Maros -->

Selasa, 23 Juni 2026

Babak Akhir Sengketa Tanah Maros Nomor 10/Pdt.G/2025/PN, Berkas Kasasi Lengkap dan Siap Diperiksa MA


Maros, Sulawesi Selatan, Teropongsulawesi.com, Perjalanan panjang sengketa batas tanah yang bergulir di Kabupaten Maros kini memasuki babak krusial. Perkara Perdata Nomor 10/Pdt.G/2025/PN Maros yang diajukan hingga tingkat kasasi oleh Budiman S resmi memasuki tahap penentuan di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia setelah Memori Kasasi diverifikasi dan diterima melalui sistem e-Court. Rabu (24/6/2026). 

Berdasarkan data administrasi perkara yang tercatat dalam sistem peradilan elektronik Mahkamah Agung, Budiman S selaku Pemohon Kasasi mengunggah Memori Kasasi pada 17 Februari 2026 pukul 23.51 WIB. Dokumen tersebut kemudian diverifikasi oleh petugas Mahkamah Agung pada 18 Februari 2026 pukul 11.39 WIB.

Verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses kasasi karena menandai bahwa dokumen permohonan telah memenuhi persyaratan administrasi untuk diproses lebih lanjut oleh Mahkamah Agung.

Setelah proses verifikasi selesai, pemberitahuan Memori Kasasi secara resmi disampaikan kepada seluruh pihak yang berkedudukan sebagai Termohon Kasasi dalam perkara tersebut.

Mereka antara lain Drs. H. Abdul Kadir Djidar melalui kuasa hukumnya Abd Haris, H. Muhammade, Karim alias Daeng Karim, Muh. Adam, Bakri alias Baka, Juangga, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros, serta Karim selaku ahli waris Sarbina dan pihak-pihak lainnya yang tercatat sebagai turut termohon kasasi.

Sebelumnya, pemberitahuan mengenai permohonan kasasi juga telah dikirim kepada para pihak melalui surat tercatat pada 6 Februari 2026. Berdasarkan catatan pengiriman, surat tersebut diterima oleh masing-masing pihak dalam rentang waktu antara 9 hingga 13 Februari 2026.

Sesuai ketentuan hukum acara perdata, setelah menerima pemberitahuan Memori Kasasi, para termohon diberikan kesempatan untuk menyampaikan Kontra Memori Kasasi sebagai tanggapan terhadap alasan-alasan hukum yang diajukan oleh pemohon.

Dalam sistem e-Court Mahkamah Agung, batas waktu penyampaian Kontra Memori Kasasi ditetapkan hingga 4 Maret 2026. Namun hingga data perkara terakhir yang tercatat dalam sistem, tidak ditemukan adanya dokumen Kontra Memori Kasasi yang diajukan oleh pihak termohon.

Kondisi tersebut membuat proses administrasi perkara kasasi praktis telah memasuki tahap berikutnya, yakni menunggu penetapan agenda pemeriksaan oleh Majelis Hakim Agung yang akan menangani perkara tersebut.

Meski tidak diajukannya Kontra Memori Kasasi tidak secara otomatis menentukan hasil perkara, kondisi tersebut berarti Majelis Hakim Agung nantinya akan memeriksa dan mempertimbangkan berkas kasasi berdasarkan dokumen-dokumen yang tersedia dalam berkas perkara, termasuk Memori Kasasi yang telah diajukan pemohon serta seluruh dokumen yang berasal dari proses persidangan pada tingkat sebelumnya.

Perkara ini sendiri merupakan sengketa batas tanah yang telah melalui perjalanan hukum cukup panjang. Sebelum sampai ke Mahkamah Agung, perkara tersebut terlebih dahulu diperiksa dan diputus di Pengadilan Negeri Maros. Setelah itu, sengketa berlanjut ke tingkat banding di Pengadilan Tinggi Makassar sebelum akhirnya diajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Kini seluruh perhatian para pihak tertuju ke Mahkamah Agung yang akan menentukan langkah akhir dalam sengketa tersebut. Putusan kasasi nantinya akan menjadi penentu apakah putusan pada tingkat sebelumnya dipertahankan, diperbaiki, atau bahkan dibatalkan sesuai dengan pertimbangan hukum Majelis Hakim Agung.

Dengan telah selesainya tahapan administrasi dan berakhirnya kesempatan pengajuan Kontra Memori Kasasi, perkara Nomor 10/Pdt.G/2025/PN Maros saat ini berada dalam fase menunggu penjadwalan pemeriksaan berkas oleh Majelis Hakim Agung.

Publik, khususnya para pihak yang bersengketa, kini menantikan putusan Mahkamah Agung yang akan menjadi babak penting dalam penyelesaian sengketa batas tanah tersebut setelah menempuh proses hukum mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, hingga tingkat kasasi.

(Red)

Rabu, 15 Oktober 2025

Kolaborasi Kementan dan KKP Wujudkan Swasembada Pangan dari Maros

 


Maros, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku melatih petani penggarap Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (14/10).

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani penggarap smart fisheries village (SPV) secara efektif dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan mencakup Persiapan dan Pengolahan Lahan Sawah, Persemaian Benih Padi, Pemupukan Berimbang, serta Hama dan Penyakit pada Tanaman Padi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan peningkatan kualitas sumber daya manusia petani adalah kunci utama ketahanan pangan Indonesia.

"Pendidikan dan pelatihan yang tepat bagi petani sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan negara kita," ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, turut menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kebijakan. 
 
“Semua pemangku kebijakan harus berkolaborasi dan berkoordinasi dalam mendorong ketahanan pangan nasional. Peran petani, khususnya petani padi, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan beras," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani dalam sambutannya mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap program besar pemerintah yaitu swasembada pangan.

"Ada program besar yang saat ini menjadi tujuan bersama, meskipun ini program di Kementerian Pertanian tetapi kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan bagaimana kita secara bersama-sama menuju tercapainya swasembada pangan," ujarnya.

Jamal menambahkan bahwa swasembada pangan artinya negara mampu memenuhi pangan kita secara mandiri.

"Berbicara tentang mandiri pangan kita mulai dari hal yang paling kecil. Ada dua hal yang perlu dilakukan yaitu ekstensifikasi seperti cetak sawah rakyat dan intensifikasi seperti peningkatan indeks pertanaman (IP)," jelasnya.

Menurutnya, beberapa hal dasar untuk mencapai IP yaitu terdapat potensi air, ketersediaan benih genjah, pengaturan jadwal tanam dan melakukan pemeliharaan.

Secara terpisah, Kepala BRPBAPPP Maros, Andi Indra Jaya Asaad mengatakan pihaknya siap menyediakan lahan percontohan dan berharap dapat menjadi model integrasi sektor pertanian dan perikanan demi terwujudnya ketahanan pangan.

"Terdapat 22 hektar yang akan digarap oleh smart fisheries village sehingga potensi kerjasama yang dapat dilakukan bersama BBPP Batangkaluku yaitu pengelolaan sawah organik, pembuatan pupuk organik, dan pelatihan budidaya palawija", tutupnya.

(Red)

Minggu, 29 Juni 2025

BPI BRIMOB BONE Sabet Best Performance di Kejuaraan Karate Maros 2025


Maros, Teropongsulawesi.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Dojo INKANAS BPI BRIMOB BONE. Dalam Kejuaraan Karate Maros 2025 yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni, kontingen ini sukses meraih penghargaan bergengsi Best Performance, membuktikan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia karate di Sulawesi Selatan.

Mengusung semangat EWAKO, para atlet tampil memukau dan berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri dari:

🥇 Dua Medali Emas:
Nur Adelia di kelas Kadet Kumite -54 Kg Putri

Gaitsa di kelas Kumite Usia Dini -30 Kg Putri

🥈 Dua Medali Perak:
Gaitsa – Kata Perorangan Usia Dini Putri

Salma Alfarizi – Kumite Usia Dini -30 Kg Putri

🥉 Enam Medali Perunggu:
Muh Gian Algifari – Kata Perorangan Putra

Nur Adelia – Kata Perorangan Putri

Radja – Kumite +63 Kg Putra

Nur Aqilah – Kadet Kumite +54 Kg Putri

Gian – Pra Pemula Kumite -40 Kg Putra

Khanza – Kumite Usia Dini -30 Kg Putri

Prestasi ini menjadi hasil nyata dari latihan intensif dan pembinaan yang konsisten oleh para pelatih, khususnya di bawah arahan Coach Muldhy Muldiyana, sosok penting di balik kemajuan Dojo EWAKO BPI BRIMOB BONE.

Tak lupa, dukungan penuh dari Danyon YON C Komandan Rudi Mandaka, S.H., sebagai Ketua Ranting Khusus BPI BRIMOB BONE, juga menjadi elemen penting dalam keberhasilan ini.

“Kami bangga dengan capaian ini. Ini adalah hasil kerja sama tim, disiplin latihan, dan semangat para atlet yang luar biasa. Kami akan terus berupaya mencetak bibit unggul untuk membawa harum nama daerah,” ungkap Coach Muldhy. Minggu (29/6/2025).

Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang unjuk gigi kemampuan teknik, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan mental juang para atlet muda.

Salut untuk semangat pantang menyerah! Teruslah menginspirasi, BPI BRIMOB BONE! EWAKO! OSS!

(Red)

Kamis, 10 Oktober 2024

Eks Posko Pemenangan Chaidir Syam Ditempati Relawan Koko, Jubir Duga Suhartina Bohari Dibaliknya


Maros, Teroponsulawesi.com- Pilkada Maros kian memanas dengan hadirnya sekelompok masyarakat yang mengatas namakan relawan Kotak Kosong (Koko) melawan Paslon nomor urut 2, Chaidir Syam - Muetazim Mansyur atau Maros Sejuk. 

Relawan kotak kosong itu tak hanya menyebarkan baliho, mereka bahkan membuat posko relawan yang pada pilkada lalu menjadi salah satu posko pemenangan Chaidir Syam - Suhartina Bohari di Pilkada 2020 lalu. 

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Chaidir - Muetazim, Chaerul Syahab menegaskan, keberadaan posko kotak kosong di ruko berlantai dua itu seolah menegaskan siapa sosok dibaliknya. 

"Kuat dugaan jika sosok di balik kotak kosong itu adalah ibu Suhartina Bohari. Karena belakangan ini kita bisa lihat bagaimana dan siapa orang-orang yang bergerak di situ. Termasuk dugaan pemilik ruko itu," katanya saat ditemui, Kamis (10/10/2024). 

Menurut Chaerul, gerakan kotak kosong belakangan ini menguat di Maros karena diduga disokong oleh penguasa saat ini. Suhartina selaku pelaksana tugas Bupati punya kekuatan untuk memaksakan sesuatu yang bisa merugikan pihak Chaidir - Muetazim. 

Selain itu, beredarnya surat imbauan yang mengatas namakan keluarga besar H. Bohari di media sosial, juga menjadi penguat dugaan keterlibatan  Suhartina Bohari di kubu kotak kosong. 

"Saat ini yang punya kekuasaan itu dia (Suhartina Bohari). Beliau bisa memaksakan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingannya. Justru pihak Kamilah saat ini tidak punya daya di kekuasaan," terangnya. 

Meski demikian, Chaerul mengaku lega karena para pesohor gerakan kotak kosong, satu persatu memunculkan dirinya. Sebelumnya, sejumlah tokoh itu masih bersembunyi dibalik kata netralitas. 

"Yah ada baiknya. Karena kita bisa tahu siapa-siapa di sana (kotak kosong). Lalu-lalu itu, kami tidak tahu siapa mereka. Sekarang ini semua sudah kita petakan," paparnya. 

Saat ini, keterpilihan Paslon nomor urut 2, Chaidir - Muetazim, kata Chaerul, sudah di atas angka 70 persen berdasarkan survey. Trend kenaikannya pun kian bertambah setiap hari seiring gencarnya sosialisasi. 

"Terakhir ini kita sudah di atas 70 persen dan akan terus bertambah. Kami sedang fokus berkeliling ke masyarakat untuk memastikan suara kita terjaga dan makin bertambah hingga mencapai target 80 persen," pungkasnya.

Minggu, 25 Agustus 2024

Akan Dihadiri Ribuan Masyarakat, Pasangan Chaidir Syam-Suhartini Bohari Deklarasi Sebelum Pendaftaran Ke KPU

Maros, Teropongsulawesi.com, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros Chaidir Syam Berpasangan dengan Suhartini Bohari akan melakukan deklarasi, Titik Kumpul bertempat, di lapangan belakang Kantor Bank Sulselbar, pada Rabu (28/8/2024) Jam,10 Pagi mendatang. 


Kegiatan ini akan di hadiri ribuan masyarakat maupun sejumlah Tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda dan ulama serta Tokoh agama di kabupaten Maros 

Selesai melakukan deklarasi pasangan Keren lanjutkan ini, akan melakukan proses pendaftaran di Komisi Pendaftaran Umum (KPU) Maros sekitar jam 10 pagi, ujar Marjan. 

Marjan Anggota DPRD Maros dari partai PAN juga menjelaskan, Pasangan Chaidir Syam Suhartini Bohari menyebar Undangan terbuka kepada masyarakat Maros untuk meluangkan waktunya hadir di dekrasi pasangan Chaidir Syam Suhartini Bohari keren jilid ll. 


"Dalam sampul undangan terbuka deklarasi pasangan Keren lanjutkan jilid Chaidir Syam Suhartini Bohari kepada masyarakat Maros Ajak keluarga dan Bestie-bestie-ta untuk bersama-sama Chaidir Syam Suhartini Bohari, mengantar ke KPU Maros Mendaftar Sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Maros 2024-2029.

"Atas kehadiran ta semua Masyarakat Maros di deklarasi pasangan Keren lanjutkan jilid ll Chaidir Syam-Suhartini, Kami ucapkan banyak Terima kasih Banyak, ungkap Marjan Massere. 

Deklarasi pasangan Chaidir Syam Suhartini Bohari ini, akan di hadiri sejumlah Artis ibu kota Fadly Padi dan Sejumlah artis KDI  tutup marjan. 

(Red) 

Kamis, 15 Agustus 2024

Partai Demokrat Serahkan Dukungan B1KWK ke Chaidir - Suhartina Untuk Pilkada Maros 2024

Jakarta, Teropongsulawesi.com,- Usai menerima dukungan model B1 KWK dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Pasangan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari, kembali menerima dukungan yang sama dari Partai Demokrat. 

Melalui Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),  dukungan B1 KWK diserahkan langsung kepada Chaidir dan Suhartina bersama sejumlah bakal calon kepala daerah di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (15/08/2024). 

Ketua DPC Partai Demokrat Maros, Shabir yang turut hadir dalam penyerahan itu mengatakan, sejak pendaftaran di bulan April lalu, pihaknya yakin, pasangan Chaidir dan Suhartina lah yang akan diusung partainya. 

"Yah selain karena mereka Bacalon tunggal yang sejak awal mendaftar di kami, saya juga yakin merekalah yang akan diusung karena memang hanya mereka yang layak," kata Shabir.

Saat ini, kata dia, banyak kalangan yang membanding-bandingkan kinerja pemerintahan di Maros, antara yang dulu dengan sekarang. Baginya, dua masa kepemimpinan itu jauh berbeda dan sulit dikomparasikan. 

"Saya bilang, di jaman awal pak Chaidir ini kita dilanda covid. Semua anggaran difokuskan ke situ. Belum lagi masa jabatannya yang cuma 3,5 tahun. Jelas tidak bisa dibandingkan yang menjabat 10 tahun," ungkapnya. 

Ia yang terpilih di DPRD Maros pada Pileg lalu itu mengaku, pola kepemimpinan Chaidir dan Suhartina sudah sangat efektif. Faktanya, fokus mereka pada pengembangan SDM dan pelayanan birokrasi banyak mendapat penghargaan nasional. 

"Iya kan tidak semua harus dilihat dari pembangunan fisik, entah itu jalan ataupun bangunan. Fokus kita ini SDM, hasilnya tidak terasa sekarang, tapi tunggu 5 atau 10 tahun kedepan," paparnya. 

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, dengan resminya Partai Demokrat, pihaknya sudah mengumpulkan lebih dari 50 persen kursi di DPRD Maros. 

"Demokrat 2 kursi. Jadi yang resmi itu sudah 18 kursi yang sudah berbentuk B1 KWK. Artinya sudah lebih dari setengah dari total kursi parlemen," sebutnya. 

Dalam waktu dekat, kata dia, ia bersama Wakil Bupati, Suhartina Bohari, akan menerima sejumlah dukungan model B1 KWK sebelum masa pendaftaran di KPU mulai dibuka. 

"Sisanya masih ada Gerindra, Golkar, Nasdem, PKS dan Hanura . Insya Allah dalam waktu dekat juga akan kita terima B1 KWK," pungkasnya.

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved