Polri -->

Senin, 06 April 2026

Tak Terduga! Petugas Sisir Lapas Watansoppeng Tengah Malam, Ini yang Ditemukan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana malam di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mendadak berubah tegang pada Senin (6/4/2026).

Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan petugas lembaga pemasyarakatan menggelar patroli besar yang berujung pada razia mendadak di Lapas Kelas II Watansoppeng.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA ini dipimpin langsung oleh IPDA Zainandar Zain, S.H., sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah kota, namun perhatian utama tertuju pada Lapas yang terletak di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, petugas gabungan langsung memasuki area lapas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di beberapa blok hunian warga binaan.

Suasana sempat menegang saat petugas menyisir satu per satu kamar tahanan. Warga binaan tampak kooperatif, meski tidak bisa menyembunyikan keterkejutan atas razia yang berlangsung tiba-tiba tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari tempat tidur, barang pribadi, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.

Razia ini menyasar sejumlah barang yang selama ini kerap menjadi sumber gangguan keamanan di dalam lapas, seperti Narkotika, Senjata tajam dan Handphone ilegal.

Barang-barang tersebut diketahui sering digunakan untuk mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam penjara.

Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkotika maupun handphone ilegal.

Meski target utama tidak ditemukan, petugas justru mengamankan sejumlah benda yang dinilai berpotensi membahayakan keamanan.

Di antaranya : Kaleng, Gelas kaca, Piring, Korek gas, Botol parfum dan Benda berbahan logam.

Benda-benda tersebut langsung disita karena berpotensi disalahgunakan menjadi alat yang membahayakan, baik bagi sesama warga binaan maupun petugas.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh warga binaan agar tidak mencoba melanggar aturan.

Pengawasan di dalam lapas dipastikan akan terus diperketat guna mencegah potensi gangguan keamanan di kemudian hari.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya menyasar lapas, tetapi juga merupakan respons atas keresahan masyarakat.

Keluhan warga terkait maraknya balap liar dan kendaraan yang meresahkan di jalanan menjadi perhatian serius aparat.

“Patroli ini akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Soppeng.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan tinggi seperti lembaga pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WITA. Meski sempat menciptakan suasana tegang, razia berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden berarti.

Kondisi di dalam lapas maupun di wilayah sekitar tetap terkendali.


Publishers : Silviana

Selasa, 17 Maret 2026

Pantau Pasar Lolloe, Polsek Lalabata Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadhan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Silviana)

Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Ungkap Kasus Empat Pelaku Pencurian yang Diamankan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.40 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K, didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H, serta Kasi Humas Polres Soppeng H. Husain, S.Sos., S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Soppeng, KBO Satreskrim Polres Soppeng, serta para rekan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian yang melibatkan tiga orang pelaku berinisial BR, LK, dan SH. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku BR dan LK melakukan pencurian dengan cara mengambil mesin pompa air milik korban yang disimpan di area persawahan.

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, hasil curian kemudian dijual kepada SH yang diketahui berperan sebagai penadah.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Soppeng, pelaku BR juga diketahui terlibat dalam beberapa aksi pencurian lainnya seperti pencurian handphone dan tabung gas di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkap Kapolres.

Selain kasus tersebut, polisi juga mengungkap kasus pencurian lainnya yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial Z Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil tegel milik korban sebanyak 115 dus tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tegel tersebut disimpan di dalam gudang tempat pelaku bekerja yang beralamat di Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada malam hari, kemudian tegel hasil curian tersebut dijual kembali di beberapa tempat. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada Minggu, 15 Februari 2026 di wilayah Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Adapun para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada waktu dan lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin pompa air merek Matari, tiga buah tabung gas, satu unit handphone merek Vivo warna merah, serta barang bukti lainnya yang masih dalam proses pengembangan dan pencarian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing, di antaranya Pasal 476 jo Pasal 21 ayat (1) huruf A dan huruf B KUHPidana, serta pasal lain yang terkait dengan tindak pidana pencurian dan penadahan.

Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam memberantas tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, baik yang terjadi di area persawahan maupun di lingkungan pemukiman warga.

“Melalui kegiatan press release ini, kami ingin menunjukkan transparansi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat terkait kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Soppeng,” ujarnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

(Silviana) 

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Polres Soppeng Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Paket THR


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mempererat sinergi dan silaturahmi dengan insan pers, Polres Soppeng menggelar buka puasa bersama dengan rekan jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Soppeng. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Tantya Sudhijarati Polres Soppeng dan dibuka langsung oleh AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. selaku Kapolres Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026. 

Kegiatan buka puasa bersama tersebut diinisiasi dan dilaksanakan oleh Seksi Humas Polres Soppeng sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan serta memperkuat komunikasi antara Polri dan insan pers.

Dalam sambutannya, AKBP Aditya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri, khususnya dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Kapolres mengatakan bahwa kehadiran insan pers sangat membantu kepolisian dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan program kepolisian kepada masyarakat secara positif dan edukatif.

“Rekan-rekan jurnalis merupakan mitra penting bagi Polri. Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin, khususnya dalam membantu menyampaikan informasi kegiatan Polres Soppeng kepada masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap sinergitas antara Polres Soppeng dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

“Semoga hubungan baik ini terus terjaga, sehingga kita bersama-sama dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan membangun kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Setelah melaksanakan buka puasa bersama, Kapolres Soppeng menyerahkan secara langsung paket THR kepada para jurnalis yang hadir sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.

Kapolres juga menyampaikan harapannya agar paket yang diberikan tersebut dapat berkenan bagi para jurnalis.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan dan apresiasi kami kepada rekan-rekan media. Semoga paket ini dapat berkenan dan menjadi berkah bagi kita semua,” tutup Kapolres.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polres Soppeng dan insan pers dalam menjaga kondusifitas wilayah.

(Silviana) 

Korban Banjir dan Longsor Gattareng Toa Terima Bantuan Sosial dari Polsek Marioriwawo


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Marioriwawo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Dusun Kessi, Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H bersama Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo serta didampingi personel Polsek Marioriwawo.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Gattareng Toa Irwansyah, aparat pemerintah setempat, personel Polsek Marioriwawo, serta masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan kegiatan penyaluran bantuan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, bulan suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat rasa empati serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Di bulan suci Ramadhan ini kita diajarkan untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolres.

Selain menyerahkan bantuan sosial, Kapolsek Marioriwawo juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Pasalnya, wilayah Desa Gattareng Toa dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan terjadi tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi bencana.

(Silviana)

Operasi Ketupat 2026 di Soppeng Resmi Dimulai, Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Soppeng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026.


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana S.I.K.,M.I.K. yang bertindak selaku pimpinan apel. Sementara itu, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Soppeng IPDA Perdana S.H., M.A.P bertindak sebagai pemimpin apel.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Soppeng, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Adapun peserta apel terdiri dari personel gabungan yang meliputi satu peleton personel Kodim 1423 Soppeng, personel gabungan staf Polres Soppeng, personel Polsek jajaran, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam, serta unsur dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.


Dalam amanatnya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Kapolres juga menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya mengatakan bahwa melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama mudik dan perayaan Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam mengamankan perayaan Idul Fitri. Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder akan bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Soppeng,” ujar Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.


“Kami mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.


Operasi Ketupat 2026, akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161 ribu personel gabungan secara nasional.


Di wilayah Kabupaten Soppeng, Polres Soppeng menyiapkan empat pos pengamanan, terdiri dari satu pos terpadu dan tiga pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni Pos Terpadu Kota Watansoppeng, Pos Pengamanan Takalala, Pos Pengamanan Cabenge, serta Pos Pengamanan Batu-batu.


Sebanyak 85 personel Polres Soppeng akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasi tersebut guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.


Seluruh rangkaian kegiatan apel gelar pasukan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 16.45 WITA.


Dengan adanya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Soppeng dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pembekalan Mahasiswa KKN Unipol, Kapolres Soppeng, Kasat Intelkam dan Kasi Humas Jadi Narasumber


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebanyak 356 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lamappapoleonro (Unipol) Tahun 2026 mengikuti kegiatan pembekalan yang digelar di Kampus Unipol, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan bagi mahasiswa sebelum mereka diterjunkan ke tengah masyarakat dalam program KKN yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo.

Program KKN Reguler Unipol tahun ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, yakni mulai 6 April hingga 7 Juni 2026. Sebelum terjun ke lokasi penempatan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan pembekalan yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Maret 2026.

Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai aspek penting yang akan mereka hadapi selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat, mulai dari pendekatan sosial, komunikasi dengan masyarakat, hingga peran mahasiswa dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.

Dalam materinya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan program akademik dari kampus, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu menjaga stabilitas sosial dan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kami berharap selama melaksanakan KKN, adik-adik mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan serta mampu menjadi cooling system yang menyejukkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan para mahasiswa agar selalu menjaga sikap, komunikasi, dan etika selama berada di tengah masyarakat. Hal tersebut dinilai sangat penting karena mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat yang memiliki latar belakang sosial dan budaya yang berbeda.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program KKN tidak hanya diukur dari seberapa banyak program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa dalam membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat setempat.

“Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Jaga sikap dan etika selama berada di desa lokasi KKN. Jika mahasiswa mampu berbaur dengan masyarakat, maka program yang dijalankan juga akan lebih mudah diterima,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Soppeng juga mengajak para mahasiswa untuk aktif bersinergi dengan aparat keamanan di tingkat desa maupun kelurahan, khususnya Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif selama pelaksanaan KKN.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Kapolres Soppeng turut didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad serta Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain.

Pada kesempatan itu, Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad juga memberikan arahan kepada para mahasiswa terkait pentingnya kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu membaca situasi sosial di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN. Dengan demikian, mahasiswa dapat menyesuaikan program kerja yang dilaksanakan agar lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial yang ada di masyarakat. Jalin komunikasi yang baik dengan aparat desa, tokoh masyarakat, maupun tokoh pemuda agar kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain memberikan materi terkait pentingnya menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya dapat memicu kesalahpahaman bahkan konflik di tengah masyarakat.

“Di era digital saat ini, informasi bisa menyebar dengan sangat cepat. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi contoh dalam menyampaikan informasi yang benar serta tidak mudah menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Soppeng juga turut mensosialisasikan layanan Call Center 110, yang merupakan layanan kepolisian bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian atau gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan cepat dari pihak kepolisian.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan segera.

Kegiatan pembekalan mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa peserta.

Para mahasiswa terlihat aktif mengikuti rangkaian kegiatan dan materi yang diberikan, karena pembekalan ini dinilai sangat penting sebagai bekal sebelum mereka terjun langsung melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para mahasiswa tidak hanya memahami tugas mereka sebagai peserta program akademik, tetapi juga mampu menjalankan peran sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan program KKN.

Dengan pembekalan yang matang, mahasiswa diharapkan dapat melaksanakan program KKN secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng maupun Kabupaten Wajo.

(Silviana) 

Sabtu, 07 Maret 2026

Polres Soppeng Optimalkan Keamanan Lingkungan Saat Ramadhan dengan Himbauan Malam Hari


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki malam ke-19 bulan suci Ramadhan, Sat Binmas Polres Soppeng kembali melakukan kegiatan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, sebagai bentuk upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah aktivitas ibadah puasa.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, usai pengamanan salat tarawih di sejumlah masjid setempat.

Kaurmintu Sat Binmas Polres Soppeng, Aiptu Burhan, S.Sos, bersama Kanit Kamsa Bripka Lukman, turun langsung ke masyarakat.

Mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Melalui himbauan ini, kami ingin masyarakat tetap tenang dan nyaman menjalankan ibadah puasa. Penting bagi kita semua untuk saling menghormati, menjaga sikap, dan menghindari kegiatan yang bisa mengganggu kekhusyukan,” jelas Aiptu Burhan.

Kegiatan himbauan ini sejalan dengan arahan Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Soppeng untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang beribadah,” ujarnya.

Selain himbauan lisan, personel Sat Binmas juga memberikan tips praktis bagi warga, termasuk mengawasi lingkungan sekitar, berkoordinasi dengan aparat setempat, dan memanfaatkan teknologi keamanan seperti kamera CCTV maupun aplikasi laporan gangguan keamanan.

Menurut Aiptu Burhan, langkah ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian untuk memastikan Ramadhan berlangsung aman dan kondusif.

“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat sangat penting. Dengan sinergi ini, kita berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, dan aktivitas ibadah bisa berjalan khusyuk tanpa gangguan,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi Sat Binmas Polres Soppeng dalam menjaga ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya keamanan lingkungan, khususnya pada bulan suci Ramadhan.

Masyarakat pun menyambut baik kehadiran polisi di malam hari. Sejumlah warga menyatakan merasa lebih aman dan nyaman saat menjalankan ibadah puasa.

Mereka juga mengapresiasi upaya pihak kepolisian yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dengan program seperti ini, Sat Binmas Polres Soppeng berharap keamanan dan ketertiban di Kabupaten Soppeng tetap terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

(Silviana) 

Senyum Warga Terima Tajil Gratis Polsek Lalabata, Warnai Sore Ramadhan 2026 1447 Hijriah di Soppeng

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polsek Lalabata bekerja sama dengan Bhayangkari Ranting Lalabata menggelar kegiatan sosial yang menyentuh hati warga. Kegiatan ini berupa pembagian ratusan paket takjil secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Lalabata, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (7/3/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Lalabata, Ny. Anggu Mahmuddin. Selain aparat kepolisian dan pengurus Bhayangkari, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi wanita turut hadir untuk memeriahkan momen berbagi ini.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Mahmuddin menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjalankan fungsi pengayoman, perlindungan, dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami berharap pembagian takjil ini dapat sedikit meringankan dahaga warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa, sekaligus mempererat hubungan emosional antara polisi, Bhayangkari, dan masyarakat Lalabata,” ujarnya.

Ratusan paket takjil yang terdiri dari kolak, air mineral, dan makanan ringan langsung disambut antusias warga. Senyum dan ucapan terima kasih mewarnai setiap penerima paket, menunjukkan hangatnya interaksi antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. 

Banyak warga mengaku senang bisa mendapatkan takjil gratis dan merasakan kedekatan dengan anggota Polri yang dikenal sebagai pengayom masyarakat.

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara personel Polsek dan pengurus Bhayangkari Ranting Lalabata. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat dan memperkuat ikatan sosial antaranggota kepolisian dan masyarakat.

Ny. Anggu Mahmuddin menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan program rutin Bhayangkari yang tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Selain berbagi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sosial dan memperkuat citra positif kepolisian di mata masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin mengenal Polri sebagai mitra dan pelindung yang peduli terhadap kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bagaimana institusi kepolisian tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Tindakan sederhana namun penuh makna seperti pembagian takjil ini diharapkan bisa menebar kebaikan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Lalabata, khususnya pada momen penuh berkah di bulan Ramadhan.

(Silviana)

Jumat, 06 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Sat Binmas Polres Soppeng dan Saka Bhayangkara Berbagi Takjil di Lalabata


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di Jalan Kemakmuran, tepatnya di depan Taman Sutra, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di lokasi. Para personel Sat Binmas bersama anggota Saka Bhayangkara tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara maupun masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Soppeng kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, personel Sat Binmas Polres Soppeng bersama anggota Saka Bhayangkara melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Aula Aspol Polres Soppeng.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu program kerja Saka Bhayangkara Polres Soppeng selama bulan Ramadhan, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan antara anggota kepolisian dan generasi muda.

Selain berbagi takjil, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si bersama jajaran turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Ia mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, sehingga suasana ibadah dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolres Soppeng menyampaikan harapannya agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara.

“Ini bukan sekadar bagi-bagi takjil. Kami juga ingin menanamkan kepada adik-adik Saka Bhayangkara tentang pentingnya berbagi, peduli kepada masyarakat, serta ikut menjaga keamanan lingkungan, apalagi di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan para anggota Saka Bhayangkara dapat semakin memahami nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Soppeng yang telah berbagi menjelang waktu berbuka puasa.

Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(Silviana)

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolres Soppeng Resmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso, Dukung Pembinaan Keagamaan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. meresmikan Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003 yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/3/2026).

Peresmian rumah imam tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, terlebih dilaksanakan di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan spiritualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, jajaran pejabat utama Polres Soppeng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan elemen masyarakat lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana sebagai simbol resmi difungsikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pembangunan rumah imam tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Polres Soppeng.

Menurutnya, keberadaan rumah imam menjadi sarana penting dalam mendukung aktivitas ibadah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Pembangunan Rumah Imam ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sarana penunjang kegiatan keagamaan, sekaligus sebagai dukungan terhadap peran imam dalam membina umat dan memakmurkan masjid,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Ia menambahkan, keberadaan rumah imam diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi imam dalam menjalankan tugas keagamaan, khususnya selama Bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ibadah di masjid.

“Semoga keberadaan rumah imam ini dapat memberikan manfaat besar bagi jamaah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tambahnya.

Selain sebagai fasilitas penunjang ibadah, pembangunan rumah imam juga menjadi simbol sinergitas antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.

Para tokoh agama dan masyarakat yang hadir menyambut baik keberadaan rumah imam tersebut.

Mereka menilai langkah Polres Soppeng ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat.

Peresmian ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga acara selesai.

Dengan diresmikannya Rumah Imam Masjid Al Aqso 2003, diharapkan keberadaan masjid di lingkungan Polres Soppeng semakin aktif sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan spiritual, serta memperkuat nilai kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

(Silviana) 

Sabtu, 28 Februari 2026

Hadir di Tengah Malam Ramadhan, Polres Soppeng Nyalakan Blue Light Demi Rasa Aman Warga


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng menggelar Patroli Blue Light secara serentak pada Sabtu malam (28/2/2026) mulai pukul 23.00 Wita hingga menjelang dini hari.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Polsek jajaran, yakni Polsek Ganra, Lalabata, Donri-Donri, Lilirilau, Marioriawa, dan Marioriwawo. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta objek vital yang memiliki potensi kerawanan pada malam hari.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain pertokoan, SPBU/Pertamina, perbankan, pegadaian, perkantoran, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, hingga ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar.

Di wilayah Lilirilau, personel kepolisian melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas mengingatkan agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, pemantauan intensif dilakukan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lintasan balapan liar. Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator biru menyala menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga keamanan sekaligus langkah preventif untuk menekan niat dan kesempatan terjadinya tindak pidana.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek lainnya, personel memastikan objek vital seperti ATM, pertashop, SPBU, kios, serta pusat aktivitas masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa Patroli Blue Light akan rutin ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Soppeng dapat menjalankan ibadah, baik salat tarawih, tadarus, maupun aktivitas sahur, dengan rasa aman dan nyaman. Patroli ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif dengan menghindari aktivitas negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Hingga patroli berakhir menjelang dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran Polres Soppeng dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan kehadiran personel di lapangan pada waktu-waktu rawan, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng tetap sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama momentum bulan suci yang identik dengan peningkatan aktivitas malam hari.

(Silviana)

Sasar THM dan Billiard, Personil Polres Soppeng Beri Himbauan Kapolres dan Sosialisasi SE Bupati


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Soppeng terus meningkatkan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan sambang dan imbauan langsung kepada pelaku usaha di wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.40 WITA oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Salokaraja, AIPDA Ibrahim.

Dalam kegiatan sambang tersebut, sejumlah lokasi usaha menjadi sasaran kunjungan, di antaranya Rumah Bernyanyi Nada Karaoke dan A.H Karaoke di Jalan Merdeka, Bima Karaoke di Jalan Malaka Raya, serta Warkop dan Billiar 47 di Jalan Pesantren.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama bulan Ramadhan sekaligus menyampaikan imbauan secara humanis kepada para pengelola usaha.

AIPDA Ibrahim mengajak seluruh pelaku usaha agar bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menyesuaikan jam operasional serta menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan,” ujarnya saat berdialog dengan pengelola usaha.

Selain memberikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan dari Kapolres Soppeng terkait pentingnya menjaga suasana yang kondusif di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan saling menghormati. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk bersama menjaga ketertiban agar ibadah Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk,” tegas Kapolres.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan Surat Edaran Bupati Soppeng yang mengatur upaya menjaga ketertiban dan ketenangan selama Ramadhan 1447 H/2026 M. Pengelola usaha diimbau untuk menyesuaikan operasional serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama Ramadhan, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa.

Layanan ini dapat digunakan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh kekhusyukan di Kabupaten Soppeng.

Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sepanjang bulan suci Ramadhan.

(Yund)

Jumat, 27 Februari 2026

Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH Berjalan Tertib


Makassar, Teropongsulawesi.com- Upaya penyelesaian polemik pengelolaan Pasar Butung terus dimatangkan Pemerintah Kota Makassar. Sebelum dikelola oleh Perumda pasar, maka duduk bersama  pihak penegak hukum. 

Tak sekadar wacana, langkah konkret kini ditempuh dengan membangun sinergi lintas sektor guna memastikan proses transisi berjalan tertib, aman, dan sesuai koridor hukum.

Bertempat di Balai Kota Makassar, Jumat (27/2/2026), Pemkot Makassar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian untuk membahas langkah strategis pengelolaan Pasar Butung di Kecamatan Wajo agar dapat dikelola secara resmi oleh Perumda Pasar Makassar Raya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. 

Turut hadir pula Kabag Hukum Pemkot Makassar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Inspektorat, serta jajaran direksi Perumda Pasar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pertemuan ini, untuk menyatukan persepsi terkait proses pelaksanaan pengelolaan Pasar Butung.

"Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi terhadap bagaimana proses pelaksanaan yang menyangkut pengelolaan di Pasar Butung," jelasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah hukum, administrasi, serta pengamanan di lapangan guna menghindari potensi gesekan. 

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pasar yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan pedagang maupun masyarakat luas.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan polemik yang selama ini bergulir dapat segera menemukan titik terang. 

Sekaligus memastikan Pasar Butung dikelola secara sah di bawah kewenangan pemerintah daerah demi kepastian hukum dan stabilitas aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Menurut Appi, pembahasan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, komunikasi dan pertemuan telah beberapa kali digelar. 

Termasuk koordinasi langsung dengan Kapolres Pelabuhan Makassar guna memastikan kejelasan alur dan langkah yang akan ditempuh pemerintah.

"Beberapa kali sudah kita lakukan pertemuan, dan kami juga meminta pihak Kapolres Pelabuhan untuk bersama-sama memastikan seperti apa alur yang akan kita jalankan," ujarnya.

Munafri menjelaskan, hasil rapat koordinasi ini, diharapkan menjadi landasan bersama dalam menangani polemik yang ada. 

Sehingga, setiap langkah yang diambil memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

"Ini akan menjadi hasil meeting yang bisa menjadi landasan kita untuk menangani kasus ini seperti apa, jadi duduk bersama," tuturnya. 

"Sehingga tidak ada kesalahan administrasi, tidak ada salah kaprah di dalamnya, dan tidak ada perbuatan yang bisa merugikan salah satu pihak," lanjutnya.

Ia menekankan, pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan memahami kondisi eksisting dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Karena itu, dialog terbuka dan mediasi dinilai menjadi kunci penyelesaian.

Menurutnya, perbedaan sudut pandang yang ada harus dimediasi dengan baik agar pemerintah dapat mengambil posisi secara tepat dan bertanggung jawab.

Persoalan ini punya sisi perbedaan sudut pandang yang memang harus dimediasi dengan baik, sehingga Pemerintah Kota mampu memposisikan diri pada kondisi ini. 

"Ketika kondisi tertentu di dalamnya, kami juga harus mampu mempertanggungjawabkannya sebagai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota," jelasnya.

Munafri juga menyampaikan harapannya agar Polres Pelabuhan Makassar dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak koperasi yang terlibat, sehingga seluruh pihak dapat duduk bersama dalam satu forum resmi.

"Mungkin dari Polres Pelabuhan bisa menjadi fasilitator untuk menghadirkan juga dari pihak pengelola sebelumnya, pihak Koperasi supaya semua bisa terbuka," imbuh Appi.

"Saya berharap bisa mengatur waktu kapan kita sepakat duduk sama-sama lagi untuk memastikan alur diskusinya," tambah Appi, menutup rapat koordinasi.  (*)

Pengamanan Ramadhan Diperketat, Polres Soppeng Turunkan Personel Pantau Aktivitas Warga di Pasar Cabbenge


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, jajaran Polres Soppeng meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah Pasar Sentral Cabenge, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, terutama di kawasan pasar tradisional yang mulai dipadati warga untuk membeli kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Pengamanan di Pasar Sentral Cabenge dilaksanakan dengan patroli dialogis oleh personel kepolisian yang turun langsung memantau aktivitas pedagang dan pembeli sejak pukul 09.30 WITA.

Kehadiran aparat di tengah-tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian dari strategi preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, potensi tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun kehilangan barang juga turut menjadi perhatian. Karena itu, petugas secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain: Tidak lengah terhadap barang bawaan, Menyimpan uang dan barang berharga di tempat yang aman, Mengawasi dagangan dengan baik, Segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Pendekatan persuasif ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama selama bulan Ramadhan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal dan tertib. Masyarakat terlihat antusias berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sayur-mayur, dan bahan pangan lainnya.

Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya pengawasan langsung dari aparat kepolisian. Kehadiran polisi dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan selama bulan suci Ramadhan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Muslim, sehingga stabilitas keamanan harus benar-benar dijaga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya dengan tenang tanpa gangguan kamtibmas. Patroli dan pengamanan akan kami optimalkan, khususnya di titik-titik rawan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.

Secara umum, kegiatan pengamanan di Pasar Sentral Cabenge berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. Situasi kondusif ini diharapkan terus terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Polres Soppeng memastikan pengawasan rutin akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Kabupaten Soppeng sepanjang bulan Ramadhan.

Dengan pengamanan yang diperkuat dan partisipasi aktif masyarakat, suasana aman dan nyaman diharapkan dapat menyertai warga dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh kekhusyukan.

(Silviana)

Selasa, 24 Februari 2026

Polres Soppeng Perkuat Budaya Polri, Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Jadi Prioritas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan integritas seluruh personel melalui pengarahan khusus yang menyasar anggota yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng. Pengarahan dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., serta didampingi Wakapolres Kompol Sudarmin.

Pengarahan ini melibatkan personel dari sejumlah satuan fungsi yang memiliki intensitas tinggi dalam pelayanan publik, yakni Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, dan Sat Narkoba.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Budaya Polri bukan sekadar slogan, melainkan pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Budaya tersebut berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila, Tri Brata, dan Catur Prasetya.

Menurutnya, disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme harus melekat kuat dalam diri setiap personel Polri, terutama bagi anggota yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Budaya Polri harus kita pahami bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam bertugas. Disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme itu harus melekat dalam diri setiap personel,” tegas Kapolres di hadapan peserta pengarahan.

Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap citra dan marwah institusi kepolisian. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan saling mengingatkan dan mengawasi agar tetap bekerja sesuai aturan dan nilai-nilai Polri.

Selain penegasan budaya kerja, pengarahan juga membahas pentingnya pengawasan dan pengendalian (waskat) secara berkelanjutan. Kapolres menekankan bahwa fungsi pengawasan internal memiliki peran strategis dalam memastikan setiap personel tetap berada di jalur profesionalisme.

“Pengawasan internal adalah kunci untuk menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik. Semua personel harus memahami bahwa setiap tindakan akan dicatat dan dievaluasi,” tambahnya.

Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi pelanggaran serta memperkuat sistem kontrol internal di lingkungan Polres Soppeng.

Kapolres juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi unit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peningkatan pelayanan yang profesional dan berintegritas diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Polres Soppeng menegaskan bahwa setiap personel memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nama baik institusi, menjadi teladan disiplin, serta memastikan setiap tindakan selaras dengan nilai-nilai luhur Polri.

Kegiatan pengarahan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Soppeng dalam mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.

(Silviana)

Wakili Kapolres Soppeng, AKP Mahmuddin Hadiri Pembukaan Ramadhan Sukses 2026


Soppeng, Teropongsulawesi.com,, Kabupaten Soppeng menyambut hangat bulan suci Ramadhan dengan digelarnya Pasar Ramadhan Sukses 2026.

Acara yang diselenggarakan oleh PT Lamataesso Mattappa Perseroda bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE di Lapangan Gasiss Watansoppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata. Selasa (24/2/2026).

Hadir mewakili Kapolres Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Mahmudin, S.Sos, yang memastikan pengamanan dan kelancaran kegiatan berjalan dengan tertib.

Selain itu, pembukaan pasar Ramadhan juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh pemerintahan, dan pelaku UMKM Kabupaten Soppeng.

Kegiatan pembukaan dimulai pada pukul 17.25 WITA dengan pembacaan Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Panitia, Agus S.Kom, dan Direktur Perseroda PT Lamataesso, Musdar Asman, S.Pd., M.Si. Puncak acara adalah sambutan Bupati Soppeng sekaligus membuka secara resmi Pasar Ramadhan Sukses 2026.

Untuk menambah kemeriahan, Music Patrol Zaelot Community dari Lajaroko, Kecamatan Marioriawa tampil memeriahkan acara.

Penutupan acara ditandai dengan doa bersama dan buka puasa bersama para tamu undangan.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmudin, menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara, PT Lamataesso Mattappa Perseroda, atas upaya mereka mendukung ekonomi lokal melalui penyediaan 87 tenant UMKM yang akan menjual berbagai produk makanan, minuman, dan kerajinan khas Soppeng.

“Pasar Ramadhan Sukses 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM Kabupaten Soppeng,” ujar AKP Mahmudin.

Pasar Ramadhan Sukses 2026 akan berlangsung selama 20 hari, mulai 24 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan berbagai kegiatan dan promo menarik untuk masyarakat.

Seluruh kegiatan berjalan aman dan terkendali, dibantu pengamanan personil Polres Soppeng sesuai Sprin Kapolres Soppeng Nomor: Sprin/123/II/PAM.3/2026.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pasar Ramadhan Sukses 2026 merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan pihak swasta untuk meningkatkan ekonomi lokal.

Hadirnya berbagai tenant UMKM diharapkan dapat mendorong kreativitas masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan Soppeng kepada masyarakat luas.

Pembukaan Pasar Ramadhan Sukses 2026 di Soppeng menjadi simbol kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memeriahkan bulan suci Ramadhan.

Dengan keamanan terjaga, berbagai hiburan, dan dukungan penuh bagi UMKM lokal, pasar ini diprediksi menjadi destinasi utama masyarakat Soppeng selama bulan puasa..

(Red)

Kamis, 19 Februari 2026

Bangun Sinergi di Bulan Suci, Kapolsek Marioriawa Hadir di Tengah Jamaah Sampaikan Pesan Kamtibmas


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadhan, Kapolsek Marioriawa, AKP Ichsan, SH., MM., melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Kamtibmas pada Kamis (19/2/2026) pukul 19.30 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Riyadh Al Shalihin, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa.

Kehadiran Kapolsek bersama jajaran personel Polsek Marioriawa menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama bulan penuh berkah ini.

Dalam pelaksanaannya, Kapolsek didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Manorang Salo, Aiptu Zainal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah bersama masyarakat setempat.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa kental ketika aparat kepolisian dan warga berbaur tanpa sekat dalam ibadah.

Usai shalat Isya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh AKP Ichsan.

Dalam arahannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadhan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum, serta bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan penuh berkah,” ujar AKP Ichsan di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan, seperti penyalahgunaan petasan, balap liar, hingga tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

Menurutnya, kolaborasi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, dengan pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Marioriawa.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Safari Ramadhan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Marioriawa.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, Safari Ramadhan bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan warga.

“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

"Kehadiran anggota di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan upaya membangun komunikasi yang harmonis demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Soppeng,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin terjalin erat.

Momentum bulan suci Ramadhan pun diharapkan menjadi sarana memperkokoh persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di wilayah Kecamatan Marioriawa.

(Red)

Rabu, 18 Februari 2026

Pamturlalin Ramadhan 2026 di Soppeng, Satlantas Gelar Pengamanan Lalu Lintas Sholat Tarawih


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin) pada pelaksanaan Sholat Tarawih, Rabu (18/2/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.30 WITA tersebut difokuskan di sejumlah masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng.

Adapun lokasi pengamanan meliputi Masjid Agung Darussalam Soppeng, Masjid Raya Lama Soppeng, Masjid Lapajung, Masjid Nurul Amanah Balubu, Masjid Taqwa Kalenrunnge, Masjid Nurul Qalam Parbet, Masjid Salotungo, serta Masjid Nurul Huda Lolloe.

Personel Satlantas tampak disiagakan di titik-titik strategis sekitar area masjid guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, membantu jamaah yang hendak menyeberang jalan, serta mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan lalu lintas lainnya.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas keagamaan.

“Pengamanan Sholat Tarawih ini adalah bentuk nyata pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh jamaah dapat beribadah dengan khusyuk, tanpa terganggu oleh persoalan lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan lainnya,” ujar Kapolres.

Menurutnya, intensitas kegiatan masyarakat pada malam hari selama Ramadhan mengalami peningkatan signifikan, sehingga kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif yang penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng, AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pola pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Kami melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar masjid, membantu penyeberangan jamaah, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi aturan. Namun demikian, kami tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Pamturlalin ini akan terus dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadhan sebagai upaya preventif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polres Soppeng.

Secara umum, pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas Sholat Tarawih pada malam tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Arus kendaraan terpantau terkendali, sementara jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan rasa nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga suasana Ramadhan yang penuh kedamaian dapat dirasakan oleh seluruh warga.

(Red)

Selasa, 27 Januari 2026

Aksi PRI Jilid II di Sulsel Dipastikan Berlanjut, Polda Sulsel dan DPD I Golkar Jadi Sasaran


Illustrasi. 

Makassar, Lembaga Public Research Institute (PRI) kembali memastikan akan turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa lanjutan bertajuk “Aksi Jilid II” pada Senin, 2 Februari 2026. Aksi ini akan digelar secara serentak di dua titik strategis, yakni Markas Polda Sulawesi Selatan dan Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel.

Aksi lanjutan tersebut merupakan bentuk tekanan publik terhadap penanganan kasus dugaan penganiayaan dan intimidasi yang diduga melibatkan Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, terhadap Rusman, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di BKPSDM Kabupaten Soppeng.

PRI menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dan transparan dari aparat penegak hukum maupun institusi politik terkait, meski kasus tersebut telah menjadi perhatian luas masyarakat.

Aksi Susulan Pasca Demonstrasi 26 Januari

Sebelumnya, PRI telah menggelar aksi serupa pada 26 Januari 2026 lalu dengan tuntutan yang sama. Namun, setelah hampir satu pekan berlalu, PRI menyebut tidak ada perkembangan signifikan yang disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Kami menilai kasus ini seperti dibiarkan berjalan di tempat. Tidak ada kepastian hukum, tidak ada pernyataan resmi yang menenangkan publik. Karena itu, kami kembali turun ke jalan,” demikian pernyataan resmi PRI.

Tuntutan Tegas: Copot Kapolres Soppeng

Dalam Aksi Jilid II, PRI secara tegas mendesak pencopotan Kapolres Soppeng. Mereka menilai jajaran Polres Soppeng tidak profesional dan terkesan lamban dalam menangani laporan dugaan penganiayaan dan intimidasi terhadap Rusman.

PRI juga menyoroti belum adanya penetapan tersangka, serta munculnya laporan balik terhadap korban yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi dan upaya mengaburkan substansi perkara.

“Jika hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, maka keadilan hanya akan menjadi slogan. Kapolres Soppeng harus dievaluasi dan dicopot,” tegas PRI.

Polda Sulsel Diminta Ambil Alih Kasus

Selain itu, PRI kembali mendesak Polda Sulsel untuk mengambil alih atau setidaknya melakukan supervisi ketat terhadap penanganan kasus tersebut. Menurut PRI, langkah ini penting untuk menjamin objektivitas serta mencegah adanya konflik kepentingan di tingkat polres.

“Kasus ini sudah menyedot perhatian publik. Jangan biarkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus tergerus,” lanjut pernyataan tersebut.

Golkar Didesak Pecat Ketua DPRD Soppeng

Tak hanya menyoroti aspek penegakan hukum, PRI juga mendesak DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan agar segera menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap Andi Muhammad Farid sebagai kader partai.

PRI menilai dugaan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh seorang pimpinan DPRD merupakan pelanggaran etika berat yang tidak bisa ditoleransi.

“Golkar harus menunjukkan keberpihakan pada etika dan moral politik. Jangan sampai partai terkesan melindungi kader yang diduga menyalahgunakan kekuasaan,” tegas PRI.

Klarifikasi Internal Golkar Dinilai Mandek

Dalam aksi sebelumnya, massa PRI sempat diterima oleh Lakama Wiyaka, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel. Saat itu, pihak Golkar menyampaikan akan melakukan klarifikasi internal terkait kasus tersebut.

Namun hingga kini, PRI menilai tidak ada hasil nyata dari proses klarifikasi tersebut yang disampaikan ke publik.

“Kami tidak melihat adanya sanksi, tidak ada pernyataan resmi, dan tidak ada langkah tegas. Karena itu, Aksi Jilid II akan digelar dengan massa yang lebih besar,” ungkap PRI.

PRI Tegaskan Komitmen Kawal Kasus

Direktur Public Research Institute, Muhammad Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

“Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan. Kami melihat adanya upaya pengaburan fakta melalui laporan balik terhadap korban. Aksi Jilid II adalah sinyal bahwa rakyat tidak diam,” tegas Abduh.

Ia juga mendesak Kapolda Sulsel untuk segera mengambil langkah tegas jika ditemukan adanya ketidakprofesionalan aparat kepolisian di Soppeng.

Kronologi Singkat Perkara

Kasus ini bermula dari dugaan penganiayaan yang terjadi di kantor BKPSDM Soppeng, yang dipicu oleh persoalan penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski pihak Ketua DPRD Soppeng telah membantah tuduhan tersebut dan melaporkan balik korban, PRI menilai substansi persoalan tetap mengarah pada dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik.

PRI menegaskan, Aksi Jilid II bukanlah akhir dari gerakan mereka, melainkan bagian dari pengawalan berkelanjutan demi memastikan supremasi hukum dan keadilan bagi masyarakat.

(Tim)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved