Soppeng -->

Minggu, 13 September 2026

HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Soppeng Berbagi Sembako, Sasar Ojol dan Warga Disabilitas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memperingati HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Soppeng tak hanya sibuk dengan aktivitas di jalan raya. Kepedulian sosial juga ditunjukkan dengan turun langsung membagikan sembako kepada pengemudi ojek dan warga penyandang disabilitas.

Aksi sosial tersebut berlangsung Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita dan menjadi bagian dari rangkaian HUT Lalu Lintas ke-71 yang mengusung semangat “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.”

Kasat Lantas Polres Soppeng Iptu Asdar, S.Sos. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Satlantas sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Polantas tidak hanya hadir di jalan untuk mengatur dan menjaga kelancaran lalu lintas. Kami juga ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat,” ujar Iptu Asdar.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan memang sederhana, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat dan menjadi bentuk kepedulian kami,” katanya.

Selain menyasar pengemudi ojek, bantuan juga diberikan kepada anak yatim piatu penyandang disabilitas. Pemilihan penerima bantuan menjadi bagian dari upaya Satlantas menghadirkan kepedulian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Iptu Asdar menambahkan, momentum HUT Lalu Lintas ke-71 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian.

“Semangat Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri harus diwujudkan melalui pelayanan dan kepedulian yang nyata,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Soppeng berharap kedekatan dengan masyarakat semakin terbangun. Bukan hanya hadir saat mengatur lalu lintas, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian.

(RAT)

Bupati Soppeng Suwardi Haseng Beri Penghargaan Atlet, Pesannya di HAORNAS Bikin Warga Harus Bergerak


Soppeng, Teropongsulawesi.com,. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng memberikan apresiasi khusus kepada atlet dan pelatih berprestasi pada momentum Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XLIII Tahun 2026.

Sertifikat penghargaan diserahkan Suwardi secara simbolis sebelum upacara HAORNAS berlangsung di Halaman Kantor Bupati Soppeng, Senin (14/9/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Soppeng melalui prestasi olahraga.

Namun, pesan Suwardi dalam momentum HAORNAS kali ini tidak hanya soal prestasi.

Saat bertindak sebagai pembina upacara, Suwardi membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar.”

Pesan utamanya jelas: olahraga harus keluar dari sekadar arena pertandingan dan masuk ke dalam kehidupan masyarakat.

Olahraga ditempatkan sebagai investasi bangsa karena memiliki peran besar dalam membentuk masyarakat yang sehat, disiplin, tangguh, produktif, berkarakter dan berprestasi.

Pemerintah daerah pun didorong menjadi motor penggerak agar masyarakat tidak hanya aktif ketika ada kegiatan olahraga, tetapi menjadikan aktivitas fisik sebagai kebiasaan sehari-hari.

Ada lima arah yang menjadi perhatian. Olahraga harus menjadi bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas SDM, pemerintah daerah menjadi penggerak masyarakat aktif, olahraga hadir dalam keseharian, keberhasilan diukur dari perubahan perilaku, serta pembangunan olahraga dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan.

Suwardi kembali menyampaikan ajakan agar masyarakat mengubah pola hidup secara bertahap.

Dari pasif menjadi aktif. Dari aktif menjadi bugar. Dari bugar menjadi produktif.

Di tengah dorongan terhadap olahraga masyarakat, pembinaan atlet berprestasi juga tetap menjadi perhatian. Prestasi tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari budaya olahraga, pembinaan prestasi hingga industri olahraga.

Karena berada paling dekat dengan masyarakat, pemerintah daerah dinilai memiliki peran penting dalam membangun ekosistem tersebut.

Artinya, HAORNAS tidak boleh berhenti pada upacara, seremoni atau pemberian penghargaan. Semangat olahraga harus benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Momentum HAORNAS 2026 di Soppeng sekaligus menjadi ajang penghormatan bagi para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah.

Suwardi pun mengajak seluruh masyarakat untuk mulai bergerak sesuai kemampuan masing-masing.

“Ayo Bergerak, Ayo Berolahraga, Ayo Bugarkan Indonesia.”

Upacara HAORNAS turut dihadiri unsur Forkopimda, Pj. Sekda, Staf Ahli, Asisten Sekretariat Daerah, kepala SKPD, kepala bagian Setda, camat, lurah dan Kepala Desa.

(RAT)

Bupati Soppeng Minta Zakat Tepat Sasaran: Jangan Ada Lagi Pendataan Suka dan Tidak Suka


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pesan tegas disampaikan Bupati Soppeng dalam penyaluran Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Watansoppeng, Minggu (13/9/2026).

Bupati meminta seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memastikan proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara objektif dan berdasarkan kondisi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia mengingatkan agar tidak ada penerima yang ditentukan hanya karena faktor kedekatan, hubungan pribadi maupun pertimbangan subjektif lainnya.

“Hindari pendataan secara ‘SUKA DAN TIDAK SUKA’, tapi berikanlah kepada yang memang berhak,” tegas Bupati.

Menurutnya, zakat merupakan amanah yang bersumber dari masyarakat sehingga penyalurannya harus dapat dipertanggungjawabkan. Setiap dana yang dihimpun harus sampai kepada golongan yang memang memiliki hak untuk menerimanya.

Bupati juga berharap bantuan ZIS tidak berhenti sebagai bantuan konsumtif. Penerima yang memiliki usaha didorong memanfaatkan bantuan tersebut sebagai modal pengembangan usaha.

“Gunakanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga atau dimanfaatkan sebagai penunjang usaha produktif,” ujarnya.

Ia bahkan berharap para mustahik yang menerima bantuan hari ini mampu meningkatkan taraf hidupnya sehingga ke depan dapat menjadi muzaki.

395 Penerima, Bantuan Capai Rp136 Juta

BAZNAS Kabupaten Soppeng dalam kegiatan tersebut menyalurkan ZIS kepada 395 penerima manfaat dengan total bantuan mencapai Rp136 juta.

Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM Satturi, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan penerima bantuan tersebar di Kecamatan Lalabata, Donri-Donri dan Ganra.

Rinciannya, Kecamatan Lalabata menerima alokasi untuk 100 mustahik, 50 siswa dan 50 pelaku UMKM.

Di Kecamatan Donri-Donri, bantuan diberikan kepada 90 mustahik, 30 siswa dan 10 pelaku UMKM. Sedangkan di Kecamatan Ganra terdapat 40 mustahik, 20 siswa dan lima pelaku UMKM.

Bantuan diberikan berdasarkan kategori penerima. Pelaku UMKM menerima Rp1,5 juta, mustahik sebesar Rp300 ribu, sedangkan siswa dan santri memperoleh Rp200 ribu berikut tas sekolah.

Di kesempatan tersebut, Bupati kembali mengajak ASN serta masyarakat yang telah memenuhi nisab untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan modal penting dalam memperkuat pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran ZIS tersebut turut dihadiri Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abd. Rahman, anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi Golkar Hj. Andi Wahdah dan Hj. Insana, perwakilan Kemenag Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, para camat, pengurus BAZNAS, UPZ, lurah serta kepala desa.

(RAT)

Sabtu, 12 September 2026

Bupati Soppeng Warning Mitra MBG: Jangan Sekadar Bagikan Makanan, Standar Gizi dan Kebersihan Wajib Dijaga


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng memberikan penekanan serius terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Soppeng. Program yang menyasar kelompok penerima manfaat tersebut diminta tidak hanya mengejar jumlah distribusi, tetapi harus memastikan makanan yang diberikan benar-benar aman, bergizi dan disajikan tepat waktu.

Pesan itu disampaikan Bupati Soppeng saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar Gabungan Mitra MBG Kabupaten Soppeng di Gedung Lapatau, Sabtu malam (12/9/2026).

Bupati menegaskan, MBG merupakan Program Strategis Nasional sehingga seluruh proses pelaksanaannya harus mengikuti mekanisme dan standar yang telah ditentukan.

“Pemerintah daerah tidak main-main dan menaruh harapan besar kepada seluruh jajaran Gabungan Mitra MBG untuk menyukseskan penyelenggaraan MBG di Kabupaten Soppeng,” tegasnya.

Ia mengingatkan para mitra agar tidak menganggap persoalan kebersihan, gizi dan keamanan pangan sebagai hal sepele. Sedikit saja standar diabaikan, dampaknya dapat langsung dirasakan penerima manfaat.

Empat hal menjadi perhatian utama, yakni higienitas, standar gizi yang optimal, ketepatan waktu penyajian dan kualitas bahan pangan.

Menurutnya, makanan yang disiapkan melalui program MBG dikonsumsi oleh kelompok yang membutuhkan perhatian khusus. Penerimanya bukan hanya anak sekolah dan santri, tetapi juga balita, ibu hamil serta ibu menyusui.

Karena itu, pengawasan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari pemilihan dan penyiapan bahan pangan, proses pengolahan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), proses distribusi hingga makanan diterima oleh penerima manfaat.

Pemkab Soppeng sendiri menyatakan siap mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan program tersebut. Dukungan pemerintah daerah dilakukan melalui fasilitasi lahan dapur SPPG, penyediaan serta verifikasi data penerima manfaat dan pemanfaatan laboratorium daerah untuk pengujian sampel makanan.

Pengujian secara berkala diperlukan untuk memastikan makanan yang disalurkan aman dan tidak mengandung zat berbahaya maupun bakteri yang dapat menyebabkan keracunan.

Selain makanan, kondisi dapur juga menjadi perhatian. Higienitas dan sanitasi SPPG harus dipastikan tetap terjaga sehingga proses pengolahan makanan berlangsung sesuai standar keamanan pangan.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Maulid Gabungan Mitra MBG Kabupaten Soppeng, Yunas Asri, melaporkan saat ini sudah terdapat 18 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Soppeng.

Pertumbuhan jumlah SPPG tersebut sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Semakin luas cakupan program, semakin besar pula kebutuhan terhadap pengawasan agar standar pelayanan tidak berbeda antara satu dapur dengan dapur lainnya.

Bupati pun meminta seluruh unsur yang terlibat menjaga konsistensi kualitas. Program MBG harus dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab karena menyangkut kesehatan serta masa depan generasi penerima manfaat.

Peringatan Maulid kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menguatkan Semangat Berbagi untuk Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia.”

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa semangat berbagi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab. Makanan yang diberikan kepada masyarakat harus benar-benar layak, aman dan memiliki nilai gizi yang dibutuhkan.

Bupati berharap MBG menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi Soppeng yang sehat, cerdas, religius, berintegritas dan mampu bersaing.

Dengan 18 SPPG yang telah beroperasi, seluruh pihak diminta tidak lengah. Pemerintah daerah, mitra pelaksana dan unsur terkait harus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai mekanisme.

Pesannya jelas: MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi memastikan setiap makanan yang sampai kepada penerima benar-benar aman, bergizi dan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang generasi masa depan Soppeng.

(RAT) 

Jumat, 11 September 2026

Direktur RSUD La Temmamala Terima Penghargaan, Soppeng Raih Juara II Inovasi Rumah Sakit


Makassar, Teropongsulawesi.com, Direktur RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ., menerima penghargaan atas keberhasilan rumah sakit tersebut meraih Juara II Pameran Layanan dan Inovasi Rumah Sakit tingkat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Penghargaan tersebut diterima langsung dr. Sitti Mudirusniah pada kegiatan PERSI/MAKERSI Wilayah Sulselbar yang digelar di Claro Hotel & Convention Makassar, Jumat (11/9/2026).

Raihan tersebut menjadi apresiasi atas kreativitas dan kualitas RSUD La Temmamala dalam menampilkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan pada ajang tersebut.

Tak sekadar mengejar prestasi, keikutsertaan RSUD La Temmamala menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien.

Berbagai inovasi yang ditampilkan juga menjadi sarana untuk memperkenalkan terobosan pelayanan sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan memperkuat jejaring dengan fasilitas kesehatan lainnya di Sulselbar.

Sertifikat penghargaan ditandatangani Ketua PERSI Wilayah Sulselbar, Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.PD-KKV, FINASIM, MARS, bersama Ketua Panitia Muswil PERSI & MAKERSI Sulselbar 2026, drg. Sukaeni Ibrahim, Ph.D.

Direktur RSUD La Temmamala, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit.

“Capaian ini bukan sekadar pengakuan atas keunggulan pameran dan inovasi, melainkan pemacu semangat bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan bagi pasien,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan menghadirkan inovasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang paling penting bukan hanya penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Raihan Juara II ini sekaligus mempertegas langkah RSUD La Temmamala dalam mendorong transformasi pelayanan kesehatan yang lebih inovatif, ramah, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Bagi Soppeng, capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa inovasi pelayanan kesehatan dari daerah mampu mendapat tempat di tingkat Sulselbar.

(Red)

Kamis, 10 September 2026

Das’ad Latif Hadir di Mapolres Soppeng, Polisi Diingatkan Jangan Lepas dari Akhlak


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Tugas kepolisian bukan hanya soal aturan, kewenangan dan penegakan hukum. Di balik seragam yang dikenakan, setiap anggota Polri juga dituntut memiliki akhlak dan keteladanan saat berhadapan dengan masyarakat.

Pesan itu mengemuka saat Polres Soppeng menghadirkan Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. dalam kegiatan tausiah dan doa bersama di Lapangan Apel Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang diikuti jajaran Polres Soppeng, unsur Forkopimda, tokoh agama, tamu undangan dan masyarakat tersebut mengangkat tema “Merajut Keakraban dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Polri Presisi, Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Kehadiran Ustaz Das’ad Latif memberikan nuansa tersendiri dalam kegiatan pembinaan rohani tersebut. Tausiah tidak hanya menjadi penguatan keagamaan, tetapi juga ruang untuk mengingatkan personel tentang pentingnya menjaga perilaku dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kemampuan profesional seorang anggota harus dibarengi dengan karakter dan integritas.

“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang bagaimana kita menjalankan tugas sesuai aturan, tetapi juga bagaimana kita menjaga sikap, ucapan dan perilaku ketika berhadapan dengan masyarakat,” ujar Hari Budiyanto.

Ia menilai akhlak Rasulullah SAW dapat menjadi teladan bagi personel dalam menjalankan tugas, terutama dalam menjaga kejujuran, kesabaran, tanggung jawab dan sikap menghargai orang lain.

Kapolres berharap kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi diri bagi seluruh personel.

“Semoga apa yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Hari menegaskan, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kehadiran polisi yang mampu memberikan pelayanan secara humanis dan profesional.

“Kita ingin setiap personel hadir dengan sikap yang humanis, profesional dan berintegritas, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif menyampaikan tausiah mengenai keteladanan Rasulullah SAW dan pentingnya menjaga akhlak dalam kehidupan.

Pesan tersebut menjadi penguatan bagi personel agar tugas yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada kewajiban kedinasan, tetapi juga dilandasi moral dan tanggung jawab.

Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Kapolres Soppeng juga menyerahkan cinderamata kepada Ustaz Das’ad Latif sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan tausiah yang diberikan.

Turut hadir Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Farid, S.Sos., Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos., Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng, unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Soppeng, personel, tokoh agama, tamu undangan dan masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.40 Wita dalam suasana tertib dan kondusif.

Bagi Polres Soppeng, pembinaan rohani tersebut menjadi bagian dari upaya membangun personel yang tidak hanya kuat dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu menjaga sikap dan akhlak ketika bersentuhan langsung dengan masyarakat.

(RAT) 

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved