Hasil penelusuran untuk politik -->

Rabu, 24 Desember 2025

Menjaga Arah di Tengah Transisi Nasional, Kepemimpinan Suwardi–Selle Pastikan Pembangunan Soppeng Tetap Konsisten Menuju 2026


Soppeng,  Teropongsulawesi.com, Memasuki tahun 2026, Indonesia berada dalam fase penting pasca-Pemilihan Umum. Transisi kebijakan nasional, penyesuaian arah pemerintahan, serta dinamika politik yang menyertainya menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pemerintah daerah. 


Di tengah situasi tersebut, stabilitas dan konsistensi kepemimpinan menjadi faktor krusial agar roda pemerintahan dan pembangunan tidak terganggu.


Di Kabupaten Soppeng, kepemimpinan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle dinilai mampu membaca konteks nasional tersebut dengan pendekatan yang tenang dan berorientasi pada kerja nyata. 


Alih-alih terjebak dalam hiruk pikuk politik pasca-Pemilu, pasangan Suwardi–Selle memilih fokus menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik.


Politik Usai, Pemerintahan Tetap Jalan


Bagi Suwardi–Selle, Pemilu merupakan proses demokrasi yang memiliki batas waktu. Setelah kontestasi politik berakhir, yang harus dikedepankan adalah tanggung jawab pemerintahan. 


Prinsip ini tercermin dari upaya memisahkan secara tegas politik elektoral dari kerja birokrasi.


“Pemilu telah selesai, tetapi tugas melayani masyarakat tidak pernah berhenti,” menjadi semangat yang terus ditekankan dalam internal pemerintahan daerah. 


Dengan pendekatan tersebut, stabilitas birokrasi di Soppeng tetap terjaga, program pembangunan berjalan sesuai perencanaan, dan pelayanan publik tidak terganggu oleh dinamika politik.


Pendekatan ini sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan daerah tidak boleh menjadi korban perubahan politik. 


Justru dalam masa transisi nasional, konsistensi kerja pemerintahan menjadi kunci agar masyarakat tetap merasakan manfaat kehadiran negara.


Kepemimpinan Tenang di Masa Transisi


Di tengah wacana nasional tentang efektivitas pemerintahan pasca-Pemilu, model kepemimpinan Suwardi–Selle menawarkan contoh kepemimpinan yang bekerja dalam diam. 


Tidak banyak retorika, tetapi fokus pada penyelarasan kebijakan daerah dengan arah nasional, tanpa mengabaikan kebutuhan dan karakteristik lokal.


Prinsip “politik adalah tentang janji, kepemimpinan adalah tentang menepati” bukan sekadar slogan, melainkan diterjemahkan dalam kebijakan yang berkelanjutan. 


Penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta keberlanjutan program prioritas menjadi fokus utama agar pembangunan tidak terputus oleh pergantian isu politik.


Pembangunan Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat


Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Suwardi–Selle menegaskan bahwa pembangunan harus adaptif terhadap kebijakan pusat, namun tetap berakar pada kebutuhan riil masyarakat. 


Setiap program diarahkan untuk menjawab persoalan konkret di lapangan, bukan sekadar mengikuti tren politik jangka pendek.


Dalam konteks ini, kesinambungan program menjadi prioritas. Pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, mulai dari pelayanan dasar, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.


Refleksi dari Daerah untuk Nasional


Apa yang dilakukan di Soppeng menjadi refleksi penting di tengah transisi nasional. Ketika banyak daerah sibuk menata ulang narasi politik pasca-Pemilu, Soppeng justru memilih menata ulang kerja, memperkuat konsistensi kebijakan, dan menjaga ritme pembangunan.


Menuju 2026, kepemimpinan Suwardi–Selle menegaskan satu pesan utama: stabilitas daerah adalah fondasi keberhasilan transisi nasional. 


Kepemimpinan yang tenang, adaptif, dan berorientasi pada hasil menjadi kunci menjaga kepercayaan publik serta memastikan pembangunan tetap berkelanjutan.


Dari Soppeng, muncul pelajaran bahwa di tengah dinamika politik dan perubahan kebijakan, kepemimpinan yang konsisten dan fokus pada kerja substantif akan selalu relevan—bukan hanya bagi daerah, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan.


(Red) 

Senin, 26 Januari 2026

PRI Desak Supervisi Polda Sulsel atas Dugaan Penganiayaan Libatkan Ketua DPRD Soppeng


Makassar, Teropongsulawesi.com, Public Research Institute (PRI) kembali menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tekanan publik terhadap aparat penegak hukum dan elite politik di Sulawesi Selatan. Aksi tersebut berlangsung di dua titik strategis, yakni Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulsel dan Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Senin (26/1/2026).

Aksi ini digelar sebagai respons atas penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN). PRI menilai, proses hukum yang berjalan di tingkat Polres Soppeng terkesan lamban dan berpotensi tidak objektif jika tidak berada di bawah supervisi langsung Polda Sulsel.

Direktur Eksekutif PRI, Muh. Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah supervisi penuh Polda Sulsel terhadap proses penyelidikan dan penyidikan perkara dimaksud.

“Supervisi Polda Sulsel adalah harga mati. Tanpa pengawasan langsung, kami khawatir kasus ini akan mandek dan pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tegas Abduh saat berorasi di depan Mapolda Sulsel.

Menurut Abduh, perkara yang melibatkan pejabat publik aktif, terlebih pimpinan lembaga legislatif daerah, masuk dalam kategori high risk case. Kasus semacam ini, kata dia, sangat rentan terhadap konflik kepentingan serta intervensi kekuasaan politik jika tidak ditangani secara profesional dan transparan.

Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang memberikan kewenangan struktural kepada Polda untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap satuan wilayah di bawahnya.

“Negara tidak boleh tunduk pada jabatan politik. Siapa pun yang diduga melanggar hukum harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” ujarnya.

PRI membeberkan bahwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada 24 Desember 2025 di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke kepolisian pada 28 Desember 2025, serta kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada 11 Januari 2026.

Namun hingga aksi unjuk rasa digelar, PRI menilai belum terdapat perkembangan signifikan dalam penanganan perkara tersebut. Bahkan, berdasarkan informasi yang mereka himpun, terlapor diduga belum pernah diperiksa secara resmi, sementara justru muncul laporan balik terhadap korban.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik akan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu karena status dan jabatan politik yang melekat padanya.

Abduh menegaskan bahwa kasus ini berkaitan langsung dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, serta prinsip persamaan di hadapan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UUD 1945. Selain itu, status korban sebagai ASN seharusnya memberikan jaminan perlindungan hukum yang maksimal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Jika seorang ASN tidak aman bahkan di lingkungan kantor pemerintahannya sendiri, maka ini merupakan sinyal serius bahwa negara sedang gagal menjalankan fungsi perlindungannya,” tegas Abduh.

Tak hanya menyasar aparat penegak hukum, PRI juga mendesak DPD I Partai Golkar Sulsel agar mengambil langkah etis dan politik terhadap kadernya yang terseret dalam kasus tersebut. Menurut Abduh, partai politik tidak boleh bersikap pasif dan cuci tangan dalam persoalan yang menyangkut integritas dan moral kadernya.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 secara tegas mewajibkan anggota DPRD untuk menjaga kehormatan, martabat, dan kredibilitas lembaga legislatif.

“Proses hukum harus dikawal, dan etika politik wajib ditegakkan secara bersamaan. Partai politik punya tanggung jawab moral di sini,” katanya.

Dalam aksi di Mapolda Sulsel, massa PRI diterima oleh Bamin Ditreskrimum Polda Sulsel, yang menerima pernyataan sikap tertulis dan berjanji meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan. Sementara di Kantor DPD I Golkar Sulsel, massa aksi disambut langsung oleh Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, La Kama Wiyaka, yang bahkan naik ke atas mobil komando peserta aksi.

La Kama menyampaikan bahwa tuntutan PRI telah diterima dan akan dibahas dalam rapat harian internal DPD I Golkar Sulsel sebagai bahan tindak lanjut.

Sementara itu, Jenderal Lapangan aksi, Muh. Romi Arunanta, menegaskan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan peringatan keras bagi aparat penegak hukum dan elite politik di Sulawesi Selatan.

“Kami tidak datang untuk seremonial. Jika supervisi Polda tidak dilakukan dan kasus ini terus jalan di tempat, kami siap membawa tekanan ini ke Mabes Polri dan Kompolnas,” tegas Romi.

Ia menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk prakondisi dan PRI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga terdapat langkah konkret dari Polda Sulsel serta sikap tegas dari Partai Golkar.

“Hukum tidak boleh mandek. Jabatan politik bukan tameng,” pungkasnya.

(Tim)

Sabtu, 20 Desember 2025

Golkar Makassar Panaskan Mesin Politik Lewat Bimtek dan Orientasi Pengurus


Makassar, Teropongsulawesi.com, Lebih dari seribu kader Partai Golkar Kota Makassar mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Orientasi Pengurus yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta, Makassar, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Golkar dari tingkat kota hingga kelurahan.

Acara tersebut menghadirkan empat tokoh sebagai pemateri, yakni Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Munafri Arifuddin, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Soppeng Andi Kaswadi Razak, fungsionaris Partai Golkar Sulawesi Selatan Armin Mustamin Toputtiri, serta konsultan politik Dr. Nurmal Idrus.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya peran kader Golkar dalam mengawal dan menyukseskan program Pemerintah Kota Makassar. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah daerah akan berdampak langsung pada citra dan elektabilitas Partai Golkar di tengah masyarakat.

“Keberhasilan program pemerintah adalah wajah Partai Golkar. Jika masyarakat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah kota, maka kepercayaan publik terhadap Golkar akan meningkat,” ujar Munafri Arifuddin di hadapan peserta kegiatan.

Munafri juga meminta seluruh pengurus dan kader untuk aktif hadir di tengah masyarakat serta menjadi jembatan antara pemerintah dan warga. Ia menekankan bahwa kerja-kerja politik harus berorientasi pada kepentingan publik, bukan semata-mata kepentingan partai.

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak menyampaikan materi terkait penguatan struktur dan basis kader di tingkat akar rumput. Ia membagikan pengalamannya dalam membangun militansi kader dan menjaga soliditas organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Andi Kaswadi, kekuatan utama partai politik terletak pada kedekatan dengan masyarakat. Oleh karena itu, kader Golkar harus mampu membangun komunikasi yang intensif dan berkelanjutan dengan konstituen.

“Kader harus hadir, mendengar, dan memberikan solusi. Jika hubungan emosional dengan masyarakat terbangun, maka kepercayaan akan mengikuti,” kata Andi Kaswadi.

Pada sesi berikutnya, konsultan politik Dr. Nurmal Idrus menyoroti peluang politik yang dimiliki Partai Golkar Makassar saat ini. Ia menilai tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Munafri Arifuddin sebagai Wali Kota Makassar merupakan modal politik yang signifikan bagi partai.

Dr. Nurmal menekankan pentingnya strategi komunikasi politik yang tepat agar keberhasilan pemerintahan dapat dikonversi menjadi keuntungan elektoral. Ia mengingatkan bahwa capaian kinerja harus disampaikan kepada publik secara sistematis dan terukur.

“Keberhasilan kepemimpinan di pemerintahan harus diterjemahkan menjadi narasi politik yang mudah dipahami masyarakat. Di sinilah peran kader Golkar sangat menentukan,” ujarnya.

Menutup rangkaian materi, Armin Mustamin Toputtiri menyampaikan pesan mengenai pentingnya loyalitas dalam organisasi partai. Ia menegaskan bahwa loyalitas merupakan fondasi utama dalam menggerakkan mesin partai secara efektif.

“Tanpa loyalitas, struktur dan strategi tidak akan berjalan. Loyalitas adalah napas organisasi dan harus dijaga oleh setiap kader,” kata Armin.

Kegiatan Bimtek dan Orientasi Pengurus ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar Kota Makassar serta meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan. Dengan pembekalan tersebut, Golkar Makassar menargetkan kesiapan organisasi yang lebih solid dan terstruktur.

(Red)

Minggu, 08 Januari 2023

Prabowo Subianto Tekankan Kader Agar Selalu Utamakan Kebaikan dan Hal Positif


Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto Djojohadikusumo (PSD) meminta kepada seluruh kader agar tidak saling menjelek-jelekan, tidak saling menyakiti sesama warga. Pada kesempatan ini Prabowo didampingi Sekjen Ahmad Muzani, Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran DPP Partai Gerindra. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra ini usai meresmikan kantor Badan Pemenangan Presiden di wilayah Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2023). 

“Saya ingatkan mari kita koreksi diri, mari kita mawas diri, mari kita kurangi hal-hal yang mungkin tidak bagi orang lain, mari menghimpun kekuatan positif, selalu berani selalu setia, selalu gembira, jangan menipu jangan curang, jangan mencuri” kata Prabowo. 

Apalagi Partai Gerindra adalah partai besar olehnya itu Gerindra harus semakin waspada, bijak dan arif dalam bersikap bahkan harus menahan diri apalagi diperhadapkan dengan keragu-raguan.

“Kalau kita ragu-ragu kita cari jalan yang baik, tutur kata yang baik, saran yang baik, jangan saran yang negatif jangan pemikiran yang negatif,” terangnya.

Prabowo juga menyampaikan, peresmian kantor ini merupakan aspirasi dari bawah (grass root). Namun demikian Prabowo menegaskan bahwa kesiapan Partai Gerindra untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2024 sudah sangat baik. Partai Gerindra, kata Prabowo, siap membangun kerja sama dengan partai manapun. 

"Saya gariskan kembali, saya tekankan kembali, negara yang besar ini memerlukan dan mempunyai ruangan yang besar. Sehingga kita harus bisa bekerja sama dengan kekuatan-kekuatan politik lainya, dengan partai-partai politik lainnya. Dan saya katakan terang-terangan, Partai Gerindra menghormati semua parpol yang ada di indonesia. Gerindra bisa bekerja sama dan mau bekerja sama dengan siapapun asal untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," kata Prabowo. 

Prabowo kemudian meminta kader Gerindra untuk tetap menjaga semangat perjuangan. Partai Gerindra siap bersaing dan persaingan adalah hal biasa dalam kontestasi politik. Karena dengan adanya persaingan, rakyat bisa melihat alternatif-alternatif yang terbaik untuk bangsa dan rakyat Indonesia. 

"Bahwa dalam kehidupan harus ada persaingan, itu benar. Persaingan adalah sehat, rakyat butuh persaingan, rakyat butuh pilihan, rakyat butuh melihat alternatif-alternatif. Kita tidak usah malu-malu, kita tidak usah rendah diri, rendah hati boleh, rendah diri jangan, kita harus terang-terangan, ini sikap kita, ini keyakinan kita, ini pegangan kita, kita harus yakin dan percaya pada UUD 1945 dan Pancasila," jelas Menteri Pertahanan itu. 

"(Melaksanakan) UUD 1945 dan Pancasila secara utuh, jangan sepotong-sepotong. Jangan pura-pura tidak tahu isi UUD dan Pancasila. Jangan milih pasal, dan pasal yang lain nggak mau dihormati," tambahnya. 

Prabowo menyadari bahwa dalam politik terkadang ada negosiasi dan ada yang harus mengalah. Partai Gerindra harus luwes tapi tetap dalam pendirian dan nilai-nilai perjuangan partai. 

"Politik kadang-kadang harus ada apa itu (istilahnya) negosiasi, ada yang mengalah. Kita nggak bisa zero sum game. Harus luwes. Luwes tapi tetap dalam pendirian, core value, nilai-nilai hakiki, nilai-nilai inti tidak boleh kita korbankan dengan segala risiko. Kita bersahabat dengan semua kekuatan politik tapi kita punya core, nilai-nilai hakiki kita, dan kita siap untuk luwes, fleksibel dan saling bekerja sama," ujar Prabowo. 

Prabowo kemudian menyampaikan sebuah pepatah yang berbunyi 'kesetiaan kepada partai berhenti begitu kesetiaan kepada bangsa mulai'. Oleh karena itu setiap kader Partai Gerindra ketika sudah berjuang di jalur politik, maka kesetian kepada rakyat, bangsa, dan negara adalah hal yang utama. 

"Gerindra harus berjuang di atas jalan yang benar. Gerindra harus selalu membela keadilan, kebenaran, kejujuran. Gerindra harus selalu membela rakyat yang miskin, yang lemah, dan tertindas. Dan Gerindra selalu akan mengutamakan kebaikan, dan hal-hal yang positif. Ini nilai-nilai luhur nenek moyang kita. nilai-nilai luhur bangsa kita. Mikul duwur, mendem jero," tandas Prabowo.

(Ismail Sanjaya)

Rabu, 06 Desember 2023

Komitmen Yang Kuat Perjuangkan Kepentingan Masyarakat, Ilham Rais dari Wartawan Politik Menuju Kursi DPRD Kabupaten Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, ILHAM RAIS, salah satu jurnalis di Kabupaten Soppeng yang ikut dalam kontestan 5 tahunan, Pemilihan Legislatif.

Pria kelahiran Soppeng pada 41 tahun silam tersebut, merupakan wartawan politik yang bertugas selama 10 tahun di Kabupaten Soppeng. Selama bertugas, Ia diketahui menunjukkan dedikasi dan minat yang kuat dalam urusan politik dan pemberitaan. 

Ia juga diketahui sudah membangun jaringan yang luas dan pemahaman yang mendalam tentang isu-isu politik di tingkat lokal. 

Disamping itu, Perubahan haluan profesi menjadi seorang calon legislatif menunjukkan bahwa Ilham Rais memiliki semangat untuk membawa perubahan positif melalui politik.

Kini, sebagai seorang calon legislatif dari Partai NasDem, Ia dapat menggunakan pengalaman dan pengetahuan tersebut untuk mewakili suara masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka di tingkat legislatif.

Personal branding Ilham Rais dapat mencerminkan kualitas-kualitas seperti kejujuran, ketegasan, keterbukaan, dan kemampuan untuk bekerja sama lintas partai. 

Sebagai wartawan politik yang beralih haluan menjadi calon legislatif, Ilham Rais  dapat menunjukkan bahwa dirinya memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan masyarakat dan komitmen yang kuat untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan mereka. 

Ini merupakan fondasi yang kuat untuk membangun personal branding yang meyakinkan sebagai seorang calon legislatif, kemampuan komunikasi dan analisis untuk mendengarkan dan memahami masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Mengusung Tagline Satukan Suara untuk Kebaikan, Nomor urut 6 dapil III, Kecamatan Liliriau-Ganra diyakini bisa mewakili semua golongan dan bisa membawa perubahan positif melalui politik.

Jumat, 06 Mei 2022

Momen Idul Fitri, Prabowo Silaturahmi Ketum PDIP dan Puan Maharani, Ini Penjelasan Pengamat


Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Nama Prabowo Subianto belakangan sering dihubungkan dengan sosok Ketua DPR RI Puan Maharani.

Penampilan kedua tokoh ini di depan publik, selalu menarik untuk diperbincangkan, baik oleh masyarakat sederhana, maupun para analis atau pengamat politik.

Nama Prabowo kembali dikaitkan dengan Puan Maharani, saat Menhan RI itu bersilaturahmi ke kediaman Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri saat momen Idulfitri 1443 Hijriah, beberapa hari lalu.

Dalam konteks Idulfitri, kunjungan Prabowo itu hanya silaturahmi biasa, sama seperti yang dilakukan masyarakat pada umumnya.

Akan tetapi, di mata pengamat politik, kunjungan itu dibaca bisa saja sebagai simbol peta politik di Pilpres 2024.

Khoirul Umam, misalnya. Pengamat politik dari Universitas Paramadina menilai, kunjungan Prabowo ke kediaman Megawati sebagai sinyal kuat yang menggambarkan prospek duet Prabowo-Puan, yang semakin menguat untuk pemilu 2024.

Pandangan Umam tentu sah-sah saja, mengingat nama kedua tokoh itu, belakang ini muncul di antara sejumlah nama lain yang diprediksi akan bertarung dalam pilpres 2024.

Sejumlah nama yang disebut-sebut akan bertarung di pemilu 2024, antara lain Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani.

Nama-nama tersebut juga telah masuk dalam survei yang dilakukan sejumlah lembaga.
Dalam sejumlah survei, nama Prabowo selalu mengungguli Anies dan Ganjar.

Sementara Puan Maharani, meski jauh di bawah ketiga sosok itu, tetapi ia memiliki posisi tawar tinggi karena memegang kunci kekuatan di PDI Perjuangan.

Posisi kunci itu tentu menjadi daya tarik kuat bagi siapapun yang akan menggandeng cucu Bung Karno untuk berduet di Pilpres 2024.

Menurut Umam, jika Prabowo menggandeng Puan, duet itu akan menjadi pasangan terkuat yang memiliki kans besar memenangi pemilu 2024.

Masih menurut Umam, Megawati tentu memiliki rencana besar melakukan regenerasi kepemimpinan di dalam tubuh PDI Perjuangan sendiri.

Regerasi itu, lanjut Umam, dimulai dengan mendorong Puan bertarung dalam pilpres 2024, entah sebagai capres atau cawapres.

Puan Maharani, kata Umam, memiliki bekal kekuatan politik besar. Karena itu, wajar jika pasangan Prabowo-Puan tergolong cukup prospektif untuk diajukan dalam bursa Pilpres 2024.

Doktor Ilmu Politik dari The University of Queensland, Australia ini menilai basis elektabilitas dan kekuatan mesin partai yang solid, membuat pasangan Prabowo – Puan, dinilai cukup menjanjikan untuk tampil sebagai pemenang Pilpres 2024.

"Basis elektabilitas dan kekuatan mesin partai yang solid, cukup menjanjikan mesin politik yang efektif untuk menyukseskan pasangan Prabowo-Puan dalam Pilpres 2024," Tutup Umam.

Published : Hila

Senin, 09 Mei 2022

Elit Politik Harus Selalu Bertemu, Ini Alasan Pengamat


Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Momen lebaran dimanfaatkan sejumlah elit politik untuk saling berkunjung, bersilaturahmi. Yang terbaru, Presiden Jokowi menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati di Teuku Umar, kemarin. Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani mengunjungi Prabowo dan Prabowo bertemu Presiden Joko Widodo.

“Para elit ini harus selalu bertemu, baik Pak Jokowi, Ibu Megawati, Pak Prabowo, bertemu untuk untuk kemudian membicarakan persoalan-persoalan kebangsaan. Silaturahmi ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas bangsa” kata Pengamat politik dari UPN Veteran Danis TS Wahidin. Bukan cuma ‘tiga serangkai’, tersebut, namun elit politik lain dari partai politik yang berbeda namun merupakan mitra strategis pemerintah.

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Megawati, seperti yang disebutkan Puan Maharani dalam unggahan instagramnya, membahas hal-hal yang strategis. Harapannya, bukan sekedar basa-basi politik, namun pertemuan ini diharapkan bisa membawa kebaikan dalam berbangsa dan bernegara. Terlebih saat ini Indonesia masih dilanda berbagai permasalahan.

“Pak Jokowi lebih memunculkan diri sebagai seorang presiden yang akomodatif dan menyelesaikan permasalahan kebangsaan, ekonomi, misalnya minyak, dan permasalahan yang lainnya.” sebut pria yang juga menjabat sebagai Direktur lembaga survei, Indodata ini. Jika pemerintah kompak dengan elit politik, ke depan pemerintah perlu lebih lagi mendengar suara rakyat.

“ Memang harus mendengar aspirasi masyarakat, permasalahan yang ada dan menciptakan kebijakan yang akomodatif tidak diskriminatif, lalu fokus pada masalah kita, yaitu, masalah ekonomi, pendidikan, stabilitas, keamanan dan lain sebagainya. “ tutup Danis.

Published : Hila

Selasa, 11 Februari 2025

Mengupas FGD HSR Imperium, Dominus Litis dan Implikasinya pada RUU No.11 Tahun 2021

Makassar, Teropongsulawesi.com, Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar oleh HSR Imperium dengan membahas tentang revisi Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2021 dari sudut pandang hukum, politik dan komunikasi koordinasi, berjalan sukses dengan menghadirkan empat tokoh dari kalangan akademisi dan aktivis.(Senin/11/2/2025).

FGD berlangsung di Kota Makassar, tepatnya di Cafe Muda Mudi Jl. Lanto Daeng Pasewang No. 22 Maricaya, yang berlangsung dari siang hingga jelang malam.

Kegiatan HSR ini, mengangkat tema “Quo Vadis Revisi Undang-undang No 11 Tahun 2021 Terkait Perspektif Hukum, Politik dan Komunikasi – Koordinasi” yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi.
Dihadiri puluhan orang, FGD sangat serius menyikapi polemik Dominus Litis istilah lain dari persoalan pada UU No.11 Tahun 2021, yang terletak pada pasal 8 ayat 5.

Adapun narasumber yang hadir, diantaranya Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.HuM seorang dosen Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin, Dr. Adi Suryadi Culla, M.A (Pengamat Politik Universitas Hasanuddin), Dr. Hasrullah, M.A (Pakar Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin), Dr. Dra. Irwani Pani, S.Psi., M.I.Kom (Moderator), Perwakilan tokoh, akademisi/praktisi hukum, aktivis/mahasiswa dan media.

Dalam kesempatan FGD itu, Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.HuM menyampaikan bahwa revisi dari undang-undang Kejaksaan yang lama nomor 16 tahun 2004 dan itu memang dirubah pada saat peran pemerintah khususnya pada saat pemerintah melihat fungsi dan tugas serta kewenangan Kejaksaan dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi yang ada sekarang ini.

Kemudian, Prof Aminuddin juga mengatakan kalau dari awal memang revisi undang-undang kejaksaan itu sudah menimbulkan pro dan kontra karena banyak orang berbeda substansi terkait revisi tersebut, tuturnya.

Kewenangan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian sekarang sudah bagus akan tetapi dengan adanya revisi, sehingga dapat menimbulkan polemik antara kepolisian dan kejaksaan, tegasnya lagi.

Sementara, Doktor Adi Suryadi Culla, M.A menyinggung adanya potensi kepentingan dibalik revisi undang-undang kejaksaan dimana dapat digunakan untuk kepentingan politik dan pribadi.

Adanya akumulasi kewenangan dimana akan ada perluasan kewenangan yang sehingga dapat menimbulkan polemik dan kemungkinan kepentingan politik itu sangat tinggi sehingga berdampak polemik dan dapat digunakan untuk kepentingan pribadi, imbuhnya.

Tujuan revisi undang-undang kejaksaan untuk menguatkan kejaksaan sehingga dapat di gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, tumpang tindih yang mungkin terjadi antara kepolisian dan kejaksaan dimana kejaksaan itu hanya sebagai penuntut dan kepolisian yang melakukan penyelidikan, jelas Doktor Adi Suryadi.

Doktor Hasrullah, M.A tak mau ketinggalan menyikapi RUU itu dengan mengatakan dalam perspektif komunikasi, tentunya dalam menyikapi berita terkait revisi undang-undang kejaksaan harus betul-betul di cermati dengan baik. Dalam beberapa pasal dari revisi undang-undang kejaksaan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya potensi konflik kepentingan.

Jika nantinya tupoksi itu dilaksanakan sesuai dengan fungsi masing-masing penegakkan hukum di Indonesia bisa berjalan dengan baik. Maka Doktor Hasrullah kembali menegaskan revisi undang-undang kejaksaan untuk dikaji kembali sehingga tidak menimbulkan polemik serta potensi konflik antara kepolisian dan kejaksaan, harapnya dihadapan wartawan.

(Lap:KML/Editor:AST)

Minggu, 14 Maret 2021

Silaturahmi ke JK, AHY Dapat Pesan Politik


Ketum DPP Partai Demokrat saat bersama mantan Wapres JK (Foto Istimewa).

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersilaturahim ke kediaman mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Minggu 14 Maret 2021. Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam, AHY dan JK membicarakan isu terkini dan masalah kebangsaan. 

AHY mengucapkan terima kasih atas kesediaan JK untuk menerima pimpinan Partai Demokrat.

"Kedatangan kami ini utamanya adalah untuk bersilaturahim, bagaimana pun Partai Demokrat memiliki hubungan sejarah politik yang sangat baik dengan pak JK. Dan pak JK pernah menjadi Wakil Presiden mendampingi pak SBY. Partai Demokrat juga menjadi mitra strategis bagi Partai Golkar saat dipimpin oleh pak JK sebagai Ketua Umum," jelas AHY.

"Meskipun mengalami pasang surut, kebersamaan kita dicatat sejarah demokrasi modern di Indonesia," sambungnya.

"Kedatangan kami ke sini juga untuk memohon saran dan masukan terkait perkembangan dinamika ekonomi dan sosial-politik nasional saat ini," kata AHY.

Kepada AHY dan pimpinan Partai Demokrat, JK berpesan bahwa regenerasi di partai politik itu sangatlah penting. "Partai Demokrat sudah baik dalam memberi contoh tentang regenerasi di partai politik," kata JK.

Namun JK juga mengingatkan AHY dan Partai Demokrat untuk tetap memikirkan pemilih tradisional.

Terkait permasalahan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat akhir-akhir ini, JK berpesan agar AHY dan pimpinan Partai Demokrat bersabar. Beliau bercerita bahwa Partai Golkar juga pernah mengalami hal serupa.

Pada akhir pertemuan, JK memgingatkam AHY agar terus menjalin silaturahim dan komunikasi dengan tokoh-tokoh politik maupun tokoh-tokoh nasional lainnya.

AHY datang ke kediaman JK didampingi Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Wakil Bendahara Umum Lokot Nasution, dan Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution.(AVID/r)

Rabu, 16 April 2025

IAS dan APPI Siap Bertarung di Musda Golkar Sulsel, Erwin Nurdin Harap Persaingan Tetap Harmonis

Makassar, Teropongsulawesi.com, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung bulan Mei mendatang, dua nama kuat yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Munafri Arifuddin (Appi) diprediksi akan bersaing ketat dalam perebutan kursi ketua DPD I Golkar Sulsel.

Ketua Umum Ormas Kiwal Garuda Hitam Indonesia, Erwin Nurdin SE, menyatakan bahwa keduanya memiliki peluang besar untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. 

Menurut Erwin, Golkar merupakan partai besar yang telah melahirkan banyak tokoh penting di Indonesia, sehingga persaingan antara IAS dan Appi merupakan hal yang wajar demi kemajuan partai di Sulsel.

“Golkar itu partai besar, banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berpengaruh di negeri ini. Jadi tidak heran jika dua kader terbaiknya ini maju bersaing demi untuk membesarkan partainya di Sulsel,” ujar Erwin saat ditemui di Markas Besar KIWAL, Jalan Sungai Saddang, Kota Makassar, Rabu malam (16/04/2025).

Erwin menambahkan bahwa kehadiran IAS dan Appi dalam kontestasi tersebut diyakini akan membawa perubahan signifikan dalam konstelasi politik di Sulsel. 

Meski begitu, ia berharap persaingan ini tidak menimbulkan perpecahan di antara keduanya, mengingat IAS adalah suami wakil walikota sementara Appi adalah walikota Makassar saat ini.

“Saya yakin keduanya profesional dan saling menghormati, baik itu dari pak IAS maupun pak Appi. Namun sebagai masyarakat, kami tetap berharap pertarungan keduanya nanti tidak menimbulkan keretakan. Mereka kan sama-sama satu tujuan sebenarnya,” katanya.

Musda DPD I Partai Golkar Sulsel yang akan digelar bulan Mei ini menjadi momen penting bagi Golkar Sulsel untuk menentukan arah kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menguatkan posisinya di kancah politik regional dan nasional.

Ormas Kiwal Garuda Hitam Indonesia merupakan organisasi masyarakat yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik di Sulawesi Selatan. 

Organisasi ini berkomitmen mendukung kemajuan dan stabilitas politik di daerah melalui partisipasi aktif anggotanya dalam berbagai agenda politik.

(Red) 

Minggu, 04 Agustus 2024

Dosen dari Islamic University of Gaza, Jadi Pembicara di Universitas Muhamadiyah Bulukumba

Bulukumba, Teropongsulawesi.com, Dosen tamu dari Islamic University of Gaza bernama Nidal A.I. Abusweireh dan juga dari Al-Quds-Open University - Palestina yang bernama Ibrahim Ridwan Ramadhan  menjadi pembicara pada kegiatan International Guest Lecturer on Economics, Informatics, and Politics yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) UM Bulukumba berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Bahasa, Urusan Internasional dan Kerjasama (LPBKUI) Unismuh Makassar di Meeting Room UM Bulukumba, Sabtu (03/08/2024). 

Kepala KUIK, Emirati, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya berterima kasih kepada dosen tamu, dan semua peserta yang hadir pada kegiatan tersebut. Emirati juga mengajak seluruh peserta untuk mengutuk semua tindakan dan aksi genosida yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina.

"Terima kasih kepada Mr. Nidal & Mr. Ibrahim selaku dosen tamu, kepala LPBKUI Unismuh Makassar, dosen UM Bulukumba dan mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran dosen yang berasal dari Palestina di Kampus UM Bulukumba ini semakin menguatkan komitmen dan sikap kami untuk mendukung kemerdekaan Palestina, dan menolak semua tindakan Israel terhadap Palestina yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan", ucapnya.

Ibrahim Ridwan Ramadhan di hadapan peserta Kuliah Tamu Internasional bercerita tentang bagaimana kondisi negaranya dalam bidang informasi, ekonomi dan politik selama ini, agresi dan tindakan yang dilakukan oleh Israel terhadap negaranya bukan hanya membuat ratusan ribu masyarakat Palestina meninggal dunia dan cacat, itu juga merusak tatanan ekonomi, informasi dan politik.

"Keadaan negara kami benar-benar memilukan sejak terjadinya perang, benar-benar memilukan, kami sangat membutuhkan kerjasama dan dukungan Indonesia terutama dari para pihak perguruan tinggi untuk mendukung dan mendoakan kemerdekaan Palestina", ungkapnya.

"Melalui kegiatan ini kami juga berharap referensi pendidikan di kampus ini bertambah, guna meningkatkan kualitas perdamaian masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tidak stabilnya ekonomi, informasi, dan politik yang terjadi di negara kami disebabkan oleh konflik yang berkepanjangan", terangnya. 

Senada dengan pendapat di atas, Nidal juga mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi bangsa harus didukung oleh keamanan negara yang cukup. 

"Indonesia bisa berkembang dikarenakan oleh kurangnya konflik yang terjadi, sehingga masyarakat merasa aman untuk menjalankan usaha, berbisnis, dan membangun relasi dengan banyak pihak, beda di Gaza Palestina yang saat ini mengalami krisis dampak dari perang yang menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, politik dan informasi", ungkapnya.

Andi Fatwa salah satu mahasiswa UM Bulukumba mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat menarik karena bisa mendapatkan informasi langsung terkait konflik Palestina-Israel dari sumber yang jelas. Pada kesempatan ini, Andi Fatwa juga memberikan pertanyaan terkait warga Palestina yang harus meninggalkan tanahnya sedangkan Israel dulu hanya menumpang di Gaza. 

"Tidak elok rasanya ketika kita mengusir pemilik rumah, sedangkan yang ingin berkuasa hanyalah tamu, sungguh politik bisa mengubah banyak hal", tuturnya.

Setelah kurang lebih 2 jam pertemuan yang berisi diskusi dan tanya-jawab, acara ditutup dengan do'a bersama, semoga saudara-saudara kita di Gaza Palestina segera mendapatkan apa yang menjadi haknya. Semoga konflik segera usai, dan semoga Palestina mendapatkan dukungan dari negara-negara di dunia agar bisa benar-benar merdeka.

Senin, 15 Desember 2025

Sasar Pemilih Pemula, KPU Soppeng Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di STAI Al Gazali


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui penguatan literasi politik masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 yang menyasar kelompok pemilih pemula di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ini sukses digelar di Aula Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Soppeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Senin, 15 Desember 2025.

Mahasiswa dan mahasiswi STAI Al Gazali tampak antusias mengikuti kegiatan yang dinilai strategis dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

Acara diawali dengan sambutan dari jajaran pimpinan STAI Al Gazali, yakni Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III, dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STAI Al Gazali, Erwin Harianto.

Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada KPU Kabupaten Soppeng atas kepercayaan yang diberikan kepada STAI Al Gazali sebagai mitra pelaksanaan kegiatan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada KPU Soppeng yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Kampus STAI Al Gazali untuk menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan yang sangat strategis ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, terutama institusi pendidikan.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Mereka harus memahami bahwa hak pilih bukan sekadar hak administratif, tetapi instrumen penting dalam menentukan kualitas kepemimpinan dan arah kebijakan publik di masa depan,” tambahnya, yang disambut tepuk tangan peserta.

Ketua KPU Kabupaten Soppeng, Risal, dalam arahannya menekankan bahwa pendidikan pemilih berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas.

“Esensi sejati dari pendidikan pemilih adalah membentuk pemilih yang cerdas dan berkarakter. Pemilih cerdas adalah mereka yang memilih berdasarkan rekam jejak, visi, dan misi calon, bukan karena ikut-ikutan, tekanan, atau politik uang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak memandang pemilu sebagai rutinitas lima tahunan semata.

“Menggunakan hak pilih adalah bentuk tanggung jawab sebagai warga negara. Golput berarti menyerahkan masa depan kepada pilihan orang lain. Partisipasi aktif dan kritis adalah wujud nyata nasionalisme,” pungkas Risal.

Kegiatan selanjutnya dipandu oleh Haswinardi, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Soppeng.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pihak kampus serta menekankan pentingnya kegiatan ini bagi pemilih pemula.

“Kegiatan sosialisasi ini sangat fundamental bagi adik-adik sekalian agar memiliki basis pengetahuan yang kuat sebelum memasuki bilik suara,” ujarnya.

Sebagai narasumber utama, A. Mappasessu, Sekretaris KAHMI Soppeng, membawakan materi bertajuk “Suara Hari Ini, Masa Depan Bangsa Hari Esok”.

Materi ini menyoroti peran strategis pemilih pemula dalam menjaga keberlanjutan demokrasi.

Ia memaparkan tujuh poin penting, di antaranya:

Demokrasi tidak lahir seketika, tetapi dirawat dengan kesadaran.

Pemilih pemula adalah penjaga estafet demokrasi.

Suara bukan sekadar kertas, melainkan keputusan sejarah.

Kesadaran harus tumbuh, bukan hanya pengetahuan.

Demokrasi berkelanjutan bergantung pada pemilih muda.

Demokrasi sebagai jembatan menuju masa depan Indonesia.

Demokrasi Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Memilih bukan sekadar mencoblos di bilik suara. Ini adalah perwujudan kedaulatan moral kita. Pilihan hari ini akan menentukan kualitas pembangunan dan kehidupan generasi mendatang,” tegas Mappasessu.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan dinamis. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis seputar integritas pemilu, bahaya politik uang, cara menangkal hoaks, hingga peran konkret mahasiswa dalam mengawal demokrasi.

Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kesadaran dan minat politik di kalangan pemilih pemula STAI Al Gazali.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran KPU Kabupaten Soppeng, di antaranya Lanyala Soewarno (Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM), Muh. Hasbi (Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi), serta Sitti Rahmawati (Kasubag Parmas dan SDM), bersama staf KPU lainnya.

Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Soppeng berharap dapat mencetak generasi pemilih muda yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter, demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat di masa mendatang.

(Red)

Senin, 23 Januari 2023

Resmikan Sekber Gerindra PKB, Prabowo Subianto : Wujud Implementasi Kerjasama Politik KIR


Jakarta, Teropongsulawesi.com, – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meresmikan Sekretariat Bersama Gerindra – PKB, yang beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 23 Januari 2023.

Prabowo Subianto mengatakan bahwa sekretariat Bersama ini merupakan bukti solidnya kerja sama politik antara Partai Gerindra dan PKB dalam menyongsong pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Hari ini kita resmi membuka Sekretariat Bersama Gerindra – PKB, sebagai wujud pelaksanaan implementasi kerja sama politik yang telah kita putuskan Bersama pada beberapa bulan yang lalu” ungkap Prabowo Subianto Ketika membuka secretariat Bersama Gerindra – PKB.

Dalam peresmian Sekber Gerindra – PKB ini juga, Prabowo Subianto meyakinkan bahwa Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) ini solid dan terbuka untuk bekerja sama dengan partai-partai lain dalam memajukan dan mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Hari ini adalah suatu bukti bahwa kerja sama kita solid, semangat kita tinggi, optimis kita besar, keyakinan kita besar untuk maju dan membela kepentingan rakyat. Ini awalan yang jelas ada partai kebangsaan yang agamis, partai agamis yang kebangsaan dan kami yakin logonya tidak hanya terbatas dua partai,” lanjut Prabowo Subianto.

Sementara Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar disamping Prabowo mengatakan bahwa hari ini sengaja dipilih untuk meresmikan Sekber Gerindra – PKB agar Langkah awal perjuangan Gerindra – PKB membawa keberkahan.

“Tanggal 23 Januari 20233 yang bertepatan dengan 1 Rajab bagi kalangan santri dan umat islam adalah momentum berbenah dan persiapan membawa keberkahan menuju Ramadhan,” ungkap Cak Imin.

Cak Imin juga melanjutkan bahwa kerja sama Gerindra – PKB akan saling melengkapi dan percaya akan lebih lengkap jika ditopang dengan kekuatan politik dari partai-partai lain.

“PKB-Gerindra saling percaya adalah kekuatan yang bisa diamanati untuk menata Indonesia menjadi lebih baik, melanjutkan kesuksesan yang ada. PKB-Gerindra kekuatan yang saling melengkapi dan akan sangat lengkap lagi disusul partai-partai yang bergabung untuk Indonesia adil, makmur dan sejahtera,” lanjutnya.

Pada peresmian Sekber Gerindra-PKB ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan persatuan dan kesatuan menjadi kunci yang fokus utama perjuangan Gerindra-PKB ke depan.

“Persatuan dan kesatuan adalah hal yang diutamakan Gerindra-PKB dan calon pasangan presiden dan wakil presiden yang akan lahir dari tempat ini.” Ujar Muzani.

Muzani juga berharap sekber Gerindra-PKB ini akan menjadi saksi lahirnya keputusan penting bagi masa depan bangsa Indonesia.

“Kami berharap tempat ini menjadi saksi tentang pembicaraan visi yang sama tentang Indonesia ke depan. Dari tempat ini kita akan membicarakan masa depan Indonesia, masa depan kita semua mudah-mudahan akan melahirkan keputusan penting bagi perubahan kesejahteraan, keadilan Indonesia di masa yang akan datang,” tutupnya.

Pada peresmian ini hadir jajaran pengurus teras Partai Gerindra, seperti Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono, Budisatrio Djiwandono, Rahayu Saraswati. Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, serta anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.

(Ismail Sanjaya/**)

Rabu, 20 September 2023

Safari Silaturahmi Jelang Pilkada 2024, Kapolres Soppeng Sambangi Sekretariat PKB dan Partai Buruh


Soppeng Sulsel Teropongsulawesi.com,- Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T kembali melanjutkan Safari Silaturahmi bersama Partai Politik Guna Mensukseskan Pemilu 2024 mendatang agar berjalan aman dan Kondusif.

Dalam Safari Silaturahmi kali ini Kapolres Soppeng mengunjungi sekretariat Partai Buruh di jalan Kayangan Kelurahan Botto serta Sekretariat PKB di Lapajung Barat Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng yang disambut oleh masing - masing ketua DPC, Rabu 20 September 2023.

Dalam sambutannya Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas penyambutan dalam kegiatan silaturahmi ini.

Lebih lanjut, Kapolres Soppeng juga menyampaikan komitmen Kepolisian untuk terus bekerjasama dengan semua pihak termasuk partai Politik dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang kondusif pada Pemilu 2024 mendatang.

Disamping itu dirinya juga telah mengerahkan personil dari tingkat Polsek maupun Polres untuk segera memfasilitasi jika terdapat laporan pelanggaran Pemilu.

Dengan kunjungan silaturahmi tersebut diharapkan kerjasama antara pihak Kepolisian dan Partai Politik akan terus berlanjut demi mensukseskan pesta Demokrasi lima tahunan tersebut".Jelasnya.

Diketahui, Program Safari Silaturahmi Politik Kapolres Soppeng tersebut dilaksanakan jelang Pemilu 2024, sebelumnya Kapolres Soppeng bersama PJU juga telah mengunjungi partai Golkar, Nasdem, PDIP, Gerindra dan yang terbaru kali ini partai PKB dan Partai Buruh.

Turut hadir mendampingi PJU Polres Soppeng setingkat Kabag, Kasat, Kasie serta Perwira dan Personil Polres Soppeng.

Minggu, 29 Januari 2023

Kapolres Soppeng Tekankan 3 Poin Penting Kepada Personil Saat Apel Pagi

Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Kapolres Soppeng AKBP Dr. ( C ) H. Muh. Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T menekankan 3 Poin penting dalam arahannya saat Apel pagi yang dilangsungkan di Mapolres Soppeng jalan Kemakmuran Watansoppeng, Senin (30/1/2023).

Diawal arahannya, Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf Usman menghimbau para personil melaksanakan tugas dengan Ikhlas serta mepedomani Standar Operasional Prosedur yang ada atau SOP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dihadapan para personil, pucuk tertinggi pimpinan Kepolisian di Kabupaten Soppeng tersebut juga menekankan kepada para personilnya untuk melaksanakan tugas dengan Ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab sesuai SOP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

"Kerjakan tugas dengan Ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab dengan mempedomani SOP yang ada sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri", tegasnya

Selain itu, lanjut Kapolres Soppeng, Memasuki tahun Politik, dirinya  menegaskan kepada para personilnya agar tidak terlibat dalam politik Praktis sesuai dengan himbauan Kapolri.

"Saya tegaskan kepada para personil, memasuki tahun Politik, agar tidak terlibat Politik Praktis".tegasnya kepada personil.

Tak hanya itu, dari hal kesehatan juga menjadi perhatian Kapolres Soppeng  yakni penyakit Stunting atau Gizi Buruk terhadap balita yang juga menjadi atensi Kapolri.

Untuk itu AKBP Dr. ( C ) H. Muh. Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T menegaskan bahwa dirinya beserta seluruh Jajaran siap membantu pemerintah dalam menurunkan angka Stunting khususnya diwilayah Kabupaten Soppeng, Pungkasnya.

(Ismail Sanjaya/JOIN)

Selasa, 11 Februari 2020

Kapolres Soppeng Sebut Mahasiswa Harus Cerdas Bermedsos



Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel).-Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro Bowo Leksono S.Ik SH, membawakan kuliah umum dalam acara pembekalan calon peserta KKLP Stie - Stimik Lamappapoleonro di Aula Kampus Lamappapoleonro Jl. Ksatria Kecamatan Lalabata Soppeng, Rabu 12/2/2020. 

Dalam kesempatannya tersebut Kapolres memberikan paparan tentang peran mahasiswa menuju Pilkada Soppeng tahun 2020 yang aman dan damai.

Kapolres Soppeng mengatakan bahwa peran mahasiswa sebagai agent of change, (agen perubahan) harus memberikan partisipasinya selaku pengawas dalam setiap proses demokrasi termasuk Pilkada Soppeng. 

Politik di era digital saat ini sangat banyak tantangannya, di era politik digital, media sosial banyak disalahgunakan dan menjadikan isu isu Sara sebagai komoditas politik. 

Olehnya itu kita harus cerdas bermedia sosial, apalagi sanksi pidana terkait UU ITE sudah jelas diatur dalam undang- undang. 


Kapolres Soppeng mengatakan mahasiswa adalah kalangan intelektual yang memiliki idealisme, semangat yang tinggi sangat berperan mensukseskan Pilkada di Kabupaten Soppeng yang aman dan damai. 

Mahasiswa harus bisa mengambil langkah positif sekecil apapun dalam perbaikan bangsa kedepan

Sebagai insan kritis mahasiswa harus melakukan kontrol dalam setiap proses politik yang berlangsung, termasuk Pilkada 2020 Kabupaten Soppeng. 

Terakhir Kapolres Soppeng mengharapkan Mahasiswa selaku intelektual muda harus bisa memilah berita , tidak mudah terpancing  isu Sara, Hoax, Hate Speech dan Kampanye negatif.(Ya2,IWO)

Senin, 06 Februari 2023

Kapolres Soppeng Pimpin Pelatihan Dalmas Antisipasi Gerakan Massa di Tahun Politik

  

Soppeng, Teropongsulawesi.com,- Dalam rangka memperkuat Kemampuan Personil, Polres Soppeng melaksanakan Pelatihan Pengendalian Massa ( Dalmas ) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T dihalaman Apel Mapolres Soppeng, Senin 06 Februari 2023.

Latihan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan personil Dalmas Inti, Cadangan maupun Negosiator yang terdiri dari Personil Satuan Fungsi dan Polwan Polres Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T dalam arahannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka mengasah kemampuan personil dalam memasuki tahun Politik". Terangnya.


Dijelaskan bahwa"Latihan ini dalam rangka persiapan memasuki tahun Politik, sehingga kesiapan personil dalam melaksanakan berbagai tahapan sangat diperlukan".

Dikesempatan itu Kapolres juga menghimbau para personilnya agar melaksanakan latihan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan kemampuan personil khususnya yang terlibat Pengendalian Massa ( Dalmas ) dapat terlatih dan mumpuni sehingga ketika memasuki tahun Politik dapat memberikan kemampuan terbaik", pungkasnya.

(Red/**)

Minggu, 13 Oktober 2019

Gubernur Sulsel Hadiri Musyawarah Kerja Wilayah dan Orientasi Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten -Kota Se-Sulsel dari Parta PPP

Teropongsulawesi.com, Makassar - Gubernur Prof HM Nurdin Abdullah mengingatkan agar setiap legislator melaksanakan janji politik di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Hal ini disampaikan Nurdin Abdullah di hadapan seluruh legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota se-Sulsel.

“Karena semua janji-janji politik tersebut merupakan tugas bersama antara legislator dengan Pemprov Sulsel, agar bisa memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat Sulsel,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi anggota DPRD provinsi dan kabupaten kota se-Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (12/10/2019).

“Janji-janji politik itu sudah wajib kita wujudkan di setiap Dapil, yang penting sama program kita satu misi kita,” sambungnya.

Nurdin juga menyatakan, wajib bagi seluruh legislator di semua partai politik membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi demi mewujudkan program dan misi yang sama.

“Kita harus bangun komunikasi supaya tidak ada dusta di antara kita semua. Kenapa Bantaeng bisa terbangun dengan baik karena ada kerja tim work,” jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Pada kesempatan tersebut, mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini mengaku, salah satu masalah sehingga sulit untuk menjadi daerah yang berkembang karena masih ada ego sektoral.

“Saya pikir memang negara kita ini maslahahnya, sederhana kita karena masih ada ada ego sektoral masih sangat menonjol. Dan masih mau menonjol sendiri-sendiri,” kata alumnus Universitas Jepang itu.

Olehnya itu, Gubernur Sulsel berharap kerjasama dalam bentuk tim harus terus di kembangkan.

“Kenapa negara lain bisa seperti itu karena mereka kuat kerja tim work. Sulawesi Selatan ini adalah menjadi rumah kita bersama,” pungkasnya.

Jumat, 26 Mei 2023

Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke 77 Tahun 2023, Polres Soppeng Kompak Gelar Olahraga Bersama Personil TNI Makodim 1423 Soppeng



Soppeng Sulsel Teropongsulawesi.com,- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023, Polres Soppeng melaksanakan olahraga bersama TNI - Polri dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan tema " Melalui Olahraga Bersama kita tingkatkan Sinergitas TNI - Polri untuk mewujudkan Kondusifitas Kemdagri dalam mengawal tahun Politik 2024 yang dipusatkan di Markas Kodim 1423 Soppeng Laburawung Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Jumat 26 Mei 2023.

Kegiatan diawali dengan Apel persiapan yang dipimpin oleh Sekda Soppeng Drs. H. Andi Tenri Sessu M.Si dan dilanjutkan pelepasan oleh Ketua DPRD Kab. Soppeng Syahruddin M. Adam S.Sos M.M dengan rute jalan Laburawung - Jalan Lakacere - Jalan Merdeka dan kembali Finish di Makodim 1423 Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T saat dkonfirmasi diselah - selah kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023, disamping itu hal tersebut juga untuk meningkatkan Sinergi antara TNI - Polri bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng beserta seluruh Instansi dalam menyambut tahun Politik pelaksanaan pesta Demokrasi tahun 2024 mendatang.

"Untuk itu kita disini bersama - sama melaksanakan olahraga jalan santai, untuk saling menguatkan satu sama lain sehingga dalam pelaksanaan tahun Politik kedepannya kita dapat bersinergi untuk mensukseskan agenda tersebut".terang AKBP Muh. Yusuf.

Guna lebih memeriahkan Jalan Santai, Polres Soppeng juga menyediakan berbagai hadiah doorprize menarik yang diundi melalui kupon yang telah dibagikan kepada para peserta jalan santai.

Dengan kegiatan ini kita harapkan, Polri yang ke 77 tahun dapat selalu bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Soppeng yang aman dan Damai".tutupnya.

Turut hadir Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Sihit Suhendro Hadi Kusmawan ST.,M.Tr ( Han ), Kajari Soppeng atau yang diwakili, Wakil Pengadilan Agama Soppeng, Kepala Rutan kelas II B Soppeng, para Pimpinan BUMN / BUMD Soppeng, Kasdim 1423 Soppeng, Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran serta para Staff dan Danramil Jajaran Kodim, Ketua Bhayangkari dan Persit KCK Soppeng beserta pengurus dengan ratusan peserta dari Instansi terkait.

Kamis, 06 Mei 2021

Puji Andi Nurhidayati Saat Reses di Parenring, Kades dan Camat Lilirilau Minta Warga Sampaikan Aspirasi

Camat Andi Agus, S.IP, M.Si bersama legislator PPP Sulsel Andi Nurhidayati saat reses di Desa Parenring (Foto Istimewa)

Soppeng (Sulsel), Teropongsulawesi.com,- Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2020/2021 di Desa Parenring Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, Kamis (6/5/2021).

Reses yang mengundang ratusan majelis taklim dan pengurus kelompok tani ini oleh Andi Agussalim, S.STP, M.Si (Camat Lilirilau), Hasse Tangsi, SH (Kepala Desa Parenring), dan Bripka Mussing (Bhabinkamtibmas Polsek Lilirilau).

Dalam kunjungannya untuk menyerap aspirasi masyarakat di Desa Parenring, Andi Etti sapaannya disambut salawat badar oleh Remaja Islam (Remis) Desa Parenring.

"Terimakasih banyak atas kehadiran Ibu Andi Nurhidayati di desa Kami. Ini menjadi berkah bagi masyarakat, karena baru kali ini adalah wakil kita di DPRD Sulsel yang Reses di Parenring, sebelumnya ada tapi bukan kegiatan Reses tapi sosialisasi perda," ujar Kepala Desa Parenring, Hasse Tangsi.

"Tentu ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menyampaikan aspirasi karena memang kegiatan reses untuk mendengar harapan dan masukan dari masyarakat untuk diperjuangkan wakil kita di DPRD," lanjutnya.

Kepala Desa yang berlatarbelakang aktivis hukum dan HAM ini juga mengungkapkan rasa kagum dan salut atas perjuangan politik Andi Nurhidayati sejak terjun ke dunia politik hingga terpilih menjadi anggota DPRD Sulsel.

"Sejak beliau duduk di DPRD Soppeng, saya sudah kenal dengan beliau, saat itu saya tenaga ahli bidang hukum DPRD Soppeng. Bicara Karier politik, beliau sangat luar biasa, walaupun pernah tidak terpilih saat maju kembali, ternyata karier politiknya belum berhenti, malah di 2019 maju provinsi dan terpilih, dan sekarang sudah periode kedua, dan sangat jarang tokoh kita di Soppeng seperti ini," ujar Hasse Tangsi.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Lilirilau, Andi Agussalim. Menurutnya, selama ini Andi Nurhidayati telah membuktikan perjuangannya untuk masyarakat Soppeng, dan kehadirannya di Desa Parenring menjadi berkah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

"Sejak saya camat di Lilirilau, beberapa kali beliau mengundang saya namun baru kali ini saya sempat datang. Ini momentum yang tepat bagi warga Parenring untuk menyampaikan aspirasi, karena saya sangat tahu karakter beliau, kalau masih ada jalan pasti akan membantu masyarakat," ujar Alumni IPDN ini.

Selain menyerap aspirasi warga, Wakil Ketua PPP Sulsel ini juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Lailatul Qadri Lalempere’e Desa Parenring (Red/Ismail).
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved