Sports -->

Minggu, 18 Oktober 2026

Siswa SLBN 1 Soppeng Berjaya di Pesonas II 2026, Herianto Bawa Pulang Medali Emas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Membanggakan! Herianto, siswa kelas X Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Soppeng, sukses mengharumkan nama Kabupaten Soppeng dan Provinsi Sulawesi Selatan setelah meraih medali emas pada ajang Pekan Special Olympic Indonesia (Pesonas) II Tahun 2026.

Herianto keluar sebagai juara 1 cabang olahraga tolak peluru klasifikasi disabilitas intelektual dengan catatan lemparan sejauh 6,35 meter. Kompetisi tingkat nasional tersebut berlangsung di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 14–18 Oktober 2026 dan diikuti kontingen dari 22 provinsi lainnya.

Prestasi ini melanjutkan keberhasilan Herianto yang sebelumnya juga meraih juara 1 di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila memperoleh kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang memadai.

Guru SLBN 1 Soppeng yang juga bertindak sebagai pelatih pendamping, Anzarul Samsu, S.Pd., mengungkapkan harapannya agar keberhasilan Herianto dapat memotivasi siswa disabilitas lainnya untuk terus menggali dan mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Menurut Anzarul, olahraga bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, melatih kemandirian, serta menanamkan kedisiplinan dan sportivitas.

“Semoga seluruh siswa SLB mendapatkan dukungan, kesempatan, dan apresiasi untuk terus berkembang, berprestasi, serta membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah,” harapnya.

Ia menilai setiap siswa memiliki peluang untuk berkembang dan meraih cita-cita. Karena itu, keterbatasan tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi ruang bagi anak-anak penyandang disabilitas dalam menunjukkan kemampuan mereka.

Sementara itu, Kepala SLBN 1 Soppeng, Suriadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih Herianto di tingkat nasional.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat dipertahankan sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar terus berusaha mengukir prestasi di bidang yang diminati.

“Sebagai kepala sekolah, saya berharap agar prestasi yang telah diukir oleh Herianto dapat dipertahankan, tetap rendah hati, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya,” ungkap Suriadi.

Ia juga berpesan kepada seluruh siswa penyandang disabilitas agar tidak merasa rendah diri. Setiap anak, menurutnya, mempunyai potensi dan keistimewaan yang berbeda sehingga perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berlatih, dan berkembang.

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Suriadi turut berharap pemerintah meningkatkan dukungan terhadap pendidikan bagi penyandang disabilitas. Perhatian tersebut diharapkan diwujudkan melalui fasilitas pendidikan yang ramah disabilitas, sarana dan prasarana yang memadai, pendampingan, serta akses yang lebih luas untuk mengikuti kompetisi dan mengembangkan bakat.

“Semoga semua siswa disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama untuk berprestasi, berkarya, mandiri, dan meraih cita-cita. Prestasi bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, semangat untuk belajar, dan kemauan untuk terus berkembang,” tutupnya.

Keberhasilan Herianto meraih emas di Pesonas II 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi SLBN 1 Soppeng. Lebih dari sekadar medali, prestasi ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan, meraih impian, dan mengharumkan nama daerah.

(Red)

Senin, 28 September 2026

Comeback Setelah 4 Tahun, Letda Sus Andi Jerni Langsung Rebut Juara Piala Panglima 2026


Malang, Jatim, Sniperjurnalis.com, Empat tahun meninggalkan arena karate bukan waktu yang singkat. Namun, jeda panjang itu ternyata tidak menghapus ketajaman Letda Sus Andi Mesyara Jerni Maswara Zainal, S.IKom di atas tatami.

Kembali bertanding di cabang olahraga karate dalam ajang Piala Panglima 2026 di Malang, Jawa Timur, Andi Jerni langsung mencuri perhatian. Atlet TNI Angkatan Udara yang memperkuat Indonesian Air Force tersebut sukses keluar sebagai juara kelas -50 kilogram putri kategori TNI/Polri.

Yang membuat pencapaian itu semakin menarik, Andi Jerni hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk melakukan persiapan sebelum tampil dalam kejuaraan.

Selama empat tahun meninggalkan karate, Andi Jerni diketahui lebih fokus menekuni cabang olahraga Kick Boxing. Kembali ke tatami setelah sekian lama pun memunculkan pertanyaan, apakah dirinya masih mampu mempertahankan performa dan predikat sebagai karateka berprestasi.

Pertanyaan tersebut akhirnya terjawab di arena Piala Panglima 2026.

Di babak semifinal, Andi Jerni berhadapan dengan Najla Syakira, atlet perwakilan Kodiklatal. Dengan penampilan yang solid, ia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 9-4.

Pada babak final, Andi Jerni kembali menghadapi lawan tangguh, Meisya Asriana Ratu Cantika dari Bayangkara Presisi.

Pertandingan berlangsung kompetitif, namun Andi Jerni mampu menjaga konsistensi hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 9-3.

Hasil tersebut memastikan comeback Andi Jerni berbuah manis. Setelah empat tahun tidak turun di pertandingan karate, ia justru kembali dengan torehan gelar juara.

Prestasi di Malang ini sekaligus menjadi bukti bahwa perpindahan fokus ke Kick Boxing selama beberapa tahun tidak menghilangkan kemampuan dasar dan mental bertanding yang telah dimilikinya sebagai seorang karateka.

Kini, nama Letda Sus Andi Mesyara Jerni Maswara Zainal kembali tercatat sebagai salah satu karateka yang berhasil mengukir prestasi di ajang Piala Panglima 2026.

Comeback empat tahun setelah meninggalkan tatami, persiapan hanya sepekan, namun berakhir dengan medali juara.

(Red)

Minggu, 26 Juli 2026

Borong Medali di Kejurda INKANAS, Ranting Khusus Batalyon C Pelopor Bone Sabet Juara Umum III Kategori Polri


Makassar, Teropongsulawesi.com,– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Piala Kapolda Sulawesi Selatan dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar. Kejuaraan tersebut digelar selama 24–26 Juli 2026.

Berkat penampilan impresif para atletnya, kontingen berhasil meraih Juara Umum III Kategori Polri, sekaligus membawa pulang sejumlah medali dari kategori Open maupun Polri.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karate di lingkungan Batalyon C Pelopor Bone berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat provinsi.

Pada kejuaraan yang diikuti ratusan karateka dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan itu, Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone menurunkan 21 atlet, terdiri atas 14 atlet kategori Open dan 7 atlet kategori Polri. Mereka tampil pada 32 kelas pertandingan, baik nomor kata maupun kumite.

Hasilnya, para atlet mampu menunjukkan performa terbaik hingga mengantarkan kontingen meraih prestasi membanggakan.

Di kategori Open, Radja Adityawarman sukses mempersembahkan medali perak setelah meraih Juara II Kumite Perorangan Putra +76 kilogram.

Sementara medali perunggu disumbangkan oleh Muh. Gian Algifari pada nomor Kata Perorangan Putra Pra Pemula. Muh. Gian Algifari bersama Salman dan A. Rafah juga berhasil meraih Juara III Kata Beregu Putra Pra Pemula.

Prestasi lainnya diraih Rifqi yang finis di posisi ketiga Kumite Pra Usia Dini Putra -25 kilogram, Nur Fatwatulwaqiah pada Kumite Pemula Putri -52 kilogram, serta Aqila pada Kumite Kadet Putri +60 kilogram.

Pada kategori Polri, Bripda Aldi menjadi bintang kontingen setelah tampil dominan dan keluar sebagai Juara I Kumite Perorangan Polri -80 kilogram. Atas penampilan gemilangnya, ia juga dinobatkan sebagai Best of The Best Polri, penghargaan tertinggi bagi atlet terbaik di kategori Polri.

Sementara itu, Bripda Ishan A. turut menyumbangkan medali perunggu melalui nomor Kata Perorangan Putra Polri.


Head Coach Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone, Senpai Muldiyana, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja sama tim, dan dukungan dari seluruh pihak.

"Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh keluarga besar Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone. Terima kasih kepada Ketua Ranting Khusus Kompol Rudi Mandaka, S.H., mantan Danyon AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., para pelatih pendamping Senpai Rafika dan Senpai Hilmi, seluruh atlet, orang tua, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mencetak karateka yang mampu mengharumkan nama Bone, Sulawesi Selatan, hingga Indonesia," ujarnya.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Ketua Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone, Kompol Rudi Mandaka, S.H., yang terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet, termasuk mendukung kebutuhan kontingen selama mengikuti kejuaraan.

Apresiasi turut datang dari mantan Komandan Batalyon C Pelopor Bone, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, semangat juang, dan kekompakan seluruh tim.

Dengan raihan Juara Umum III Kategori Polri serta sederet medali pada kategori Open dan Polri, Ranting Khusus INKANAS Batalyon C Pelopor Bone semakin menegaskan diri sebagai salah satu dojo pembinaan karate yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas.

Semangat "Ewako... Pantang Pulang Sebelum Juara!" pun kembali menjadi penyemangat bagi para karateka Batalyon C Pelopor Bone untuk terus menorehkan prestasi pada ajang-ajang berikutnya.

(Red)

Sabtu, 18 Juli 2026

Aklamasi! Syahrir Pimpin PBVSI Soppeng, Siap Hidupkan Voli Desa hingga Tembus Panggung Nasional


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Soppeng resmi memiliki nahkoda baru. Mantan atlet voli andalan Soppeng, Syahrir, S.E., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Soppeng periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (MUSKABLUB) yang berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (19/7/2026).

Terpilihnya Syahrir mendapat dukungan penuh dari peserta musyawarah yang dihadiri perwakilan 21 klub voli dari total 30 klub yang diundang. Proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema "PBVSI Soppeng Satu Tekad Menuju Prestasi."

Kepercayaan yang diberikan kepada mantan atlet terbaik Soppeng itu diharapkan menjadi awal kebangkitan bola voli di Bumi Latemmamala. Pengalaman panjang Syahrir sebagai atlet dinilai menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan pembinaan sekaligus menjawab tantangan prestasi olahraga voli di daerah.

Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai ketua, Syahrir menegaskan komitmennya untuk menjadikan PBVSI Soppeng sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan mampu melayani seluruh klub secara adil.

Ia menilai organisasi olahraga tidak hanya bertugas menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga harus menjadi wadah yang mampu membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Organisasi ini harus dikelola dengan terbuka dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Mari tinggalkan perbedaan, kita bersatu lewat semangat gotong royong demi membawa voli Soppeng ke panggung nasional," ujar Syahrir.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syahrir telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fondasi pengembangan bola voli Soppeng selama empat tahun ke depan.

Fokus pertama adalah membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, potensi atlet muda tersebar di berbagai wilayah sehingga harus diberikan ruang pembinaan sejak usia dini melalui klub-klub yang aktif.

Ia berencana menghidupkan kembali aktivitas klub di tingkat desa agar menjadi pusat pencarian bibit atlet sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap olahraga bola voli.

Selain pembinaan usia dini, Syahrir juga menargetkan terselenggaranya kompetisi secara rutin setiap tahun. Turnamen lokal dinilai menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas permainan atlet, membangun mental bertanding, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil latihan.

"Kalau kompetisi berjalan rutin, atlet akan terus berkembang. Klub juga memiliki motivasi untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan," katanya.

Tak kalah penting, Syahrir berkomitmen menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh proses administrasi, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan program kerja akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh klub anggota.

Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi olahraga yang sehat dan mampu berkembang.

Syahrir juga menegaskan bahwa prestasi tidak mungkin diraih hanya mengandalkan pengurus PBVSI. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari KONI Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, dunia pendidikan, hingga sektor swasta.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan dukungan terhadap pembinaan atlet, penyediaan sarana latihan, penyelenggaraan kejuaraan, hingga peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan.

MUSKABLUB PBVSI Soppeng turut dihadiri Kepala Dinas PAPORA Kabupaten Soppeng yang mewakili Bupati Soppeng, Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Wakil Ketua KONI Soppeng, serta para pengurus dan perwakilan klub voli dari berbagai kecamatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya harapan terhadap kepengurusan baru agar mampu membawa PBVSI Soppeng lebih maju dan kompetitif.

Dengan latar belakang sebagai mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah, Syahrir dinilai memahami persoalan yang dihadapi para atlet maupun klub di lapangan. Karena itu, kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada pembinaan dan peningkatan prestasi.

Kini, harapan besar tertumpu pada kepengurusan PBVSI Soppeng periode 2026–2030 untuk mengembalikan kejayaan bola voli Kabupaten Soppeng, mencetak atlet-atlet berbakat dari desa-desa, serta membawa nama Bumi Latemmamala bersaing di level provinsi hingga nasional.

(Red)

Rabu, 15 Juli 2026

Atlet Binaan DOJO INKANAS BPI BRIMOB BONE Senpai Muldiyana Ukir Prestasi, SMA Negeri 13 Bone Turut Harumkan Nama Daerah di PORKAB Bone 2026


Bone, Teropongsulawesi.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Bone 2026 cabang olahraga karate. Dua atlet muda berhasil mempersembahkan dua medali sekaligus untuk Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Pada nomor Kata Perorangan Kadet Putri, Nur Adelia sukses meraih medali perak (Juara II) setelah tampil impresif hingga babak final. Sementara itu, di nomor Kumite Kadet Putri +54 Kg, Nur Aqilah juga menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih medali perunggu (Juara III).

Keberhasilan kedua atlet tersebut menjadi bukti nyata pembinaan yang terus dilakukan oleh Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone dalam mencetak atlet-atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah.

Pelatih Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone, Coach Muldiyana, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat juang para atletnya.

“Teruslah mengasah kemampuan dan jangan cepat berpuas diri. Prestasi hari ini adalah awal dari perjalanan menuju pencapaian yang lebih tinggi. Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone akan terus berkomitmen melahirkan bibit-bibit atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan,” ujar Senpai Muldiyana. Rabu (15/7/2026). 

Prestasi yang diraih Nur Adelia dan Nur Aqilah juga turut mengharumkan nama SMA Negeri 13 Bone sebagai sekolah tempat mereka menempuh pendidikan. Kontribusi kedua atlet tersebut ikut membawa Kecamatan Tanete Riattang Barat meraih predikat Juara Umum III pada cabang olahraga karate, sebuah capaian yang membanggakan.

Kehadiran Camat Tanete Riattang Barat di arena pertandingan turut memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh atlet yang berlaga. Camat menyampaikan apresiasi atas dedikasi para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga mampu mempersembahkan prestasi bagi kecamatan.

Dengan hasil yang diraih pada PORKAB Bone 2026, Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan karate yang konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dan siap bersaing pada kejuaraan yang lebih tinggi di masa mendatang.

(Red) 

Minggu, 03 Mei 2026

Ratusan Warga Padati FKPPI Fun Run 2026 di Soppeng, Semangat Sehat dan Kebersamaan Menggema



Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat terasa begitu kental dalam gelaran FKPPI Fun Run 2026 yang berlangsung pada Minggu pagi (3/5/2026) di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng

Kegiatan yang diinisiasi oleh FKPPI Cabang Soppeng ini sukses menarik perhatian masyarakat luas. Sedikitnya 300 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian, mulai dari pelajar, pemuda, hingga masyarakat umum yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.

Dengan titik start dan finish di Lapangan Gasis, para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Watansoppeng, di antaranya Jalan Kesatria, Jalan Pemuda, Jalan Kemakmuran, hingga Jalan Kayangan. Sepanjang rute, suasana berlangsung meriah dengan dukungan warga yang turut memberikan semangat kepada para pelari.

Kegiatan ini juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pimpinan daerah. Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K hadir langsung bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Ageng Aditya. Turut hadir pula Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto, Asisten I Pemkab Soppeng Andi Nurlina Adam, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, olahraga seperti fun run tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan sosial.

“Kegiatan ini sangat baik dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, momentum seperti ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara masyarakat, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta organisasi kepemudaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya partisipasi masyarakat sebagai indikator meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Ageng Aditya turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Kehadirannya di tengah peserta diharapkan mampu menjadi motivasi, khususnya bagi kaum perempuan, untuk lebih aktif menjaga kesehatan melalui olahraga.

Kegiatan yang berada di bawah tanggung jawab Naharuddin, S.Sos., M.Si selaku panitia pelaksana ini juga semakin menarik dengan adanya berbagai hadiah bagi para pemenang serta doorprize bagi peserta yang beruntung.

Tidak hanya menjadi ajang olahraga, FKPPI Fun Run 2026 juga dinilai sebagai sarana memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat. Kolaborasi antara FKPPI, TNI-Polri, dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan kondusif.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Pengamanan dilakukan secara maksimal oleh personel Polres Soppeng berdasarkan Surat Perintah Kapolres Soppeng Nomor: Sprin/267/IV/PAM.3/2026 tertanggal 30 April 2026.

Dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, FKPPI Fun Run diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat Kabupaten Soppeng.

(Red)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved