Polri -->

Sabtu, 29 Agustus 2026

Bukan Sekadar Pendamping, Kapolres Toraja Utara Soroti Peran Penting Bhayangkari


Toraja Utara, Teropongsulawesi.com, Peran Bhayangkari dalam mendukung tugas anggota Polri mendapat perhatian khusus dari Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK.

Hal itu disampaikan saat Kapolres Toraja Utara memimpin Tatap Muka Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara yang dirangkaikan dengan Pertemuan Rutin Bhayangkari di Aula Mapolres Toraja Utara, Sabtu (29/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Rina Yoseph Sudrajat, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Alfrida Marthen, serta jajaran pengurus dan anggota Bhayangkari.

Di hadapan para anggota Bhayangkari, AKBP Yoseph menegaskan bahwa keberhasilan anggota Polri dalam menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan di lapangan, tetapi juga ditopang kondisi keluarga yang harmonis.

Menurutnya, dukungan istri menjadi salah satu kekuatan penting bagi personel yang setiap hari menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Kesetiaan dan pengertian dari istri adalah energi utama pendukung suami dalam melaksanakan tugas-tugas Kepolisian yang sering kali penuh tantangan,” kata AKBP Yoseph.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para Bhayangkari yang selama ini setia mendampingi suami sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar Polri.

Kapolres mengingatkan bahwa komunikasi dan sikap saling memahami antara suami dan istri harus terus dibangun. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendukung integritas personel dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

Buka Ruang Dialog

Tak hanya memberikan arahan, Kapolres Toraja Utara juga membuka ruang dialog bagi para anggota Bhayangkari.

Berbagai persoalan dan dinamika kehidupan keluarga personel Polri dibahas secara terbuka. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi Bhayangkari untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus mendapatkan masukan langsung dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi internal Bhayangkari, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara personel Polri dengan keluarga masing-masing.

Bagi Polres Toraja Utara, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun personel yang mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Polisi Rapatkan Barisan, Kebakaran Gunung Sewo 18 Hektare Kini Diselidiki


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polisi merapatkan barisan menyikapi kebakaran yang melanda kawasan hutan lindung Gunung Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Tak hanya memastikan api terkendali, kepolisian kini fokus mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan areal sekitar 18 hektare.

Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polres Soppeng turun langsung ke lokasi, Sabtu (29/8/2026), untuk mengecek kondisi kawasan sekaligus melakukan langkah awal penyelidikan.

Sebelum bergerak ke lokasi, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Soppeng, Sharani, S.IP. Koordinasi dilakukan untuk menyatukan langkah penanganan dan memastikan perkembangan situasi terkini.

Peninjauan dipimpin Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Rahman, S.Pd., didampingi Kasat Intelkam AKP Ahmad, Kapolsek Lalabata AKP Aseb Sibli, Kasat Reskrim IPTU Firman, S.H., M.H., personel Satgas Karhutla serta Tim Pengendalian Kebakaran Hutan UPTD KPH Walanae.

Dari hasil pengecekan, kebakaran terjadi sejak Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Lokasi berada di kawasan hutan lindung pada titik koordinat S 04°21′25,2″ dan E 119°51′41,9″, dengan luas areal terdampak diperkirakan mencapai 18 hektare.

Polisi memberi perhatian khusus lantaran titik kebakaran hanya berjarak sekitar 200 meter dari lahan atau kebun masyarakat.

Kondisi tersebut membuat pengawasan diperketat untuk mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke lahan warga.

Asal Api Mulai Ditelusuri

Di balik upaya pengamanan kawasan, Sat Reskrim Polres Soppeng mulai mengumpulkan informasi untuk mengungkap bagaimana kebakaran tersebut bermula.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian dimintai keterangan. Salah satunya Ketua RT Lingkungan Bila, Kelurahan Bila, Warda, yang memiliki lahan berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Petugas juga melakukan identifikasi di sekitar lokasi guna mencari petunjuk mengenai titik awal api, arah penyebaran kebakaran hingga aktivitas yang berlangsung sebelum api muncul.

Namun, hingga saat ini polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam maupun adanya aktivitas manusia.

Kapolres: Penanganan Tak Berhenti pada Pemadaman

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan penanganan Karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Pemadaman dan pencegahan dinilai penting, namun penyebab kebakaran juga harus diungkap berdasarkan fakta.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menjadi sumber api, khususnya pembakaran hutan maupun lahan. Pencegahan jauh lebih penting, karena satu sumber api yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak yang luas,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, sinergitas antara kepolisian, BPBD, KPH Walanae, pemerintah setempat dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Polres Soppeng memastikan pemantauan kawasan terus dilakukan. Selain mengantisipasi bara atau titik api baru, langkah tersebut sekaligus untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan maupun lahan masyarakat.

Api boleh dipadamkan, tetapi penyebabnya belum selesai. Polisi kini merapatkan barisan untuk mengungkap dari mana api Gunung Sewo bermula.

(Taggi)

Maulid di Masjid Agung Darussalam, Wakapolres Soppeng Bawa Pesan Kebersamaan dan Kamtibmas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Jajaran Polres Soppeng menunjukkan komitmennya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kehadiran dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Sabtu (29/8/2026).

Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos., hadir mewakili Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Kehadirannya didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng.

Peringatan Maulid ini digelar melalui kerja sama Pengurus dan Majelis Ta’lim Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng dan Baznas Kabupaten Soppeng. Jamaah dan masyarakat tampak mengikuti kegiatan dalam suasana khidmat.

Bagi jajaran kepolisian, kehadiran dalam kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Maulid Nabi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW juga menjadi nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, mulai dari sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama hingga menjaga persatuan dan kebersamaan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menilai hubungan yang dekat antara Polri dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tidak cukup hanya mengandalkan tindakan kepolisian. Dukungan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

Karena itu, komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai elemen masyarakat terus diperkuat.

“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri. Dengan komunikasi dan kebersamaan yang terjalin baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dicegah dan diselesaikan bersama,” pesan Kapolres.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng berlangsung aman, tertib dan lancar hingga kegiatan berakhir.

Kehadiran jajaran Polres Soppeng di tengah masyarakat diharapkan menjadi bagian dari penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Soppeng.

(Taggi)

Jumat, 28 Agustus 2026

Maulid di Pattojo Jadi Momentum, Kapolsek Liliriaja Ingatkan Warga Soal Bahaya Kebakaran


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 Masehi di Masjid Raudhatul Muttaqin Dabbare, Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Jumat (28/8/2026), tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi warga.

Kapolsek Liliriaja AKP Mahmuddin, A.Md., S.Sos., memanfaatkan momentum tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah musim kemarau.

Mahmuddin secara khusus meminta warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menjalar dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.

Pesan itu disampaikan Mahmuddin setelah mengikuti rangkaian Maulid Nabi yang mengusung tema “Rajut Silaturahmi, Tebar Kepedulian, Tingkatkan Kebersamaan.”

Ia juga memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang memimpin Polsek Liliriaja. Sebelumnya, Mahmuddin pernah menjabat sebagai Kapolsek Lalabata dan Kasat Intelkam Polres Soppeng.

Dalam penyampaiannya, Mahmuddin menegaskan bahwa pencegahan kebakaran bukan semata-mata tugas aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Selain larangan membakar lahan, warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lokasi yang terdapat rumput kering, semak maupun material yang mudah terbakar.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” menjadi salah satu penekanan Kapolsek Liliriaja kepada masyarakat.

Mahmuddin juga meminta warga tidak menunggu api membesar untuk bertindak. Jika menemukan adanya titik api atau kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat maupun pihak berwenang agar dapat ditangani secepat mungkin.

Menurutnya, laporan yang cepat dapat menjadi langkah awal untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.

Peringatan tersebut dinilai penting mengingat sejumlah wilayah di Soppeng dalam beberapa waktu terakhir menghadapi ancaman kebakaran lahan akibat kondisi cuaca yang kering.

Sementara itu, hikmah Maulid disampaikan Al Ustadz Sudarmin Pattola Palallo, S.Pd.I. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim dan jamaah Masjid Raudhatul Muttaqin Dabbare.

Turut hadir Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi, S.Sos., MM., Danramil 1423-04/Liliriaja, Kepala KUA Kecamatan Liliriaja Ahlidin, S.Ag., M.A., Kepala Desa Pattojo, Ketua BPD Desa Pattojo bersama anggota, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim se-Desa Pattojo serta jamaah Masjid Raudhatul Muttaqin Dabbare.

(Taggi)

Kamis, 06 Agustus 2026

DPD PJI Sulsel Soroti Dugaan Larangan Peliputan oleh Oknum Polisi, Minta Kapolrestabes Makassar Lakukan


Makassar, Teropongsulawesi.com, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan menyoroti dugaan tindakan yang dinilai tidak profesional oleh seorang oknum anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar terhadap seorang jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong 77, Kecamatan Makassar, tepatnya di samping Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar. Saat itu, Tim Khusus (Timsus III) Satres Narkoba Polrestabes Makassar tengah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Di lokasi kejadian, jurnalis Gemanews.id yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Polo, mengaku dilarang mengambil gambar oleh salah seorang anggota kepolisian yang berada di lokasi.

Selain larangan tersebut, Akbar juga menilai oknum anggota polisi itu menunjukkan sikap yang terkesan arogan dengan menunjuk ke arahnya ketika proses peliputan sedang berlangsung.

Menanggapi insiden tersebut, Humas DPD PJI Sulawesi Selatan, Dzoel SB, meminta Kapolrestabes Makassar beserta Kasat Narkoba Polrestabes Makassar untuk segera melakukan evaluasi terhadap anggotanya. Menurutnya, apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap kode etik maupun prosedur pelaksanaan tugas, maka tindakan tegas perlu diberikan.

"Kami meminta Kapolrestabes Makassar dan Kasat Narkoba melakukan evaluasi serta memberikan sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran etik. Anggota Polri perlu terus dibina agar memahami etika dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk menghormati tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang," ujar Dzoel SB.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan bagian dari prinsip negara hukum yang telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 4 ayat (1) menyebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Sementara Pasal 18 ayat (1) mengatur adanya sanksi pidana bagi setiap orang yang secara melawan hukum menghambat atau menghalangi pelaksanaan kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3).

"Jangan karena merasa sebagai anggota kepolisian kemudian bersikap arogan terhadap jurnalis, apalagi yang bersangkutan sedang menjalankan tugas peliputan untuk kepentingan publik. Sinergi antara Polri dan insan pers harus dibangun atas dasar saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing," tegasnya.

DPD PJI Sulawesi Selatan berharap pimpinan Polrestabes Makassar memberikan perhatian serius terhadap dugaan insiden tersebut agar tidak mencederai hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polrestabes Makassar maupun Satres Narkoba Polrestabes Makassar terkait dugaan insiden tersebut.

Redaksi menegaskan bahwa informasi dalam berita ini bersumber dari keterangan DPD PJI Sulawesi Selatan. Demi memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan, redaksi membuka ruang hak jawab serta klarifikasi dari pihak Polrestabes Makassar maupun Satres Narkoba Polrestabes Makassar apabila ingin memberikan tanggapan atau penjelasan resmi.(**)

Kapolres Baru Temui Bupati Soppeng, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan dan Stabilitas Daerah


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Langkah awal membangun sinergi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus dilakukan Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Setelah bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, kini Kapolres baru tersebut menemui Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut dimanfaatkan kedua pimpinan untuk memperkuat koordinasi serta membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengawal jalannya program pembangunan di Kabupaten Soppeng.

Bupati Suwardi Haseng menegaskan, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan modal penting dalam menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun investasi.

"Sinergi yang baik tentu akan mendukung kelancaran program-program pembangunan di daerah. Di sisi lain, koordinasi yang kuat juga penting untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Soppeng agar tetap aman dan kondusif," ujar Suwardi Haseng.

Sementara itu, AKBP Hari Budiyanto menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng dan seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas daerah.

Silaturahmi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa hubungan antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Polres Soppeng akan terus diperkuat. Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan, kedua institusi diharapkan mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Polres Soppeng demi mewujudkan Kabupaten Soppeng yang aman, maju, dan sejahtera.

(Silviana) 

Kamis, 23 Juli 2026

Heboh Dugaan Oknum Polisi di Gowa, Kasat Resnarkoba Buka Suara: Jika Terbukti, Sanksi Tegas Menanti


Gowa, Teropongsulawesi.com, Sorotan publik terhadap dugaan tindakan yang melibatkan oknum anggota Satresnarkoba Polresta Gowa mendapat respons langsung dari Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polresta Gowa, Kompol Ismail, S.H., M.M. Ia memastikan institusinya tidak akan menutup mata terhadap setiap laporan masyarakat yang masuk.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya selebaran aksi Front Aktivis Kerakyatan (FAKTA) Sulawesi Selatan yang mendesak Sipropam dan Siwas Polresta Gowa mengusut dugaan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan dua oknum anggota Satresnarkoba terhadap seorang warga sipil.

Kompol Ismail menegaskan, seluruh laporan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri. Menurutnya, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, anggota yang bersangkutan akan dikenai sanksi sesuai aturan.

"Kami akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait insiden tersebut. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, tentu akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku," tegas Kompol Ismail. Kamis (23/7/2026). 

Ia juga meluruskan anggapan bahwa perdamaian antara pihak-pihak yang berselisih dapat menghentikan proses pemeriksaan internal. Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghapus kewajiban institusi Polri untuk menegakkan disiplin dan kode etik terhadap anggotanya apabila terbukti melakukan pelanggaran.

"Penegakan disiplin merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas. Karena itu, proses internal tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Kompol Ismail memastikan setiap informasi dan pengaduan masyarakat akan diperiksa secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar ketentuan maupun kode etik profesi Polri.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk memberikan ruang kepada penyidik dan fungsi pengawasan internal agar proses klarifikasi dapat berjalan secara menyeluruh sehingga hasilnya benar-benar didasarkan pada fakta hukum.

Sebelumnya, FAKTA Sulawesi Selatan dalam selebaran aksinya meminta Sipropam dan Siwas Polresta Gowa mengusut tuntas dugaan tindakan kekerasan tersebut. Organisasi itu juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap pimpinan Satresnarkoba apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pengawasan personel.

Kompol Ismail menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan setiap laporan diproses secara profesional, transparan, dan akuntabel tanpa pandang bulu.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red)

Rabu, 01 Juli 2026

Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati dan Wabup Soppeng Tegaskan Dukungan untuk Polri


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., bersama Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus mendukung dan memperkuat sinergi dengan Polri. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran keduanya dalam Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Rabu (1/7/2026).

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati menjadi simbol eratnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai fondasi penting bagi kelancaran pembangunan, pelayanan publik, serta aktivitas masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 merupakan puncak rangkaian peringatan yang sebelumnya diawali dengan upacara dan parade di Lapangan Kantor Bupati Soppeng. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan dihadiri Ketua DPRD Soppeng, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, purnawirawan Polri, Bhayangkari Cabang Soppeng, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Praditya, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel Polri menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Soppeng merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Soppeng, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.

"Keamanan yang kita rasakan hari ini bukanlah hasil kerja satu institusi semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi semua pihak yang terus terjalin dengan baik," ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, dan masyarakat atas dukungan yang terus diberikan kepada Polri. Menurutnya, Polres Soppeng akan terus mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat sesuai semangat Polri Presisi.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menegaskan dukungannya terhadap berbagai upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Sinergi yang terus terjalin diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan syukuran dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

(Silviana)

Sabtu, 09 Mei 2026

Satlantas Soppeng dan Mahasiswa Turun Langsung Edukasi Warga, Ini Pesan Pentingnya

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng. Kali ini, edukasi langsung menyasar warga Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WITA.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna tersebut menjadi bagian dari program sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) sekaligus pengenalan layanan Call Center 110 Polri kepada masyarakat.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga menggandeng mahasiswa Universitas Lamappapoleonro sebagai bentuk sinergi edukatif antara aparat penegak hukum dan kalangan akademisi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Sejak kegiatan dimulai, warga terlihat antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Mereka tampak serius mendengarkan berbagai materi yang disampaikan petugas Satlantas terkait pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan pemahaman mengenai penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang kini mulai diterapkan untuk meningkatkan disiplin pengendara.

Masyarakat dijelaskan bahwa pelanggaran lalu lintas saat ini dapat terekam secara otomatis melalui perangkat elektronik dan kamera pemantau. Oleh karena itu, seluruh pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta lebih berhati-hati saat berkendara.

Selain membahas aturan lalu lintas, sosialisasi juga diisi dengan pengenalan layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh.

Petugas menjelaskan bahwa layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi darurat maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian secara cepat.

Mulai dari kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas, bencana alam, gangguan keamanan, hingga situasi mendesak lainnya, seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui layanan tersebut.

Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Soppeng, AIPTU H. Mahmuddin Arsyad, bersama personel Satlantas lainnya, yakni AIPDA Armin Arfah dan BRIPDA Anugrah Saputra.

Kehadiran personel kepolisian bersama mahasiswa di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga setempat. Banyak warga menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan edukasi secara langsung dan mudah dipahami.

Masyarakat juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin agar kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat, khususnya di lingkungan pemukiman dan kalangan generasi muda.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, tetapi memerlukan dukungan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pendekatan preventif dan edukatif akan terus dikedepankan oleh Polres Soppeng guna menekan angka pelanggaran lalu lintas maupun fatalitas kecelakaan di wilayah Kabupaten Soppeng.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas serta tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara Polri, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Soppeng.

(Silviana)

Kamis, 30 April 2026

Polres Soppeng Gelar Apel Pimpinan, Tegaskan Kesiapsiagaan Pengamanan May Day 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, jajaran Polres Soppeng menggelar apel pimpinan di Lapangan Apel Mako Polres Soppeng pada Jumat pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis kepolisian dalam memastikan kesiapan personel menghadapi dinamika peringatan May Day, yang di sejumlah daerah kerap diwarnai dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya terkait aksi unjuk rasa yang lazim terjadi pada momentum Hari Buruh.

Dalam penyampaiannya, Kapolres mengungkapkan bahwa peringatan May Day di berbagai kota besar saat ini tidak hanya diwarnai dengan aksi demonstrasi.

Seiring perkembangan zaman, berbagai elemen buruh mulai mengemas peringatan tersebut melalui kegiatan yang lebih positif dan konstruktif, seperti May Day Fiesta, aksi sosial, hingga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat.

Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan strategi efektif dalam menyalurkan aspirasi tanpa memicu konflik, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia pun berharap pola-pola kegiatan positif tersebut dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan suasana yang kondusif di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh personel diharapkan mampu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Pendekatan persuasif, kata dia, menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap terkendali serta menghindari potensi eskalasi di lapangan.

“Pengawalan harus dilakukan secara humanis, dengan komunikasi yang baik dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Selain itu, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya Satuan Intelkam Polres Soppeng, yang dinilai telah menjalankan fungsi deteksi dini dengan optimal.

Upaya tersebut dinilai sangat penting dalam memetakan potensi kerawanan sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih awal.

Ia menilai, keberhasilan menjaga situasi keamanan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antar satuan serta kesigapan personel dalam merespons setiap perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat soliditas dan sinergitas, serta senantiasa memanjatkan doa agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, dan kondusif selama momentum peringatan Hari Buruh berlangsung.

Dengan kesiapan yang matang dan pendekatan yang humanis, Polres Soppeng optimistis peringatan May Day 2026 di wilayahnya dapat berjalan dengan aman serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.

(Silviana)

Minggu, 26 April 2026

Kapolsek Donri-Donri Iptu Amat Yani Pimpin Upacara, Ingatkan Bahaya Perilaku Negatif



Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menanamkan nilai kedisiplinan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini, Kapolsek Donri-Donri IPTU Amat Yani, S.IP bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan upacara bendera rutin di SMPN 1 Donri-Donri, Dusun Amessangeng, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Senin (27/04/2026) pukul 07.00 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Kepala Sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Donri-Donri.

Dalam pelaksanaan upacara, Kapolsek Donri-Donri turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Pising Bripka Muh. Qadri yang juga berperan aktif dalam mendukung pembinaan kepada para pelajar.

Dalam amanatnya, IPTU Amat Yani menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah sebagai pondasi utama terciptanya proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Ia mengajak para siswa untuk menanamkan disiplin sejak dini, menghormati guru, serta mematuhi tata tertib sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti perundungan (bullying), tawuran pelajar, penyalahgunaan media sosial, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan positif bagi siswa untuk mengembangkan potensi serta meraih cita-cita.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Kalian harus disiplin dalam belajar, menjaga sikap, serta menjauhi pergaulan yang dapat menjerumuskan ke hal-hal negatif.

"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar IPTU Amat Yani di hadapan peserta upacara.

Ia juga mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah dengan saling menghargai, menjaga persatuan, serta segera melaporkan kepada guru apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Menurutnya, kesadaran kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk para pelajar.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan.

Ia menilai bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang sadar hukum dan berkarakter.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda.

"Melalui edukasi sejak dini, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan di lingkungannya,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar sebagai bagian dari upaya preventif dalam mencegah kenakalan remaja serta pengaruh negatif yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

Menurutnya, sinergi antara pihak kepolisian dan sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Kepala SMPN 1 Donri-Donri menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Donri-Donri yang telah memberikan motivasi dan pembinaan kepada siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat karakter disiplin serta kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Setelah kegiatan selesai, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolsek Donri-Donri, pihak sekolah, dewan guru, serta para siswa sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat semakin memahami pentingnya disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(Red)

Geger! Polisi Turun Langsung ke Desa Pattojo Malam Hari, Mahasiswa KKN Ikut Bergerak, Warga Antusias Dengar Fakta Mengerikan Bahaya Narkoba


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana malam di Lamogo, Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, mendadak berbeda pada Minggu (26/4/2026). Warga yang biasanya beraktivitas santai selepas Isya, kali ini berkumpul dalam satu kegiatan penting yang menyita perhatian. Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar penyuluhan bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang yang berlangsung mulai pukul 20.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak awal acara, warga tampak memenuhi lokasi penyuluhan untuk mendengarkan pemaparan mengenai ancaman narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda di pedesaan.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Berprestasi Tanpa Narkoba”, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, SE., MM, yang hadir sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda secara perlahan.

Menurutnya, dampak narkoba terhadap kesehatan sangat serius. Pengguna dapat mengalami kerusakan fungsi otak, penurunan kemampuan berpikir, gangguan daya ingat, hingga kerusakan organ vital. Bahkan, dalam jangka panjang, penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan ketergantungan berat yang sulit disembuhkan serta berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Tak hanya itu, dampak psikologis juga menjadi perhatian utama. Pengguna narkoba umumnya mengalami perubahan perilaku, emosi tidak stabil, serta kehilangan kontrol diri. Kondisi tersebut kerap memicu konflik sosial, tindakan kriminal, hingga putusnya masa depan generasi muda yang seharusnya produktif.

Dalam penyuluhan tersebut juga dijelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga lingkungan sosial. Pengguna cenderung mengalami penurunan tanggung jawab, putus sekolah, kehilangan pekerjaan, serta merusak hubungan keluarga. Bahkan dalam banyak kasus, narkoba menjadi pintu masuk terhadap tindakan kriminal lainnya.

Mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut berperan aktif membantu jalannya penyuluhan. Mulai dari koordinasi peserta, pengaturan tempat, hingga mendukung sesi diskusi interaktif antara pemateri dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi kepada generasi muda.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa seluruh ajaran agama melarang penggunaan narkoba karena dampaknya yang merusak diri sendiri dan lingkungan sekitar. Pendekatan moral dan keagamaan pun dinilai penting sebagai benteng awal dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

AKP Heriyadi Nur mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja. Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan kelompok paling rentan terhadap pengaruh narkoba, terutama akibat faktor lingkungan, pergaulan bebas, serta kurangnya pemahaman tentang dampak buruk narkototika.

“Kami terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami bahaya narkoba. Ini juga menjadi langkah preventif untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika,” ujarnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa KKN menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menolak narkoba.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum saja. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar pencegahan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, warga terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sejumlah peserta bahkan mengajukan pertanyaan terkait ciri-ciri pengguna narkoba, cara pencegahan di lingkungan keluarga, hingga langkah yang harus dilakukan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala agar kesadaran akan bahaya narkoba semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda desa.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Warga Desa Pattojo pun memberikan respon positif serta berharap sinergi antara kepolisian dan mahasiswa dapat terus berlanjut dalam kegiatan edukatif lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Generasi muda pun diharapkan lebih fokus mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa.

(Silviana)

Selasa, 21 April 2026

Lima Personel Brimob Gowes dari Gowa ke Makassar, Aksi AKBP Nur Ichsan Ini Jadi Sorotan Pagi Hari


Makassar, Teropongsulawesi.com,– Pemandangan tak biasa terlihat di Jembatan Kembar Gowa, Selasa pagi (21/4/2026). Saat aktivitas lalu lintas belum sepenuhnya ramai, lima personel berseragam training tampak mengayuh sepeda menuju Kota Makassar. Di barisan terdepan, terlihat Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., memimpin langsung perjalanan tersebut.

Aksi sederhana ini langsung menarik perhatian. Bukan hanya karena dilakukan oleh seorang pejabat kepolisian, tetapi juga karena jarak yang ditempuh tidaklah dekat.

Dari wilayah Gowa menuju Markas Komando Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan di Makassar, rombongan ini menempuh kurang lebih 11 kilometer hanya dengan sepeda.

Yang lebih menarik, kegiatan ini bukan sekali dua kali dilakukan. AKBP Nur Ichsan diketahui telah konsisten menjalankan rutinitas “bike to work” setiap Selasa dan Jumat. Awalnya hanya dilakukan berdua, namun kini jumlahnya bertambah menjadi lima orang. Sebuah perkembangan kecil yang menunjukkan pengaruh keteladanan mulai menyebar di lingkungan personel.

Tepat pukul 06.00 WITA, rombongan memulai perjalanan. Dengan tempo santai namun terukur, mereka mengayuh sepeda sambil mengejar waktu agar tetap tiba sebelum apel pagi dimulai. Tidak ada pengawalan khusus, tidak ada protokoler berlebihan. Hanya semangat kebersamaan dan komitmen untuk memulai hari dengan cara berbeda.

Menurut AKBP Nur Ichsan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan efisiensi bahan bakar minyak sekaligus upaya menjaga kebugaran tubuh di tengah kesibukan tugas kepolisian yang padat.

“Ini bagian dari komitmen kami mendukung kebijakan pemerintah terkait efisiensi BBM. Kalau bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bersepeda ke kantor bukan hanya sekadar olahraga pagi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan serta ajakan hidup sehat bagi personel lainnya. Dengan bersepeda, penggunaan kendaraan bermotor dapat dikurangi, sekaligus meningkatkan stamina sebelum menjalankan tugas.

Perubahan kecil mulai terlihat. Jika sebelumnya hanya dua personel yang ikut, kini bertambah menjadi lima. Tanpa instruksi resmi, tanpa kewajiban, keteladanan itu perlahan menggerakkan anggota lain untuk ikut serta.

“Selain menghemat bahan bakar, bersepeda juga membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Ini sederhana, tapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten,” tambahnya.

Sepanjang perjalanan, lima sepeda itu melaju menyusuri jalan yang mulai dipadati kendaraan. Namun semangat mereka tidak surut. Justru kehadiran rombongan kecil ini menjadi pemandangan inspiratif di tengah rutinitas pagi masyarakat.

Aksi tersebut juga menunjukkan gaya kepemimpinan yang mengedepankan contoh nyata. Bagi AKBP Nur Ichsan, menjadi pemimpin tidak cukup hanya memberi arahan, tetapi juga harus menunjukkan langsung langkah perubahan, meski dimulai dari hal sederhana seperti bersepeda ke kantor.

Kini, kebiasaan gowes dari Gowa ke Makassar itu bukan lagi sekadar rutinitas pribadi. Ia telah berubah menjadi simbol disiplin, efisiensi, dan kepedulian lingkungan. Dan di setiap kayuhan pedalnya, terselip pesan kuat: perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.

Lima sepeda pagi itu pun melaju dengan satu tujuan yang sama—bukan hanya menuju kantor, tetapi juga membawa inspirasi bagi banyak orang. (*)

Silaturahmi Pelatih Ranting Khusus Batalyon C dengan Kabag Ops Brimob Polda Sulsel, Sinyal Kuat Lahirnya Generasi Prestasi Baru


Bone, Teropongsulawesi.com, Pertemuan hangat namun sarat makna terjadi antara Pelatih Ranting Khusus Batalyon C, Muldiyana, M.Pd., dengan Kabag Ops Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si. Selasa (21/4/2026). 

Silaturahmi ini bukan sekadar temu biasa, tetapi menjadi sinyal kuat penguatan pondasi pembinaan menuju prestasi berkelanjutan bagi Ranting Khusus Sulawesi Selatan.

Dalam suasana penuh keakraban, keduanya terlihat berdiskusi intens terkait arah pengembangan organisasi dan pembinaan atlet muda.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas komitmen untuk membangun sinergi yang lebih solid antara pelatih, pengurus, dan pembina demi melahirkan generasi unggul dari lingkungan Brimob.

Muldiyana menyampaikan bahwa semangat berbenah dan beraksi lebih baik harus terus dijaga agar pondasi yang telah dibangun tidak terputus oleh waktu.

Ia menilai, keberlanjutan pembinaan merupakan kunci utama dalam mencetak atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.

AKBP Nur Ichsan sendiri dikenal sebagai sosok yang pernah merintis Ranting Khusus Batalyon C Pelopor Bone pada masa jabatannya.

Dari proses pembinaan yang dilakukan saat itu, lahir sejumlah atlet remaja Brimob yang sukses menorehkan prestasi membanggakan, bahkan mampu membawa pulang gelar Juara Umum 2 dalam ajang kompetisi.

Fakta tersebut menjadi alasan kuat mengapa pertemuan ini dianggap strategis. Pengalaman dan rekam jejak pembinaan yang dimiliki AKBP Nur Ichsan dinilai mampu memperkuat arah pengembangan organisasi secara lebih terstruktur, sistematis, dan berdaya saing.

Tak hanya itu, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi untuk mendorong pembinaan atlet muda secara berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga menciptakan sistem pembinaan berjenjang yang mampu melahirkan regenerasi atlet secara konsisten.

Kehadiran AKBP Nur Ichsan yang digadang-gadang menjadi salah satu figur penting dalam kepengurusan cabang ranting khusus Sulsel membawa harapan baru.

Dukungan dan pengalamannya diyakini mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus menjaga marwah organisasi tetap tinggi.

Dengan semangat kebersamaan yang kuat, kolaborasi antara pelatih dan pembina ini diyakini akan menjadi motor penggerak lahirnya prestasi-prestasi baru.

Sinergi yang terbangun juga diharapkan mampu memperluas ruang pembinaan, memperkuat mental atlet, serta meningkatkan daya saing di berbagai ajang.

Langkah awal ini menjadi penanda bahwa Ranting Khusus Batalyon C tidak hanya fokus pada pembinaan internal, tetapi juga membangun visi jangka panjang menuju organisasi yang lebih profesional, solid, dan berprestasi.

Jika sinergi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Ranting Khusus Batalyon C Sulawesi Selatan kembali mencetak atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Pertemuan sederhana ini pun berubah menjadi momentum besar menuju prestasi berkelanjutan.

(Red)

Senin, 20 April 2026

Personil Polres Soppeng Datangi Aktivitas Warga di Lemba, Pesan Keamanan Langsung Disampaikan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Aktivitas warga di kawasan padat Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin pagi (20/4/2026), mendadak jadi sorotan.

Sejumlah personel kepolisian terlihat turun langsung ke jalan, menyapa warga satu per satu, dan memberikan imbauan penting terkait keamanan lingkungan.

Kehadiran aparat ini sontak menarik perhatian masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar Jalan Pemuda dan Jalan Kalino.

Bukan razia, bukan pula penindakan. Kehadiran polisi tersebut merupakan langkah preventif yang dilakukan jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Meski begitu, kehadiran aparat di tengah keramaian membuat banyak warga penasaran dan menghentikan aktivitas mereka untuk mendengarkan langsung imbauan yang disampaikan.

Sejak pukul 09.00 WITA, personel kepolisian mulai menyusuri area pertokoan, jalur transportasi warga, hingga titik berkumpul masyarakat.

Mereka berdialog santai dengan pendekatan humanis, sekaligus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi kapan saja.

Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran KBO Sat Binmas, Kaur Mintu, para Kanit, serta staf.

Dalam interaksi tersebut, petugas menyampaikan sejumlah pesan penting, mulai dari kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor, penipuan, penyebaran informasi hoaks, hingga potensi konflik sosial akibat kesalahpahaman.

Warga yang sedang berbelanja, bekerja, maupun melintas tampak antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan. Beberapa di antaranya bahkan langsung berdiskusi dengan petugas mengenai kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.

Pendekatan komunikasi dua arah ini dinilai efektif karena masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan dan masukan.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keamanan kendaraan saat diparkir, memastikan rumah dalam kondisi terkunci saat ditinggalkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Jam-jam rawan juga menjadi perhatian khusus dalam imbauan tersebut.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar salah satu personel kepada warga.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan seperti ronda malam kembali ditekankan sebagai langkah pencegahan dini.

Petugas juga mengajak masyarakat untuk aktif berkomunikasi antarwarga guna mencegah munculnya gangguan kamtibmas yang tidak diinginkan.

Dalam kesempatan tersebut, Sat Binmas turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat.

Layanan ini dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian darurat, termasuk tindak kriminal dan gangguan keamanan lainnya.

Petugas menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui nomor tersebut akan langsung diteruskan kepada personel kepolisian terdekat.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan hal mencurigakan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menyampaikan bahwa kegiatan himbauan kamtibmas merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Dengan turun langsung ke lapangan, polisi dapat mengetahui kondisi nyata sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan akan terus ditingkatkan di berbagai wilayah, baik di pusat kota maupun kawasan pemukiman. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan tetap terjaga secara menyeluruh.

Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang positif. Warga mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran aparat kepolisian yang memberikan edukasi langsung.

Selain itu, imbauan yang disampaikan dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Beberapa warga bahkan berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin. Mereka menilai komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat dapat mempererat hubungan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Melalui langkah preventif ini, Polres Soppeng berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Soppeng tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak.

(Silviana)

Minggu, 19 April 2026

Sat Binmas Polres Soppeng Gelar Latihan Rutin Krida Tibmas Saka Bhayangkara, Tingkatkan Kesiapsiagaan Generasi Muda


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng melaksanakan kegiatan latihan rutin Krida Tindakan Masyarakat (Tibmas) bagi anggota Pramuka Saka Bhayangkara, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, dan dilanjutkan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng, Jalan Pengayoman, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai.

Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anggota Saka Bhayangkara dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Para peserta mendapatkan materi Krida Tibmas yang dibawakan langsung oleh Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si selaku Ketua Harian Saka Bhayangkara.

Dalam penyampaiannya, IPTU Andri Hermansyah memberikan pemahaman sekaligus praktik terkait berbagai teknik dasar dalam menjaga keamanan lingkungan.

Salah satu materi yang diberikan yakni simulasi Tek-Tek Kamling, termasuk penggunaan kentongan beserta sandi ketukan sebagai alat komunikasi tradisional di pos ronda.

Para peserta dilatih memahami kode-kode ketukan yang menandakan kondisi aman, patroli rutin, kejadian pencurian, hingga tanda bahaya kebakaran.

Tidak hanya itu, anggota Saka Bhayangkara juga mendapatkan pelatihan bela diri menggunakan tongkat T. Latihan ini difokuskan pada teknik dasar pertahanan diri serta pengamanan dalam situasi tertentu.

Peserta diajarkan bagaimana menggunakan tongkat secara efektif, baik sebagai alat perlindungan diri maupun dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Selain materi praktik lapangan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata cara penanganan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat.

Materi ini meliputi langkah-langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi konflik, prosedur pelaporan kepada pihak kepolisian, serta pendekatan penyelesaian masalah melalui jalur musyawarah.

Pembekalan ini diharapkan mampu membentuk anggota Saka Bhayangkara menjadi generasi muda yang tidak hanya sigap, tetapi juga bijak dalam menyikapi persoalan sosial.

Usai pelaksanaan Krida Tibmas, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi Krida P2BA (Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Alam) yang dilaksanakan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.

Dalam sesi ini, tim Damkar memberikan edukasi terkait potensi bencana, teknik penanganan awal kebakaran, serta pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.

Para peserta juga diperkenalkan dengan peralatan pemadam kebakaran dan simulasi penanganan situasi darurat.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berwawasan hukum, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, agar lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga kamtibmas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Melalui pelatihan yang berkesinambungan, diharapkan anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menegaskan bahwa latihan yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi lebih menekankan pada praktik langsung.

Hal tersebut dilakukan agar peserta memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Melalui latihan ini, kami berharap anggota Saka Bhayangkara memiliki keterampilan dasar dalam menjaga ketertiban masyarakat, mampu bertindak cepat dalam situasi tertentu, serta menjadi mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Para anggota Saka Bhayangkara terlihat aktif mengikuti setiap sesi latihan, baik saat simulasi kamling, praktik penggunaan tongkat T, maupun pelatihan penanggulangan bencana di Kantor Pemadam Kebakaran.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bhayangkara semakin siap menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun situasi darurat di lingkungan masyarakat.

Selain meningkatkan keterampilan, latihan ini juga mempererat sinergi antara Polri, Damkar, dan generasi muda dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan keselamatan bersama.

(Silviana)

Jumat, 17 April 2026

Jumat Pagi Mendadak Panas! Warga Bicara Blak-blakan di Depan Kapolres Soppeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana tak biasa terjadi di sebuah kafe di Kabupaten Soppeng, Jumat pagi (17/4/2026). Tempat yang biasanya jadi lokasi santai, mendadak dipenuhi warga yang ingin curhat langsung ke Kapolres!

Bertempat di Invinite Coffee, Jalan Tuju Wali-Wali, program Jumat Curhat yang digelar Polres Soppeng berubah jadi ajang terbuka penuh kejutan.

Warga datang bukan sekadar duduk santai, mereka membawa keluhan, harapan, bahkan unek-unek yang selama ini terpendam!

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K hadir langsung di tengah masyarakat, didampingi Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto serta jajaran pejabat daerah dan aparat lainnya.

Begitu sesi dialog dibuka, suasana langsung hidup. Warga bergantian angkat bicara tanpa sekat, tanpa formalitas.

“Ini kesempatan langka!” ujar salah satu warga yang tampak antusias menyampaikan keluhannya.

Meski dikemas santai di dalam kafe, diskusi yang terjadi jauh dari kata ringan. Berbagai persoalan di tengah masyarakat mencuat, mulai dari keamanan hingga pelayanan publik.

Kapolres pun angkat bicara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas.

“Kami ingin dengar langsung suara masyarakat. Ini jadi bahan evaluasi kami,” tegasnya.

Dalam momen tersebut, Kapolres juga mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan di lingkungannya.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” tambahnya dengan nada serius.

Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto turut menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat.

Pesan ini menjadi sorotan, menandakan kuatnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Inilah bagian yang paling menyita perhatian. Warga diberi ruang penuh untuk berbicara. Tak sedikit yang memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan hal-hal yang selama ini sulit disampaikan.

Suasana yang awalnya santai berubah jadi penuh makna, hangat, terbuka, dan jujur.

Jumat Curhat kini bukan hanya agenda rutin. Di Soppeng, program ini menjelma jadi jembatan komunikasi yang nyata antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WITA dalam kondisi aman dan lancar—namun pesan yang ditinggalkan jelas:
suara masyarakat kini benar-benar didengar.

(Silviana)

Senin, 06 April 2026

Tak Terduga! Petugas Sisir Lapas Watansoppeng Tengah Malam, Ini yang Ditemukan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana malam di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mendadak berubah tegang pada Senin (6/4/2026).

Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan petugas lembaga pemasyarakatan menggelar patroli besar yang berujung pada razia mendadak di Lapas Kelas II Watansoppeng.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA ini dipimpin langsung oleh IPDA Zainandar Zain, S.H., sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah kota, namun perhatian utama tertuju pada Lapas yang terletak di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, petugas gabungan langsung memasuki area lapas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di beberapa blok hunian warga binaan.

Suasana sempat menegang saat petugas menyisir satu per satu kamar tahanan. Warga binaan tampak kooperatif, meski tidak bisa menyembunyikan keterkejutan atas razia yang berlangsung tiba-tiba tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari tempat tidur, barang pribadi, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.

Razia ini menyasar sejumlah barang yang selama ini kerap menjadi sumber gangguan keamanan di dalam lapas, seperti Narkotika, Senjata tajam dan Handphone ilegal.

Barang-barang tersebut diketahui sering digunakan untuk mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam penjara.

Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkotika maupun handphone ilegal.

Meski target utama tidak ditemukan, petugas justru mengamankan sejumlah benda yang dinilai berpotensi membahayakan keamanan.

Di antaranya : Kaleng, Gelas kaca, Piring, Korek gas, Botol parfum dan Benda berbahan logam.

Benda-benda tersebut langsung disita karena berpotensi disalahgunakan menjadi alat yang membahayakan, baik bagi sesama warga binaan maupun petugas.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh warga binaan agar tidak mencoba melanggar aturan.

Pengawasan di dalam lapas dipastikan akan terus diperketat guna mencegah potensi gangguan keamanan di kemudian hari.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya menyasar lapas, tetapi juga merupakan respons atas keresahan masyarakat.

Keluhan warga terkait maraknya balap liar dan kendaraan yang meresahkan di jalanan menjadi perhatian serius aparat.

“Patroli ini akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Soppeng.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan tinggi seperti lembaga pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WITA. Meski sempat menciptakan suasana tegang, razia berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden berarti.

Kondisi di dalam lapas maupun di wilayah sekitar tetap terkendali.


Publishers : Silviana

Selasa, 17 Maret 2026

Pantau Pasar Lolloe, Polsek Lalabata Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadhan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Silviana)

Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Ungkap Kasus Empat Pelaku Pencurian yang Diamankan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.40 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K, didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H, serta Kasi Humas Polres Soppeng H. Husain, S.Sos., S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Soppeng, KBO Satreskrim Polres Soppeng, serta para rekan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian yang melibatkan tiga orang pelaku berinisial BR, LK, dan SH. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku BR dan LK melakukan pencurian dengan cara mengambil mesin pompa air milik korban yang disimpan di area persawahan.

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, hasil curian kemudian dijual kepada SH yang diketahui berperan sebagai penadah.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Soppeng, pelaku BR juga diketahui terlibat dalam beberapa aksi pencurian lainnya seperti pencurian handphone dan tabung gas di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkap Kapolres.

Selain kasus tersebut, polisi juga mengungkap kasus pencurian lainnya yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial Z Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil tegel milik korban sebanyak 115 dus tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tegel tersebut disimpan di dalam gudang tempat pelaku bekerja yang beralamat di Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada malam hari, kemudian tegel hasil curian tersebut dijual kembali di beberapa tempat. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada Minggu, 15 Februari 2026 di wilayah Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Adapun para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada waktu dan lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin pompa air merek Matari, tiga buah tabung gas, satu unit handphone merek Vivo warna merah, serta barang bukti lainnya yang masih dalam proses pengembangan dan pencarian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing, di antaranya Pasal 476 jo Pasal 21 ayat (1) huruf A dan huruf B KUHPidana, serta pasal lain yang terkait dengan tindak pidana pencurian dan penadahan.

Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam memberantas tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, baik yang terjadi di area persawahan maupun di lingkungan pemukiman warga.

“Melalui kegiatan press release ini, kami ingin menunjukkan transparansi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat terkait kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Soppeng,” ujarnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

(Silviana) 

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved