TEROPONG SULAWESI -->

Halaman

Daerah

Ads

Postingan Populer

Nasional

Kesehatan

Internasional

Arsip Blog

TOP NEWS

Jumat, 04 September 2026

RSUP Wahidin Cek Kesiapan RSUD La Temmamala, Layanan Kanker, Jantung hingga Stroke Diperkuat


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Penguatan layanan kesehatan di Kabupaten Soppeng memasuki tahap penting. Tim RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo melakukan visitasi dan advokasi ke RSUD La Temmamala Soppeng untuk melihat langsung kesiapan rumah sakit dalam penguatan jejaring pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA).

Kegiatan berlangsung Jumat (4/9/2026), sehari setelah RSUD La Temmamala mendapat tambahan fasilitas kesehatan berupa CT Scan yang diresmikan Bupati Soppeng, Kamis (3/9/2026). Fasilitas CT Scan tersebut menjadi salah satu penguatan layanan diagnostik di rumah sakit daerah.

Ketua Tim Visitasi, dr. Abdul Muis, Sp.S(K), mengatakan kehadiran tim RSUP Wahidin merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi rumah sakit jejaring dalam memberikan pelayanan pada sejumlah penyakit prioritas.

“Visitasi ini dalam rangka mendukung penguatan RS Jejaring pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi dan KIA,” ujarnya.

Direktur RSUD La Temmamala, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ, menyambut baik proses pendampingan tersebut.

Menurutnya, visitasi dari RSUP Wahidin menjadi kesempatan bagi RSUD La Temmamala untuk mendapatkan masukan langsung terkait pengembangan pelayanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Visitasi atas kesediaannya datang di RSUD La Temmamala untuk penguatan RS Jejaring. Kami berharap melalui visitasi ini dapat memperoleh masukan, arahan dan saran terkait pengembangan pelayanan di RS,” katanya.

Ia juga menyinggung dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas RSUD La Temmamala, termasuk bantuan CT Scan yang diterima pada 2026 dan kini telah difungsikan.

Kehadiran CT Scan menjadi tambahan penting bagi layanan diagnostik rumah sakit. Pemerintah Kabupaten Soppeng sebelumnya menyebut perangkat tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan agar masyarakat mendapat akses pemeriksaan yang lebih cepat dan tidak selalu harus dirujuk ke luar daerah.

Setelah pembukaan dan pemaparan, Tim Visitasi RSUP Wahidin langsung melakukan penelusuran ke berbagai unit pelayanan.

Tim mendatangi IGD Umum, IGD PONEK, Poliklinik, ruang rawat inap hingga kamar bersalin.

Penelusuran kemudian berlanjut ke sejumlah fasilitas penunjang dan layanan khusus, mulai dari Radiologi, Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi, Cathlab Jantung, Rehabilitasi Medik Neurologi hingga Kamar Operasi.

Tidak hanya itu, Ruang Hemodialisa, ICU, CVCU dan NICU juga menjadi bagian dari unit yang ditinjau.

Penelusuran lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia serta pelaksanaan pelayanan yang berkaitan dengan pengampuan KJSU-KIA.

Dengan metode tersebut, kondisi pelayanan di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan rekomendasi penguatan rumah sakit.


Usai seluruh unit ditelusuri, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Exit Conference.

Pada sesi tersebut, Tim Visitasi menyampaikan hasil penelusuran kepada jajaran RSUD La Temmamala. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan diskusi serta penyusunan rencana tindak lanjut.

Momentum ini menjadi penting bagi RSUD La Temmamala untuk memperkuat kapasitas layanan sekaligus meningkatkan kesiapan sebagai bagian dari jejaring pelayanan kesehatan.

Dengan penguatan jejaring bersama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dan dukungan fasilitas yang semakin lengkap, RSUD La Temmamala diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat dan komprehensif bagi masyarakat Soppeng.

Terutama untuk penanganan kasus kanker, jantung, stroke, uronefrologi serta kesehatan ibu dan anak yang membutuhkan pelayanan terintegrasi dan sistem rujukan yang kuat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tim Visitasi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Direktur RSUD La Temmamala beserta jajaran manajemen, Ketua Komite Medik, dokter spesialis, dokter umum serta kepala ruangan yang terlibat dalam pelayanan.

Sumber: Humas RSUD La Temmamala

MTsN Soppeng Tundukkan Persaingan di Cadika, Juara Umum I Penggalang Kemah Pramuka Madrasah Sulsel


Gowa, Teropongsulawesi.com, Prestasi membanggakan kembali datang dari Kabupaten Soppeng. Kontingen MTs Negeri Soppeng sukses menempati posisi teratas dan meraih Juara Umum I Tingkat Penggalang pada Kemah Pramuka Madrasah Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Bumi Perkemahan Cadika, Gowa.

Bukan tanpa alasan kontingen MTsN Soppeng mampu berdiri di podium tertinggi. Sejumlah kategori berhasil ditaklukkan dengan hasil gemilang.

Pada lomba Tapak Perkemahan Putra, MTsN Soppeng keluar sebagai Juara I. Hasil serupa kembali diraih pada Tapak Perkemahan Putri, yang juga berhasil diamankan sebagai Juara I.

Sementara pada kategori Yel-Yel Tingkat Penggalang, kontingen MTsN Soppeng berhasil meraih Juara II.

Rangkaian hasil tersebut menjadi modal penting bagi MTsN Soppeng untuk mengunci gelar Juara Umum I Penggalang dalam ajang yang mempertemukan kontingen pramuka madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Kekuatan MTsN Soppeng terlihat dari kedisiplinan peserta dalam mengelola tapak perkemahan. Kerapian, kebersihan, ketertiban, serta kekompakan menjadi bagian yang diperhitungkan dalam perlombaan.

Semangat yang sama juga terlihat ketika para siswa tampil dalam lomba yel-yel. Energi, kreativitas dan kekompakan berhasil ditampilkan hingga membawa mereka meraih posisi kedua.

Capaian tersebut sekaligus menjadi buah dari persiapan yang dilakukan secara serius. Latihan intensif, pendampingan pembina, kekompakan peserta dan dukungan keluarga besar madrasah menjadi bagian dari perjalanan kontingen hingga berhasil membawa pulang gelar juara umum.

Kepala MTsN Soppeng, Siliwarni Karim, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh siswa, pembina dan pendamping.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan seluruh siswa, pembina, serta pendamping. Prestasi ini bukan hanya membanggakan MTsN Soppeng, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Soppeng di tingkat Sulawesi Selatan,” ujar Siliwarni Karim, Sabtu (5/9/2026).

Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah kemenangan, tetapi menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani bersaing di berbagai ajang.

Bagi MTsN Soppeng, pengalaman di Cadika Gowa juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan dan kerja sama.

Dengan raihan Juara I Tapak Perkemahan Putra, Juara I Tapak Perkemahan Putri dan Juara II Yel-Yel, MTsN Soppeng akhirnya pulang membawa predikat Juara Umum I Penggalang.

Sebuah pembuktian bahwa slogan “Datang untuk berproses, pulang membawa prestasi” benar-benar diwujudkan di medan perkemahan.

(Taggi)

Tampil Menonjol di Tengah 148 Peserta, Kepala SDN 202 Walennae Soppeng Raih Predikat Terbaik


Makassar, Teropongsulawesi.com,– Persaingan ketat dalam Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tingkat Sulawesi Selatan berakhir manis bagi Kabupaten Soppeng.

Rahmaningsi, S.Pd., Kepala SD Negeri 202 Walennae, berhasil meraih predikat peserta terbaik dalam pelatihan yang diikuti 148 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Predikat tersebut diraih setelah Rahmaningsi mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama 10 hari yang berlangsung di Makassar sejak 24 Agustus 2026 hingga ditutup pada Jumat (4/9/2026).

Capaian itu sekaligus membawa nama Soppeng menonjol di antara peserta yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Pelatihan BCKS diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan.

Program tersebut diikuti guru-guru yang sebelumnya telah melewati proses seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai peserta pengembangan calon kepala sekolah.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori. Materi kepemimpinan dan pengelolaan satuan pendidikan juga dipadukan dengan praktik lapangan melalui kegiatan shadowing.

Peserta mengunjungi sejumlah sekolah sasaran untuk mengamati secara langsung praktik kepemimpinan kepala sekolah, pengelolaan sekolah, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan satuan pendidikan.

Dalam rangkaian pelatihan tersebut, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Kemendikdasmen, Dr. Iwan Junaedi, turut memberikan penguatan terkait kebijakan pendidikan.

Bukan Sekadar Predikat

Predikat peserta terbaik yang diraih Rahmaningsi menjadi capaian penting bagi Kabupaten Soppeng.

Pasalnya, penghargaan tersebut diraih di tengah proses pelatihan yang melibatkan 148 peserta se-Sulsel dengan latar belakang dan pengalaman pendidikan dari berbagai daerah.

Rahmaningsi saat ini menjabat Kepala SD Negeri 202 Walennae Kabupaten Soppeng. Ia juga dikenal sebagai salah satu inovator daerah yang aktif dalam pengembangan pendidikan.

Prestasi tersebut menjadi tambahan rekam jejak Rahmaningsi dalam kapasitasnya sebagai pendidik sekaligus pemimpin satuan pendidikan.

Bagi Kabupaten Soppeng, capaian itu menjadi kabar positif di tengah upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan sekolah.

Pelatihan BCKS sendiri menjadi bagian dari proses penyiapan calon kepala sekolah dalam sistem penugasan kepala sekolah yang diterapkan Kemendikdasmen.

Melalui proses tersebut, calon kepala sekolah dipersiapkan agar memiliki kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta kesiapan dalam mengelola satuan pendidikan.

Dari 148 peserta yang mengikuti pelatihan, Rahmaningsi berhasil keluar sebagai salah satu yang terbaik dan membawa nama Soppeng ke panggung prestasi pendidikan tingkat Sulawesi Selatan.

(Taggi)

Usai Salat Jumat, Ratusan Jamaah Rantepao Dapat Paket Makan Siang dari Kapolres


Toraja Utara, Teropongsulawesi.com, Ada pemandangan berbeda di depan Masjid Besar Rantepao, Jalan Kostan, Kelurahan Malango’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (4/9/2026) siang.

Usai melaksanakan salat Jumat, ratusan jamaah tidak langsung beranjak pulang. Mereka mendapat paket makan siang yang dibagikan langsung jajaran Polres Toraja Utara bersama Bhayangkari Cabang Toraja Utara.

Aksi tersebut dikemas dalam program Jumat Berkah dengan mengusung tema Bhayangkari Peduli. Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara, Ny. Rina Yoseph Sudrajat, turun langsung membagikan nasi kotak kepada masyarakat.

Bukan sekadar berbagi makanan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial yang sederhana namun menyentuh langsung.

Kapolres mengatakan, kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.

“Paket makan siang yang telah kami bagikan diharapkan dapat memberikan manfaat kecil namun nyata kepada masyarakat. Kami ingin terus menumbuhkan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana yang bermanfaat,” kata Yoseph.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Toraja Utara bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara, para Pejabat Utama Polres Toraja Utara dan jajaran Pengurus Bhayangkari.

Antusiasme masyarakat terlihat saat pembagian paket berlangsung. Senyum dan sapaan hangat mewarnai kegiatan yang berlangsung setelah ibadah Jumat tersebut.

Bagi Polres Toraja Utara, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan sentuhan kepedulian.

Melalui program Bhayangkari Peduli, Polres Toraja Utara dan Bhayangkari berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program Bhayangkari Peduli ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat,” tutup Kapolres.

Jumat Berkah kali ini pun meninggalkan pesan sederhana: kepedulian tak selalu harus besar, tetapi harus nyata dan dirasakan.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Kamis, 03 September 2026

Bupati Soppeng Serukan Teladan Nabi, Pemerintah dan Aparat Diminta Jaga Kedamaian Bumi Latemmamala


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengingatkan pentingnya keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun pemerintahan yang berintegritas dan menjaga kedamaian masyarakat.

Pesan itu disampaikan Suwardi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Polres Soppeng. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kapolres Soppeng AKBP Budi Haryanto, serta jajaran Forkopimda.

Menurut Suwardi, Maulid Nabi bukan hanya momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga kesempatan untuk menggali kembali nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan pemerintahan.

“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan,” tegasnya.

Suwardi kemudian menyoroti empat sifat utama Rasulullah SAW yang dinilainya sangat relevan dengan tugas pemerintah dan aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keempat sifat tersebut adalah siddiq atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau komunikatif, serta fathanah atau cerdas.

Bagi Suwardi, nilai-nilai tersebut harus menjadi bagian dari karakter dalam menjalankan tugas. Kejujuran, amanah, komunikasi yang baik, serta kecerdasan dalam mengambil keputusan dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Ia juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat seharusnya tidak semata-mata dipandang sebagai tugas kedinasan.

“Ketika seluruh masyarakat, pemerintah dan aparat mampu mengintegrasikan ketakwaan dan akhlak mulia ini ke dalam sanubari, maka tugas menjaga keamanan bukan lagi sekadar profesi, melainkan ladang ibadah yang bernilai pahala jariah,” ujarnya.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, Suwardi mengajak seluruh elemen daerah memperkuat persaudaraan dan menghindari berbagai hal yang dapat memicu perpecahan.

Ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta masyarakat agar tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Soppeng.

“Mari kita teladani keluhuran budi pekerti Nabi Besar Muhammad SAW dalam memelihara kedamaian di bumi Latemmamala yang kita cintai ini,” pungkasnya.

(Taggi)

Suara Brong Tak Lagi Bebas! 31 Motor Terjaring Patroli Malam Satlantas Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suara knalpot brong yang selama ini mengusik ketenangan warga kini kembali menjadi sasaran aparat kepolisian. Satlantas Polres Soppeng turun langsung melakukan penyisiran pada malam hari.

Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 31 sepeda motor ditertibkan dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Kamis (3/9/2026) malam.

Patroli mulai bergerak sekitar pukul 21.00 Wita. Sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Soppeng, terutama kawasan seputaran Kota Watansoppeng, menjadi sasaran pemeriksaan.

Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Soppeng, IPDA Fahril Nurdin, S.H., bersama personel Satlantas.

Kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis langsung menjadi perhatian petugas. Satu per satu sepeda motor diperiksa hingga akhirnya 31 kendaraan terjaring dalam kegiatan tersebut.

Penertiban ini dilakukan menyusul masih adanya penggunaan knalpot dengan suara bising yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terlebih ketika digunakan pada malam hari.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa penertiban tidak hanya berorientasi pada penindakan.

“Penertiban knalpot yang tidak sesuai spesifikasi bukan semata-mata persoalan penindakan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita menjaga ketertiban, keselamatan dan kenyamanan bersama. Suara kendaraan yang terlalu bising juga dapat mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolres, kendaraan bermotor harus memenuhi standar teknis yang telah ditentukan. Modifikasi kendaraan tidak seharusnya justru menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun masyarakat.

Ia pun mengingatkan pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Mari kita sama-sama menjaga Soppeng tetap aman, tertib dan nyaman, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berkendara,” ujarnya.

Polres Soppeng memastikan patroli dan penertiban akan terus digencarkan secara terukur. Bukan hanya untuk menekan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

31 motor sudah terjaring dalam satu malam. Bagi pengguna knalpot brong, patroli malam Satlantas Polres Soppeng menjadi sinyal bahwa jalan raya bukan tempat untuk bebas mengabaikan aturan.

(Taggi)

Bukan Sekadar Seremonial, Maulid di Dishub Soppeng Tekankan ASN Harus Jadi Pelayan yang Amanah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Rasulullah Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang Al-Amin, manusia yang terpercaya. Nilai itulah yang kembali diingatkan kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Soppeng dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (3/9/2026).

Mengusung tema “Meneladani Etos Kerja Sang Al-Amin”, peringatan Maulid yang berlangsung di Kantor Dishub Soppeng sekitar pukul 13.30 WITA itu diikuti seluruh jajaran pegawai.

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Hikmah Maulid disampaikan pimpinan Pondok Pesantren Perguruan Islam Ganra, KM. Sulaiman, S.Pd.I.

Dalam tausiyahnya, KM. Sulaiman mengajak para pegawai Dishub Soppeng meneladani Rasulullah SAW, bukan hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam menjalankan tugas sebagai aparatur yang berhadapan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Ia menyoroti makna Al-Amin sebagai sifat dapat dipercaya. Bagi seorang ASN, nilai tersebut dinilai sangat penting karena setiap tugas dan kewenangan yang diberikan merupakan amanah.

“Menjadi ASN bukan hanya tentang melaksanakan pekerjaan, tetapi juga bagaimana menjaga amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti peringatan Maulid. Sebab, kualitas seorang aparatur tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari kejujuran, integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan kewenangannya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng Muhammad Ihsan, S.STP., M.Si., CPSp, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat pengabdian di lingkungan Dishub.

Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat benar-benar diwujudkan dalam budaya kerja para pegawai.

“Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita berharap seluruh jajaran dapat mengambil hikmah dan keteladanan Rasulullah untuk diterapkan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Ihsan.

Menurutnya, pekerjaan sebagai ASN harus dipandang sebagai amanah yang memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Semoga momentum ini semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan kita, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Tak hanya berlangsung khidmat, suasana Maulid juga dibuat lebih semarak melalui lomba menghias pohon telur antarbidang.

Kegiatan tersebut menjadi ajang kreativitas sekaligus mempererat kekompakan antarpegawai. Bidang Sarana dan Prasarana berhasil meraih juara pertama, disusul Bidang Lalu Lintas.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dishub Soppeng pun ditutup dengan pesan sederhana namun bermakna: meneladani Rasulullah berarti membawa nilai amanah, kejujuran dan tanggung jawab ke dalam pekerjaan sehari-hari.

Sebab bagi seorang pelayan publik, menjadi “Al-Amin” bukan sekadar gelar yang dikenang dalam sejarah, tetapi nilai yang semestinya tercermin dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada masyarakat.

(Taggi)

Rabu, 02 September 2026

Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Soppeng, Dua Alat Bukti Antar 8 Orang Jadi Tersangka


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan eksploitasi seksual, pelecehan seksual fisik dan persetubuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 17 tahun. Kedelapan tersangka tersebut yakni  A, AS, AT, B, AR, AN, H dan R. 

Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara dan menemukan sedikitnya dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menetapkan para terduga pelaku sebagai tersangka.

Perkembangan kasus itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Rabu malam (2/9/2026).

Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain mengatakan, gelar perkara terhadap delapan orang tersebut telah dilakukan pada 25 Agustus 2026.

“Delapan tersangka telah dilakukan gelar perkara dan ditemukan dua alat bukti sehingga ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Agustus 2026,” kata Husain.

Selain delapan tersangka, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan dua orang lainnya. Polisi juga menyebut terdapat satu anak yang penanganannya dilakukan secara khusus sesuai ketentuan perundang-undangan terkait anak.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, rangkaian dugaan tindak pidana tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 20 hingga 23 Agustus 2026.

Peristiwa itu diduga terjadi di sebuah hotel di Jalan Merdeka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman, S.H., M.H., menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Tersangka berinisial A diduga membawa korban dari sekolah menuju hotel. Di lokasi tersebut, A diduga melakukan persetubuhan terhadap korban.

Dalam penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya komunikasi dengan pihak lain serta pengiriman video yang berkaitan dengan korban melalui aplikasi WhatsApp.

Penyidik kemudian menduga korban ditawarkan kepada sejumlah pihak. Beberapa tersangka lainnya diduga melakukan persetubuhan terhadap korban pada waktu berbeda dengan memberikan uang atau bentuk imbalan lainnya.

Rangkaian dugaan perbuatan tersebut berlanjut hingga Minggu (23/8/2026). Sekitar pukul 09.00 Wita, A diduga kembali melakukan persetubuhan terhadap korban sebelum mengantarkannya ke rumah nenek korban.

Dari pengungkapan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian korban, uang tunai sebanyak 22 lembar dengan berbagai pecahan, delapan unit telepon seluler serta satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi DP 1926 LI.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, termasuk Pasal 12 juncto Pasal 15 ayat (1) huruf e dan huruf g.

Penyidik juga menerapkan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP.

Iptu Firman menegaskan, proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi masih membuka kemungkinan adanya tersangka baru apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan pihak lain.

Masyarakat yang mengetahui adanya pihak lain yang diduga terlibat diminta memberikan informasi kepada kepolisian.

Namun, setiap informasi yang masuk akan terlebih dahulu melalui proses penyelidikan dan pendalaman.

“Kalau ada indikasi terduga pelaku baru, silakan dilaporkan. Tetapi tidak serta-merta langsung ditangkap, semuanya melalui proses penyelidikan dan berdasarkan bukti-bukti yang ada,” ujarnya.

Hingga konferensi pers digelar, delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua orang lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Polres Soppeng memastikan perkara tersebut terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

(Taggi)

Syukuran Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kapolres Soppeng: Sinergi Harus Terus Diperkuat


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri syukuran Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Soppeng, Rabu (2/9/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum Berintegritas”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Soppeng.

Sejumlah pejabat daerah hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forkopimda, jajaran Kejaksaan, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Soppeng menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Kejaksaan sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antarpenegak hukum dalam menjalankan tugas.

Menurut Hari Budiyanto, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum harus terus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada rasa keadilan.

“Penegakan hukum bukan hanya tentang proses hukum, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan rasa keadilan dan kepercayaan di tengah masyarakat,” ujar Hari Budiyanto.

Ia mengatakan, Polri akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan Kejaksaan serta unsur Forkopimda lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hari Budiyanto menegaskan, perbedaan kewenangan antara masing-masing institusi tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun kerja sama.

“Perbedaan tugas dan kewenangan bukan menjadi sekat, tetapi justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap momentum Hari Lahir Kejaksaan ke-81 semakin memperkuat soliditas antarlembaga di Kabupaten Soppeng, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Semoga Kejaksaan semakin kuat, profesional dan senantiasa menjadi bagian penting dalam menghadirkan keadilan serta kepastian hukum bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Taggi)

Selasa, 01 September 2026

Polres Soppeng Masuk Sekolah, Pelajar SMA 2 Diajari Gunakan AI Tanpa Kehilangan Nalar


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tak lagi menjadi teknologi masa depan. Teknologi ini sudah hadir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk oleh kalangan pelajar.

Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Soppeng memberikan edukasi AI kepada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Soppeng, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 Wita itu dipimpin Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H. bersama tim edukasi AI. Sebanyak tujuh personel Polres Soppeng dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara positif, khususnya untuk mendukung aktivitas belajar dan pengembangan kemampuan. Namun, edukasi tidak hanya berhenti pada cara menggunakan teknologi.

Pelajar juga diarahkan agar tetap memiliki kemampuan menyaring informasi, berpikir kritis dan memahami konsekuensi dari setiap penggunaan teknologi.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, kemajuan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu beradaptasi tanpa kehilangan kemampuan berpikir secara mandiri.

“Anak-anak kita akan tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju. Karena itu, yang perlu kita bangun bukan rasa takut terhadap teknologi, tetapi kemampuan untuk memahami, mengendalikan dan menggunakannya dengan benar,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Ia mengingatkan agar AI tidak digunakan sekadar sebagai jalan pintas dalam menyelesaikan tugas atau persoalan akademik.

“Kami ingin para pelajar melihat AI sebagai alat untuk membantu mereka belajar dan berkembang, bukan sebagai jalan pintas untuk menggantikan proses berpikir. Kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan karakter tetap menjadi hal utama,” tegasnya.

Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat besar apabila digunakan untuk hal-hal produktif. Sebaliknya, penggunaan tanpa kontrol dapat membuat pelajar terlalu bergantung pada teknologi.

Edukasi AI tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026, khususnya Indikator 9.1 dan 9.2, yang menyasar pelajar SMA/SMK/MA sederajat.

Polres Soppeng berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan pelajar mengenai peluang sekaligus tantangan di era kecerdasan buatan. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara cerdas, kritis dan bertanggung jawab.

Kehadiran personel Polres Soppeng di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari pendekatan kepada generasi muda. Polisi diharapkan tidak hanya hadir dalam persoalan keamanan, tetapi turut memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan generasi masa kini.

Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif dan interaktif. Para siswa kelas XII mengikuti materi yang disampaikan tim trainer Polres Soppeng hingga kegiatan berakhir.

(Taggi)

Photos

Business

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved