Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ganra bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Ganra, Marzuki, rombongan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Maniang Patu, Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Kamis (25/6/2026).
Kunjungan kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran hebat yang menghanguskan empat rumah panggung. Musibah itu mengakibatkan para korban kehilangan tempat tinggal beserta sebagian besar harta benda yang mereka miliki.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Kepala KUA Ganra didampingi para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Ganra. Kedatangan rombongan disambut oleh Sekretaris Desa Lompulle yang kemudian mengantar mereka menemui keluarga korban.
Bantuan yang diserahkan berupa Dana yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban di masa-masa awal pascakebakaran.
Kepala KUA Ganra, Marzuki, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurutnya, kehadiran KUA bersama UPZ bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para korban tidak merasa sendiri menghadapi musibah.
"Musibah ini menjadi duka bagi kita semua. Kehadiran kami bersama UPZ merupakan bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang diuji. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka," ujar Marzuki.
Ia menambahkan, nilai-nilai kepedulian sosial harus terus dipupuk di tengah masyarakat, terutama ketika ada warga yang mengalami cobaan. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan.
Selain menyerahkan bantuan, Marzuki bersama rombongan juga memanjatkan doa agar seluruh korban diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah.
Ia berharap Allah SWT memberikan kemudahan, mengganti segala yang hilang dengan rezeki yang lebih baik, serta mempercepat proses pemulihan kehidupan para korban.
Marzuki juga berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu, baik melalui bantuan materi maupun dukungan moril. Ia menilai semangat gotong royong merupakan kekuatan utama masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana.
"Kami berharap para korban segera bangkit dari musibah ini. Semoga semakin banyak pihak yang ikut peduli sehingga kebutuhan para korban dapat terpenuhi dan mereka dapat kembali menjalani kehidupan seperti sediakala," harapnya.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan KUA Kecamatan Ganra bersama UPZ ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai pihak di lokasi bencana diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi para korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka setelah musibah yang menghanguskan empat rumah panggung tersebut.
(Silviana)


FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram