Polri -->

Sabtu, 07 Maret 2026

Polres Soppeng Optimalkan Keamanan Lingkungan Saat Ramadhan dengan Himbauan Malam Hari


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki malam ke-19 bulan suci Ramadhan, Sat Binmas Polres Soppeng kembali melakukan kegiatan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, sebagai bentuk upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah aktivitas ibadah puasa.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, usai pengamanan salat tarawih di sejumlah masjid setempat.

Kaurmintu Sat Binmas Polres Soppeng, Aiptu Burhan, S.Sos, bersama Kanit Kamsa Bripka Lukman, turun langsung ke masyarakat.

Mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Melalui himbauan ini, kami ingin masyarakat tetap tenang dan nyaman menjalankan ibadah puasa. Penting bagi kita semua untuk saling menghormati, menjaga sikap, dan menghindari kegiatan yang bisa mengganggu kekhusyukan,” jelas Aiptu Burhan.

Kegiatan himbauan ini sejalan dengan arahan Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Soppeng untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang beribadah,” ujarnya.

Selain himbauan lisan, personel Sat Binmas juga memberikan tips praktis bagi warga, termasuk mengawasi lingkungan sekitar, berkoordinasi dengan aparat setempat, dan memanfaatkan teknologi keamanan seperti kamera CCTV maupun aplikasi laporan gangguan keamanan.

Menurut Aiptu Burhan, langkah ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian untuk memastikan Ramadhan berlangsung aman dan kondusif.

“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat sangat penting. Dengan sinergi ini, kita berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, dan aktivitas ibadah bisa berjalan khusyuk tanpa gangguan,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi Sat Binmas Polres Soppeng dalam menjaga ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya keamanan lingkungan, khususnya pada bulan suci Ramadhan.

Masyarakat pun menyambut baik kehadiran polisi di malam hari. Sejumlah warga menyatakan merasa lebih aman dan nyaman saat menjalankan ibadah puasa.

Mereka juga mengapresiasi upaya pihak kepolisian yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dengan program seperti ini, Sat Binmas Polres Soppeng berharap keamanan dan ketertiban di Kabupaten Soppeng tetap terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

(Silviana) 

Senyum Warga Terima Tajil Gratis Polsek Lalabata, Warnai Sore Ramadhan 2026 1447 Hijriah di Soppeng

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polsek Lalabata bekerja sama dengan Bhayangkari Ranting Lalabata menggelar kegiatan sosial yang menyentuh hati warga. Kegiatan ini berupa pembagian ratusan paket takjil secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (7/3/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Lalabata, Ny. Anggu Mahmuddin. Selain aparat kepolisian dan pengurus Bhayangkari, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi wanita turut hadir untuk memeriahkan momen berbagi ini.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Mahmuddin menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjalankan fungsi pengayoman, perlindungan, dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami berharap pembagian takjil ini dapat sedikit meringankan dahaga warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa, sekaligus mempererat hubungan emosional antara polisi, Bhayangkari, dan masyarakat Lalabata,” ujarnya.

Ratusan paket takjil yang terdiri dari kolak, air mineral, dan makanan ringan langsung disambut antusias warga. Senyum dan ucapan terima kasih mewarnai setiap penerima paket, menunjukkan hangatnya interaksi antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. 

Banyak warga mengaku senang bisa mendapatkan takjil gratis dan merasakan kedekatan dengan anggota Polri yang dikenal sebagai pengayom masyarakat.

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara personel Polsek dan pengurus Bhayangkari Ranting Lalabata. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat dan memperkuat ikatan sosial antaranggota kepolisian dan masyarakat.

Ny. Anggu Mahmuddin menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan program rutin Bhayangkari yang tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Selain berbagi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sosial dan memperkuat citra positif kepolisian di mata masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin mengenal Polri sebagai mitra dan pelindung yang peduli terhadap kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bagaimana institusi kepolisian tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Tindakan sederhana namun penuh makna seperti pembagian takjil ini diharapkan bisa menebar kebaikan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Lalabata, khususnya pada momen penuh berkah di bulan Ramadhan.

(Silviana)

Jumat, 06 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Sat Binmas Polres Soppeng dan Saka Bhayangkara Berbagi Takjil di Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di Jalan Kemakmuran, tepatnya di depan Taman Sutra, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di lokasi. Para personel Sat Binmas bersama anggota Saka Bhayangkara tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara maupun masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Soppeng kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, personel Sat Binmas Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Aula Aspol Polres Soppeng.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu program kerja Saka Bhayangkara Polres Soppeng selama bulan Ramadhan, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan antara anggota kepolisian dan generasi muda.

Selain berbagi takjil, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si bersama jajaran turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Ia mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, sehingga suasana ibadah dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolres Soppeng menyampaikan harapannya agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara.

“Ini bukan sekadar bagi-bagi takjil. Kami juga ingin menanamkan kepada adik-adik Saka Bhayangkara tentang pentingnya berbagi, peduli kepada masyarakat, serta ikut menjaga keamanan lingkungan, apalagi di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan para anggota Saka Bhayangkara dapat semakin memahami nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Soppeng yang telah berbagi menjelang waktu berbuka puasa.

Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(Silviana)

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolres Soppeng Resmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso, Dukung Pembinaan Keagamaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. meresmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003 yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/3/2026).

Peresmian rumah imam tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, terlebih dilaksanakan di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan spiritualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, jajaran pejabat utama Polres Soppeng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan elemen masyarakat lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana sebagai simbol resmi difungsikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pembangunan rumah imam tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Polres Soppeng.

Menurutnya, keberadaan rumah imam menjadi sarana penting dalam mendukung aktivitas ibadah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Pembangunan Rumah Imam ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sarana penunjang kegiatan keagamaan, sekaligus sebagai dukungan terhadap peran imam dalam membina umat dan memakmurkan masjid,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Ia menambahkan, keberadaan rumah imam diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi imam dalam menjalankan tugas keagamaan, khususnya selama Bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ibadah di masjid.

“Semoga keberadaan rumah imam ini dapat memberikan manfaat besar bagi jamaah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tambahnya.

Selain sebagai fasilitas penunjang ibadah, pembangunan rumah imam juga menjadi simbol sinergitas antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.

Para tokoh agama dan masyarakat yang hadir menyambut baik keberadaan rumah imam tersebut.

Mereka menilai langkah Polres Soppeng ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat.

Peresmian ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga acara selesai.

Dengan diresmikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003, diharapkan keberadaan masjid di lingkungan Polres Soppeng semakin aktif sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan spiritual, serta memperkuat nilai kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

(Silviana) 

Sabtu, 28 Februari 2026

Hadir di Tengah Malam Ramadhan, Polres Soppeng Nyalakan Blue Light Demi Rasa Aman Warga


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng menggelar Patroli Blue Light secara serentak pada Sabtu malam (28/2/2026) mulai pukul 23.00 Wita hingga menjelang dini hari.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Polsek jajaran, yakni Polsek Ganra, Lalabata, Donri-Donri, Lilirilau, Marioriawa, dan Marioriwawo. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta objek vital yang memiliki potensi kerawanan pada malam hari.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain pertokoan, SPBU/Pertamina, perbankan, pegadaian, perkantoran, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, hingga ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar.

Di wilayah Lilirilau, personel kepolisian melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas mengingatkan agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, pemantauan intensif dilakukan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lintasan balapan liar. Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator biru menyala menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga keamanan sekaligus langkah preventif untuk menekan niat dan kesempatan terjadinya tindak pidana.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek lainnya, personel memastikan objek vital seperti ATM, pertashop, SPBU, kios, serta pusat aktivitas masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa Patroli Blue Light akan rutin ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Soppeng dapat menjalankan ibadah, baik salat tarawih, tadarus, maupun aktivitas sahur, dengan rasa aman dan nyaman. Patroli ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif dengan menghindari aktivitas negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Hingga patroli berakhir menjelang dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran Polres Soppeng dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan kehadiran personel di lapangan pada waktu-waktu rawan, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng tetap sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama momentum bulan suci yang identik dengan peningkatan aktivitas malam hari.

(Silviana)

Sasar THM dan Billiard, Personil Polres Soppeng Beri Himbauan Kapolres dan Sosialisasi SE Bupati


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Soppeng terus meningkatkan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan sambang dan imbauan langsung kepada pelaku usaha di wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.40 WITA oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Salokaraja, AIPDA Ibrahim.

Dalam kegiatan sambang tersebut, sejumlah lokasi usaha menjadi sasaran kunjungan, di antaranya Rumah Bernyanyi Nada Karaoke dan A.H Karaoke di Jalan Merdeka, Bima Karaoke di Jalan Malaka Raya, serta Warkop dan Billiar 47 di Jalan Pesantren.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama bulan Ramadhan sekaligus menyampaikan imbauan secara humanis kepada para pengelola usaha.

AIPDA Ibrahim mengajak seluruh pelaku usaha agar bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menyesuaikan jam operasional serta menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan,” ujarnya saat berdialog dengan pengelola usaha.

Selain memberikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan dari Kapolres Soppeng terkait pentingnya menjaga suasana yang kondusif di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan saling menghormati. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk bersama menjaga ketertiban agar ibadah Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk,” tegas Kapolres.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan Surat Edaran Bupati Soppeng yang mengatur upaya menjaga ketertiban dan ketenangan selama Ramadhan 1447 H/2026 M. Pengelola usaha diimbau untuk menyesuaikan operasional serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama Ramadhan, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa.

Layanan ini dapat digunakan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh kekhusyukan di Kabupaten Soppeng.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sepanjang bulan suci Ramadhan.

(Yund)

Jumat, 27 Februari 2026

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH Berjalan Tertib


Makassar, Teropongsulawesi.com- Upaya penyelesaian polemik pengelolaan Pasar Butung terus dimatangkan Pemerintah Kota Makassar. Sebelum dikelola oleh Perumda pasar, maka duduk bersama  pihak penegak hukum. 

Tak sekadar wacana, langkah konkret kini ditempuh dengan membangun sinergi lintas sektor guna memastikan proses transisi berjalan tertib, aman, dan sesuai koridor hukum.

Bertempat di Balai Kota Makassar, Jumat (27/2/2026), Pemkot Makassar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian untuk membahas langkah strategis pengelolaan Pasar Butung di Kecamatan Wajo agar dapat dikelola secara resmi oleh Perumda Pasar Makassar Raya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. 

Turut hadir pula Kabag Hukum Pemkot Makassar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Inspektorat, serta jajaran direksi Perumda Pasar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pertemuan ini, untuk menyatukan persepsi terkait proses pelaksanaan pengelolaan Pasar Butung.

"Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi terhadap bagaimana proses pelaksanaan yang menyangkut pengelolaan di Pasar Butung," jelasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah hukum, administrasi, serta pengamanan di lapangan guna menghindari potensi gesekan. 

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pasar yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan pedagang maupun masyarakat luas.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan polemik yang selama ini bergulir dapat segera menemukan titik terang. 

Sekaligus memastikan Pasar Butung dikelola secara sah di bawah kewenangan pemerintah daerah demi kepastian hukum dan stabilitas aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Menurut Appi, pembahasan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, komunikasi dan pertemuan telah beberapa kali digelar. 

Termasuk koordinasi langsung dengan Kapolres Pelabuhan Makassar guna memastikan kejelasan alur dan langkah yang akan ditempuh pemerintah.

"Beberapa kali sudah kita lakukan pertemuan, dan kami juga meminta pihak Kapolres Pelabuhan untuk bersama-sama memastikan seperti apa alur yang akan kita jalankan," ujarnya.

Munafri menjelaskan, hasil rapat koordinasi ini, diharapkan menjadi landasan bersama dalam menangani polemik yang ada. 

Sehingga, setiap langkah yang diambil memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

"Ini akan menjadi hasil meeting yang bisa menjadi landasan kita untuk menangani kasus ini seperti apa, jadi duduk bersama," tuturnya. 

"Sehingga tidak ada kesalahan administrasi, tidak ada salah kaprah di dalamnya, dan tidak ada perbuatan yang bisa merugikan salah satu pihak," lanjutnya.

Ia menekankan, pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan memahami kondisi eksisting dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Karena itu, dialog terbuka dan mediasi dinilai menjadi kunci penyelesaian.

Menurutnya, perbedaan sudut pandang yang ada harus dimediasi dengan baik agar pemerintah dapat mengambil posisi secara tepat dan bertanggung jawab.

Persoalan ini punya sisi perbedaan sudut pandang yang memang harus dimediasi dengan baik, sehingga Pemerintah Kota mampu memposisikan diri pada kondisi ini. 

"Ketika kondisi tertentu di dalamnya, kami juga harus mampu mempertanggungjawabkannya sebagai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota," jelasnya.

Munafri juga menyampaikan harapannya agar Polres Pelabuhan Makassar dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak koperasi yang terlibat, sehingga seluruh pihak dapat duduk bersama dalam satu forum resmi.

"Mungkin dari Polres Pelabuhan bisa menjadi fasilitator untuk menghadirkan juga dari pihak pengelola sebelumnya, pihak Koperasi supaya semua bisa terbuka," imbuh Appi.

"Saya berharap bisa mengatur waktu kapan kita sepakat duduk sama-sama lagi untuk memastikan alur diskusinya," tambah Appi, menutup rapat koordinasi.  (*)

Pengamanan Ramadhan Diperketat, Polres Soppeng Turunkan Personel Pantau Aktivitas Warga di Pasar Cabbenge


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah Pasar Sentral Cabenge, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, terutama di kawasan pasar tradisional yang mulai dipadati warga untuk membeli kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Pengamanan di Pasar Sentral Cabenge dilaksanakan dengan patroli dialogis oleh personel kepolisian yang turun langsung memantau aktivitas pedagang dan pembeli sejak pukul 09.30 WITA.

Kehadiran aparat di tengah-tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian dari strategi preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, potensi tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun kehilangan barang juga turut menjadi perhatian. Karena itu, petugas secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain: Tidak lengah terhadap barang bawaan, Menyimpan uang dan barang berharga di tempat yang aman, Mengawasi dagangan dengan baik, Segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Pendekatan persuasif ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama selama bulan Ramadhan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal dan tertib. Masyarakat terlihat antusias berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sayur-mayur, dan bahan pangan lainnya.

Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya pengawasan langsung dari aparat kepolisian. Kehadiran polisi dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan selama bulan suci Ramadhan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Muslim, sehingga stabilitas keamanan harus benar-benar dijaga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya dengan tenang tanpa gangguan kamtibmas. Patroli dan pengamanan akan kami optimalkan, khususnya di titik-titik rawan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.

Secara umum, kegiatan pengamanan di Pasar Sentral Cabenge berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. Situasi kondusif ini diharapkan terus terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Polres Soppeng memastikan pengawasan rutin akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Kabupaten Soppeng sepanjang bulan Ramadhan.

Dengan pengamanan yang diperkuat dan partisipasi aktif masyarakat, suasana aman dan nyaman diharapkan dapat menyertai warga dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh kekhusyukan.

(Silviana)

Selasa, 24 Februari 2026

Polres Soppeng Perkuat Budaya Polri, Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Jadi Prioritas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan integritas seluruh personel melalui pengarahan khusus yang menyasar anggota yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng. Pengarahan dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., serta didampingi Wakapolres Kompol Sudarmin.

Pengarahan ini melibatkan personel dari sejumlah satuan fungsi yang memiliki intensitas tinggi dalam pelayanan publik, yakni Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, dan Sat Narkoba.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Budaya Polri bukan sekadar slogan, melainkan pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Budaya tersebut berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila, Tri Brata, dan Catur Prasetya.

Menurutnya, disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme harus melekat kuat dalam diri setiap personel Polri, terutama bagi anggota yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Budaya Polri harus kita pahami bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam bertugas. Disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme itu harus melekat dalam diri setiap personel,” tegas Kapolres di hadapan peserta pengarahan.

Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap citra dan marwah institusi kepolisian. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan saling mengingatkan dan mengawasi agar tetap bekerja sesuai aturan dan nilai-nilai Polri.

Selain penegasan budaya kerja, pengarahan juga membahas pentingnya pengawasan dan pengendalian (waskat) secara berkelanjutan. Kapolres menekankan bahwa fungsi pengawasan internal memiliki peran strategis dalam memastikan setiap personel tetap berada di jalur profesionalisme.

“Pengawasan internal adalah kunci untuk menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik. Semua personel harus memahami bahwa setiap tindakan akan dicatat dan dievaluasi,” tambahnya.

Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi pelanggaran serta memperkuat sistem kontrol internal di lingkungan Polres Soppeng.

Kapolres juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi unit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peningkatan pelayanan yang profesional dan berintegritas diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Polres Soppeng menegaskan bahwa setiap personel memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nama baik institusi, menjadi teladan disiplin, serta memastikan setiap tindakan selaras dengan nilai-nilai luhur Polri.

Kegiatan pengarahan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Soppeng dalam mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.

(Silviana)

Wakili Kapolres Soppeng, AKP Mahmuddin Hadiri Pembukaan Ramadhan Sukses 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com,, Kabupaten Soppeng menyambut hangat bulan suci Ramadhan dengan digelarnya Pasar Ramadhan Sukses 2026.

Acara yang diselenggarakan oleh PT Lamataesso Mattappa Perseroda bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE di Lapangan Gasiss Watansoppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata. Selasa (24/2/2026).

Hadir mewakili Kapolres Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Mahmudin, S.Sos, yang memastikan pengamanan dan kelancaran kegiatan berjalan dengan tertib.

Selain itu, pembukaan pasar Ramadhan juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh pemerintahan, dan pelaku UMKM Kabupaten Soppeng.

Kegiatan pembukaan dimulai pada pukul 17.25 WITA dengan pembacaan Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Panitia, Agus S.Kom, dan Direktur Perseroda PT Lamataesso, Musdar Asman, S.Pd., M.Si. Puncak acara adalah sambutan Bupati Soppeng sekaligus membuka secara resmi Pasar Ramadhan Sukses 2026.

Untuk menambah kemeriahan, Music Patrol Zaelot Community dari Lajaroko, Kecamatan Marioriawa tampil memeriahkan acara.

Penutupan acara ditandai dengan doa bersama dan buka puasa bersama para tamu undangan.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmudin, menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara, PT Lamataesso Mattappa Perseroda, atas upaya mereka mendukung ekonomi lokal melalui penyediaan 87 tenant UMKM yang akan menjual berbagai produk makanan, minuman, dan kerajinan khas Soppeng.

“Pasar Ramadhan Sukses 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM Kabupaten Soppeng,” ujar AKP Mahmudin.

Pasar Ramadhan Sukses 2026 akan berlangsung selama 20 hari, mulai 24 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan berbagai kegiatan dan promo menarik untuk masyarakat.

Seluruh kegiatan berjalan aman dan terkendali, dibantu pengamanan personil Polres Soppeng sesuai Sprin Kapolres Soppeng Nomor: Sprin/123/II/PAM.3/2026.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pasar Ramadhan Sukses 2026 merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan pihak swasta untuk meningkatkan ekonomi lokal.

Hadirnya berbagai tenant UMKM diharapkan dapat mendorong kreativitas masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan Soppeng kepada masyarakat luas.

Pembukaan Pasar Ramadhan Sukses 2026 di Soppeng menjadi simbol kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memeriahkan bulan suci Ramadhan.

Dengan keamanan terjaga, berbagai hiburan, dan dukungan penuh bagi UMKM lokal, pasar ini diprediksi menjadi destinasi utama masyarakat Soppeng selama bulan puasa..

(Red)

Kamis, 19 Februari 2026

Bangun Sinergi di Bulan Suci, Kapolsek Marioriawa Hadir di Tengah Jamaah Sampaikan Pesan Kamtibmas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadhan, Kapolsek Marioriawa, AKP Ichsan, SH., MM., melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Kamtibmas pada Kamis (19/2/2026) pukul 19.30 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Riyadh Al Shalihin, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa.

Kehadiran Kapolsek bersama jajaran personel Polsek Marioriawa menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama bulan penuh berkah ini.

Dalam pelaksanaannya, Kapolsek didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Manorang Salo, Aiptu Zainal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah bersama masyarakat setempat.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa kental ketika aparat kepolisian dan warga berbaur tanpa sekat dalam ibadah.

Usai shalat Isya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh AKP Ichsan.

Dalam arahannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum, serta bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan penuh berkah,” ujar AKP Ichsan di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan, seperti penyalahgunaan petasan, balap liar, hingga tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

Menurutnya, kolaborasi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, dengan pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Marioriawa.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Safari Ramadhan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Marioriawa.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, Safari Ramadhan bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan warga.

“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

"Kehadiran anggota di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan upaya membangun komunikasi yang harmonis demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin terjalin erat.

Momentum bulan suci Ramadhan pun diharapkan menjadi sarana memperkokoh persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di wilayah Kecamatan Marioriawa.

(Red)

Rabu, 18 Februari 2026

Pamturlalin Ramadhan 2026 di Soppeng, Satlantas Gelar Pengamanan Lalu Lintas Sholat Tarawih


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin) pada pelaksanaan Sholat Tarawih, Rabu (18/2/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.30 WITA tersebut difokuskan di sejumlah masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng.

Adapun lokasi pengamanan meliputi Masjid Agung Darussalam Soppeng, Masjid Raya Lama Soppeng, Masjid Lapajung, Masjid Nurul Amanah Balubu, Masjid Taqwa Kalenrunnge, Masjid Nurul Qalam Parbet, Masjid Salotungo, serta Masjid Nurul Huda Lolloe.

Personel Satlantas tampak disiagakan di titik-titik strategis sekitar area masjid guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, membantu jamaah yang hendak menyeberang jalan, serta mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan lalu lintas lainnya.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas keagamaan.

“Pengamanan Sholat Tarawih ini adalah bentuk nyata pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh jamaah dapat beribadah dengan khusyuk, tanpa terganggu oleh persoalan lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan lainnya,” ujar Kapolres.

Menurutnya, intensitas kegiatan masyarakat pada malam hari selama Ramadhan mengalami peningkatan signifikan, sehingga kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif yang penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng, AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pola pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Kami melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar masjid, membantu penyeberangan jamaah, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi aturan. Namun demikian, kami tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Pamturlalin ini akan terus dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadhan sebagai upaya preventif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polres Soppeng.

Secara umum, pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas Sholat Tarawih pada malam tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Arus kendaraan terpantau terkendali, sementara jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan rasa nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga suasana Ramadhan yang penuh kedamaian dapat dirasakan oleh seluruh warga.

(Red)

Selasa, 27 Januari 2026

Aksi PRI Jilid II di Sulsel Dipastikan Berlanjut, Polda Sulsel dan DPD I Golkar Jadi Sasaran


Illustrasi. 

Makassar, Lembaga Public Research Institute (PRI) kembali memastikan akan turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa lanjutan bertajuk “Aksi Jilid II” pada Senin, 2 Februari 2026. Aksi ini akan digelar secara serentak di dua titik strategis, yakni Markas Polda Sulawesi Selatan dan Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel.

Aksi lanjutan tersebut merupakan bentuk tekanan publik terhadap penanganan kasus dugaan penganiayaan dan intimidasi yang diduga melibatkan Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, terhadap Rusman, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di BKPSDM Kabupaten Soppeng.

PRI menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dan transparan dari aparat penegak hukum maupun institusi politik terkait, meski kasus tersebut telah menjadi perhatian luas masyarakat.

Aksi Susulan Pasca Demonstrasi 26 Januari

Sebelumnya, PRI telah menggelar aksi serupa pada 26 Januari 2026 lalu dengan tuntutan yang sama. Namun, setelah hampir satu pekan berlalu, PRI menyebut tidak ada perkembangan signifikan yang disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Kami menilai kasus ini seperti dibiarkan berjalan di tempat. Tidak ada kepastian hukum, tidak ada pernyataan resmi yang menenangkan publik. Karena itu, kami kembali turun ke jalan,” demikian pernyataan resmi PRI.

Tuntutan Tegas: Copot Kapolres Soppeng

Dalam Aksi Jilid II, PRI secara tegas mendesak pencopotan Kapolres Soppeng. Mereka menilai jajaran Polres Soppeng tidak profesional dan terkesan lamban dalam menangani laporan dugaan penganiayaan dan intimidasi terhadap Rusman.

PRI juga menyoroti belum adanya penetapan tersangka, serta munculnya laporan balik terhadap korban yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi dan upaya mengaburkan substansi perkara.

“Jika hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, maka keadilan hanya akan menjadi slogan. Kapolres Soppeng harus dievaluasi dan dicopot,” tegas PRI.

Polda Sulsel Diminta Ambil Alih Kasus

Selain itu, PRI kembali mendesak Polda Sulsel untuk mengambil alih atau setidaknya melakukan supervisi ketat terhadap penanganan kasus tersebut. Menurut PRI, langkah ini penting untuk menjamin objektivitas serta mencegah adanya konflik kepentingan di tingkat polres.

“Kasus ini sudah menyedot perhatian publik. Jangan biarkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus tergerus,” lanjut pernyataan tersebut.

Golkar Didesak Pecat Ketua DPRD Soppeng

Tak hanya menyoroti aspek penegakan hukum, PRI juga mendesak DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan agar segera menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap Andi Muhammad Farid sebagai kader partai.

PRI menilai dugaan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh seorang pimpinan DPRD merupakan pelanggaran etika berat yang tidak bisa ditoleransi.

“Golkar harus menunjukkan keberpihakan pada etika dan moral politik. Jangan sampai partai terkesan melindungi kader yang diduga menyalahgunakan kekuasaan,” tegas PRI.

Klarifikasi Internal Golkar Dinilai Mandek

Dalam aksi sebelumnya, massa PRI sempat diterima oleh Lakama Wiyaka, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel. Saat itu, pihak Golkar menyampaikan akan melakukan klarifikasi internal terkait kasus tersebut.

Namun hingga kini, PRI menilai tidak ada hasil nyata dari proses klarifikasi tersebut yang disampaikan ke publik.

“Kami tidak melihat adanya sanksi, tidak ada pernyataan resmi, dan tidak ada langkah tegas. Karena itu, Aksi Jilid II akan digelar dengan massa yang lebih besar,” ungkap PRI.

PRI Tegaskan Komitmen Kawal Kasus

Direktur Public Research Institute, Muhammad Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

“Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan. Kami melihat adanya upaya pengaburan fakta melalui laporan balik terhadap korban. Aksi Jilid II adalah sinyal bahwa rakyat tidak diam,” tegas Abduh.

Ia juga mendesak Kapolda Sulsel untuk segera mengambil langkah tegas jika ditemukan adanya ketidakprofesionalan aparat kepolisian di Soppeng.

Kronologi Singkat Perkara

Kasus ini bermula dari dugaan penganiayaan yang terjadi di kantor BKPSDM Soppeng, yang dipicu oleh persoalan penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski pihak Ketua DPRD Soppeng telah membantah tuduhan tersebut dan melaporkan balik korban, PRI menilai substansi persoalan tetap mengarah pada dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik.

PRI menegaskan, Aksi Jilid II bukanlah akhir dari gerakan mereka, melainkan bagian dari pengawalan berkelanjutan demi memastikan supremasi hukum dan keadilan bagi masyarakat.

(Tim)

Senin, 26 Januari 2026

PRI Desak Supervisi Polda Sulsel atas Dugaan Penganiayaan Libatkan Ketua DPRD Soppeng


Makassar, Teropongsulawesi.com, Public Research Institute (PRI) kembali menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tekanan publik terhadap aparat penegak hukum dan elite politik di Sulawesi Selatan. Aksi tersebut berlangsung di dua titik strategis, yakni Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulsel dan Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Senin (26/1/2026).

Aksi ini digelar sebagai respons atas penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN). PRI menilai, proses hukum yang berjalan di tingkat Polres Soppeng terkesan lamban dan berpotensi tidak objektif jika tidak berada di bawah supervisi langsung Polda Sulsel.

Direktur Eksekutif PRI, Muh. Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah supervisi penuh Polda Sulsel terhadap proses penyelidikan dan penyidikan perkara dimaksud.

“Supervisi Polda Sulsel adalah harga mati. Tanpa pengawasan langsung, kami khawatir kasus ini akan mandek dan pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tegas Abduh saat berorasi di depan Mapolda Sulsel.

Menurut Abduh, perkara yang melibatkan pejabat publik aktif, terlebih pimpinan lembaga legislatif daerah, masuk dalam kategori high risk case. Kasus semacam ini, kata dia, sangat rentan terhadap konflik kepentingan serta intervensi kekuasaan politik jika tidak ditangani secara profesional dan transparan.

Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang memberikan kewenangan struktural kepada Polda untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap satuan wilayah di bawahnya.

“Negara tidak boleh tunduk pada jabatan politik. Siapa pun yang diduga melanggar hukum harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” ujarnya.

PRI membeberkan bahwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada 24 Desember 2025 di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke kepolisian pada 28 Desember 2025, serta kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada 11 Januari 2026.

Namun hingga aksi unjuk rasa digelar, PRI menilai belum terdapat perkembangan signifikan dalam penanganan perkara tersebut. Bahkan, berdasarkan informasi yang mereka himpun, terlapor diduga belum pernah diperiksa secara resmi, sementara justru muncul laporan balik terhadap korban.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik akan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu karena status dan jabatan politik yang melekat padanya.

Abduh menegaskan bahwa kasus ini berkaitan langsung dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, serta prinsip persamaan di hadapan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UUD 1945. Selain itu, status korban sebagai ASN seharusnya memberikan jaminan perlindungan hukum yang maksimal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Jika seorang ASN tidak aman bahkan di lingkungan kantor pemerintahannya sendiri, maka ini merupakan sinyal serius bahwa negara sedang gagal menjalankan fungsi perlindungannya,” tegas Abduh.

Tak hanya menyasar aparat penegak hukum, PRI juga mendesak DPD I Partai Golkar Sulsel agar mengambil langkah etis dan politik terhadap kadernya yang terseret dalam kasus tersebut. Menurut Abduh, partai politik tidak boleh bersikap pasif dan cuci tangan dalam persoalan yang menyangkut integritas dan moral kadernya.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 secara tegas mewajibkan anggota DPRD untuk menjaga kehormatan, martabat, dan kredibilitas lembaga legislatif.

“Proses hukum harus dikawal, dan etika politik wajib ditegakkan secara bersamaan. Partai politik punya tanggung jawab moral di sini,” katanya.

Dalam aksi di Mapolda Sulsel, massa PRI diterima oleh Bamin Ditreskrimum Polda Sulsel, yang menerima pernyataan sikap tertulis dan berjanji meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan. Sementara di Kantor DPD I Golkar Sulsel, massa aksi disambut langsung oleh Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, La Kama Wiyaka, yang bahkan naik ke atas mobil komando peserta aksi.

La Kama menyampaikan bahwa tuntutan PRI telah diterima dan akan dibahas dalam rapat harian internal DPD I Golkar Sulsel sebagai bahan tindak lanjut.

Sementara itu, Jenderal Lapangan aksi, Muh. Romi Arunanta, menegaskan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan peringatan keras bagi aparat penegak hukum dan elite politik di Sulawesi Selatan.

“Kami tidak datang untuk seremonial. Jika supervisi Polda tidak dilakukan dan kasus ini terus jalan di tempat, kami siap membawa tekanan ini ke Mabes Polri dan Kompolnas,” tegas Romi.

Ia menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk prakondisi dan PRI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga terdapat langkah konkret dari Polda Sulsel serta sikap tegas dari Partai Golkar.

“Hukum tidak boleh mandek. Jabatan politik bukan tameng,” pungkasnya.

(Tim)

Minggu, 28 Desember 2025

Danpos Lantas Cabbenge Muh Ishak Naik Pangkat ke Aiptu, Ketua JOIN Soppeng Ucapkan Selamat


Aiptu Muh Ishak Danpos Lantas Cabbenge dan Ketua JOIN Soppeng Herwan, SH, M. Si (ist). 

Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Anggota Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polres Soppeng, Aipda Muh Ishak yang menjabat sebagai Komandan Pos (Danpos) Lantas Cabbenge, resmi menyandang pangkat baru sebagai Ajudan Inspektur Polisi Dua (Aiptu).

Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi dan pengakuan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas di lapangan.

Kenaikan pangkat Aiptu Muh Ishak disambut dengan berbagai ucapan selamat dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Soppeng, Herwan, SH, M.Si.

Ia menyampaikan apresiasi atas pengabdian Aiptu Muh Ishak yang dinilai konsisten dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Soppeng.

“Kami dari JOIN Kabupaten Soppeng mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat Aiptu Muh Ishak.

"Sebagai petugas lalu lintas, beliau telah banyak berkontribusi dalam menjaga ketertiban berlalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Kenaikan pangkat ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan pengabdian yang tulus,” ujar Herwan, Ahad (28/12/2025).

Herwan juga menyoroti peran aktif Aiptu Muh Ishak dalam membangun sinergi dan kerja sama yang baik dengan insan pers, khususnya media online di Kabupaten Soppeng.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang terjalin selama ini sangat membantu media dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.

“Aiptu Muh Ishak selalu responsif dan terbuka dalam memberikan informasi, terutama yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas dan kegiatan operasional kepolisian.

"Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” tambahnya.

Selama menjabat sebagai Danpos Lantas Cabbenge kurang lebih tiga tahun, Aiptu Muh Ishak dikenal aktif menjalankan berbagai program peningkatan keselamatan lalu lintas.

Program tersebut meliputi penyuluhan kepada pelajar, sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, serta pengawasan intensif di sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah Cabbenge dan sekitarnya.

Selain itu, Aiptu Muh Ishak juga kerap terlibat langsung dalam kegiatan pengamanan lalu lintas pada momen-momen tertentu, seperti hari besar keagamaan, arus mudik dan balik, serta kegiatan masyarakat yang melibatkan mobilitas kendaraan dalam jumlah besar.

Dengan kenaikan pangkat yang diraih, Ketua JOIN Soppeng berharap Aiptu Muh Ishak dapat semakin meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi rekan-rekan sesama anggota Polri dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Semoga dengan amanah pangkat baru ini, Aiptu Muh Ishak dapat terus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi institusi Polri dan masyarakat Kabupaten Soppeng.

"JOIN Soppeng siap terus bersinergi dan mendukung upaya-upaya Polres Soppeng dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas,” tutup Herwan.

Kenaikan pangkat tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Aiptu Muh Ishak untuk terus mengabdi dan meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Kamis, 25 Desember 2025

Air Panas Lejja, Destinasi Favorit Libur Keluarga AKP Dodie Rama Putra


Soppeng,, Teropongsulawsi.com, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Rama Putra, SH, MH, memanfaatkan waktu libur bersama keluarga dengan mengunjungi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Soppeng, yakni Kawasan Wisata Alam Air Panas Lejja, yang terletak di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kamis (25/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan AKP Dodie Rama Putra bersama sang istri, Ny. Ika Dodie, serta ketiga buah hati mereka, Raja Dika Ar Rafi, Atu Dika Az Zahra, dan Rania Dika An Nafi.

Momen ini menjadi ajang kebersamaan keluarga di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab AKP Dodie sebagai perwira Polri.

Diketahui, AKP Dodie Rama Putra yang belum lama ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Soppeng, sengaja mengajak keluarganya dari Kabupaten Bone untuk menikmati keindahan alam dan suasana tenang yang ditawarkan Kawasan Wisata Air Panas Lejja.

Kawasan ini memang dikenal luas sebagai destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Air Panas Lejja memiliki panorama alam yang masih asri, dikelilingi hutan hijau yang terjaga, serta udara pegunungan yang sejuk.

Keunikan utama kawasan ini terletak pada kolam-kolam pemandian air panas alami yang mengandung belerang, yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Aliran air panas yang terus mengalir tanpa henti menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selama berada di lokasi wisata, anak-anak AKP Dodie tampak menikmati suasana alam Lejja. Mereka terlihat antusias bermain dan berenang di kolam air panas, sambil menikmati pemandangan alam sekitar.

Keindahan lingkungan serta pengalaman berendam di air panas alami memberikan kesan mendalam bagi mereka.

Selain keindahan alam, Kawasan Wisata Air Panas Lejja juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti villa penginapan, area istirahat, serta kuliner khas daerah yang semakin menambah kenyamanan pengunjung.

Fasilitas tersebut menjadikan Lejja sebagai destinasi wisata keluarga yang lengkap dan ramah bagi semua kalangan.

AKP Dodie Rama Putra dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Soppeng.

Menurutnya, Air Panas Lejja merupakan aset daerah yang sangat berharga dan memiliki daya tarik luar biasa untuk terus dikembangkan.

“Potensi wisata alam di Kabupaten Soppeng sangat luar biasa. Air Panas Lejja menawarkan suasana yang masih alami, ekosistem yang terjaga, serta keunikan sumber air panas yang terus mengalir tanpa henti. Ini adalah kekayaan alam yang patut kita jaga bersama,” ungkap AKP Dodie.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak pengelola kawasan wisata, yakni Perusahaan Lamateeso Soppeng, yang dinilai konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan kawasan wisata tersebut.

“Kami mengapresiasi Perusahaan Lamateeso Soppeng yang terus berupaya mengelola kawasan ini dengan baik, menjaga kelestarian alamnya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” tambahnya.

Sebagai informasi, Kawasan Wisata Alam Air Panas Lejja merupakan salah satu destinasi andalan Kabupaten Soppeng yang hampir tidak pernah sepi pengunjung, khususnya pada akhir pekan dan musim liburan.

Keindahan alam, udara sejuk pegunungan, serta manfaat kesehatan dari air panas belerang menjadi magnet utama yang terus menarik minat wisatawan.

Dengan potensi yang dimiliki, Air Panas Lejja diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu meningkatkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian masyarakat lokal Kabupaten Soppeng.

(Red)

Polsubsektor Citta Lakukan Pengamanan KWA Citta, Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsubsektor Citta melaksanakan kegiatan pengamanan di Kawasan Wisata Alam (KWA) Citta, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng. Kamis, 25 Desember 2025, pukul 08.00 Wita

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Citta IPDA Andi Baso, bersama personel Polsubsektor Citta. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Pol PP Kecamatan Citta, PSC Kecamatan Citta, Dinas Perhubungan, serta petugas KWA Citta.

Adapun sasaran pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas, pengawasan aktivitas pengunjung, serta antisipasi gangguan kamtibmas di sekitar kawasan wisata. Personel juga memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap menjaga ketertiban, keselamatan, dan kebersihan lingkungan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum libur keagamaan dan pergantian tahun.

“Kami memastikan seluruh kegiatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Polri hadir untuk memberikan rasa aman, termasuk di kawasan wisata yang menjadi tujuan masyarakat,” ujar Kapolres Soppeng.

Beliau juga mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terlibat dalam kegiatan pengamanan tersebut, sehingga situasi di KWA Citta tetap aman, tertib, dan terkendali. Situasi kamtibmas di Kawasan Wisata Alam Citta terpantau aman dan kondusif.

(Red) 

Jumat, 10 Oktober 2025

TNI-Polri dan Masyarakat Soppeng Kompak Hadiri Senam Sehat HUT TNI ke-80


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 Tahun 2025, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. bersama personel Polres Soppeng dan Bhayangkari menghadiri kegiatan Senam Sehat Bersama Rakyat yang digelar di Lapangan Sepak Bola H. Andi Panne, Kelurahan Macanre, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, pada Jumat (10/10/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan Dandim 1423/Soppeng serta menjadi bentuk nyata sinergitas dan kekompakan antara TNI dan Polri dalam menjaga soliditas di tengah masyarakat.

Acara tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara aparat keamanan dan warga.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menyampaikan bahwa kegiatan senam sehat ini tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang olahraga bersama, tetapi juga wadah memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antara TNI, Polri, serta masyarakat Kabupaten Soppeng.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus memperkuat kebersamaan dan sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Soppeng.

"Sinergi ini adalah kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,” ujar AKBP Aditya.

Kegiatan senam sehat tersebut diikuti dengan antusias oleh ratusan peserta, mulai dari anggota TNI, Polri, Bhayangkari, hingga masyarakat umum.

Seluruh peserta tampak kompak mengikuti setiap gerakan senam yang berlangsung di tengah suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Selain senam bersama, acara juga diwarnai dengan kegiatan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Para peserta saling berinteraksi dan bersilaturahmi, memperlihatkan keharmonisan dan kekompakan antara dua institusi penjaga keamanan negara tersebut.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta melaksanakan foto bersama sebagai simbol kebersamaan, persaudaraan, dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat Kabupaten Soppeng.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara TNI dan Polri semakin kokoh serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan persatuan di wilayah Kabupaten Soppeng.

(Red)

Sinergi Polisi dan Warga, Kapolsek Lalabata Edukasi Masyarakat Umpungeng Tentang Kamtibmas dan Etika Digital


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, Kapolsek Lalabata Polres Soppeng Polda Sulsel, Iptu Mahmuddin, S.Sos, turun langsung memberikan himbauan kepada warga Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 09.45 WITA di Aula Kantor Desa Umpungeng, yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin arisan Tim Penggerak PKK desa setempat.

Acara tersebut dihadiri oleh perangkat desa, pengurus PKK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga yang antusias mendengarkan arahan dari Kapolsek.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Lalabata dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan warga desa.

Peran Bersama dalam Menjaga Kamtibmas

Dalam sambutannya, Iptu Mahmuddin menegaskan bahwa situasi keamanan di lingkungan masyarakat tidak dapat terwujud hanya dengan peran aparat, tetapi membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga stabilitas dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga kewajiban bersama. Kami mengimbau agar masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan tindak pidana atau hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat membantu pihak kepolisian dalam mengambil langkah cepat dan tepat terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Bijak Gunakan Media Sosial, Cegah Hoaks dan Konflik

Selain membahas soal keamanan lingkungan, Kapolsek Lalabata juga menyoroti pentingnya bijak dalam bermedia sosial di era digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi memang memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat menimbulkan masalah apabila digunakan tanpa kehati-hatian.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan langsung percaya dengan setiap informasi yang beredar. Pastikan dulu kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain,” tegas Iptu Mahmuddin.

Beliau menilai bahwa penyebaran berita palsu atau hoaks dapat memicu keresahan dan bahkan konflik sosial di masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga agar menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, serta mampu menjadi filter informasi di lingkungannya.

Waspadai Penipuan Online dan Investasi Ilegal

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat mengenai maraknya penipuan online dan investasi ilegal yang sering menjerat korban dengan modus arisan online, pinjaman ilegal, atau investasi berkeuntungan tinggi dalam waktu singkat.

“Banyak korban yang tertipu karena tergiur dengan janji keuntungan besar. Kami harap warga lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada tawaran yang tidak masuk akal. Pastikan legalitasnya sebelum bergabung,” pesannya.

Ia juga menegaskan pentingnya melapor ke pihak kepolisian jika menemukan indikasi penipuan atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Langkah ini diharapkan dapat membantu meminimalisir korban sekaligus menjaga ketertiban sosial di masyarakat.

Sinergi Polisi dan Masyarakat untuk Desa Aman

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Lalabata dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan edukatif.

Pendekatan ini tidak hanya memperkuat kesadaran hukum warga, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Umpungeng menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan pihak kepolisian.

Ia menilai kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperluas wawasan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Polsek Lalabata yang mau turun langsung ke masyarakat. Ini bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan aparat kepolisian,” ungkapnya.

Membangun Desa Aman, Nyaman, dan Kondusif

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Umpungeng semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan desa yang aman, damai, dan sejahtera.

Polsek Lalabata berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan pembinaan, sosialisasi, serta kemitraan dengan masyarakat di berbagai wilayah.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan tercipta suasana yang kondusif sekaligus memperkuat ketahanan sosial di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Rabu, 08 Oktober 2025

Pemkab dan Polres Soppeng Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan nasional tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kepolisian Resor (Polres) Soppeng menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV yang dilaksanakan secara nasional pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Polsek Lilirilau, Kabupaten Soppeng, dan terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WITA.

Pelaksanaan penanaman jagung ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kapolri Nomor ST/2276/X/KEP/2025 tertanggal 3 Oktober 2025 tentang pelaksanaan tanam jagung serentak kuartal IV. Program ini juga menjadi bagian dari Rencana Kerja Polres Soppeng Tahun Anggaran 2025, yang selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Polres Soppeng dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

“Kegiatan ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat kemandirian pangan. Melalui gerakan tanam jagung serentak ini, kita berharap produksi pertanian di Soppeng semakin meningkat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Suwardi Haseng.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendampingi serta mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Polri siap berperan aktif dalam mendampingi serta mengawasi pelaksanaan program tanam jagung ini agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung swasembada pangan nasional,” jelas AKBP Aditya Pradana.

Menurut Kapolres, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan Kabupaten Soppeng dapat menjadi salah satu daerah yang berkontribusi signifikan dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain para Asisten Setda Soppeng, Pimpinan Cabang Bulog, jajaran pejabat Polres Soppeng, Koordinator Penyuluh Pertanian, serta para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Lilirilau. Personel Polsek Lilirilau juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan. Selain sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan nasional, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal serta mendorong Kabupaten Soppeng menjadi salah satu lumbung pangan andalan di Sulawesi Selatan.

(Red)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved