-->

Kamis, 26 September 2019

Festival Humanity Fest 2019 Akan Digelar 5 Oktober 2019

Teropongsulawesi. Com, Makassar -Sekumpulan kaum milenial dari beberapa kalangan dan generasi yang peduli terhadap sesama kemudian bersinergi dalam Humanisme Indonesia akan menggelar acara yang dikemas dalam bentuk Festival untuk Kemanusiaan. Festival yang diberi tajuk Humanity Fest 2019 akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 Oktober 2019 mendatang di Fort Rotterdam Makassar.

Dalam Humanity Fest 2019 ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti fun bike, lomba mewarnai dan menggambar untuk anak usia 6-12 tahun, sharing session, donor darah, wisata kuliner, penampilan band lokal dan luar, stand up comedy, dokumentasi tragedy Pasigala, dan masih banyak lagi kegiatan menarik lainnya.

Selenggarakannya Festival ini tidak lain bertujuan untuk mengenang 1 tahun tragedi bencana alam yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala. Dan juga untuk menyatakan kepedulian kepada sesama yang terkena dampak dari karhutla di Kalimantan dan Sumatera.

Dimana Pemprov sulsel melalui  kadis kominfo- SP provinsi Sulawesi Selatan Andi Hasdullah sebagai mitra kaum millenial yang peduli tragedi kemanusiaan yang terjadi di indonesia mensupport acara tersebut di Fort Rotterdam yang akan datang.

Andi Hasdullah dan panitia sangat berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat makassar untuk datang meramaikan acara tersebut termasuk para donatur- semoga ini insya Allah akan bernilai ibadah.

" Mari semua Warga Sulsel Untuk ramaikan acara Humanity Fest 2019 " Ajaknya

Rangkaian acara ini ada Open Donation untuk membantu saudara kita yang ada di Palu, Kalimantan dan Sumatera yang dapat diaspirasikan melalui : Bank BNI (5102019997) a.n Andi Saiful, atau dating langsung ke kantor ACT (Aksi Cepat Tanggap) Jl Sultan Alauddin (Alauddin Plaza Ruko SSH No 8), dan batas pengumpulan donasi pada tanggal 05 Oktober 2019 yang disampaikan di Benteng Rotterdam pada pukul 21.00 Wita.

Segala bentuk partisipasi dari acara ini akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk Sulawesi Tengah, Kalimantan dan Sumatera.
Kegiatan ini disponsori oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap), MRI (Masyarakat Relawan Indonesia), Kitabisa.com, dan Mukata.
Untuk informasi acara ini dapat menghubungi CP : 0851 4526 2124 (Call Only), Whatsapp 0853 4256 2400, Instagram @humanity.fest, official hashtag #humanityfest2019 – #hf2019.

Selasa, 01 Juni 2021

Kapolri : Pemulihan Ekonomi Nasional Harus Terus Dikawal

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto Istimewa).

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin video conference (vicon) kepada seluruh kapolda dalam rangka mengecek langsung upaya penanganan pandemi Covid-19 setelah Lebaran, Selasa (1/6/2021).

Para kapolda yang dipilih memaparkan hasil penanganan Covid-19 diwilayahnya masing-masing. Seperti Polda Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepri dan Polda Metro Jaya.

Pemaparan termasuk jumlah yang terkonfirmasi, kematian, sembuh, kendala termasuk sarana dan prasarana.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan beberapa hal. Diantaranya mewaspadai klaster baru Covid-19. Disini, Sigit menekankan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk peka dalam merespon situasi penyebaran Covid-19 khususnya klaster baru.

"Kita harus terus bergerak dan bergerak menghadapi situasi sulit pandemi ini. Garda terdepan yang diharapkan pemerintah adalah TNI-Polri," ujar Sigit dalam keterangannya tertulisnya.

Mantan Kabareskrim ini juga meminta agar jajarannya mengawal upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian. “Pemulihan ekonomi nasional harus terus dikawal sehingga mengalami peningkatan,” tekannya.

Sigit juga mengingatkan percepatan vaksinasi. Kemudian memaksimalkan atau terus mengawal PPKM Mikro dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Waspadai lonjakan tinggi di Malaysia. Perkuat manajemen penanganan Covid-19 dengan ketat khususnya di perbatasan negara,” tandas Kapolri Jenderal Sigit. (Ismail).

Sabtu, 05 Oktober 2019

Peduli Kemanusiaan Gubernur Sulsel Jemput Ratusan Pengungsi Wamena di Pelabuhan Soekarno Hatta


Teropongsulawesi. Com, Makassar (Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menjemput pengungsi dari Wamena dengan menggunakan Kapal Ciremai di Pelabuhan Soekarno Hatta, Sabtu (5/10).

Kapal bersandar sekira pukul 16.00 Wita dengan jumlah pengungsi 209 orang asal Sulsel 209 orang didominasi dari Toraja 147 orang. Serta pengungsi dari tujuan Jakarta (asal Sumatera Barat) 144 orang dan tujuan Bau-bau 16 orang.

“Untuk Sulsel kita di tampung di Asrama Haji, sementara dari Minang (Sumatera Barat) kita tampung di (Asrama Mahasiswa) Unismuh, jadi sudah ada keluarga Minang yang menghandel,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa para pengungsi terlebih dulu untuk diistirahatkan. Adapun pengungsi yang tiba ada juga terdapat anak-anak dan bayi. Serta beberapa dalam kondisi sakit yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Gubernur juga berharap bahwa suasana bisa kembali kondusif, apalagi warga perantau memiliki aset di sana.

Untuk anak-anak pengungsi yang ingin bersekolah akan dijamin dan dimudahkan.

“Saya sudah jamin anak-anaknya selama ada di sini, dengan mudah bisa sekolah, jadi tidak sulit,” ujarnya.

Penanganan selanjutnya adalah penanganan trauma dari peristiwa rusuh yang terjadi.

Salah seorang pengunsi asal Toraja, Yustin, berharap suasana dapat kembali kondusif agar bisa kembali bekerja.

“Saya senang sekali bisa tiba di Makassar. Kami lebih sepuluh orang berkeluarga. Harapannya bisa cepat kondusif dan kami bisa kembali ke sana,” harap pegawai bidan ini. 

Sabtu, 21 September 2019

Gubernur NA Beri Anugrah Kehormatan Pendidikan dan Kemanusian Pada Dirut Perusaan Dubai Al-Khoory


Bangun 1.248 Masjid dan 100 Panti Asuhan

Teropongsulawesi. Com - Makassar (Sulsel) -- Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) memberikan penganugerahan Kehormatan Dalam Bidang Pendidikan dan Kemanusiaan kepada Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory yang merupakan Ketua Yayasan Asia Muslim Charity Foundation) di Rujab Gubernur, Sabtu (21/9).

Syeikh Al-Khoory adalah Direktur Utama group perusahaan Al-Khoory di Dubai, Uni Emirates Arab, yang dirintis oleh ayah dan saudara-saudaranya. Ia juga merupakan relawan kerja-kerja sosial dari tahun 1985 sampai sekarang, bekerja di Kenya dari tahun 1985 sampai tahun 1992. Bekerja di Indonesia dari tahun 1998 hingga saat ini. 

Beberapa hal yang telah dilakukan di Indonesia,  dengan jumlah proyek kemanusiaan 1.570. Membangun 1.248 masjid, 100 panti asuhan, mendirikan 20 ma'had (sekolah) Bahasa Arab dan Studi Islam, empat ma'had, 25 klinik pengobatan menggunakan gedung yang tidak dibangun oleh yayasan AMCF tapi dibangun oleh yayasan lain. 

Gubernur memberikan penghargaan dengan memberikan piagam dan pin berbentuk kapal Pinisi. 

Usai memperoleh penghargaan, Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory dalam sambutan terima kasihnya menyampaikan rasa syukur atas pemberian anugerah ini. Ia menyampaikan apa yang Ia capai ini bukan karena dirinya sendiri tetapi berkat semua pihak yang terlibat. 

"Terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang telah memberikan penghargaan ini. Juga terima kasih kepada Wali Kota Makassar dan juga bupati yang telah hadir," kata Muhammed Khoory. 

Sementara itu, Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk syukur dan apresiasi pada Muhammed Khoory atas kerja dan pengabdian yang telah dilakukan di Indonesia, termasuk di Sulsel. 

"Ini karena masih ada saudara kita yang peduli pada dunia pendidikan dan kegiatan sosial yang lain. Apa yang kita berikan tidak sebanding apa yang telah diberikan," kata Nurdin Abdullah. 

Nurdin menyebutkan, prakarsa ini sebagai bentuk terima kasih kepada Muhammed Khoory karena telah menghimpun pengusaha Timur Tengah untuk membantu Indonesia. 

"Siapa tahu juga beliau berniat membantu di daerah bukan hanya di Makassar saja," sebut Nurdin yang disambut tepuk tangan bupati-bupati yang hadir. 

Ia menutup sambutan agar Muhammed Khoory didoakan dalam kondisi sehat dan terus berkarya. 

Saat ini Muhammed Khoory, mengelola dan menjalankan grup perusahaannya yang bergerak di bidang impor dan distribusi mobil dan bus, pompa air, pembangkit listrik, pemadam kebakaran, pengelolaan limbah, dan juga di bidang properti dan perhotelan. 

Ia juga membangun pusat kemanusiaan di empat provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, JawaTimur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Mengadakan delapan kapal kemanusiaan di beberapa provinsi di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan.

Membangun lima stasiun radio di Indonesia yaitu di Papua Barat, Ternate, Gorontalo, Palu, dan Makassar. Membangun dua markaz dakwah di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Membangun 25 sekolah di Indonesia.

Mendanai 174 da'i pada saat ini. Juga kerjasaa telah lama dilakukan dengan Universitas Muhammadiyah Makassar sejak tahun 1996.(*). 

Jumat, 04 Juni 2021

Penyekatan Mudik dan Operasi Ketupat Polri Berkontribusi Cegah Sebaran Covid 19 di Sejumlah Daerah

Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska (Ist)

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Kebijakan Polri melakukan penyekatan pemudik saat Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan dalam bagian Operasi Ketupat 2021 dinilai mampu membantu menekan dan mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska menjelaskan, operasi penyekatan tersebut dinilai efektif ikut mencegah ledakan virus corona lantaran pada saat arus mudik dan arus balik, polisi telah melakukan pendekatan tegas namun humanis kepada masyarakat.

"Penyekatan tersebut tentu berkontribusi bagi penurunan potensi angka penyebaran Covid-19," kata Darul saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Menurut Darul selain melakukan penyekatan, Polri sendiri melakukan pengetasan terhadap seluruh masyarakat dengan Swab Antigen pada saat arus mudik dan balik.

"Karena pada waktu penyekatan juga dilakukan pemeriksaan surat keterangan atau bukti negatif Covid-19," ujar Darul.

Menurut dia, operasi penyekatan aparat kepolisian memang masih terdapat beberapa catatan untuk proses evaluasi kedepannya. Tetapi, kata Darul, dengan adanya kebijakan tersebut dapat mengurangi pertumbuhan virus corona yang jauh lebih tinggi.

Dengan kata lain, apabila tidak diterapkannya kebijakan penyekatan maka pertumbuhan virus corona dewasa ini akan jauh lebih tinggi.

"Penyekatan belum sepenuhnya efektif tetapi telah membantu berkurangnya penyebaran covid dan meningkatnya jumlah orang terpapar baik di daerah tujuan mudik dan maupun dikota tempat mereka bermukim atau bekerja," ucap Darul.

Diketahui, Polri memulai Operasi Ketupat 2021 untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung pada 6-17 Mei 2021. Kemudian dilakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) terkait hal itu sampai tanggal 31 Mei.

Titik penyekatan itu tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali. Adapun rincian titik yang disiapkan di masing-masing provinsi ialah, Polda Sumsel (10 titik), Polda Lampung (9 titik), Polda Banten (16 titik), Polda Metro Jaya (14 titik),

Kemudian, Polda Jawa Barat (158 titik), Polda Jawa Tengah (85 titik), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (10 titik), Polda Jawa Timur (74 titik), dan Polda Bali (5 titik).

Kebijakan penyekatan merupakan implementasi dari adanya larangan Pemerintah terkait mudik. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Selain pos penyekatan, Polri juga menyiapkan pos pengamanan untuk mengantisipasi terkait gangguan Kamtibmas dan Kamtibselcarlantas. (Ismail).

Rabu, 19 Mei 2021

Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja 100 Hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo



BALI - Teropongsulawesi.com,- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi berbagai capain yang diraih Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mengusung visi transformasi menjadikan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri terus meningkatkan kinerjanya menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas, melainkan juga memiliki personil yang solid, profesional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.


"Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Untuk fungsi Lantas, antara lain, dengan menerapkan aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplika e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional. Sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM secara online. Tinggal duduk manis di rumah, SIM akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah," ujar Bamsoet di Bali, Rabu (19/5/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam fungsi Intelkam, Polri juga telah menerapkan pengajuan SKCK secara online. Begitupun di berbagai fungsi lainnya. Antara lain di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Bareskrim melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online, di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi, dan di Divpropam Polri melalui Propam Presisi.

"Polri juga terus menambah fasilitas tilang elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga akhir Maret 2021, sebanyak 244 titik kamera tilang elektronik telah tersebar di 12 wilayah Polda. Antara lain 98 titik di Polda Metro Jaya, 5 titik di Polda Riau, 55 titik di Polda Jawa Timur, 10 titik di Polda Jawa Tengah, 16 titik di Polda Sulawesi Selatan, 21 titik di Polda Jawa Barat, 8 titik di Polda Jambi, 10 titik di Polda Sumatera Barat, 4 titik di Polda DIY, 5 titik di Polda Lampung, 11 titik di Polda Sulawesi Utara, dan 1 titik di Polda Banten. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah," jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, Polri juga masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah yang tidak ringan. Salah satunya terkait pengembangan sumber daya Polri. Mengingat dari makalah yang disampaikan Kapolri saat mengikuti fit and propper test di DPR RI pada Januari 2021 lalu, tercatat per Oktober 2020, total SDM Polri mencapai lebih dari 438.387. Terdiri dari 24.500 anggota Polri Mabes, 393.543 anggota Polri Polda, 3.950 PNS Mabes Polri, dan 16.391 PNS Polda.

"Besarnya jumlah SDM juga membawa persoalan yang tidak mudah. Polri harus memastikan tidak ada ketentuan yang diskriminatif, yang dapat menghambat pengembangan sumber daya Polri. Antara lain terkait ketentuan personel yang dapat mengikuti sekolah staf dan pimpinan untuk latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi kapolda, hingga standar terhadap polisi wanita," pungkas Bamsoet. (*)

Kamis, 22 April 2021

Diduga Memeras Walikota TB, SRP Ditangkap Propam Polri dan Diperiksa di KPK, Ini Kata Jubir Ali Fikri


Plt Jubir KPK Ali Fikri (Foto Istimewa)


Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang memeriksa penyidik berinisial SRP yang diduga memeras Wali Kota Tanjung Balai (TB) M Syahrial sebanyak Rp 1,5 miliar. Penyidik asal Polri itu sebelumnya ditangkap Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada Selasa (21/4/2021) kemarin.

"Setelah diamankan kemarin, tim penyelidik KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut di Gedung Merah Putih," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021).

KPK, kata Ali, masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak terkait dugaan pemerasan tersebut. KPK berjanji penanganan perkara dugaan pemerasan ini akan berjalan secara transparan, meski diusut sendiri oleh KPK.

"Untuk itu, kami persilakan masyakarat untuk mengawal prosesnya," kata Ali.

Secara paralel, Ali menambahkan, Dewan Pengawas (Dewas) KPK juga akan melakukan proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik AKP SRP. Dengan demikian, AKP SRP akan menjalani proses penegakan hukum yang dilakukan KPK dan proses penegakan etik yang dilakukan Dewas.

"Kami tegaskan, bahwa KPK tidak memberikan toleransi terhadap tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh setiap insan KPK. Perkembangan mengenai ini akan kami informasikan lebih lanjut," kata Ali.

Sebelumnya beredar informasi adanya dugaan penyidik KPK memeras Wali Kota Tanjungbalai dengan meminta uang hampir Rp 1,5 miliar. "Penyidik" itu meminta uang dengan memberikan iming-iming bakal menghentikan kasus Syahrial.

KPK saat ini memang sedang menyidik kasus dugaan suap terkait lelang atau mutasi jabatan atau jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara Tahun 2019. Seiring dengan ditingkatkannya penanganan perkara ke tahap penyidikan, KPK telah menetapkan tersangka kasus tersebut. Namun, Plt Jubir KPK, Ali Fikri belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai pihak yang telah menyandang status tersangka.

Hal ini lantaran berdasarkan kebijakan pimpinan KPK, pengumuman status tersangka berikut kontruksi perkaranya akan disampaikan saat upaya paksa seperti penangkapan atau penahanan. (Syarif).

Senin, 09 September 2019

RM Warung Pancing Referensi Makanan Seafood Anda di Denpasar


Teropongsulawesi. Com - Denpasar (Bali)) - Liburan ke Bali tidak akan lengkap rasanya tanpa mengunjungi kota Denpasar. Walaupun dalam jumlah tempat wisata di kota Denpasar tidak memiliki pilihan tempat wisata sebanyak tempat wisata yang ada di kawasan pariwisata Bali selatan. Namun untuk wisata Kuliner, kota Denpasar pusatnya. Maka itu, jika anda memiliki rencana liburan ke kota Denpasar, berikut ini rumah makan Seafood Warung Pancing menjadi referensi favorit yang terletak di jalan Raya Pemogan No. 180 Denpasar - Bali. 


Ada banyak pilihan tempat makan di kota Denpasar, dengan beranekaragam konsep, dengan harga bervariasi. Pilihan menu makanan juga tersedia banyak, dari menu makanan khas Bali, Jawa, Sumatera, bahkan kuliner mancanegara juga tersedia di Kota Denpasar.

"Rumah makan Seafood Warung Pancing milik pak Bonick sangat berbeda, konsepnya sangat sederhana namun kapasitas tempat mampu menampung 50 pengunjung. Rumah makan ini sangat memanjakan pengunjungnya, Kepuasan pengunjung sangat terjaga. 

Salah satu pengunjung sementara menyantap hidangan, Wakil Ketua Umum DPP Group Wartawan Media Online, Ricky Rianto mengatakan, rumah makan seafood yang menyediakan ikan segar di kawasan ini sangat sulit di temukan. Di bilangan jalan Raya Pemogan cuma rumah makan ini yang menyediakan menu lengkap. Senin, (9/9/2019) malam.


Semua menu seafood ada disini, ikan, cumi, udang, kerang dan kepiting dengan berbagai sajian olahan masakan," ujar owner Cafe Jaman Now ini.

Sementara itu pemilik rumah makan Warung Pancing, Bonick menjelaskan kalau rumah makannya ini baru 5 bulan didirikan namun menjadi pilihan utama wisatawan karena selain harga murah dan menu lengkap, kami juga mengutamakan pelayanan.


Lanjut jelasnya, kami punya menu andalan soup kepiting dan Ikan laut Nyat Nyat. Pembuatan masakan ikan laut Nyat Nyat memiliki bumbu special dan tidak dimiliki rumah makan manapun dikawasan ini. Ikannya juga sangat langka dan sulit mendapatkannya, namun di tempat kami ini anda bisa menikmatinya. Kami memang menyajikan special ikan bakar khas Jimbaran,"pungkas pria asal Jimbaran ini.
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved