turnamen domino terbesar di Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026, tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Lade, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dan berhasil menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai daerah.

Sejak pagi hari, lokasi kegiatan telah dipadati peserta dan penonton. Panitia menyiapkan sedikitnya 10 tenda terowongan berukuran besar untuk menaungi ratusan meja pertandingan yang digunakan para peserta. Ribuan pasangan pemain domino tampak serius menyusun strategi, menciptakan suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, hadir secara langsung menyaksikan jalannya pertandingan. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga domino yang kini semakin diminati masyarakat dan dikenal sebagai olahraga intelektual.

Sebelum pembukaan resmi dimulai, Bupati Soppeng terlihat berbincang santai sambil bermain domino bersama Ketua PORDI Soppeng, Andi Syamsul Rijal, serta Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, H. Nasfidin. Momen tersebut menunjukkan kedekatan antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati H. Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan antar peserta dari berbagai daerah.

“Saya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menunjukkan strategi dan kecerdasan dalam bermain domino secara profesional, serta menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara PORDI Soppeng dan PORDI Sulawesi Selatan dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Soppeng. Dukungan juga datang dari unsur legislatif daerah, termasuk Wakil Ketua DPRD Soppeng yang turut berperan dalam aspek sponsorship serta dukungan teknis pelaksanaan kegiatan.

Turnamen ini terbuka untuk peserta lokal maupun luar daerah. Sejumlah pemain dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan bahkan luar provinsi turut ambil bagian, menjadikan kompetisi ini sebagai ajang adu strategi lintas wilayah.

Dari sisi hadiah, panitia menyiapkan total prize pool sebesar Rp250 juta. Jumlah tersebut menjadikan Bupati Cup II Soppeng 2026 sebagai salah satu kompetisi domino dengan nilai hadiah terbesar di Sulawesi Selatan tahun ini. Rinciannya, Juara I sebesar Rp100 juta, Juara II Rp50 juta, Juara III Rp25 juta, Juara IV Rp15 juta, serta hadiah berjenjang hingga peringkat 64.

Dengan biaya pendaftaran Rp250 ribu per pasangan, turnamen ini dinilai cukup terjangkau dibandingkan total hadiah yang diperebutkan. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga domino terus berkembang dan memiliki basis penggemar yang kuat di Sulawesi Selatan.

Selain sebagai ajang olahraga intelektual, kegiatan ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selama pelaksanaan turnamen, sektor UMKM, kuliner, dan jasa di sekitar lokasi mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan.

Pemerintah Kabupaten Soppeng menilai kegiatan ini sebagai contoh sinergi positif antara olahraga, hiburan rakyat, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Open Tournament Domino Bupati Cup II Soppeng 2026 pun diyakini menjadi event berkelas yang memperkuat posisi Kabupaten Soppeng sebagai salah satu pusat olahraga domino di Sulawesi Selatan.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, organisasi domino, serta antusiasme tinggi dari para peserta, turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan di masa mendatang.

(Silviana)

Kamis, 12 Februari 2026

Wakili Pemkab, Plt Kadis TPHPKP Terima Penghargaan dari BRI Cabang Soppeng



Soppeng, Teropongsulawesi.com, Komitmen dalam mendukung program pertanian berbasis digital kembali membuahkan hasil bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHPKP), Pemkab Soppeng menerima penghargaan sebagai implementasi Kartu Tani terbaik kedua dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Watansoppeng.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Watansoppeng, Rahmatulloh Habibi, dalam sebuah seremoni sederhana yang berlangsung di Kantor Cabang BRI Watansoppeng, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Rahmatulloh Habibi menyampaikan bahwa program Reward Kartu Tani merupakan bentuk apresiasi BRI kepada para stakeholder yang telah berperan aktif dalam menyukseskan implementasi Kartu Tani di daerah masing-masing.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan volume transaksi Kartu Tani, tetapi juga memperkuat sinergi antara pihak perbankan, pemerintah daerah, serta para petani sebagai penerima manfaat.

“Melalui program Reward Kartu Tani, BRI ingin memberikan apresiasi atas kolaborasi dan dukungan seluruh pihak. Selain itu, ini juga menjadi upaya untuk terus mendorong optimalisasi transaksi Kartu Tani agar manfaatnya semakin dirasakan petani,” ujarnya.

Habibi juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan DTPHPKP Kabupaten Soppeng, khususnya dalam mendukung penyaluran pupuk bersubsidi melalui mekanisme Kartu Tani BRI.

Ia menilai, koordinasi dan kolaborasi yang baik antara BRI Kanca Watansoppeng dan jajaran DTPHPKP menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Kabupaten Soppeng dalam meraih penghargaan tersebut.

“Sinergi yang solid ini menjadi kunci keberhasilan. Penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas DTPHPKP Kabupaten Soppeng, Ariyadin Arif, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan oleh BRI.

Ia menegaskan bahwa implementasi Kartu Tani merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi para petani.

“Dengan adanya Kartu Tani, pemerintah memberikan jaminan kepada petani untuk memperoleh pupuk bersubsidi sesuai ketentuan. Program ini memastikan subsidi pemerintah benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh yang berhak,” jelas Ariyadin.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari jajaran dinas, penyuluh pertanian, hingga pihak perbankan yang terus melakukan pendampingan dan koordinasi.

Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Soppeng.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas kerja demi kemajuan sektor pertanian di Soppeng,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, diharapkan implementasi Kartu Tani di Kabupaten Soppeng dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.

(Red) 

SDN 7 Salotungo Bersholawat, Pengawas Gugus 1: Perkuat Karakter dan Ketenangan Jiwa Peserta Didik


Soppeng, Teropongsulawesi.com,nSD Negeri 7 Salotungo kembali menghadirkan nuansa religius di lingkungan pendidikan melalui kegiatan Bersholawat Bersama yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) pukul 07.30 WITA di halaman sekolah. 

Kegiatan ini digelar dalam rangka menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ï·º serta menghadirkan ketenangan jiwa bagi seluruh warga sekolah.

Peserta didik Muslim dan Muslimah tampak mengenakan busana muslim, sementara peserta didik non-Muslim hadir dengan pakaian rapi dan sopan sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kompak mengenakan busana muslim warna putih.

Sholawat yang dilantunkan adalah “Shalat Ya Rasulullah, Salamun ‘Alaikum” karya KH. Zaini Abdul Gani Al Banjari (Abah Guru Sekumpul/Guru Ijai). 

Lantunan sholawat dipandu langsung oleh Kepala SDN 7 Salotungo, menghadirkan suasana khidmat dan penuh keteduhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Pendamping Satuan Pendidikan Gugus 1 Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Drs. Sudirman, S. Sis, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng H. AM. Zulkarnain, serta Korwil UPTD Kecamatan Lalabata Drs. Jamal, M. Si.

Dalam sambutannya, Drs. Sudirman, S. Sis menyampaikan apresiasi atas konsistensi SDN 7 Salotungo dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dan spiritual ke dalam budaya sekolah.

“Sekolah yang hebat bukan hanya melahirkan anak-anak cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa yang tenang, berakhlak mulia, dan cinta kepada Rasulullah ï·º. Kegiatan seperti ini adalah pondasi penting dalam membentuk generasi yang kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai religius di sekolah menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, humanis, dan berkarakter.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendidikan H. AM. Zulkarnain menyampaikan bahwa sholawat adalah energi positif yang mampu menumbuhkan persaudaraan dan mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah. 

Korwil UPTD Kecamatan Lalabata, Drs. Jamal, M. Si, turut memberikan dukungan dan berharap kegiatan serupa terus menjadi budaya yang mengakar.

Kegiatan diiniaiasi oleh Guru Pendidikan Agama Islam, Muh. Alwi Basri, S. Pd, Nur Hidayah, S. Pd I, dan Saudit Rizaldi, S. Pd I. Doa bersama menutup rangkaian acara dengan harapan agar lantunan sholawat menjadi wasilah turunnya rahmat, menyejukkan hati, serta menguatkan akhlak seluruh warga sekolah.

Melalui kegiatan Bersholawat ini, SDN 7 Salotungo kembali meneguhkan komitmennya sebagai satuan pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spiritual demi terwujudnya generasi yang unggul dan berakhlakul karimah. (**) 

Rabu, 11 Februari 2026

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Soppeng dan RSUD La Temmamala Gelar Pertemuan

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini. Salah satu langkah terbaru dilakukan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dengan menggelar pertemuan bersama jajaran manajemen RSUD La Temmamala, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama rumah sakit membahas berbagai strategi untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat. 

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal, cepat, tepat, dan humanis.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal prosedur medis, tetapi juga soal sikap, empati, dan kecepatan dalam melayani masyarakat. Kita ingin masyarakat Soppeng merasakan pelayanan yang semakin baik dan profesional,” kata H. Suwardi Haseng.

Bupati menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh jajaran rumah sakit, mulai manajemen, tenaga medis, hingga staf administrasi, untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan responsif. 

Ia juga mengingatkan agar seluruh tenaga kesehatan menjaga integritas dan terus meningkatkan kompetensi menghadapi tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Selain arahan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi dan apresiasi kepada tenaga kesehatan atas dedikasi mereka selama ini. 

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam melayani masyarakat.

“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan. Dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama ini patut diapresiasi. Tetaplah semangat dan terus berikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi berbagai aspek pelayanan rumah sakit, mulai sistem administrasi, manajemen antrean, ketersediaan sarana prasarana, hingga kenyamanan pasien. 

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen mendukung pembenahan tersebut agar tercipta layanan kesehatan yang prima dan profesional.

Pihak manajemen RSUD La Temmamala menyambut baik arahan dan dukungan Bupati. 

Mereka menyatakan siap menindaklanjuti berbagai masukan serta memperkuat koordinasi internal untuk memastikan pelayanan berjalan efektif dan efisien.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Soppeng meningkat. 

Pemerintah daerah menargetkan terciptanya sistem pelayanan kesehatan modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pertemuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan di Kabupaten Soppeng.

(Red) 

Pemkab Soppeng dan Kementerian Haji Gelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi 2026, Ini Pesan Bupati Bagi Jemaah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi calon jemaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Soppeng yang digelar di Gedung Serbaguna La Patau, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Soppeng. Sejak pagi hari, para peserta memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti pembekalan sebagai persiapan menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah.

"Pemerintah Kabupaten Soppeng memastikan dukungan anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 guna menunjang kelancaran seluruh tahapan penyelenggaraan haji.

Pemkab Soppeng mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung pelayanan jemaah, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, hingga kepulangan ke tanah air.

Selain membuka acara, Bupati juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para calon jemaah haji sebagai bentuk kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Dalam arahannya, calon jemaah haji diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh.

Mereka juga diingatkan agar menjaga kesehatan sejak dini serta meluruskan niat dalam menjalankan ibadah haji.

Bimbingan manasik haji terintegrasi ini menghadirkan materi menyeluruh, meliputi rukun, wajib, dan sunnah haji, serta simulasi praktik pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Peserta juga mendapatkan pembekalan teknis terkait administrasi, keberangkatan, hingga aturan selama berada di Arab Saudi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap seluruh calon jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M akan mampu menjalankan ibadah dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Para jemaah juga diharapkan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.

Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan haji akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

(Silviana)

Selasa, 10 Februari 2026

Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Galesong, Mobilitas Warga Pesisir Diperkuat

Takalar, Teropongsulawesi.com,– Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Takalar Or H Firdaus Daeng Manye secara resmi memulai pengerjaan peningkatan infrastruktur jalan dengan melakukan peletakan aspal pertama pada proyek perbaikan Jalan Paket 2 di ruas Galesong, Desa Pa’lalakang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2/2026).

Peningkatan Jalan Poros Galesong Utara ini menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan karena berfungsi sebagai jalur utama penghubung antar Desa di wilayah pesisir Kabupaten Takalar.

Selain itu, ruas jalan tersebut juga berperan penting sebagai penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan, perdagangan, dan transportasi yang terhubung langsung dengan Kota Makassar.

Pelaksanaan proyek peningkatan jalan ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, adalah fondasi penting untuk menggerakkan ekonomi daerah. Pengerjaan Jalan Paket 2 ini merupakan wujud komitmen dan janji Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Ia menambahkan, Pemprov Sulsel akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Pemerintah provinsi akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye menyampaikan bahwa dimulainya pengerjaan jalan ini menjadi kado istimewa Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar, karena waktu pelaksanaan ground breaking bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun daerah tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini pengerjaan jalan Bontoramba–Galesong sepanjang 11,06 kilometer sudah mulai dikerjakan. Ground breaking preservasinya dilakukan langsung oleh Bapak Gubernur Sulsel dan bertepatan dengan hari jadi Takalar. Ini adalah kado istimewa untuk masyarakat Takalar, khususnya warga Galesong,” ungkap Firdaus Daeng Manye.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Takalar.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Kolaborasi dan sinergi antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Takalar sangat penting agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata,” ujarnya.

Firdaus Daeng Manye berharap peningkatan infrastruktur Jalan Poros Galesong ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus memperlancar konektivitas antara Kabupaten Takalar dan Kota Makassar.

“Jalan Galesong ini merupakan jalur penghubung penting ke Kota Makassar. Kami berharap peningkatan jalan ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran transportasi, serta peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Takalar,” jelasnya.

Dengan dimulainya pengerjaan Jalan Paket 2 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Red)

Senin, 09 Februari 2026

Wabup Soppeng: RUU Pemerintahan Daerah Harus Menjawab Tantangan Zaman


Batam, Teropongsulawesi.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menjadi salah satu pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Planet Holiday Hotel & Residence, Batam, Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026).

Rakernas ADEKSI 2026 mengusung tema “Urun Rembuk RUU Pemerintahan Daerah”, yang menjadi forum strategis bagi pemangku kepentingan pusat dan daerah untuk membahas arah kebijakan nasional terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Dalam pemaparannya, Ir. Selle KS Dalle menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemerintahan Daerah harus berangkat dari kondisi riil yang dihadapi pemerintah daerah di lapangan.

Menurutnya, regulasi yang baik adalah regulasi yang mampu menjawab kebutuhan daerah sekaligus selaras dengan kepentingan nasional.

“RUU Pemerintahan Daerah harus mampu memperkuat otonomi daerah, memberikan ruang inovasi bagi pemerintah daerah, serta memastikan adanya kewenangan yang proporsional agar daerah dapat memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat,” ujar Wakil Bupati Soppeng.

Ia menambahkan, penguatan otonomi daerah tidak boleh dimaknai sebagai pelemahan peran pemerintah pusat, melainkan harus dibangun melalui sinergi dan kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berkeadilan.

“Sinergi pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Forum Rakernas ADEKSI ini menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi, tantangan, serta pengalaman empiris di lapangan,” tambahnya.

Menurut Ir. Selle, masukan dari daerah sangat diperlukan agar RUU Pemerintahan Daerah yang dihasilkan nantinya bersifat implementatif, tidak tumpang tindih dengan regulasi lain, serta tidak memberatkan daerah dalam pelaksanaannya.

Rakernas ADEKSI Tahun 2026 turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dari berbagai latar belakang. Di antaranya Rektor IPDN Jakarta, Dr. Halilul Khairi, M.Si, Wakil Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, serta Ketua Umum ADEKSI yang juga Ketua DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, Dance Ishak Palit.

Forum ini diharapkan mampu merumuskan rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat dan DPR RI sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan RUU Pemerintahan Daerah.

Kehadiran Wakil Bupati Soppeng sebagai salah satu pembicara utama menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk berperan aktif dalam pembahasan kebijakan strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional seperti Rakernas ADEKSI, Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan posisinya sebagai daerah yang siap berkontribusi dalam mewujudkan sistem pemerintahan daerah yang lebih kuat, adaptif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

(Red)

Bupati Soppeng Resmi Buka TMMD Ke-127 TA 2026 Kodim 1423/Soppeng


Soppeng, Tergolongsulawesi.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1423/Soppeng, Selasa (10/2/2026).

Pembukaan TMMD ke-127 berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga bertujuan memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“TMMD merupakan wujud kolaborasi nyata antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa, sekaligus memperkuat persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto selaku Dansatgas TMMD ke-127 TA 2026 menjelaskan bahwa kegiatan TMMD menjadi bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan sosial.

Pembukaan TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng turut dihadiri oleh Kasi Pers Kasrem 141/Tp Kolonel Arm Mudarto Nainggolan, S.Ip., Pasi Wanwil Korem 141/Tp Mayor Inf Samsir, peserta Satgas TMMD, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat.

Kegiatan TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng dijadwalkan berlangsung mulai 10 Februari 2026 hingga 11 Maret 2026.

(Andi Asrul)

Jumat, 30 Januari 2026

UKM Seni Budaya eSA UIN Alauddin Makassar Tetapkan Kepengurusan Periode 2026


Makassar Teropongsulawesi.com, Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya eSA Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi dikukuhkan untuk periode kepengurusan 2026.

Pengukuhan tersebut berlangsung pada Kamis (29/1/2026) dan dihadiri oleh berbagai elemen lembaga kemahasiswaan serta komunitas seni di Kota Makassar.

Kegiatan pengukuhan dilaksanakan di tengah kondisi keterbatasan ruang berekspresi yang masih dirasakan mahasiswa, khususnya pelaku seni di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar.

Meski demikian, acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi bagi pengurus baru UKM Seni Budaya eSA.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan lembaga kemahasiswaan se-UIN Alauddin Makassar serta Pekerja Seni Kampus (PSK) se-Kota Makassar.

Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya jejaring solidaritas antar organisasi mahasiswa dan komunitas seni dalam memperjuangkan ruang kreativitas di lingkungan perguruan tinggi.

Ketua UKM Seni Budaya eSA terpilih, Muhammad Idil Fitrah, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk menjadikan eSA sebagai ruang berkarya yang aktif, produktif, dan berkelanjutan bagi mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa seni tidak hanya berkaitan dengan hasil pertunjukan, tetapi juga merupakan proses panjang yang membutuhkan ruang, waktu, dan dukungan yang memadai.

“UKM Seni Budaya eSA harus tetap menjadi ruang berproses bagi anggotanya. Seni tidak lahir secara instan, melainkan membutuhkan kontinuitas, kebebasan berekspresi, serta ruang yang memadai,” ujar Idil.

Idil juga menyoroti minimnya perhatian birokrasi kampus terhadap pengembangan kreativitas mahasiswa, khususnya di bidang seni.

Menurutnya, keterbatasan fasilitas kesenian serta kebijakan pembatasan jam malam berdampak langsung terhadap aktivitas latihan dan proses berkesenian mahasiswa.

Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan aktivitas seni di lingkungan kampus.

Kendatii demikian, pengurus baru eSA berkomitmen untuk tetap aktif berkarya dan menjadikan keterbatasan tersebut sebagai pemicu untuk memperkuat solidaritas dan kerja kolektif.

Lebih lanjut, Idil menegaskan bahwa pengukuhan pengurus baru UKM Seni Budaya eSA harus dimaknai sebagai awal konsolidasi gerakan kebudayaan di lingkungan kampus.

Ia menyampaikan bahwa eSA tidak hanya berperan sebagai wadah seni, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap kebijakan kampus.

“Pengurus UKM Seni Budaya eSA tidak hanya berkomitmen untuk berkarya, tetapi juga mengajak seluruh lembaga mahasiswa di UIN Alauddin Makassar untuk berkolaborasi dan bersatu memperjuangkan ruang berekspresi serta fasilitas kesenian yang layak,” tegasnya.

Menurut Idil, perjuangan menghadirkan ruang dan fasilitas kesenian tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu UKM saja, namun diperlukan kekuatan kolektif dari seluruh lembaga kemahasiswaan agar aspirasi tersebut dapat tersampaikan secara efektif kepada pihak birokrasi kampus, jelasnya.

Ia berharap, pihak kampus dapat membuka ruang dialog yang serius dan berpihak pada pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Menurutnya, kampus idealnya tidak hanya menjadi pusat aktivitas akademik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kebudayaan, kreativitas, dan daya kritis mahasiswa.

“Tanpa ruang dan fasilitas yang memadai, kreativitas mahasiswa hanya akan menjadi wacana,” tambahnya.

Melalui momentum pengukuhan ini, UKM Seni Budaya eSA menegaskan posisinya sebagai wadah seni sekaligus bagian dari gerakan mahasiswa yang kritis dan progresif.

Dengan kolaborasi lintas lembaga, eSA berharap perjuangan menghadirkan ruang berekspresi dan fasilitas kesenian yang layak dapat menjadi agenda bersama demi kemajuan UIN Alauddin Makassar.

(Red)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved