Polri -->

Senin, 02 November 2026

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Polres Soppeng Intensifkan Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Mengajak masyarakat semakin disiplin di jalan raya, Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng melaksanakan edukasi keselamatan berkendara melalui pembagian brosur kepada pengendara dan pengguna jalan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Pallawa 2026 yang berlangsung di wilayah hukum Polres Soppeng, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan teguran simpatik sekaligus menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan berkendara. Masyarakat diingatkan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Pembagian brosur ini menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif kepolisian untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap aturan yang diterapkan bertujuan melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban karena adanya petugas,” ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh personel mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan maupun imbauan kepada masyarakat selama Operasi Patuh Pallawa 2026.

Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membentuk pola pikir dan kebiasaan positif masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga potensi pelanggaran maupun kecelakaan dapat diminimalkan.

Satlantas Polres Soppeng di bawah pimpinan Kasat Lantas IPTU Asdar, S.Sos., M.M., terus mengedepankan kegiatan sosialisasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Soppeng.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

(Taggi)

Respons Cepat Penanganan Kebakaran Lahan di Litae, Polres Soppeng Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebagai wujud respons cepat terhadap laporan masyarakat, personel PAMAPTA Polres Soppeng bersama piket fungsi bergerak sigap mendatangi lokasi kejadian kebakaran lahan di wilayah Litae, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Senin (2/11/2026).

Langkah cepat ini diambil untuk melakukan penanganan awal serta berkoordinasi langsung dengan pihak-pihak terkait guna memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali, melokalisir titik api, serta mencegah potensi perluasan kebakaran ke area permukiman maupun lahan warga di sekitarnya.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

"Dalam peristiwa kebakaran lahan, kecepatan respons, koordinasi lintas instansi, serta langkah antisipasi sangat diperlukan guna mencegah api meluas dan meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun lingkungan," ujar Kapolres Soppeng. Selasa (3/11/2026).

Sehubungan dengan insiden tersebut, Kapolres Soppeng juga mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat agar:

Tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan untuk keperluan apapun.

Segera melapor kepada pihak kepolisian atau instansi berwenang apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran sekecil apa pun di lingkungan masing-masing.

Melalui kesiapsiagaan personel dan kerja sama yang solid dengan seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait, Polres Soppeng akan terus meningkatkan pelayanan serta perlindungan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan lingkungan di Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Sabtu, 31 Oktober 2026

Kapolres Soppeng Buka Bhayangkara Cup III, 129 Rider Siap Adu Skill di Final Kejurprov 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Gelaran Bhayangkara Cup III Final Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack dan Motocross 2026 resmi dimulai. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., membuka langsung kejuaraan tersebut di Sirkuit Larakiang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (31/10/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, ini menyedot perhatian pecinta otomotif. Tercatat sebanyak 129 rider dari Kabupaten Soppeng dan berbagai daerah lainnya turut ambil bagian untuk memperebutkan prestasi di sejumlah kelas yang dipertandingkan.

Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Forkopimda  Soppeng, Bupati Suwardi Haseng, Wakil Bupati Selle KS Dalle, Ketua DPRD HA M Farid, Kajari Soppeng Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng Daniel Mario Halashon Sigalingging, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng Nahruddin, S.Ag., M.H., para pimpinan BUMN/BUMD, jajaran PJU Polres Soppeng, Ketua KONI Soppeng Andi Muh. Sadri, Ketua Panitia IPTU Firman, S.H., M.H., Owner Noor Travel Muh. Akbar, serta undangan lainnya.

Berbagai kategori diperlombakan dalam ajang ini, mulai dari Trail Standar, Bebek Standar, Bebek Modifikasi, Trail Tune Up, Mini Trail, Mini Moto, Adventure hingga kelas FFA dan kategori lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Hari Budiyanto menekankan pentingnya menghadirkan ruang kompetisi yang positif bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga otomotif.

Menurutnya, balapan di lintasan resmi bukan hanya menjadi sarana mengejar prestasi, tetapi juga bagian dari upaya mengarahkan hobi anak muda agar tidak disalurkan melalui aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Melalui kegiatan ini kita berharap dapat mengurangi aksi balap liar, membudayakan keselamatan pengguna jalan, dan membangun budaya lomba secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” kata Kapolres.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Tunjukkan kemampuanmu, tunjukkan keahlianmu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk meraih prestasi dan membuktikan kemampuan secara sportif,” tegasnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Bhayangkara Cup III juga diharapkan menjadi ajang mempertemukan para pembalap, tim, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Polres Soppeng berharap kegiatan ini dapat mendorong perkembangan olahraga otomotif, membuka peluang lahirnya pembalap potensial, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas.

Dengan keikutsertaan 129 rider, Bhayangkara Cup III Final Kejurprov Grasstrack dan Motocross 2026 menjadi salah satu agenda olahraga otomotif yang mewarnai Kabupaten Soppeng pada akhir Oktober hingga awal November 2026.

(Taggi)

Jumat, 30 Oktober 2026

Jelang Grasstrack, Kapolres Soppeng Bangun Kolaborasi dengan Insan Pers


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Upaya menyukseskan event Grasstrack di Kabupaten Soppeng terus dimatangkan. Salah satunya melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi dengan insan pers yang dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Hal tersebut terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama sejumlah jurnalis di Aula Tantya Sudhijarati Mapolres Soppeng, Jumat (30/10/2026).

Didampingi Kasi Humas dan personel Humas Polres Soppeng, Kapolres secara langsung berdiskusi dengan para jurnalis terkait dukungan publikasi untuk kegiatan Grasstrack yang merupakan gagasannya bersama dukungan KONI dan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Dalam pertemuan itu, Kapolres menekankan pentingnya peran media sebagai jembatan informasi antara penyelenggara kegiatan dan masyarakat luas.

Ia berharap publikasi yang dilakukan tidak hanya sebatas menyampaikan jadwal dan rangkaian kegiatan, tetapi juga mampu memberikan pemahaman mengenai tujuan dan manfaat penyelenggaraan Grasstrack.

Menurut AKBP Hari Budiyanto, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang otomotif, sekaligus mendorong lahirnya potensi atlet olahraga bermotor di Kabupaten Soppeng.

"Kami berharap rekan-rekan jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Publikasikan kegiatan ini secara objektif, berimbang, dan menarik, sehingga masyarakat memahami tujuan penyelenggaraan Grasstrack ini," tuturnya.

Kapolres juga mengajak insan pers untuk tetap mengedepankan profesionalisme jurnalistik dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan telah melalui proses verifikasi.

Baginya, komunikasi yang baik antara Polri dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menghindari kesimpangsiuran informasi, terutama menjelang pelaksanaan kegiatan yang melibatkan banyak pihak.

Selain aspek olahraga, event Grasstrack juga diharapkan mampu memberikan efek positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha lokal yang berpotensi mendapatkan manfaat dari kehadiran peserta maupun pengunjung.

Karena itu, dukungan dari seluruh elemen, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, KONI, panitia hingga media massa, sangat diperlukan agar kegiatan dapat berjalan sesuai harapan.

Melalui rapat koordinasi ini, Polres Soppeng berharap terbangun komunikasi yang semakin terbuka dengan insan pers. Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam mendukung publikasi kegiatan, penyampaian informasi publik, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Rabu, 28 Oktober 2026

Kapolres Soppeng Buka Jalan Pengembangan Karier Personel Lewat Program S2 Magister Manajemen


Soppeng, Teropongsulawesi.news, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mendorong anggotanya terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperkenalkan peluang pendidikan pascasarjana melalui sosialisasi Program S2 Magister Manajemen Universitas Lamappapoleonro, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, tersebut diikuti perwakilan personel yang telah menyelesaikan pendidikan strata satu (S1).

Sosialisasi ini menjadi kesempatan bagi personel untuk mengenal lebih jauh program pendidikan magister sekaligus mempertimbangkan peningkatan kompetensi akademik sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kualitas personel merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja institusi Polri. Karena itu, peningkatan kemampuan anggota perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pengalaman kedinasan maupun pendidikan formal.

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi penting bagi institusi Polri. Personel yang memiliki pengetahuan, wawasan, dan kemampuan manajerial yang baik akan lebih siap menghadapi dinamika tugas serta tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin berkembang,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar upaya memperoleh gelar akademik, tetapi juga diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan pola pikir, serta membentuk kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.

Kapolres pun mendorong personel yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan serius, sembari tetap memperhatikan kewajiban dan tanggung jawab kedinasan.

“Pendidikan harus menjadi landasan untuk membentuk personel yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu mengambil keputusan secara tepat serta bertanggung jawab. Saya berharap kesempatan ini dapat menjadi motivasi bagi anggota untuk terus mengembangkan diri, tanpa mengesampingkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri,” lanjutnya.

Perkuat Profesionalisme Melalui Pendidikan

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Universitas Lamappapoleonro, Dr. Asmini, S.E., M.Si., menyampaikan pemaparan mengenai Program Magister Manajemen kepada peserta sosialisasi.

Penjelasan tersebut diharapkan memberikan gambaran kepada personel mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 serta manfaat pengembangan kompetensi akademik dan manajerial.

Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap semakin banyak personel yang termotivasi meningkatkan kualitas diri, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Sosialisasi berlangsung mulai pukul 08.25 Wita hingga 09.45 Wita. Selama kegiatan berjalan, situasi terpantau aman dan tertib.

(Taggi)

Minggu, 25 Oktober 2026

Polres Soppeng Libatkan Labfor Polda Sulsel, Fakta Kebakaran Pasar Batu-Batu Diburu


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Penyebab kebakaran Pasar Batu-Batu di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, menjadi fokus penyelidikan Polres Soppeng. Untuk memastikan sumber dan faktor penyebab kebakaran, kepolisian melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan dalam pemeriksaan langsung di lokasi kejadian.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 15.30 WITA. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri jejak kebakaran melalui pemeriksaan ilmiah sekaligus mengumpulkan bukti yang diperlukan dalam proses penyidikan.

Pemeriksaan dipimpin Kasubdit Fisika Komputer Forensik Bidlabfor Polda Sulsel, AKBP Wiji Purnomo, S.T., M.H. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., juga hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres Soppeng dan Kapolsek Marioriawa.

Sejumlah pejabat daerah turut menyaksikan kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua I DPRD Soppeng H. Naspidin, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Jumiar, S.T., M.M., Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., serta Koordinator Pasar Batu-Batu Japri, S.Sos.

Keterlibatan tim forensik diharapkan membantu penyidik mengurai rangkaian peristiwa kebakaran secara lebih terukur. Pemeriksaan dilakukan untuk menemukan petunjuk, mengidentifikasi faktor yang berkaitan dengan kejadian, serta menganalisis barang bukti yang relevan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan, pengungkapan kasus kebakaran harus dilakukan secara profesional dan tidak bertumpu pada asumsi yang belum teruji.

“Penanganan peristiwa ini tidak boleh didasarkan pada dugaan semata. Kami bersama Tim Labfor Polda Sulsel berupaya mengungkap penyebab kebakaran melalui pemeriksaan secara ilmiah dan pengumpulan bukti yang relevan. Kami ingin memastikan setiap tahapan penyelidikan berjalan profesional, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam penanganan musibah yang berdampak terhadap kegiatan perdagangan dan mata pencaharian masyarakat.

Kebakaran Pasar Batu-Batu bukan sekadar persoalan kerusakan fisik, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pasar.

Oleh karena itu, hasil penyelidikan menjadi penting untuk memberikan kejelasan mengenai penyebab kejadian. Pemeriksaan forensik diharapkan mampu memperkuat dasar penyidik dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Meski olah TKP telah dilakukan, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan. Kesimpulan akhir masih bergantung pada hasil pemeriksaan ilmiah dan pengembangan penyelidikan oleh pihak berwenang.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk mengungkap peristiwa tersebut berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan. Masyarakat pun diharapkan menunggu hasil resmi penyelidikan agar tidak terjebak dalam spekulasi yang belum terbukti.

Kini, hasil pemeriksaan Labfor menjadi salah satu bagian penting yang dinantikan untuk menjawab pertanyaan mengenai penyebab kebakaran Pasar Batu-Batu sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat yang terdampak.

(Taggi)

Sabtu, 24 Oktober 2026

MATADOR Siap Jalankan Program Kapolda Sulsel, Karaeng Emba Ajak Pemuda Bersatu Cegah Perang Kelompok


Makassar, Teropongsulawesi.com, Organisasi Makassar Tidak Kendor (MATADOR) menegaskan kesiapannya untuk mendukung dan menjalankan program Kapolda Sulawesi Selatan sebagai langkah nyata dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mencegah kriminalitas jalanan, aksi geng motor, serta perang kelompok di Kota Makassar.

Komitmen tersebut disampaikan Karaeng Emba menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan pelajar menjadikan momentum tersebut sebagai penguat persatuan sekaligus ruang evaluasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Karaeng Emba menyoroti persoalan kriminalitas jalanan dan perang kelompok yang dinilai masih menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun mengganggu aktivitas warga.

“MATADOR siap mendukung dan mengawal program Bapak Kapolda Sulawesi Selatan. Kami juga siap membantu menyosialisasikan nilai-nilai EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolaborasi, agar dapat dipahami dan diterapkan bersama di tengah masyarakat,” tegas Karaeng Emba. Sabtu (24/10/2026). 

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, MATADOR berkomitmen mengambil bagian melalui pendekatan persuasif, penguatan komunikasi, serta kolaborasi dengan pihak terkait.

Karaeng Emba mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolda Sulsel dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel beberapa hari lalu, dalam momentum upaya perdamaian kelompok yang bertikai, yakni Jorjoran dan Lonner (Ablam), di Polda Sulsel.

Koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dalam mencegah konflik sosial dan menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas.

Ke depan, MATADOR berencana menyusun agenda kolaborasi bersama pihak terkait untuk mendorong program pencegahan yang menyasar potensi konflik sejak dini, termasuk membangun kesadaran generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan.

“Kami ingin ada langkah nyata dan berkelanjutan. Jangan menunggu sampai terjadi korban baru semua pihak bergerak. Pencegahan harus dimulai dari sekarang dengan membangun komunikasi, kepedulian, dan kesadaran bersama,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, Karaeng Emba mengajak seluruh pemuda Sulawesi Selatan untuk mengesampingkan ego kelompok dan mengutamakan persaudaraan.

Ia menegaskan, perbedaan latar belakang maupun kelompok tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan keamanan dan menjaga nama baik daerah.

“Sebagai putra daerah Sulawesi Selatan, kita punya tanggung jawab bersama menjaga kampung halaman. Mari tinggalkan ego, hentikan permusuhan, dan bangun solidaritas demi Makassar yang lebih aman dan damai,” tutupnya.

MATADOR berharap sinergi dengan kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin diperkuat sehingga semangat EWAKO benar-benar tercermin melalui tindakan nyata, terutama dalam membangun budaya damai, mencegah kriminalitas, dan menjaga persatuan di Sulawesi Selatan.

(Red)

Rabu, 21 Oktober 2026

Kapolres Soppeng Hadiri Penutupan Semarak Hari Santri, Sinergi Ulama dan Polri Jadi Kunci Kerukunan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Penutupan Semarak Hari Santri Tahun 2026 di Kabupaten Soppeng menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, dan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri upacara penutupan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Soppeng di Lapangan Lade Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 08.00 WITA.

Kegiatan tersebut mengakhiri rangkaian Semarak Hari Santri yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Oktober 2026. Sejumlah perlombaan keagamaan dan olahraga antarsantri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Soppeng turut mewarnai peringatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal, S.Ag., M.M., Ketua FKPP Kabupaten Soppeng Ustaz Najamuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., perwakilan Dandim 1423/Soppeng, Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Marioriawa Mukhlis, S.Ag., M.H., Kepala Desa Laringgi Eka Wahyuni, S.E., serta para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Soppeng.

Kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan kepolisian terhadap peran pesantren dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa semangat Hari Santri perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan sosial yang damai.

“Semarak Hari Santri bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan sportivitas, dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Kami berharap para santri terus mengembangkan ilmu, menjaga persaudaraan, serta mengambil peran positif dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengelola pondok pesantren. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, peran tokoh agama dan lembaga pendidikan pesantren dinilai strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral serta memperkuat sikap saling menghormati. Karena itu, hubungan harmonis antara aparat keamanan dan lingkungan pesantren perlu terus dipelihara.

Rangkaian penutupan Semarak Hari Santri 2026 berlangsung tertib. Polres Soppeng menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang mendorong pembinaan generasi muda serta memperkuat persatuan.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan, merawat toleransi, dan memperkuat sinergi demi terwujudnya Kabupaten Soppeng yang aman, damai, dan harmonis.

(Taggi) 

Perkuat Karakter dan Kesadaran Kamtibmas, Kapolres Soppeng Lantik Pengurus Saka Bhayangkara


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menjadikan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui pelantikan Pengurus Saka Bhayangkara Polres Soppeng masa bakti 2026–2028 yang dipimpin Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Aspol, Jalan Samudera, Watansoppeng, tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran Saka Bhayangkara sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kebhayangkaraan.

Prosesi pelantikan dimulai pukul 09.45 WITA dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat penetapan pengurus, pengucapan ikrar dan sumpah kesanggupan, penyematan pin Saka Bhayangkara, serta penandatanganan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya, AKBP Hari Budiyanto selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Bhayangkara menekankan bahwa organisasi kepramukaan harus mampu menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus mendorong generasi muda berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap para anggota tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap hukum, kepemimpinan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Saka Bhayangkara, kami berharap generasi muda dapat mengembangkan potensi diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta menanamkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Jadilah generasi yang mampu memberikan contoh positif, menaati aturan, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kapolres juga meminta pengurus yang baru dilantik menjalankan amanah organisasi dengan sungguh-sungguh. Pengurus diharapkan mampu menjaga kekompakan dan mengembangkan kegiatan yang mendorong anggota menjadi pribadi mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepekaan sosial.

Menurutnya, menciptakan situasi keamanan yang kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Generasi muda pun memiliki kesempatan untuk mengambil bagian melalui perilaku positif, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

Karena itu, pembinaan melalui Saka Bhayangkara diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program yang dijalankan perlu memberikan manfaat nyata dalam membangun kesadaran kamtibmas sekaligus memperkuat hubungan antara Polri, Gerakan Pramuka, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., para Kabag, Kasat, Kasi, perwira Polres Soppeng, instruktur Krida Saka Bhayangkara, serta pengurus dan peserta Saka Bhayangkara Polres Soppeng.

Upacara pelantikan berakhir pada pukul 10.30 WITA. Melalui kepengurusan masa bakti 2026–2028, Polres Soppeng berharap Saka Bhayangkara semakin berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

(Taggi) 

Kamis, 08 Oktober 2026

Bhayangkara Cup III Soppeng Bukan Cuma Balapan, Penonton Bisa Bawa Pulang Umrah


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Jangan hanya datang untuk menyaksikan rider berjibaku di lintasan. Bhayangkara Cup III Kejurprov Grasstrack & Motocross 2026 di Kabupaten Soppeng juga menyiapkan kejutan besar bagi penonton.

Gelaran otomotif yang akan berlangsung di Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini menghadirkan doorprize dengan hadiah utama berupa kesempatan mendapatkan umrah.

Tak berhenti di situ. Panitia juga menyiapkan sederet hadiah lainnya, seperti sepeda listrik, uang tunai, perlengkapan rumah tangga hingga puluhan doorprize menarik untuk masyarakat yang hadir.

Bhayangkara Cup III diprediksi menjadi salah satu agenda otomotif yang menyedot perhatian. Sejumlah rider dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan turun, mulai dari pembalap asal Pulau Jawa, Sumatra hingga berbagai wilayah di Sulawesi.

Persaingan di lintasan dipastikan menjadi suguhan utama. Namun, suasana di luar lintasan juga bakal dibuat semeriah mungkin untuk masyarakat yang datang.

Ketua Panitia Bhayangkara Cup III, Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas bukan sekadar sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai hiburan bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat datang dan menikmati event ini. Bukan hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga ikut merasakan kemeriahan yang kami siapkan, termasuk doorprize bagi penonton,” ujar Iptu Firman, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kehadiran dan dukungan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan kejuaraan.

Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Sadri menilai Bhayangkara Cup III dapat menjadi ruang bagi para pembalap untuk mengasah sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di ajang kompetitif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi wadah bagi atlet dan pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami juga mengajak masyarakat untuk datang memberikan dukungan,” katanya.

Dengan hadirnya rider dari berbagai daerah, pertarungan di Sirkuit Larakkiang diperkirakan berlangsung ketat. Kecepatan, keberanian mengambil tikungan dan kemampuan menaklukkan karakter lintasan akan menjadi penentu di setiap kelas yang diperlombakan.

Yang menarik, penonton pun punya pertarungan tersendiri, bukan di lintasan, tetapi memperebutkan doorprize.

Hadiah utama berupa kesempatan mendapatkan umrah tentu menjadi magnet tersendiri. Ditambah sepeda listrik, uang tunai, perlengkapan rumah tangga dan puluhan hadiah lainnya, masyarakat memiliki alasan lebih untuk datang langsung ke sirkuit.

Jadi, bagi pencinta otomotif maupun masyarakat umum, 31 Oktober–1 November 2026 bisa menjadi agenda yang jangan sampai dilewatkan.

Bhayangkara Cup III Kejurprov Grasstrack & Motocross 2026.

📍 Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, Soppeng
📅 31 Oktober–1 November 2026

Saksikan aksi para rider, nikmati atmosfer balap, dan siapa tahu, pulang dari sirkuit bukan hanya membawa cerita—tetapi juga kesempatan meraih hadiah umrah.

(RAT)

Rabu, 07 Oktober 2026

Pamobvit Polres Soppeng Blusukan ke Sejumlah Bank, Pastikan Keamanan Aktivitas Transaksi


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lokasi pelayanan publik, Unit Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Sat Samapta Polres Soppeng mengintensifkan patroli di sejumlah perbankan, Kamis (8/10/2026).

Patroli yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menyasar Bank Sulselbar Cabang Soppeng, BRI Cabang Soppeng dan BNI KCP Soppeng.

Empat personel Pamobvit, yakni Aiptu Hermansyah, Bripka Erick K., Briptu Satya Aditya A.Y., dan Bripda Fikri, diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Personel tidak hanya melakukan pemantauan di area depan kantor bank, tetapi juga memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman. Koordinasi dilakukan dengan petugas keamanan masing-masing bank untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan.

Petugas juga memberikan imbauan kepada karyawan, satuan pengamanan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap orang maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan patroli objek vital merupakan langkah preventif yang dilakukan untuk mempersempit peluang terjadinya gangguan kamtibmas.

“Potensi gangguan harus dikenali sejak dini. Personel harus aktif melakukan pemantauan dan membangun komunikasi dengan petugas keamanan di objek vital,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Menurutnya, pengamanan perbankan membutuhkan kehadiran polisi yang responsif karena lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk pelayanan publik dan transaksi keuangan.

“Objek vital merupakan bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pengamanan harus dilakukan secara profesional, proporsional dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Polres Soppeng memastikan kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan sebelum terjadi.

Selama patroli berlangsung, situasi di Bank Sulselbar, BRI dan BNI KCP Soppeng terpantau aman, tertib dan kondusif.

(Red)

Jelang Audit Itwasda, Wakapolres Soppeng Periksa Kesiapan Polsek Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Persiapan menghadapi Audit Kinerja Itwasda Tahap II Tahun Anggaran 2026 dilakukan Polres Soppeng melalui kegiatan Pra Audit di jajaran kewilayahan.

Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., memimpin langsung kegiatan tersebut di Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.20 Wita itu dihadiri Kasiwas Polres Soppeng Iptu Alimuddin, S.Sos., bersama para Kasubsi Siwas Polres Soppeng. Sejumlah Kanit dan personel Polsek Lalabata turut mengikuti proses pra audit.

Kedatangan Wakapolres bersama rombongan disambut Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, Sm.Hk.

Pra audit tersebut difokuskan pada pengecekan dan evaluasi pelaksanaan tugas serta administrasi satuan kerja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan kepolisian telah berjalan sesuai ketentuan dan memiliki pertanggungjawaban administrasi yang jelas.

Di hadapan personel, Wakapolres memberikan sejumlah penekanan, khususnya terkait ketelitian dalam menjalankan tugas dan pentingnya tertib administrasi.

Personel juga diminta mencermati setiap aspek yang menjadi perhatian dalam audit sehingga kekurangan yang masih ditemukan dapat segera diperbaiki.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengawasan internal merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Pengawasan bukan semata-mata untuk menemukan kekurangan, tetapi menjadi sarana evaluasi agar setiap personel dan satuan kerja dapat memperbaiki pelaksanaan tugasnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan dan administrasi harus mampu dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.

Kapolres juga mengingatkan personel agar tidak menunggu sampai proses audit berlangsung untuk melakukan pembenahan.

“Saya berharap seluruh personel menyikapi kegiatan ini secara terbuka dan menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan ketelitian, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Pra Audit Kinerja Itwasda Tahap II tersebut berakhir sekitar pukul 11.50 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

(RAT)

Pocil Polres Soppeng Dapat Piagam dari Polda Sulsel, Jadi Penyemangat untuk Terus Disiplin


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kerja keras dan keterlibatan Polisi Cilik (Pocil) Polres Soppeng dalam ajang lomba tingkat Polda Sulawesi Selatan mendapat penghargaan.

Piagam penghargaan dari Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel diserahkan langsung oleh Kasat Lantas Polres Soppeng IPTU Asdar, S.Sos., M.M., kepada para peserta Pocil di halaman apel SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.

Para peserta sebelumnya telah mewakili Polres Soppeng dalam lomba Polisi Cilik tingkat Polda Sulsel yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas.

Penyerahan piagam tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus mengembangkan sikap disiplin, bertanggung jawab dan tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menilai program Polisi Cilik memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak sejak usia sekolah.

“Keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan Polisi Cilik bukan hanya tentang mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan,” ujar Hari Budiyanto.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan Pocil dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk membangun kebiasaan positif.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus memberikan contoh yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” katanya.

Hari Budiyanto juga menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, budaya tertib tidak dapat dibangun secara instan, tetapi harus dimulai melalui pembiasaan dan pendidikan.

“Nilai-nilai disiplin yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal bagi anak-anak dalam kehidupan mereka ke depan. Karena itu, kami akan terus mendukung kegiatan edukatif yang dapat membentuk karakter positif sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi pihak sekolah serta personel Polres Soppeng yang telah mendampingi dan membina para peserta hingga mampu tampil dalam ajang tingkat Polda Sulsel.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng IPTU Asdar mengatakan pemberian piagam tersebut merupakan bentuk penghargaan atas partisipasi para siswa yang telah membawa nama baik Polres Soppeng.

Ia berharap para peserta tidak berhenti pada pencapaian dalam perlombaan, tetapi terus mempertahankan kedisiplinan dan menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Semoga apa yang mereka dapatkan melalui kegiatan Polisi Cilik ini dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus disiplin, bertanggung jawab dan tertib berlalu lintas,” ujar Asdar.

Kegiatan penyerahan piagam berlangsung dengan tertib dan kondusif di lingkungan SDN 7 Salotungo.

Melalui pembinaan Polisi Cilik, Satlantas Polres Soppeng terus mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, sadar aturan dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

(RAT)

Senin, 05 Oktober 2026

Bawa Kue HUT TNI, Kapolsek Liliriaja Sambangi Koramil: Soliditas TNI-Polri Terjaga


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Kekompakan TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, kembali terlihat dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kapolsek Liliriaja AKP Mahmuddin, S.Sos., bersama sejumlah personel Polsek Liliriaja mendatangi Mako Koramil 1423-04/Liliriaja di Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Senin (5/10/2026).

Kedatangan jajaran Polsek Liliriaja tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Mereka membawa kue ucapan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat kepada keluarga besar TNI yang tengah memperingati hari jadinya.

Rombongan disambut langsung oleh Danramil 1423-04/Liliriaja Kapten Inf. Aries Hasan bersama personel Koramil. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Liliriaja kemudian menyerahkan kue ucapan Dirgahayu TNI ke-81 kepada Danramil secara simbolis.

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara jajaran Polsek dan Koramil dalam menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Liliriaja.

Sinergitas TNI-Polri di tingkat kewilayahan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Koordinasi yang terbangun dengan baik menjadi modal bersama dalam menghadapi berbagai dinamika dan persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Melalui momentum HUT TNI ke-81, jajaran Polsek Liliriaja dan Koramil 1423-04/Liliriaja menunjukkan komitmen untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat soliditas, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA tersebut berjalan aman, tertib, khidmat dan lancar hingga selesai.

Kebersamaan itu sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas satu institusi, melainkan membutuhkan sinergi dan kekompakan seluruh unsur di wilayah.

(RAT)

Minggu, 04 Oktober 2026

Kapolda Sulsel Berganti, Geng Motor Disorot: Ketua PJI Sulsel Titip Pesan Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Harapan itu mencuat di tengah sorotan terhadap aksi kelompok geng motor yang dinilai semakin meresahkan warga, khususnya di Kota Makassar.

Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Hasan Noma, S.Sos., menyambut kedatangan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., sebagai Kapolda Sulsel yang baru.

Akbar Hasan Noma yang akrab disapa Akbar Polo menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan agar kepemimpinan baru Polda Sulsel mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

“Selamat datang di Sulawesi Selatan, Abangku Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin. Selamat menjalankan amanah sebagai Kapolda Sulsel. Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas untuk masyarakat Sulawesi Selatan.”

Menurut Akbar, persoalan geng motor tidak boleh dipandang sebagai gangguan keamanan biasa apabila aktivitas tersebut telah mengarah pada tindakan yang membahayakan masyarakat.

Konvoi ugal-ugalan, penggunaan senjata tajam, penganiayaan, perusakan hingga dugaan tindak kriminal lainnya, kata dia, harus direspons secara cepat, profesional dan terukur sesuai ketentuan hukum.

“Saya berharap persoalan geng motor menjadi salah satu perhatian serius. Kalau ada pelaku yang melakukan tindak pidana dan membahayakan keselamatan masyarakat, saya berharap ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” tegasnya.

Masyarakat Butuh Rasa Aman

Akbar menilai kehadiran aparat di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Ia mendorong Polda Sulsel bersama jajaran kewilayahan memperkuat patroli dan langkah pencegahan di titik-titik yang dianggap rawan serta mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

“Kalau pelaku melakukan kejahatan dan membahayakan nyawa orang lain, aparat harus bertindak tegas sesuai kewenangan hukum. Jangan ragu menegakkan hukum. Masyarakat membutuhkan rasa aman, bukan ketakutan akibat aksi geng motor,” ujarnya.

Namun demikian, Akbar menekankan bahwa ketegasan aparat harus tetap berada dalam koridor hukum. Penindakan harus dilakukan secara profesional, berdasarkan bukti dan prosedur yang berlaku.

Menurutnya, kepemimpinan Kapolda Sulsel yang baru membutuhkan pendekatan yang tegas sekaligus humanis, mengingat dinamika sosial di Sulawesi Selatan cukup kompleks.

PJI Sulsel Siap Bersinergi dengan Polda

Selain persoalan keamanan, Akbar juga menyatakan kesiapan PJI Sulsel membangun komunikasi dan sinergi dengan Polda Sulsel.

Ia menilai insan pers memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum.

“Kami dari PJI Sulawesi Selatan siap membangun komunikasi dan sinergi yang positif dengan Polda Sulsel. Pers bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta kode etik jurnalistik,” katanya.

Ia berharap hubungan yang sehat antara kepolisian dan media dapat memperkuat komunikasi publik. Informasi mengenai berbagai persoalan keamanan diharapkan dapat disampaikan secara terbuka dan akurat sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Akbar juga berharap kepemimpinan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin membawa Polda Sulsel semakin Presisi, responsif terhadap pengaduan masyarakat, dekat dengan rakyat, profesional dan konsisten menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Sekali lagi, selamat datang dan selamat bertugas, Aba. Semoga amanah dan mampu membawa Polda Sulsel semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Akbar Polo.

(Red)

Rabu, 30 September 2026

Hari Kesaktian Pancasila, Polres Soppeng Ingatkan Personel Pentingnya Persatuan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Semangat persatuan dan pengabdian kembali diteguhkan jajaran Polres Soppeng dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Upacara berlangsung di halaman Mapolres Soppeng dan dipimpin Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos. Seluruh personel mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengingat kembali tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Menurutnya, nilai Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pancasila merupakan nilai yang menyatukan kita dalam keberagaman. Karena itu, semangat tersebut harus tercermin dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Ia menambahkan, menjaga persatuan tidak hanya dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan internal kepolisian. Soliditas dan kebersamaan antaranggota menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Di tengah masyarakat, personel Polres Soppeng juga diharapkan terus membangun komunikasi yang baik serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan bertanggung jawab.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Polres Soppeng bahwa nilai persatuan, kebersamaan dan pengabdian perlu terus diwujudkan dalam setiap tugas kepolisian.

(RaT)

Senin, 28 September 2026

IKD Mulai Diterapkan, Personel Polres Soppeng Ikuti Pendaftaran dan Aktivasi


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital mulai dimanfaatkan di lingkungan Polres Soppeng. Sejumlah personel mengikuti pendaftaran dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui pelayanan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Soppeng, Selasa (29/9/2026).

Pelayanan tersebut memberikan kemudahan bagi personel untuk memperoleh identitas kependudukan dalam format digital yang dapat diakses melalui telepon seluler.

Selain melakukan registrasi, personel juga mendapatkan pendampingan dari petugas Dukcapil terkait proses aktivasi serta pemanfaatan aplikasi IKD.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyambut baik pelaksanaan layanan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan IKD menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mendukung tertib administrasi kependudukan.

“Ini merupakan layanan yang memberikan kemudahan bagi personel dalam mengakses identitas kependudukan secara digital. Saya berharap seluruh personel dapat mengikuti proses pendaftaran dengan baik dan menggunakan aplikasi tersebut sesuai dengan ketentuan,” ujar Hari Budiyanto.

Dengan IKD, identitas dan sejumlah dokumen kependudukan dapat diakses melalui perangkat digital sehingga lebih praktis dalam penggunaannya.

Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada Dukcapil Kabupaten Soppeng atas pelayanan langsung yang diberikan kepada personel Polres Soppeng.

“Kami mengapresiasi Dukcapil Kabupaten Soppeng yang telah memberikan pelayanan langsung kepada personel. Sinergi seperti ini tentunya membantu dalam mewujudkan administrasi kependudukan yang tertib dan mudah diakses,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Kamis, 17 September 2026

Knalpot Brong Diburu, 27 Motor Disikat Satlantas Polres Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Malam belum larut, tetapi suara knalpot brong sudah lebih dulu mengusik ketenangan warga. Keluhan masyarakat soal bisingnya kendaraan berknalpot tidak sesuai spesifikasi teknis akhirnya kembali direspons tegas Satlantas Polres Soppeng.

Melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), polisi turun melakukan patroli dan penindakan pada Kamis malam, 17 September 2026. Hasilnya, 27 unit sepeda motor terjaring karena menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WITA dan berlangsung hingga selesai. Sejumlah kawasan dalam wilayah hukum Polres Soppeng, khususnya seputaran Kota Watansoppeng, menjadi sasaran pengawasan.

Operasi dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Soppeng, Ipda Fahril Nurdin, S.H., bersama personel Satlantas.

Satu per satu kendaraan yang ditemukan menggunakan knalpot brong diperiksa. Puluhan motor kemudian diamankan untuk menjalani penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penertiban ini bukan sekadar soal suara bising. Knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga menjadi bagian dari persoalan ketertiban berlalu lintas yang terus menjadi perhatian masyarakat.

Terlebih ketika suara kendaraan memekakkan telinga pada malam hari, ketika sebagian warga tengah beristirahat.

Satlantas Polres Soppeng menegaskan penindakan dilakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus merespons keresahan warga.

Kasat Lantas Polres Soppeng, Iptu Asdar, S.Sos mengatakan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis menjadi salah satu pelanggaran yang akan terus menjadi perhatian jajarannya.

Ia mengimbau pengendara agar menggunakan kendaraan sesuai standar dan tidak melakukan perubahan yang dapat mengganggu kenyamanan maupun ketertiban masyarakat.

Patroli berlangsung aman dan lancar.

Pesannya jelas: jalan raya bukan ruang bebas untuk membuat kebisingan sesuka hati. Ketertiban lalu lintas juga menyangkut hak masyarakat untuk merasa aman dan nyaman di lingkungannya.

(Red)

Rabu, 16 September 2026

Kapolresta Gowa Ungkap Modus Rental Mobil, 19 Kendaraan Diduga Digadaikan


Gowa, Teropongsulawesi.com, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh Yusuf Usman mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan rental yang melibatkan 19 unit mobil.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial AA alias HA (34), warga Kota Makassar.

Kasus itu disampaikan Yusuf Usman saat memimpin press release Polresta Gowa, Rabu (16/9/2026).

Kapolresta Gowa mengatakan, kendaraan milik korban diduga disewa dengan alasan untuk mendukung operasional dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bantaeng.

Namun, kendaraan yang telah disewa tersebut diduga justru digadaikan kepada sejumlah pihak tanpa sepengetahuan pemilik.

“Kami tidak akan membiarkan kendaraan milik masyarakat yang dipercayakan untuk dirental justru disalahgunakan, apalagi kemudian digadaikan tanpa sepengetahuan pemiliknya,” tegas Yusuf Usman.

Menurutnya, tersangka diduga menyewa kendaraan sejak sekitar Juni 2025. Dalam periode Oktober 2025 hingga April 2026, jumlah kendaraan yang disewa mencapai 19 unit.

Kendaraan tersebut terdiri atas empat Mitsubishi Pajero, empat Toyota Fortuner, lima Toyota Innova Reborn, lima Toyota Innova Zenix, dan satu Toyota Avanza.

Nilai gadai setiap kendaraan disebut berkisar antara Rp150 juta hingga Rp350 juta.

Kasus mulai terbongkar pada Mei 2026 ketika pembayaran uang sewa kendaraan berhenti. Para pemilik kemudian melacak kendaraan menggunakan GPS.

Sejumlah mobil ditemukan berada di Kabupaten Bantaeng. Dari penelusuran tersebut, pemilik mengetahui kendaraan diduga telah digadaikan menggunakan BPKB dan STNK yang diduga palsu.

Perkara itu kemudian dilaporkan ke Polresta Gowa pada 4 Juni 2026.

Tim Resmob Satreskrim Polresta Gowa selanjutnya melakukan penyelidikan dan menemukan informasi keberadaan tersangka di sebuah hotel di Jalan Monumen Emmy Saelan, Kota Makassar.

Tersangka kemudian diamankan oleh tim yang dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polresta Gowa Ipda Aditya Pamungkas.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa surat perjanjian sewa mobil, kuitansi perjanjian, sertifikat rumah, serta fotokopi BPKB dan STNK yang diduga palsu.

Dari 19 kendaraan yang diduga digadaikan, 8 unit telah berhasil diamankan, sedangkan 11 unit lainnya masih dalam pencarian.

Yusuf Usman menegaskan penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan pembuatan dokumen kendaraan palsu.

“Kami masih terus melakukan penyidikan dan pendalaman, termasuk mencari 11 unit kendaraan yang masih dalam pencarian serta menelusuri pihak-pihak yang berkaitan dengan pembuatan dokumen kendaraan yang diduga palsu,” ujarnya.

Dalam perkara tersebut, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP tentang penipuan dan/atau penggelapan, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Kapolresta Gowa juga mengimbau pelaku usaha rental agar memperketat pemeriksaan calon penyewa, terutama terkait identitas, jaminan, dan dokumen sebelum kendaraan diserahkan.

(RAT)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak 14 Tahun di Bone, LSM SIDIK Desak Polisi Segera Beri Kepastian Hukum


Bone, Teropongsulawesi.com, Penanganan kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 14 tahun di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendapat sorotan dari Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang.

Mahmud mendesak Polres Bone tidak membiarkan perkara tersebut berlarut-larut dan segera memberikan kepastian terkait proses hukum atas laporan yang telah dibuat orang tua korban.

Kasus dugaan tersebut dilaporkan terjadi di kawasan BTN Graha Mulia, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Korban berinisial NH, sedangkan terlapor merupakan seorang laki-laki berusia 37 tahun yang disebut berstatus sebagai suami.

Laporan orang tua korban telah diterima Polres Bone dengan nomor LP/532/VIII/2026/SPKT/RES BONE, tertanggal 24 Agustus 2026.

“Kami meminta Polres Bone segera menuntaskan kasus ini. Korban masih berusia 14 tahun dan tentunya membutuhkan perlindungan serta kepastian hukum,” tegas Mahmud.

Menurut Mahmud, perkara yang melibatkan anak sebagai korban membutuhkan penanganan yang serius, profesional dan tidak berlarut-larut. Perlindungan terhadap korban, kata dia, harus menjadi perhatian utama sepanjang proses hukum berjalan.

“Jangan sampai kasus seperti ini berlarut-larut. Kami berharap kepolisian memberikan kepastian terhadap perkembangan laporan yang telah dibuat oleh orang tua korban,” ujarnya.

Polisi Disebut Telah Periksa Korban, Saksi dan Terlapor

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa penyidik Polres Bone telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, sejumlah saksi, serta terlapor dalam perkara tersebut.

Namun, proses penanganan perkara disebut masih menunggu gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status perkara ke tahap penyidikan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian LSM SIDIK. Mahmud meminta kepolisian segera menyelesaikan tahapan yang diperlukan agar status perkara menjadi jelas.

“Kami akan terus mengawal perkembangan kasus ini. Hak-hak korban sebagai anak harus tetap diperhatikan dan proses hukumnya harus berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Mahmud juga meminta agar setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan tetap menjaga identitas dan kepentingan terbaik bagi korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Polres Bone mengenai hasil gelar perkara maupun status hukum terlapor.

Kasus ini masih dalam proses penanganan dan seluruh pihak tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

(RAT)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved