Suara Parlemen -->

Rabu, 18 Februari 2026

Muchlis Misbah Dukung Penataan PKL, DPRD Tekankan Solusi Humanis bagi Pedagang


Makassar, Teropongsulawesi.com, Upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menata kawasan kota melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di atas fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) terus mendapat perhatian publik.

Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan tata ruang kota yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Makassar, H. Muchlis Misbah, menyampaikan dukungannya terhadap langkah penataan tersebut.

Menurutnya, pengembalian fungsi fasilitas umum merupakan langkah strategis yang tidak bisa ditunda demi menjaga keteraturan dan estetika kota.

“Penataan kota adalah kebutuhan bersama. Fasilitas umum harus difungsikan sebagaimana mestinya agar masyarakat bisa menggunakannya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Namun demikian, Muchlis menegaskan bahwa kebijakan penertiban tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi para pedagang kecil.

Ia menilai PKL merupakan bagian dari roda perekonomian rakyat yang juga harus dilindungi.

“Penertiban memang penting, tetapi pemerintah juga harus memastikan pedagang kecil tidak kehilangan mata pencaharian. Mereka menggantungkan hidup dari aktivitas berjualan setiap hari,” tambahnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar yang disebut telah menyiapkan alternatif lokasi relokasi serta skema penataan yang lebih terstruktur bagi pedagang terdampak.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro dan kecil agar tetap dapat menjalankan usaha secara legal dan tertib.

Menurutnya, relokasi yang disiapkan harus mempertimbangkan aspek strategis lokasi, aksesibilitas, serta potensi pasar agar pedagang tidak mengalami penurunan pendapatan secara signifikan.

Ia juga mendorong agar proses komunikasi dengan para pedagang dilakukan secara persuasif dan transparan.

“Relokasi bukan sekadar memindahkan. Pemerintah harus memastikan tempat baru benar-benar layak, strategis, dan memberikan peluang usaha yang tetap hidup,” tegasnya.

Penataan kawasan fasum dan fasos selama ini menjadi salah satu isu yang cukup krusial di Makassar. Aktivitas perdagangan di trotoar dan ruang publik kerap menimbulkan persoalan kemacetan, kebersihan, serta ketidaknyamanan bagi pejalan kaki. Oleh karena itu, kebijakan penataan dianggap sebagai langkah penyeimbang antara kepentingan umum dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

DPRD Kota Makassar, lanjut Muchlis, akan terus melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan ini agar berjalan sesuai dengan prinsip keadilan sosial. Ia berharap penataan dilakukan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan dialog.

“Yang kita inginkan adalah kota yang tertata tanpa mengorbankan masyarakat kecil. Penataan harus humanis dan berkeadilan,” ungkapnya.

Dengan adanya dukungan legislatif serta komitmen pemerintah dalam menyiapkan solusi relokasi, diharapkan proses penertiban dapat berjalan kondusif. Kota Makassar pun diharapkan mampu mewujudkan tata kelola ruang publik yang lebih baik, sekaligus tetap menjadi ruang ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan para pelaku usaha kecil dinilai menjadi kunci keberhasilan program penataan ini. Pendekatan kolaboratif diyakini akan memperkuat fondasi Makassar sebagai kota yang modern, tertib, dan tetap berpihak pada ekonomi kerakyatan.

(Red)

Rabu, 22 Januari 2025

Musrenbang Lapajung 2026 : Bangun Kelurahan di Soppeng yang Lebih Sejahtera, Andi Farid Miliki Strategi Perjuangkan Aspirasi Warga

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Lapajung untuk tahun 2026 dilangsungkan di Aula Kantor Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Rabu (22/1/2025). 

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Sekcam Lalabata, Ketua LPMK,  tokoh masyarakat, anggota  SKPD, RT/RW, Kader dan stakeholder.

Lurah Lapajung, Kahar, S.Sos mengatakan bahwa, "Musrenbang ini bertujuan untuk menentukan prioritas pembangunan di Kelurahan Lapajung. 

Camat Lalabata yang di Wakili Sekcam, Nurul Azmi  menekankan pentingnya program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga dan selaras dengan visi misi pemerintah daerah, ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Farid, S. Sos menegaskan bahwa Musrenbang ini adalah momen penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Musrenbang ini adalah momentum penting untuk mendengarkan aspirasi warga". 

"Saya berharap hasilnya bisa menjadi dasar pembangunan yang Prioritas dan berkelanjutan di Kelurahan Lapajung,” ujarnya.

Beberapa fokus utama dalam kegiatan Musrenbang ini diantaranya,  Peningkatan infrastruktur jalan dan drainase, Pengembangan fasilitas Pendidikan dan Kesehatan, penguatan Program Pemberdayaan UMKM, serta peningkatkan Insentif RT/RW dan Kader.
 
Ketua DPRD Andi Farid menegaskan bahwa bila mana usulan masyarakat tidak diakomodir nantinya, maka pihaknya bersedia melobi anggota DPRD untuk membantu lewat Pokok Fikiran (Pokir), katanya menegaskan.

Hasil Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan untuk mewujudkan program-program pembangunan yang lebih terarah. 

Dengan aspirasi masyarakat sebagai landasan utama, Kelurahan Lapajung  diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, tertata dan sejahterah.

Red) 

Sabtu, 03 Juni 2023

Ketua DPR RI Berduka, Puan Maharani : Selamat Jalan Bapak Terima Kasih Sudah Menjadi Panutan Bagi Kami

Jakarta, Teropongsulawesi.com, Innalilahi Wa Innalilahi Raji'un berita duka datang dari keluarga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dikabarkan Ayah mertua Puan, Bambang Sukmonohadi meninggal dunia pada Jumat (2/6/2023) malam.

Saat ini jenazah Bambang disemayamkan di rumah duka di jalan Sungai Sambas, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tak hanya Puan, terlihat pula Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim turut takziah ke rumah duka.

Jenazah Bambang  di dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (3/6), pukul 09.00 WIB.

Diketahui, sebelum meninggal ayahanda dari Hepi Hapsoro sempat menjalani perawatan di rumah sakit Medistra, Jakarta.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un

"Terima kasih sudah menjadi teladan dan panutan bagi kami semua, ujar Puan.

Selamat jalan, Bapak… 🤍InsyaAllah husnul khatimah, Aamiin YRA, pungkas Puan.

Selasa, 14 Juni 2022

Respon Keluhan Warga dari Medsos, Andi Etti : Sudah Menjadi Tugas Saya Sebagai Wakil Rakyat

Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Zainuddin (Ist).

Soppeng, Teropongsulawesi.com, - Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PPP, Andi Nurhidayati Zainuddin kembali merespon aspirasi masyarakat di media sosial terkait persoalan infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Soppeng.

Nur Ilham Akbar, salah satu warga memposting foto dengan caption yang memperlihatkan kondisi ruas jalan Soppeng-Tajuncu tepatnya di Desa Pesse yang dapat membahayakan pengguna jalan.

"Tabe' mohon perhatian dari pihak terkait untuk memperhatikan kondisi jalan poros soppeng-tajuncu tepatnya di desa pesse (sebelah kiri sebelum jembatan kampiri dari arah tajuncu). Kondisinya sangat memprihatinkan karena kerusakannya semakin bertambah apalagi diposisi tikungan. Jadi mohon diperhatikan agar segera ditindak lanjuti sebelum adanya hal² yang tidak diinginkan. Terima kasih", tulis Nur Ilham Akbar di grup facebook BKKS.

Dipostingan tersebut, Andi Etti sapaannya, turut berkomentar, "Terimakasih banyak informasiTa. Insya Allah, Sy akan sampaikan ke Dinas PUTR Sulsel untuk segera ditindaklanjuti," tulis Andi Nurhidayati.

Tak butuh waktu lama, Ketua PPP Soppeng ini kembali berkomentar, "Alhamdulillah, Stafku sdh hubungi penanggung jawab proyek ruas jalan ini. Infonya ini masih tahap pemeliharaan dan segera akan dihubungi kontraktornya untuk diperbaiki," tulis Andi Nurhudayati kembali.

Respon legislator Sulsel dua periode menuai tanggapan positif dari masyarakat, "mantap pung inimi di bilang wakil rakyat sehat selalu pung," tulis akun Ahmad Agra Sanjaya.

Dikonfirmasi terkait responnya di media sosial yang menuai tanggapan positif dari masyarakat, Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel menanggapi dengan santai. Bagi dia, ini bukan hal baru, karena selama ini ia memang menjadikan media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan konstituennya.

"Alhamdulillah, kalau tanggapan masyarakat positif dan ini bukan hal baru bagi Saya (merespon keluhan masyarakat di facebook). Dan ini juga sudah menjadi tugas Saya sebagai wakil rakyat yang harus pro aktif merespon keluhan masyarakat agar ditindaklanjuti oleh pemerintah," ujar Andi Nurhidayati saat dikonfirmasi, Selasa (14/6/2022) malam.

(Ismail)

Rabu, 08 Juni 2022

Reses di Pajalesang, Andi Nurhidayati Ungkap Nama Desa Terakhir Dikunjungi Pasca Dilantik Sebagai Wakil Rakyat


Soppeng, Teropongsulawesi.com, - Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2021/2022 di Kelurahan Pajalesang Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, Selasa (7/6/2022).

Kegiatan yang digelar untuk menyerap aspirasi warga ini difasilitasi oleh tokoh masyarakat, Drs. KH. Baharuddin yang juga Ketua Majelis Syariah DPC PPP Kabupaten Soppeng.

Hadir juga beberapa kader PPP diantaranya Hj. Sunarti yang menjabat Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Soppeng yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Lilirilau.

"Pajalesang adalah kelurahan/desa yang ke-70 yang Saya kunjungi untuk bersilaturrahim dengan masyarakat sejak dilantik sebagai anggota DPRD Sulsel untuk periode kedua di tahun 2019 lalu," ujar Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.

Andi Etti sapaannya mengungkapkan, sejak dirinya terpilih di periode kedua ia berkomitmen akan mendatangi semua kelurahan/desa yang di Bumi Latemmamala untuk mendengar masukan dan aspirasi masyarakat.

"Pajalesang adalah kelurahan/desa terakhir dari 70 desa/kelurahan yang Saya datangi. 69 desa/kelurahan telah saya kunjungi untuk menggelar berbagai kegiatan seperti sosialisasi perda, sosialisasi nilai kebangsaan dan kunjungan daerah pemilihan," jelasnya.

Pajalesang juga menjadi penutup dari rangkain Reses Ketua DPC PPP Soppeng ini didapilnya. Sebelumnya Ia telah menggelar Reses di Desa Tetewatu, Desa Paroto, bersama Pengurus HNSI Soppeng di Hotel Grand Saota dan di Desa Kampiri Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo.

"Alhamdulillah, kegiatan Reses di 5 titik berjalan lancar dan Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak telah berpartisipasi khususnya kepada Pengurus dan Kader PPP serta ANZ Community yang telah memfasilitasi kegiatan kami," ujar Andi Etti via WhatsApp, Selasa (7/6/2022) malam.

Beberapa hal yang menjadi catatan Ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Sulawesi Selatan yang menjadi aspirasi warga dalam Masa Reses kali ini diantaranya pembangunan jalan tani, keluhan terkait infrastruktur jalan provinsi, bantuan pembangunan masjid dan bantuan modal Pelaku UMKM.

(Rhm/Ismail)

Rabu, 25 Mei 2022

Indra Iskandar : Sesuai Aturan Tatib DPR RI, Mikrofon Mati Setelah 5 Menit Menyala

Sekjen DPR Indra Iskandar (Ist).

Jakarta, Teropongsulawesi.com, - Sekjen DPR RI Indra Iskandar menjelaskan, mikrofon yang biasa digunakan untuk anggota DPR RI di Ruang Sidang Paripurna, Gedung Nusantara I, memang diatur otomatis mati setelah menyala selama 5 menit.

Menurutnya, pengaturan ini sesuai dengan batas maksimal waktu bicara yang diberikan kepada anggota DPR, selagi pembatasan durasi sidang paripurna di masa pandemi Covid-19.

“Jadi setelah dipencet, mik akan menyala, untuk kemudian akan mati secara otomatis setelah 5 menit,” kata Indra, Rabu (25/5/2022), terkait matinya mikrofon anggota Fraksi PKS DPR, Amin Ak, saat sidang paripurna DPR, kemarin. 

Indra menjelaskan, hal itu sudah sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Tata Tertib (Tatib) Anggota Pasal 256 ayat 6. Dalam pasal itu, diatur setiap anggota diizinkan bicara dan menyampaikan pertanyaan maksimal lima menit.

"Mik itu diatur berdasarkan Tatib ini pasal 256 ayat 6, lima menit otomatis mati. Jadi itu memang batasnya itu ada di dalam Tatib," ucapnya.

"Saya kira dari sisi teknis kami Sekretariat Jenderal perlu menjelaskan proporsi itu, juga seperti yang dulu-dulu ya tidak ada sebenarnya dengan kaitannya mati mematikan, enggak. Toh kemarin interupsi tetap berlangsung tapi setiap lima menit dengan sendirinya mik akan mati," lanjutnya.

Namun demikian, kata Indra, mikrofon tersebut bisa dinyalakan kembali setelah mati otomatis. “Kan terdengar Pak Amin bisa menyalakan kembali miknya setelah mati sebentar,” kata Indra.

Lebih jauh Indra menjelaskan, batas waktu maksimal Sidang Paripurna DPR RI selama masa pandemi Covid-19 adalah 2 jam 30 menit. Karenanya, Pimpinan DPR yang betugas memimpin sidang, bertanggung jawab untuk sebisa mungkin tidak menabrak batas waktu tersebut. .

“Kalau sidang paripurna kemarin kan bahkan sudah 3 jam, artinya sudah lebih 30 menit dari ketentuan, sehingga ada keharusan pimpinan sidang untuk segera menutup sidang,” kata Indra.

Soal interupsi di sidang paripurna, kata Indra, anggota DPR RI diberi kesempatan menyampaikan pendapat yang sesuai dengan agenda sidang paripurna yang sedang berjalan.

“Hal ini sudah menjadi kesepakatan di antara anggota Dewan sendiri,” kata Indra.

Untuk diketahui, anggota Fraksi PKS DPR, Amin Ak, menyampaikan interupsi terkait persoalan hukum LGBT di akhir sidang paripurna. Padahal tidak ada agenda sidang paripurna terkait hal tersebut.

Dalam video rekaman yang beredar, juga tidak terlihat pimpinan sidang mematikan mikrofon dari atas meja pimpinan.

“Jadi tidak benar kalau ada Pimpinan DPR yang mematikan mik,” tegas Indra.

Published : HB
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved