Organisasi -->

Kamis, 01 Oktober 2026

GMNI Sinjai Kecam Dugaan Intervensi Polisi terhadap Sosialisasi GSNI di Sekolah

 

Sinjai, Teropongsulawesi.com, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sinjai mengecam keras dugaan intervensi oknum kepolisian terhadap kegiatan sosialisasi Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) di sejumlah sekolah di Kabupaten Sinjai.

GMNI menilai dugaan penghambatan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut ruang kebebasan berserikat, berkumpul, menyampaikan gagasan, serta aktivitas organisasi kepemudaan dan pelajar.

Dalam pernyataannya, GMNI menyebut GSNI memiliki keterkaitan historis dengan proses kaderisasi generasi muda. GSNI dipandang sebagai wadah pembelajaran dan pengabdian bagi pelajar sebelum memasuki dunia kemahasiswaan.

“GSNI adalah saudara sejajar GMNI, tempat siswa mengawali pengabdian sebelum melangkah ke dunia kemahasiswaan,” demikian pernyataan DPC GMNI Sinjai.

GMNI juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi GSNI di sekolah bukan kegiatan yang dilakukan tanpa dasar. Pihaknya menyebut telah terdapat rekomendasi dari instansi pendidikan terkait.

Untuk kegiatan yang menyasar pelajar SMP sederajat, GMNI menyebut GSNI telah memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai melalui surat Nomor 000.1.1/04.5918/Disdik tentang Rekomendasi Kegiatan tertanggal 29 Juli 2026.

Sementara untuk jenjang SMA sederajat, disebut telah terdapat rekomendasi dari Wilayah V Dinas Pendidikan melalui surat Nomor 500.5.7.15/573/CD/V/DISDIK tentang Rekomendasi Kegiatan tertanggal 25 Agustus 2026.

Atas dasar tersebut, GMNI menilai pelaksanaan sosialisasi GSNI memiliki dasar administratif dan dilakukan dalam koridor kegiatan organisasi.

GMNI kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan jaminan konstitusional mengenai kebebasan menyampaikan pendapat dan memperoleh serta menyampaikan informasi.

Menurut GMNI, Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945 menjamin setiap orang memiliki hak untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Selain itu, Pasal 28F UUD 1945 mengatur hak setiap orang untuk berkomunikasi serta memperoleh dan menyampaikan informasi.

“Tanpa alasan hukum yang jelas, oknum kepolisian diduga menghalangi GSNI Sinjai menyampaikan gagasan kebangsaan kepada sesama pelajar,” tegas GMNI dalam pernyataannya.

GMNI juga menekankan bahwa GSNI bukan organisasi yang baru muncul. Organisasi tersebut disebut telah berdiri sejak 1959 dan selama puluhan tahun menjalankan aktivitas kaderisasi pelajar dengan membawa nilai-nilai kebangsaan.

Karena itu, GMNI meminta dugaan intervensi tersebut ditelusuri secara objektif dan apabila ditemukan pelanggaran, pihak yang bertanggung jawab diminta ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“GMNI mengecam keras dugaan intervensi yang dilakukan oknum kepolisian dan meminta agar ditelusuri serta ditindak secara tegas sesuai peraturan yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.

GMNI Sinjai juga menyatakan tidak menutup kemungkinan menempuh langkah lanjutan apabila persoalan tersebut tidak segera mendapatkan penyelesaian.

“Jika seruan ini tidak diindahkan segera, maka GMNI bersama GSNI akan menempuh jalur aksi maupun proses hukum yang sah demi menegakkan keadilan dan menjaga ruang demokrasi,” tegas DPC GMNI Sinjai.

Hingga berita ini disusun, pernyataan tersebut merupakan sikap dari DPC GMNI Sinjai. Klarifikasi dari pihak kepolisian terkait dugaan intervensi dan alasan penghentian atau penghambatan kegiatan sosialisasi GSNI belum termuat dalam pernyataan tersebut.

(Red)

Rabu, 30 September 2026

Pilketos Serentak Digelar, Wabup Selle Ajak Pelajar Belajar Demokrasi dengan Sportif


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) serentak tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan digelar, Rabu (30/9/2026). Di Kabupaten Soppeng, pelaksanaan Pilketos dipusatkan salah satunya di SMAN 1 Soppeng dan dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle K.S. Dalle.

Wabup Selle mengapresiasi pelaksanaan Pilketos serentak tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelajar untuk mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.

Ia meminta para siswa tidak memandang Pilketos hanya sebagai kegiatan rutin organisasi sekolah.

“Momen pemilihan Ketua OSIS ini jangan disia-siakan. Ini adalah pesta demokrasi pelajar,” ujar Selle.

Menurutnya, Pilketos dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa sebelum nantinya terlibat dalam proses demokrasi yang lebih luas di masyarakat.

“Pemilihan Ketua OSIS serentak ini merupakan miniatur Pemilu. Dari sini para siswa dapat belajar bagaimana menggunakan hak pilih, menentukan pilihan, menghargai perbedaan, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap yang dewasa,” katanya.

Selle menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif selama seluruh tahapan pemilihan. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi dan harus disikapi secara dewasa.

Para siswa juga diharapkan tidak saling menjatuhkan hanya karena mendukung calon yang berbeda. Sebaliknya, seluruh peserta Pilketos diminta menjadikan proses tersebut sebagai pengalaman untuk membangun sikap sportif dan saling menghormati.

“Siapa pun yang terpilih nantinya harus didukung. Setelah proses pemilihan selesai, kita kembali bersama sebagai satu keluarga besar sekolah,” demikian semangat yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Pilketos serentak Sulawesi Selatan tahun 2026 sekaligus menjadi sarana pembelajaran mengenai tata cara pemilihan, penggunaan hak suara, kepatuhan terhadap aturan serta tanggung jawab dalam menjalankan demokrasi.

Khusus di SMAN 1 Soppeng, kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Kodim 1423 Soppeng, Kejaksaan, KPU, Bawaslu, Cabang Dinas Pendidikan, pengawas, pendamping dan sejumlah undangan lainnya.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan memperoleh pengalaman berharga bahwa demokrasi bukan hanya tentang memenangkan pilihan, tetapi juga tentang menghormati proses, menerima hasil dan tetap menjaga persatuan.

Pilketos akhirnya menjadi ruang belajar bagi siswa untuk mengenal kepemimpinan sekaligus membangun karakter sebagai generasi muda yang bertanggung jawab, sportif dan mampu menghargai perbedaan.

(Red)

Rabu, 23 September 2026

Koperasi Mawar Buka Babak Baru, Hj Suarni Dorong Unit Toko Jadi Penggerak Usaha


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Setelah sempat terhenti selama beberapa tahun, Koperasi Wanita PKK Mawar Kabupaten Soppeng kembali menata langkah. Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali organisasi sekaligus membuka babak baru pengembangan usaha koperasi.

RAT yang dirangkaikan dengan pemilihan dan pelantikan pengurus periode 2026–2028 digelar di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Rabu (23/9/2026).

Dalam forum tersebut, Ny. Nurjannah Chair dipercaya memimpin Koperasi Wanita PKK Mawar untuk periode 2026–2028, menggantikan Ny. Hermawati Dipa, S.Pd.

Koperasi Wanita PKK Mawar telah memiliki badan hukum sejak 10 Juni 1991. Hingga Tahun Buku 2025, koperasi tersebut tercatat memiliki 343 anggota.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengatakan kebangkitan koperasi harus menjadi momentum untuk membangun kembali kepercayaan dan partisipasi anggota.

Menurutnya, RAT kali ini memiliki arti lebih dari sekadar agenda organisasi.

“RAT hari ini memiliki makna yang istimewa, karena bukan sekadar forum evaluasi tahunan, melainkan juga menjadi penanda kebangkitan kembali Koperasi Mawar setelah masa vakum tersebut,” ujar Hj. Suarni.

Ia menekankan pentingnya tata kelola yang sehat dalam menjalankan koperasi. Pengurus dituntut bekerja secara amanah, jujur dan transparan serta menjaga komunikasi dengan anggota.

Di sisi usaha, Koperasi Mawar juga mengambil arah baru. Usaha simpan pinjam yang sebelumnya dijalankan akan diarahkan menuju pengembangan unit toko sebagai sumber pendapatan utama koperasi.

Hj. Suarni meminta pengurus tidak terburu-buru membuka usaha tanpa perencanaan. Kebutuhan modal, lokasi, jenis barang, potensi pasar hingga sistem pencatatan keuangan harus dihitung secara matang.

Langkah tersebut dinilai penting agar unit toko tidak sekadar menjadi aktivitas baru, tetapi mampu berkembang dan menghasilkan manfaat bagi anggota.

Hj. Suarni juga mengajak seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng untuk bergabung sebagai anggota Koperasi PKK Mawar. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kembali basis koperasi.

Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Soppeng diminta terus memberikan pendampingan. Audit dan pelatihan manajemen bagi pengurus menjadi bagian yang dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan koperasi.

Pengalaman vakum, kata Hj. Suarni, harus menjadi pelajaran agar roda organisasi tidak kembali berhenti.

“Jangan biarkan Mawar vakum lagi,” tegasnya.

Ia berharap pengurus baru segera bekerja dan menjalankan hasil RAT secara konsisten sehingga Koperasi Wanita PKK Mawar tidak hanya kembali aktif secara organisasi, tetapi juga mampu berkembang sebagai wadah usaha yang memberi manfaat nyata bagi anggotanya.

RAT turut dihadiri Kepala Dinas PPK & UKM Kabupaten Soppeng, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng dr. Hj. Rahmawati Selle, Ketua Dekopinda Kabupaten Soppeng serta anggota Koperasi Wanita PKK Mawar.

(RAT)

Selasa, 25 Agustus 2026

PJI Sulsel Apresiasi Polda Jabar Bongkar Passobis Sidrap, Koordinasi dengan Polda Sulsel Dipertanyakan


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pengungkapan sindikat penipuan daring atau passobis asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat mendapat apresiasi dari Humas Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Dzoel SB.

Meski demikian, keberhasilan tersebut turut memunculkan sorotan mengenai koordinasi penanganan kejahatan siber lintas wilayah. Sebab, jaringan yang beroperasi dari Sidrap itu justru dibongkar langsung oleh aparat Polda Jawa Barat.

Dzoel SB mempertanyakan sejauh mana koordinasi Polda Jabar dengan Polda Sulsel maupun Polres Sidrap sebelum dilakukan penindakan.

“PJI Sulsel mengapresiasi langkah tegas Polda Jawa Barat. Namun, ketika aktivitas para terduga pelaku berada di Sidrap, publik tentu ingin mengetahui bagaimana koordinasi dengan Polda Sulsel dan Polres Sidrap,” ujar Dzoel SB. Selasa (25/8/2026). 

Menurutnya, persoalan tersebut penting dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

“Ini bukan untuk mendiskreditkan institusi kepolisian di Sulsel. Justru transparansi diperlukan agar masyarakat memahami bagaimana mekanisme koordinasi dalam mengungkap kejahatan siber yang melibatkan wilayah hukum berbeda,” katanya.

20 Orang Diamankan, 12 Jadi Tersangka

Dalam operasi tersebut, aparat Polda Jabar mengamankan sekitar 20 orang di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas sindikat. Setelah pemeriksaan dan pencocokan dengan alat bukti, 12 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Ke-12 tersangka masing-masing berinisial UR, BS, NYL, NR, FN, DN, HB, NK, ARB, MD, MA, dan MDH.

Mereka diduga menjalankan peran berbeda, mulai dari penyedia akun, pembuat unggahan kendaraan fiktif hingga operator yang berkomunikasi dengan calon korban.

Kasus tersebut terungkap setelah Polda Jabar menerima dua laporan polisi dari korban berinisial FFK dan NM. Penelusuran siber kemudian mengarahkan penyidik ke Kabupaten Sidrap dan dilakukan penindakan pada 12 Agustus 2026.

Modus Jual Mobil Murah, Ngaku Anggota TNI

Sindikat tersebut diduga menggunakan Facebook untuk menawarkan mobil dengan harga jauh di bawah pasaran.

Calon korban kemudian diarahkan berkomunikasi melalui pesan pribadi hingga WhatsApp. Untuk meningkatkan kepercayaan, salah satu pelaku diduga mengaku sebagai anggota TNI dan menggunakan foto maupun pakaian dinas.

Pelaku bahkan melakukan video call dengan mengenakan seragam TNI. Polisi juga menemukan benda yang tampak seperti senjata api dalam materi yang digunakan pelaku, namun benda tersebut ternyata merupakan senjata mainan.

Setelah korban percaya, pelaku mengirimkan video yang seolah-olah memperlihatkan kendaraan sedang dikemas untuk dikirim melalui jasa kargo.

Padahal, video tersebut diduga dibuat di sebuah rumah dan bukan di fasilitas pengiriman kendaraan.

Korban kemudian diarahkan mentransfer uang ke rekening tertentu.

Dari dua laporan yang ditangani, FFK mengalami kerugian Rp19.941.774, sedangkan NM mengalami kerugian Rp20.354.459. Total kerugian kedua korban mencapai lebih dari Rp40 juta.

PJI Minta Kejahatan Siber Ditangani Terpadu

Dzoel menilai kasus tersebut menjadi pengingat bahwa kejahatan siber tidak lagi mengenal batas wilayah. Pelaku dapat beroperasi dari satu daerah, sementara korban berada di provinsi lain.

Karena itu, menurutnya, koordinasi antara kepolisian daerah menjadi bagian penting dalam memutus jaringan penipuan daring.

“Jangan sampai kejahatan siber berkembang karena adanya celah koordinasi. Aparat harus bergerak bersama, saling berbagi informasi dan memastikan setiap jaringan yang terungkap dapat ditelusuri hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur penawaran kendaraan dengan harga tidak masuk akal di media sosial.

“Kalau harga terlalu murah, masyarakat harus waspada. Jangan hanya percaya karena seseorang memakai seragam atau mengaku sebagai aparat. Identitas harus diverifikasi dan transaksi dilakukan dengan mekanisme yang aman,” pungkas Dzoel.

(AP)

Senin, 24 Agustus 2026

HUT ke-8 IWO Soppeng Digelar, Mahmud Cambang Soroti Peran Pers dan Regenerasi Organisasi


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Peringatan HUT ke-8 Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng berlangsung di Sekretariat IWO, Jalan Pemuda, Watansoppeng, Senin (25/8/2026). Sejumlah pejabat, pimpinan organisasi pers, aparat keamanan hingga tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua LSM SIDIK Mahmud Cambang menjadi salah satu tamu yang hadir. Ia memberikan apresiasi terhadap perjalanan IWO Soppeng yang selama ini dinakhodai Andi Mull Makmun.

Mahmud menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap IWO Soppeng terus memperkuat perannya sebagai organisasi wartawan yang mampu menyajikan informasi berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan. Karena itu, ia berharap insan pers tetap mengedepankan profesionalitas, independensi dan kepentingan publik dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Selamat HUT ke-8 untuk IWO Soppeng. Semoga semakin maju, solid dan tetap konsisten menjalankan fungsi pers untuk masyarakat,” kata Mahmud.

Ia juga berharap komunikasi antara organisasi pers dengan pemerintah, aparat penegak hukum maupun organisasi masyarakat dapat terus terbangun secara positif.

Sementara itu, Ketua IWO Soppeng Andi Mull Makmun mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dalam perayaan HUT ke-8 tersebut.

Dalam kesempatan itu, Andi Mull mengungkapkan bahwa masa kepemimpinannya di IWO Soppeng masih tersisa sekitar dua tahun. Ia bahkan menyatakan terbuka terhadap munculnya figur baru yang nantinya dapat melanjutkan kepemimpinan organisasi.

Menurutnya, regenerasi diperlukan agar roda organisasi tetap berjalan dan memberikan ruang bagi kader-kader baru untuk berkontribusi dalam perkembangan IWO Soppeng.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Soppeng tampak hadir Plt Kepala Kesbangpol Andi Surahman, Kadis Kominfo Kanaruddin, Kabid Kesbangpol Lutfi dan Kabid Humas Kominfo Soppeng Soufyan.

Jajaran Polres Soppeng juga hadir, di antaranya Wakapolres Soppeng Kompol Tamar dan Kasat Narkoba AKP Heriadi, Kabag Humas AKP Husni, Turut hadir Pasi Intel Kodim 1423/Soppeng bersama jajaran Intel Kodim Soppeng, jajaran Intel Kejari Soppeng, Kepala MAN 1 Soppeng, serta Anggota Komunitas Warkop Olleng. 

Sejumlah pimpinan organisasi pers ikut meramaikan kegiatan tersebut, seperti Ketua PWI Soppeng A. Jumawi, Ketua JMSI Buhari Abu, Ketua FKJ A. Agus Setiawan, PH Rauf dan Ketua JOIN Soppeng Herwan.

Momentum HUT ke-8 IWO Soppeng tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara insan pers, pemerintah, aparat keamanan dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Candra Muhctar: Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Momentum Meneladani Rasulullah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Soppeng, Mohamad Candra Muhctar, S.Pd., M.Pd., mengajak masyarakat memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Candra yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dan Ketua Fraksi Demokrat menegaskan, keteladanan Nabi Muhammad SAW tetap relevan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun karakter generasi yang beriman, berilmu dan bermanfaat.

Menurut Candra, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan.

“Meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk membangun pribadi yang beriman, berilmu, dan berdaya guna bagi agama, bangsa, dan negara,” pesan Candra. Selasa (25/8/2026).

Ia berharap nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah, seperti kejujuran, amanah, kepedulian dan kasih sayang, dapat semakin kuat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Candra juga menyampaikan harapan agar momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H membawa suasana yang penuh kedamaian dan keberkahan bagi masyarakat.

“Semoga cahaya Maulid membawa kedamaian, keberkahan, dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Bagi Candra, Rasulullah SAW merupakan sosok yang membawa petunjuk dan cahaya bagi umat manusia. Karena itu, kecintaan kepada Nabi semestinya diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan akhlaknya, bukan hanya melalui peringatan tahunan.

“Rasulullah lahir membawa petunjuk dan cahaya. Semoga kita termasuk umat yang setia mengikuti jalan Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi bagian dari komitmen Candra untuk terus membawa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Soppeng.

Candra sebelumnya juga dikenal aktif menyuarakan kepentingan masyarakat melalui perannya sebagai legislator dan Ketua DPC Partai Demokrat Soppeng.

Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat.

(Taggi) 

Sabtu, 18 Juli 2026

Aklamasi! Syahrir Pimpin PBVSI Soppeng, Siap Hidupkan Voli Desa hingga Tembus Panggung Nasional


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Soppeng resmi memiliki nahkoda baru. Mantan atlet voli andalan Soppeng, Syahrir, S.E., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Soppeng periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (MUSKABLUB) yang berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (19/7/2026).

Terpilihnya Syahrir mendapat dukungan penuh dari peserta musyawarah yang dihadiri perwakilan 21 klub voli dari total 30 klub yang diundang. Proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema "PBVSI Soppeng Satu Tekad Menuju Prestasi."

Kepercayaan yang diberikan kepada mantan atlet terbaik Soppeng itu diharapkan menjadi awal kebangkitan bola voli di Bumi Latemmamala. Pengalaman panjang Syahrir sebagai atlet dinilai menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan pembinaan sekaligus menjawab tantangan prestasi olahraga voli di daerah.

Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai ketua, Syahrir menegaskan komitmennya untuk menjadikan PBVSI Soppeng sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan mampu melayani seluruh klub secara adil.

Ia menilai organisasi olahraga tidak hanya bertugas menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga harus menjadi wadah yang mampu membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Organisasi ini harus dikelola dengan terbuka dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Mari tinggalkan perbedaan, kita bersatu lewat semangat gotong royong demi membawa voli Soppeng ke panggung nasional," ujar Syahrir.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syahrir telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fondasi pengembangan bola voli Soppeng selama empat tahun ke depan.

Fokus pertama adalah membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, potensi atlet muda tersebar di berbagai wilayah sehingga harus diberikan ruang pembinaan sejak usia dini melalui klub-klub yang aktif.

Ia berencana menghidupkan kembali aktivitas klub di tingkat desa agar menjadi pusat pencarian bibit atlet sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap olahraga bola voli.

Selain pembinaan usia dini, Syahrir juga menargetkan terselenggaranya kompetisi secara rutin setiap tahun. Turnamen lokal dinilai menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas permainan atlet, membangun mental bertanding, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil latihan.

"Kalau kompetisi berjalan rutin, atlet akan terus berkembang. Klub juga memiliki motivasi untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan," katanya.

Tak kalah penting, Syahrir berkomitmen menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh proses administrasi, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan program kerja akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh klub anggota.

Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi olahraga yang sehat dan mampu berkembang.

Syahrir juga menegaskan bahwa prestasi tidak mungkin diraih hanya mengandalkan pengurus PBVSI. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari KONI Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, dunia pendidikan, hingga sektor swasta.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan dukungan terhadap pembinaan atlet, penyediaan sarana latihan, penyelenggaraan kejuaraan, hingga peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan.

MUSKABLUB PBVSI Soppeng turut dihadiri Kepala Dinas PAPORA Kabupaten Soppeng yang mewakili Bupati Soppeng, Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Wakil Ketua KONI Soppeng, serta para pengurus dan perwakilan klub voli dari berbagai kecamatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya harapan terhadap kepengurusan baru agar mampu membawa PBVSI Soppeng lebih maju dan kompetitif.

Dengan latar belakang sebagai mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah, Syahrir dinilai memahami persoalan yang dihadapi para atlet maupun klub di lapangan. Karena itu, kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada pembinaan dan peningkatan prestasi.

Kini, harapan besar tertumpu pada kepengurusan PBVSI Soppeng periode 2026–2030 untuk mengembalikan kejayaan bola voli Kabupaten Soppeng, mencetak atlet-atlet berbakat dari desa-desa, serta membawa nama Bumi Latemmamala bersaing di level provinsi hingga nasional.

(Red)

Minggu, 12 Juli 2026

LMD 1 BKPRMI Soppeng Berakhir, 35 Pemuda Resmi Dikukuhkan Jadi Kader Dakwah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Soppeng terus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda melalui program kaderisasi. Melalui Latihan Manajemen Dakwah (LMD) 1, BKPRMI Soppeng resmi melahirkan 35 kader baru yang dipersiapkan menjadi penggerak dakwah, kepemimpinan, dan berbagai program kreatif di masjid.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng ini berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026, di Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge, Kecamatan Marioriawa.

Sebanyak 35 peserta berasal dari pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng, utusan DPK BKPRMI se-Kabupaten Soppeng, serta remaja masjid yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di wilayahnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen dakwah dan organisasi, penyusunan program kerja, komunikasi organisasi, kepemimpinan, hingga strategi dakwah yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Proses pembelajaran dikemas melalui penyampaian materi, Focus Group Discussion (FGD), simulasi manajemen organisasi, diskusi kelompok, serta pembiasaan ibadah berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter kader.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng, Dr. Syamsuddin, S.S., M.Si., mengatakan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang organisasi dalam menyiapkan pemimpin muda masjid yang mampu menjawab tantangan zaman.

"LMD 1 ini adalah kawah candradimuka bagi pemuda masjid di Soppeng agar siap menghadapi tantangan zaman dengan manajemen dakwah yang modern, namun tetap berbasis pada nilai-nilai Islami," ujarnya.

Menurut Syamsuddin, keberadaan kader BKPRMI di setiap masjid diharapkan mampu menghadirkan perubahan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembinaan remaja, pendidikan Al-Qur'an, kegiatan sosial, hingga pemanfaatan teknologi dan media digital sebagai sarana dakwah.

Ia juga menegaskan bahwa masjid harus menjadi ruang yang terbuka bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, S.T., M.M., berharap seluruh peserta dapat segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam bentuk program nyata di daerah masing-masing.

"Kami berharap alumni LMD 1 ini langsung mengaktifkan program-program kreatif di masjid masing-masing setelah kembali dari sini. Masjid harus menjadi pusat pembinaan dan kreativitas generasi muda," kata Asri Said.

Menurutnya, kader BKPRMI dituntut menghadirkan inovasi agar masjid semakin diminati generasi muda tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H.A. Muh. Darwis, M.Ag. Menurutnya, pembinaan kader muda berbasis masjid merupakan langkah strategis dalam memperkuat karakter, moral, dan jiwa kepemimpinan generasi penerus.

"Pemerintah sangat mengapresiasi langkah BKPRMI dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa kepemimpinan. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dikembangkan," ujarnya.

Selain menghadirkan narasumber dari lingkungan BKPRMI, kegiatan ini juga diisi pembinaan dari perwakilan Polres Soppeng sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan peserta.

Pada penutupan kegiatan, panitia menyerahkan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada peserta terbaik serta memberikan plakat penghargaan kepada Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge atas dukungannya dalam menyukseskan pelaksanaan LMD 1.

Melalui kaderisasi ini, BKPRMI Soppeng berharap lahir regenerasi pengurus yang berkualitas dan mampu menghidupkan masjid melalui program-program yang inovatif, edukatif, serta bermanfaat bagi masyarakat. Dengan bekal yang diperoleh selama pelatihan, 35 kader baru tersebut diharapkan menjadi motor penggerak dakwah yang adaptif, profesional, dan mampu menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat di Kabupaten Soppeng.

(Silviana)

Sabtu, 13 Juni 2026

LMP Soppeng Siap Kawal Program Swasembada Pangan Usai Rapimnas 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Soppeng, Sahar, menghadiri Rapimnas Laskar Merah Putih 2026 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti pengurus pusat, pengurus daerah, serta kader LMP dari berbagai wilayah di Indonesia.

Rapimnas mengusung tema “Laskar Merah Putih Bersama Pemerintah Rawat NKRI Membangun Negeri” dan menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Salah satu agenda penting dalam Rapimnas adalah arahan dari Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian RI dan Dewan Pembina Laskar Merah Putih. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Sahar menyatakan kesiapan LMP Soppeng untuk mengawal program swasembada pangan hingga ke tingkat daerah. Menurutnya, Kabupaten Soppeng memiliki potensi pertanian yang besar sehingga perlu didukung melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap menjalankan arahan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengawal program swasembada pangan. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam mendukung pembangunan nasional dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Sahar.

Ia menambahkan, LMP Soppeng akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait guna mendukung peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Menurut Sahar, Rapimnas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan peran Laskar Merah Putih dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan NKRI.

(Red)

Jumat, 01 Mei 2026

Dorong Digitalisasi, Ketua TP PKK Soppeng Minta Pengurus Melek SIM PKK


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, menegaskan pentingnya tertib administrasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh program PKK secara efektif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan pembinaan administrasi PKK tingkat kecamatan yang digelar di Aula Kantor Camat Lilirilau, Jumat (1/5/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus TP PKK dari tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan se-Kecamatan Lilirilau.

Dalam sambutannya, Hj. Suwarni menekankan bahwa administrasi bukan sekadar kelengkapan dokumen semata, tetapi merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program kerja PKK dapat berjalan secara terukur dan terarah.

“Administrasi yang tertib, lengkap, dan berkesinambungan menjadi cerminan tertatanya organisasi. Ini juga menjadi dasar dalam pelaksanaan program, pelaporan kegiatan, monitoring, evaluasi, hingga penyajian data yang akurat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam mendukung kinerja organisasi PKK. Menurutnya, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK menjadi langkah strategis dalam mewujudkan digitalisasi administrasi yang lebih efektif dan efisien.

“Di era sekarang, kita tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada sistem manual. Digitalisasi melalui SIM PKK akan sangat membantu dalam koordinasi, pelaporan, dan pengelolaan data yang lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hj. Suwarni mengajak seluruh pengurus PKK di semua tingkatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan komitmen dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, yang menjadi pilar utama dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan pembinaan ini tidak hanya berlangsung di dalam ruangan. Usai memberikan arahan, Hj. Suwarni bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng melanjutkan agenda dengan turun langsung ke lapangan.

Mereka melakukan kunjungan ke sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Lilirilau, di antaranya Kelurahan Cabenge, Kelurahan Macanre, Kelurahan Ujung, Kelurahan Pajalesang, serta Desa Baringeng, Desa Kebo, Desa Masing, dan Desa Parenring.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan administrasi PKK di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus memberikan pembinaan serta arahan kepada pengurus setempat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa sistem administrasi PKK berjalan optimal hingga ke tingkat paling bawah, serta memperkuat koordinasi antara pengurus kabupaten, kecamatan, dan Desa.

Melalui rangkaian kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Soppeng berharap dapat mendorong terwujudnya organisasi PKK yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga tertib administrasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Silviana) 

Selasa, 28 April 2026

PB IMPS Periode 2026–2028 Siap Guncang Pergerakan Mahasiswa Soppeng, Awal Baru Penguatan Peran Mahasiswa Soppeng

Makassar, Teropongsulawesi.com, Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng (PB IMPS) periode 2026–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4). 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan berdaya guna.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh para Dewan Pembina/Penasehat, serta perwakilan delegasi, beserta organisasi mahasiswa yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru. 

Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen untuk memajukan organisasi.

Ketua Umum PB IMPS periode 2026–2028, Muhammad Arifin Syam, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya Kabupaten Soppeng.

“Kepengurusan ini diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata bagi Mahasiswa dan masyarakat. Kolaborasi dan solidaritas menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PB IMPS ke depan akan mengedepankan prinsip profesionalitas, integritas, dan kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi. Upaya tersebut akan diwujudkan melalui penguatan program di bidang akademik, sosial, serta pemberdayaan sumber daya manusia, khususnya mahasiswa dan pelajar asal Soppeng.

Muh. Ilham sebagai ketua MPO IMPS juga mengingatkan, "Sebagai Ketua MPO IMPS di momentum pelantikan ini kami harap Pengurus Besar IMPS  kedepan harus menegaskan posisinya sebagai mitra kritis yang konstruktif menjaga independensi, memperkuat basis analisis, serta berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Pelantikan ini harus menjadi titik awal kerja nyata organisasi yang tertata, kader yang unggul, dan kontribusi yang terukur." 

Para tamu undangan yang hadir juga menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru mampu menjaga eksistensi organisasi serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan zaman. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat peran PB IMPS sebagai wadah pengembangan generasi muda.

Selain sebagai prosesi pelantikan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus, alumni, dan seluruh elemen organisasi. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan serta membangun sinergi yang berkelanjutan.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PB IMPS periode 2026–2028 diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Kabupaten Soppeng secara umum.

(Fadly) 

Selasa, 21 April 2026

Polemik Internal Pers Soppeng Memanas, Ketua PWI Layangkan Somasi Terkait Pemberitaan Tak Berimbang


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polemik di tubuh insan pers Kabupaten Soppeng kian memanas. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng, Andi Jumawi, secara resmi melayangkan somasi kepada sejumlah pihak yang dinilai menerbitkan pemberitaan tanpa memenuhi prinsip keberimbangan dan verifikasi jurnalistik. Selasa (21/4/2026).

Langkah tegas ini bukan tanpa alasan. Andi Jumawi menilai pemberitaan yang beredar terkait Surat Keputusan (SK) PWI Pusat dan proses pelantikan pengurus PWI Soppeng masa bakti 2025–2028 telah dipublikasikan tanpa konfirmasi kepada pihak yang berkepentingan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyesatkan publik sekaligus mencederai etika profesi jurnalistik.

Somasi itu ditujukan kepada Al, FRK dan MS  serta ABPK. Mereka disebut menerbitkan informasi yang menyangkut legalitas kepengurusan PWI Soppeng tanpa melakukan verifikasi langsung kepada pengurus resmi.

“Pemberitaan tanpa konfirmasi kepada pihak yang diberitakan berpotensi melanggar prinsip dasar jurnalistik, terutama akurasi dan keberimbangan,” tegas Andi Jumawi, ke media ini, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, pelantikan pengurus PWI Kabupaten Soppeng periode 2025–2028 telah dilaksanakan secara sah oleh Ketua PWI Sulawesi Selatan, H.M. Agus Salim Alwi Hamu. Pelantikan tersebut merujuk pada SK PWI Pusat Nomor 27-PKU/PP-PWI/2025 tertanggal 26 November 2025.

Menurutnya, dokumen tersebut bukan hanya sah secara administrasi, tetapi juga ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, serta Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh.

Dengan demikian, ia menilai polemik yang berkembang seharusnya tidak terjadi jika proses jurnalistik dijalankan secara profesional.

Yang menjadi sorotan, kata Andi Jumawi, sejumlah pemberitaan justru menggiring opini tanpa menghadirkan klarifikasi dari pihak PWI Soppeng. Ia menilai praktik tersebut berbahaya karena berpotensi membentuk persepsi publik yang tidak utuh.

Melalui somasi tersebut, pihaknya meminta media atau individu yang menerbitkan berita dimaksud untuk memberikan hak jawab sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hak jawab diminta dimuat paling lambat 3 x 24 jam sejak somasi diterima.

“Kami meminta hak jawab diberikan dan dimuat dalam waktu 3 x 24 jam sejak somasi diterima,” ujarnya menegaskan.

Langkah somasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa konflik pemberitaan di kalangan wartawan Soppeng tidak lagi sekadar perbedaan pandangan, tetapi telah memasuki ranah serius yang menyangkut profesionalisme dan legitimasi organisasi.

Andi Jumawi juga menyinggung bahwa Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik secara jelas mengatur kewajiban verifikasi, keberimbangan, serta larangan menghakimi dalam pemberitaan.

Ia menilai pemberitaan yang beredar sebelum maupun setelah pelantikan pengurus PWI Soppeng tidak mencerminkan prinsip-prinsip tersebut.

Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik terhadap praktik jurnalistik yang dinilai terburu-buru dan minim konfirmasi.

Ia mengingatkan bahwa wartawan seharusnya menjadi penjaga akurasi informasi, bukan justru memperkeruh situasi melalui publikasi sepihak.

Di sisi lain, somasi ini juga membuka babak baru dalam dinamika internal insan pers di Soppeng. Jika hak jawab tidak diberikan dalam batas waktu yang ditentukan, polemik ini berpotensi berlanjut ke langkah hukum berikutnya.

Dalam keterangannya, surat somasi tersebut telah diserahkan kepada dan diterima oleh Fas Rachmat Kami pada Selasa, 21 April 2026.

Dengan diterimanya surat tersebut, publik kini menunggu respons dari pihak yang disomasi, sekaligus menanti apakah polemik ini akan mereda atau justru semakin memanas.

Situasi ini menjadi ujian serius bagi profesionalisme insan pers di daerah. Di tengah tuntutan kecepatan informasi, prinsip verifikasi dan keberimbangan kembali diuji.

Pertanyaannya, apakah semua pihak siap menempatkan etika jurnalistik di atas kepentingan masing-masing?

(S-El)

Minggu, 22 Maret 2026

Reuni Akbar IKA SMPN 3 Palopo 2026, Dari Nostalgia Menuju Transformasi Digital Alumni


Palopo, Teropongsulawesi.com, Gedung Saodenrae menjadi saksi pertemuan lintas generasi yang bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menandai babak baru perjalanan organisasi alumni. Minggu (22/3/2026).

Ratusan alumni dari berbagai angkatan memadati ruangan dalam gelaran Reuni Akbar Ikatan Alumni (IKA) SMPN 3 Kota Palopo, menghadirkan suasana haru, hangat, dan penuh makna.

Namun, reuni kali ini terasa berbeda. Di tengah canda, pelukan, dan kilas balik kenangan masa sekolah, terselip semangat besar untuk membawa organisasi alumni melangkah lebih jauh ke masa depan.

Dalam forum yang berlangsung dinamis dan penuh partisipasi, nama Andi Taufiq Aris (ATA) kembali mengemuka sebagai figur sentral.

Melalui kesepakatan mayoritas peserta, ia kembali dipercaya untuk memimpin IKA SMPN 3 Palopo.

Keputusan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan refleksi dari kepercayaan kolektif alumni terhadap kepemimpinan yang telah terbukti menjaga soliditas dan semangat kebersamaan lintas generasi.

ATA dinilai mampu menjadi jembatan antara masa lalu yang penuh kenangan dan masa depan yang menuntut inovasi.

Dalam sambutannya, ATA menegaskan bahwa organisasi alumni tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Ia menggarisbawahi pentingnya transformasi digital sebagai kunci utama agar IKA tetap relevan di era modern.

“Organisasi alumni hari ini harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pertemuan fisik, tetapi juga harus hadir secara digital,” ujarnya.

Ke depan, IKA SMPN 3 Palopo diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi Platform jejaring profesional alumni,
Ruang kolaborasi lintas generasi, Ekosistem berbagi peluang dan kontribusi sosial

Salah satu gagasan paling menonjol adalah dorongan kuat terhadap regenerasi kepemimpinan.

ATA secara terbuka mengajak generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam organisasi.

Ia bahkan mendorong agar posisi Ketua Harian ke depan diisi oleh alumni dari angkatan muda, khususnya tahun 2000 ke bawah.

Menurutnya, generasi muda memiliki keunggulan yang sangat dibutuhkan yang Lebih adaptif terhadap teknologi,
Kreatif dalam mengemas kegiatan dan Cepat merespons perubahan tren.

“Untuk membesarkan organisasi ini, kita butuh energi baru. Generasi muda adalah kunci untuk membawa IKA ke level berikutnya,” tegasnya.

Tidak hanya soal struktur organisasi, ATA juga menyoroti pentingnya perubahan dalam pola pelaksanaan kegiatan, termasuk reuni itu sendiri.

Ia mendorong agar kepanitiaan kegiatan ke depan lebih banyak melibatkan generasi muda, ssehingg Konsep acara menjadi lebih segar, Partisipasi alumni meningkat, Kegiatan lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

“Reuni tidak boleh stagnan. Harus terus berkembang agar tetap menarik dan bermakna,” tambahnya.

Di balik semua gagasan modernisasi, satu nilai tetap menjadi fondasi utama : kebersamaan tanpa sekat.

ATA mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan batasan-batasan yang selama ini mungkin masih terasa, baik antar angkatan maupun latar belakang.

“Reuni ini bukan tentang siapa kita sekarang, tetapi tentang siapa kita dulu dan bagaimana kita tetap terhubung,” ujarnya penuh makna.

Sepanjang acara, suasana kehangatan terasa begitu kuat. Tawa, cerita lama, dan momen kebersamaan mengalir tanpa henti. Banyak alumni yang memanfaatkan kesempatan ini untuk Mempererat kembali hubungan lama, Membangun koneksi baru dan Mengabadikan momen berharga.

Reuni ini pun menjadi simbol bahwa ikatan yang terjalin di bangku sekolah tidak pernah benar-benar hilang, hanya menunggu waktu untuk kembali dipererat.

Dengan semangat baru yang diusung, IKA SMPN 3 Palopo kini mengarah pada peran yang lebih luas. Tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai Motor penggerak kolaborasi alumni, Kontributor bagi masyarakat dan sebagai Mitra dalam pembangunan daerah.

Reuni Akbar 2026 bukanlah akhir dari sebuah pertemuan, melainkan awal dari perjalanan baru menuju organisasi alumni yang lebih solid, inklusif, dan relevan di era digital.

(Red)

Senin, 02 Maret 2026

Aksi Bagi Takjil TP PKK Soppeng, Hj Suarni Suwardi : Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, bersama jajaran pengurus dengan menggelar kegiatan pembagian takjil kepada para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Masjid Agung Darussalam dan kawasan Anjungan I Mangkawani, Kabupaten Soppeng, Senin sore (2/3/2026).

Aksi berbagi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ramadan yang digagas TP PKK sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Mengusung tema “Mari Rajut Silaturahmi Dengan Berbagi Sesama”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara organisasi pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya di tengah suasana Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.

Sejak sore hari, para pengurus TP PKK telah bersiap di lokasi kegiatan dengan membawa ratusan paket takjil siap saji.

Paket tersebut terdiri dari makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa, yang dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, tampak turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat. Dengan senyum ramah, ia menyapa satu per satu warga yang menerima bingkisan tersebut.

Kehadiran langsung sosok pemimpin perempuan di tengah masyarakat itu menjadi simbol kepedulian dan kedekatan antara organisasi dan warga.

Tidak sedikit pengguna jalan yang mengapresiasi langkah tersebut, terutama mereka yang masih berada dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga sebagai wujud kepedulian di Bulan Suci Ramadan dan upaya mempererat silaturahmi antara organisasi pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Hj Suarni Suwardi di sela-sela kegiatan.

Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengguna jalan tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada Ketua TP PKK dan para pengurus yang terlibat.

Bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan, pembagian takjil ini menjadi bantuan yang sangat berarti. Selain membantu mereka berbuka puasa tepat waktu, kegiatan ini juga memberikan pesan moral tentang pentingnya berbagi di bulan penuh berkah.

Suasana sore itu terasa hangat dan penuh kebersamaan. Di bawah langit senja yang mulai meredup, interaksi antara pengurus TP PKK dan masyarakat menciptakan nuansa Ramadan yang kental dengan nilai kemanusiaan.

Sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga dan perempuan, TP PKK Kabupaten Soppeng terus mendorong berbagai program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Pembagian takjil ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial. TP PKK tidak hanya menjalankan fungsi administratif organisasi, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Hj Suarni Suwardi menegaskan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus digalakkan, tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam berbagai momentum lainnya.

“Kami ingin semangat berbagi ini terus hidup, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berbagi, kita memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat, komunitas, dan organisasi lainnya untuk turut serta dalam aksi-aksi kebaikan.

Kegiatan pembagian takjil di Jalan Pemuda berlangsung dengan tertib dan lancar hingga menjelang waktu berbuka puasa. Koordinasi yang baik antar pengurus membuat kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Momentum ini menjadi cerminan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Soppeng. Ramadan pun kembali menjadi ruang refleksi sekaligus penguat solidaritas antarwarga.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, TP PKK Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, membangun kedekatan emosional, serta menanamkan nilai berbagi sebagai budaya yang terus hidup di tengah kehidupan sosial.

(Red)

Rabu, 17 September 2025

Langkah Strategis TP PKK Soppeng, Pemantauan oleh Tim SMEP Sulsel


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, menyambut hangat kunjungan Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (16/9/2025).

Kunjungan yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Soppeng ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan memberi masukan agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Soppeng lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan penerimaan dilaksanakan resmi di Rumah Jabatan Bupati dan dihadiri Ketua Tim SMEP Provinsi Sulsel, Dra. Hj. Kasmawati Patturusi, MM, bersama jajaran, serta pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng.

Dalam laporan yang disampaikan Sekretaris TP PKK Kabupaten Soppeng, Widyawati, dipaparkan sepuluh lokus SMEP yang telah disiapkan pihak kabupaten.

Lokus tersebut meliputi Desa Layak Anak di Desa Jampu, pemberdayaan lansia di Desa Citta, program aksi stop stunting melalui Rumah Gizi Pesse, serta Posyandu Panca Bakti Desa Maccile sebagai salah satu pusat layanan utama.

Hj. Suarni menilai kunjungan tim provinsi sebagai momentum penting untuk berbenah dan meningkatkan capaian program.

“Kunjungan ini merupakan kesempatan baik bagi kami untuk dinilai sesuai indikator yang ada, sekaligus menerima masukan dan saran yang sifatnya positif serta membangun agar PKK Kabupaten Soppeng bisa lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Ia berharap rekomendasi dan temuan selama SMEP dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan kualitas masyarakat di Soppeng.

Ketua Tim SMEP TP PKK Provinsi Sulsel, Hj. Kasmawati Patturusi, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan kesejahteraan.

Melalui kegiatan SMEP, pihak provinsi ingin memastikan bahwa pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berlangsung secara terukur, efisien, dan responsif terhadap kondisi lokal di setiap kabupaten/kota.

Rangkaian kunjungan di Soppeng ditutup dengan inspeksi lapangan ke beberapa lokus program yang ditunjuk dan diakhiri dengan santap malam bersama di Rumah Jabatan Bupati sebagai bentuk kebersamaan dan konsolidasi antara provinsi dan kabupaten.

TP PKK Kabupaten Soppeng berkomitmen memperkuat peran keluarga dalam pembangunan kesejahteraan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan TP PKK Provinsi Sulsel dan lintas sektor, Kabupaten Soppeng terus mendorong program-program prioritas seperti pengentasan stunting, pemberdayaan lansia, perlindungan anak, dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

(Red/SLV)

Pengurus PMI Kabupaten Soppeng Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Bertepatan dengan HUT PMI ke-80


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Soppeng untuk masa bakti 2025–2030 resmi dilantik pada Selasa (16/9/2025) oleh Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH., MH.

Pelantikan yang berlangsung khidmat ini sekaligus menandai momentum peringatan Hari Ulang Tahun PMI ke-80 dan ditandai dengan penyerahan bendera petaka PMI sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru.

Acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua PMI Provinsi Sulsel oleh Sekretaris PMI Provinsi, H. Hasanuddin Kamal, dilanjutkan ikrar pelantikan, penandatanganan berita acara, dan penyematan pin kepada pengurus terpilih.

Penyerahan pin diberikan kepada Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Soppeng, Dra. H. Andi Tenri Sessu, M.Si, serta Ketua PMI Kabupaten Soppeng terpilih, Ir. Selle KS Dalle, yang juga menjabat Wakil Bupati Soppeng.

Penyerahan bendera petaka PMI menjadi penanda resmi dimulainya masa bakti kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Soppeng Ir. Selle KS Dalle menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya dan menegaskan komitmen kerja nyata bagi masyarakat.

“Momentum ulang tahun PMI ini kami maknai sebagai pengingat untuk tidak pernah lelah menebarkan kebaikan. PMI adalah rumah kemanusiaan bagi semua, dan kami akan menjaga agar keberadaan PMI senantiasa memberi kerja nyata bagi masyarakat,” ujar Selle.

Ia juga mengajak pengurus, relawan, dan masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam layanan kemanusiaan, menekankan bahwa kekuatan PMI terletak pada relawan dan partisipasi semua pihak.

Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Adnan Purichta Ichsan mengingatkan bahwa tugas kemanusiaan PMI menuntut kesiapsiagaan terus-menerus.

“PMI tidak mengenal jam kerja, markas PMI harus selalu siaga 24 jam untuk membantu sesama, karena bencana tidak pernah memberi tanda,” tegasnya.

Adnan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan darah di Sulawesi Selatan yang mencapai puluhan ribu kantong setiap tahun.

Ia mengajak semua elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga kesehatan untuk bersinergi dalam penyediaan stok darah, kesiapsiagaan bencana, serta program-program kesehatan dan pendidikan kemanusiaan.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat peran PMI Kabupaten Soppeng dalam pelayanan tanggap darurat, donor darah, penanggulangan bencana, serta kegiatan sosial lainnya selama lima tahun ke depan.

Kepengurusan baru berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan, memperluas jaringan donor, dan memperkuat program pencegahan serta kesiapsiagaan bencana di tingkat kabupaten dan desa.

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah organisasi kemanusiaan nasional yang bergerak dalam penanggulangan bencana, pelayanan darah, kesehatan masyarakat, dan bantuan sosial.

PMI berlandaskan prinsip-prinsip kemanusiaan dan kepalangmerahan untuk meringankan penderitaan, menyelamatkan nyawa, dan menjaga martabat manusia tanpa membedakan suku, agama, atau status sosial.

(Red)

Senin, 15 September 2025

Pemuda Muhammadiyah Soppeng Dorong Golkar Tegas Sikapi Isu Perselingkuhan Legislator


Soppeng, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Soppeng mendesak DPD II Partai Golkar Soppeng segera bersikap tegas dan mengambil langkah konkret menyusul munculnya isu perselingkuhan yang diduga melibatkan salah satu anggota DPRD Soppeng dari Fraksi Golkar berinisial HK.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng, Ruslan Efendi, menilai isu ini bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi telah menyeret nama baik Partai Golkar sekaligus mencederai kehormatan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat. 

Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka akan berdampak pada turunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dan lembaga demokrasi.

“Golkar adalah partai besar dengan sejarah panjang serta kontribusi nyata bagi bangsa ini. Jangan biarkan perilaku tidak bermoral dari oknum tertentu merusak marwah partai maupun DPRD sebagai institusi publik. 

"Kami meminta DPD II Partai Golkar segera memanggil semua pihak yang terlibat, mengusut tuntas dugaan ini, dan jika terbukti benar segera mengusulkan PAW,” tegas Ruslan dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

Ruslan menambahkan, publik menaruh harapan besar kepada para pejabat dan wakil rakyat agar senantiasa menjadi teladan moral. 

Karena itu, menurutnya, setiap perilaku yang melanggar norma, nilai etika, dan kepercayaan masyarakat harus diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu. 

“Seorang anggota DPRD adalah wajah rakyat di parlemen. Jika perilakunya justru mencederai moral publik, maka hal tersebut tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah Soppeng menegaskan bahwa langkah tegas dari DPD II Partai Golkar akan menjadi bukti nyata bahwa partai politik memiliki komitmen dalam menjaga integritas, moralitas, dan kredibilitas di hadapan masyarakat. 

Organisasi kepemudaan ini juga berharap kasus tersebut dapat ditangani secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Selain itu, Ruslan mengingatkan pentingnya proses penyelesaian yang sesuai dengan mekanisme internal partai, aturan hukum, serta nilai-nilai demokrasi. 

Dengan begitu, penyelesaian kasus tidak hanya memberi efek jera bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga memberikan pelajaran penting bagi seluruh pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku dan integritasnya.

“Demokrasi hanya bisa tumbuh jika wakil rakyat menjaga amanah, bekerja dengan jujur, dan berperilaku sesuai norma moral yang berlaku di masyarakat". 

"Kami ingin DPRD Soppeng tetap dihormati, bukan diragukan integritasnya karena perilaku pribadi anggotanya,” tutup Ruslan.

(Red) 

Minggu, 07 September 2025

Bupati Soppeng Hadiri Maulid Nabi 1447 H Bersama Kerukunan Keluarga Soppeng di Palu



Palu, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Majelis Taklim KKS, Ahad (7/9/2025). 

Acara ini berlangsung di Masjid Transmigrasi, Jalan Kartini, Kota Palu, dan dihadiri ratusan warga asal Soppeng yang merantau di Sulawesi Tengah.

Kegiatan Maulid ini tidak hanya menjadi momen memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara warga Soppeng yang berada di tanah perantauan.

Suasana acara terasa penuh keakraban. Nuansa Soppeng seakan hadir di Palu, dengan lantunan shalawat, ceramah agama, dan ramah tamah yang digelar usai acara inti.

Ketua DPW KKS Sulawesi Tengah, Apt. H. Burhan H. Tahir, MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Soppeng di tengah masyarakat perantauan.

“Kami sangat bersyukur Bapak Bupati bisa hadir di tengah-tengah kami. KKS Sulawesi Tengah akan terus menjaga kebersamaan dan kekompakan, meski hidup dalam perantauan. Kami tetap berharap bimbingan dan perhatian dari Bapak Bupati,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menyampaikan rasa bahagia dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Soppeng yang ada di Palu.

“Alhamdulillah, saya bisa berada di tengah saudara-saudara saya di Sulawesi Tengah dalam bingkai Kerukunan Keluarga Soppeng. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan kekompakan, di manapun kita berada,” tutur Bupati.

Selain itu, Bupati juga memaparkan beberapa program nyata yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng, antara lain:

Program pakaian seragam gratis untuk anak sekolah.

Program listrik masuk sawah untuk mendukung pertanian.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, termasuk di wilayah Leworeng dan Salokaraja.

Bupati berharap warga Soppeng di perantauan tetap mendukung pembangunan daerah dan menjaga nama baik Kabupaten Soppeng di mana pun berada.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi bukti bahwa Kerukunan Keluarga Soppeng di Sulawesi Tengah terus berperan aktif menjaga ukhuwah islamiyah dan nilai-nilai kebersamaan. Selain sebagai ajang ibadah, kegiatan ini juga memperkuat ikatan emosional antara warga perantauan dan kampung halaman.

Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, ramah tamah, serta foto bersama Bupati Soppeng dengan pengurus dan anggota KKS Sulawesi Tengah.

(SLV)

Kamis, 28 Agustus 2025

Pramuka sebagai Wadah Pembentukan Karakter di Soppeng, Pesan Hadi Indrajaya Tutup Perkemahan Kwarran Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Perkemahan Kwarran Lalabata resmi ditutup pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Kawasan Wisata Alam Ompo.

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Lahir Pramuka dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian Pengurus Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Soppeng, Hadi Indrajaya R, S.IP.

Hadi Indrajaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perkemahan yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi yang terakhir dari delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng yang melaksanakan perkemahan serupa sebagai bagian dari peringatan Pramuka dan Kemerdekaan RI tahun ini.

“Pramuka merupakan ladang untuk membentuk disiplin, membentuk karakter, serta menanamkan wawasan kebangsaan. Melalui organisasi kepanduan ini, kita bisa mempersiapkan generasi emas 2045,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Hadi juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Pramuka sejalan dengan Pancasila, sebagai dasar membangun karakter bangsa.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menguasai nilai-nilai tersebut agar kedisiplinan, karakter, dan cita-cita generasi emas masa depan bangsa dapat terwujud.

“Anak-anakku semua adalah manusia Pancasila. Jika kita mampu menguasai nilai-nilai itu, insya Allah kedisiplinan, karakter, dan cita-cita generasi emas untuk masa depan bangsa dapat terwujud,” tambahnya.

Hadi berharap momentum perkemahan ini menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus bersemangat belajar, berorganisasi, dan mengabdi kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan bukan hanya latihan fisik atau keterampilan, melainkan proses pembentukan mental dan moral generasi penerus bangsa.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, serta pihak yang telah bekerja keras demi kesuksesan kegiatan ini. “Mari tetap jaga kebersamaan Lalabata, karena dari sinilah kita bisa semakin kuat dalam membangun Pramuka di Kabupaten Soppeng,” tutup Hadi Indrajaya.

Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Soppeng adalah organisasi kepanduan yang berkomitmen membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung pembangunan bangsa melalui pengembangan disiplin dan moral anak-anak muda di wilayah Kabupaten Soppeng.

(Red/*)

Senin, 25 Agustus 2025

PKK Soppeng Dorong UMKM Mandiri Lewat Pendampingan UP2K Manajemen Usaha dan Pemasaran

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, secara resmi membuka kegiatan Pendampingan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang fokus pada manajemen usaha dan strategi pemasaran yang dilangsungkan di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng. Senin (25/8/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis PKK Kabupaten Soppeng dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga dan memperkuat peran UMKM binaan PKK agar lebih mandiri dan berdaya saing.

Ketua Panitia, Hj. A. Nurlina, SP, menjelaskan bahwa UP2K merupakan salah satu program unggulan Pokja II PKK yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha di tingkat kabupaten hingga Desa dan Kelurahan.

Ia menyebut,“Tujuan pendampingan ini adalah untuk memberdayakan pelaku usaha agar mampu mengembangkan kreativitas, meningkatkan pengelolaan manajemen, serta mendukung kemandirian berusaha".

Ia berharap UMKM binaan PKK dapat mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Hj. Suarni Suwardi menekankan pentingnya peran UP2K sebagai wadah kreativitas dan inovasi bagi ibu-ibu rumah tangga.

“Melalui UP2K, keluarga tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga produsen yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi".

"Pendampingan ini membantu pelaku usaha mengelola manajemen dengan baik, mengembangkan strategi pemasaran efektif, serta memanfaatkan teknologi digital,” jelas Hj. Suarni.

Ia juga berpesan agar UMKM binaan menjaga kualitas produk, standar mutu, dan kemasan, serta terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar yang kompetitif.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Hj. Nurfauzah M. Aris, ST, MM, JF Pengawas Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Soppeng.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan usaha yang transparan, inovasi produk, hingga pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi.

Sebagai rangkaian kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng juga mengunjungi pameran mini yang menampilkan produk unggulan UMKM binaan PKK dari setiap kecamatan.

Pameran ini menjadi ajang promosi sekaligus tempat berbagi ide antar-pelaku usaha.

Kegiatan pendampingan ini diikuti oleh pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Pokja II PKK desa/kelurahan, serta pelaku UMKM binaan PKK se-Kabupaten Soppeng.

Dengan pendampingan ini, PKK Soppeng berharap UMKM binaan mampu berkembang lebih maju, mandiri, dan siap bersaing di pasar lokal maupun digital.

(AJS)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved