Soppeng, Teropongsulawesi.com, Open Tournament Domino Bupati Cup II Soppeng 2026 kembali mencatat sejarah sebagai salah satu turnamen domino terbesar di Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026, tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Lade, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dan berhasil menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai daerah.
Sejak pagi hari, lokasi kegiatan telah dipadati peserta dan penonton. Panitia menyiapkan sedikitnya 10 tenda terowongan berukuran besar untuk menaungi ratusan meja pertandingan yang digunakan para peserta. Ribuan pasangan pemain domino tampak serius menyusun strategi, menciptakan suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, hadir secara langsung menyaksikan jalannya pertandingan. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga domino yang kini semakin diminati masyarakat dan dikenal sebagai olahraga intelektual.
Sebelum pembukaan resmi dimulai, Bupati Soppeng terlihat berbincang santai sambil bermain domino bersama Ketua PORDI Soppeng, Andi Syamsul Rijal, serta Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, H. Nasfidin. Momen tersebut menunjukkan kedekatan antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati H. Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan antar peserta dari berbagai daerah.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menunjukkan strategi dan kecerdasan dalam bermain domino secara profesional, serta menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara PORDI Soppeng dan PORDI Sulawesi Selatan dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Soppeng. Dukungan juga datang dari unsur legislatif daerah, termasuk Wakil Ketua DPRD Soppeng yang turut berperan dalam aspek sponsorship serta dukungan teknis pelaksanaan kegiatan.
Turnamen ini terbuka untuk peserta lokal maupun luar daerah. Sejumlah pemain dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan bahkan luar provinsi turut ambil bagian, menjadikan kompetisi ini sebagai ajang adu strategi lintas wilayah.
Dari sisi hadiah, panitia menyiapkan total prize pool sebesar Rp250 juta. Jumlah tersebut menjadikan Bupati Cup II Soppeng 2026 sebagai salah satu kompetisi domino dengan nilai hadiah terbesar di Sulawesi Selatan tahun ini. Rinciannya, Juara I sebesar Rp100 juta, Juara II Rp50 juta, Juara III Rp25 juta, Juara IV Rp15 juta, serta hadiah berjenjang hingga peringkat 64.
Dengan biaya pendaftaran Rp250 ribu per pasangan, turnamen ini dinilai cukup terjangkau dibandingkan total hadiah yang diperebutkan. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga domino terus berkembang dan memiliki basis penggemar yang kuat di Sulawesi Selatan.
Selain sebagai ajang olahraga intelektual, kegiatan ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selama pelaksanaan turnamen, sektor UMKM, kuliner, dan jasa di sekitar lokasi mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan.
Pemerintah Kabupaten Soppeng menilai kegiatan ini sebagai contoh sinergi positif antara olahraga, hiburan rakyat, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Open Tournament Domino Bupati Cup II Soppeng 2026 pun diyakini menjadi event berkelas yang memperkuat posisi Kabupaten Soppeng sebagai salah satu pusat olahraga domino di Sulawesi Selatan.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, organisasi domino, serta antusiasme tinggi dari para peserta, turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan di masa mendatang.
(Silviana)


FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram