Jumat, 04 Agustus 2023
Senin, 19 Januari 2026
Teropongsulawesi.com
Makassar Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum APEC Kesehatan Anak
Makassar, Teropongsulawesi.com, Kota Makassar kembali menegaskan perannya di tingkat internasional dengan menjadi tuan rumah Workshop on Managing Child Health for Healthcare Workforce yang diselenggarakan oleh Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).
Forum internasional ini digelar bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Poltekkes Makassar, dan berlangsung selama tiga hari, 20–22 Januari 2026.
Kegiatan yang mempertemukan para pengambil kebijakan dan tenaga kesehatan dari berbagai negara Asia Pasifik ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam pengelolaan kesehatan anak, sekaligus mendorong terwujudnya generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
Dipilihnya Makassar sebagai lokasi kegiatan mencerminkan kepercayaan internasional terhadap komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.
Workshop APEC tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di The Rinra Hotel Makassar, Selasa (20/1/2026).
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Makassar sebagai tuan rumah forum internasional tersebut.
“Ini menjadi kehormatan bagi Kota Makassar. Forum APEC ini merupakan momentum strategis untuk merumuskan solusi bersama dalam memperkuat pelayanan kesehatan anak, khususnya di kota dengan jumlah penduduk yang besar seperti Makassar,” ujar Munafri.
Munafri memaparkan bahwa Kota Makassar saat ini dihuni sekitar 1,4 juta penduduk yang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan.
Dengan jumlah penduduk yang besar, tantangan di sektor kesehatan, terutama kesehatan ibu dan anak, menjadi perhatian serius pemerintah kota.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami tidak hanya menginginkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pertumbuhan kesehatan yang kuat bersama seluruh komunitas. Kesehatan anak adalah fondasi utama bagi masa depan kota ini,” tegasnya.
Di hadapan para delegasi internasional, Munafri juga memaparkan kondisi fasilitas dan sumber daya kesehatan di Kota Makassar.
Saat ini, Makassar memiliki 47 puskesmas, 35 puskesmas pembantu (pustu), 214 klinik, satu rumah sakit umum daerah, serta 52 rumah sakit umum yang melayani masyarakat.
Menurut Munafri, penguatan sistem kesehatan sangat bergantung pada ketersediaan data tenaga kesehatan yang akurat, terstandarisasi, dan mutakhir, guna memastikan pelayanan kesehatan yang efektif dan merata.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyoroti angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi tantangan serius.
Berdasarkan data pemerintah kota, pada tahun 2024 tercatat 19 kasus kematian ibu dan 198 kematian bayi. Sementara pada tahun 2025, angka tersebut mengalami penurunan menjadi 13 kematian ibu dan 185 kematian bayi.
“Penurunan ini patut diapresiasi, namun tetap menunjukkan masih adanya persoalan dalam akses, kualitas, dan keterjangkauan layanan kesehatan,” ujarnya.
Munafri berharap melalui Workshop APEC ini, akan terbangun jejaring kerja sama lintas negara yang lebih kuat serta menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesehatan anak dan masyarakat, khususnya di Kota Makassar.
“Kami berharap lokakarya ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi nyata yang bisa kami implementasikan di Makassar,” katanya.
Workshop internasional ini diikuti oleh delegasi dari berbagai negara Asia Pasifik. Perwakilan dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam hadir secara langsung.
Sementara delegasi dari Meksiko, Jepang, dan China Taipei mengikuti kegiatan secara daring.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Makassar, Rusli, menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga pembuat kebijakan, dalam pengelolaan kesehatan anak.
Menurut Rusli, isu kesehatan anak tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Melalui pertukaran praktik terbaik, diskusi mendalam, dan pemanfaatan teknologi, kami berharap lokakarya ini mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif untuk memperkuat sistem kesehatan primer di masing-masing negara,” ujar Rusli.
Forum APEC di Makassar ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi negara-negara Asia Pasifik dalam membangun generasi sehat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
(Red)
Kamis, 12 Maret 2026
Teropongsulawesi.com
Dorong Kesadaran Pentingnya Kesehatan, Bupati Soppeng Pantau Layanan CKG di Pasar Ramadhan SUKSES 2026
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, meninjau langsung layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan bagi masyarakat di area Pasar Ramadhan SUKSES 2026 yang berlangsung di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kamis (12/3/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu sekaligus untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berjalan dengan baik selama kegiatan Pasar Ramadhan berlangsung.
Selain melakukan pemantauan, Bupati Suwardi juga turut memanfaatkan layanan tersebut dengan menjalani pemeriksaan kesehatan di posko yang disediakan oleh petugas medis di lokasi pasar.
Ia terlihat mengikuti beberapa tahapan pemeriksaan dasar yang disiapkan oleh tenaga kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan singkat.
Program Cek Kesehatan Gratis ini merupakan salah satu layanan tambahan yang dihadirkan untuk masyarakat yang datang mengunjungi Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Soppeng, Sulawesi Selatan.
Posko layanan kesehatan tersebut beroperasi setiap hari selama kegiatan pasar berlangsung, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA.
Pada hari pertama pelaksanaannya, tercatat sekitar 50 warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, menjelaskan bahwa layanan CKG bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan dasar kepada masyarakat secara mudah dan tanpa biaya.
“Layanan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis,” ujarnya.
Menurut Evinuddin, kehadiran posko kesehatan di tengah keramaian Pasar Ramadhan menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dengan memanfaatkan momentum tingginya kunjungan warga ke pasar ramadhan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memeriksa kondisi kesehatannya.
“Harapannya masyarakat yang datang ke Pasar Ramadhan tidak hanya berbelanja atau menikmati suasana ramadhan, tetapi juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatannya,” jelasnya.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Pelaksanaan layanan CKG di Pasar Ramadhan SUKSES 2026 melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Soppeng.
Para tenaga medis tersebut bertugas secara bergiliran setiap hari untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang datang.
Dengan adanya layanan kesehatan gratis ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memantau kondisi kesehatannya secara rutin, sekaligus menjadikan Pasar Ramadhan tidak hanya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan kuliner, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.
(Silviana)
Selasa, 30 Juni 2026
Teropongsulawesi.com
Bupati Soppeng Suwardi Haseng Sambut 11 Mahasiswa Asing Peserta Program Unhas, Bakal Belajar di Desa-Desa
Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima kunjungan 11 mahasiswa asing peserta Nusantara International Summer Course on Public Health (NISC-PH) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas). Penyambutan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Selasa (30/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan lapangan program internasional tersebut.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara itu menjadi bagian dari agenda pembelajaran berbasis masyarakat yang akan dilaksanakan di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai praktik kesehatan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan berbagai program kesehatan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang kembali memilih Kabupaten Soppeng sebagai salah satu lokasi kegiatan akademik bertaraf internasional.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan kerja sama internasional.
Ia mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik kegiatan yang melibatkan mahasiswa dari berbagai negara karena mampu menjadi media pertukaran ilmu pengetahuan, pengalaman, serta budaya.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berbagi praktik-praktik baik yang telah diterapkan dalam pembangunan kesehatan.
"Selamat datang di Kabupaten Soppeng. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengenal budaya, kehidupan sosial, dan potensi daerah yang kami miliki," ujar Suwardi Haseng.
Bupati juga mengajak para peserta untuk menikmati keramahan masyarakat Soppeng selama mengikuti kegiatan lapangan. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat akan memberikan pengalaman berharga yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kelas.
Program NISC-PH 2026 sendiri merupakan agenda internasional tahunan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang mengusung konsep hybrid course and excursion. Sebelum memasuki kegiatan lapangan, seluruh peserta telah mengikuti proses pembelajaran daring pada 15 hingga 27 Juni 2026.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan di sejumlah daerah, yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Soppeng pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.
Selama berada di Kabupaten Soppeng, para mahasiswa akan melakukan berbagai aktivitas akademik yang berfokus pada pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mereka akan melakukan observasi terhadap kondisi kesehatan masyarakat, mengidentifikasi berbagai persoalan kesehatan di tingkat desa, mempelajari program pemberdayaan masyarakat, serta melakukan kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, peserta juga akan berdialog langsung dengan aparat pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan masyarakat untuk memahami bagaimana kebijakan kesehatan diterapkan hingga tingkat komunitas.
Kegiatan tersebut dipadukan dengan program community outreach dan pertukaran budaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa internasional diharapkan dapat memahami nilai-nilai sosial, budaya lokal, serta kearifan masyarakat Soppeng yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan kesehatan berbasis masyarakat.
Sebanyak 11 mahasiswa asing yang mengikuti kegiatan di Kabupaten Soppeng berasal dari Mahidol University dan Soonchunhyang University. Mereka bergabung bersama mahasiswa asing lainnya serta mahasiswa kelas internasional Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Rombongan didampingi sejumlah dosen FKM Unhas, yakni Prof. Anwar, Dr. Owildan Wisudawan, Dr. Hasnawati Amqam, Dr. Syamsuar, Basir, Nasrah, dan Dr. Rahayu Nurul Reski. Para dosen bertugas membimbing mahasiswa selama pelaksanaan pembelajaran lapangan, mulai dari proses observasi, pengumpulan data, hingga penyusunan refleksi hasil pembelajaran.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta dibagi ke lima lokasi, yaitu Desa Ganra, Desa Kaca, Desa Manorang Salo, Kelurahan Lalabata Riaja, dan Desa Pesse. Di masing-masing wilayah tersebut mereka akan mempelajari kondisi kesehatan masyarakat, mengamati program pemberdayaan yang telah dijalankan pemerintah desa, serta berdiskusi bersama masyarakat mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan.
Hasil pengamatan yang diperoleh selama kegiatan nantinya akan menjadi bahan refleksi sekaligus pembelajaran mengenai penerapan konsep kesehatan masyarakat di lapangan dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan kondisi lokal masing-masing wilayah.
Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik bagi para peserta, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa internasional diharapkan semakin memperkenalkan Kabupaten Soppeng kepada dunia sebagai daerah yang terbuka terhadap kolaborasi global serta memiliki komitmen dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.
Melalui penyelenggaraan NISC-PH 2026, sinergi antara Universitas Hasanuddin, Pemerintah Kabupaten Soppeng, dan masyarakat diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan berbagai kerja sama yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperluas jejaring internasional di masa mendatang.
(Silviana)
Kamis, 08 Januari 2026
Teropongsulawesi.com
Pemkot Makassar–UMI Perkuat Kolaborasi Kesehatan Berbasis Interprofessional Education
Senin, 21 April 2025
Teropongsulawesi.com
Antusiasme Tinggi Siswa SDN 237 Aletellue pada Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan dan membentuk perilaku hidup sehat sejak dini, Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Sewo menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala bagi siswa kelas 2 hingga 6 di SDN 237 Aletellue, Kecamatan Lalabata.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (22/4) ini melibatkan skrining perilaku merokok sebagai langkah preventif terhadap kebiasaan merokok di kalangan anak.
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan mata, serta pemeriksaan lain yang bertujuan mendeteksi dini potensi masalah kesehatan pada siswa.
Selain pemeriksaan, tim kesehatan memberikan edukasi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, konsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga.
Fokus pencegahan perilaku tidak sehat juga menjadi bagian penting melalui skrining perilaku merokok yang diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang bahaya merokok sejak dini.
Kepala Sekolah SDN 237 Aletellue, Muhlis, S.Pd, M.Pd, menyambut baik kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Sewo atas pelaksanaan kegiatan yang sangat penting ini".
"Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, kami dapat memantau kondisi kesehatan siswa-siswi kami secara berkala".
"Selain itu, skrining perilaku merokok juga menjadi langkah proaktif dalam mencegah kebiasaan buruk sejak usia dini,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan siswa serta mendorong terbentuknya generasi muda yang sehat dan produktif.
UPTD Puskesmas Sewo berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
UPTD Puskesmas Sewo adalah unit pelayanan kesehatan yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui berbagai program preventif dan promotif, termasuk pemeriksaan kesehatan berkala dan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.
(Red)
Sabtu, 19 Oktober 2019
Teropongsulawesi.com
Puskesmas Batu-Batu Melaksanakan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Dokter Kecil
Rabu, 11 Februari 2026
Teropongsulawesi.com
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Soppeng dan RSUD La Temmamala Gelar Pertemuan
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini. Salah satu langkah terbaru dilakukan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dengan menggelar pertemuan bersama jajaran manajemen RSUD La Temmamala, Kamis (12/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama rumah sakit membahas berbagai strategi untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal, cepat, tepat, dan humanis.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal prosedur medis, tetapi juga soal sikap, empati, dan kecepatan dalam melayani masyarakat. Kita ingin masyarakat Soppeng merasakan pelayanan yang semakin baik dan profesional,” kata H. Suwardi Haseng.
Bupati menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh jajaran rumah sakit, mulai manajemen, tenaga medis, hingga staf administrasi, untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan responsif.
Ia juga mengingatkan agar seluruh tenaga kesehatan menjaga integritas dan terus meningkatkan kompetensi menghadapi tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Selain arahan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi dan apresiasi kepada tenaga kesehatan atas dedikasi mereka selama ini.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam melayani masyarakat.
“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan. Dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama ini patut diapresiasi. Tetaplah semangat dan terus berikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi berbagai aspek pelayanan rumah sakit, mulai sistem administrasi, manajemen antrean, ketersediaan sarana prasarana, hingga kenyamanan pasien.
Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen mendukung pembenahan tersebut agar tercipta layanan kesehatan yang prima dan profesional.
Pihak manajemen RSUD La Temmamala menyambut baik arahan dan dukungan Bupati.
Mereka menyatakan siap menindaklanjuti berbagai masukan serta memperkuat koordinasi internal untuk memastikan pelayanan berjalan efektif dan efisien.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Soppeng meningkat.
Pemerintah daerah menargetkan terciptanya sistem pelayanan kesehatan modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pertemuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan di Kabupaten Soppeng.
(Red)
Minggu, 25 September 2022
Teropongsulawesi.com
Raker dan Seminar Kesehatan Patelki di Soppeng, Ini Harapan Bupati Andi Kaswadi Razak
Senin, 29 April 2024
Teropongsulawesi.com
Semangat Belajar Siswa Kelas 3C SDN 7 Salotungo di Stand Pameran Dinas Kesehatan Soppeng dalam Peringatan Hari Jadi ke-763
Senin, 03 Juni 2024
Teropongsulawesi.com
Siswa(i) SDN 233 Abbinengnge Mengikuti Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Kamis, 29 Juli 2021
Teropongsulawesi.com
Tinjau Posko Pasar Modern BSD, Kapolri Ingin Prokes Ditegakan Guna Menurunkan Level PPKM
Sabtu, 03 Mei 2025
Teropongsulawesi.com
Pantau Kondisi Jamaah Calon Haji di Makassar, Bupati Soppeng Suwardi Haseng Doakan Kesembuhan Bapak Baharuddin dan Ibu Maleha
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Kesehatan melaporkan kondisi kesehatan jemaah haji asal Kabupaten Soppeng yang sedang akan menunaikan ibadah haji di Makassar.
Dari total 276 jemaah haji, termasuk dua orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), sebanyak 274 jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi sehat dan baik.
Dua jemaah lainnya memerlukan perawatan medis. Ibu Maleha Binti Dahi mendapat perawatan di Klinik Asrama Haji Makassar akibat diabetes melitus dan luka di kaki.
Beruntung, setelah menjalani perawatan, kondisi Ibu Maleha kini membaik. Sedangkan Bapak Baharuddin Bin Dellang dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar karena mengalami beberapa masalah kesehatan serius, antara lain tidak buang air besar selama beberapa hari, sesak napas dengan saturasi oksigen rendah, riwayat penyakit jantung, dan kadar gula darah tinggi.
Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng terus mengikuti perkembangan kesehatan Bapak Baharuddin.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Drs. Muhammad Evinuddin, MPA, menyatakan, “Kami terus berkoordinasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Soppeng mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan terbaik selama berada di Makassar”.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menambahkan, "Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami mendoakan kesembuhan Bapak Baharuddin dan Ibu Maleha".
"Kami juga terus bersatu dan memberikan dukungan penuh kepada seluruh jemaah haji kami".
"Semoga ibadah haji mereka berjalan lancar dan kembali ke Soppeng dalam keadaan sehat walafiat.", harap Bupati Soppeng Suwardi Haseng.
Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen untuk selalu mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah seluruh jemaah haji asal Kabupaten Soppeng serta memastikan mereka menerima pelayanan kesehatan yang terbaik selama menjalankan ibadah.
Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk pemantauan kesehatan dan dukungan penuh bagi jemaah haji asal Kabupaten Soppeng demi kelancaran dan keselamatan ibadah mereka.
(Red)
Senin, 14 Juni 2021
Teropongsulawesi.com
Menyambut Hari Bhayangkara ke-75, STI Bekerja Sama PUSDOKKES Dan PERAPI Memberikan Layanan Operasi Bibir Sumbing Secara Gratis
Kamis, 08 Januari 2026
Teropongsulawesi.com
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Prioritaskan Keamanan Obat dan Makanan
Selasa, 13 April 2021
Teropongsulawesi.com
Direktur PT. Agung Perkasa Utama Cemerlang Andi Ilham Serahkan Bantuan Alkes PCR Real Time & Auto EXTRATOR Libex di Indonesia Timur
Direktur PT. Agung Perkasa Utama Cemerlang Andi Ilham saat menyerahkan Bantuan Alkes PCR Real Time & Auto EXTRATOR Libex di Kaimana (Foto Istimewa)
Selasa, 08 April 2025
Teropongsulawesi.com
Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Tekankan Pentingnya Kedisiplinan ASN, Dinkes Jadi Sorotan Hangat
Sabtu, 21 September 2019
Teropongsulawesi.com
















.jpg)









FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram