All Posts - TEROPONG SULAWESI -->

Minggu, 16 Februari 2025

Kesuksesan Acara Soppeng Archery Competition 2025, Bupati Kaswadi : Antusiasme Tinggi Rekor Baru Bagi Soppeng

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak menghadiri acara Soppeng Archery Competition yang dilangsungkan di Stadion Olahraga H. Andi Wana Watansoppeng, Minggu (16/02/2025).

Kompetisi panahan ini merupakan kerjasama antara Polres Soppeng, Kejaksaan Negeri Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng.

Pujiarman Yusuf, ST., MT., selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kompetisi ini berkat dukungan penuh dari anggota Forkopimda. 

Kompetisi ini berlangsung selama dua hari ini, dimulai Sabtu (15/2/2025) dengan kategori putri,  sedangkan kategori putra dilombakan pada hari Minggu.  

Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, tetapi juga dari Sulawesi Tengah (Morowali, Palu, Donggala), Nunukan, dan bahkan Timika, Papua.

"Alhamdulillah, kita berkumpul di sini dengan satu tujuan: merajut ukhuwah dan memupuk sportivitas," terang Pujiarman Yusuf.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K.,  menyatakan bahwa, "Event ini sangat bermanfaat untuk mencari bibit unggul atlet panahan, yang kelak dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional."  

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan sportifitas, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengatakan, "Kegiatan Archery Competition ini bukan hanya sekadar perlombaan, akan tetapi Event ini menjadi catatan sejarah bagi kita semua dengan jumlah peserta yang luar biasa". 

"Ini merupakan rekor baru bagi Soppeng dan menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat terhadap olahraga panahan dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa depan." jelasnya. 

Kaswadi  juga menyinggung pentingnya mempersiapkan mental dan fisik para peserta, mengingatkan akan nilai-nilai kesabaran dan ketekunan yang diajarkan melalui olahraga panahan, tandasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, anggota Forkopimda, dan Kepala Dinas Pariwisata kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng, Ketua Induk Organisasi Panahan se Kabupaten Soppeng.

(Red/Humas) 

Transformasi Pendidikan di Soppeng, Sudirman Soroti Peran Guru di Luar Akademik


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sudirman, S. Sos., S. Pd, Pengawas/Pendamping Satuan Pendidikan Gugus I Soppeng, menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Sabtu (15/2/2025). 

Menurutnya, pendidikan yang hanya berfokus pada aspek akademik tanpa diimbangi dengan nilai moral dan spiritual dapat menghasilkan generasi yang pintar secara intelektual, tetapi rapuh dalam menghadapi tantangan kehidupan.

"Seorang guru harus menjadi teladan, bukan hanya dalam kecerdasan intelektual, tetapi juga dalam sikap dan moral".

"Pendidikan harus mampu membentuk manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat," ujarnya.

Sudirman menjelaskan bahwa dalam budaya Bugis, konsep Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi harus menjadi dasar dalam pembimbingan siswa. 

"Guru harus mampu membimbing siswa dengan rasa hormat, mengingatkan ketika melakukan kesalahan, dan memberikan penghargaan atas usaha yang baik".

Selain itu, Sudirman juga menyoroti tantangan zaman modern yang sering membuat generasi muda kehilangan arah. 

Menurutnya, dengan kemajuan teknologi yang pesat, banyak anak-anak lebih terpapar pada pengaruh luar yang dapat mengikis nilai-nilai moral. "Oleh karena itu, guru harus hadir sebagai figur yang membimbing, memberikan nilai-nilai kehidupan, dan memperkuat dasar spiritual anak-anak didiknya".


"Pendidikan yang ideal bukan hanya menanamkan ilmu di kepala, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa yang tangguh". 

"Tanpa bimbingan spiritual, ilmu bisa disalahgunakan dan justru merugikan diri sendiri serta orang lain," terangnya.

Sebagai Pengawas/Pendamping Satuan Pendidikan Gugus I Soppeng, Sudirman terus mendorong sekolah-sekolah di wilayahnya untuk mengembangkan metode pendidikan yang seimbang antara akademik dan karakter. 

Program-program seperti penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal, kajian keagamaan, serta pembiasaan disiplin dan empati menjadi beberapa langkah yang didorong dalam proses pembelajaran.

Ia berharap guru-guru di Soppeng semakin memahami peran strategis mereka dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai spiritual yang kuat.

"Sebagaimana dikatakan oleh Al-Ghazali, ilmu tanpa akhlak hanya akan membawa kebinasaan". 

"Maka, kita sebagai pendidik harus memastikan bahwa ilmu yang diberikan tidak hanya membuat anak-anak pintar, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki jiwa yang kuat," tandasnya.

(Red)) 

Jumat, 14 Februari 2025

PMI Soppeng Gelar Latihan Kepemimpinan PMR Wira, 31 Siswa Bergabung

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Soppeng menggelar kegiatan Latihan Gabungan Kepemimpinan PMR Wira tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Soppeng yang dilangsungkan di Markas PMI Soppeng Jl. Kemakmuran, Kecamatan Lalabata, Jumat (14/02/2025).


Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Drs. Syam Basra, yang dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga dan haru melihat semangat antusiasme peserta. 

“Latihan ini merupakan wadah yang sangat baik untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan pengetahuan, dan mengasah keterampilan kepemimpinan,” ujar Drs. Syam Basra.

Dikesempatan itu, Syam menekankan pentingnya peran PMR Wira sebagai ujung tombak generasi muda yang memiliki jiwa sosial tinggi dan kepedulian terhadap sesama. 

Syam Basra berharap kegiatan ini dapat memperkuat karakter, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan peserta.


Syam Basra menjelaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kekuasaan, melainkan tentang inspirasi, motivasi, dan menjadi contoh yang baik bagi orang lain. 

Dirinya percaya bahwa setiap peserta memiliki potensi untuk menjadi pemimpin hebat yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

Kegiatan yang mengangkat tema “Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dalam Kebersamaan Relawan Muda” ini diharapkan mampu memberikan bekal kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan bagi para peserta. 

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 14-16 Februari 2025 di markas PMI Soppeng, yang diikuti oleh 31 peserta dari 11 sekolah SMA se-Kabupaten Soppeng.

(Red/Hms) 

'Dominus Litis' Jadi Perdebatan dalam RKUHAP, Ini Pandangan Wakil Dekan UIM

Makassar, Teropongsulawesi.com, Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) saat ini menjadi perhatian kalangan akademisi di Indonesia. Beragam pendapat soal peran dominus litis Kejaksaan dalam proses peradilan pidana melalui revisi kitab undang-undang hukum acara pidana.(14/2/2025).

Sejumlah praktisi hukum yang ada di Kota Makassar juga angkat bicara menyikapi soal asas dominus litis pada rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

Sebelumnya, beberapa praktisi hukum menilai bahwa hal yang paling berbahaya ketika jaksa mendapat kewenangan sebagai penyidik merangkap penuntut, dikhawatirkan terjadinya kewenangan yang berlebih. 

Sebaiknya polisi difokuskan sebagai penyidik dan jaksa sebagai penuntut.

Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar, Dr. Andi Arfan Sahabuddin, SH.,MH saat dimintai pendapatnya, mengungkapkan bahwa asas dominus litis dimana poin yang didukung oleh Doktor Andi Irfan Sahabuddin yakni pada posisi kepolisian tetap berada dalam sebuah tupoksi penyelidikan.

Sementara, untuk jaksa menurut Doktor Andi Arfan tetaplah kejaksaan dalam ruang lingkup tupoksinya sebagai penuntut umum, dan tetap mengekedepankan keadilan, independensi, dan objektifitas, terangnya.

Jangan sampai asas dominus litis ini merusak sistem hukum yang sudah ada, jangan sampai ini menciptakan ketidakseimbangan serta ketidakadilan dalam proses peradilan pidana, tegasnya lagi.

Maka, penyidikan perkara tetap dipegang oleh Kepolisian Republik Indonesia.

RUU KUHAP harus mempertegas hukum. Pemfungsian kembali asas difresiansi dan saling menghormati dalam satu tujuan penegakan hukum penting.

Revisi UU Kejaksaan ini terus menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Para akademisi dan praktisi hukum sepakat bahwa revisi ini perlu dikaji ulang dengan lebih mendalam, serta melibatkan partisipasi publik secara luas agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan di masa mendatang. 

Di tengah polemik ini, para pakar berharap agar Presiden memberikan arahan yang jelas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sebelum revisi ini disahkan. (KML)

Kamis, 13 Februari 2025

Personil Polres Soppeng Bersatu dalam Dzikir dan Doa di Malam Nisfu Sya'ban

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Si Propam Polres Soppeng, menyelenggarakan acara Dzikir dan Doa Bersama Malam Nisfu Syaban 1446 H/2025 M sebagai bentuk kegiatan keagamaan dan memperkuat ukhuwah islamiyah di kalangan personil Polres Soppeng yang dilangsungkan di Masjid Al-Aqso 2003 Polres Soppeng, Jl.La Tenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata. Kamis, 13 Februari 2025.

Acara ini dihadiri oleh Wakapolres Soppeng, Kompol Sudarmin, S.Sos dan diikuti oleh seluruh personil Polres Soppeng, termasuk para perwira, bintara, dan ASN Polri.

Dalam kegiatan ini, dilangsungkan acara dzikir, doa serta pembacaan ayat suci Al-Quran yang dipimpin oleh AKP Zainuddin, S.Sos yang juga selaku Kabag Ren Polres Soppeng. 

Acara ini bertujuan untuk memperkuat iman dan taqwa, serta memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., melalui Kompol Sudarmin mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk kegiatan keagamaan yang sangat penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah di kalangan personil Polres Soppeng.

"Kita berharap bahwa dengan acara ini, kita dapat lebih meningkatkan kualitas spiritual dan menjalankan tugas dengan lebih profesional dan berintegritas," kata Wakapolres Soppeng.

AKP Muhammad Ali AR, SH, M.M. selaku Kasi Propam Polres Soppeng, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih karena acara Dzikir dan Doa Bersama Malam Nisfu Syaban dapat berjalan lancar dan khidmat, berkat kerja sama dan partisipasi dari semua pihak, utamanya personil Polres Soppeng, pungkasnya.

(Red) 

Bahu-Membahu Membangun Kepemimpinan di Soppeng, Pesan Bupati Kaswadi di Acara Pelantikan Pejabat Fungsional

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat fungsional dan penyerahan surat keputusan tentang perpanjangan masa perjanjian kerja PPPK formasi Tahun 2023 lingkup pemerintah kabupaten soppeng tahun 2025 yang dilangsungkan di Gedung Serbaguna Lapatau Soppeng, Kamis (13/02/2024) 

Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak dikesempatan itu memimpin langsung prosesi pelantikan  dan pengambilan sumpah jabatan bagi 21 pejabat fungsional serta penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa perjanjian kerja kepada 952 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2023.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dalam sambutannya menekankan pentingnya pelantikan pejabat fungsional sebagai bagian dari tugas pokok pemerintahan. 

Bupati Kaswadi menjelaskan bahwa proses panjang penerbitan SK perpanjangan perjanjian kerja PPPK, yang diharapkan dapat berlanjut hingga masa pensiun".  

Bupati berharap para pejabat fungsional dan PPPK dapat menjalankan tugas dengan profesional dan mendukung pemerintahan yang akan datang.
 
"Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi kewajiban kita untuk menjalankan roda pemerintahan", ujar Kaswadi. 

"Saya menyampaikan bahwa SK perpanjangan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan melalui berbagai mekanisme," ujar Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak. 

Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bahu-membahu dalam melayani masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, dan menjaga keamanan.  

Ia meminta dukungan penuh untuk pemerintahan yang akan datang, serta menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

"Mari kita bahu-membahu membangun Kabupaten Soppeng yang lebih baik".  

"Meskipun masa jabatan saya akan segera berakhir, saya berharap silaturahmi dan kerja sama kita tetap terjaga," tandas Bupati Kaswadi.
 
Acara tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng dan para Kepala SKPD.

(Red) 

Rabu, 12 Februari 2025

Satlantas Polres Soppeng dalam Ops Keselamatan Pallawa 2025, Himbauan Kamseltibcar Melalui Pembagian Stiker

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas, personil Satlantas Polres Soppeng melaksanakan kegiatan himbauan Kamseltibcar Lantas kepada warga.

Hal itu berdasarkan Surat Perintah Tugas Kapolres Soppeng, No sprin/ 118/II/ OPS.1.3/2025 tentang pelaksanaan Ops Keselamatan Pallawa 2025 di wilayah hukum Polres Soppeng, Kamis, 13 Februari 2025.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemasangan sticker tertib berlalulintas pada kendaraan bermotor dan pembagian brosur yang berisi informasi tentang keselamatan berlalulintas.


Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K. melalui Kasat Lantas Polres Soppeng, Iptu H.Alwi, S.Pd, M.Si berharap "Dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar dan disiplin dalam berlalulintas, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan".ucapnya.

Dalam kegiatan ini, Sasaran operasi keselamatan pallawa 2025 Polres Soppeng, adalah,  Berkendara melawan arus, Berkendara dibawah umur, ⁠Berboncengan lebih dari satu penumpang, Berkendara tidak memakai Helm SNI dan tidak menggunakan Safety Belt, Berkendara sambil main Handphone, Berkendara dibawah Pengaruh Alkohol, Berkendara melebihi batas kecepatan, Berkendara menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek, Kendaraan ODOL.

(Red) 

Kolaborasi Unik SDN 241 Addagange dan TNI, Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

Soppeng, Teropongsulawesi.com, SDN 241 Addagange Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng, bekerjasamai Pos Koramil 1423 Donri Donri menghadirkan TNI sebagai Guru Tamu di sekolah tersebut, Kamis (13/2/2025). 
 
Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kepercayaan diri bagi siswa siswa dalam memacu semangat para peserta didik agar lebih giat dalam proses belajar dan tetap bersemagat dalam menggapai cita-cita mereka dimasa yang akan datang. 
 
Selain itu, sebagai upaya dalam membangun komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta instansi yang dapat berdampak positif bagi pembelajaran dan perkembangan Siswa-siswi di sekolah khususnya di SDN 241 Addagange. 

Sertu Kasmudi, sebagai guru tamu dari TNI dalam kesempatan itu memberikan semangat dan motivasi kepada peserta didik. 

Meski tugasnya selaku Tentara Nasional Indonesia dalam menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah maupun dalam melindungi bangsa dan negara, namun TNI juga bertugas membantu pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat melalui edukasi bagi siswa Siswa-siswi di sekolah, seperti yang dilakukan TNI  Koramil Donri-Donri dengan memberikan pelajaran matematika dasar dengan model GASING (Gampang Asyik Menyenangkan).

Materi disampaikan dengan metode bermain sambil belajar membuat para murid antusias mengikutinya. 

Murid diberikan penjelasan dengan cara bernyanyi dan berjoget bersama. 

Metode penyampaian materi yang mudah diterima membuat peserta didik sangat senang.

Sementara itu, Sertu Stefanus yang turut hadir mengatakan, "kegiatan ini memberikan motivasi kepada murid sehingga mereka terlihat menjadi lebih semangat dalam belajar disekolah dan berharap dengan adanya kegiatan ini  dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan kepada TNI sejak dini.

"Selain itu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para murid dan lebih khusus bagaimana mendekatkan TNI dengan murid sekolah dasar" tuturnya. 

Sementara itu Serda Jumardi dalam materinya mengingatkan tentang ketertiban dan kebersihan di lingkungan sekolah. 

Ia juga mengingatkan kepada murid agar patuh kepada kedua orang tua dan guru serta giat dalam belajar untuk meraih cita cita masa depan. 

Bintang, S.Pd ,Gr, Plt kepala Sekolah SDN 241 Addagange mengungkapkan apresiasinya dengan mengatakan bahwa, "Kehadiran TNI sebagai guru tamu merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan kepercayaan diri para peserta didik, hal ini juga menambah warna dalam pembelajaran di sekolah dan saya melihat murid sangat senang, oleh karena itu selaku Plt Kepala Sekolah sangat mengapresiasi pihak TNI sebagai guru tamu", ucapnya. 

Menurutnya, "Dengan hadirnya Guru tamu disekolah, Murid dan atau peserta didik banyak memperoleh pengetahuan yang berbeda dibanding materi pembelajaran sehari-hari yang biasanya mereka dapatkan selama ini, ujarnya.

"Peserta didik banyak belajar hal lain sesuai dengan profesi atau keahlian yang dimiliki oleh guru tamu tersebut", katanya. 

"Makin banyak profesi yang bervariasi, makin beragam pula pengetahuan dan wawasan yang dibagikan kepada siswa, terangnya. 

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk program serupa di masa depan", tandasnya. 


(Red) 

Kepedulian Dinas Pendidikan Soppeng atas Musibah Fakhira Firsana Merta di Latappere, Sekdis Dr Nur Alim Kunjungi Keluarga Korban

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Soppeng melalui Sekretaris (Sekdis Dikbud), Dr. Nur Alim tunjukkan kepedulian dengan mengunjungi keluarga almarhumah Fakhira Firsana Merta, seorang siswa kelas 6 SD Negeri 276 Latappere yang menjadi korban tenggelam saat banjir yang terjadi di Kampung Lanace, Cabbenge, Kecamatan Lilirilau. Kamis, (13/2/25).



Dalam kunjungan itu, Sekdis Nur Alim didampingi Koordinator UPTD Kecamatan Lilirilau, Abd. Wahid, S.Pd, M.Si serta pengawas sekolah Idham, S.Pd, M.Si dan Sofyan, S.Pd, M.Pd, Kepala SDN 276 Latappere Hasbi, S.Pd dan staf Disdikbud Soppeng, Panca Putra.



Kehadiran rombongan itu bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.



Almarhumah Fakhira Firsana Merta yang lahir di Soppeng pada 2 Maret 2014 lalu dikenal sebagai anak yang baik, suka menolong, peduli terhadap teman-temannya, serta rajin beribadah. 



Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, guru, dan teman-temannya di sekolah.



Dalam kesempatan itu, Sekdis Dr. Nur Alim menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa kepada keluarga almarhumah sekaligus menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah yang terjadi. 


“Kami turut berduka cita atas kepergian ananda Fakhira, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.



Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng terhadap para siswa dan keluarganya yang tertimpa musibah dan atau terdampak bencana. 


(Red/SG) 

Sah, Andi Nirwan Ranggong Resmi Pimpin IOF Sidrap

Sidrap, Teropongsulawesi.com, Pengurus Indonesia Offroad Federation (IOF) Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II untuk memilih ketua periode 2025-2029 yang dilangsungkan di Café S75, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Majjeling, Kecamatan Maritengngae Sidrap. Rabu (12/2/2025). 

Muscab yang diikuti anggota klub offroad yang bernaung di bawah Pengcab IOF Sidrap ini, secara aklamasi meilih H. Andi Nirwan Ranggong, S.T., M.M., sebagai ketua.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidrap, Patriadi, yang hadir dalam acara mengapresiasi pelaksanaan muscab.

"Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan Muscab pemilihan Ketua IOF Sidrap periode 2025-2029," ujarnya.


Ia berharap agar IOF Sidrap dapat semakin aktif dalam mengembangkan olahraga offroad serta berperan dalam memajukan pariwisata dan perekonomian daerah melalui berbagai kegiatan otomotif.

"Selamat kepada ketua yang terpilih. Saya yakin IOF ini dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Sidrap," ujar Patriadi.

Muscab turut dihadiri Ketua Pengurus Daerah IOF Sulawesi Selatan yang diwakili Sekretaris Umum H. Yudi Rakapale, Ketua Panitia Muscab, Andi Ahmadi, serta jajaran pengurus IOF Sidrap.

(Red/Humaskab)

Jaga Kebersihan dan Kenyamanan Wilayah, Koramil 04 Liliriaja Gelar Kerja Bakti Pembersihan Saluran dan Sampah

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebagai Wujud nyata peran Babinsa di wilayah kabupaten Soppeng yang merupakan cermin Satuan Kewilayahan, seperti halnya yang dilaksanakan para Babinsa Koramil 04/Liliriaja jajaran Kodim 1423/Soppeng bersama Warga dan Siswa siswi dengan  melakukan gotong royong dalam membersihkan saluran air dan sampah sepanjang 100 meter di sekitaran Lapangan Bola Andi Mahmud Cangadi Kelurahab Appanang Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng, Rabu (12/02/2025).

Terlihat para Babinsa bersama warga dan Siswa Siswi melakukan gotong-royong pembersihan sampah sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat, dimana sampah dapat menimbulkan bibit penyakit, terlebih pada musim hujan bisa menimbulkan sarang nyamuk dan mengakibatkan penyakit Demam Berdarah.

Kegiatan tersebut tersebut dilakukan bersama aparat pemerintah setempat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, warga setempat serta Kepala Sekolah, Guru dan Siswa-siswi sekolah dengan membersihkan rumput liar yang berada di got dan atau saluran air dengan menggunakan alat seadanya.

Komandan Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung S. Pd., membenarkan adanya kegiatan tersebut, ia berujar "kita sangat mendukung sekali, bahkan kita juga memonitor manakala memerlukan karya bakti TNI dengan pelibatan seluruh personel Kodim, akan kita persiapkan, namun dengan kekompakan bersama aparat pemerintah kelurahan, masyarakat serta kepala sekolah dan para guru maupun Siswa siswi dengan dimotivasi oleh Babinsa rupanya sudah mampu menyelesaikannya. “ucapnya”

Kehadiran Babinsa ditengah-tengah masyarakat merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat, membantu kesulitan masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “terang Dandim”.

Sementara itu, Ws. Danramil 04/Liliriaja Pelda Syarifuddin disela-sela kegiatan mengatakan bahwa pelaksanaan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian bersama untuk terus peduli terhadap status lingkungan. 

"Dalam hal ini melalui Karya bakti pelaksanaan tersebut dapat tercipta sehingga menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan," ujarnya.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan agar bahu jalan tidak tertutup oleh rumput liar yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas serta menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan sehat, katanya.

"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Saya berharap ini menjadi contoh bagi desa lainnya.

"Selain itu dengan bergotong royong dapat menjalin kebersamaan dan mempererat tali silturahmi baik antara pemerintah, aparat dan masyarakat yang terlibat dalam suatu aktivitas tertentu secara bersama-sama, maka kegiatan seperti ini perlu di pertahankan dan di hidupkan kembali, "tandasnya".

(Red) 

Selasa, 11 Februari 2025

Kasat Reskrim AKP Nurman Matasa Ungkap Fakta Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Sekitar Mapolres Soppeng

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Terkait lokasi tambang galian C yang diduga beroperasi yang tidak jauh dari lokasi kantor Kepolisian Resort Polres Soppeng, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Nurman Matasa, SH, MH, menjelaskan bahwa aktivitas galian tersebut sebenarnya untuk peruntukan rumah dinas Polres Soppeng, ucapnya Rabu (12/02/2025)

"Kegiatannya telah kami hentikan, kami telah mengunjungi lokasi agar aktivitas dihentikan," tegas AKP Nurman.

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Nurman menegaskan bahwa Polres Soppeng bertindak profesional dan transparan dalam menangani kasus ini. 

"Kami tidak akan menutupi apapun, kami akan selalu menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang kegiatan ini, karena kami telah menghentikan kegiatan tersebut dan akan memastikan bahwa kegiatan yang akan dilakukan di lokasi itu sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku," terang AKP Nurman.

Ia menuturkan bahwa, "Polres Soppeng berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak perlu khawatir tentang kegiatan yang telah dihentikan tersebut, tandasnya (***)

Mengupas FGD HSR Imperium, Dominus Litis dan Implikasinya pada RUU No.11 Tahun 2021

Makassar, Teropongsulawesi.com, Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar oleh HSR Imperium dengan membahas tentang revisi Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2021 dari sudut pandang hukum, politik dan komunikasi koordinasi, berjalan sukses dengan menghadirkan empat tokoh dari kalangan akademisi dan aktivis.(Senin/11/2/2025).

FGD berlangsung di Kota Makassar, tepatnya di Cafe Muda Mudi Jl. Lanto Daeng Pasewang No. 22 Maricaya, yang berlangsung dari siang hingga jelang malam.

Kegiatan HSR ini, mengangkat tema “Quo Vadis Revisi Undang-undang No 11 Tahun 2021 Terkait Perspektif Hukum, Politik dan Komunikasi – Koordinasi” yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi.
Dihadiri puluhan orang, FGD sangat serius menyikapi polemik Dominus Litis istilah lain dari persoalan pada UU No.11 Tahun 2021, yang terletak pada pasal 8 ayat 5.

Adapun narasumber yang hadir, diantaranya Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.HuM seorang dosen Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin, Dr. Adi Suryadi Culla, M.A (Pengamat Politik Universitas Hasanuddin), Dr. Hasrullah, M.A (Pakar Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin), Dr. Dra. Irwani Pani, S.Psi., M.I.Kom (Moderator), Perwakilan tokoh, akademisi/praktisi hukum, aktivis/mahasiswa dan media.

Dalam kesempatan FGD itu, Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.HuM menyampaikan bahwa revisi dari undang-undang Kejaksaan yang lama nomor 16 tahun 2004 dan itu memang dirubah pada saat peran pemerintah khususnya pada saat pemerintah melihat fungsi dan tugas serta kewenangan Kejaksaan dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi yang ada sekarang ini.

Kemudian, Prof Aminuddin juga mengatakan kalau dari awal memang revisi undang-undang kejaksaan itu sudah menimbulkan pro dan kontra karena banyak orang berbeda substansi terkait revisi tersebut, tuturnya.

Kewenangan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian sekarang sudah bagus akan tetapi dengan adanya revisi, sehingga dapat menimbulkan polemik antara kepolisian dan kejaksaan, tegasnya lagi.

Sementara, Doktor Adi Suryadi Culla, M.A menyinggung adanya potensi kepentingan dibalik revisi undang-undang kejaksaan dimana dapat digunakan untuk kepentingan politik dan pribadi.

Adanya akumulasi kewenangan dimana akan ada perluasan kewenangan yang sehingga dapat menimbulkan polemik dan kemungkinan kepentingan politik itu sangat tinggi sehingga berdampak polemik dan dapat digunakan untuk kepentingan pribadi, imbuhnya.

Tujuan revisi undang-undang kejaksaan untuk menguatkan kejaksaan sehingga dapat di gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, tumpang tindih yang mungkin terjadi antara kepolisian dan kejaksaan dimana kejaksaan itu hanya sebagai penuntut dan kepolisian yang melakukan penyelidikan, jelas Doktor Adi Suryadi.

Doktor Hasrullah, M.A tak mau ketinggalan menyikapi RUU itu dengan mengatakan dalam perspektif komunikasi, tentunya dalam menyikapi berita terkait revisi undang-undang kejaksaan harus betul-betul di cermati dengan baik. Dalam beberapa pasal dari revisi undang-undang kejaksaan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya potensi konflik kepentingan.

Jika nantinya tupoksi itu dilaksanakan sesuai dengan fungsi masing-masing penegakkan hukum di Indonesia bisa berjalan dengan baik. Maka Doktor Hasrullah kembali menegaskan revisi undang-undang kejaksaan untuk dikaji kembali sehingga tidak menimbulkan polemik serta potensi konflik antara kepolisian dan kejaksaan, harapnya dihadapan wartawan.

(Lap:KML/Editor:AST)

Mengupas Dedikasi Guru PAI, Membangun Generasi Cinta Al-Qur'an Melalui Karya Nyata di SDN 7 Salotungo

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Muh. Alwi Basri, S. PDI, dan Nur Hidayah, S. PDI, dua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 7 Salotungo, membuktikan bahwa kerja nyata lebih bermakna dibanding sekadar teori. Senin (11/2/2025). 

Dengan komitmen tinggi, keduanya telah memberikan kontribusi besar dalam bidang keagamaan di sekolah mereka.

Salah satu inovasi yang mereka kembangkan adalah melatih siswa dalam bersenandung hijaiyyah dengan perpaduan musik perkusi. 

Metode ini tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi juga membantu anak-anak lebih cepat dalam mengenali dan menghafal huruf hijaiyyah.

Tak hanya itu, Muh. Alwi Basri dan Nur Hidayah juga berperan penting dalam kehadiran Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Lentera Qalbu Sanggar Masumange di SD Negeri 7 Salotungo. TPA ini menjadi wadah bagi siswa untuk memperdalam ilmu agama, terutama dalam membaca dan memahami Al-Qur'an.

Di luar bidang keagamaan, keduanya juga menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kompetensi di era digital. 

Hal ini dibuktikan dengan kelulusan mereka di Level 1 Program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran.

Dengan berbagai kiprah yang telah mereka lakukan, Muh. Alwi Basri dan Nur Hidayah menjadi contoh nyata bahwa dedikasi dan kerja nyata adalah kunci utama dalam membawa perubahan positif di dunia pendidikan.

(Red) 

Abdul Asis, S. Pd I: Pentingnya Memahami Aturan untuk Kebijakan Pendidikan yang Efektif

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam sebuah pertemuan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Lalabata, Ketua Gugus I Soppeng, Abdul Asis, S. Pd I, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memaknai aturan dengan bijak agar tidak terjebak pada opini pribadi. Senin (11/2/2025).

Acara yang dihadiri oleh para guru PAI ini menjadi momen refleksi bersama tentang bagaimana memahami dan mengamalkan aturan dalam dunia pendidikan dengan sikap yang lebih terbuka dan penuh kebijaksanaan.

Dalam pemaparannya, Abdul Asis mengingatkan bahwa aturan bukanlah sekadar deretan teks yang harus dihafal atau ditaati secara kaku, tetapi harus dipahami dengan baik agar dapat diterapkan dengan benar.

“Sering kali kita terjebak dalam opini pribadi tanpa menyadari bahwa aturan telah memiliki landasan yang jelas dan bertujuan untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa menerima kebenaran adalah bagian dari kebesaran jiwa. Tidak jarang, seseorang lebih memilih mempertahankan pendapatnya sendiri daripada menerima kebenaran yang lebih besar.

*Padahal, dalam dunia pendidikan, keterbukaan untuk menerima masukan dan memahami aturan secara objektif akan membawa manfaat yang lebih luas, baik bagi guru maupun peserta didik, ujar Asis.

Kata Dia, “Seorang pendidik yang bijak adalah mereka yang tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga belajar dari setiap kebenaran yang ia temui".

"Jangan sampai kita lebih sibuk mempertahankan ego daripada mencari pemahaman yang lebih baik,” tandasnya.

Pesan ini disambut dengan refleksi mendalam oleh para peserta KKG.

Mereka menyadari bahwa dalam menjalankan tugas sebagai pendidik, sering kali ego dan opini pribadi tanpa disadari mempengaruhi cara berpikir dan bertindak.

Dengan pemahaman yang lebih terbuka terhadap aturan dan kebesaran hati dalam menerima kebenaran, diharapkan para guru PAI dapat semakin profesional dalam menjalankan tugas mereka dan memberikan teladan yang baik bagi siswa-siswinya.

Melalui forum ini, Abdul Asis berharap agar para guru tidak hanya memahami aturan secara tekstual, tetapi juga menggali makna dan esensi di baliknya.

Dengan begitu, aturan bukan lagi menjadi sesuatu yang membatasi, melainkan menjadi pedoman yang membawa cahaya dalam perjalanan pendidikan.

(Red)

Senin, 10 Februari 2025

Bupati Soppeng Tinjau Langsung Sejumlah Titik Lokasi Terdampak Hujan dan Tanah Longsor

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi yang terdampak hujan dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Soppeng, Senin (10/02/2025).

Kunjungan itu, difokuskan pada Desa Belo serta Jalan Poros Barru-Soppeng di Bulu Dua khususnya di Desa Gattareng Toa Kecamatan Marioriwawo. 

Dalam kunjungan itu, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak meninjau langsung kondisi di lapangan pada lokasi yang terdampak. 

Saat kunjungan, Bupati Soppeng Andi Kaswadi berdialog dengan warga terdampak, dan melihat sejauh mana dampak banjir terhadap infrastruktur dan aktivitas masyarakat.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi yang telah menimpa warganya. 

Keprihatinan Bupati Soppeng Andi Kaswadi atas nasib warganya tidak pernah surut meski masa jabatannya akan berakhir 20 Pebruari 2025 ini. 

Ia ingin memastikan warganya dalam kondisi aman dan pemerintah daerah hadir di tengah musibah itu serta akan memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan bagi warga yang terdampak hujan dan tanah longsor.

(Red) 

Sabtu, 08 Februari 2025

Peluncuran Kursus Calistung Terbuka di Sanggar Masumange SDN 7 Salotungo Soppeng

Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Sanggar Masumange SDN 7 Salotungo kembali menghadirkan program edukatif bagi masyarakat dengan membuka Kursus Baca, Tulis, dan Berhitung (Calistung). Pebruari 2025.

Program ini terbuka untuk umum dan dirancang khusus untuk membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan dasar akademik mereka.

Dengan didukung oleh pengajar berpengalaman di bidangnya, kursus ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi orang tua yang ingin meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak mereka sejak dini.

Ketua Sanggar Masumange, Muh Alwi Basri, S. Pd I, mengajak para orang tua untuk segera mendaftarkan putra-putri mereka. “Program ini bertujuan untuk membentuk fondasi yang kuat dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, yang akan sangat bermanfaat dalam pendidikan anak ke depannya,” ujarnya.

Sanggar Masumange sendiri merupakan wadah pendidikan yang dipimpin oleh Abdul Asis, S. Pd I selaku Pendiri/Ketua Umum, dengan kepengurusan yang terdiri dari:

Ketua: Muh Alwi Basri, S. Pd I

Sekretaris: Zikriyah, S. Pd., Gr

Bendahara: Ira Syahriani, S. Pd


Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, segera hubungi pengurus Sanggar Masumange SDN 7 Salotungo. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri kesayangan Anda!

(Red)

Jumat, 07 Februari 2025

Andi Abira Siap Harumkan Nama SDN 7 Salotungo di Kejuaraan Bulutangkis 2025

Soppeng, Teropongsulawesi.com– Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Gedung KONI Soppeng saat pelepasan Andi Abira dan tim yang akan berlaga dalam Kejuaraan Bulutangkis Olympic CUP 2025 Open SULSELBAR, yang akan berlangsung pada 8-12 Februari 2025.

Andi Abira, yang akan membawa nama SD Negeri 7 Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, berangkat bersama rekan-rekannya dengan didampingi oleh pelatih Burhanuddin, tim official, serta orang tua yang turut memberikan dukungan penuh.

Dalam sambutannya, pelatih Burhanuddin menyampaikan bahwa tim telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi kompetisi ini.

“Kami telah berlatih dengan maksimal, baik dalam hal teknik maupun strategi permainan". 

"Saya berharap Andi Abira dan tim dapat menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua Andi Abira menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pihak sekolah atas dukungan yang diberikan dalam pengembangan minat dan bakat siswa. 

“Kami sangat mengapresiasi SD Negeri 7 Salotungo yang selalu membuka ruang bagi anak-anak untuk berkembang, termasuk dalam bidang olahraga seperti bulutangkis,” ungkapnya.

Keberangkatan Andi Abira dan tim ke ajang Olympic CUP 2025 Open SULSELBAR ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengharumkan nama Soppeng, khususnya SD Negeri 7 Salotungo, di dunia bulutangkis tingkat Sulawesi Selatan dan Barat. 

Masyarakat dan pihak sekolah memberikan doa serta dukungan penuh agar mereka dapat meraih hasil terbaik di kompetisi ini.

(Red) 

TPA Lentera Qalbu SDN 7 Salotungo, Efektif Belajar Al-Qur'an dengan Senandung Hijaiyah

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Musholla SDN 7 Salotungo menjadi pusat kegiatan awal bagi para santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Lentera Qalbu Sanggar Masumange dalam pertemuan yang berlangsung pukul 15.00 WITA. Jum'at (7/2/2025). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum/Pendiri Abdul Asis, S. Pd I, Ketua Muh Alwi Basri, S. Pd I, Sekretaris Zikriyah, S. Pd. Gr, Bendahara Ira Syahriani, S. Pd, serta anggota Nur Hidayah, S. Pd I.

Sebagai tahap awal, para santri tidak langsung diarahkan membaca Al-Qur'an (Iqro'), tetapi terlebih dahulu diajak mengenal huruf hijaiyah melalui senandung interaktif. 

Dalam sesi ini, santri melantunkan huruf hijaiyah mulai dari Alif, Ba, Ta, Tsa, Jim, Ha, Kha, Dal, hingga Ya, dengan irama yang menarik. 

Zikriyah, S. Pd. Gr, menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan mempermudah santri dalam mengenal dan menghafal huruf hijaiyah sebelum memasuki tahapan membaca.

Pada pertemuan selanjutnya, santri akan diuji kemampuan membacanya guna mengklasifikasikan mereka ke dalam tingkatan dasar atau lanjutan. 

TPA Lentera Qalbu menggunakan metode Qirooah, yang menurut pengalaman ustadzah pengajar, dapat membuat anak-anak mampu membaca Al-Qur'an hanya dalam waktu tujuh jam. 

"Kami berharap seluruh santri dapat mencapai target ini dan semakin mencintai Al-Qur'an," ujar ustadzah dalam pertemuan tersebut.

Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dan sistematis, TPA Lentera Qalbu SDN 7 Salotungo diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an yang efektif dan inspiratif bagi siswa.

(Red) 

Membangun Generasi Cerdas, Kegiatan Khusus di SDN 7 Salotungo

Soppeng, Teropongsulawesi.com, SD Negeri 7 Salotungo mengadakan uji coba penerapan Senam Anak Indonesia Hebat, yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh semangat. Kamis (6/2/2025). 

Kegiatan ini dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diiringi dengan pengibaran bendera merah putih, serta diakhiri dengan doa bersama.

Petugas dalam kegiatan ini:

✅ Pemandu Senam (Kelas 5A):

A. Karaizza Weri Sompa

A. Widya

Andi Aisha Tunnabila Ahmad

Andi Afiqah Syawaliyah Azis

Andi Nur Aisyah Oktadha Sari

Andi Ratu Qanizah

Asna Salsabila

Aqila Abidah

Atiqa Naila Khalisa

Azzahrah Tsariyyah Kardin

Humaira Salsabila Putri

Rafiqah Azzahrah

Sofia Ahmad


✅ Dirigen Pemandu Lagu Indonesia Raya (Kelas 5B):

Naura Yasmin Firdaus

Andi Abirah Yusri Andita

Muthia Azzahra

Resky Fauziah Aris

Ayla Azzahra


✅ Pengibar Bendera Merah Putih (Kelas 5B):

Andi Langit Ramadan Dedy

Tsaqif A. Panangiang

A. Ozil Muhammad R. Hidayat


✅ Pembaca Doa:

Andi Rania Mallarangeng (Kelas 4B)


Tiga guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), yaitu Israwati, S. Pd., Syamsul Hadi, S. Pd., Gr., dan Syamsul Rijal, S. Pd., bekerja sama dengan guru kelas dalam menyiapkan siswa untuk menjadi dirigen dan pengibar bendera, serta guru Pendidikan Agama Islam dalam membimbing siswa pembaca doa.

Kegiatan ini berlangsung ceria dan penuh semangat pada Jumat pagi. Dimulai dengan senam bersama untuk meningkatkan kebugaran jasmani, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan rasa cinta tanah air, dan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud pembentukan karakter religius siswa.

Melalui kegiatan ini, SD Negeri 7 Salotungo terus berupaya menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan semangat nasionalisme kepada peserta didik, guna membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

(Red) 
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved