-->

Selasa, 14 Desember 2021

Sebanyak 30 Petani Jagung Disidrap Ikuti Pelatihan Teknis Tematik Integrated Farming


Sidrap, Teropongsulawesi.com,-Menjelang akhir tahun 2021, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar Pelatihan Teknis Tematik Integrated Farming Berbasis Jagung Bagi Non Aparatur di BPP Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Selasa. 14/12/2021.

Pelatihan Tematik Angkatan I ini diikuti sebanyak 30 orang peserta yang tentunya berasal dari para petani jagung yang berada di wilayah BPP Watang Sidenreng dan terlaksana dari 14 s/d 16 Desember 2021.


Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan saat ini pertanian menjadi sektor penopang perekonomian nasional.

"Sehingga terobosan-terobosan dengan menggabungkan pertanian dengan sektor lain menjadi sesuatu luar biasa menarik," katanya.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi mendorong petani dan penyuluh menanam jagung dengan sistem pertanian terpadu (integrated farming system).


Dalam sistem ini, kata Dedi, petani tidak hanya menaman jagung tapi juga komoditas lainnya. Divesifikasi komoditas ini sangat penting untuk menekan risiko kegagalan panen disaat yang sama untuk meningkatkan pendapatan petani.

"Jadi manakala ada serangan hama penyakit terhadap jagung, kita masih punya sayur-sayuran, ikan kalau di situ ada embung, kita masih punya bebek, kalau di situ ada kolam ada bebek," kata Dedi.

Arief Gunawan, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kab. Sidrap menyampaikan bahwa “Program Integrated Farming dapat menambah dan memenuhi kebutuhan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani sehingga perlu keseriusan petani untuk mengikuti pelatihan ini terutama melaksanakan ilmu yang sudah diperoleh.”.

“Selain itu pelatihan teknis tematik ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengurus atau anggota kelompok tani dalam hal penerapan system pertanian terpadu tanaman jagung sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman jagung dan kesejahteraan petani,”imbuhnya.

Kepala BPP Watang Sidenreng, Andi oddang menambahkan bahwa saat ini jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang sangat dibutuhkan untuk pangan dan bahan industri

“Permintaan jagung cukup tinggi, namun untuk pemenuhannya masih terbatas dikarenakan berbagai faktor, salah satunya adalah produksi”, Jelas Andi oddang.


Menurutnya, dibutuhkan strategi komprehensif untuk meningkatkan produktivitas jagung, diantaranya dengan meningkatkan kompetensi petani jagung sehingga mampu berbudidaya.

“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap pelaku utama dalam mendapatkan benih bermutu tanaman jagung”, lanjutnya

Pelaksanaan pelatihan ini diawali dengan registrasi peserta. Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kab. Sidrap. Kepala BPP Watang Sidenreng, Sub-Koordinator Pelatihan Aparatur BBPP Batangkaluku, Panitia pelaksana, dan Fasilitator serta tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan.


(tim medsos bbpp-bk)

Sabtu, 12 Oktober 2019

HY Terduga Pemilik Sabu 1 Kg Terancam Penjara Seumur Hidup

Teropongsulawesi.com, Makassar - Kasus pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 1 Kilogram yang berhasil diungkap oleh Resmob Satresnarkoba Polres Sidrap pada Senin 7 Oktober 2019 kemarin, akhirnya resmi di rilis di Polda Sulsel, Jumat (11/10/2019).

Pengungkap sabu seharga Rp1,5 Miliar itu, diduga kuat milik seorang pria bernama Hamzah Yusuf alias La Korreng yang diduga menjadi pengedar sabu seberat 1 Kg di wilayah Kabupaten Sidrap.

Zat jenis Ampetamin itu ditemukan dalam rumah pria bernama Ibrahim yang kini buron bersama istrinya.

"Paket sabu diamankan di dalam rumah tersangka Ibrahim yang kini berstatus DPO, yang masih dalam bungkusan teh dari Cina, barang bukti Sabu ini masih murni dan belum dioplos," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani di Mapolda Sulsel, Jumat (11/10/2019).

Penangkapan itu dilakukan di Sidrap pada Senin (7/10/2019) sore sekitar pukul 17.50 Wita. Dicky menyebut sabu senilai Rp 1,5 miliar itu berasal dari jaringan Malaysia diselundupkan lewat Kalimantan Utara.

Sabu itu kemudian dibawa dengan kapal menuju Sulsel. Dicky mengatakan polisi sedang mengejar pelaku lainnya. Karena diduga kuat sabu tersebut masih banyak berteman yang belum ditemukan polisi.

"Diduga kuat masih ada jaringan lain yang lebih besar jumlah sabunya dari yang berhasil ditangkap, kita akan kembangkan dan mengejar pelaku-pelaku lainnya. Yang jelas identitasnya sudah kami ketahui," tutur Dicky.

Dalam press release tersebut, turut mendampingi Kombes Dicky yakni Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono dan Kasat Narkoba AKP Andi Sofyan.

Akibat perbuatannya itu, polisi menjerat La Korreng dengan 127 Junto Pasal 112 juncto Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. Selain itu, Hamzah juga diketahui positif menggunakan sabu setelah dilakukan tes urine. (Ady)

Sabtu, 07 September 2019

Kuasai Sabu Seorang Oknum PNS Ditangkap Aparat Kepolisian Satres Narkoba Sidrap


Teropongsulawesi. Com - Sidrap, Seorang Oknum PNS Pemkab Sidrap ditangkap aparat kepolisian Sat Res Narkoba. Pasalnya, Oknum diketahui bernama Andi Ciwang alias Iwan (49) itu ditangkap lantaran menguasai Narkoba jenis Sabu.

Awalnya Petugas mendapat laporan dari masyarakat. bahwa TKP di
Jalan pengairan Kelurahan Pangkajene Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap sering terjadi peredaran narkoba.

Akhirnya, Petugas langsung melakukan penggeledahan badan terhadap seseorang yakni tersangka Andi Ciwan.

Dari tangan pelaku, Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti antara lain. 10 ( sepuluh ) sachet keristal bening diduga Narkotika Gol. I jenis sabu., 2 ( dua ) unit hp berbagai merk.
⁃ 1 ( satu ) buah kotak kecil dililit lakban berwarna cokelat.
⁃ 1 ( satu ) unit motor suzuki spin berwarna merah.

Jumat, 06 September 2019

Bupati Sidrap Hadiri Lokakarya Di Kementerian PUPR

Teropongsulawesi. Com - Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf menghadiri Lokakarya Peminatan dan Penyiapan Pelaksanaan Program Hibah Air Limbah Setempat APBN Tahun Anggaran 2020, Kamis (5/9/2019) di Golden Boutique Hotel, Jakarta Pusat.

Mahmud didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Sidrap, Hj Aryani Tajuddin dan Kasubag Hubungan Antar Lembaga Setda Sidrap, Munawir Syam.

Lokakarya dilaksanakan Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Hadir memberi sambutan dan arahan, Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Kementerian PUPR, Dodi Krispratmadi dan Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan Kemenkeu, Ubaidi S Hamidi.

Kadis Pera KPPLH Sidrap, Hj Aryani Tajuddin yang dihubungi di sela kegiatan menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan persiapan pelaksanaan Program Hibah Air Limbah Setempat APBN tahun 2020.

"Ini adalah upaya pemerintah untuk mencapai  SDGs tahun 2030 dan Universal Akses 100-0-100 yaitu 100 persen akses air bersih, 0 persen perumahan dan permukiman kumuh serta 100 persen akses sanitasi tahun 2019," terang Aryani.

Ia menambahkan, kurang lebih 150 kabupaten/kota se-Indonesia diundang dalam lokakarya tersebut. (*)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved