-->

Jumat, 18 Juni 2021

Wujud Empati Panglima TNI dan Kapolri, Dengarkan Keluhan Warga Bangkalan



Bangkalan (Jatim) Teropongsulawesi.com,- Serbuan vaksinasi di kabupaten Bangkalan, yang berlangsung di dua titik, diantaranya Stadion Gelora Bangkalan, dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kamal, pada Jumat (18/6/2021). Selain itu, vaksinasi ini juga ditargetkan seribu orang dalam satu hari di satu titik.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim, meninjau serbuan vaksinasi di kabupaten Bangkalan.

Selain di dua lokasi ini, kegiatan vaksinasi sebelumnya juga dilakukan oleh Forkopimda Jatim berkolaborasi dengan Forkopimda kabupaten Bangkalan untuk melakukan vaksinasi di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) dan 4 kecamatan zona merah di Bangkalan, diantaranya Ponpes Pademangan Timur, Ponpes Syaikhona Kholil, dan Ponpes Nurul Kholil.

Sementara, Panglima TNI dan Kapolri dalam kunjungannya di Stadion Gelora Bangkalan, menyempatkan untuk berdialog dengan para santri peserta vaksin.

"Kami senang dengan kehadiran bapak. Kami merasakan kehadiran negara disini," kata Muhammad wahyu, saat ditanya Panglima TNI tentang perasaannya setelah melakukan vaksinasi.

Selain Wahyu, Faris Al Farizi warga Bangkalan juga diberi kesempatan untuk berdialog dengan Panglima TNI. Fariz mengatakan untuk vaksin kali ini sangat berguna bagi masyarakat, dan Fariz juga mengeluh jika kondisi daerahnya berdampak luarbiasa.

"Tapi kami juga sangat menangis sekali kondisi kami sangat luar biasa sekali, sangat berdampak untuk keseluruhannya, dan untuk kehidupan kami, baik dari urusan ibadah, urusan pekerjaan dan urusan pendidikan," keluh Faris.

"Jadi dengan adanya pemerintah langsung menangani ini sangat-sangat membantu kami, dan sangat berterima kasih sekali, dan luar biasa sekali, kami sangat mengharap terus-menerus untuk diadakan solusi seperti ini. Hanya itu yang bisa saya sampaikan, dan terima kasih, terima kasih ya.." akunya Fariz saat berdialog dengan Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada Fariz dan kepada masyarakat Bangkalan. Dengan situasi di Bangkalan ini ada beberapa kecamatan yang masuk zona merah, termasuk Klampis, Geger dan Bangkalan.

"Apabila dilaksanakan PPKM mikro supaya memutus rantai penularan covid-19. Kira-kira bagaimana menurut Bapak?" tanya Panglima TNI kepada Fariz.

Faris kembali mengatakan, "itu sangat bagus sekali Pak, sangat efektif sekali, karena memang itu adalah aturan yang memang harus kita jalankan, dan pemerintah juga sudah mengedukasi kita sejak awal urusan covid," Jawab Fariz.

"Apalagi sekarang ini kami dengar, kami juga bukan ahlinya, cuman kita hanya mengikuti media saja, bahwasanya sekarang ini ada varian baru, saya dengar itu dan itu sangat berbahaya sekali, jadi sangat penting sekali untuk adanya pemutusan, karena itu adalah langkah awal untuk kita supaya cepat selesai dari pandemi ini," imbuh Fariz kepada Panglima TNI.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih banyak, karena mulai besok, dari TNI maupun Polri akan membantu Kepala desa atau pak Camat, dalam rangka PPKM Mikro.

"Jadi tugasnya adalah memutus rantai penularan covid-19 dengan melaksanakan setiap hari adalah melacak kontak erat, kemudian melakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat, dan Itu pun dilaksanakan terus selama 2 minggu," tegas panglima dihadapan masyarakat Bangkalan.

Lanjut Panglima menyampaikan. Sehingga Pak Bupati bisa mendapatkan data, yang pertama adalah angka kasus positif di wilayah itu, kemudian yang kedua adalah angka kesembuhan, dan yang ketiga menekan apabila ada angka kematian.

"Sehingga kasus covid-19 di wilayah Bangkalan ini segera bisa kita akhiri dengan cara itu, tentunya juga kita terus melaksanakan vaksinasi secara nasional," paparnya.

"Mudah-mudahan nanti proses belajar mengajar semuanya berjalan dengan lancar tanpa adanya ketakutan covid-19. Insyaallah dengan doa kita bersama upaya dari pemerintah, vaksinasi juga bisa terlaksana, PPKM Mikro untuk memutus rantai penularan bisa kita laksanakan dengan baik," pungkas Panglima TNI saat berkunjung di serbu vaksin Bangkalan.
Published (Issan)

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun



Madiun (Jatim) Teropongsulawesi.com,- Didampingi Forkopimda Jawa Timur, Panglima TNI, Kapolri, Mentri Kesehatan (Menkes) dan Kepala BNPB, pantau pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ngrowo Bening, Madiun, pada Jumat (18/6/2021). Guna memastikan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pengendalian covid-19 berjalan dengan baik. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta,bserta Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan jalannya vaksinasi yang berlangsung di Ngerowo Bening, Madiun.

Panglima TNI dan Kapolri sempat berdialog dengan petugas kesehatan terkait dengan pelaksanaan Prokes yang diterapkan dalam vaksinasi ini sudah berjalan dengan baik. 

Sementara vaksin yang digunakan kali ini adalah vaksin astrazeneca, dan masyarakat Madiun yang mengikuti vaksinasi sebanyak 721 orang, sedangkan yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 568 orang. 

Usai melakukan pengecekan, Rombongan Panglima TNI, Kapolri, Menkes, dan Kepala BNPB serta di dampingi Forkopimda Jatim melanjutkan kunjungan ke Pos PPKM Mikro di desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Vaksinasi ini merupakan program Presiden RI, dalam memaksimalkan percepatan penanganan covid-19 di Indonesia, dengan meningkatkan herd immunity kepada masyarakat, dan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.
Published (Issan)

Kamis, 17 Juni 2021

Mencari Keberkahan Di Hari Jum'at Polres Soppeng Berbagi di Panti Asuhan



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Polres Soppeng bersama Bhayangkari Cabang Soppeng kembali melaksanakan kegiatan Bakti Religi dengan berbagi kepada sesama yang dipimpin langsung Kasat Sabhara Akp Syamsul Syafar S.Sos didampingi Kbo Sat Sabhara Iptu Tajuddin S.Ip, Jumat 18 Juni 2021.

Bakti Sosial yang dilaksanakan tersebut dengan mengunjungi Panti Asuhan Pesantren Yasrib Lapajung dan Panti Asuhan Riyadlul Yaatama jl. Ujung Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng.

Akp Syamsul Syafar S.Sos dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa tujuan Bakti Religi ini dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021". Ujarnya

Selain itu hal tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dan khususnya Polres Soppeng dan Bhayangkari Cabang Soppeng terhadap kaum Dhuafa, anak yatim piatu". Jelasnya

Diharapkan dengan Bakti Religi tersebut dapat lebih mendekatkan Polti dengan Masyarakat". Pungkasnya(Issan)

Jum'at Berkah, Polres Bersama Pemda Soppeng Mengadakan Bedah Rumah di Ponpes Darunnaiem



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Giat Bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021.


Di pondok pesantren Darunnaiem Desa Pesse kec.donri-donri Kab.Soppeng kerjasama antara Polres Soppeng dengan Pemda Kab.Soppeng hari Jumat 18-6-2021 jam 08.45 wita.

Kegiatan Bedah rumah tersebut dihadiri oleh :
- Bupati Soppeng yang diwakili oleh Wakil Bupati Soppeng Ir.H.LUTFI HALIDE,M.Si
- Kapolres Soppeng AKBP.MOH.RONI MUSTOFA,S.IK,M.IK
- Forkopimda Kab.Soppeng
- Anggota DPR Kab.Soppeng HJ.INSANAH,S.Pd
- Camat Donri-donri HJ.ANDI SINGKERU,S.Sos
- Kades Desa Pesse FATMAWATI MAPPA
- Kepala Ponpes Darunnaiem NAJEMUDDIN,S.Ag,M.Pd.I
- Kabag SDM Polres Soppeng KOMPOL.UMAR,S.Sos,MM
- Para Kasat, Kasi Perwira Staf Polres Soppeng
- Para Kapolsek Jjrn polres Soppeng
Bintara Polres Soppeng
- Tomas,Toga,Toda,LSM serta masyarakat Desa Pesse.

Kapolres Soppeng dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan bedah rumah dipondok pesantren Darunnaiem merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian kita terhadap anak santri.



Sebagai generasi penerus bangsa dalam bidang keagamaan guna meningkatkan kualitas akhlak kepribadian melalui pendidikan formal agama Islam, Ungkapnya.


Disamping itu Kapolres Soppeng juga menyampaikan apabila nanti tamat sekolah ada santri yang berminat mendaftarkan diri sebagai calon siswa polisi segera berhungan dengan Kabag SDM Polres Soppeng selaku penyelenggara seleksi penerimaan calon anggota polri. Pungkasnya.(Issan)

Didampingi Panglima TNI, Kapolri Beri Tiket Sekolah Bhabinkamtibmas Usai Sidak PPKM Mikro di Kudus



JAKARTA - Teropongsulawesi,- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di Balai Desa Bae, Kabupaten Kudus. 

Dalam sidak tersebut, Panglima TNI dan Kapolri melakukan dialog dengan dengan Bhabinkamtibmas Aiptu Basirun, Babinsa Serda Dahlan dan Dokter Puskesmas. Mereka mendapatkan penjelasan dengan baik berdasarkan catatan dan data yang disajikan dengan baik oleh jajarannya tersebut. 

Menurut Sigit, setelah mendengar penjelasan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Dokter Puskesmas, pelaksanaan PPKM Mikro dapat dijadikan contoh di 61 Desa, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

"PPKM Mikro di Desa Bae bisa dijadikan sebagai model PPKM Mikro di 61 Desa di Kecamatan, Bae," kata Sigit saat sidak PPKM Mikro Desa Bae, Kamis (17/6/2021).

Sigit pun memberikan Aiptu Basirun tiket untuk sekolah perwira. Hal itu sebagai bentuk apresiasi kerja keras Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan PPKM Mikro di Desa Bae.

Panglima TNI dan Kapolri sendiri sebelumnya, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi terhadap 1.300 karyawan tekstil di Kudus, Jawa Tengah.

Sigit berharap, peran aktif masyarakat untuk mensosialisasikan program vaksinasi yang tengah digalakan oleh pemerintah. Disamping itu, eks Kabareskrim Polri ini meminta agar stakeholder terkait memaksimalkan PPKM Mikro yakni dengan mengurangi mobilitas masyarakat dalam upaya menekan laju penularan Covid-19. 

"Dan bagaimana melakukan penguatan testing dan tracing, karena yang OTG justru yang beresiko," ujar Sigit.

Sigit menekankan, pengendalian Covid-19 diperlukan kerjasama kuat setiap unsur yang ada. Ia memberi pesan agar pemerintah setempat menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disiapkan.

"Dalam isolasi terpusat ada tenaga kesehatan dan obat-obatan, sehingga mudah," ucap Sigit.(Issan)

Tinjau Vaksinasi 1.300 Karyawan Tekstil, Kapolri Minta Tracing dan Testing Diperkuat

Kudus, Teropongsulawesi.com,- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi terhadap 1.300 karyawan tekstil di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (17/6/2021). 

Kapolri berharap, peran aktif masyarakat untuk mensosialisasikan program vaksinasi yang tengah digalakan oleh pemerintah. Disamping itu, eks Kabareskrim Polri ini meminta agar stakeholder terkait memaksimalkan PPKM Mikro yakni dengan mengurangi mobilitas masyarakat dalam upaya menekan laju penularan Covid-19. 

"Dan bagaimana melakukan penguatan testing dan tracing, karena yang OTG justru yang beresiko," kata Kapolri dalam keterangan tertulis. 

Kapolri menekankan, pengendalian Covid-19 diperlukan kerjasama kuat setiap unsur yang ada. Ia memberi pesan agar pemerintah setempat menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disiapkan. "Dalam isolasi terpusat ada tenaga kesehatan dan obat-obatan, sehingga mudah," tekan Kapolri. 

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga melakukan sidak (inspeksi mendadak) dalam pelaksanaan PPKM Mikro di Kecamatan Bae, Kudus. 


Saat melakukan sidak, keduanya berdialog dengan Babinkamtibmas wilayah setempat yakni Aiptu Basirun dan Babinsa Serda dahlan serta dokter Puskesmas. 

Mereka mengapresiasi kedua personel Polri yang menjadi ujung tombak lantaran mampu menjabarkan data penanganan Covid-19 di wilayahnya. Untuk itu, Kapolri memberikan reward berupa Sekolah Alih Golongan (SAG) bagi Aiptu Basirun. 

"Karena PPKM Mikro di Desa Bae, bisa dijadikan sebagai model PPKM Mikro di 61 Desa yang berada di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus," demikian Kapolri.

Komitmen Kawal Aspirasi Petani Manuju Gowa, Fraksi PPP DPRD Sulsel Dorong Digelar RDP


Makassar (Sulsel) Teropongsulawesi.com,-Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andi Nurhidayati Zainuddin menerima aspirasi Aliansi Pemuda dan Petani Menggugat Penambang di Ruang Fraksi PPP DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (17/6/2021).

Perwakilan Aliansi Pemuda dan Petani Menggugat Penambang, Fajar berharap Fraksi PPP DPRD Sulsel dapat memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebagai bentuk tindak lanjut dari aspirasi petani di Dusun Masulle Desa Manuju Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.

"Kondisi pertanian masyarakat sangat miris. Sawah yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Jeneberang kesulitan mendapatkan air karena kerusakan saluran irigasi pertanian yang dugaan kami disebabkan aktifitas tambang yang merusak lingkungan," ungkap Fajar.

Fajar juga mengungkapkan, bahwa DPRD Kabupaten Gowa sudah menggelar RDP namun hingga kini masyarakat belum mendapatkan solusi yang diharapkan. Menurutnya, persoalan yang dialami petani di Manuju tidak bisa diselesaikan di tingkat kabupaten.

"Ini sudah digelar RDP di DPRD Gowa, tapi belum ada solusi atas persoalan yang dialami petani. Dulu petani bisa panen 3 kali, sekarang hanya 1 kali, itupun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air," jelasnya.

Merespon aspirasi tersebut, Andi Nurhidayati Zainuddin menyampaikan komitmen Fraksi PPP DPRD Sulsel untuk mengawal aspirasi masyarakat Sulsel termasuk persoalan yang dihadapi petani di Dusun Masulle Desa Manuju Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.

"Pada dasarnya, kedatangan teman-teman di tempat ini sudah tepat. Karena persoalan tambang adalah kewenangan provinsi, dan sungai menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini BBWS Pompengan-Jeneberang. Insya Allah Kami segera dilaporkan ke Ketua Fraksi Kami, Bapak Imam Fauzan dan tentu Fraksi kami siap mendorong dan mengawal RDP terkait persoalan ini," jelasnya. (Issan).

Kejuaraan Tenis Beregu Piala Kapolres Soppeng Resmi Bergulir



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,-
Pada hari Kamis tanggal 17 Juni 2021 pukul 16.15 wita di Lapangan Tenis PLT Soppeng Jl. Pengayoman Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng telah berlangsung pembukaan kejuaran tenis beregu piala Kapolres Soppeng dalam hari Bhayangkar Ke-75

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Soppeng Ir. H. LUTFI HALIDE, MP. Komandan Upacara KBO Sat Intelkam Polres Soppeng IPDA MAHMUDDIN, S.Sos.

Hadir dalam kegiatan :
- Kapolres Soppeng AKBP MUH RONI MUSTOFA, S.IK., M.IK
- Ketua DPRD Kab. Soppeng SYAHRUDDIN. M. ADAM, S. Sos., M.Si
- Kepala Kejaksaan Negeri Watansoppeng MOH. NASIR, SH., MH.
- Sekertaris Daerah Kab. Soppeng Drs. ANDI TENRI SESSU, M.Si
- Pasi Log Kodim 1423 Soppeng Capten Inf. HUSAENI, S.Pd
- Kepala Dinas Perhubungan Kab. Soppeng HAMSA HOLA, S.Sos
- Para PJU, Pama dan Bintara Polres Sopeng
- Para Atlite.

Susunan acara :
- Komandan Upacara memasuki Lapangan
- Inspektur Upacara memasuki lapangan upacara
- Laporan ketua panitia
- Sambutan Kapolres Soppeng.
- Sambutan Bupati Soppeng sekaligus membuka kejuaraan tersebut
- Pembacaan doa.
- Pemukulan bola pertama oleh unsur Forkopimda dilajutkan dengan pertandingan eksebisi.

Kejuaraan tersebut diikuti 8 club yang berasal dari Kab. Soppeng dan akan diselanggarakan sampai tanggal 26 Juni 2021(Issan)

Tinjau Vaksinasi di Bandung, Panglima dan Kapolri Berharap Program Vaksinasi Presiden 1 Juta 1 Hari Tercapai



BANDUNG (Jabar) Teropongsulawesi.com,- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehtan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). 

Vaksinasi ini ditarget 10.000 orang dengan sasaran masyarakat umum seperti lansia, dewasa dan pra lansia. Selain Kota Bandung, vaksinasi ini diikuti warga Kabupaten Bandung, Cimahi, Sumedang dan Garut.  

Menurut Kapolri, program vaksinasi ini terus digenjot disejumlah daerah. Bahkan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan 1 juta vaksinasi dalam sehari. 

"Kami ingin melihat pelaksanaan vaksin di lapangan sehingga kita tahu akan prosesnya termasuk teknis di lapangan seperti apa. Ini dalam rangkat menindaklnjuti program vaksinasi presiden 1 juta 1 hari," kata Sigit dalam keterangannya.

Menurut dia, dalam mendukung program presiden, potensi TNI dan Polri serta pemda harus dimaksimalkan dengan baik.

"Mohon dukungan media untuk untuk sosialisasi ke masyarakat bagi yang belum vaksin agar datang di titik tertentu yang telah ditentukan seperti di polsek, polres, kodim, koramil puskesmas atau stadion dan tempat tempat lain," ungkap mantan Kabareskrim Polri ini. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mendukung program vaksinasi presiden dengan target 1 juta 1 hari. Dia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik. "Kalau kita lihat masyarakat di Stadion Gelora Bandung ini sangat antusias dan luar biasa. Kita berharap program vaksinasi 1 juta 1 hari bisa tercapai," kata Hadi. 

Dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) walaupun sudah di suntik vaksin. "Tetap patuhi dengan ketat prokes dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun," harapnya. 
Published (Issan)

Terkait Kasus Mayat Terbakar Di Maros, Ternyata korban Pembunuhan, Pelakunya 9 Orang



Makassar (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, desa Padaelo kec. Mallawa, Kab, Maros, Sulsel yang terjadi pada hari Jumat (11/6) lalu.

Kegiatan Press Conference ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam bersama Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan dan Direskrum Polda Sulsel, Kabid Dokkes dan Ka labfor Polda Sulsel dengan menghadirkan Pelaku dan Barang Bukti yang digunakan menghabisi korbannya.

Dihadapan para media, Kapolda Sulsel menjelaskan identitas korban yakni seorang lelaki R (20) beralamat di Tamalate No. 3 Kel.Kalegowa Somba Opu Gowa. Kapolda Sulsel juga mengungkap para pelaku berumlah 9 orang yaitu MA(19), DAS(19), FS(16), seorang wanita H (23), AP(19), TH(22), AI(17), MAN (16), dan Dion masih DPO.

Adapun Motifnya kata Kapolda Sulsel, karena salah satu Pelaku, MA cemburu dan sakit hati karena korban mempunyai hubungan sesama jenis dengan Lelaki lain.

"Para pelaku ada 9 orang dan berhasil ditangkap 8 orang sementara 1 orang masih DPO," ujar Merdisyam, Kamis (17/07/2021).


Merdisyam menuturkan kronologi terungkapnya kasus ini yaitu pada TKP penjemputan, Senin (7/07) pukul 09.00 Wita, Pelaku MA dan Korban Rian berkomunikasi melalui FB, pelaku mengajak Korban bertemu di hotel Wisata Jl Bau Makassar, korban setuju dengan syarat, Pelaku ijin ke kakak korban dengan alasan hendak ke Malino.


Kemudian saksi AI menjemput Pelaku, selanjutnya dengan motor menuju rumah korban di Jl Pallantikang Gowa, mereka meminta izin ke Reza, kakak korban untuk dibawa ke Malino. 


Dari rumah korban mereka menuju ke hotel Wisata II dengan motor, dimana korban di posisi paling belakang, dalam perjalanan pelaku mengmabil Hp Korban dan melihat isi percakapan korban di WA dab FB dan berakibat pelaku MA cemburu 


Lalu, Pelaku, saksi dan korban Tiba Di TKP hotel Wisata Jl H. Bau Makassar,pukul 21.00 Wita, namun Saksi AI kembali ke tempat kerjanya, pelaku MA, DAS dan korban masuk ke hotel, dan menuju kamar 405, dan disana sudah ada Dion dan 2 orang laki laki, 

Esoknya Selasa,(8/07) pukul  02.00 Wita saat pelaku Dion, bersama 2 orang lelaki temannnya tertidur, korban dan MA melakukan hubungan seksual sesama jenis, kemudian Pukul 05.00 Wita,  terjadi pengeroyokan terhadap korban oleh pelaku MA dan rekan- rekannya


Sekitar pukul 09.00 Wita,  korban dibawa pelaku MA, Dion, DAS, ke rumah pelaku H di Jl. Sungai Limboto Makassar dengan taxi online, disana, korban mencoba melarikan diri, dan membuat pelaku MA marah dan menganiaya korban dengan tangan kosong dan ikat pinggang.


Pada hari Kamis 10 Juni 2021, 06 00 Wita , korban meninggal Dunia, mengetahui hal tersebut para pelaku berencana membawa jasad korban ke Sulteng, karena masalah biaya dan jauhnya lokasi, para pelaku memutuskan membuang jasad korban di Camba Maros.



Pada Jumat tanggal 11 Juni 2021 Pukul 04.00 Wita , dengan menggunaan mobil rental merk Mobilio Para pelaku  membawa jasad korban ke Camba, sebelumnya,  mereka singgah di Alfamidi, membeli 2 botol Air 1.500 Ml., dan botolnya diisi 2 bensin yang dibeli di Moncong Loe.



Setiba di Kampung Tompo Ladang Mallawa Maros, para pelaku menurunkan Jasad korban di pinggir jalan dan membakarnya, para pelaku kemudian  kembali ke rumah H.  Pada pukul 11.30 Wita pelaku DAS sempat mengecek kembali ke lokasi mayat.




Saat ditemui, Kabid Humas Poda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan juga menerangkan Modus operandinya pelaku, yaitu menemi kornban di rumahnya di Gowa lalu dibawa dihotel wisata Makassar , dimana pelaku lainnya, DAS, AP TH, AI, dan MAN sudah berada di salah satu kamar di hotel tersebut.
 


Kemudian MA berhubungan seksual sesama jenis dengan korban, kemudian pelaku lainnya DAS, AP TH, AI, dan MAN beralibi korban adalah pelaku pencurian Hp di Hotel Wisata, lalu mereka melakukan kekerasan terhadap korban, hingga korban pendarahan di kepala, wahjah dan badan, setelah itu korban dibawa ke rumah H, di Jl Sungai Limboto, lalu disekap, dan pelaku MA kembali memukul korban dengan tangan kosong dan ikat pinggang hingga meninggal dunia.


“Setelah korban meninggak dunia pelaku MA DAS, H, FS sepakat  menghilangkan jejak korban di daerah Camba Maros dan membakar jasda korban,”ungkap Kabid Humas
Published (Issandae)

Rabu, 16 Juni 2021

Hari Ini, Kapolda Sulsel Lantik Kapolres Gowa dan Bulukumba




Gowa (SulselTeropongsulawesi.com,- Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam  memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Gowa dan Bulukumba, Kamis (17/7/2021) pagi. ini. Upacara serah terima jabatan digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan, di Aula Andi Mappaoddang Polda Sulsel.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam   selaku inspektur upacara memimpin langsung serah terima jabatan. Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan dan seluruh pejabat utama Polda Sulawesi Selatan, serta para Kapolres se-Makassar Raya

Upacara berlangsung khidmat, Kapolda Sulsel langsung sebagai Inspektur Upacara dan memandu ikrar sumpah jabatan bagi kedua Kapolres yang baru menjabat. 

Merdisyam dalam amanatnya menyampaikan, ucapan selamat dan terima kasih kepada para kapolres atas pengabdian, dedikasi dan pengorbanan serta berbagai inovasi dan langkah-langkah Kongkret selama bekerja mengamankan Sulsel  dengan suasana penuh dinamika. "Hendaknya hal ini terus menghiasi lembaran karir saudara, semoga di kesatuan baru semakin baru dan berkembang," ujarnya.

“Selamat kepada pejabat baru dan berharap dapat memimpin secara Visioner, arif dan bijaksana, dalam mengelola  Sumber Daya Organisasi sehingga bisa menciptakan suasana harmonis,”lanjut Kapolda

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan membenarkan acara sertijab yang digelar di Aula Andi Mappaoddang tersebut. "Iya benar ada upacara sertijab pagi tadi," ujar E.Zulpan, dalam keterangannya, Kamis (17/7/2021).


Dijelaskannnya, adapun dalam sertijab ini, terdapat  2  Kapolres yang resmi berganti, yakni  Kapolres Gowa yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Budi Susanto digantikan oleh AKBP Tri Goffarudin Pulungan yang sebelumnya menjabat sebagai kasubbagpimtajas Korsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.  AKBP Budi Susanto diangkat sebagai Wakapolrestabes Makassar. 

Selanjutnya,   Kapolres Bulukumba AKBP Gany Alamsyah Hatta posisinya digantikan oleh AKBP Suryono Ridho Murtedjo yang sebelumnya menjabat  Kasubbagrimlur Domat Slog Polri. AKBP Gany Alamsyah  mengembang jabatan  sebagai Wadirreskrimsus Polda Sulawesi Selatan

“Ya jadi pelaksanaan mutasi dalam organisasi merupakan hal yang biasa dan lumrah dalam sebuah organisasi, demikian pula organisasi Polri ini, tentunya dalam rangka untuk pengalaman baru dan pengembangan karir personil,”jelas E.Zulpan
Published (Issan)

Polres Soppeng Menggelar Doa dan Dzikir Bersama Ini Harapannya



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Polres Soppeng menggelar Yasinan, Dzikir dan Doa bersama di Masjid Taqwa Ujung Baru Jl. Kemakmuran Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Kamis 17 Juni 2021.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin Polres Soppeng yang di laksanakan dalam setiap bulannya yang dirangkaikan doa bersama untuk keamanan Indonesia agar tetap kondusif.

Yasinan dan Dzikir bersama di jajaran Polres Soppeng dipimpin oleh Kapolres Soppeng Akbp Roni Mustofa S.Ik,M.Ik di dampingi Kabag Sumda Polres Soppeng Kompol Umar Siatta S,Sos bersama Kbo Sat Binmas Polres Soppeng Ipda Asep Sibli.

Dalam kegiatan ini dihadiri pula PJU Polres Soppeng setingkat Kabag, Kasat, Perwira, personil Polri dan PNS Polres Soppeng(Issan)

Sepanjang Januari-Juni 2021 Kapolri Sebut 24.878 Tersangka Ditangkap Terkait Narkoba



JAKARTA- Teropongsulawesi.com,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan institusinya telah mengungkap 19.229 kasus penyalahgunaan narkoba selama tahun 2021 dengan mengamankan sebanyak 24.878 tersangka.

"Selama tahun 2021 Polri telah mengungkap sebanyak 19.229 kasus narkoba dengan mengamankan 24.878 tersangka," kata Kapolri Listyo Sigit dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021.

Dengan adanya pengungkapan kasus tersebut, kata dia, diperoleh barang bukti sabu-sabu seberat 7.696 kilogram, ganja 2.100 kilogram, heroin 7,3 kilogram, tembakau gorila 34,3 kilogram, dan ekstasi 239.277 butir.

Menurut dia, barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut apabila dikonversikan bernilai Rp11,66 triliun.

"Nilai barang bukti yang diamankan senilai Rp11,66 triliun dan menyelamatkan 39,24 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Kapolri memaparkan berbagai modus operandi narkoba di Indonesia seperti disamarkan atau dibungkus dalam berbagai barang yang diimpor ke Indonesia maupun melalui metode ship to ship atau penyelundupan antarkapal melalui pelabuhan tikus.

Dia menjelaskan, masuknya narkoba ke Indonesia tidak terlepas dari pengaruh sindikat narkoba internasional, yaitu Sindikat "Golden Triangle", Sindikat "Golden Crescent", dan Sindikat Indonesia-Belanda.

"Penegakan hukum terhadap peredaran narkoba akan terus kami lakukan sebagai upaya pemberantasan dari hulu namun ke depan Polri akan mengupayakan dengan kegiatan Kampung Tangguh Narkoba," katanya.

Sigit mengatakan dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba agar masyarakat memiliki daya cegah, daya tangkal, dan perang terhadap penyalahgunaan narkoba di tingkat kampung.

Dia berharap setelah masyarakat memiliki daya cegah dan daya tangkal, maka masyarakat akan lebih berani dalam melaporkan informasi terkait peredaran narkoba.
Published (Issan)

Kapolri Pastikan Satgas Madago Raya Terus Buru Kelompok MIT yang Tersisa 9 Orang



JAKARTA - Teropongsulawesi.cim,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Satgas Madago Raya TNI-Polri, terus memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.


Sigit menyebut, sampai dengan saat ini, MIT pimpinan Ali Kalora tercatat tersisa sembilan orang. Aparat pun terus melakukan pengejaran terhadap sisa anggota kelompok teror tersebut.


"Selanjutnya, kami akan terus melakukan pengejaran terhadap 9 orang kelompok Ali Kalora," kata Sigit saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).


Menurut Sigit, personel TNI-Polri di tahun ini telah melakukan tindakan tegas dan terukur kepada dua buronan kelompok tersebut. Mereka adalah, Alvin alias Adam alias Mus’ab DPO Banten dan Hairul alias Irul DPO Poso. 


"TNI-Polri menyelenggarakan operasi Madago Raya 2021 sejak Januari 2021. Pada tahap I, Polri telah berhasil melakukan tindakan tegas terukur terhadap 2 DPO," ujar Sigit.


Tak hanya itu, menurut Sigit, pihaknya juga telah mengetahui pergerakan dari kelompok MIT itu. "Ditemukannya informasi kuat terkait pergerakan DPO," tutup Sigit.
Published (Issan)

Menyambut HUT Bhayangkara ke-75, Polda Sulsel Gelar Donor Darah



Makassar (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 75, HUT Dokkes Polri ke 75 , Hari Jadi Polwan RI ke 75 dan HKGB ke 69 thn 2021, Polda Sulsel menggelar donor darah di Aula Andi Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (16/7/21).


Kegiatan ini merupakan partisipasi Polda Sulsel di tengah pandemi Covid-19 untuk menjaga ketersediaan darah di PMI.

Kegiatan Donor darah ini diikuti para Pejabat Utama Polda Sulsel dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel dan para anggota Polri dan PNS Polda Sulsel.

"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami. Semoga darah donor ini dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah.

Kegiatan donor darah ini sangat penting, karena satu tetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi kemanusiaan," terang Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan. SIK, MSi

E.Zulpan menegaskan, di masa Pandemi ini pelaksanaan donor darah dalam rangka hari Bhayangkara ke 75 dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat. “Semua tenaga kesehatan dan pendonor diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak. " ujar Kabid Humas

Dalam kegiatan donor darah tersebut, lanjut E.Zulpan, pendonor sebelum mendonorkan darahnya, terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya, seperti dilakukan pengecekan suhu tubuh, timbang berat badan, cek tekanan darah, dan pemeriksaan hemoglobin (HB).

Menurutnya, Polri rutin mengadakan donor darah dalam setiap kegiatan satuan kerja Polri, tujuannya adalah membantu memenuhi kebutuhan darah di masyarakat melalui PMI.

Pantauan Peliput, Dalam kegiatan donor ini, menghasilkan jumlah kantong darah yang terkumpul sebanyak 188 kantong, yang nantinya disalurkan ke PMI.
Published (Issan)

Kapolri Mengadakan Rapat Bersama Komisi III DPR Mengenai Operasi Ketupat Tahun 2021



Jakarta-Teropongsulawesi.com,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR pada hari ini, Rabu, 16 Juni 2021. Dalam paparannya, Jenderal Sigit bicara kegiatan Operasi Ketupat 2021 yang dilakukan jajarannya. Dalam Operasi Ketupat 2021, Polri bersama stakeholders yang lainnya melakukan upaya penyekatan arus mudik dan balik.

Dari 9 Polda prioritas di 757 titik yang melakukan kegiatan penyekatan arus mudik dan balik, sebanyak 497.465 kendaraan diperiksa dan 461.626 kendaraan diantaranya dilakukan putar balik.

“Rapid Test Antigen secara random sebanyak 32.017 pemudik dengan hasil 31.900 negatif dan 4.327 positif terhadap pemudik yang positif dilakukan perawatan di RS rujukan daerah setempat,” kata Jenderal Sigit.

Kemudian, jajarannya juga melakukan penindakan terhadap 835 travel gelap dengan menyita kendaraan karena melakukan pelanggaran. Meskipun sudah dilakukan upaya penyekatan, Jenderal Sigit menyebut masih ada sekitar 1,4 juta masyarakat yang melakukan mudik baik jalur darat, laut dan udara. Hal ini yang membuat tiga daerah menjadi epicentrum penyebaran COVID-19.

“Pada akhirnya hanya 1.472.304 orang atau 1,1 persen masyarakat yang melaksanakan mudik baik melalui jalur darat, udara dan laut. Dengan pembatasan yang dilakukan oleh Polri, Satgas COVID-19, dan stakeholder terkait, namun tetap terjadi epicentrum penyebaran COVID-19 di beberapa kabupaten yaitu Kudus, Bangkalan, dan DKI Jakarta,” katanya.

Kemudian mantan Kapolda Banten ini menjelaskan episentrum di wilayah Bangkalan, Madura diawali oleh adanya kegiatan halalbihalal.

"Di Bangkalan terjadi kenaikan karena diawali ada kegiatan halalbihalal pada saat itu kemudian mengakibatkan beberapa orang positif dan saat ini kita lihat 7 orang meninggal termasuk di antaranya tenaga medis, kasus harian kini mencapai 392 kasus meningkat 68 persen dibandingkan angka sebelumnya 50 kasus, sehingga tingkat BOR atau keterpakaian tempat tidur 61 persen," ujarnya.

Sedangkan dii wilayah Kudus, katanya, ada kenaikan tingkat keterpakaian tempat tidur di rumah sakit. Dimana awalnya ada di 6 desa yang terpapar COVID-19, kemudian naik ke 45 desa, dan saat ini menjadi 60 desa yang mengakibatkan 181 orang positif.

“Sehingga menyebabkan kenaikan tingkat keterpakaian tempat tidur sebesar 96 persen," ujarnya.

Daerah ketiga yang menjadi episentrum adalah DKI Jakarta. Jenderal Sigit menyebut ada lima klaster COVID-19 di Ibu Kota.

"Kemudian di DKI Jakarta terdapat 5 klaster COVID di DKI, yaitu di Cipayung, di Cilincing, di Kelapa Dua, di Kayu Putih, dan Ciracas," katanya.
Published (Issan)

Selasa, 15 Juni 2021

Menyambut Hari Bhayangkara ke-75, Polres Soppeng Gelar Perlombaan & Baksos



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Dalam rangka menyabut Hari Bhayangkara ke 75, Polres Soppeng melaksanakan berbagai perlombaan dan Bakti Sosial dengan berbagi kepada sesama.

Adapun lomba yang dilaksanakan dilingkungan Internal Polri yaitu Lomba Kebersihan Mako yang diikuti oleh seluruh Polsek Jajaran.

Dipimpin langsung Kasiwas Polres Soppeng Iptu H. Arifin selaku ketua Tim didampingi Kasie Propam Polres Soppeng Iptu Norta Jaya S.H dengan pelaksanaan penilaian selama 2 hari.

Sementara Paur Subbag Humas Polres Soppeng Iptu Muh. Ridewan S.IP mengungkapkan bahwa lomba tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkar ke 75 tahun 2021". Ujarnya.

"Selain lomba kebersihan Mako, Polres Soppeng juga melaksanakan lomba lagu daerah, lomba foto dan Video serta berbagai Bakti Sosial dan Vaksinasi Covid - 19 secara Gratis". Pungkasnya(Issan)

Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza



JAKARTA - Teropongsulawesi.com,-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15 aplikasi layanan publik berbasis teknologi informasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan polisi seperti semudah memesan makanan Pizza.

Menurut Sigit, hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen ketika dirinya melakukan Fit and Proper Test di Komisi III ketika berstatus calon Kapolri kala itu. 


"Saat ini, Polri telah menerapkan 15 aplikasi pelayanan publik dengan online system dan delivery system sehingga pelayanan publik Polri dapat lebih cepat, mudah, serta transparan dengan prosedur yang sederhana agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan Pizza," kata Sigit dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Adapun ke-15 aplikasi layanan 
tersebut, yakni SIM Internasional online, SIM Nasional Presisi (SINAR), Ujian Teori SIM online (EAVIS), E-PPSI (Elektronik Pemeriksaan Psikologi), E-Rikkes (Elektronik Pemeriksaan 
Kesehatan), BOS (Binmas Online Sistem).

Lalu, Polri TV Radio, Samsat Digital Nasional (SIGNAL), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, Patrolisiber.id, Dumas Presisi dan Propam Presisi.

Sigit menambahkan, saat ini, Polri juga telah menyediakan nomor tunggal layanan Hotline 110 untuk masyarakat yang kapanpun dan siapapun membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian. 

"Sejak hotline nomor layanan Polisi 110 di launching pada 20 Mei 2021, kurang lebih 20 hari, telah menerima 1.455.954 panggilan. Hotline layanan tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana kontrol pimpinan dalam menilai kinerja satuan dibawahnya," ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menekankan soal implementasi peningkatan kesejahteraan personel melalui program perumahan dan kesehatan. Saat ini telah terbangun 108.795 perumahan untuk pegawai negeri pada Polri yang melebihi target awal dengan kenaikan persentase personel yang memiliki rumah sebesar 5,36%.

"Program ini akan terus berlanjut 
sehingga seluruh anggota Polri 
dapat memiliki rumah yang layak," kata mantan Kapolda Banten ini.

Dari segi kesehatan, Polri saat ini tercatat memiliki 52 Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. 570 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan 11.484 tenaga kesehatan.

Tim Kamsel Ditlantas Polda Sulsel Laksanakan Kunker Di Polres Soppeng



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel yang dipimpin oleh Kompol Bagus Putut melaksanakan kunjungan kerja di Polres Soppeng, Selasa 15 Juni 2021.

Dalam kunjungannya Tim disambut langsung oleh Kasat Lantas Polres Soppeng Akp H. Muh. Nawir S.Sos bersama Kbo Sat Lantas Iptu Heryadi Nur SE, dan personil Sat Lantas.

Kasat Lantas Polres Soppeng Akp H. M. Nawir S.Sos mengungkapkan bahwa kunjungannya Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel dalam rangka kunjungan kerja sekaligus mengecek Lokasi Kampung Tertib Lalu lintas". Ujarnya

Adapun lokasi atau kampung yang menjadi percontohan tertib berlalu lintas yaitu Villa Lamappoloware jl. Malaka. Kel. Lemba Kec. Lalabata Kab. Soppeng(Issan)

Anggota DPR Komisi III Supriansa Sebut Kampung Tangguh Narkoba Ide Cerdas Kapolri Sebagai Pertahanan Peredaran Gelap Narkoba



JAKARTATeropongsulawesi.com,- Kalangan DPR merespon positif pembentukan Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait maraknya peredaran narkoba di Indonesia.

Anggota Komisi III DPR Supriansa menilai, pembentukan Kampung Tangguh Narkoba merupakan ide cerdas Kapolri sebagai benteng pertahanan untuk menjaga masyarakat dari bahaya narkoba.

“Kami dari Farksi Golkar sangat mengapresiasi ide cerdas Bapak Kapolri untuk membuat pertahanan yang kuat guna mencegah peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat yang diberi nama Kampung Tangguh Narkoba,” kata Supriansa kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, narkoba memang sudah sangat merusak dan mengkawatirkan, karena menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama generasi penerus bangsa. Bahkan, pemerintah secara nyata telah menyatakan perang terhadap narkoba. “Itu artinya seluruh kekuatan bangsa harus kita keluarkan untuk melawan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi III DPR lainnya Santoso. Politikus Partai Demokrat ini setuju dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba sebagai langkah nyata pihak kepolisian berperang melawan narkoba.

“Sangat setuju, narkoba musuh bangsa, jangan hanya slogan saja tapi harus dibuktikan dengan aksi yang nyata salah satunya pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di seluruh Indonesia,” ujar Santoso.

Saat ini, kata dia, peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan bahkan kronis. Hampir di semua daerah sudah dimasuki oleh narkoba. “Bukan hanya di kota besar saja, narkoba sudah masuk ke kampung-kampung. Karena itu pemberantasan harus masif dan sinergis antara penegak hukum dan masyarakat,” ungkapnya.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengintruksikan kepada seluruh kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba diwilayah masing-masing.

Kampung ini bisa dibentuk pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder terkait. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di area tempat tinggal. Dengam begitu sistem pencegahan bisa dimaksimalkan.

“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan memiliki daya cegah dan daya tangkal,” kata Sigit usai mereles pengungkapan kasus sabu 1,1 ton di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved