Sulsel -->

Selasa, 14 Mei 2024

LSP Pertanian Gelar Upgrading Asesor Kompetensi di Gowa, Didukung Fasilitas UPT Kementan

Gowa, Teropongsulawesi.com, Salah satu UPT Kementerian Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku memfasilitasi penggunaan sarana dan prasarana bagi peserta Upgrading Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut dimulai tanggal 15 hingga 16 Mei 2024 dan diikuti oleh 21 orang peserta yang berasal dari berbagai instansi dan daerah. Seluruh peserta akan difasiltasi berupa ruang belajar dan asrama.

LSP Pertanian sendiri memiliki pengertian sebagai lembaga pendukung Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bidang pertanian.

Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, penguatan SDM harus dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus mendukung upaya mencapai swasembada.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Kementerian Pertanian terus mendukung seluruh kegiatan pertanian dari berbagai aspek, mengupayakan lahirnya berbagai inovasi dan perluasan jejaring kemitraan pertanian melalui berbagai kegiatan dan program strategis, karena kolaborasi diperlukan untuk peningkatan kualitas SDM pertanian yang handal.

Dedi Nursyamsi juga mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan SDM pertanian yang bermutu dan berdaya saing.

"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian, penguatan pendidikan vokasi pertanian, penguatan pelatihan vokasi dan sertifikasi profesi pertanian," kata dia. 

Pusat Pelatihan Pertanian selaku LSP Kementan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas asesor. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian sekaligus Ketua LSP Pertanian, Muhammad Amin mengatakan, dengan dicanangkannya pengembangan SDM sebagai salah satu program utama pemerintah, maka permintaan sertifikasi untuk sektor pertanian semakin banyak.

"Untuk itu, dibutuhkan tenaga Asesor yang handal di bidang kompetensinya agar kedepan SDM di sektor pertanian dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk-produk pertanian melalui mekanisme sertifikasi," kata Amin pada acara Perpanjangan Sertifikat Asesor Kompetensi/Recognition Current Competency (RCC) Asesor Kompetensi, Bogor, Minggu (22/1/2023).

(Red) 

Senin, 13 Mei 2024

Jalur Perseorangan di Pilkada Soppeng 2024 Resmi Ditutup

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan menggelar jumpa pers terkait dengan jadwal tahapan pendaftaran dan penyerahan dokumen syarat dukungan bakal Calon Bupati dsn Wakil Bupati Soppeng tahun 2024 melalui jalur perseorangan/Independen, yang dilangsungkan di Warkop Infinite Jalan Tuju Wali-wali (depan Puskesmas Salotungo), Senin (13/5/2024) pukul 15.00 wita-selesai.

Ketua KPU Kabupaten Soppeng Irwan Usman, mengatakan bahwa berdasarkan tahapan Pendaftaran jalur perseorangan pada pilkada Soppeng 2024 yang disosialisasikan pada 7 Mei 2024 lalu, dan resminya dibukanya Pendaftaran pada tanggal 8 Mei hingga 12 Mei 2024 kemarin, sehingga pada batas waktu yang berakhir pada minggu (12/5/2024) pukul 23.59 wita, tidak ada satupun bakal pasangan calon Bupati/wakil Bupati kabupaten Soppeng yang mendaftar atay melakukan registrasi di KPU Soppeng, ungkapnya.

"Berdasarkan hal itu maka Pihak KPU Soppeng melakukan rapat pleno dan memutuskan secara bersama bahwa tidak ada bakal pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Soppeng yang akan maju di pilkada serentak 2024 melalui jalur perseorangan atau independen, ungkap Ketua KPU Soppeng Irwan Usman.

Irwan Usman juga mengulas kembali bahwa syarat dukungan untuk jalur perseorangan berdasarkan aturan UU Nomor 10 tahun 2016 khususnya pasal 14 ayat 2 bahwasanya syarat dukungan  sesuai jumlah penduduk dalam DPT Pemilu terakhir, dan 10 ℅ yang jumlah penduduknya yang kurang dari 250 ribu jiwa.

Sementara Soppeng berdasarkan aturan 10 ℅ tersebut dari jumlah Penduduk DPT pemilu terakhir yakin berdasarkan pemilu legislatif 2024 maka syarat dukungan jalur perseorangan minimal 18.189 suara, dari jumlah DPT penduduk 181.890 jiwa yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan.

Sementara itu, Divisi teknis KPU Soppeng Haswinardi menyampaikan bahwa secara substansi sudah disampaikan oleh Ketua KPU Soppeng sehingga kami menegaskan bahwa berdasarkan data registrasi KPU Soppeng dengan  batas Pendaftaran syarat dukungan bakal pasangan calon melalui jalur perseorangan tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan bakal pasangan calon atau nihil, ujarnya.

Haswinardi juga menyebutkan bahwa penetapan syarat minimal yang dimaksudkan itu berdasarkan surat keputusan KPU Soppeng nomor 335 tahun 2024.

Ia juga menyampaikan bahwa dimasa tahapan pencalonan jalur perseorangan pihaknya menunggu bakal pasangan calon untuk berkonsultasi dan membuka ruang siapa saja yang ingin mendaftar namun hingga batas akhir sesuai buku registrasi tidak ada, mulai di tahap awal pengumuman pada tanggal 5 hingga 12 Mei 2024, sehingga pihak KPU Soppeng tidak dapat mendeteksi bakal pasangan calon jalur perseorangan, tandasnya.

Sekadar diketahui pada kegiatan jumpa pers ini dihadiri seluruh komisioner KPU Soppeng mulai Ketua, Irwan Usman, Haswinardi, Muh Hasbi, Risal, Lanyalla Soewarno dan 6 perwakilan organisasi pers yang sempat hadir di antaranya, PWI, AJOI, JOIN, AMJI, SMSI dan IJS.

(Red)

Kamis, 02 Mei 2024

Mengatasi Tantangan Krisis Pangan, Strategi Kementan dalam Program PAT


Gowa, Teropongsulawesi.com, Penguatan perluasan areal tanam (PAT) padi merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas padi secara nasional dengan target sebanyak dua hektar lahan sawah kering pada tahun 2024 ini. Hal ini untuk memperkuat ketahanan pangan secara mandiri tanpa harus bergantung pada kebijakan impor.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat rapat koordinasi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat 08 Maret 2024.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi bahwa sektor pertanian merupakan sektor paling penting saat ini dan masa depan. Krisis pangan terus jadi tantangan bahkan ancaman, karena adanya perubahan iklim dan ketidakpastian kondisi sosial, ekonomi dan politik.

“Salah satunya goncangan ekonomi yang disebabkan konflik Rusia-Ukraina berdampak pada produktivitas pertanian Indonesia utamanya dari ketersediaan pupuk. Namun dampak lebih besar yang kita rasakan saat ini adalah adanya fenomena alam el nino,” ucapnya.

Dedi menambahkan strategi khusus yang dilakukan adalah penyesuaian pola dan waktu tanam, pengelolaan air dan pemanfaatan sumber daya air alternatif, penyelamatan dan perlindungan serta pemberdayaan petani. BPPSDMP menyadari bahwa keberhasilan upaya mengatasi dampak el nino dan perubahan iklim lainnya memerlukan peran serta petani dan pemerintah daerah.

Dalam rangka mendukung program PAT, Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Gowa melaksanakan Kegiatan Penanaman Perdana Lahan IP0 Program Perluasan Areal Tanam (PAT), di Desa Belabori Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Kamis (2/5/2024).

Melalui kegiatan tersebut diharapkan banyak lahan kering yang memiliki sumber air dapat dimanfaatkan melalui pompanisasi sehingga terjadi peningkatan produksi padi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule dalam sambutannya.

"Pengaruh El Nino tahun lalu dampaknya bukan hanya pada tahun itu, tetapi juga berdampak beberapa tahun setelahnya terutama di sektor pertanaman," ungkapnya.

Muhammad Taufiq menambahkan bahwa terjadi penurunan produksi akibat el nino yang berdampak terhadap waktu tanam yang mundur, dan waktu panen juga ikut mundur.

"Potensi produksi tahun ini dibanding tahun lalu akan cenderung lebih rendah, oleh karena itu pihaknya (Kementerian Pertanian) mengejar target peningkatan produksi melalui program PAT," terangnya.

Ia menjelaskan untuk mengantisipasi kekurangan produksi tersebut maka diperlukan tambah tanam di luar penanaman reguler, maka dibuat 3 program sekarang untuk perluasan areal tanam seluruh Indonesia dengan total 2 juta hektare.

"Adapun programnya yaitu yang pertama Optimasi Lahan Rawa dengan target 400 ribu hektare secara nasional, sedangkan di Sulsel terdapat 4 kabupaten yaitu Pinrang, Sidrap, Wajo, Bone totalnya 13 ribu hektare, sedangkan yang kedua yaitu Pompanisasi dengan target 1 juta hektare secara nasional, untuk di Sulsel semua Kabupaten mendapat target 93 ribu hektare dan yang ketiga Padi Gogo dengan 600 ribu hektare secara nasional dan target di kabupaten gowa 200 hektare," rincinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Gowa, Muhammad Fajaruddin mengatakan bahwa PAT di Kabupaten Gowa telah mencapai kurang lebih 1000 hektare dan akan dikembangkan sesuai target yang diberikan.

"Setelah mengunjungi beberapa Kecamatan, kita temui memang masih ada beberapa luasan tanam yang perlu kita tingkatkan produktivitasnya," ungkapnya.

Ia meyakini melalui program PAT, apa yg dilakukan Kementan telah bermanfaat bagi kabupaten Gowa dan melalui dukungan dan bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Kementan sekiranya dapat meningkatkan produktivitas.

"Gowa merupakan Kabupaten yang menjadi penopang pangan di bagian selatan dan produktivitas terus mengalami peningkatan. Penopang pertama produksi padi, produktivitas mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun 2022 kurang lebih 415 ribu ton, tahun 2023 menjadi 419 ribu ton," terangnya.

Selain padi, terdapat juga tanaman jagung, dengan produksi pada tahun 2022 yaitu 350 ribu ton naik menjadi 370 ribu ton di tahun 2023. 2 (dua) komoditas tersebut menjadi pendukung ketahanan pangan yang ada di Gowa.

"Sektor pertanian memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi sebesar 29,35% yang terbesar. Khusus tanaman pangan dan hortikultura kita mendapatkan sumbangsih sebesar 21,21%, hal ini yang membuat Gowa berhasil menjadi juara 1 penilaian pembangunan daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum dan jajaran BBPP Batangkaluku serta tamu undangan lainnya melakukan tanam padi bersama sebagai wujud dukungan program PAT.

(Ismail)

Selasa, 30 April 2024

Kementan Melalui UPT Gelar Pelatihan Agribisnis Tanaman Jahe Upaya Tingkatkan Produktivitas Hasil Pertanian


Gowa, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mendukung program Jamu Sebagai Identitas Bangsa, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku sebagai salah satu UPT Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, melaksanakan Pelatihan Agribisnis Tanaman Jahe bagi Penyuluh Pertanian, Selasa (30/04/2024).

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi berupa pengetahuan, keterampilan, sikap Penyuluh Pertanian dalam beragribisnis jahe dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala  BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menyampaikan kunci keberhasilan pembangunan pertanian tidak lain adalah peningkatan produktivitas. 

“Tujuannya adalah menyediakan pangan bagi 280 juta penduduk Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani serta menggenjot ekspor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BBPP Batangkaluku, Muhammad Sidiq dalam sambutannya mengatakan bahwa program Jamu sebagai Identitas Bangsa merupakan program yang telah disepakati oleh Bappenas dan DPR.

"Program tersebut bertujuan untuk mengangkat dan mempromosikan jamu sebagai integral dan warisan budaya indonesia yang unik dan berharga. Jamu yang merupakan sistem pengobatan tradisional berbasis herbal yang telah digunakan selama berabad-abad tersebut tidak hanya merepresentasikan kearifan lokal, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang siginifikan," ungkapnya.

Muhammad Sidiq menambahkan bahwa pelatihan agribisnis jahe tidak hanya dirancang sebagai forum pembelajaran tetapi juga sebagai perform untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan teknis tentang budidaya dan pemasaran jahe.

"Sama seperti komoditas lainnnya, tanaman jahe juga menghadapi sejumlah tantangan teknis, mulai dari persiapan lahan, hingga pasca panen yang perlu kita atasi bersama, sehingga diperlukan pengenalan dan pengalaman melalui pelatihan bagaimana beragribisnis tanaman jahe yang baik agar tercapai hasil optimal secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas," terangnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama 7 (tujuh) hari, diikuti oleh peserta yang berasal dari seluruh provinsi se-Sulawesi, dan dibagi menjadi 2 (dua) angkatan untuk masing-masing angkatan terdiri dari 30 (tiga puluh) orang peserta. Adapun metode pelatihan yang digunakan berupa ceramah, diskusi, praktek, simulasi, demonstrasi dan metode lainnya.

(Red) 

Jumat, 26 April 2024

Sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV pada Kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pada hari kedua pelaksanaan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru melalui Program Meningkatkan Mutu dan Meritokrasi (PMM) di SMKN 1 Soppeng, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dr. H. Settaraming, S.Pd., M.Si, turut hadir secara langsung. Beliau memberikan arahan dan pembinaan kepada semua pendidik dan guru yang hadir, khususnya kepada guru-guru Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPK) Tahap IV yang baru saja ditempatkan di SMKN 1 Soppeng.

Dalam arahannya, Dr. H. Settaraming, S.Pd., M.Si menekankan pentingnya agar para guru PPPK Tahap IV dapat mengajar sesuai dengan formasi yang telah dilulusi. Beliau juga meminta agar dilakukan pendataan ulang terhadap guru-guru PPPK Tahap IV ini, yang disesuaikan dengan formasi dan ijazah yang dimiliki oleh masing-masing guru.

Selain itu, Dr. H. Settaraming, S.Pd., M.Si juga memberikan apresiasi kepada SMKN 1 Soppeng atas inisiatif mereka dalam mengadakan kegiatan Workshop ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru. 

Hal ini sejalan dengan arahan yang diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, yang menekankan pentingnya bagi para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya.

Dengan kehadiran serta arahan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, diharapkan kegiatan Workshop ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Soppeng serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan di wilayah ini.

(Issa) 

Kamis, 25 April 2024

Kementan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Penyuluh, Misi Swasembada Pangan


Gowa, Teropongsulawesi.com, Pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman berulang kali menyatakan bahwa penyuluh adalah pahlawan pangan dan garda terdepan swasembada pangan dan meminta agar penyuluh jangan pernah mengeluh dan harus merubah mindset serta keluar dari zona nyaman apabila ingin berhasil. 

Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi penyuluh pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyatakan bahwa Kementerian Pertanian, khususnya BPPSDMP akan terus mendukung proses sertifikasi bagi penyuluh pertanian. 

"Sertifikasi kompetensi diberikan melalui proses uji kompetensi yang sistematis dan objektif, yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, dan standar khusus,” imbuh Dedi. 

Menindaklanjuti pernyataan Kepala BPPSDMP, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Penyuluh Pertanian Level Supervisor kerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong di UPT Diklat Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Palu.

Kepala BBPP Batangkaluku melalui Ketua Tim Kerja Program dan Kerjasama, Yuli Nurnaningsih mengatakan bahwa peningkatan kompetensi penyuluh pertanian melalui sertifikasi adalah langkah penting dalam memastikan penyuluh memiliki keterampilan dan pengetahuan terkini untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada petani. 

"Sertifikasi memungkinkan penyuluh untuk memperoleh pengakuan resmi atas kemampuan mereka, meningkatkan profesionalisme, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mendampingi petani," ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 (delapan) hari yakni mulai Senin tanggal 22 april 2024 hingga 29 April 2024 dengan rangkaian kegiatan pelaksanaan Bimbingan Teknis 5 (lima) hari dan Sertifikasi Kompetensi 3 (tiga) hari yang diikuti oleh sebanyak 36 (tiga puluh enam) peserta yang berasal dari Kabupaten Buol dan Parigi Moutong.

(Red/*) 

Jumat, 19 April 2024

Eksplorasi Pertanian, Perjalanan Seru Pelajar SMP Makassar di UPT Kementan


Gowa, Teropongsulawesi.com, Sebanyak 112 Murid Sekolah Menengah Pertama Zion Makassar yang duduk di kelas VIII beserta 9 Guru Pendamping melakukan outing class di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Jum'at (19/4/2024). 

Setibanya di BBPP Batangkaluku, rombongan disambut oleh sejumlah pegawai yang akan memandu seluruh peserta Outing Class. Widyaiswara BBPP Batangkaluku, Budi Putra melakukan pembagian kelompok menjadi 5 bagian. 

"Kelompok 1 pengenalan tanaman hidroponik dan penanaman kangkung, Kelompok 2 penanaman padi, Kelompok 3 pengenalan tanaman hortikulturaKelompok 4 pengenalan pestisida nabati, kelompok 5 pengolahan hasil," terangnya. 

Budi Putra berharap dengan adanya outing class tersebut, generasi muda dapat lebih mengenal dunia pertanian dan menghargai hasil-hasil pertanian. 

Hal itu sesuai dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, yang mendorong upaya regenerasi petani sebagai bagian dari penciptaan generasi penerus pembangunan pertanian. 

"Kami terud mendukung upaya pemerintah dalam mencetak generasi petani yang berpotensi menjadi pengusaha muda di sektor pertanian," kata Dedi. 

Sementara itu, Yustinus Guru Pendamping SMP Zion Makassar menerangkan maksud kunjungan muridnya yaitu untuk mengenal pertanian yang merupakan mayoritas anak-anak yang lahir di kota dan belum mengenal pertanian. 

"BBPP Batangkaluku memberikan kami kesempatan dan kami merasa senang. Kiranya tingkatan selanjutnya boleh diberikan kesempatan lagi untuk belajar," ungkapnya.

Kamis, 18 April 2024

Langkah Strategis Kementerian Pertanian, Cetak SDM Unggul untuk Masa Depan Pertanian

Gowa, Teropongsulawesi.com, Peningkatan pertanian salah satunya dapat dilakukan dengan SDM yang berkualitas. Oleh sebab itu, Kementerian Pertanian berupaya untuk mencetak SDM pertanian yang handal, berdaya saing, dan kompeten.

Seperti pernyataan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi meminta kepada seluruh UPT untuk dapat berperan aktif sesuai dengan tugas dan fungsinya yaitu peningkatan kompetensi SDM pertanian, salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan.

“Faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas pertanian adalah SDM. Oleh sebab itu, jika ingin pertanian maju, majukan dahulu SDM-nya,” tuturnya

Salah satu UPT BPPSDMP Kementerian Pertanian yang membidangi pelatihan yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku. 

Dalam rangka melaksanakan tugas fungsinya, BBPP Batangkaluku menggelar rapat Persiapan Pelatihan Agribisnis Tanaman Jahe dan dilanjutkan rapat persiapan pelatihan lain dan penyusunan ulang jadwal palang 2024, Kamis (18/4/2024).

Rapat dibuka oleh Ketua Kelompok Substansi, Fitriani. "Pelatihan yang diberikan harus bermanfaat di lapangan nantinya karena peserta yang telah mengikuti pelatihan, pengetahuan, kompetensi, dan keterampilannya akan meningkat," ujarnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh seluruh bidang karena turut membahas terkait sarana dan prasarana, pertanggungjawaban teknis dan administrasi, evaluasi, dan rencana ke depan terkait pelatihan yang akan dilaksanakan.

(Red/*) 

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved