Polri -->

Sabtu, 24 Oktober 2026

MATADOR Siap Jalankan Program Kapolda Sulsel, Karaeng Emba Ajak Pemuda Bersatu Cegah Perang Kelompok


Makassar, Teropongsulawesi.com, Organisasi Makassar Tidak Kendor (MATADOR) menegaskan kesiapannya untuk mendukung dan menjalankan program Kapolda Sulawesi Selatan sebagai langkah nyata dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mencegah kriminalitas jalanan, aksi geng motor, serta perang kelompok di Kota Makassar.

Komitmen tersebut disampaikan Karaeng Emba menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan pelajar menjadikan momentum tersebut sebagai penguat persatuan sekaligus ruang evaluasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Karaeng Emba menyoroti persoalan kriminalitas jalanan dan perang kelompok yang dinilai masih menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun mengganggu aktivitas warga.

“MATADOR siap mendukung dan mengawal program Bapak Kapolda Sulawesi Selatan. Kami juga siap membantu menyosialisasikan nilai-nilai EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolaborasi, agar dapat dipahami dan diterapkan bersama di tengah masyarakat,” tegas Karaeng Emba. Sabtu (24/10/2026). 

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, MATADOR berkomitmen mengambil bagian melalui pendekatan persuasif, penguatan komunikasi, serta kolaborasi dengan pihak terkait.

Karaeng Emba mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolda Sulsel dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel beberapa hari lalu, dalam momentum upaya perdamaian kelompok yang bertikai, yakni Jorjoran dan Lonner (Ablam), di Polda Sulsel.

Koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dalam mencegah konflik sosial dan menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas.

Ke depan, MATADOR berencana menyusun agenda kolaborasi bersama pihak terkait untuk mendorong program pencegahan yang menyasar potensi konflik sejak dini, termasuk membangun kesadaran generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan.

“Kami ingin ada langkah nyata dan berkelanjutan. Jangan menunggu sampai terjadi korban baru semua pihak bergerak. Pencegahan harus dimulai dari sekarang dengan membangun komunikasi, kepedulian, dan kesadaran bersama,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, Karaeng Emba mengajak seluruh pemuda Sulawesi Selatan untuk mengesampingkan ego kelompok dan mengutamakan persaudaraan.

Ia menegaskan, perbedaan latar belakang maupun kelompok tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan keamanan dan menjaga nama baik daerah.

“Sebagai putra daerah Sulawesi Selatan, kita punya tanggung jawab bersama menjaga kampung halaman. Mari tinggalkan ego, hentikan permusuhan, dan bangun solidaritas demi Makassar yang lebih aman dan damai,” tutupnya.

MATADOR berharap sinergi dengan kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin diperkuat sehingga semangat EWAKO benar-benar tercermin melalui tindakan nyata, terutama dalam membangun budaya damai, mencegah kriminalitas, dan menjaga persatuan di Sulawesi Selatan.

(Red)

Rabu, 21 Oktober 2026

Kapolres Soppeng Hadiri Penutupan Semarak Hari Santri, Sinergi Ulama dan Polri Jadi Kunci Kerukunan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Penutupan Semarak Hari Santri Tahun 2026 di Kabupaten Soppeng menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, dan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri upacara penutupan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Soppeng di Lapangan Lade Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 08.00 WITA.

Kegiatan tersebut mengakhiri rangkaian Semarak Hari Santri yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Oktober 2026. Sejumlah perlombaan keagamaan dan olahraga antarsantri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Soppeng turut mewarnai peringatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal, S.Ag., M.M., Ketua FKPP Kabupaten Soppeng Ustaz Najamuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., perwakilan Dandim 1423/Soppeng, Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Marioriawa Mukhlis, S.Ag., M.H., Kepala Desa Laringgi Eka Wahyuni, S.E., serta para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Soppeng.

Kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan kepolisian terhadap peran pesantren dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa semangat Hari Santri perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan sosial yang damai.

“Semarak Hari Santri bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan sportivitas, dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Kami berharap para santri terus mengembangkan ilmu, menjaga persaudaraan, serta mengambil peran positif dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengelola pondok pesantren. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, peran tokoh agama dan lembaga pendidikan pesantren dinilai strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral serta memperkuat sikap saling menghormati. Karena itu, hubungan harmonis antara aparat keamanan dan lingkungan pesantren perlu terus dipelihara.

Rangkaian penutupan Semarak Hari Santri 2026 berlangsung tertib. Polres Soppeng menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang mendorong pembinaan generasi muda serta memperkuat persatuan.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan, merawat toleransi, dan memperkuat sinergi demi terwujudnya Kabupaten Soppeng yang aman, damai, dan harmonis.

(Taggi) 

Perkuat Karakter dan Kesadaran Kamtibmas, Kapolres Soppeng Lantik Pengurus Saka Bhayangkara


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menjadikan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui pelantikan Pengurus Saka Bhayangkara Polres Soppeng masa bakti 2026–2028 yang dipimpin Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Aspol, Jalan Samudera, Watansoppeng, tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran Saka Bhayangkara sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kebhayangkaraan.

Prosesi pelantikan dimulai pukul 09.45 WITA dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat penetapan pengurus, pengucapan ikrar dan sumpah kesanggupan, penyematan pin Saka Bhayangkara, serta penandatanganan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya, AKBP Hari Budiyanto selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Bhayangkara menekankan bahwa organisasi kepramukaan harus mampu menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus mendorong generasi muda berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap para anggota tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap hukum, kepemimpinan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Saka Bhayangkara, kami berharap generasi muda dapat mengembangkan potensi diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta menanamkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Jadilah generasi yang mampu memberikan contoh positif, menaati aturan, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kapolres juga meminta pengurus yang baru dilantik menjalankan amanah organisasi dengan sungguh-sungguh. Pengurus diharapkan mampu menjaga kekompakan dan mengembangkan kegiatan yang mendorong anggota menjadi pribadi mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepekaan sosial.

Menurutnya, menciptakan situasi keamanan yang kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Generasi muda pun memiliki kesempatan untuk mengambil bagian melalui perilaku positif, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

Karena itu, pembinaan melalui Saka Bhayangkara diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program yang dijalankan perlu memberikan manfaat nyata dalam membangun kesadaran kamtibmas sekaligus memperkuat hubungan antara Polri, Gerakan Pramuka, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., para Kabag, Kasat, Kasi, perwira Polres Soppeng, instruktur Krida Saka Bhayangkara, serta pengurus dan peserta Saka Bhayangkara Polres Soppeng.

Upacara pelantikan berakhir pada pukul 10.30 WITA. Melalui kepengurusan masa bakti 2026–2028, Polres Soppeng berharap Saka Bhayangkara semakin berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

(Taggi) 

Kamis, 08 Oktober 2026

Bhayangkara Cup III Soppeng Bukan Cuma Balapan, Penonton Bisa Bawa Pulang Umrah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Jangan hanya datang untuk menyaksikan rider berjibaku di lintasan. Bhayangkara Cup III Kejurprov Grasstrack & Motocross 2026 di Kabupaten Soppeng juga menyiapkan kejutan besar bagi penonton.

Gelaran otomotif yang akan berlangsung di Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini menghadirkan doorprize dengan hadiah utama berupa kesempatan mendapatkan umrah.

Tak berhenti di situ. Panitia juga menyiapkan sederet hadiah lainnya, seperti sepeda listrik, uang tunai, perlengkapan rumah tangga hingga puluhan doorprize menarik untuk masyarakat yang hadir.

Bhayangkara Cup III diprediksi menjadi salah satu agenda otomotif yang menyedot perhatian. Sejumlah rider dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan turun, mulai dari pembalap asal Pulau Jawa, Sumatra hingga berbagai wilayah di Sulawesi.

Persaingan di lintasan dipastikan menjadi suguhan utama. Namun, suasana di luar lintasan juga bakal dibuat semeriah mungkin untuk masyarakat yang datang.

Ketua Panitia Bhayangkara Cup III, Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas bukan sekadar sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai hiburan bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat datang dan menikmati event ini. Bukan hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga ikut merasakan kemeriahan yang kami siapkan, termasuk doorprize bagi penonton,” ujar Iptu Firman, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kehadiran dan dukungan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan kejuaraan.

Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Sadri menilai Bhayangkara Cup III dapat menjadi ruang bagi para pembalap untuk mengasah sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di ajang kompetitif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi wadah bagi atlet dan pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami juga mengajak masyarakat untuk datang memberikan dukungan,” katanya.

Dengan hadirnya rider dari berbagai daerah, pertarungan di Sirkuit Larakkiang diperkirakan berlangsung ketat. Kecepatan, keberanian mengambil tikungan dan kemampuan menaklukkan karakter lintasan akan menjadi penentu di setiap kelas yang diperlombakan.

Yang menarik, penonton pun punya pertarungan tersendiri, bukan di lintasan, tetapi memperebutkan doorprize.

Hadiah utama berupa kesempatan mendapatkan umrah tentu menjadi magnet tersendiri. Ditambah sepeda listrik, uang tunai, perlengkapan rumah tangga dan puluhan hadiah lainnya, masyarakat memiliki alasan lebih untuk datang langsung ke sirkuit.

Jadi, bagi pencinta otomotif maupun masyarakat umum, 31 Oktober–1 November 2026 bisa menjadi agenda yang jangan sampai dilewatkan.

Bhayangkara Cup III Kejurprov Grasstrack & Motocross 2026.

📍 Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, Soppeng
📅 31 Oktober–1 November 2026

Saksikan aksi para rider, nikmati atmosfer balap, dan siapa tahu, pulang dari sirkuit bukan hanya membawa cerita—tetapi juga kesempatan meraih hadiah umrah.

(RAT)

Rabu, 07 Oktober 2026

Pamobvit Polres Soppeng Blusukan ke Sejumlah Bank, Pastikan Keamanan Aktivitas Transaksi


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lokasi pelayanan publik, Unit Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Sat Samapta Polres Soppeng mengintensifkan patroli di sejumlah perbankan, Kamis (8/10/2026).

Patroli yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menyasar Bank Sulselbar Cabang Soppeng, BRI Cabang Soppeng dan BNI KCP Soppeng.

Empat personel Pamobvit, yakni Aiptu Hermansyah, Bripka Erick K., Briptu Satya Aditya A.Y., dan Bripda Fikri, diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Personel tidak hanya melakukan pemantauan di area depan kantor bank, tetapi juga memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman. Koordinasi dilakukan dengan petugas keamanan masing-masing bank untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan.

Petugas juga memberikan imbauan kepada karyawan, satuan pengamanan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap orang maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan patroli objek vital merupakan langkah preventif yang dilakukan untuk mempersempit peluang terjadinya gangguan kamtibmas.

“Potensi gangguan harus dikenali sejak dini. Personel harus aktif melakukan pemantauan dan membangun komunikasi dengan petugas keamanan di objek vital,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Menurutnya, pengamanan perbankan membutuhkan kehadiran polisi yang responsif karena lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk pelayanan publik dan transaksi keuangan.

“Objek vital merupakan bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pengamanan harus dilakukan secara profesional, proporsional dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Polres Soppeng memastikan kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan sebelum terjadi.

Selama patroli berlangsung, situasi di Bank Sulselbar, BRI dan BNI KCP Soppeng terpantau aman, tertib dan kondusif.

(Red)

Jelang Audit Itwasda, Wakapolres Soppeng Periksa Kesiapan Polsek Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Persiapan menghadapi Audit Kinerja Itwasda Tahap II Tahun Anggaran 2026 dilakukan Polres Soppeng melalui kegiatan Pra Audit di jajaran kewilayahan.

Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., memimpin langsung kegiatan tersebut di Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.20 Wita itu dihadiri Kasiwas Polres Soppeng Iptu Alimuddin, S.Sos., bersama para Kasubsi Siwas Polres Soppeng. Sejumlah Kanit dan personel Polsek Lalabata turut mengikuti proses pra audit.

Kedatangan Wakapolres bersama rombongan disambut Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, Sm.Hk.

Pra audit tersebut difokuskan pada pengecekan dan evaluasi pelaksanaan tugas serta administrasi satuan kerja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan kepolisian telah berjalan sesuai ketentuan dan memiliki pertanggungjawaban administrasi yang jelas.

Di hadapan personel, Wakapolres memberikan sejumlah penekanan, khususnya terkait ketelitian dalam menjalankan tugas dan pentingnya tertib administrasi.

Personel juga diminta mencermati setiap aspek yang menjadi perhatian dalam audit sehingga kekurangan yang masih ditemukan dapat segera diperbaiki.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengawasan internal merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Pengawasan bukan semata-mata untuk menemukan kekurangan, tetapi menjadi sarana evaluasi agar setiap personel dan satuan kerja dapat memperbaiki pelaksanaan tugasnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan dan administrasi harus mampu dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.

Kapolres juga mengingatkan personel agar tidak menunggu sampai proses audit berlangsung untuk melakukan pembenahan.

“Saya berharap seluruh personel menyikapi kegiatan ini secara terbuka dan menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan ketelitian, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Pra Audit Kinerja Itwasda Tahap II tersebut berakhir sekitar pukul 11.50 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

(RAT)

Pocil Polres Soppeng Dapat Piagam dari Polda Sulsel, Jadi Penyemangat untuk Terus Disiplin


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kerja keras dan keterlibatan Polisi Cilik (Pocil) Polres Soppeng dalam ajang lomba tingkat Polda Sulawesi Selatan mendapat penghargaan.

Piagam penghargaan dari Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel diserahkan langsung oleh Kasat Lantas Polres Soppeng IPTU Asdar, S.Sos., M.M., kepada para peserta Pocil di halaman apel SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.

Para peserta sebelumnya telah mewakili Polres Soppeng dalam lomba Polisi Cilik tingkat Polda Sulsel yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas.

Penyerahan piagam tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus mengembangkan sikap disiplin, bertanggung jawab dan tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menilai program Polisi Cilik memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak sejak usia sekolah.

“Keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan Polisi Cilik bukan hanya tentang mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan,” ujar Hari Budiyanto.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan Pocil dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk membangun kebiasaan positif.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus memberikan contoh yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” katanya.

Hari Budiyanto juga menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, budaya tertib tidak dapat dibangun secara instan, tetapi harus dimulai melalui pembiasaan dan pendidikan.

“Nilai-nilai disiplin yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal bagi anak-anak dalam kehidupan mereka ke depan. Karena itu, kami akan terus mendukung kegiatan edukatif yang dapat membentuk karakter positif sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi pihak sekolah serta personel Polres Soppeng yang telah mendampingi dan membina para peserta hingga mampu tampil dalam ajang tingkat Polda Sulsel.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng IPTU Asdar mengatakan pemberian piagam tersebut merupakan bentuk penghargaan atas partisipasi para siswa yang telah membawa nama baik Polres Soppeng.

Ia berharap para peserta tidak berhenti pada pencapaian dalam perlombaan, tetapi terus mempertahankan kedisiplinan dan menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Semoga apa yang mereka dapatkan melalui kegiatan Polisi Cilik ini dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus disiplin, bertanggung jawab dan tertib berlalu lintas,” ujar Asdar.

Kegiatan penyerahan piagam berlangsung dengan tertib dan kondusif di lingkungan SDN 7 Salotungo.

Melalui pembinaan Polisi Cilik, Satlantas Polres Soppeng terus mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, sadar aturan dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

(RAT)

Senin, 05 Oktober 2026

Bawa Kue HUT TNI, Kapolsek Liliriaja Sambangi Koramil: Soliditas TNI-Polri Terjaga


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Kekompakan TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, kembali terlihat dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kapolsek Liliriaja AKP Mahmuddin, S.Sos., bersama sejumlah personel Polsek Liliriaja mendatangi Mako Koramil 1423-04/Liliriaja di Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Senin (5/10/2026).

Kedatangan jajaran Polsek Liliriaja tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Mereka membawa kue ucapan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat kepada keluarga besar TNI yang tengah memperingati hari jadinya.

Rombongan disambut langsung oleh Danramil 1423-04/Liliriaja Kapten Inf. Aries Hasan bersama personel Koramil. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Liliriaja kemudian menyerahkan kue ucapan Dirgahayu TNI ke-81 kepada Danramil secara simbolis.

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara jajaran Polsek dan Koramil dalam menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Liliriaja.

Sinergitas TNI-Polri di tingkat kewilayahan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Koordinasi yang terbangun dengan baik menjadi modal bersama dalam menghadapi berbagai dinamika dan persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Melalui momentum HUT TNI ke-81, jajaran Polsek Liliriaja dan Koramil 1423-04/Liliriaja menunjukkan komitmen untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat soliditas, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA tersebut berjalan aman, tertib, khidmat dan lancar hingga selesai.

Kebersamaan itu sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas satu institusi, melainkan membutuhkan sinergi dan kekompakan seluruh unsur di wilayah.

(RAT)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved