-->

Jumat, 06 Mei 2022

Momen Idul Fitri, Prabowo Silaturahmi Ketum PDIP dan Puan Maharani, Ini Penjelasan Pengamat


Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Nama Prabowo Subianto belakangan sering dihubungkan dengan sosok Ketua DPR RI Puan Maharani.

Penampilan kedua tokoh ini di depan publik, selalu menarik untuk diperbincangkan, baik oleh masyarakat sederhana, maupun para analis atau pengamat politik.

Nama Prabowo kembali dikaitkan dengan Puan Maharani, saat Menhan RI itu bersilaturahmi ke kediaman Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri saat momen Idulfitri 1443 Hijriah, beberapa hari lalu.

Dalam konteks Idulfitri, kunjungan Prabowo itu hanya silaturahmi biasa, sama seperti yang dilakukan masyarakat pada umumnya.

Akan tetapi, di mata pengamat politik, kunjungan itu dibaca bisa saja sebagai simbol peta politik di Pilpres 2024.

Khoirul Umam, misalnya. Pengamat politik dari Universitas Paramadina menilai, kunjungan Prabowo ke kediaman Megawati sebagai sinyal kuat yang menggambarkan prospek duet Prabowo-Puan, yang semakin menguat untuk pemilu 2024.

Pandangan Umam tentu sah-sah saja, mengingat nama kedua tokoh itu, belakang ini muncul di antara sejumlah nama lain yang diprediksi akan bertarung dalam pilpres 2024.

Sejumlah nama yang disebut-sebut akan bertarung di pemilu 2024, antara lain Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani.

Nama-nama tersebut juga telah masuk dalam survei yang dilakukan sejumlah lembaga.
Dalam sejumlah survei, nama Prabowo selalu mengungguli Anies dan Ganjar.

Sementara Puan Maharani, meski jauh di bawah ketiga sosok itu, tetapi ia memiliki posisi tawar tinggi karena memegang kunci kekuatan di PDI Perjuangan.

Posisi kunci itu tentu menjadi daya tarik kuat bagi siapapun yang akan menggandeng cucu Bung Karno untuk berduet di Pilpres 2024.

Menurut Umam, jika Prabowo menggandeng Puan, duet itu akan menjadi pasangan terkuat yang memiliki kans besar memenangi pemilu 2024.

Masih menurut Umam, Megawati tentu memiliki rencana besar melakukan regenerasi kepemimpinan di dalam tubuh PDI Perjuangan sendiri.

Regerasi itu, lanjut Umam, dimulai dengan mendorong Puan bertarung dalam pilpres 2024, entah sebagai capres atau cawapres.

Puan Maharani, kata Umam, memiliki bekal kekuatan politik besar. Karena itu, wajar jika pasangan Prabowo-Puan tergolong cukup prospektif untuk diajukan dalam bursa Pilpres 2024.

Doktor Ilmu Politik dari The University of Queensland, Australia ini menilai basis elektabilitas dan kekuatan mesin partai yang solid, membuat pasangan Prabowo – Puan, dinilai cukup menjanjikan untuk tampil sebagai pemenang Pilpres 2024.

"Basis elektabilitas dan kekuatan mesin partai yang solid, cukup menjanjikan mesin politik yang efektif untuk menyukseskan pasangan Prabowo-Puan dalam Pilpres 2024," Tutup Umam.

Published : Hila

Senin, 09 Mei 2022

Elit Politik Harus Selalu Bertemu, Ini Alasan Pengamat


Jakarta, Teropongsulawesi.com,-Momen lebaran dimanfaatkan sejumlah elit politik untuk saling berkunjung, bersilaturahmi. Yang terbaru, Presiden Jokowi menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati di Teuku Umar, kemarin. Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani mengunjungi Prabowo dan Prabowo bertemu Presiden Joko Widodo.

“Para elit ini harus selalu bertemu, baik Pak Jokowi, Ibu Megawati, Pak Prabowo, bertemu untuk untuk kemudian membicarakan persoalan-persoalan kebangsaan. Silaturahmi ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas bangsa” kata Pengamat politik dari UPN Veteran Danis TS Wahidin. Bukan cuma ‘tiga serangkai’, tersebut, namun elit politik lain dari partai politik yang berbeda namun merupakan mitra strategis pemerintah.

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Megawati, seperti yang disebutkan Puan Maharani dalam unggahan instagramnya, membahas hal-hal yang strategis. Harapannya, bukan sekedar basa-basi politik, namun pertemuan ini diharapkan bisa membawa kebaikan dalam berbangsa dan bernegara. Terlebih saat ini Indonesia masih dilanda berbagai permasalahan.

“Pak Jokowi lebih memunculkan diri sebagai seorang presiden yang akomodatif dan menyelesaikan permasalahan kebangsaan, ekonomi, misalnya minyak, dan permasalahan yang lainnya.” sebut pria yang juga menjabat sebagai Direktur lembaga survei, Indodata ini. Jika pemerintah kompak dengan elit politik, ke depan pemerintah perlu lebih lagi mendengar suara rakyat.

“ Memang harus mendengar aspirasi masyarakat, permasalahan yang ada dan menciptakan kebijakan yang akomodatif tidak diskriminatif, lalu fokus pada masalah kita, yaitu, masalah ekonomi, pendidikan, stabilitas, keamanan dan lain sebagainya. “ tutup Danis.

Published : Hila

Minggu, 14 Maret 2021

Silaturahmi ke JK, AHY Dapat Pesan Politik


Ketum DPP Partai Demokrat saat bersama mantan Wapres JK (Foto Istimewa).

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersilaturahim ke kediaman mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Minggu 14 Maret 2021. Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam, AHY dan JK membicarakan isu terkini dan masalah kebangsaan. 

AHY mengucapkan terima kasih atas kesediaan JK untuk menerima pimpinan Partai Demokrat.

"Kedatangan kami ini utamanya adalah untuk bersilaturahim, bagaimana pun Partai Demokrat memiliki hubungan sejarah politik yang sangat baik dengan pak JK. Dan pak JK pernah menjadi Wakil Presiden mendampingi pak SBY. Partai Demokrat juga menjadi mitra strategis bagi Partai Golkar saat dipimpin oleh pak JK sebagai Ketua Umum," jelas AHY.

"Meskipun mengalami pasang surut, kebersamaan kita dicatat sejarah demokrasi modern di Indonesia," sambungnya.

"Kedatangan kami ke sini juga untuk memohon saran dan masukan terkait perkembangan dinamika ekonomi dan sosial-politik nasional saat ini," kata AHY.

Kepada AHY dan pimpinan Partai Demokrat, JK berpesan bahwa regenerasi di partai politik itu sangatlah penting. "Partai Demokrat sudah baik dalam memberi contoh tentang regenerasi di partai politik," kata JK.

Namun JK juga mengingatkan AHY dan Partai Demokrat untuk tetap memikirkan pemilih tradisional.

Terkait permasalahan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat akhir-akhir ini, JK berpesan agar AHY dan pimpinan Partai Demokrat bersabar. Beliau bercerita bahwa Partai Golkar juga pernah mengalami hal serupa.

Pada akhir pertemuan, JK memgingatkam AHY agar terus menjalin silaturahim dan komunikasi dengan tokoh-tokoh politik maupun tokoh-tokoh nasional lainnya.

AHY datang ke kediaman JK didampingi Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Wakil Bendahara Umum Lokot Nasution, dan Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution.(AVID/r)

Selasa, 11 Februari 2020

Kapolres Soppeng Sebut Mahasiswa Harus Cerdas Bermedsos



Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel).-Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro Bowo Leksono S.Ik SH, membawakan kuliah umum dalam acara pembekalan calon peserta KKLP Stie - Stimik Lamappapoleonro di Aula Kampus Lamappapoleonro Jl. Ksatria Kecamatan Lalabata Soppeng, Rabu 12/2/2020. 

Dalam kesempatannya tersebut Kapolres memberikan paparan tentang peran mahasiswa menuju Pilkada Soppeng tahun 2020 yang aman dan damai.

Kapolres Soppeng mengatakan bahwa peran mahasiswa sebagai agent of change, (agen perubahan) harus memberikan partisipasinya selaku pengawas dalam setiap proses demokrasi termasuk Pilkada Soppeng. 

Politik di era digital saat ini sangat banyak tantangannya, di era politik digital, media sosial banyak disalahgunakan dan menjadikan isu isu Sara sebagai komoditas politik. 

Olehnya itu kita harus cerdas bermedia sosial, apalagi sanksi pidana terkait UU ITE sudah jelas diatur dalam undang- undang. 


Kapolres Soppeng mengatakan mahasiswa adalah kalangan intelektual yang memiliki idealisme, semangat yang tinggi sangat berperan mensukseskan Pilkada di Kabupaten Soppeng yang aman dan damai. 

Mahasiswa harus bisa mengambil langkah positif sekecil apapun dalam perbaikan bangsa kedepan

Sebagai insan kritis mahasiswa harus melakukan kontrol dalam setiap proses politik yang berlangsung, termasuk Pilkada 2020 Kabupaten Soppeng. 

Terakhir Kapolres Soppeng mengharapkan Mahasiswa selaku intelektual muda harus bisa memilah berita , tidak mudah terpancing  isu Sara, Hoax, Hate Speech dan Kampanye negatif.(Ya2,IWO)

Minggu, 13 Oktober 2019

Gubernur Sulsel Hadiri Musyawarah Kerja Wilayah dan Orientasi Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten -Kota Se-Sulsel dari Parta PPP

Teropongsulawesi.com, Makassar - Gubernur Prof HM Nurdin Abdullah mengingatkan agar setiap legislator melaksanakan janji politik di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Hal ini disampaikan Nurdin Abdullah di hadapan seluruh legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota se-Sulsel.

“Karena semua janji-janji politik tersebut merupakan tugas bersama antara legislator dengan Pemprov Sulsel, agar bisa memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat Sulsel,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi anggota DPRD provinsi dan kabupaten kota se-Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (12/10/2019).

“Janji-janji politik itu sudah wajib kita wujudkan di setiap Dapil, yang penting sama program kita satu misi kita,” sambungnya.

Nurdin juga menyatakan, wajib bagi seluruh legislator di semua partai politik membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi demi mewujudkan program dan misi yang sama.

“Kita harus bangun komunikasi supaya tidak ada dusta di antara kita semua. Kenapa Bantaeng bisa terbangun dengan baik karena ada kerja tim work,” jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Pada kesempatan tersebut, mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini mengaku, salah satu masalah sehingga sulit untuk menjadi daerah yang berkembang karena masih ada ego sektoral.

“Saya pikir memang negara kita ini maslahahnya, sederhana kita karena masih ada ada ego sektoral masih sangat menonjol. Dan masih mau menonjol sendiri-sendiri,” kata alumnus Universitas Jepang itu.

Olehnya itu, Gubernur Sulsel berharap kerjasama dalam bentuk tim harus terus di kembangkan.

“Kenapa negara lain bisa seperti itu karena mereka kuat kerja tim work. Sulawesi Selatan ini adalah menjadi rumah kita bersama,” pungkasnya.

Kamis, 06 Mei 2021

Puji Andi Nurhidayati Saat Reses di Parenring, Kades dan Camat Lilirilau Minta Warga Sampaikan Aspirasi

Camat Andi Agus, S.IP, M.Si bersama legislator PPP Sulsel Andi Nurhidayati saat reses di Desa Parenring (Foto Istimewa)

Soppeng (Sulsel), Teropongsulawesi.com,- Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2020/2021 di Desa Parenring Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, Kamis (6/5/2021).

Reses yang mengundang ratusan majelis taklim dan pengurus kelompok tani ini oleh Andi Agussalim, S.STP, M.Si (Camat Lilirilau), Hasse Tangsi, SH (Kepala Desa Parenring), dan Bripka Mussing (Bhabinkamtibmas Polsek Lilirilau).

Dalam kunjungannya untuk menyerap aspirasi masyarakat di Desa Parenring, Andi Etti sapaannya disambut salawat badar oleh Remaja Islam (Remis) Desa Parenring.

"Terimakasih banyak atas kehadiran Ibu Andi Nurhidayati di desa Kami. Ini menjadi berkah bagi masyarakat, karena baru kali ini adalah wakil kita di DPRD Sulsel yang Reses di Parenring, sebelumnya ada tapi bukan kegiatan Reses tapi sosialisasi perda," ujar Kepala Desa Parenring, Hasse Tangsi.

"Tentu ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menyampaikan aspirasi karena memang kegiatan reses untuk mendengar harapan dan masukan dari masyarakat untuk diperjuangkan wakil kita di DPRD," lanjutnya.

Kepala Desa yang berlatarbelakang aktivis hukum dan HAM ini juga mengungkapkan rasa kagum dan salut atas perjuangan politik Andi Nurhidayati sejak terjun ke dunia politik hingga terpilih menjadi anggota DPRD Sulsel.

"Sejak beliau duduk di DPRD Soppeng, saya sudah kenal dengan beliau, saat itu saya tenaga ahli bidang hukum DPRD Soppeng. Bicara Karier politik, beliau sangat luar biasa, walaupun pernah tidak terpilih saat maju kembali, ternyata karier politiknya belum berhenti, malah di 2019 maju provinsi dan terpilih, dan sekarang sudah periode kedua, dan sangat jarang tokoh kita di Soppeng seperti ini," ujar Hasse Tangsi.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Lilirilau, Andi Agussalim. Menurutnya, selama ini Andi Nurhidayati telah membuktikan perjuangannya untuk masyarakat Soppeng, dan kehadirannya di Desa Parenring menjadi berkah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

"Sejak saya camat di Lilirilau, beberapa kali beliau mengundang saya namun baru kali ini saya sempat datang. Ini momentum yang tepat bagi warga Parenring untuk menyampaikan aspirasi, karena saya sangat tahu karakter beliau, kalau masih ada jalan pasti akan membantu masyarakat," ujar Alumni IPDN ini.

Selain menyerap aspirasi warga, Wakil Ketua PPP Sulsel ini juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Lailatul Qadri Lalempere’e Desa Parenring (Red/Ismail).

Senin, 23 September 2019

Desertasi Program Doktor Adnan Terkait Pilkada Calon Perseorangan


Teropongsulawesi. Com, Gowa (Sulsel) - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengikuti ujian seminar proposal judul disertasi, Program Strata Tiga (S3) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (23/9) siang.

Ujian proposal ini berlangsung di Ruang Seminar Lantai 2 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yang dihadiri mahasiswa/mahasiswi Fakultas Hukum Unhas.

Adapun susunan tim penguji seminar proposal orang nomor satu di Gowa yakni, Prof Syamsul Bachri bertindak sebagai ketua/promotor, Prof Marwati Riza dan Prof Hamsa Alim, sebagai ko promotor. Prof Aminuddin Ilmar, Prof Farida Patitingi, Prof Achmad Ruslan, dan DR Muh Hasrul sebagai anggota.

Pasca seminar dibuka oleh ketua Tim promotor, Adnan mulai memaparkan materi proposal dengan menggunakan slide power point dengan judul disertasi 'Pengaturan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia'.

Dalam pemaparan proposalnya, beliau menyampaikan alasannya memilih topik ini salah satunya adalah melihat kenyataan bahwa porsi pasangan calon perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 lebih sedikit dari tahun lalu.

"Tahun 2018, jumlah paslon yang memenuhi syarat (MS) dari jalur perseorangan mencapai 65 atau mencapai 13,71 persen dari total 474 MS. Sementara tahun 2017 justru lebih besar. Secara total jumlah paslon jalur perseorangan mencapai 69 atau sekitar 22,26 persen dari total 310 paslon MS. Dengan demikian porsi paslon dengan dukungan partai politik masih cukup dominan dan cenderung membesar," jelasnya.

Sementara Prof Syamsul Bachri mengatakan, disertasi hari ini bisa menjadi koreksi/kontrol partai politik. Dikatakannya jika partai politik tidak dapat melahirkan calon pemimpin yang kapabel, yang mumpuni dan profesional diharapkan para calon dapat memilih yang ini.

Selain itu, para calon yang mau maju dalam pilkada paling tidak harus mempersiapkan dirinya, kecerdasannya, intelektualnya, membangun jaringan sehingga nantinya pemimpin yang dipilih mampu mereposisi prinsip-prinsip demokrasi.

"Jadi saya kira disertasi yang diajukan oleh Adnan Purichta Ichsan hari ini adalah masukan, sehingga ada temuan temuan baru yang kita banggakan. Walaupunada beberapa catatan namun secara keseluruhan disertasi ini sangat baik sehingga kami sepakat memberikan nilai 'A'," ujar Prof Syamsul Bachri sebelum menutup seminar proposal disertasi Bupati Gowa. (*). 

Rabu, 19 Mei 2021

Kapolda Sulsel Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2021, Momentum Membangun Spirit Persatuan Bangsa



Makkassar ( Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Hari ini Kamis, bertepatan dengan 20 Mei 2021 diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai “Hari Kebangkitan Nasional”, tanggal ini dipilih oleh Presiden Soekarno yang dituangkan melalui Kepres Nomor 1 Tahun 1985 sebagai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Istana Negara Yogyakarta


Kapolda Sulsel  Irjen Pol Drs Merdisyam mengungkapkan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai momentum mengenang sejarah perjuangan salah seorang tokoh bangsa bernama Boedi Uetomo yang lahir bertepatan dengan  20 Mei 1908. 



Dijelaskan Kapolda Sulsel, berdirinya organisasi Boedi Uetomo  sebagai organisasi sosial bertujuan untuk menggalang kekuatan semua elemen bangsa terutama kalangan terpelajar untuk bersatu melawan penjajah Belanda. Organisasi ini bergerak dalam di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan dan tidak bersifat politik. 



Peristiwa sejarah tersebut seyogyanya bisa dijadikan kekuatan moral oleh bangsa Indonesia untuk bangkit dari satu kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik. Dengan kata lain, dalam konteks saat ini sudah seharusnya kita sebagai bangsa terus mengingat dan memahami esensi sejarah perjuangan para pahlawan di masa lalu, untuk mewujudkan kemerdekaan salah satunya adalah kiprah Boedi Oetomo. 



“Gerakan sosial yang dilakukan oleh Boedi Oetomo harus menjadi spirit bagi bangsa Indonesia terutama kalangan generasi muda dan elite politik untuk dapat mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, kreatif dan inovatif,”ungkap Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam 



Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menegaskan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2021 ini harus dijadikan oleh bangsa Indonesia sebagai momentum membangkitkan spirit gotong royong, menjaga toleransi antar sesama anak bangsa yang kemudian terciptalah persatuan dan kesatuan di tanah air dari Sabang sampai Merauke, sebagaimana yang tertuang dalam sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.



Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan juga merujuk pada suasana kamtibmas pasca insiden bom Katederal Makassar pada akhir Maret lalu, menurutnya spirit gotong royong, menjaga toleransi antar sesama anak bangsa harus terus diperkuat Polri juga telah berupaya mengambil langkah-langkah preventif dan strategis untuk menjaga potensi gangguan kamtibmas diantaranya melakukan patroli gabungan antara TNI dan Polri, merangkul instansi terkait dari pemerintah


“Polda Sulsel saat ini  terus menjalin komunikasi dan mengajak para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat Sulawesi Selatan agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang dapat merusak situasi keamanan baik di Sulawesi Selatan maupun daerah lainnya di Indonesia,”ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan(Is)

Sabtu, 28 November 2020

KPU Soppeng : Jangan Sia Siakan Hak Suarata Datangki ke TPS Tanggal 9 Desember 2020


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Pesta demokrasi  pemilihan kepala daerah serentak tinggal menghitung hari. Selaku warga negara yang baik, mari kita sukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang pelaksanaanya 9 Desember 2020 Khususnya Di Wilayah Kabupaten Soppeng.


"Jangan Sia Sia Kan Hak Suara'ta, ungkap Komisioner KPU Soppeng Endra Irawati, minggu (29/11/2020).

"Dan lewat ini pula kami perlihatkan Contoh Surat Suara Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Soppeng Tahun 2020", ingatki Golput Bukan Solusi.

Dan saya sampaikan. Ingatki juga untuk Cek Data Lokasi Anda, Apakah Anda Sudah Terdaftar di TPS Cek Data Anda di  : t.me/Lokasi TPS bot.

Mari kita  Wujudkan Pilkada Soppeng Yang Berkeadaban. Tolak Intimidasi Kecurangan Politik Uang. Selain itu, masyarakat jangan takut ke TPS, kerena Saya Tegaskan di TPS  TIDAK  ADA Rapid atau Swab test, ungkap Endra

Masyarakat cukup memakai masker dan jaga jarak saja di TPS, dan jangan lupa bawa surat C, pemberitahuan, ktp e atau suket. Ayo kita wujudkan pilkada soppeng yang berkeadaban dan menolak intimidasi politik uang, Datang ki ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020, pungkas Endra Irawati. 

(A2M)
Publikh Hawaya IWO 💙

Kamis, 22 April 2021

Di Non Aktifkan Sebagai Staf Khusus Gubernur, Putri Fatima NA Tepis Fitnah Terkait Issue Gajinya 18 Juta


Fatima Nurdin saat mendampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Foto Istimewa)

Makassar, Teropongsulawesi.com, - Putri Fatima Nurdin, anak Gubernur Sulawesi Selatan (non aktif) Nurdin Abdullah dinonaktifkan sebagai staf khusus di Pemprov Sulsel. Disebut-sebut gajinya sebagai Staf Khusus Gubernur sangat fantastis yakni Rp 18 juta. Benarkah?

Kepada wartawan, siang ini, Putri membantah bahwa gajinya sebagai staf khusus sangat fantastis, hingga Rp 18 juta.

Gaji Putri sebagai staf khusus hingga mencapai Rp 18 juta ini dimuat sejumlah media lokal di Sulsel

Sebenarnya berapa sih gaji seorang staf khusus Gubernur Sulsel?

"Kalau saya pribadi sebagai sespri Bapak Gubernur setiap bulannya menerima 8 juta rupiah perbulan, itu dengan beban kerja mengikuti jadwal pak Gubernur. Bapak mulai beraktifitas setiap hari sekitar jam 7 pagi dan selesainya tidak tentu, kalau sedang padat kadang selesai jam 11 malam," ujarnya.

Ditambahkannya, Staf Khusus Gubernur itu ada 10 orang dengan pembagian kerja yang sangat jelas untuk mendukung semua aktifitas Gubernur.

"Dan sebagian besar memang selalu menempel di semua kegiatan Bapak di dalam dan luar kota. Kalau keluar kota, kami dapat SPPD sekitar 200-300ribu perhari. Jadi 18 juta itu hitungan dari mana? Mungkin yang lihat datanya tidak teliti, dia lihatnya data rapel gaji 2 bulan hahahaha," ungkap Putri ketawa.

Sejak Nurdin Abdullah tersandung hukum di KPK, terkesan, sejumlah pihak tertentu di Sulsel saat ini mencoba melontarkan isu-isu negatif, yang tujuannya untuk menghancurkan citra Nurdin Abdullah dan keluarga.

Menanggapi hal ini, Putri mengaku, sejak Sang Ayah (Nurdin Abdullah) memutuskan terjun ke politik, pihak keluarga sering mendapat fitnah.

"Sejak awal Bapak memutuskan terjun ke dunia politik, Bapak selalu sampaikan bahwa resiko fitnah itu sangat besar," katanya.

Mulai sejak awal kepemimpinan Nurdin Abdullah di Bantaeng, bunyi ambulance hibah dari Jepang pun dianggap meresahkan warga. Namun sekarang terbukti, kehadiran ambulance tersebut, berhasil menekan angka kematian ibu melahirkan di Bantaeng hingga 0 kasus.

Saat Nurdin Abdullah jadi Bupati Bantaeng, ibu-ibu hamil dijemput ambulance secara gratis oleh Pemkab, baik berobat maupun saat akan melahirkan

Contoh lain, adalah berbagai fitnah saat kampanye gubernur, kemudian isu-isu saat hak angket.

"Jadi ini kami anggap sebagai kerikil dalam perjalanan hidup keluarga kami. Satu hal yang pasti kami sekeluarga tetap saling menguatkan bersama Bapak," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengeluarkan Surat Keputusan penonaktifan staf khusus. SK itu ditandatangani langsung Pelaksana tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

"Penonaktifan dilakukan karena ada beberapa alasan. Selain soal beban gaji, mereka juga diketahui sudah tidak bekerja," kata Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbangda Sulsel, Andi Rahmi Bahariwaty. (Syafri).

Rabu, 18 September 2019

Pelaku Hate Speech Terhadap Wartawan di Polisikan

 

Teropongsulawesi. Com - Gowa (Sulsel), Terkait Cuitan salah satu oknum RT dusun Lompokiti Desa Kampili Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Sabtu malam 14/09/2019, membeberkan kalau dirinya dan kades Kampili sangat membenci dan menuding negatif profesi wartawan

Ujaran kebencian sang oknum RT berinisial DS diungkapkan di sejumlah warga disalah satu warkop di Desa kampili, dalam ciutannya ia bersama kadesnya jengkel serta menuding negatif profesi wartawan.

” Wartawan kerjanya hanya minta – minta uang bahkan di kantor desa kalau ada wartawan pak Kades juga jengkel kalau didatangi wartawan.” ucap DS dihadapan sejumlah warga yang berkunjung di warkop tersebut, ciutan oknum RT terdengar oleh awak media.

Namun ulah aparat Desa Kampili ini mendapatkan pembelaan dari salah satu anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan Gowa, Ramli Rewa. Sangat di sayangkan anggota DPRD ini menantang wartawan untuk melaporkan ke ranah hukum. "Silahkan laporkan ke polisi nanti kita lihat, sampai dimana kemampuanmu", ucapnya yang ditirukan oleh Najamuddin Dg Serang

Hate Speech ini ditanggapi dingin Ketua Umum DPP GoWa-MO, Syafriadi Djaenaf. Penghinaan kemuliaan profesi wartawan tidak boleh dibiarkan. Mungkin saja oknum aparat desa rendahan sekelas RT bernama DS ini belum tahu kemuliaan profesi ini dan tidak mungkin mulutnya dibiarkan penuh kotoran kalau pendidikan atau jabatannya tinggi

Saya tidak habis pikir kalau seorang Ramli Rewa sebagai anggota DPRD yang backgroundnya LSM melakukan pembelaan sejauh itu terhadap orang yang telah menghina profesi kami.

Kita akan menerima tantangan anggota dewan ini, sampai sejauh mana dia bisa melakukan pembelaan. Ini penghinaan terhadap salah satu profesi, jangan dicampur adukkan dengan politik, tidak semua masalah harus di masukkan ke ranah politik, Bos,"tutup "Pak Ketua" (sapaan akrab)

Sementara itu Ramli Rewa saat dikonfirmasi via telepon selularnya mengatakan hanya ingin memediasi agar persoalan ini tidak berlarut larut karena kebetulan oknum aparat desa bernama DS itu keluarga dengan saya, lagian juga kepala desa Kampili sudah meminta maaf secara terbuka,"ujar mantan Anggota Dewan PDIP Gowa ini.

Informasi terakhir dari wartawan yang menerima Hate Speech kalau sudah melaporkan masalah ini ke Polres Gowa, kita lihat saja nanti sampai dimana Ramli Rewa bisa membela keluarganya yang menghina profesi kami. 

Kamis, 24 September 2020

Datang ke TPS Tanggal 9 Desember 2020 Pilih yang Ada Gambarnya



TEROPONGSULAWESI.COM, SOPPENG (SULSEL),- Paslon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE bersama wakilnya Ir. Lutfi Halide, MP yang didampingi ketua Tim pemenangan AKAR-LHD, H. Syaharuddin M. Adam, S.sos,M.Si, setelah mengikuti Rapat Pleno Pengundian Tata Letak Posisi Paslon Bupati dan Wakil Bupati menggelar Jumpa Pers di Kediaman H. Andi Kaswadi Razak, SE di Laburawung Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (24/09/2020).

Dalam kesempatan tersebut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE mengatakan setelah KPU menetapkan Pilkada Soppeng dan tata letak kami berada di posisi kiri pada saat melihat gambar . Insyaallah kedepan dengan komitmen setelah tanda tangan integritas harus taat pada aturan protokol kesehatan.Moment penting yang harus tersosialisasi kemasyarakat jangan sampai ada kesalahpahaman ini ada pembatasan pembatasan yang kami lakukan ini atas perintah atau petunjuk undang - undang bahwa ada beberapa tahapan - tahapan atas pembatasan - pembatasan misalnya pertemuan- pertemuan yang harus terbatas, mengumpulkan orang juga harus dibatasi. Kami ingin mengumpulkan masyarakat secara besar-besaran tapi karena Negara kita menghadapi wabah pandemi Covid19 atau corona.Kami yakin masyarakat dapat memahami situasi seperti ini. Kami akan membangun silaturahim apakah dengan bertemu langsung atau melalui virtual atau HP, media sosial.
Kami memohon yang sebesar - besarnya yang terpenting kepada seluruh lapisan masyarakat, kami mohon doa restu dan besar harapan kami betul-betul memanfaatkan hak suara kita untuk datang ke TPS. Kami bersyukur dari hasil survei LSI per Agustus hasil survei kami diatas 90 persen semoga konsistensi dan komitmen masyarakat kepada kami dapat terjaga dengan baik.


Semua pendukung kami agar menjaga solidaritas bahwa apa yang kita kerjakan selama ini membuahkan hasil.Partai-partai politik sangat memahami apa yang kami lakukan selama 5 tahun ini betul-betul sudah dirasakan oleh masyarakat sehingga partai politik sudah sepakat memberikan kesempatan kepada kami untuk kedua kalinya.Ini perlu dijaga dengan jaga kebersamaan, jaga aturan- aturan protokoler, betul-betul saling menghargai dan apa yang menjadi kebutuhan dan situasi sekarang ini.

Sekali lagi terima kasih atas kebersamaan ini, mohon doa restu untuk kami melanjutkan masa periodesasi kedua.Kami telah ditetapkan dan tempat di KPU sebelah kiri.

Semoga masyarakat pada saat mencoblos nanti pilih yang ada gambarnya tidak usah pilih yang lain.Yang pasti pilih yang ada gambarnya yang dicoblos.Datang ke TPS, pada tanggal 9 Desember 2020.

Adapun yang hadir adalah Partai Pendukung dan pengusung, sejumlah media dari organisasi yakni IWO, PWI, IJS dan AJOI serta awak media lainya.

(Hawaya, IWO)

Selasa, 01 Oktober 2019

Abd Rauf Malaganni, Nilai-Nilai Pancasila Membuat Masyarakat Senakin Matang Dalam Berpolitik


Teropongsulawesi. Com, Humas, Gowa - Pancasila adalah sumber nilai jati diri bangsa sekaligus fondasi negara. Sebagai falsafah negara, Pancasila menjadi acuan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni saat memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Selasa, (1/10). 

Hal ini pula sesuai dengan tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini yakni "Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia".

"Indonesia mempersatukan kita sebagai bangsa dan negara secara utuh, Pancasila memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, politik masyarakat kita,"  ungkapnya. 

Lanjutnya, nilai-nilai Pancasila telah membuat masyarakat semakin matang dalam kehidupan politik sebagaimana telah ditampilkan dalam pesta pemilu beberapa waktu lalu. sehingga ini tentunya menepis bahwa kehadiran Pancasila kurang memperoleh perhatian bersama sejak Reformasi 1998.

"Untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini, dibutuhkan kerja keras bersama berlandaskan Pancasila. Kita semua tentu ingin membangun bangsa yang berperadaban unggul, salah satu cirinya adalah bangsa yang mampu menunjukkan karakter dan jati dirinya tanpa harus kehilangan kesempatan dan kemampuan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain," ujarnya. 

Sekaligus, mampu mengaktualisasikan makna yang dikandungnya sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, Pancasila menjadi sistem nilai yang hidup. Untuk itu, kita harus terus menerus menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila kepada semua generasi, utamanya para generasi penerus bangsa Indonesia. 

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang kita peringati setiap tahunnya haruslah kita jadikan sebagai upaya melestarikan, mengamalkan, mengembangkan dan mempromosikan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," terangnya. 

Wabup Gowa menegaskan, peringati Pancasila tahun ini harus menjadi landasan kita dalam menangkal paham-paham yang melanggar, tidak menghormati maupun tidak menghargai kehadiran Kebinekaan. Salah satunya, paham radikalisme yang mana paham ini memngajarkan kita untuk selalu merasa paling benar sendiri dan mengabaikan hak-hak dasar orang lain. 

Sudah tentu radikalisme dan faham sejenisnya inilah yang bertentangan dengan Pancasila. 

"Kita harus bersyukur dan terus memperkuat Pancasila yang telah menunjukkan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis, dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, dan adat istiadat dalam bingkai NKRI," tegasnya. 

Sementara, Sekretaris Kabupaten Gowa H. Muchlis mengatakan, momentum Hari Kesaktian Pancasila ini memang harus menjadi moment untuk semakin merekatkan bangsa ini. Apalagi, dengan melihat gejolak yang saat ini dihadapi bangsa ini. 

Misalnya, tuntutan mahasiswa dan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah melalui aturan DPR RI. Olehnya, hal yang di kedepankan dalam Pancasila harus direnungkan baik-baik oleh seluruh komponen bangsa. (CH). 

Senin, 06 Juli 2020

Mahfud MD Ungkap Karakter Buruk Orang Indonesia, Ajak Kembali Ke Nilai-Nilai Pancasila



Teropongsulawesi.com, Jakarta - Menko Polhukam, Mahfud MD, menekankan pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebab selama ini, Mahfud menilai nilai-nilai Pancasila sudah mulai memudar dari jati diri dan karakter bangsa Indonesia.

Ia pun mengingatkan agar jangan sampai karakter-karakter buruk orang Indonesia yang ditulis jurnalis dan pengarang, Mochtar Lubis, dalam buku 'Manusia Indonesia' benar-benar terjadi. Dalam buku tersebut terdapat 5 sifat buruk orang Indonesia dan 1 sifat baik yang bisa jadi tumpuan.

"Kalau kita lihat tulisan Mochtar Lubis yang sekarang masih sering dijadikan referensi sebenarnya manusia Indonesia tidak baik-baik amat. Ada 6 karakter manusia Indonesia itu apakah mau kembali ke 6 karakter ini?" kata Mahfud dalam acara Konferensi Forum Rektor Indonesia pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Pertama, kata Mahfud, orang Indonesia disebut hipokrit dan munafik. 

"Berteriak-teriak akan memberantas korupsi tapi jika ada kesempatan dia korupsi. Melarang orang berboros-boros tapi ada kesempatan dia yang pertama kali berboros-boros," ucapnya.

Selanjutnya yakni tidak mau bertanggung jawab. Mahfud menyatakan berdasarkan buku tersebut orang Indonesia apabila berbuat kesalahan enggan tanggung jawab.

"Misalnya kalau sudah ada kesalahan, dia bilang saya hanya melaksanakan tugas, saya akan terus maju pantang mundur karena bagi saya tanggung jawab itu adalah maju bukan mundur. Apalagi saya dinyatakan belum bersalah oleh hukum, baru dituduh, baru diindikasikan," katanya.

Kemudian, lanjut Mahfud, orang Indonesia disebut berjiwa feodal atau ingin dipuji-puji. "Suka membagi-bagi jabatan, suka minta jabatan melalui upeti dan sebagainya," sebut Mahfud.

Keempat orang Indonesia dianggap percaya tahayul dan percaya pada dukun-dukun. "Pemilihan gitu cari dukun, cari jimat, mandi tengah malam pakai air jeruk dicampur daun kates dan sebagainya, itu tahayul," kata Mahfud.

Adapun sifat buruk kelima yakni orang Indonesia berwatak lemah dan mudah menyerah. "Sehingga kalau ada sesuatu ya sudahlah ambil hikmahnya saja. (Contoh) Djoko Tjandra itu sudah terlanjur masuk biarin saja ambil hikmahnya," ucap Mahfud mencontohkan.

Namun 1 sikap positif orang Indonesia menurut Mochtar Lubis yakni artistik atau kreatif dalam membuat karya seni. Sehingga tak heran orang Indonesia mahir dalam membuat karya seni.

Selain itu, Mahfud menyebut sifat buruk orang Indonesia juga pernah disampaikan Bung Hatta pada 1974. Saat itu Bung Hatta menyebut korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya.

Namun Mahfud tak ingin mengamini sifat-sifat buruk tersebut. Ia menilai hal itu sebagai kritikan.

"Apa yang dikatakan Mochtar Lubis dan Bung Hatta harus dianggap sebagai kritik agar kita bisa memperbaikinya melalui politik kebudayaan, politik pendidikan yang nanti ujungnya akan ke sana," jelas Mahfud.

Sehingga, Mahfud mengajak masyarakat Indonesia agar kembali kepada nilai-nilai Pancasila yang merupakan kristalisasi nilai-nilai yang baik dari budaya bangsa Indonesia. (Syarif).

Rabu, 23 Oktober 2019

Bupati Adnan Sebut Kabupaten Gowa Masih Punya Peranan Penting Dalam Struktur Perekonomian Nasional


Teropongsulawesi.com, Humas, Gowa - Ketahanan pangan berperan strategis dalam mendukung ketahanan nasional. 

Pangan bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, tetapi merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial dan politik, baik lokal, regional, nasional maupun global. 

Isu tersebut menjadi hal yang diangkat Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam pemaparan essainya dibidang studi Empat Konsensus Dasar Bangsa (SBS) Ketahanan Nasional pada Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkat (P3DA) X Lemhanas 2019 di Jakarta, Rabu (23/10) kemarin. 

Adnan Bupati Gowa mengangkat yang  berjudul "Implementasi Ketahanan Pangan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Gowa",

Essai ini berhasil membawanya menjadi sebagai peserta terbaik.

"Ketahanan pangan memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap ketahanan ekonomi, apalagi dengan melihat pertumbuhan penduduk, maka kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang berkelanjutan," katanya. 

Menurutnya, kebutuhan akan ketersediaan pangan yang cukup, aman dan berkualitas semakin menjadi tuntutan. Pasalnya, pangan menjadi kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup dan melakukan aktivitas sehari-hari, sementara ketahanan pangan adalah jaminan bagi manusia untuk hidup sehat dan bekerja secara produktif. 

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Gowa sendiri sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam struktur perekonomian. Hal ini dapat dilihat pada kontribusi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gowa, di mana pada 2015 hingga 2018 selalu berada di posisi terbesar kontribusinya.

"Kabupten Gowa berada pada urutan kedua sektor perdagangan, urutan ketiga sektor kontruksi, dan urutan keempat sektor real estate," terangnya. 

Meskipun posisi terbesar yaitu 29,11 persen pada 2018, kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB cenderung menurun setiap tahunnya, padahal produksi beras terus naik. Pada 2016 produksi beras capai 382.147 ton, 2017 naik menjadi 401.979 ton, 2018 naik 408.899 ton dan 2019 naik menjadi 412.964 ton. 

Penurunan ini tentunya karena pengaruh sektor lain yang pertumbuhannya cukup besar yaitu perdagangan, konstruksi dan real estat karena kontribusinya di atas 8 persen. 

"Walaupun produksi beras naik setiap tahun, kebutuhan terhadap beras ikut naik karena jumlah penduduk yang terus bertambah, apalagi pada tiga tahun terakhir. Pada 2017 jumlah penduduk mencapai 735.493 jiwa, 2018 naik 748.200 jiwa dan 2019 naik 760.607 jiwa," jelasnya. 

Selain permasalahan menurunnya kontribusi sektor pertanian setiap tahun, terdapat pula permasalahan lain yaitu terjadinya alih fungsi lahan. Hal ini terlihat dari luas sawah irigasi yang terus menurun dari tahun 2015 hingga tahun 2018, luas sawah irigasi berkurang sekitar 238 hektar. 

"Kondisi ini karena pertumbuhan penduduk yang tinggi sehingga kebutuhan akan perumahan dan pemukiman meningkat pesat. Ini juga terlihat dari kontribusi sektor konstruksi dan real estate sebagai kontributor ketiga dan keempat terbesar terhadap PDRB, setelah sektor pertanian dan perdagangan. Pertumbuhan perumahan dan pemukiman (real estate) yang tinggi karena banyaknya penduduk yang tinggal di Gowa tetapi bekerja di Makassar," paparnya. 

Sehingga, pertumbuhan penduduk yang pesat di Kabupaten Gowa bukan karena faktor kelahiran yang tinggi tetapi karena faktor migrasi penduduk, sebagai konsekuensi Kabupaten Gowa berbatasan langsung dengan Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.

"Dalam hal ini maka permasalahan utama yang terkait dengan ketahanan pangan yaitu menurunnya kontribusi sektor pertanian terhadap struktur perekonomian dan terjadinya alih fungsi lahan akibat tingginya kebutuhan terhadap perumahan," tutupnya. (*)

Senin, 30 November 2020

AKAR LHD Bersatu Membangun Soppeng


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),-Calon Bupati (Cabup) Soppeng, H.A.Kaswadi Razak (AKAR) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Soppeng, Ir.Lutfi halide (LHD) berbagi titik kampanye di Kecamatan Marioriawa. Senin (30/11/2020)

Dalam kampanye tatap mukanya Cabup AKAR membeberkan kemajuan di Kabupaten Soppeng selama 4 tahun terakhir, sekarang bisa kita lihat dan rasakan sekarang ini, apa yang telah kami lakukan dan Insya Allah kalau masyarakat Soppeng masih mengamanahkan saya dan Pak Lutfi Halide (LHD) pembangunan berkelanjutan di Soppeng akan kami lanjutkan.

Janji politik saya dulu bahwa di Batu-batu akan di bangun bendungan Coppo Congki, dan sekarang sudah dikerja Insya Allah tahun ini sudah rampung dan bisa dipergunakan masyarakat dalam sektor pertanian.

Selain itu Bendungan Manreanging pun sudah dikerja tahun ini dan Bendung Kinoe Insya Allah saluranya akan kita rampungkan tahun depan.
Saya dan Pak LHD bersatu untuk membangun Soppeng, akan tetapi masih ada saja segelintir orang yang memprovokasi kita untuk menghambat pembangunan di Soppeng.

Masyarakat Soppeng khususnya Batu-batu jangan mau terprovokasi, mari kita bersatu membangun kampung kita Soppeng, dengan menyalurkan hak pilihnya ke TPS coblos yang bergambar AKAR LHD. Karna begambar ini ada visi misinya yang jelas.

Lebih lanjut AKAR jelaskan bahwa pembangunan di Marioriawa ini luar biasa 4 tahun terakhir, Lattie ke Tampaning dan Walemping jalannya dikerja tanpa menggunakan APBD, namun pembangunan jalan itu memakai uang pribadi saya sendiri, karena kami ketahui anggaran daerah kita sangat terbatas, apalagi kalau jalan kita kerja pahalanya luar biasa, karena banyak yang menggunakan.

Sementara Ketua tim pemenangan AKAR LHD, yang juga Ketua DPRD Soppeng, Syahruddin M Adam, mengungkapkan bahwa kami datang bersama calon Bupati Soppeng AKAR dan rombongan memohon doa dan dukungannya kepada AKAR LHD.

Terima kasih atas kehadirannya telah meluangkan waktunya, walaupun kami ketahui bahwa yang hadir di tempat ini mempunyai kesibukan masing-masing.

Kami berharap warga yang sempat hadir di tempat ini agar di sampaikan kepada keluarga, kerabat dan tetangga untuk berpartisipasi dalam menggunakan hak suara pada 9 Desember dengan mencoblos AKAR LHD.

Mengenai isu yang beredar tentang swab dan rapid tes kalau ke TPS itu hanya hoax, cukup masyarakat memamakai masker ke TPS serta menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kunjungan tatap muka ini Cabup AKAR, mengunjungi 9 titik kampanye,
Desa Leworeng Kecamatan Donri-donri, Desa Panincong, Madining Kelurahan Attang Salo, Kelurahan Batu-batu, Campakadoe/Latappareng Kelurahan Manorang salo, Lajarella Kelurahan Limpomajang, kelurahan Kaca dan Tanete Latappareng Kel. Manorang Salo

Turut mendampingi anggota DPRD Kab.Soppeng dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Sumarni, Hj.Insana, A.Wadeng, Muh. Chandra Mukhtar dari Fraksi Partai Demokrat, H.Riswan Wakil ketua DPRD, Muh. Taufan dari Fraksi partai Nasdem dan H. Naspidin dari Fraksi PDIP.

Sumber A2M

Publikh Hawaya IWO 💙

Rabu, 18 September 2019

Jokowi Mengajak Untuk Kembali ke Semangat Berdirinya Negara ini, yaitu Bhinneka Tunggal Ika


Teropongsulawesi. Com - Jakarta, Keberhasilan sebuah negara dan masyarakatnya sangat ditentukan oleh kemampuan untuk menerima dan mengelola kemajemukan. Semakin masyarakat dapat mengelola kemajemukan dan perbedaannya, maka akan semakin matang pula kedewasaan sehingga mendorong inovasi yang mengarah pada kemajuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada acara peresmian pembukaan Forum Titik Temu "Kerja Sama Multikultural untuk Persatuan dan Keadilan" di Hotel Double Tree Hilton, Jakarta, Rabu, 18 September 2019. 

"Kemajemukan itu adalah sebuah kebutuhan karena kemajemukan akan membuat kita menjadi kaya imajinasi untuk berinovasi. Kemajemukan membuat kita akan semakin matang, akan semakin dewasa, dan kemajemukan itu akan menjadi satu bagian tak terpisahkan dari sebuah kemajuan ekonomi," kata Presiden.

Pada dasarnya, kemajemukan dan kemampuan suatu negara dalam memanfaatkan keterbukaan menjadi kunci bagi lompatan kemajuan. Presiden mengatakan, banyak contoh negara yang bertransformasi menjadi negara maju dengan kemajemukan tersebut, salah satunya Persatuan Emirat Arab (PEA).

Menurut Presiden, Indonesia bisa mengambil contoh dari Persatuan Emirat Arab (PEA) yang berhasil melompat menjadi sebuah negara maju karena sikap terbuka dan kemampuannya mengelola perbedaan.

"Empat puluh tahun yang lalu Uni Emirat Arab (PEA) merupakan negara yang tertinggal. Tingkat melek hurufnya rendah, budaya pendidikannya tertutup dan tradisional. Namun, Uni Emirat Arab sekarang menjadi negara yang sangat makmur dan maju," paparnya.

PEA diketahui juga tidak memiliki sumber daya alam sebanyak Indonesia namun dapat tumbuh menjadi negara maju dan modern. Saat bertemu dengan Syekh Mohamed (Putra Mahkota Abu Dhabi), Presiden Jokowi mencoba mencari tahu rahasia kemajuan negara tersebut.

"Menurut saya salah satu kunci utamanya adalah keterbukaan dan toleransi. Dan itu saya dapatkan langsung dari beliau, Syekh Mohamed. Bahkan tahun ini di sana menyebut sebagai Tahun Toleransi," tuturnya.

Kepala Negara menjelaskan, keterbukaan dan toleransi tersebut misalnya bisa terlihat dari keberanian mereka mengundang talenta-talenta besar dunia untuk menjadi pucuk pimpinan perusahaan dan tenaga ahli di negaranya, yang kemudian pada saatnya secara bertahap digantikan oleh warga asli PEA. Tak hanya itu, mereka juga berani mengundang puluhan rektor, dosen, dan guru-guru hebat dari perguruan tinggi dunia.

"Dengan kata lain, isu kemajemukan bukan semata-mata isu sosial atau politik. Penerimaan terhadap kemajemukan juga menjadi isu pembangunan ekonomi. Tanpa adanya penerimaan terhadap kemajemukan, tanpa adanya penerimaan terhadap anggota warga dengan latar belakang yang berbeda-beda, maka masyarakat tersebut akan menjadi masyarakat yang tertutup dan tidak berkembang," ucap Presiden.

Kepala Negara sendiri mensyukuri bahwa Indonesia sebagai sebuah bangsa dan negara terlahir dengan kemajemukan sejak awal berdirinya. Meski berbeda-beda, sambungnya, bangsa Indonesia memiliki semangat untuk bersatu dalam perbedaan sebagaimana semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika.

"Marilah kita kembalikan lagi kepada semangat berdirinya negara ini, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, mampu mengelola kemajemukan di internal bangsa kita, bisa menjadi teladan, menjadi panutan dunia dalam merawat toleransi dan persatuan, dan juga berani terbuka untuk kemajuan bangsa," tandasnya.

Untuk diketahui, Forum Titik Temu merupakan tempat berkumpulnya masyarakat yang berorientasi pada gerakan kultural, diselenggarakan oleh Nurcholish Madjid Society, Jaringan Gusdurian, dan Maarif Institute. Acara ini digelar sebagai penegasan kebutuhan masyarakat Indonesia untuk terus bekerja sama dan berjalan beriringan dengan berpedoman pada Pancasila.

Rabu, 23 Desember 2020

Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, KPU Soppeng Raih Dua Penghargaan Terbaik Pertama Se-Sulsel


Teropongsulawesi.com, Soppeng (Sulsel),- KPU Kabupaten Soppeng meraih 2 (dua) penghargaan terbaik pertama dari KPU Provinsi Sulsel pada Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan di Hotel Claro Makassar Selasa 22 Desember 2020. Penghargaan tersebut adalah Terbaik Pertama dalam Pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19 bagi Badan Ad-Hoc Pilkada serentak 2020 dan Terbaik Pertama dan tercepat menyelesaikan input aplikasi sistem informasi rekapitulasi hasil pilkada serentak 2020.

Penyerahan penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Sulsel Faisal Amir yang diterima oleh Ketua KPU Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi pada Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, di Hotel Claro Makassar, Selasa, (23/12/2020).

Ketua KPU Soppeng Muhammad Hasbi dikonfirmasi membenarkan telah menerima 2 (dua) sekaligus penghargaan terbaik pertama dari Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan yang diterima adalah hasil kerja integritas dan dedikasi oleh semua penyelenggara pilkada Soppeng--PPS,PPK dan KPU--untuk memastikan secara baik dan benar pelaksanaan protokol demokrasi dan protokol kesehatan pada Pilkada Soppeng 2020, ucap Emhasbi.
Selain itu Ketua KPU Soppeng memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Soppeng atas pencapaian 76,% kehadiran di TPS menyalurkan aspirasi politiknya, dan kepada Forkopimda, Partai Politik, Organisasi Pers, Ormas, dan Organisasi Kepemudaan yang sama sama totalitas mendukung pelaksanaan Pilkada Soppeng Berkeadaban ditengah pandemi Covid 19.

Untuk diketahui ditempat yang berbeda, Bupati Soppeng juga menerima penghargaan tanggap hadapi Covid-19 dari Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Hawaya IWO 💙

Rabu, 23 September 2020

Memenuhi Syarat, KPU Soppeng Tetapkan AKAR-LHD sebagai Paslon di Pilkada Soppeng Tahun 2020



TEROPONGSULAWESI.COM, SOPPENG (SULSEL),-.Pasangan calon bupati dan wakil bupati soppeng sudah terjawab bahwa yang akan menjadi peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  Soppeng tahun 2020 adalah Pasangan H.A.Kaswadi Razak,SE Calon Bupati dan Ir. Lutfhi Halide, MP Calon Wakil Bupati, yang pada Hari ini (23/9) KPU Kabupaten Soppeng telah menetapkan pasangan tersebut dalam Rapat Pleno Tertutup.

Ketua KPU Soppeng  Muhammad Hasbi menyampaikan bahwa Bapak H. A. Kaswadi Razak dan Bapak Ir. Lutfhi Halide, MP sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Soppeng ditetapkan setelah melalui proses tahapan pendaftaran, verifikasi syarat pencalonan dan syarat calon yang semuanya telah dinyatakan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Soppeng. Penetapan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor: 120/PL.02.2-kpt/7312/KPU-Kab/IX/2020 Tentang Penetapan Pemilihan BUpati dan Wakil Bupati Soppeng Tahun 2020 dengan satu Pasangan Calon, H.A.KASWADI RAZAK, SE (calob bupati Soppeng) dan Ir.LUTFI HALIDE, MP (calon Wakil Bupati Soppeng).

Seperti diketahui, pada tahap pendaftaran 4−6 September 2020 lalu, KPU Soppeng menerima pendaftaran dari Bapaslon H.A.KASWADI RAZAK, SE dan Ir.LUTFI HALIDE, MP yang diusulkan oleh 7 partai politik yang memiliki kursi di DPRD dengan total 30 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Soppeng.
”Setelah penetapan, insha Allah besok hari kamis 24 September 2020 akan dilakukan Rapat Pleno Terbuka pengundian tata letak posisi paslon dalam surat suara yang akn digelar di Triple 8 Riserved Resort. Ungkap Emhasbi.

(IWO)

Jumat, 12 Maret 2021

Sosialisasi Nilai Kebangsaan di Donri-Donri, Andi Nurhidayati Serukan Lawan Hoaks


Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di Donri-Donri (Foto Istimewa).

Soppeng (Sulsel), Teropongsulawesi.com,- Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Nurhidayati Zainuddin mengajak masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoaks di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin massif.

Hal ini disampaikan Andi Etti sapaannya, saat menggelar sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di Desa Labokong dan Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng, Jum'at (12/3/2021).

"Salah satu problem yang mengikis nilai-nilai kebangsaan adalah penyebaran hoaks yang terkadang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, dan dapat menimbulkan konflik, dan Ini harus kita lawan," ujar Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel.

Andi Etti mengungkapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dirinya berharap kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan semakin kuat dan solidaritas sosial semakin terjaga.

"Kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan untuk pertama kali digelar oleh DPRD Sulsel. Hal ini sangat penting untuk memupuk semangat kebangsaan dan bangga menjadi warga Indonesia. Selain itu, kegiatan ini untuk menjaga dan memupuk solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Desa Labokong, Andi Mattalatta dan Kepala Desa Leworeng, Rusdi menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Soppeng, Arafah dan Ridwan Majid sebagai narasumber. (Red/Ismail).
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved