Soppeng, Teropongsulawesi.com, Tim URC Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Soppeng mengamankan seorang pria berinisial Muh. Ashar (29) yang diduga terlibat dalam peristiwa kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sabtu malam (24/10/2026).
Pria tersebut diamankan sekitar pukul 22.00 Wita setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita.
Peristiwa kebakaran itu bermula dari salah satu lapak di bagian dalam pasar. Api kemudian menjalar ke sejumlah lapak dan kios lainnya hingga menimbulkan dampak terhadap aktivitas perdagangan masyarakat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satreskrim Polres Soppeng bergerak mengumpulkan informasi dan menelusuri dugaan keterlibatan pihak tertentu. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, petugas mengidentifikasi seorang pria yang diduga memiliki kaitan dengan peristiwa tersebut.
Tim URC Resmob kemudian mendatangi kediaman yang bersangkutan di wilayah Kecamatan Marioriawa dan membawanya ke Mapolres Soppeng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam proses pengamanan, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, yakni satu buah korek api berwarna oranye dan satu botol berisi bensin.
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, terduga mengaku membeli bensin, menyiramkannya ke salah satu lapak kios di bagian tengah pasar, kemudian menyalakan korek api. Meski demikian, penyidik masih perlu mendalami keterangan tersebut dan mencocokkannya dengan barang bukti serta fakta lain yang ditemukan di lapangan.
Informasi awal juga menyebutkan bahwa terduga memiliki riwayat penanganan medis terkait kondisi kejiwaan. Aspek tersebut menjadi hal penting yang perlu diperiksa secara cermat melalui penilaian tenaga profesional yang berwenang.
Kondisi kesehatan tersebut tidak serta-merta menentukan status maupun pertanggungjawaban hukum yang bersangkutan. Seluruhnya harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya menangani kasus tersebut secara serius mengingat dampak kebakaran terhadap masyarakat, khususnya para pedagang yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di pasar.
“Setiap peristiwa yang menimbulkan kerugian dan keresahan masyarakat harus ditangani secara serius, profesional, dan berdasarkan fakta. Kami berkomitmen mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta memperhatikan setiap aspek yang relevan dalam proses pemeriksaan,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, pengamanan terduga bukan akhir dari proses penanganan perkara. Penyidik masih akan mendalami keterangan yang diperoleh, memeriksa barang bukti, serta mengumpulkan informasi tambahan guna memastikan rangkaian kejadian terungkap secara utuh.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Di tengah situasi seperti ini, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut, silakan sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan,” tambahnya.
Saat ini, Muh. Ashar masih diamankan di Mapolres Soppeng untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polres Soppeng menegaskan akan terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap fakta di balik kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, sekaligus memastikan penanganan perkara berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
(Red)





















FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram