-->

Rabu, 08 Juni 2022

Demi Mengikuti Ujian Sekolah, Siswa SD Harus Berangkat Dini Hari Dengan Sebilah Parang Untuk Sampai Ke Sekolah

Demi Mengikuti Ujian Sekolah, Siswa SD Harus Berangkat Dini Hari Dengan Sebilah Parang Untuk Sampai Ke Sekolah



Lerang, (Desa Tapong), Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Teropongsulawesi.com,-


Kisah seorang anak Sekolah Dasar yang menempuh perjalanan selama 5 jam untuk sampai ke sekolah mengikuti Ujian Sekolah dengan berjalan kaki.


Anak ini tinggal di lereng gunung camara' yang terletak jauh di atas dari tempat mereka bersekolah.


Siswa ini bersekolah di SD Inpres 5/81 Tapong, Desa Tapong, kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.


Anak ini bersama ke 3 saudara (i) berangkat dari rumah ke sekolah dari jam 2 dini hari dan paling lambat jam 3 dini hari untuk sampai ke sekolah jam 7 pagi.


Nama dari ke empat bersaudara (i) ini yakni, kamriani, Gulman, Yudding dan adiknya Nur Sabbi, inilah keempat bersaudara yang tinggal di lereng gunung Camara'.


Keempat anak ini adalah anak dari pasangan bapak Kure' dengan ibu Upe', yang menempuh perjalanan jauh selama 5 jam untuk sampai ke sekolah tempat nya menuntut ilmu.

Yudding Ketika di Wawancarai Gurunya


Ketika di tanya Yudding menyampaikan bahwasanya jarak dari sekolah itu harus menempuh perjalanan jauh selama kurang lebih 5 jam untuk sampai ke sekolah. Pungkas Abdul Rahman saat dikonfirmasi oleh Ismail di kediaman nya di Abbarangnge.


Abdul Rahman juga membenarkan bahwasanya anak itu membawa parang ke sekolah dikarenakan untuk berjaga-jaga didalam perjalanan dari rumah ke sekolah sebab sering nya ditemui ular piton ditengah perjalanan, Pungkasnya.


Terakhir Abdul Rahman menyatakan anak ini menempuh perjalanan kurang lebih 7-8 jam pulang pergi setiap harinya untuk ke sekolah dari rumah nya, ujarnya.

(Ismail)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved