Senin, 12 Oktober 2020

Sekda Soppeng Tegaskan Harus Ada Fakta Integritas

Sekda Soppeng Tegaskan Harus Ada Fakta Integritas



TEROPONG SULAWESI.COM, SOPPENG (SULSEL),-Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pendidikan melaksanakan Sosialisasi Perencanaan Pembelajaran Tatap muka secara langsung bagi Siswa yang dilangsungkan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng, Senin (12/10/2020)

Diawali dengan sambutan Kadis pendidikan Drs. H. Asis Makmur, S. Pd terkait maksud dan tujuan didakannya kegiatan tersebut.

Menurutnya kegiatan ini dilakukan berdasarkan rekomenasi kementerian pendidikan nasional yang sudah membolehkan pembelajaran tatap muka secara langsung bagi siswa yang terpenting sesuai dengan pedoman protokol kesehatan dengan mengedepankan kesalamatan manusia, jelasnya.

Namun hal itu tentu kami dari dinas pendidikan tidak serta merta melaksanakan akan tetapi tetap mengedepankan koordinasi baik melalui pemkab, gugus tugas, dinas kesehatan dan survey leync. Terangnya.

Sementara itu Sekda Soppeng Drs.H.Andi Tenri Sessu.M.Si dalam sambutannya berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan di Kab.Soppeng, itu di dasari situasi kondisi Covid - 19, satu satunya Kabupaten yang zona hijau di Sulawesi Selatan hanya Kab.Soppeng.jelasnya.

Dari 204 kasus yang pernah ada Alhamdulillah berhasil kita tekan, dan ini sudah berjalan hampir sudah 3 Minggu ini di akibatkan atas kepatuhan kita semua untuk menjalankan protokol Kesehatan."ujar Sekda.

Hasil rapat kita ini nantinya akan saya sampaikan pada rapat gugus tugas jadi ini merupakan rapat awal kita untuk pelaksanaan kegiatan kita selanjutnya.ujar Sekda.

Sekda menyebut setidaknya ada 16 sekolah dari daerah pinggiran kota yang akan kita uji coba dulu setelah beberapa Minggu, katanya.

"Jika tidak terjadi apa apa maka kita akan tarik lagi atau masuk sekolah yang lain, ini merupakan gambaran awal dalam rangka melakukan kebijakan dalan kondisi pandemi Covid - 19 ini yang tetap dipantau oleh Tim gugus dan dinas kesehatan, jelasnya.

Sekda menegaskan bahwa dalam perencanaan ini harus ada fakta intergritas yang disetujui oleh kepala sekolah, siswa, orang tua siswa serta Kadis pendidikan, tegasnya.

Sekda menghimbau agar dalam nantinya setidaknya ada SOP dalam perencanaan ini, imbuhnya menutup.

Ditempat yang sama Kadis Kesehatan Sallang M.Kes menjelaskan terkait kondisi perkembangan Covid 19 yang ada di Soppeng.

Dikatakannya, Soppeng merupakan Kabupaten yang pertama di Indonesia yang memiliki alat pendeteksi Covid itulah yang menjadi rujukan dari 3 Kabupaten tetangga."ucapnya.

Kadis Kesehatan menjelaskan dari 8 Kecamatan yang ada sebahagian Desa yang terdeksi tidak ada Covid sehingga nantinya kita mulai pembelajaran tatap muka langsung dari situ.tuturnya.

Sebab ada 3 Desa yang memang perlu mendapat prioritas diantaranya Desa Umpungeng, Desa
Mattabulu dan Desa Bulu'E ketiga Desa tersebut memiliki karakteristik yang jauh beda dengan kehidupan di perkotaan" jelas Sallang.

Sallang menekankan agar para guru dan siswa bahkan orang tua siswa harus sepakat dan berkomitmen untuk menerapkan protokil kesehatan.

Jika terdapat kasus yang akan dirujuk harus siap dirapid tes, tegasnya.

Karena itu kata Sallang bahwa Covid hanya bisa dicegah oleh diri kita sendiri.

( IWO)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved