Ekonomi -->

Senin, 09 Maret 2026

Talk Show UMKM di Pasar Ramadhan SUKSES 2026 Soroti Perputaran Ekonomi Daerah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pasar Ramadhan SUKSES 2026 tidak hanya menjadi pusat aktivitas kuliner dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang penguatan ekonomi kerakyatan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Soppeng.

Hal tersebut mengemuka dalam Talk Show Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis UMKM yang digelar di kawasan Pasar Ramadhan SUKSES 2026, Senin malam (9/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Branch Office Head Bank Rakyat Indonesia (BRI) Watansoppeng, Rahmatuloh Habibie, dan dosen Pascasarjana Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, MM.

Dalam paparannya, Rahmatuloh Habibie menyampaikan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI di wilayah Soppeng telah mencapai sekitar 96 persen dari target tahun berjalan. Program KUR dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM.

“KUR BRI memiliki suku bunga relatif rendah, sekitar 6 persen per tahun atau 0,5 persen per bulan, sehingga cukup membantu pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan salah satu tantangan sektor perbankan di daerah adalah keterbatasan likuiditas. Kondisi tersebut terjadi karena dana masyarakat yang tersimpan di perbankan belum sebanding dengan jumlah kredit yang disalurkan.

“Secara sederhana, dana masyarakat Soppeng lebih banyak mengalir keluar daerah melalui sistem perbankan. Artinya, uang masyarakat berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku usaha di luar daerah dibandingkan oleh UMKM lokal,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat lebih bijak dalam memilih lembaga keuangan tempat menyimpan dana, sehingga tabungan masyarakat juga dapat berkontribusi dalam pembiayaan usaha kecil di daerah.

Sementara itu, Dr. Nurmal Idrus menilai Pasar Ramadhan SUKSES 2026 merupakan contoh nyata bagaimana sebuah event mampu menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti pasar ramadhan menjadi ruang pertemuan langsung antara pedagang dan pembeli, yang merupakan model pemasaran paling efektif bagi pelaku UMKM.

“Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa event seperti ini memiliki dampak ekonomi yang cukup besar bagi pelaku usaha kecil,” katanya.

Ia juga menilai penyelenggaraan Pasar Ramadhan menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipercayakan kepada PT Lamataesso Mattappa sebagai perusahaan daerah agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, meski kegiatan semacam ini tidak selalu memberikan keuntungan besar bagi penyelenggara, namun dampak ekonominya bagi pelaku UMKM sangat signifikan.

Karena itu, ia mengusulkan agar durasi Pasar Ramadhan dapat diperpanjang. Selain itu, konsep pasar tematik seperti ini juga dinilai dapat digelar lebih dari sekali dalam setahun, misalnya pada momentum hari besar nasional atau peringatan Hari Jadi Kabupaten Soppeng.

Dengan demikian, ruang pemasaran bagi UMKM lokal semakin terbuka dan perputaran ekonomi masyarakat dapat terus tumbuh di daerah.

(Silviana)

Selasa, 24 Februari 2026

Pasar Ramadan Sukses 2026 Resmi Dibuka, Peluang Baru bagi UMKM Soppeng

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pasar Ramadan Sukses 2026 resmi dibuka oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, Selasa (24/2/2026), di Lapangan Gasis, Watansoppeng.

Kegiatan tahunan ini hadir sebagai sarana bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa sekaligus memperkuat silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi menegaskan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadan Sukses merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk memastikan tradisi pasar Ramadan tetap berjalan dengan tertib, efisien, dan profesional.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam mendorong UMKM lokal agar semakin mandiri dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain menyediakan berbagai produk makanan dan minuman untuk berbuka, Pasar Ramadan Sukses 2026 menghadirkan inovasi berupa penyewaan tenda berukuran 3x3 meter.

Fasilitas ini ditujukan bagi pedagang UMKM agar dapat memaksimalkan penjualan dan menata lapak dengan lebih profesional.

Menurut Bupati Suwardi, langkah ini diharapkan memberi peluang tambahan bagi pelaku usaha kecil dan menengah, sekaligus menciptakan suasana pasar yang tertata rapi dan nyaman bagi pengunjung.

“Kami ingin setiap pelaku UMKM merasakan manfaat nyata dari kegiatan ini, bukan sekadar mendapatkan ruang jualan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha,” tambahnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.

“Pasar Ramadan bukan hanya soal transaksi ekonomi, tetapi juga tentang mempererat ikatan sosial dan tradisi lokal yang telah berlangsung turun-temurun,” kata Suwardi.

Acara pembukaan Pasar Ramadan Sukses 2026 dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pj. Sekda Kabupaten Soppeng, Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala SKPD, para Camat, pimpinan organisasi masyarakat dan pemuda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi ikon tahunan Kabupaten Soppeng ini.

Dengan penyelenggaraan yang profesional dan berkelanjutan, Pasar Ramadan Sukses 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas ibadah selama Ramadan, serta penguatan tradisi pasar yang mendukung kesejahteraan masyarakat luas.

(Silviana) 

Rabu, 18 Februari 2026

Dukung Pelaku Usaha, Munafri-Aliyah Hadiri Festival Mulia Ramadan di Brand Kuliner dan UMKM di Kawasan Masjid Terapung Losari


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Festival Mulia Ramadan yang dipusatkan di pelataran Masjid Amirul Mukminin, kawasan Pantai Losari, Makassar.

Festival yang berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan ini melibatkan sedikitnya 18 brand kuliner dan lima perusahaan pendukung, menghadirkan suasana religius yang berpadu dengan geliat ekonomi kerakyatan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

Turut hadir sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar serta pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pelibatan UMKM dalam festival ini menjadi bukti bahwa ruang-ruang publik religius juga bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Dengan hadirnya festival ini, kita memberikan ruang kepada saudara-saudara kita pelaku UMKM untuk bisa berkembang bersama pengurus masjid dan seluruh warga Makassar dalam memeriahkan amaliah Ramadan,” ujarnya.

Ia menilai pemusatan kegiatan di kawasan Masjid Terapung akan membuat aktivitas lebih terarah dan berdampak langsung terhadap tenant yang berpartisipasi.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga memastikan aspek kebersihan, keamanan, dan ketertiban menjadi prioritas utama selama festival berlangsung.

Munafri mengapresiasi keterlibatan para pelaku usaha kecil yang dinilai membutuhkan sentuhan kebijakan serta pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha.

“Banyak sekali UMKM di Kota Makassar yang membutuhkan dukungan pemerintah agar usahanya bisa naik kelas. Momentum seperti ini harus kita manfaatkan bersama,” jelasnya.

Festival Mulia Ramadan tidak hanya menghadirkan bazar kuliner, tetapi juga berbagai kegiatan keagamaan dan lomba islami seperti lomba dai cilik serta rangkaian kegiatan edukatif bagi anak-anak.

Munafri mengajak masyarakat menjadikan kawasan Masjid Terapung Losari sebagai lokasi ngabuburit yang positif menjelang waktu berbuka puasa.

“Kami berharap warga Makassar yang ingin menunggu waktu berbuka bisa datang ke sini, karena banyak kegiatan yang dilaksanakan setiap hari,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar Festival Mulia Ramadan dapat menjadi agenda tahunan yang lebih meriah dan semakin berkualitas di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyampaikan bahwa dirinya telah menempati rumah jabatan, sehingga kebutuhan sahur pengurus masjid tidak lagi perlu dibebankan kepada panitia penyelenggara.

“Kalau sahurnya pengurus masjid, itu sudah jadi urusan saya, jangan lagi diurus,” ucapnya disambut apresiasi hadirin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, festival ini bukan hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang sehat dan inklusif.

“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” ujarnya.

Aliyah berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya dan menjadi identitas khas Ramadan di Makassar.

Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarwarga, menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat selama bulan suci.

Munafri menutup sambutannya dengan ajakan untuk menjaga kekompakan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika ke depan.

“Hanya dengan kekompakan, persoalan-persoalan yang datang di tengah Pemerintah Kota Makassar bisa kita hadapi bersama,” pungkasnya.

(Red)

Kamis, 07 Agustus 2025

Bupati Soppeng Tinjau Pasar Cabbeng, Fokus Panataan Kios dan Kebersihan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke Pasar Cabbeng pada Rabu (6/8).

Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi pasar sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait penataan dan penertiban pasar demi meningkatkan daya tarik dan kenyamanan.

Kunjungan dimulai dengan kerja bakti membersihkan area pasar dan kios-kios pedagang yang diikuti oleh Kepala Dinas PPK dan UKM, Camat Lilirilau, Lurah Cabenge, serta tim gabungan dari Dinas PPK dan UKM, Pol PP, dan Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Bupati Suwardi menegaskan pentingnya pemetaan lokasi berjualan yang rapi dan tertata agar pasar lebih menarik pengunjung.

“Kami berkomitmen menciptakan keadilan bagi seluruh pedagang dengan memprioritaskan pedagang lama dan menegakkan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Penataan pasar akan dilakukan secara bertahap dan merata, dimulai dari Pasar Sentral, dilanjutkan Pasar Cabbeng, dan pasar-pasar lain di Kabupaten Soppeng.

Selain itu, penertiban bangunan ruko yang melanggar aturan di bahu jalan juga menjadi fokus utama.

Bupati Suwardi meminta agar petugas pasar bekerja secara tertib dan profesional guna memastikan kenyamanan pedagang dan pembeli.

Kunjungan diakhiri dengan sesi dialog untuk mendengarkan aspirasi pedagang dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan pasar tradisional sebagai pusat perekonomian lokal yang ramah dan tertata.

(Selviana)

Kamis, 08 Mei 2025

Koperasi Desa Merah Putih, di Desa Sering, Strategi Baru Peningkatan Ekonomi Sektor Pertanian dan Peternakan

 

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Untuk pertama kalinya, Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, resmi memiliki koperasi sendiri dengan didirikannya Koperasi Desa Merah Putih.

Pembentukan koperasi ini dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus yang digelar hari ini, Kamis, 8 Mei 2025, yang dihadiri oleh Kepala Dinas PPK UKM Kabupaten Soppeng, Andi Agusalim, serta Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Soppeng.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi masyarakat Desa Sering yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan.

Koordinator TPP, Baheri Usbah, S.Hut, menyatakan, “Kehadiran koperasi ini akan membuka peluang baru bagi warga untuk mengembangkan usaha dan memajukan ekonomi lokal secara bersama-sama.”

Dalam acara tersebut, peserta juga menonton video pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan komitmennya untuk mendirikan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

Andi Agusalim menambahkan bahwa percepatan pendirian koperasi ini didukung oleh 13 kementerian dan pendanaan pembentukannya dapat menggunakan Dana Operasional Pemerintah sebesar 3% dari Dana Desa.

“Di Kabupaten Soppeng sendiri, sudah terbentuk koperasi serupa di 36 desa dan kelurahan".

"Kami berharap koperasi ini dapat berjalan seiring dengan usaha kecil warga tanpa saling mengalahkan,” ujarnya.

Peluncuran resmi Koperasi Desa Merah Putih secara nasional akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi.

Koperasi Desa Merah Putih adalah koperasi yang didirikan sebagai wadah bagi masyarakat desa untuk bersama-sama mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui sektor pertanian, peternakan, dan usaha mikro.

Koperasi ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan membangun perekonomian desa secara berkelanjutan.

(Red)

Selasa, 04 Maret 2025

Ramadhan Fest Soppeng 2025, Pembukaan Resmi oleh Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ramadhan Fest 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, di Lapangan Gasis, Kabupaten Soppeng, Selasa (4/3/2025).


Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Soppeng ini berlangsung hingga 24 Maret 2025, mengangkat tema "Berkembang dengan Teknologi, Maju dengan Kolaborasi".


Ramadhan Fest 2025 menampilkan beragam kegiatan, termasuk Festival UMKM yang diikuti oleh pelaku usaha lokal dan regional, berbagai lomba kreatif dan edukatif, serta penampilan spesial dari Haddad Alwi. Ketua Panitia, Maharani, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan acara ini yang terlaksana tanpa menggunakan dana APBD. 


 Keberhasilan ini membuktikan potensi besar kolaborasi dan kemandirian dalam menggerakkan roda ekonomi dan kegiatan sosial.


Ketua Panitia, Maharani, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan acara ini yang terlaksana tanpa menggunakan dana APBD. Keberhasilan ini membuktikan potensi besar kolaborasi dan kemandirian dalam menggerakkan roda ekonomi dan kegiatan sosial.


"Keberhasilan penyelenggaraan HIPMI Ramadhan Fest 2025 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama para sponsor dan pelaku usaha yang turut berpartisipasi aktif. 


"Alhamdulillah, kegiatan ini sepenuhnya terlaksana tanpa menggunakan dana dari APBD dari pemerintah, ini menunjukkan betapa besar potensi kolaborasi dan kemandirian kita dalam menggerakkan roda ekonomi dan kegiatan sosial," jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, Dewan Pembina HIPMI Soppeng H. Andi Muhammad Farid, menyampaikan komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Soppeng. 


"Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Ramadhan Fest 2025 yang saat ini sedang berlangsung, katanya.


H. Andi Muhammad Farid juga menekankan bahwa tujuan utama Ramadhan Fest bukanlah keuntungan materiil. HIPMI Soppeng berfokus pada pemberdayaan UMKM, khususnya mereka yang belum memiliki akses pasar yang memadai. 


"Ribuan pelaku UMKM di Soppeng, menurutnya, masih membutuhkan tempat untuk berjualan dan mempromosikan produknya. Ramadhan Fest hadir sebagai solusi untuk mengatasi hal tersebut".


"Kami telah menjalin kolaborasi yang kuat dengan berbagai sponsor, dan mereka selalu mendukung kami tanpa pamrih," tambahnya. 


"Kritik dan tantangan selalu ada, namun kami tetap teguh pada komitmen kami untuk memberdayakan UMKM dan berkontribusi bagi perekonomian daerah".


Ke depan, HIPMI Soppeng berharap Ramadhan Fest akan terus berkembang dan berinovasi, selalu beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. 


Komitmen untuk memberdayakan UMKM dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Soppeng akan tetap menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.


Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan Ramadhan Fest 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Soppeng.


Dalam sambutan pembukaannya, wabup Selle KS Dalle menekankan keberhasilan acara ini sebagai bukti nyata kolaborasi yang sukses antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.


"Alhamdulillah, kita patut bersyukur Ramadhan Fest 2025 dapat terlaksana dengan baik. Acara ini bukan hanya memberikan ruang bagi UMKM untuk berinteraksi dengan konsumen, tetapi juga menghadirkan nuansa hiburan yang positif di bulan Ramadhan. Ini adalah bentuk kebaikan yang pahalanya insyaallah berlipat ganda, " ujar Wakil Bupati.


Wakil Bupati Soppeng juga menggarisbawahi kredibilitas panitia pelaksana yang dibuktikan oleh dukungan sponsor yang konsisten dari tahun ke tahun. 


Hal ini menunjukkan kepercayaan dan keyakinan para sponsor terhadap pengelolaan dan dampak positif Ramadhan Fest.


Meskipun dukungan pemerintah daerah tahun ini tidak lagi berupa anggaran langsung dari APBD, Wakil Bupati Soppeng memastikan dukungan tetap diberikan dalam bentuk lain. Beliau mengapresiasi kontribusi besar HIPMI dalam menstimulasi perekonomian masyarakat.


"Pemerintah Kabupaten Soppeng berterima kasih kepada HIPMI atas dedikasi dan kerja kerasnya," lanjut Wakil Bupati. 


"Kami berharap Ramadhan Fest dapat terus berkembang dan menjadi model bagi daerah lain. Ke depan, kita bisa mengeksplorasi kemungkinan kolaborasi dengan pasar murah dan melibatkan lebih banyak kecamatan di Kabupaten Soppeng".


Wakil Bupati Soppeng juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan tempat yang menyebabkan tidak semua pelaku UMKM dapat berpartisipasi. 


Ia mengapresiasi proses seleksi yang dilakukan panitia dengan memperhatikan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.


"Saya percaya teman-teman HIPMI bekerja dengan suka rela dan tanpa orientasi profit," tutup Wakil Bupati. "Kegiatan ini adalah wujud tanggung jawab dan komitmen sosial, karena tidak semua hal harus diukur dengan materi."


Acara turut dihadiri, para Anggota Forkopimda, H. A. Kaswadi Razak, SE, para pimpinan BUMN/BUMD Kab. Soppeng, dan para pengurus dan anggota HIPMI Soppeng.


(Red/hms) 

Sabtu, 17 Agustus 2024

Haji Suwardi Haseng Sebut Usaha Kecil Menengah Penopang Perekonomian Daerah

Soppeng, Teropongsulawesi.com- Bakal Calon Bupati Soppeng, Haji Suwardi Haseng, mendatangi sejumlah warga di Talepu, Lilirilau, Jumat. 

Kedatangannya disambut sejumlah warga yang sedang bercengkrama di depan sebuah kios yang menjual barang campuran. 

Bersama warga, pengusaha sukses ini berdiskusi banyak hal sambil mencicipi hidangan ringan. 

Salah satu yang dibahas adalah persoalan membantu UMKM. "Usaha kecil menengah adalah penopang utama perekonomian daerah. 

Sebagai pengusaha yang selama ini membangun bisnis dari bawah, saya paham bagaimana memperlakukan usaha kecil agar bisa tumbuh dengan baik," katanya. 

Salah satu yang akan menjadi program utamanya ke depan saat menjadi Bupati Soppeng adalah membuka lebih banyak dan lebih mudah akses permodalan ke perbankan. 

"Salah satu kesulitan terbesar dari usaha kecil adalah akses permodalan yang cukup. Pemda perlu proaktif membuka akses permodalan agar usaha kecil ini bisa bertumbuh menjadi besar," katanya.

Selain akses permodalan, persoalan produksi dan pemasarannya harus diselesaikan. 

"Proses produksi harus diperhatikan terutama pengemasan dan sertifikasi halal serta BPOM nya. Pemda harus membantu dalam proses itu. 

"Setelah itu pemasarannya harus diintervensi agar ada jaminan produksi mereka tersalurkan ke konsumen dengan cepat," tukasnya. 

Dalam Pilkada Soppeng, Haji Suwardi Haseng yang berpasangan Selle KS Dalle dengan tagline SUKSES sudah diusung empat parpol dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang terdiri dari Golkar, Gerindra, Nasdem, dan Partai Demokrat plus non parlemen, PKB. 

Total kursi yang dikuasai pasangan ini adalah 22 kursi dari total 30 kursi. (*)

Rabu, 22 Februari 2023

DPP PAPERA: Prabowo Pejuang Ekonomi Kerakyatan Harapan Rakyat


Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) massif melaksanakan deklarasi mendukung Prabowo Subianto pada pilpres 2024.

Serta menguraikan berbagai program unggulannya secara terbuka di ruang publik, Rabu 22 Februari 2023.

Program unggulan tersebut memiliki tujuan utama yaitu untuk memperkuat ekonomi rakyat yang saat ini sangat membutuhkan sokongan politik, kebijakan dan anggaran.

Selanjutnya, bentuk program PAPERA tersebut adalah pembangunan infrastruktur pasar, Sumber Daya Manusia (SDM), akses modal usaha dan akses distribusi barang.

Dalam keterangan pers, Ketua Umum DPP PAPERA Don Muzakir menyampaikan program prioritas atau unggulan PAPERA tersebut akan terwujud saat Prabowo Subianto menjadi presiden Republik Indonesia melalui pilpres 2024 mendatang.

"Kita PAPERA, baik di tingkat DPP, DPC hingga komisariat akan memprioritaskan program unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat yang lebih cepat dan masif. Kita yakin karena Bapak Prabowo Subianto telah berkomitmen dengan apa yang diperjuangkan oleh PAPERA bersama masyarakat," ujar Don Muzakir.

Hadirnya gagasan dan program unggulan itu muncul dari kondisi lapangan dan benang merah aspirasi masyarakat yang selama ini ditampung dan diperjuangkan bersama barisan politik ekonomi kerakyatan bersama Prabowo Subianto melalui sayap Partai Gerindra yaitu PAPERA.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PAPERA Sudaryono juga menjelaskan melalui gerakan PAPERA Tentunya akan terus fokus pada penguatan dan kepedulian terhadap kepentingan pedagang dan masyarakat.

"Fokus gerakan PAPERA terus memperkuat dan menyasar kegiatan-kegiatan produktif dan kreatif dalam mendulang kebangkitan ekonomi pedagang dan masyarakat mengikuti perkembangan dan tantangan global dan nasional," terangnya.

"Misalnya, kita terus melibatkan semua pihak untuk bersama-sama memperhatikan keluh-kesah yang dihadapi masyarakat dan pedagang. Dengan demikian, PAPERA hadir memberikan solusi melalui program unggulannya PAPERA," tutup Sudaryono.

(Ismal S)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved