Polri -->

Selasa, 21 April 2026

Lima Personel Brimob Gowes dari Gowa ke Makassar, Aksi AKBP Nur Ichsan Ini Jadi Sorotan Pagi Hari


Makassar, Teropongsulawesi.com,– Pemandangan tak biasa terlihat di Jembatan Kembar Gowa, Selasa pagi (21/4/2026). Saat aktivitas lalu lintas belum sepenuhnya ramai, lima personel berseragam training tampak mengayuh sepeda menuju Kota Makassar. Di barisan terdepan, terlihat Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., memimpin langsung perjalanan tersebut.

Aksi sederhana ini langsung menarik perhatian. Bukan hanya karena dilakukan oleh seorang pejabat kepolisian, tetapi juga karena jarak yang ditempuh tidaklah dekat.

Dari wilayah Gowa menuju Markas Komando Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan di Makassar, rombongan ini menempuh kurang lebih 11 kilometer hanya dengan sepeda.

Yang lebih menarik, kegiatan ini bukan sekali dua kali dilakukan. AKBP Nur Ichsan diketahui telah konsisten menjalankan rutinitas “bike to work” setiap Selasa dan Jumat. Awalnya hanya dilakukan berdua, namun kini jumlahnya bertambah menjadi lima orang. Sebuah perkembangan kecil yang menunjukkan pengaruh keteladanan mulai menyebar di lingkungan personel.

Tepat pukul 06.00 WITA, rombongan memulai perjalanan. Dengan tempo santai namun terukur, mereka mengayuh sepeda sambil mengejar waktu agar tetap tiba sebelum apel pagi dimulai. Tidak ada pengawalan khusus, tidak ada protokoler berlebihan. Hanya semangat kebersamaan dan komitmen untuk memulai hari dengan cara berbeda.

Menurut AKBP Nur Ichsan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan efisiensi bahan bakar minyak sekaligus upaya menjaga kebugaran tubuh di tengah kesibukan tugas kepolisian yang padat.

“Ini bagian dari komitmen kami mendukung kebijakan pemerintah terkait efisiensi BBM. Kalau bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bersepeda ke kantor bukan hanya sekadar olahraga pagi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan serta ajakan hidup sehat bagi personel lainnya. Dengan bersepeda, penggunaan kendaraan bermotor dapat dikurangi, sekaligus meningkatkan stamina sebelum menjalankan tugas.

Perubahan kecil mulai terlihat. Jika sebelumnya hanya dua personel yang ikut, kini bertambah menjadi lima. Tanpa instruksi resmi, tanpa kewajiban, keteladanan itu perlahan menggerakkan anggota lain untuk ikut serta.

“Selain menghemat bahan bakar, bersepeda juga membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Ini sederhana, tapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten,” tambahnya.

Sepanjang perjalanan, lima sepeda itu melaju menyusuri jalan yang mulai dipadati kendaraan. Namun semangat mereka tidak surut. Justru kehadiran rombongan kecil ini menjadi pemandangan inspiratif di tengah rutinitas pagi masyarakat.

Aksi tersebut juga menunjukkan gaya kepemimpinan yang mengedepankan contoh nyata. Bagi AKBP Nur Ichsan, menjadi pemimpin tidak cukup hanya memberi arahan, tetapi juga harus menunjukkan langsung langkah perubahan, meski dimulai dari hal sederhana seperti bersepeda ke kantor.

Kini, kebiasaan gowes dari Gowa ke Makassar itu bukan lagi sekadar rutinitas pribadi. Ia telah berubah menjadi simbol disiplin, efisiensi, dan kepedulian lingkungan. Dan di setiap kayuhan pedalnya, terselip pesan kuat: perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.

Lima sepeda pagi itu pun melaju dengan satu tujuan yang sama—bukan hanya menuju kantor, tetapi juga membawa inspirasi bagi banyak orang. (*)

Silaturahmi Pelatih Ranting Khusus Batalyon C dengan Kabag Ops Brimob Polda Sulsel, Sinyal Kuat Lahirnya Generasi Prestasi Baru


Bone, Teropongsulawesi.com, Pertemuan hangat namun sarat makna terjadi antara Pelatih Ranting Khusus Batalyon C, Muldiyana, M.Pd., dengan Kabag Ops Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si. Selasa (21/4/2026). 

Silaturahmi ini bukan sekadar temu biasa, tetapi menjadi sinyal kuat penguatan pondasi pembinaan menuju prestasi berkelanjutan bagi Ranting Khusus Sulawesi Selatan.

Dalam suasana penuh keakraban, keduanya terlihat berdiskusi intens terkait arah pengembangan organisasi dan pembinaan atlet muda.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas komitmen untuk membangun sinergi yang lebih solid antara pelatih, pengurus, dan pembina demi melahirkan generasi unggul dari lingkungan Brimob.

Muldiyana menyampaikan bahwa semangat berbenah dan beraksi lebih baik harus terus dijaga agar pondasi yang telah dibangun tidak terputus oleh waktu.

Ia menilai, keberlanjutan pembinaan merupakan kunci utama dalam mencetak atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.

AKBP Nur Ichsan sendiri dikenal sebagai sosok yang pernah merintis Ranting Khusus Batalyon C Pelopor Bone pada masa jabatannya.

Dari proses pembinaan yang dilakukan saat itu, lahir sejumlah atlet remaja Brimob yang sukses menorehkan prestasi membanggakan, bahkan mampu membawa pulang gelar Juara Umum 2 dalam ajang kompetisi.

Fakta tersebut menjadi alasan kuat mengapa pertemuan ini dianggap strategis. Pengalaman dan rekam jejak pembinaan yang dimiliki AKBP Nur Ichsan dinilai mampu memperkuat arah pengembangan organisasi secara lebih terstruktur, sistematis, dan berdaya saing.

Tak hanya itu, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi untuk mendorong pembinaan atlet muda secara berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga menciptakan sistem pembinaan berjenjang yang mampu melahirkan regenerasi atlet secara konsisten.

Kehadiran AKBP Nur Ichsan yang digadang-gadang menjadi salah satu figur penting dalam kepengurusan cabang ranting khusus Sulsel membawa harapan baru.

Dukungan dan pengalamannya diyakini mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus menjaga marwah organisasi tetap tinggi.

Dengan semangat kebersamaan yang kuat, kolaborasi antara pelatih dan pembina ini diyakini akan menjadi motor penggerak lahirnya prestasi-prestasi baru.

Sinergi yang terbangun juga diharapkan mampu memperluas ruang pembinaan, memperkuat mental atlet, serta meningkatkan daya saing di berbagai ajang.

Langkah awal ini menjadi penanda bahwa Ranting Khusus Batalyon C tidak hanya fokus pada pembinaan internal, tetapi juga membangun visi jangka panjang menuju organisasi yang lebih profesional, solid, dan berprestasi.

Jika sinergi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Ranting Khusus Batalyon C Sulawesi Selatan kembali mencetak atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Pertemuan sederhana ini pun berubah menjadi momentum besar menuju prestasi berkelanjutan.

(Red)

Senin, 20 April 2026

Personil Polres Soppeng Datangi Aktivitas Warga di Lemba, Pesan Keamanan Langsung Disampaikan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Aktivitas warga di kawasan padat Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin pagi (20/4/2026), mendadak jadi sorotan.

Sejumlah personel kepolisian terlihat turun langsung ke jalan, menyapa warga satu per satu, dan memberikan imbauan penting terkait keamanan lingkungan.

Kehadiran aparat ini sontak menarik perhatian masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar Jalan Pemuda dan Jalan Kalino.

Bukan razia, bukan pula penindakan. Kehadiran polisi tersebut merupakan langkah preventif yang dilakukan jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Meski begitu, kehadiran aparat di tengah keramaian membuat banyak warga penasaran dan menghentikan aktivitas mereka untuk mendengarkan langsung imbauan yang disampaikan.

Sejak pukul 09.00 WITA, personel kepolisian mulai menyusuri area pertokoan, jalur transportasi warga, hingga titik berkumpul masyarakat.

Mereka berdialog santai dengan pendekatan humanis, sekaligus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi kapan saja.

Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran KBO Sat Binmas, Kaur Mintu, para Kanit, serta staf.

Dalam interaksi tersebut, petugas menyampaikan sejumlah pesan penting, mulai dari kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor, penipuan, penyebaran informasi hoaks, hingga potensi konflik sosial akibat kesalahpahaman.

Warga yang sedang berbelanja, bekerja, maupun melintas tampak antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan. Beberapa di antaranya bahkan langsung berdiskusi dengan petugas mengenai kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.

Pendekatan komunikasi dua arah ini dinilai efektif karena masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan dan masukan.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keamanan kendaraan saat diparkir, memastikan rumah dalam kondisi terkunci saat ditinggalkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Jam-jam rawan juga menjadi perhatian khusus dalam imbauan tersebut.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar salah satu personel kepada warga.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan seperti ronda malam kembali ditekankan sebagai langkah pencegahan dini.

Petugas juga mengajak masyarakat untuk aktif berkomunikasi antarwarga guna mencegah munculnya gangguan kamtibmas yang tidak diinginkan.

Dalam kesempatan tersebut, Sat Binmas turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat.

Layanan ini dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian darurat, termasuk tindak kriminal dan gangguan keamanan lainnya.

Petugas menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui nomor tersebut akan langsung diteruskan kepada personel kepolisian terdekat.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan hal mencurigakan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menyampaikan bahwa kegiatan himbauan kamtibmas merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Dengan turun langsung ke lapangan, polisi dapat mengetahui kondisi nyata sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan akan terus ditingkatkan di berbagai wilayah, baik di pusat kota maupun kawasan pemukiman. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan tetap terjaga secara menyeluruh.

Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang positif. Warga mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran aparat kepolisian yang memberikan edukasi langsung.

Selain itu, imbauan yang disampaikan dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Beberapa warga bahkan berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin. Mereka menilai komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat dapat mempererat hubungan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Melalui langkah preventif ini, Polres Soppeng berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Soppeng tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak.

(Silviana)

Minggu, 19 April 2026

Sat Binmas Polres Soppeng Gelar Latihan Rutin Krida Tibmas Saka Bhayangkara, Tingkatkan Kesiapsiagaan Generasi Muda


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng melaksanakan kegiatan latihan rutin Krida Tindakan Masyarakat (Tibmas) bagi anggota Pramuka Saka Bhayangkara, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, dan dilanjutkan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng, Jalan Pengayoman, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai.

Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anggota Saka Bhayangkara dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Para peserta mendapatkan materi Krida Tibmas yang dibawakan langsung oleh Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si selaku Ketua Harian Saka Bhayangkara.

Dalam penyampaiannya, IPTU Andri Hermansyah memberikan pemahaman sekaligus praktik terkait berbagai teknik dasar dalam menjaga keamanan lingkungan.

Salah satu materi yang diberikan yakni simulasi Tek-Tek Kamling, termasuk penggunaan kentongan beserta sandi ketukan sebagai alat komunikasi tradisional di pos ronda.

Para peserta dilatih memahami kode-kode ketukan yang menandakan kondisi aman, patroli rutin, kejadian pencurian, hingga tanda bahaya kebakaran.

Tidak hanya itu, anggota Saka Bhayangkara juga mendapatkan pelatihan bela diri menggunakan tongkat T. Latihan ini difokuskan pada teknik dasar pertahanan diri serta pengamanan dalam situasi tertentu.

Peserta diajarkan bagaimana menggunakan tongkat secara efektif, baik sebagai alat perlindungan diri maupun dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Selain materi praktik lapangan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata cara penanganan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat.

Materi ini meliputi langkah-langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi konflik, prosedur pelaporan kepada pihak kepolisian, serta pendekatan penyelesaian masalah melalui jalur musyawarah.

Pembekalan ini diharapkan mampu membentuk anggota Saka Bhayangkara menjadi generasi muda yang tidak hanya sigap, tetapi juga bijak dalam menyikapi persoalan sosial.

Usai pelaksanaan Krida Tibmas, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi Krida P2BA (Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Alam) yang dilaksanakan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.

Dalam sesi ini, tim Damkar memberikan edukasi terkait potensi bencana, teknik penanganan awal kebakaran, serta pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.

Para peserta juga diperkenalkan dengan peralatan pemadam kebakaran dan simulasi penanganan situasi darurat.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berwawasan hukum, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, agar lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga kamtibmas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Melalui pelatihan yang berkesinambungan, diharapkan anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menegaskan bahwa latihan yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi lebih menekankan pada praktik langsung.

Hal tersebut dilakukan agar peserta memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Melalui latihan ini, kami berharap anggota Saka Bhayangkara memiliki keterampilan dasar dalam menjaga ketertiban masyarakat, mampu bertindak cepat dalam situasi tertentu, serta menjadi mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Para anggota Saka Bhayangkara terlihat aktif mengikuti setiap sesi latihan, baik saat simulasi kamling, praktik penggunaan tongkat T, maupun pelatihan penanggulangan bencana di Kantor Pemadam Kebakaran.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bhayangkara semakin siap menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun situasi darurat di lingkungan masyarakat.

Selain meningkatkan keterampilan, latihan ini juga mempererat sinergi antara Polri, Damkar, dan generasi muda dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan keselamatan bersama.

(Silviana)

Jumat, 17 April 2026

Jumat Pagi Mendadak Panas! Warga Bicara Blak-blakan di Depan Kapolres Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana tak biasa terjadi di sebuah kafe di Kabupaten Soppeng, Jumat pagi (17/4/2026). Tempat yang biasanya jadi lokasi santai, mendadak dipenuhi warga yang ingin curhat langsung ke Kapolres!

Bertempat di Invinite Coffee, Jalan Tuju Wali-Wali, program Jumat Curhat yang digelar Polres Soppeng berubah jadi ajang terbuka penuh kejutan.

Warga datang bukan sekadar duduk santai, mereka membawa keluhan, harapan, bahkan unek-unek yang selama ini terpendam!

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K hadir langsung di tengah masyarakat, didampingi Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto serta jajaran pejabat daerah dan aparat lainnya.

Begitu sesi dialog dibuka, suasana langsung hidup. Warga bergantian angkat bicara tanpa sekat, tanpa formalitas.

“Ini kesempatan langka!” ujar salah satu warga yang tampak antusias menyampaikan keluhannya.

Meski dikemas santai di dalam kafe, diskusi yang terjadi jauh dari kata ringan. Berbagai persoalan di tengah masyarakat mencuat, mulai dari keamanan hingga pelayanan publik.

Kapolres pun angkat bicara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas.

“Kami ingin dengar langsung suara masyarakat. Ini jadi bahan evaluasi kami,” tegasnya.

Dalam momen tersebut, Kapolres juga mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan di lingkungannya.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” tambahnya dengan nada serius.

Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto turut menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat.

Pesan ini menjadi sorotan, menandakan kuatnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Inilah bagian yang paling menyita perhatian. Warga diberi ruang penuh untuk berbicara. Tak sedikit yang memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan hal-hal yang selama ini sulit disampaikan.

Suasana yang awalnya santai berubah jadi penuh makna, hangat, terbuka, dan jujur.

Jumat Curhat kini bukan hanya agenda rutin. Di Soppeng, program ini menjelma jadi jembatan komunikasi yang nyata antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WITA dalam kondisi aman dan lancar—namun pesan yang ditinggalkan jelas:
suara masyarakat kini benar-benar didengar.

(Silviana)

Senin, 06 April 2026

Tak Terduga! Petugas Sisir Lapas Watansoppeng Tengah Malam, Ini yang Ditemukan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana malam di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mendadak berubah tegang pada Senin (6/4/2026).

Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan petugas lembaga pemasyarakatan menggelar patroli besar yang berujung pada razia mendadak di Lapas Kelas II Watansoppeng.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA ini dipimpin langsung oleh IPDA Zainandar Zain, S.H., sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah kota, namun perhatian utama tertuju pada Lapas yang terletak di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, petugas gabungan langsung memasuki area lapas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di beberapa blok hunian warga binaan.

Suasana sempat menegang saat petugas menyisir satu per satu kamar tahanan. Warga binaan tampak kooperatif, meski tidak bisa menyembunyikan keterkejutan atas razia yang berlangsung tiba-tiba tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari tempat tidur, barang pribadi, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.

Razia ini menyasar sejumlah barang yang selama ini kerap menjadi sumber gangguan keamanan di dalam lapas, seperti Narkotika, Senjata tajam dan Handphone ilegal.

Barang-barang tersebut diketahui sering digunakan untuk mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam penjara.

Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkotika maupun handphone ilegal.

Meski target utama tidak ditemukan, petugas justru mengamankan sejumlah benda yang dinilai berpotensi membahayakan keamanan.

Di antaranya : Kaleng, Gelas kaca, Piring, Korek gas, Botol parfum dan Benda berbahan logam.

Benda-benda tersebut langsung disita karena berpotensi disalahgunakan menjadi alat yang membahayakan, baik bagi sesama warga binaan maupun petugas.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh warga binaan agar tidak mencoba melanggar aturan.

Pengawasan di dalam lapas dipastikan akan terus diperketat guna mencegah potensi gangguan keamanan di kemudian hari.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya menyasar lapas, tetapi juga merupakan respons atas keresahan masyarakat.

Keluhan warga terkait maraknya balap liar dan kendaraan yang meresahkan di jalanan menjadi perhatian serius aparat.

“Patroli ini akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Soppeng.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan tinggi seperti lembaga pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WITA. Meski sempat menciptakan suasana tegang, razia berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden berarti.

Kondisi di dalam lapas maupun di wilayah sekitar tetap terkendali.


Publishers : Silviana

Selasa, 17 Maret 2026

Pantau Pasar Lolloe, Polsek Lalabata Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadhan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Silviana)

Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Ungkap Kasus Empat Pelaku Pencurian yang Diamankan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.40 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K, didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H, serta Kasi Humas Polres Soppeng H. Husain, S.Sos., S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Soppeng, KBO Satreskrim Polres Soppeng, serta para rekan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian yang melibatkan tiga orang pelaku berinisial BR, LK, dan SH. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku BR dan LK melakukan pencurian dengan cara mengambil mesin pompa air milik korban yang disimpan di area persawahan.

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, hasil curian kemudian dijual kepada SH yang diketahui berperan sebagai penadah.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Soppeng, pelaku BR juga diketahui terlibat dalam beberapa aksi pencurian lainnya seperti pencurian handphone dan tabung gas di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkap Kapolres.

Selain kasus tersebut, polisi juga mengungkap kasus pencurian lainnya yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial Z Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil tegel milik korban sebanyak 115 dus tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tegel tersebut disimpan di dalam gudang tempat pelaku bekerja yang beralamat di Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada malam hari, kemudian tegel hasil curian tersebut dijual kembali di beberapa tempat. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada Minggu, 15 Februari 2026 di wilayah Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Adapun para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada waktu dan lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin pompa air merek Matari, tiga buah tabung gas, satu unit handphone merek Vivo warna merah, serta barang bukti lainnya yang masih dalam proses pengembangan dan pencarian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing, di antaranya Pasal 476 jo Pasal 21 ayat (1) huruf A dan huruf B KUHPidana, serta pasal lain yang terkait dengan tindak pidana pencurian dan penadahan.

Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam memberantas tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, baik yang terjadi di area persawahan maupun di lingkungan pemukiman warga.

“Melalui kegiatan press release ini, kami ingin menunjukkan transparansi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat terkait kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Soppeng,” ujarnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

(Silviana) 

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Polres Soppeng Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Paket THR


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mempererat sinergi dan silaturahmi dengan insan pers, Polres Soppeng menggelar buka puasa bersama dengan rekan jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Soppeng. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Tantya Sudhijarati Polres Soppeng dan dibuka langsung oleh AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. selaku Kapolres Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026. 

Kegiatan buka puasa bersama tersebut diinisiasi dan dilaksanakan oleh Seksi Humas Polres Soppeng sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan serta memperkuat komunikasi antara Polri dan insan pers.

Dalam sambutannya, AKBP Aditya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri, khususnya dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Kapolres mengatakan bahwa kehadiran insan pers sangat membantu kepolisian dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan program kepolisian kepada masyarakat secara positif dan edukatif.

“Rekan-rekan jurnalis merupakan mitra penting bagi Polri. Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin, khususnya dalam membantu menyampaikan informasi kegiatan Polres Soppeng kepada masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap sinergitas antara Polres Soppeng dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

“Semoga hubungan baik ini terus terjaga, sehingga kita bersama-sama dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan membangun kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Setelah melaksanakan buka puasa bersama, Kapolres Soppeng menyerahkan secara langsung paket THR kepada para jurnalis yang hadir sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.

Kapolres juga menyampaikan harapannya agar paket yang diberikan tersebut dapat berkenan bagi para jurnalis.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan dan apresiasi kami kepada rekan-rekan media. Semoga paket ini dapat berkenan dan menjadi berkah bagi kita semua,” tutup Kapolres.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polres Soppeng dan insan pers dalam menjaga kondusifitas wilayah.

(Silviana) 

Korban Banjir dan Longsor Gattareng Toa Terima Bantuan Sosial dari Polsek Marioriwawo


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Marioriwawo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Dusun Kessi, Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H bersama Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo serta didampingi personel Polsek Marioriwawo.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Gattareng Toa Irwansyah, aparat pemerintah setempat, personel Polsek Marioriwawo, serta masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan kegiatan penyaluran bantuan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, bulan suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat rasa empati serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Di bulan suci Ramadhan ini kita diajarkan untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolres.

Selain menyerahkan bantuan sosial, Kapolsek Marioriwawo juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Pasalnya, wilayah Desa Gattareng Toa dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan terjadi tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi bencana.

(Silviana)

Operasi Ketupat 2026 di Soppeng Resmi Dimulai, Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Soppeng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026.


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana S.I.K.,M.I.K. yang bertindak selaku pimpinan apel. Sementara itu, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Soppeng IPDA Perdana S.H., M.A.P bertindak sebagai pemimpin apel.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Soppeng, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Adapun peserta apel terdiri dari personel gabungan yang meliputi satu peleton personel Kodim 1423 Soppeng, personel gabungan staf Polres Soppeng, personel Polsek jajaran, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam, serta unsur dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.


Dalam amanatnya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Kapolres juga menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya mengatakan bahwa melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama mudik dan perayaan Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam mengamankan perayaan Idul Fitri. Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder akan bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Soppeng,” ujar Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.


“Kami mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.


Operasi Ketupat 2026, akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161 ribu personel gabungan secara nasional.


Di wilayah Kabupaten Soppeng, Polres Soppeng menyiapkan empat pos pengamanan, terdiri dari satu pos terpadu dan tiga pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni Pos Terpadu Kota Watansoppeng, Pos Pengamanan Takalala, Pos Pengamanan Cabenge, serta Pos Pengamanan Batu-batu.


Sebanyak 85 personel Polres Soppeng akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasi tersebut guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.


Seluruh rangkaian kegiatan apel gelar pasukan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 16.45 WITA.


Dengan adanya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Soppeng dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pembekalan Mahasiswa KKN Unipol, Kapolres Soppeng, Kasat Intelkam dan Kasi Humas Jadi Narasumber


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebanyak 356 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lamappapoleonro (Unipol) Tahun 2026 mengikuti kegiatan pembekalan yang digelar di Kampus Unipol, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan bagi mahasiswa sebelum mereka diterjunkan ke tengah masyarakat dalam program KKN yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo.

Program KKN Reguler Unipol tahun ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, yakni mulai 6 April hingga 7 Juni 2026. Sebelum terjun ke lokasi penempatan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan pembekalan yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Maret 2026.

Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai aspek penting yang akan mereka hadapi selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat, mulai dari pendekatan sosial, komunikasi dengan masyarakat, hingga peran mahasiswa dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.

Dalam materinya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan program akademik dari kampus, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu menjaga stabilitas sosial dan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kami berharap selama melaksanakan KKN, adik-adik mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan serta mampu menjadi cooling system yang menyejukkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan para mahasiswa agar selalu menjaga sikap, komunikasi, dan etika selama berada di tengah masyarakat. Hal tersebut dinilai sangat penting karena mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat yang memiliki latar belakang sosial dan budaya yang berbeda.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program KKN tidak hanya diukur dari seberapa banyak program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa dalam membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat setempat.

“Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Jaga sikap dan etika selama berada di desa lokasi KKN. Jika mahasiswa mampu berbaur dengan masyarakat, maka program yang dijalankan juga akan lebih mudah diterima,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Soppeng juga mengajak para mahasiswa untuk aktif bersinergi dengan aparat keamanan di tingkat desa maupun kelurahan, khususnya Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif selama pelaksanaan KKN.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Kapolres Soppeng turut didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad serta Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain.

Pada kesempatan itu, Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad juga memberikan arahan kepada para mahasiswa terkait pentingnya kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu membaca situasi sosial di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN. Dengan demikian, mahasiswa dapat menyesuaikan program kerja yang dilaksanakan agar lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial yang ada di masyarakat. Jalin komunikasi yang baik dengan aparat desa, tokoh masyarakat, maupun tokoh pemuda agar kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain memberikan materi terkait pentingnya menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya dapat memicu kesalahpahaman bahkan konflik di tengah masyarakat.

“Di era digital saat ini, informasi bisa menyebar dengan sangat cepat. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi contoh dalam menyampaikan informasi yang benar serta tidak mudah menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Soppeng juga turut mensosialisasikan layanan Call Center 110, yang merupakan layanan kepolisian bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian atau gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan cepat dari pihak kepolisian.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan segera.

Kegiatan pembekalan mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa peserta.

Para mahasiswa terlihat aktif mengikuti rangkaian kegiatan dan materi yang diberikan, karena pembekalan ini dinilai sangat penting sebagai bekal sebelum mereka terjun langsung melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para mahasiswa tidak hanya memahami tugas mereka sebagai peserta program akademik, tetapi juga mampu menjalankan peran sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan program KKN.

Dengan pembekalan yang matang, mahasiswa diharapkan dapat melaksanakan program KKN secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng maupun Kabupaten Wajo.

(Silviana) 

Sabtu, 07 Maret 2026

Polres Soppeng Optimalkan Keamanan Lingkungan Saat Ramadhan dengan Himbauan Malam Hari


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki malam ke-19 bulan suci Ramadhan, Sat Binmas Polres Soppeng kembali melakukan kegiatan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, sebagai bentuk upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah aktivitas ibadah puasa.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, usai pengamanan salat tarawih di sejumlah masjid setempat.

Kaurmintu Sat Binmas Polres Soppeng, Aiptu Burhan, S.Sos, bersama Kanit Kamsa Bripka Lukman, turun langsung ke masyarakat.

Mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Melalui himbauan ini, kami ingin masyarakat tetap tenang dan nyaman menjalankan ibadah puasa. Penting bagi kita semua untuk saling menghormati, menjaga sikap, dan menghindari kegiatan yang bisa mengganggu kekhusyukan,” jelas Aiptu Burhan.

Kegiatan himbauan ini sejalan dengan arahan Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Soppeng untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang beribadah,” ujarnya.

Selain himbauan lisan, personel Sat Binmas juga memberikan tips praktis bagi warga, termasuk mengawasi lingkungan sekitar, berkoordinasi dengan aparat setempat, dan memanfaatkan teknologi keamanan seperti kamera CCTV maupun aplikasi laporan gangguan keamanan.

Menurut Aiptu Burhan, langkah ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian untuk memastikan Ramadhan berlangsung aman dan kondusif.

“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat sangat penting. Dengan sinergi ini, kita berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, dan aktivitas ibadah bisa berjalan khusyuk tanpa gangguan,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi Sat Binmas Polres Soppeng dalam menjaga ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya keamanan lingkungan, khususnya pada bulan suci Ramadhan.

Masyarakat pun menyambut baik kehadiran polisi di malam hari. Sejumlah warga menyatakan merasa lebih aman dan nyaman saat menjalankan ibadah puasa.

Mereka juga mengapresiasi upaya pihak kepolisian yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dengan program seperti ini, Sat Binmas Polres Soppeng berharap keamanan dan ketertiban di Kabupaten Soppeng tetap terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

(Silviana) 

Senyum Warga Terima Tajil Gratis Polsek Lalabata, Warnai Sore Ramadhan 2026 1447 Hijriah di Soppeng

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polsek Lalabata bekerja sama dengan Bhayangkari Ranting Lalabata menggelar kegiatan sosial yang menyentuh hati warga. Kegiatan ini berupa pembagian ratusan paket takjil secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (7/3/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Lalabata, Ny. Anggu Mahmuddin. Selain aparat kepolisian dan pengurus Bhayangkari, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi wanita turut hadir untuk memeriahkan momen berbagi ini.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Mahmuddin menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjalankan fungsi pengayoman, perlindungan, dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami berharap pembagian takjil ini dapat sedikit meringankan dahaga warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa, sekaligus mempererat hubungan emosional antara polisi, Bhayangkari, dan masyarakat Lalabata,” ujarnya.

Ratusan paket takjil yang terdiri dari kolak, air mineral, dan makanan ringan langsung disambut antusias warga. Senyum dan ucapan terima kasih mewarnai setiap penerima paket, menunjukkan hangatnya interaksi antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. 

Banyak warga mengaku senang bisa mendapatkan takjil gratis dan merasakan kedekatan dengan anggota Polri yang dikenal sebagai pengayom masyarakat.

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara personel Polsek dan pengurus Bhayangkari Ranting Lalabata. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat dan memperkuat ikatan sosial antaranggota kepolisian dan masyarakat.

Ny. Anggu Mahmuddin menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan program rutin Bhayangkari yang tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Selain berbagi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sosial dan memperkuat citra positif kepolisian di mata masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin mengenal Polri sebagai mitra dan pelindung yang peduli terhadap kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bagaimana institusi kepolisian tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Tindakan sederhana namun penuh makna seperti pembagian takjil ini diharapkan bisa menebar kebaikan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Lalabata, khususnya pada momen penuh berkah di bulan Ramadhan.

(Silviana)

Jumat, 06 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Sat Binmas Polres Soppeng dan Saka Bhayangkara Berbagi Takjil di Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di Jalan Kemakmuran, tepatnya di depan Taman Sutra, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di lokasi. Para personel Sat Binmas bersama anggota Saka Bhayangkara tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara maupun masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Soppeng kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, personel Sat Binmas Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Aula Aspol Polres Soppeng.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu program kerja Saka Bhayangkara Polres Soppeng selama bulan Ramadhan, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan antara anggota kepolisian dan generasi muda.

Selain berbagi takjil, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si bersama jajaran turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Ia mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, sehingga suasana ibadah dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolres Soppeng menyampaikan harapannya agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara.

“Ini bukan sekadar bagi-bagi takjil. Kami juga ingin menanamkan kepada adik-adik Saka Bhayangkara tentang pentingnya berbagi, peduli kepada masyarakat, serta ikut menjaga keamanan lingkungan, apalagi di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan para anggota Saka Bhayangkara dapat semakin memahami nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Soppeng yang telah berbagi menjelang waktu berbuka puasa.

Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(Silviana)

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolres Soppeng Resmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso, Dukung Pembinaan Keagamaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. meresmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003 yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/3/2026).

Peresmian rumah imam tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, terlebih dilaksanakan di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan spiritualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, jajaran pejabat utama Polres Soppeng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan elemen masyarakat lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana sebagai simbol resmi difungsikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pembangunan rumah imam tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Polres Soppeng.

Menurutnya, keberadaan rumah imam menjadi sarana penting dalam mendukung aktivitas ibadah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Pembangunan Rumah Imam ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sarana penunjang kegiatan keagamaan, sekaligus sebagai dukungan terhadap peran imam dalam membina umat dan memakmurkan masjid,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Ia menambahkan, keberadaan rumah imam diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi imam dalam menjalankan tugas keagamaan, khususnya selama Bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ibadah di masjid.

“Semoga keberadaan rumah imam ini dapat memberikan manfaat besar bagi jamaah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tambahnya.

Selain sebagai fasilitas penunjang ibadah, pembangunan rumah imam juga menjadi simbol sinergitas antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.

Para tokoh agama dan masyarakat yang hadir menyambut baik keberadaan rumah imam tersebut.

Mereka menilai langkah Polres Soppeng ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat.

Peresmian ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga acara selesai.

Dengan diresmikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003, diharapkan keberadaan masjid di lingkungan Polres Soppeng semakin aktif sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan spiritual, serta memperkuat nilai kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

(Silviana) 

Sabtu, 28 Februari 2026

Hadir di Tengah Malam Ramadhan, Polres Soppeng Nyalakan Blue Light Demi Rasa Aman Warga


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng menggelar Patroli Blue Light secara serentak pada Sabtu malam (28/2/2026) mulai pukul 23.00 Wita hingga menjelang dini hari.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Polsek jajaran, yakni Polsek Ganra, Lalabata, Donri-Donri, Lilirilau, Marioriawa, dan Marioriwawo. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta objek vital yang memiliki potensi kerawanan pada malam hari.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain pertokoan, SPBU/Pertamina, perbankan, pegadaian, perkantoran, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, hingga ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar.

Di wilayah Lilirilau, personel kepolisian melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas mengingatkan agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, pemantauan intensif dilakukan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lintasan balapan liar. Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator biru menyala menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga keamanan sekaligus langkah preventif untuk menekan niat dan kesempatan terjadinya tindak pidana.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek lainnya, personel memastikan objek vital seperti ATM, pertashop, SPBU, kios, serta pusat aktivitas masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa Patroli Blue Light akan rutin ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Soppeng dapat menjalankan ibadah, baik salat tarawih, tadarus, maupun aktivitas sahur, dengan rasa aman dan nyaman. Patroli ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif dengan menghindari aktivitas negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Hingga patroli berakhir menjelang dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran Polres Soppeng dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan kehadiran personel di lapangan pada waktu-waktu rawan, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng tetap sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama momentum bulan suci yang identik dengan peningkatan aktivitas malam hari.

(Silviana)

Sasar THM dan Billiard, Personil Polres Soppeng Beri Himbauan Kapolres dan Sosialisasi SE Bupati


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Soppeng terus meningkatkan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan sambang dan imbauan langsung kepada pelaku usaha di wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.40 WITA oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Salokaraja, AIPDA Ibrahim.

Dalam kegiatan sambang tersebut, sejumlah lokasi usaha menjadi sasaran kunjungan, di antaranya Rumah Bernyanyi Nada Karaoke dan A.H Karaoke di Jalan Merdeka, Bima Karaoke di Jalan Malaka Raya, serta Warkop dan Billiar 47 di Jalan Pesantren.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama bulan Ramadhan sekaligus menyampaikan imbauan secara humanis kepada para pengelola usaha.

AIPDA Ibrahim mengajak seluruh pelaku usaha agar bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menyesuaikan jam operasional serta menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan,” ujarnya saat berdialog dengan pengelola usaha.

Selain memberikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan dari Kapolres Soppeng terkait pentingnya menjaga suasana yang kondusif di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan saling menghormati. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk bersama menjaga ketertiban agar ibadah Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk,” tegas Kapolres.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan Surat Edaran Bupati Soppeng yang mengatur upaya menjaga ketertiban dan ketenangan selama Ramadhan 1447 H/2026 M. Pengelola usaha diimbau untuk menyesuaikan operasional serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama Ramadhan, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa.

Layanan ini dapat digunakan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh kekhusyukan di Kabupaten Soppeng.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sepanjang bulan suci Ramadhan.

(Yund)

Jumat, 27 Februari 2026

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH Berjalan Tertib


Makassar, Teropongsulawesi.com- Upaya penyelesaian polemik pengelolaan Pasar Butung terus dimatangkan Pemerintah Kota Makassar. Sebelum dikelola oleh Perumda pasar, maka duduk bersama  pihak penegak hukum. 

Tak sekadar wacana, langkah konkret kini ditempuh dengan membangun sinergi lintas sektor guna memastikan proses transisi berjalan tertib, aman, dan sesuai koridor hukum.

Bertempat di Balai Kota Makassar, Jumat (27/2/2026), Pemkot Makassar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian untuk membahas langkah strategis pengelolaan Pasar Butung di Kecamatan Wajo agar dapat dikelola secara resmi oleh Perumda Pasar Makassar Raya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. 

Turut hadir pula Kabag Hukum Pemkot Makassar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Inspektorat, serta jajaran direksi Perumda Pasar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pertemuan ini, untuk menyatukan persepsi terkait proses pelaksanaan pengelolaan Pasar Butung.

"Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi terhadap bagaimana proses pelaksanaan yang menyangkut pengelolaan di Pasar Butung," jelasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah hukum, administrasi, serta pengamanan di lapangan guna menghindari potensi gesekan. 

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pasar yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan pedagang maupun masyarakat luas.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan polemik yang selama ini bergulir dapat segera menemukan titik terang. 

Sekaligus memastikan Pasar Butung dikelola secara sah di bawah kewenangan pemerintah daerah demi kepastian hukum dan stabilitas aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Menurut Appi, pembahasan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, komunikasi dan pertemuan telah beberapa kali digelar. 

Termasuk koordinasi langsung dengan Kapolres Pelabuhan Makassar guna memastikan kejelasan alur dan langkah yang akan ditempuh pemerintah.

"Beberapa kali sudah kita lakukan pertemuan, dan kami juga meminta pihak Kapolres Pelabuhan untuk bersama-sama memastikan seperti apa alur yang akan kita jalankan," ujarnya.

Munafri menjelaskan, hasil rapat koordinasi ini, diharapkan menjadi landasan bersama dalam menangani polemik yang ada. 

Sehingga, setiap langkah yang diambil memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

"Ini akan menjadi hasil meeting yang bisa menjadi landasan kita untuk menangani kasus ini seperti apa, jadi duduk bersama," tuturnya. 

"Sehingga tidak ada kesalahan administrasi, tidak ada salah kaprah di dalamnya, dan tidak ada perbuatan yang bisa merugikan salah satu pihak," lanjutnya.

Ia menekankan, pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan memahami kondisi eksisting dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Karena itu, dialog terbuka dan mediasi dinilai menjadi kunci penyelesaian.

Menurutnya, perbedaan sudut pandang yang ada harus dimediasi dengan baik agar pemerintah dapat mengambil posisi secara tepat dan bertanggung jawab.

Persoalan ini punya sisi perbedaan sudut pandang yang memang harus dimediasi dengan baik, sehingga Pemerintah Kota mampu memposisikan diri pada kondisi ini. 

"Ketika kondisi tertentu di dalamnya, kami juga harus mampu mempertanggungjawabkannya sebagai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota," jelasnya.

Munafri juga menyampaikan harapannya agar Polres Pelabuhan Makassar dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak koperasi yang terlibat, sehingga seluruh pihak dapat duduk bersama dalam satu forum resmi.

"Mungkin dari Polres Pelabuhan bisa menjadi fasilitator untuk menghadirkan juga dari pihak pengelola sebelumnya, pihak Koperasi supaya semua bisa terbuka," imbuh Appi.

"Saya berharap bisa mengatur waktu kapan kita sepakat duduk sama-sama lagi untuk memastikan alur diskusinya," tambah Appi, menutup rapat koordinasi.  (*)

Pengamanan Ramadhan Diperketat, Polres Soppeng Turunkan Personel Pantau Aktivitas Warga di Pasar Cabbenge


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah Pasar Sentral Cabenge, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, terutama di kawasan pasar tradisional yang mulai dipadati warga untuk membeli kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Pengamanan di Pasar Sentral Cabenge dilaksanakan dengan patroli dialogis oleh personel kepolisian yang turun langsung memantau aktivitas pedagang dan pembeli sejak pukul 09.30 WITA.

Kehadiran aparat di tengah-tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian dari strategi preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, potensi tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun kehilangan barang juga turut menjadi perhatian. Karena itu, petugas secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain: Tidak lengah terhadap barang bawaan, Menyimpan uang dan barang berharga di tempat yang aman, Mengawasi dagangan dengan baik, Segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Pendekatan persuasif ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama selama bulan Ramadhan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal dan tertib. Masyarakat terlihat antusias berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sayur-mayur, dan bahan pangan lainnya.

Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya pengawasan langsung dari aparat kepolisian. Kehadiran polisi dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan selama bulan suci Ramadhan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Muslim, sehingga stabilitas keamanan harus benar-benar dijaga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya dengan tenang tanpa gangguan kamtibmas. Patroli dan pengamanan akan kami optimalkan, khususnya di titik-titik rawan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.

Secara umum, kegiatan pengamanan di Pasar Sentral Cabenge berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. Situasi kondusif ini diharapkan terus terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Polres Soppeng memastikan pengawasan rutin akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Kabupaten Soppeng sepanjang bulan Ramadhan.

Dengan pengamanan yang diperkuat dan partisipasi aktif masyarakat, suasana aman dan nyaman diharapkan dapat menyertai warga dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh kekhusyukan.

(Silviana)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved