Barru, Teropongsulawesi.com, Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, semakin menarik perhatian publik setelah panitia resmi mengumumkan hasil seleksi bakal calon kepala Desa yang diterima Redaksi Rabu (15/4/2026).
Pengumuman yang tertuang dalam berita acara bernomor 14/Pilkades/IV/2026 tertanggal 11 April 2026 itu langsung memicu perbincangan luas di tengah masyarakat.
Sorotan utama tertuju pada sosok Rahmatullah yang berhasil meraih nilai tertinggi dengan perolehan mencapai 466 poin.
Capaian tersebut tidak hanya menempatkan Rahmatullah di posisi puncak, tetapi juga menunjukkan selisih yang cukup signifikan dibandingkan kandidat lainnya.
Muhammad Syamsul berada di posisi kedua dengan 392 poin, disusul Mapran dengan 384 poin, serta Jibril, S.Pd. di posisi keempat dengan 376 poin.
Perbedaan angka yang cukup mencolok ini menjadi bahan diskusi hangat di berbagai kalangan warga.
Banyak yang menilai hasil tersebut mencerminkan kesiapan dan kapasitas yang dimiliki oleh kandidat teratas.
“Selisihnya sangat jauh, ini jarang terjadi. Biasanya lebih ketat. Ini menunjukkan ada sesuatu yang menonjol dari kandidat tersebut,” ungkap salah seorang warga.
Panitia pemilihan menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara ketat dan transparan.
Proses penilaian meliputi verifikasi administrasi, ujian tertulis, hingga sesi wawancara yang menjadi tahap akhir penilaian.
Ketua panitia, Abubakar, S.Sos., M.Si, memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
“Kami menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan objektivitas dalam setiap tahapan seleksi,” tegasnya.
Keunggulan nilai yang diraih Rahmatullah pun dinilai sebagai hasil dari konsistensi dan performa yang kuat di setiap tahapan seleksi.
Hal ini membuat namanya semakin diperhitungkan menjelang tahapan berikutnya dalam proses Pilkades.
Di sisi lain, masyarakat juga mulai menaruh harapan besar terhadap figur yang dinilai memiliki kesiapan lebih matang dalam memimpin desa ke depan.
Meski demikian, proses Pilkades masih terus berjalan dan peluang tetap terbuka bagi seluruh kandidat.
Perkembangan ini menjadikan Pilkades Libureng sebagai salah satu topik utama yang diperbincangkan warga dalam beberapa hari terakhir.
Tidak sedikit yang menilai bahwa hasil seleksi ini bisa menjadi gambaran awal arah dukungan masyarakat ke depan.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana dinamika selanjutnya akan berkembang hingga hari pemilihan tiba.
(Silviana)




FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram