Polri -->

Jumat, 04 September 2026

Usai Salat Jumat, Ratusan Jamaah Rantepao Dapat Paket Makan Siang dari Kapolres


Toraja Utara, Teropongsulawesi.com, Ada pemandangan berbeda di depan Masjid Besar Rantepao, Jalan Kostan, Kelurahan Malango’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (4/9/2026) siang.

Usai melaksanakan salat Jumat, ratusan jamaah tidak langsung beranjak pulang. Mereka mendapat paket makan siang yang dibagikan langsung jajaran Polres Toraja Utara bersama Bhayangkari Cabang Toraja Utara.

Aksi tersebut dikemas dalam program Jumat Berkah dengan mengusung tema Bhayangkari Peduli. Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara, Ny. Rina Yoseph Sudrajat, turun langsung membagikan nasi kotak kepada masyarakat.

Bukan sekadar berbagi makanan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial yang sederhana namun menyentuh langsung.

Kapolres mengatakan, kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.

“Paket makan siang yang telah kami bagikan diharapkan dapat memberikan manfaat kecil namun nyata kepada masyarakat. Kami ingin terus menumbuhkan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana yang bermanfaat,” kata Yoseph.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Toraja Utara bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara, para Pejabat Utama Polres Toraja Utara dan jajaran Pengurus Bhayangkari.

Antusiasme masyarakat terlihat saat pembagian paket berlangsung. Senyum dan sapaan hangat mewarnai kegiatan yang berlangsung setelah ibadah Jumat tersebut.

Bagi Polres Toraja Utara, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan sentuhan kepedulian.

Melalui program Bhayangkari Peduli, Polres Toraja Utara dan Bhayangkari berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program Bhayangkari Peduli ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat,” tutup Kapolres.

Jumat Berkah kali ini pun meninggalkan pesan sederhana: kepedulian tak selalu harus besar, tetapi harus nyata dan dirasakan.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Kamis, 03 September 2026

Suara Brong Tak Lagi Bebas! 31 Motor Terjaring Patroli Malam Satlantas Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suara knalpot brong yang selama ini mengusik ketenangan warga kini kembali menjadi sasaran aparat kepolisian. Satlantas Polres Soppeng turun langsung melakukan penyisiran pada malam hari.

Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 31 sepeda motor ditertibkan dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Kamis (3/9/2026) malam.

Patroli mulai bergerak sekitar pukul 21.00 Wita. Sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Soppeng, terutama kawasan seputaran Kota Watansoppeng, menjadi sasaran pemeriksaan.

Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Soppeng, IPDA Fahril Nurdin, S.H., bersama personel Satlantas.

Kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis langsung menjadi perhatian petugas. Satu per satu sepeda motor diperiksa hingga akhirnya 31 kendaraan terjaring dalam kegiatan tersebut.

Penertiban ini dilakukan menyusul masih adanya penggunaan knalpot dengan suara bising yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terlebih ketika digunakan pada malam hari.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa penertiban tidak hanya berorientasi pada penindakan.

“Penertiban knalpot yang tidak sesuai spesifikasi bukan semata-mata persoalan penindakan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita menjaga ketertiban, keselamatan dan kenyamanan bersama. Suara kendaraan yang terlalu bising juga dapat mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolres, kendaraan bermotor harus memenuhi standar teknis yang telah ditentukan. Modifikasi kendaraan tidak seharusnya justru menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun masyarakat.

Ia pun mengingatkan pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Mari kita sama-sama menjaga Soppeng tetap aman, tertib dan nyaman, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berkendara,” ujarnya.

Polres Soppeng memastikan patroli dan penertiban akan terus digencarkan secara terukur. Bukan hanya untuk menekan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

31 motor sudah terjaring dalam satu malam. Bagi pengguna knalpot brong, patroli malam Satlantas Polres Soppeng menjadi sinyal bahwa jalan raya bukan tempat untuk bebas mengabaikan aturan.

(Taggi)

Rabu, 02 September 2026

Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Soppeng, Dua Alat Bukti Antar 8 Orang Jadi Tersangka


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan eksploitasi seksual, pelecehan seksual fisik dan persetubuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 17 tahun. Kedelapan tersangka tersebut yakni  A, AS, AT, B, AR, AN, H dan R. 

Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara dan menemukan sedikitnya dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menetapkan para terduga pelaku sebagai tersangka.

Perkembangan kasus itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Rabu malam (2/9/2026).

Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain mengatakan, gelar perkara terhadap delapan orang tersebut telah dilakukan pada 25 Agustus 2026.

“Delapan tersangka telah dilakukan gelar perkara dan ditemukan dua alat bukti sehingga ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Agustus 2026,” kata Husain.

Selain delapan tersangka, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan dua orang lainnya. Polisi juga menyebut terdapat satu anak yang penanganannya dilakukan secara khusus sesuai ketentuan perundang-undangan terkait anak.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, rangkaian dugaan tindak pidana tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 20 hingga 23 Agustus 2026.

Peristiwa itu diduga terjadi di sebuah hotel di Jalan Merdeka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman, S.H., M.H., menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Tersangka berinisial A diduga membawa korban dari sekolah menuju hotel. Di lokasi tersebut, A diduga melakukan persetubuhan terhadap korban.

Dalam penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya komunikasi dengan pihak lain serta pengiriman video yang berkaitan dengan korban melalui aplikasi WhatsApp.

Penyidik kemudian menduga korban ditawarkan kepada sejumlah pihak. Beberapa tersangka lainnya diduga melakukan persetubuhan terhadap korban pada waktu berbeda dengan memberikan uang atau bentuk imbalan lainnya.

Rangkaian dugaan perbuatan tersebut berlanjut hingga Minggu (23/8/2026). Sekitar pukul 09.00 Wita, A diduga kembali melakukan persetubuhan terhadap korban sebelum mengantarkannya ke rumah nenek korban.

Dari pengungkapan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian korban, uang tunai sebanyak 22 lembar dengan berbagai pecahan, delapan unit telepon seluler serta satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi DP 1926 LI.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, termasuk Pasal 12 juncto Pasal 15 ayat (1) huruf e dan huruf g.

Penyidik juga menerapkan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP.

Iptu Firman menegaskan, proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi masih membuka kemungkinan adanya tersangka baru apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan pihak lain.

Masyarakat yang mengetahui adanya pihak lain yang diduga terlibat diminta memberikan informasi kepada kepolisian.

Namun, setiap informasi yang masuk akan terlebih dahulu melalui proses penyelidikan dan pendalaman.

“Kalau ada indikasi terduga pelaku baru, silakan dilaporkan. Tetapi tidak serta-merta langsung ditangkap, semuanya melalui proses penyelidikan dan berdasarkan bukti-bukti yang ada,” ujarnya.

Hingga konferensi pers digelar, delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua orang lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Polres Soppeng memastikan perkara tersebut terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

(Taggi)

Syukuran Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kapolres Soppeng: Sinergi Harus Terus Diperkuat


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri syukuran Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Soppeng, Rabu (2/9/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum Berintegritas”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Soppeng.

Sejumlah pejabat daerah hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forkopimda, jajaran Kejaksaan, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Soppeng menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Kejaksaan sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antarpenegak hukum dalam menjalankan tugas.

Menurut Hari Budiyanto, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum harus terus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada rasa keadilan.

“Penegakan hukum bukan hanya tentang proses hukum, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan rasa keadilan dan kepercayaan di tengah masyarakat,” ujar Hari Budiyanto.

Ia mengatakan, Polri akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan Kejaksaan serta unsur Forkopimda lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hari Budiyanto menegaskan, perbedaan kewenangan antara masing-masing institusi tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun kerja sama.

“Perbedaan tugas dan kewenangan bukan menjadi sekat, tetapi justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap momentum Hari Lahir Kejaksaan ke-81 semakin memperkuat soliditas antarlembaga di Kabupaten Soppeng, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Semoga Kejaksaan semakin kuat, profesional dan senantiasa menjadi bagian penting dalam menghadirkan keadilan serta kepastian hukum bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Taggi)

Selasa, 01 September 2026

Polres Soppeng Masuk Sekolah, Pelajar SMA 2 Diajari Gunakan AI Tanpa Kehilangan Nalar


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tak lagi menjadi teknologi masa depan. Teknologi ini sudah hadir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk oleh kalangan pelajar.

Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Soppeng memberikan edukasi AI kepada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Soppeng, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 Wita itu dipimpin Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H. bersama tim edukasi AI. Sebanyak tujuh personel Polres Soppeng dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara positif, khususnya untuk mendukung aktivitas belajar dan pengembangan kemampuan. Namun, edukasi tidak hanya berhenti pada cara menggunakan teknologi.

Pelajar juga diarahkan agar tetap memiliki kemampuan menyaring informasi, berpikir kritis dan memahami konsekuensi dari setiap penggunaan teknologi.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, kemajuan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu beradaptasi tanpa kehilangan kemampuan berpikir secara mandiri.

“Anak-anak kita akan tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju. Karena itu, yang perlu kita bangun bukan rasa takut terhadap teknologi, tetapi kemampuan untuk memahami, mengendalikan dan menggunakannya dengan benar,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Ia mengingatkan agar AI tidak digunakan sekadar sebagai jalan pintas dalam menyelesaikan tugas atau persoalan akademik.

“Kami ingin para pelajar melihat AI sebagai alat untuk membantu mereka belajar dan berkembang, bukan sebagai jalan pintas untuk menggantikan proses berpikir. Kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan karakter tetap menjadi hal utama,” tegasnya.

Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat besar apabila digunakan untuk hal-hal produktif. Sebaliknya, penggunaan tanpa kontrol dapat membuat pelajar terlalu bergantung pada teknologi.

Edukasi AI tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026, khususnya Indikator 9.1 dan 9.2, yang menyasar pelajar SMA/SMK/MA sederajat.

Polres Soppeng berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan pelajar mengenai peluang sekaligus tantangan di era kecerdasan buatan. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara cerdas, kritis dan bertanggung jawab.

Kehadiran personel Polres Soppeng di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari pendekatan kepada generasi muda. Polisi diharapkan tidak hanya hadir dalam persoalan keamanan, tetapi turut memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan generasi masa kini.

Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif dan interaktif. Para siswa kelas XII mengikuti materi yang disampaikan tim trainer Polres Soppeng hingga kegiatan berakhir.

(Taggi)

Cek SPPG Polres Soppeng, Wakapolres Bawa Pesan Penting: Jangan Anggap Sepele Hal Kecil


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Program pemenuhan gizi di Soppeng mendapat pengawasan langsung dari jajaran Polres Soppeng. Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos., turun ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Soppeng, Selasa (1/9/2026).

Kehadiran Wakapolres menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sebagaimana mestinya.

Didampingi sejumlah personel, Kompol Tamar mengecek sejumlah bagian di lingkungan SPPG sekaligus melihat langsung aktivitas dan proses yang tengah berlangsung.

Bukan hanya soal kegiatan yang berjalan, perhatian juga diarahkan pada kesiapan personel serta setiap tahapan pelayanan.

Menurut Kompol Tamar, proses menjadi bagian yang tak kalah penting dari hasil. Karena itu, seluruh tahapan harus dijalankan secara tertib, konsisten dan sesuai standar.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh proses dapat berjalan dengan baik, tertib dan konsisten. Setiap tahapan harus diperhatikan agar hasil yang diberikan benar-benar memenuhi standar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh dilakukan hanya sesekali.

Ia meminta personel yang terlibat agar tetap disiplin, profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Koordinasi juga harus diperkuat. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan diminta segera ditindaklanjuti.

“Laksanakan tugas dengan teliti dan penuh tanggung jawab. Hal-hal kecil yang ditemukan di lapangan jangan diabaikan, tetapi segera dikoordinasikan dan dicarikan solusinya,” tegasnya.

Pengecekan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan internal Polres Soppeng terhadap pelaksanaan SPPG.

Dengan pengawasan langsung tersebut, jajaran Polres Soppeng memastikan program pemenuhan gizi tetap berjalan optimal dan konsisten, sekaligus menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Pesannya sederhana, tetapi tegas: jangan menunggu persoalan menjadi besar baru bertindak. Setiap tahapan harus diawasi sejak awal.

(Taggi)

Senin, 31 Agustus 2026

Kemarau Panjang, Kapolres Soppeng Pastikan Sumur Bor Segera Hadir di Jampuserenge


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Persoalan air bersih menjadi perhatian di tengah kemarau yang berkepanjangan. Polres Soppeng bersama Baznas dan pemerintah setempat menyiapkan langkah konkret dengan pembangunan sumur bor bagi masyarakat di Jampuserenge, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi persiapan sumur bor tersebut, Selasa (1/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus menentukan titik yang akan digunakan dalam proses pengeboran. Lokasi tersebut berada di kediaman Per. Hasnah, warga berusia 86 tahun.

Tak hanya melihat kondisi lokasi, Kapolres juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, Baznas dan masyarakat agar rencana pembangunan dapat berjalan lancar.

Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut PJU Polres Soppeng, Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi, S.Sos., M.M., Ketua Baznas Kabupaten Soppeng KM Satturi, S.Pd.I., M.Pd.I., Lurah Appanang Andi Najamuddin, S.Sos., personel Polsek Liliriaja serta warga setempat.

Kapolres: Air Bersih Tak Bisa Ditunda

AKBP Hari Budiyanto menilai pemenuhan air bersih harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap upaya yang dapat membantu warga mendapatkan akses air harus kita dukung dan kawal bersama,” ujar Kapolres.

Ia memastikan pihaknya tidak ingin bantuan berhenti sebatas rencana. Proses persiapan hingga pelaksanaan pembangunan akan terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kehadiran kami bukan hanya untuk melihat lokasi, tetapi memastikan prosesnya dapat berjalan dengan baik, aman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Pembangunan sumur bor ini menjadi bentuk kolaborasi antara Baznas, Polres Soppeng, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau.

Kapolres juga meminta seluruh pihak menjaga koordinasi sehingga proses pengeboran nantinya dapat berlangsung tertib dan tidak menemui kendala di lapangan.

Polisi Turut Kawal Sampai Pelaksanaan

Jajaran Polsek Liliriaja, Bhabinkamtibmas dan Unit Intelkam akan terus memantau perkembangan persiapan pembangunan sumur bor tersebut.

Menurut Kapolres, ukuran keberhasilan bantuan bukan sekadar terlaksananya pembangunan, tetapi sejauh mana fasilitas tersebut mampu menjawab kebutuhan warga.

“Yang paling utama adalah bagaimana bantuan ini benar-benar sampai pada masyarakat yang membutuhkan. Kita ingin setiap langkah yang dilakukan memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi warga, khususnya dalam menghadapi keterbatasan air bersih,” tegasnya.

Peninjauan berlangsung sekitar 1,5 jam, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WITA, dan berjalan aman serta terkendali.

Di tengah kemarau panjang, sumur bor yang dipersiapkan di Jampuserenge diharapkan menjadi sumber air baru bagi warga sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah, kepolisian dan Baznas dalam membantu masyarakat menghadapi kesulitan air bersih.

(Taggi)

Sabtu, 29 Agustus 2026

Bukan Sekadar Pendamping, Kapolres Toraja Utara Soroti Peran Penting Bhayangkari


Toraja Utara, Teropongsulawesi.com, Peran Bhayangkari dalam mendukung tugas anggota Polri mendapat perhatian khusus dari Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK.

Hal itu disampaikan saat Kapolres Toraja Utara memimpin Tatap Muka Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara yang dirangkaikan dengan Pertemuan Rutin Bhayangkari di Aula Mapolres Toraja Utara, Sabtu (29/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Rina Yoseph Sudrajat, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Alfrida Marthen, serta jajaran pengurus dan anggota Bhayangkari.

Di hadapan para anggota Bhayangkari, AKBP Yoseph menegaskan bahwa keberhasilan anggota Polri dalam menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan di lapangan, tetapi juga ditopang kondisi keluarga yang harmonis.

Menurutnya, dukungan istri menjadi salah satu kekuatan penting bagi personel yang setiap hari menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Kesetiaan dan pengertian dari istri adalah energi utama pendukung suami dalam melaksanakan tugas-tugas Kepolisian yang sering kali penuh tantangan,” kata AKBP Yoseph.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para Bhayangkari yang selama ini setia mendampingi suami sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar Polri.

Kapolres mengingatkan bahwa komunikasi dan sikap saling memahami antara suami dan istri harus terus dibangun. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendukung integritas personel dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

Buka Ruang Dialog

Tak hanya memberikan arahan, Kapolres Toraja Utara juga membuka ruang dialog bagi para anggota Bhayangkari.

Berbagai persoalan dan dinamika kehidupan keluarga personel Polri dibahas secara terbuka. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi Bhayangkari untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus mendapatkan masukan langsung dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi internal Bhayangkari, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara personel Polri dengan keluarga masing-masing.

Bagi Polres Toraja Utara, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun personel yang mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved