Makassar, Teropongsulawesi.com, Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Harapan itu mencuat di tengah sorotan terhadap aksi kelompok geng motor yang dinilai semakin meresahkan warga, khususnya di Kota Makassar.
Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Hasan Noma, S.Sos., menyambut kedatangan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., sebagai Kapolda Sulsel yang baru.
Akbar Hasan Noma yang akrab disapa Akbar Polo menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan agar kepemimpinan baru Polda Sulsel mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
“Selamat datang di Sulawesi Selatan, Abangku Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin. Selamat menjalankan amanah sebagai Kapolda Sulsel. Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas untuk masyarakat Sulawesi Selatan.”
Menurut Akbar, persoalan geng motor tidak boleh dipandang sebagai gangguan keamanan biasa apabila aktivitas tersebut telah mengarah pada tindakan yang membahayakan masyarakat.
Konvoi ugal-ugalan, penggunaan senjata tajam, penganiayaan, perusakan hingga dugaan tindak kriminal lainnya, kata dia, harus direspons secara cepat, profesional dan terukur sesuai ketentuan hukum.
“Saya berharap persoalan geng motor menjadi salah satu perhatian serius. Kalau ada pelaku yang melakukan tindak pidana dan membahayakan keselamatan masyarakat, saya berharap ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” tegasnya.
Masyarakat Butuh Rasa Aman
Akbar menilai kehadiran aparat di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Ia mendorong Polda Sulsel bersama jajaran kewilayahan memperkuat patroli dan langkah pencegahan di titik-titik yang dianggap rawan serta mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.
“Kalau pelaku melakukan kejahatan dan membahayakan nyawa orang lain, aparat harus bertindak tegas sesuai kewenangan hukum. Jangan ragu menegakkan hukum. Masyarakat membutuhkan rasa aman, bukan ketakutan akibat aksi geng motor,” ujarnya.
Namun demikian, Akbar menekankan bahwa ketegasan aparat harus tetap berada dalam koridor hukum. Penindakan harus dilakukan secara profesional, berdasarkan bukti dan prosedur yang berlaku.
Menurutnya, kepemimpinan Kapolda Sulsel yang baru membutuhkan pendekatan yang tegas sekaligus humanis, mengingat dinamika sosial di Sulawesi Selatan cukup kompleks.
PJI Sulsel Siap Bersinergi dengan Polda
Selain persoalan keamanan, Akbar juga menyatakan kesiapan PJI Sulsel membangun komunikasi dan sinergi dengan Polda Sulsel.
Ia menilai insan pers memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum.
“Kami dari PJI Sulawesi Selatan siap membangun komunikasi dan sinergi yang positif dengan Polda Sulsel. Pers bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta kode etik jurnalistik,” katanya.
Ia berharap hubungan yang sehat antara kepolisian dan media dapat memperkuat komunikasi publik. Informasi mengenai berbagai persoalan keamanan diharapkan dapat disampaikan secara terbuka dan akurat sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Akbar juga berharap kepemimpinan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin membawa Polda Sulsel semakin Presisi, responsif terhadap pengaduan masyarakat, dekat dengan rakyat, profesional dan konsisten menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
“Sekali lagi, selamat datang dan selamat bertugas, Aba. Semoga amanah dan mampu membawa Polda Sulsel semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Akbar Polo.
(Red)





















FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram