Hukum & Kriminal -->

Senin, 07 November 2022

Jambret HP, Oknum Satpol PP di Soppeng Ditangkap Polisi


Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Timsus Sat Reskrim Polres Soppeng yang dipimpin Aipda Jumaldi SE, membekuk seorang pelaku pencurian ( jambret ) di Sewo Kel. Bila Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Senin 07 November 2022 pukul 06.00 wita.

Adapun pelaku yang dibekuk yaitu FS ( 24 ) warga Desa Palangiseng yang merupakan Oknum pegawai honorer Sat Pol PP Kabupaten Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Andi Irvan Fachri S.H saat dikomfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi LP/192/X/2022/SPKT pertanggal 17 Oktober 2022 dengan TKP di Sewo Kel. Bila Kec. Lalabata Kab. Soppeng

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Iptu Andi Irvan Fachri S.H menjelaskan bahwa modus operandi pelaku saat melancarkan aksinya dengan membuntuti korbannya saat berkendara, dan pada saat kondisi jalan sepi pelaku kemudian mengambil handphone milik korban yang tersimpan dalam dashboard motor serta membawa kabur hp tersebut".Jelasnya

Dalam penangkapan tersebut petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor beserta 1 buah helm, 1 Celana tactical dan 1 sweater yang yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Setelah dibekuk, pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolres Soppeng guna Proses hukum lebih lanjut" pungkas Iptu Andi Irvan Fachri S.H.

Published : Issan

Minggu, 11 September 2022

Pelaku Pencurian Motor Kini Nikmati Dinginnya di Balik Jeruji Besi Polres Soppeng

Illustrasi

Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Timsus Resintel Polres Soppeng yang dipimpin oleh Kanit Resmob Aipda Jumaldi membekuk seorang pelaku tindak pidana Pencurian.

Adapun pelaku yaitu Lel. EG ( 20 ) warga Lalange Kelurahan Lebessi Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng yang dibekuk di Maroanging Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone pada Minggu 11 September 2022 pukul 03.00 wita.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Andi Irvan Fachri S.H saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Dirinya menambahkan bahwa pelaku pencurian berhasil dibekuk setelah Timsus Resintel Polres Soppeng bekerja sama dengan Polres Bone.

Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya telah beberapa kali beraksi diantaranya telah mencuri 3 unit sepeda motor di masing - masing TKP 1 unit di Lalange Kelurahan Labessi, 1 unit di Takalala Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo dan 1 unit Kelurahan Pajalesang Kecamatan Lilirilau.


Selain itu dirinya juga mengakui telah mencuri 1 unit handphone di Kampung Luppange Kecamatan Donri - Donri.

Tak hanya itu, 3 unit mesin pompa air dilokasi persawahan milik warga di Cabenge dan Pajalesang Kecamatan Lilirilau serta di Lanacee Kecamatan Ganra Kabupaten Soppeng juga menjadi sasaran kejahatan pria tersebut.

Bersama Pelaku, Petugas kepolisian resort Soppeng telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor Matic Yamaha Mio GT dan 1 unit Handphone merk Vivo.

"Saat ini pelaku dan Barang bukti telah diamankan di Mapolres Soppeng untuk proses hukum lebih lanjut", pungkas Iptu Andi Irvan Fachri S.H.

(Red/Issan)

Senin, 16 Mei 2022

Polres Soppeng Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Dengan 7 Tersangka




Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar press release pengungkapan kasus terduga peredaran narkoba yang dilangsungkan di Aula Aspol Watansoppeng, Selasa (17/5/2022).

Press release pengungkapan kasus narkoba tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita, S.IK yang didampingi Kasat Narkoba AKP La Ode Rahmad, SE dan sejumlah personil satuan narkoba polres Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita menyampaikan bahwa melalui Satuan narkoba polres Soppeng berupaya menekan kasus narkoba maupun upaya-upaya pengembangan.

Melalui informan Satuan Narkoba, Polres Soppeng mengungkap tersangka Indra alias Loke bin H Kamaruddin warga jalan batu massila Watansoppeng melakukan pembelian di wilayah Kabupaten Pinrang, penangkapan dilakukan di Desa Panincong kecamatan Marioriawa.

Setelah di tangkapnya tersangka Indra dilakukan pengembangan akhirnya di tangkap Ismail Alias Andolong bin Asis (warga Sidrap) dan dikembangkan lagi kemudian ditangkap Imran alias Bolang bin Dahlan ditangkap di Sidrap.

"Aldy Prayudi alias Aldy bin Chaeruddin warga sidrap di tangkap di Sidrap yang merupakan tersangk keempat, ujar Kapolres Soppeng.

Dilakukan kembali pengembangan akhirnya di Sidrap diamankan atas nama jumaidi alias Budi bin Sirajuddin warga sidrap yang merupakan tersangka kelima, terang Kapolres AKBP Santiaji Kartasasmita.

Beberapa tersangka ini merupakan pengedar-pengedar kecil sehingga polres Soppeng berupaya menangkap bandar besar, katanya.

Ditersangkakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayt q UU No 36 tahun 2009 tentang Narkotika yang diduga jaringan pengedarn dengan acaman 20 tahun dan minimal 6 tahun paling singkat 4 tahun, jadi ada 5 orang dalam kasus ini berdasarkan laporan polisi tertanggal 29 April 2022.

Kemudian kasus selanjutnya berdasarkan laporan polisi tertanggal 15 Mei 2022 dengan TKP di Cabenge Soppeng dengan barang bukti 3 shachet dengan berat seluruhnya 1, 15 gram dengan tersangka atas nama Sahhrul alias Aco bin Sukarman warga Desa Marioritengah kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.

Ini melakukan penjualan 3 shaset narkoba 1,15 gram, jelas Kapolres Soppeng.

Selang 1 hari kembali mengungkap peredaran sabu dengan TKP Marossa kelurahan ujung kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng.

Terjadi transaksi sebesar 3 gram kepada tersangka Supriadi bin kacong sebesar 3 gram senilai 4,3 juta yang didapatkan di tubuh tersangka dan sabu dengan berat seluruhnya sebesar +- 21,80 gram.

"Total yang kita amankan pada Supriad warga kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone dengan barang bukti yang di duga sabu-sabu sebesar 21,80 gram, terang Kapolres Soppeng.

Dikembangkan kembali dengan hasil penusuluran berasal dari wilayah Palopo dengan notabene dikendalikan di dalam lapas Palopo atas nama Napi Feri.

Jadi kita butuh koordinasi dan kerjasama dengan lapas dan jajaran polres Palopo dalam pengembangan.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita mengungkapkan bahwa ini adalah kasus terbesar selama 2 tahun terakhir.

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita meminta dan berharap kepada rekan pers dan masyarakat untuk senantiasa memberikan informasi terkait dengan peredaran Narkoba di wilayah hukum polres Soppeng.

Semua barang bukti tersebut akan kami kirimkan ke Laboratorium Polda Sulsel untuk mengetahui kadarnya.

Terkait kasus ini, Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita juga mengatakan kedepan akan kami lakukan sosialisasi kepada pelajar untuk menekan kasus pengguna dan pengedar narkoba, pungkasnya.

(Ismail/JOIN)

Jumat, 25 Maret 2022

Polres Soppeng Ringkus Pelaku Pencabulan Anak Ke Jeruji Besi

Illustasi korban pencabulan anak di bawah umur dan pelaku (Ist).

Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Usai serah terima jabatan sebagai Kasatreskrim Polres Soppeng pada Jumat pagi, Kasat Reskrim Polres Soppeng, Akp Theodorus Echeal Setiyawan S.I.K langsung bekerja dengan mengungkap Kasus pencabulan anak dibawah Umur, Jumat (26/3/2022).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Timsus Polres Soppeng yang dipimpin Kanit Resmob Aipda Jumaldi telah mengamankan pelaku pencabulan anak dibawah umur tepatnya di Allaporenge Sumber Jati Kelurahan Pajalesang Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, Jumat 25 Maret 2022 pukul 17.30 wita.

Sementara itu, pejabat Kasat Reskrim Polres Soppeng Akp Theodorus Echeal Setiyawan S.I.K yang baru saja di lantik dan melaksanakan tugasnya selaku pejabat baru Kasatreskrim di polres Soppeng membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

"Iya benar pihak kami sudah amankan pelaku yakni lelaki WY (18 tahun) warga Allaporenge Sumber Jati Kelurahan Pajalesang Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, terangnya.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Akp Theodorus Echeal Setiyawan S.I.K membeberkan bahwa "kronologis kejadian berawal pada Kamis 23 Maret pukul 23.00 wita, pelaku masuk ke kamar korban, sementara korban bersama kedua sepupu dan Pamannya dalam keadaan tertidur", jelasnya.

"Sehingga pada saat itu timbul niat jahat pelaku dengan membuka celana serta melakukan pelecehan terhadap korban yang merupakan anak dibawah umur", papar Kasatreskrim AKP Theodorus Echeal Setiyawan.

"Saat ini untuk korban dan saksi sementara masih dalam pemeriksaan, dan untuk pelaku telah diamankan di Mapolres Soppeng untuk proses hukum lebih lanjut", pungkas Kasat Reskrim.

Sekedar diketahui Kasus ini merupakan pengungkapan kasus pertama Kasat Reskrim Akp Theodorus Echeal Setiyawan S.I.K setelah menjabat kurang dari 1 jam selaku Kasat Reskrim Polres Soppeng. 


(Issan/JOIN)

Minggu, 21 November 2021

Lancarkan Aksi Mencuri di Pesta Hajatan, RK Akhirnya Nikmati Jeruji Besi Mapolres Soppeng

RK pelaku pencurian saat di Mapolres Soppeng (Ist).

Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Tim Resmob Polres Soppeng yang dipimpin oleh Aiptu Syarifuddin S.Sos membekuk pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan S.Tr.K saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Adapun pelaku yang diamankan yaitu Per. RK ( 33 ) warga Kabupaten Wajo yang dibekuk saat akan melancarkan aksinya di Lapajung Kel. Lapajung Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Minggu 21 November 2021 pukul 08.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan S.Tr.K menambahkan bahwa pelaku telah beraksi dibeberapa lokasi hajatan pernikahan di wilayah hukum Kabupaten Soppeng.

Adapun Modus pelaku saat melancarkan aksinya dengan berpura - pura sebagai keluarga mempelai dan masuk kedalam kamar serta membongkar tempat penyimpanan uang dan amplop undangan di acara pernikahan tersebut". Jelas Iptu Noviarif Kurniawan.

Dari tangan pelaku, Petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy, 1 buah helm dan 2 pasang baju gamis yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Soppeng guna proses hukum lebih lanjut.

(Resi/Humas Ali).

Unit Tipiter Satreskrim Polres Soppeng Berhasil Ungkap Pelaku Prostitusi Online


Soppeng, Teropongsulawesi.com,-
Kasus prostitusi online beroperasi di sebuah penginapan di kota kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan digerebek Reskrim Polres Soppeng.

Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Soppeng berhasil ungkap pelaku Prostitusi Online dengan modus perdagangan wanita melalui media social "Michat" pada Selasa tanggal 16 November 2021 pukul 00.10 wita di Penginapan Aska Jl. Wijaya Kelurahan Botto Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.

Pelaku yang di amankan Satreskrim Polres Soppeng tersebut yakni, Inisial SB (19) alamat Sidrap, SBN (15) Kabupaten Mamuju, dan SL (20) warga kelurahan Lapajung Soppeng.

Para pelaku yang diamankan polisi (Ist).

Terkait hal itu, Kasatreskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar dengan awal bukti permulaan seorang mucikari SL menawarkan kepada pelanggan untuk ditawarkan melalui aplikasi online jasa prostitusi dengan tarif Rp.500.000,- dengan layanan prostitusi plus kamar, bebernya Ahad, 21/11/2021.

Diawali dengan adanya indikasi kegiatan terlarang itu, anggota personil Reskrim Polres Soppeng kemudian berpura pura menjadi pelanggan dan melakukan komunikasi dengan akun tersebut dan setelah terjadi kesepakatan harga, maka akun michat itu memberikan alamat tempat tinggalnya yakni di Penginapan Aska di Jl. Wijaya Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, yang kemudian anggota personil Reskrim bergerak cepat menemui pemilik akun tersebut, tutur Kasat Reskrim Polres Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan (Ist).

Lebih jauh Iptu Noviarif menuturkan bahwa setelah sampai di penginapan anggota mengetuk pintu kamar yang di maksud di akun tersebut dan ditemukan seorang perempuan seperti dengan foto yang di tawarkan di akun mi chat tersebut.

Setelah di introgasi maka ia akhirnya mengakui bahwa dirinya ditawarkan ke pelanggan oleh Lelaki SALING dan Perempuan KIKI, dan ia tinggal melayani pelanggan saja yang telah di terima oleh SALING dan KIKI.

Usai introgasi, Personil Reskrim Polres Soppeng kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kamar yang di tempati perempuan tersebut dan ditemukan alat Handphone yang di gunakan untuk Aplikasi Mi chat serta uang sebesar Rp.500.000 sebagai hasil dari prostitusi.

Berdasarkan pengakuan dan bukti itu, pihak Reskrim Polres Soppeng kemudian mengamankan para pelaku beserta BB (Barang Bukti) berupa handpone dan uang tunai senilai yang ditemukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Barang bukti yang diamankan petugas berupa, 4 (empat) buah Handphone berbagai merk, Uang tunai sebesar Rp 500.000( lima ratus ribu rupiah), terang Kasat Reskrim Polres Soppeng.

"Saat ini para pelaku diamankan di Mapolres Soppeng untuk penyidikan lebih lanjut, Pungkas Iptu Noviarif. (Red).

Jumat, 23 April 2021

Ternyata Ini Sosok Penyidik KPK Yang Tertangkap Telah Memeras Walikota


Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri Stepanus Robin Pattuju resmi mengenakan rompi oranye bersama pengacara bernama Maskur Husain (istimewa)

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Diberitakan sebelumnya bahwa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi  dari Polri berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai  Wali M Syahrial. Propam Polri bersama KPK menangkap penyidik berinisial SR itu kemarin.

"Propam Polri bersama KPK mengamankan penyidik KPK AKP SR hari Selasa (20/4)," ujar Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo melalui keterangan tertulis, Rabu (21/4/2021).

Lantas siapa yang bersangkutan?

Sebagaimana dikutip dari realitarakyat mengungkapkan bahwa Penyidik KPK bernama AKP Stepanus Robin alias AKP SR ditangkap atas kasus dugaan pemerasan Walikota Tanjungbalai M Syahrial.

AKP SR ini yang merupakan penyidik KPK dari unsur Polri, AKP Stepanus Robin ini sudah bertugas sebagai penyidik selama 1 tahun 7 bukan di KPK.

Ia diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai, HM Syahrizal senilai Rp 1,5 miliar dengan cara membuat janji akan hentikan penyidikan kasus yang melibatkan wali kota Kota kerang ini.

Beginilah rekam jejak AKP Stepanus Robin Pattuju. Stepanus pernah menjabat sebagai Kapolsek Gemolong, yang berada di wilayah Sragen, Jawa Tengah.

Saat itu Dia mendapatkan jabatan tersebut saat masih berpangkat inspektur satu atau Iptu. Kenaikan pangkat dari Iptu menjadi AKP juga didapatkan Stepanus Robin saat masih menjabat Kapolsek Gemolong.

Nama Stepanus mulai sering terdengar setelah menjabat Kabag Ops Polres Halmahera selatan. Bukan karena prestasinya di sana namanya mencuat, tapi karena skandal dari perwira yang digantikannya.

Ia menggantikan AKP Roy Simangungsong di jabatan itu, yang tersandung setelah aksi demo polisi di sana.

Sebanyak Enam Teroris Penyerang Mako Brimob Depok Divonis Mati


Illustrasi

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis hukuman mati kepada enam terdakwa teroris pelaku penyerangan Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 2018.

Vonis dibacakan majelis hakim pada Rabu (21/4/2021) siang.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang meminta tak disebutkan identitasnya mengatakan, keenam terdakwa yang divonis telah menerima dan tidak menyatakan banding.

"Hasil persidangan perkara Terorisme, kejadian di Mako Brimob, Rabu 21 April 2021. Semua terdakwa menerima dan tidak menyatakan banding," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).

Berdasarkan daftar, keenam terdakwa yang divonis mati itu yakni:

1. Anang Rachman

2. Suparman alias Maher

3. Syawaludin Pakpahan

4. Suyanto alias Abu Izza

5. Handoko alias Abu Bukhori

6. Wawan Kurniawan


Kronologi

Dalam peristiwa itu, 155 narapidana kasus terorisme sempat menyandera anggota polisi selama sekitar 39 jam.

Mereka akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (10/5/2018) pagi. Adapun lima anggota Polri gugur.

Selama dua malam itu, sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lini masa yang dirangkum Kompas.com dari peristiwa saat itu.

Selasa, 8 Mei 2018

1. Pukul 21.30: Wartawan mulai mendapatkan informasi tentang jebolnya tahanan napi kasus terorisme di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Namun, upaya konfirmasi dilakukan ke aparat kepolisian tak mendapat jawaban.

2. Pukul 23.20: Konfirmasi baru didapat dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri saat itu, Brigjen (Pol) M Iqbal.

Namun, Iqbal hanya membenarkan terjadinya kerusuhan di dalam Mako Brimob yang melibatkan tahanan dan petugas. Saat itu, polisi masih berusaha menangani kekacauan di dalam Mako.

Rabu, 9 Mei 2018

1. Pukul 00.05: Aparat kepolisian mulai melakukan pengamanan ketat di sekitar Mako. Wartawan diminta menjauh gerbang Mako hingga 200 meter.

Di media sosial, mulai bertebaran gambar dan foto yang menyebutkan kondisi terkini di Mako Brimob. Bahkan, ada salah satu akun Instagram yang disebut melakukan siaran langsung dari dalam Rutan Mako Brimob yang berhasil dikuasai para napi kasus teroris.

2. Pukul 00.35: Polisi mulai memasang kawat berduri. Wilayah yang disterilkan juga meluas hingga gereja, rumah sakit, hingga unit Satwa Kabaharkam yang berada persis di samping Mako Brimob.

3. Pukul 01.07: Karo Penmas Brigjen (Pol) M Iqbal akhirnya memberikan pernyataan kepada pers. Dia membenarkan adanya kerusuhan di dalam Rutan Mako Brimob. Peristiwa itu bermula dari cekcok tahanan dengan petugas. Sejumlah petugas terluka.

4. Pukul 01.15: Jalan Akses UI yang berada di depan Mako Brimob Kelapa Dua ditutup sementara. Di sepanjang jalan ini, banyak disebar personel Brimob.

5. Pukul 02.15: Sejumlah personel polisi diperintahkan untuk bersiap siaga. Secara serentak, para personel mengokang senjata laras panjang yang dibawa.

Setelah itu, terdengar perintah agar para polisi yang dilengkapi dengan helm dan rompi anti-peluru tersebut mengambil tempat masing-masing untuk melindungi diri.

6. Pukul 05.30: Kendaraan pribadi maupun masyarakat yang berjalan kaki dilarang melintas di depan Mako Brimob.

7. Pukul 12.26: Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) M Iqbal mengungkapkan kerusuhan terjadi karena masalah pemberian makanan dari pihak keluarga yang harus lewat pemeriksaan petugas. Ada napi yang tidak terima dan memicu keributan.

8. Pukul 14.57: Menko Polhukam Wiranto mengungkapkan ada korban tewas dalam insiden di Mako Brimob.

9. Pukul 16.00: Keterangan dari pihak kepolisian mulai terang benderang. Ada lima anggota Densus 88 dan satu orang napi teroris tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob. Diketahui pula, para napi teroris berhasil merebut senjata petugas dan menyandera satu anggota Densus lainnya.

10. Pukul 17.51: Lima anggota Densus 88 mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena gugur saat bertugas.

11. Pukul 17.57: Tuntutan para napi teroris kerap berubah-ubah. Awalnya, mereka protes soal makanan. Namun, belakangan merekam meminta bertemu dengan terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman.

12. Pukul 23.28: Napi teroris menguasai seluruh Rutan Mako Brimob. Polisi bahkan tak bisa mendekat ke rutan di blok lain yang menampung tahanan kasus di luar terorisme. Polisi hanya bisa berjaga di luar gedung.

Kamis, 10 Mei 2018

1. Sekitar pukul 00.00: Bripka Iwan Sarjana, sandera terakhir berhasil dibebaskan dalam keadaan hidup. Iwan mengalami luka lebam di bagian tubuh dan beberapa bagian tubuh. Pembebasan Iwan ini adalah hasil negosiasi dengan pihak napi teroris yang meminta makanan.

2. Pukul 02.18: Satu unit mobil barracuda masuk ke Mako Brimob Kelapa Dua.

3. Pukul 07.15: Operasi pengambilalihan rutan yang dikuasai tahanan berakhir. Polisi memberikan ultimatum terlebih dulu untuk para tahanan menyerahkan diri sebelum melakukan penyerbuan.

Ada 145 tahanan yang menyerahkan diri. Sementara 10 orang lainnya sempat melawan. Namun, setelah beberapa lama, 10 tahanan itu juga akhirnya menyerahkan diri. Tak ada korban jiwa dalam operasi pengambilalihan kali ini.

4. Pukul 07.25: Terdengar bunyi ledakan keras dan suara tembakan dari arah dalam Mako Brimob Kelapa Dua. Wartawan langsung merunduk untuk berlindung. Sementara aparat kepolisian terlihat bersiap mengokang senjata.

Polisi mengatakan, suara dentuman dan senjata itu sebagai tanda sterilisasi untuk memastikan operasi pengambilalihan berakhir. (K/Syarif/Ismail).

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved