Wajo -->

Minggu, 06 November 2022

Mari Nikmati Es TERU INDONESIA Dengan Harga Rp 6000 di Ammessangeng Depan Jalan Jambu Sengkang


Wajo, Teropongsulawesi.com,-- Lounching es teru. YOUR DRINK INDONESIA pada hari Rabu tanggal 2 November 2021 di  Ammessangeng Jalan  Wolter Monginsidi tepatnya di depan jalan Jambu menuju SMPN 6 Sengkang Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan itu Amar pemilik usaha keluarga saat di temui tanggal 6 November 2022 mengungkapkan bahwa" ini usaha keluarga kami dari keluarga TOPAN MASSE usaha untuk menciptakan lapangan kerja walau usaha kecil-kecilan saja.

Kami menawarkan dengan harga terjangkau mulai harga Rp 6.000,  Hot  Rp 7.000 dan dingin pakai toping yang merupakan special mencapai harga 8.000 dengan berbagai rasa cappucino, vanilla latte ,Oreo, vanilla original, avocado, durian , tiramisu, chocoroyal,choco caramel, Milo,orange,red Velvet,full cream,lemon tega, vanilla blue, taro, strawberry, Thai tea dan green tea menawarkan promo Minggu depan mulai tanggal 7 November sampai 15 November beli 3 macam rasa MENU teru gratis 1 vanilla blue.

HARGA TERJANGKAU NIKMAT DILIDAH

Ayoo merapat rasakan sensasi menu teru di kedai kami "Teru YOUR DRINK" Jalan Ammessangeng, Ungkap Amar mengakhiri bincang bincang saat awak media menikmati hangatnya cappucino dan sejuknya Vanilla Blue.

Published : H@way@

Rabu, 05 Januari 2022

Andi Nurhidayati Kirim Video Ucapan Selamat Ulang Tahun AMIWB ke-8, Begini Harapannya!


Wajo, Teropongsulawesi.com,- Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) tepat berusia 8 tahun pada hari ini, Rabu tanggal 5 Januari 2022.

Ucapan selamat pun berdatangan untuk organisasi kemahasiswaan yang dipimpin oleh Heriyanto Ardi yang juga mantan Ketua KNPI Kabupaten Wajo.

Salah satu ucapan selamat datang dari Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin. Andi Etti sapaannya, selama ini memang dikenal cukup dekat dengan aktivis AMIWB.

Beberapa aspirasi masyarakat yang dibawa oleh AMIWB hingga tingkatan provinsi dikawal oleh Andi Nurhidayati Zainuddin yang merupakan legislator Sulsel yang terpilih dari Dapil Wajo-Soppeng.

Diantaranya persoalan pematokan lahan warga oleh Dinas Kehutanan Sulsel di Desa Awo Kecamatan Keera Kabupaten Wajo dan aspirasi terkait pengeboman ikan di perairan Keera-Pitumpanua.



Berikut kutipan ucapan Andi Nurhidayati Zainuddin melalui video yang diupload Ketua AMIWB, Heriyanto Ardi di akun facebooknya

_Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saya Andi Nurhidayati Zainuddin, Anggota DPRD Sulawesi Selatan mengucapkan Selamat ulang tahun Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) ke-8. Semoga AMIWB terus bergerak untuk mengawal aspirasi dan kepentingan masyarakat di Bumi Lamaddukelleng.

(Red/Rahman).

Selasa, 24 Agustus 2021

Legislator DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Gelar Penyebarluasan Perda di Pitumpanua Wajo


Wajo (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin kembali menggelar penyebarluasan peraturan daerah (perda). Kali ini di Kabupaten Wajo tepatnya di Desa Tellesang Kecamatan Pitumpanua, Selasa (24/8/2021).

Didampingi dua kepala desa (Kades) yakni Darmawansyah (Kades Tellesang) dan Ashadar (Kades Buriko), Andi Etti sapaannya menyampaikan perda nomor 7 tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil.

Hadir sebagai narasumber, Sudirman, S.Sos., M.Si. (Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wajo).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran peserta sosialisasi, khususnya kehadiran dua Kepala Desa yang sangat terbuka atas kehadirannya untuk bersilaturrahim di Kecamatan Pitumpanua.

"Terimakasih banyak Pak Desa Tellesang dan Buriko. Saya tidak menyangka akan dihadiri oleh dua kepala desa, tapi ini bukti kekompakan dua pemerintah desa yang memang bertetangga untuk saling membantu," ujar Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.

"Persoalan perda nanti akan dijelaskan lebih detail oleh pemateri dari Dinas Koperasi yang memang sengaja Kami hadirkan untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait penguatan lembaga koperasi dan usaha kecil," jelas Legislator Sulsel dua periode ini.

Salah satu Tokoh masyarakat Buriko-Tellesang, Hasan Basri mengungkapkan, kehadiran Andi Etti di Tellesang sama saja Ia pulang kampung. Tellesang dan Buriko kata Hasan Basri adalah kampung leluhur keluarga besar suami Andi Etti, Andi Ryalisar Made Alie.

"Beliau (Andi Etti) bukan orang lain. Beliau punya keluarga besar di Buriko dan Tellesang. Mertua Beliau, Andi Made Alie yang pernah menjadi Bupati diSoppeng adalah orang asli Buriko. Jadi Beliau sebenarnya pulang kampung bersilaturrahim dengan keluarga besarnya di tempat ini," kata Mantan Kepala Desa Buriko ini.

"Saya, Kepala BPD Buriko dan beberapa tokoh masyarakat yang hadir disini adalah keluargata Pung, dan Kami sangat kesibukanta Pung hingga baru bisa sempat bersilaturrahim di tempat ini," jelas Hasan Basri saat memandu kegiatan penyebarluasan perda ini.

Diketahui, sebelum dimekarkan menjadi desa otonom, Buriko adalah salah satu dusun yang masuk di wilayah Desa Tellesang. (Ismail).

Senin, 29 Maret 2021

Didampingi Ketua WPP Wajo, Andi Nurhidayati Serahkan Bantuan Mushaf al-Qur'an


Andi Nurhidayati Legislator PPP Sulsel bersama anggota DPRD kabupaten Wajo serahkan bantuan Mushaf Al-Quran (Foto Istimewa)

Wajo (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Nurhidayati Zainuddin kembali menyalurkan bantuan mushaf al-Qur'an untuk pesantren dan rumah tahfidz. Kali ini untuk Lembaga Tahfidz Al Qur'an Masjid Ar-Ra'uf.

Penyerahan tersebut dilakukan Legislator Sulsel dua periode ini usai menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Wajo Ke-622 di Kantor DPRD Wajo, Senin (29/3/2021).

Dalam penyerahan tersebut, Andi Etti sapaannya didampingi dua legislator PPP Wajo, H. Risaldi Odda dan Marlina yang juga Ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Kabupaten Wajo.

Pengelola Lembaga Tahfidz Al Qur'an Masjid Ar-Ra'uf, H. Abdul Rauf Kamil menerima langsung bantuan Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.

"Semoga bantuan ini dapat memotivasi anak-anak kita untuk membaca dan menghafal al-Qur'an. Terlebih mushaf al-Qur'an ini diperuntukkan bagi anak-anak kita yang fokus untuk menghafal, ada perbedaan dengan mushaf yang lain," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Ketua WPP Sulsel ini juga mengungkapkan, kegiatan pembagian mushaf al-Qur'an akan ia lakukan di beberapa kabupaten/kota dan akan melibatkan WPP sebagai sayap PPP.

"Insya Allah, kita akan lakukan hal ini (pembagian mushaf) ke beberapa pesantren dan lembaga tahfidz yang membutuhkan dibeberapa kabupaten/kota, dan saya akan mengajak teman-teman pengurus WPP," ujar Wakil Ketua PPP Sulsel ini. (Red/Ismail).

Hadiri Peringatan Hari Jadi Ke-622, Andi Nurhidayati Sampaikan Komitmen Majukan Wajo


Andi Nurhidayati (hijab ungu) Legislator PPP Sulsel saat menghadiri acara peringatan hari jadi kabupaten Wajo Sulsel (Foto Istimewa)

Wajo (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Nurhidayati Zainuddin menyampaikan ucapan selamat atas Peringatan Hari Kabupaten Wajo ke-622.

Hal ini disampaikan Andi Etti sapaannya usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Wajo di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Wajo, Senin (29/3/2021).

Peringatan yang mengangkat tema "Melalui Hari Jadi Wajo Kita Wujudkan Tatanan Kehidupan Normal Menuju Wajo Maju dan Sejahtera dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani.

"Selamat hari jadi Kabupaten Wajo. Semoga di usia ke-622 Kabupaten Wajo semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Sebagai wakil rakyat yang terpilih dari Dapil Wajo, Sekretaris Fraksi PPP ini mengungkapkan komitmennya mengawal pembangunan di Bumi Lamaddukelleng. 

Wakil Ketua PPP Sulsel ini juga mengajak seluruh komponen masyarakat Wajo untuk bergandengan tangan. Karena menurutnya hanya kebersamaan, kolaborasi dan sinergitas maka pembangunan akan semakin massif dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

"Dengan semangat Yassiwajori tentu semua stakeholder harus terus berkolaborasi membangun Wajo. Dan sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh masyarakat Wajo Saya memiliki tanggung jawab untuk terus mensupport pemerintah kabupaten Wajo mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya. (Red/Ismail).

Minggu, 28 Februari 2021

Peduli Ketahanan Pangan, Petani di Wajo Tekan Populasi Hama Tikus Dengan Pembasmian Massal


Pembasmian massal hama tikus oleh petani di kabupaten Wajo ( Foto Istimewa).

Wajo (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Dalam rangka menekan populasi hama tikus di sawah, para petani dan penyuluh pertanian, serta warga desa setempat melakukan perburuan dan pembasmian massal hewan pengerat ini. Jumat. 28/02/2021.

Hama tikus sawah menjadi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang menyerang batang padi  sawah. Serangannya dapat berakibat kerusakan batang tanaman padi  hingga mengakibatkan petani gagal panen.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan dan upaya menekan tingginya serangan hama tikus di Kabupaten Wajo khususnya di Desa Mario, Kecamatan Tanasitolo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Ini sesuai arahan Kadis. Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Wajo Muh. Ashar dan ditindak lanjuti oleh Koordinator BPP Tancung Andi Asrizal Idris, POPT dan PPL Se Kecamatan Tanasitolo agar secepatnya merespon dan melakukan gerdal hama tikus bersama dengan Kelompok tani se Kec. Tanasitolo.

Andi Asrizal Idris,  Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tancung  mengatakan Hama tikus merupakan salah satu hama utama tanaman padi, kehilangan hasil produksi akibat serangan hama tikus sangat tinggi.


Pembasmian hama tikus oleh petani di Wajo (Foto Istimewa)

“Merespon laporan dari PPL dan petani di lapangan maka kami dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten wajo, segera melakukan tindakan untuk mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman milik petani. Kegiatan gerakan pengendalian (Gerdal) tikus berupa gropyokan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian, Petugas POPT (Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan seluruh anggota Kelompok Tani Mappasitujue 1.

“Upaya untuk mengendalikan hama tikus telah banyak dilakukan petani, mulai dari cara fisik, hayati, sanitasi, kultur teknik, mekanik dan kimia ,”Terangnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo seringkali menegaskan kepada seluruh insan pertanian bahwa di tengah pandemi Covid-19, petani dan penyuluh harus tetap bersinergi menyediakan kebutuhan pangan sehingga tidak terjadi krisis pangan.

Penyuluh Pertanian Kec. Tanasitolo, Andi Hikmah mengatakan melalui upaya pengendalian ini diharapkan dapat mengurangi tingkat serangan hama tikus, sehingga tidak banyak merugikan petani.

Menurutnya sebagai penyuluh pertanian akan terus mendampingi petani dan berupaya agar permasalahan yang dialami petani di lapangan bisa cepat teratasi sebagai mana arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengemukakan bahwa pandemi Covid-19 mempengaruhi perekonomian, namun sektor pertanian semakin kokoh lantaran kerja keras petani didampingi penyuluh.

“Petani harus turun ke lapangan, penyuluh harus turun ke lapangan dan mendampingi petani. Dalam kondisi apa pun, pangan tidak boleh bermasalah. Pangan tidak boleh bersoal. Untuk itu, kita harus tanam dan memastikan produksi tidak berhenti,” tegas Dedi.

“Kami dari petani sangat mendukung kegiatan ini, bersama penyuluh dan dinas pertanian terus membantu kami mengupayakan pemberantasan hama tikus yang sedang melanda sawah kami saat ini, dan kami sangat berharap panen padi tahun ini bisa melimpah dibandingkan tahun yang lalu,” kata Muh. Nadjib petani Desa Mario. (Al Aziz /  Yuli N)

Sumber/editor : Resky Yulianti

Sabtu, 16 Mei 2020

Berbagi Dengan Penyuluh Agama di Wajo, Andi Etti Bagi Ratusan Paket Sembako

Teropongsulawesi.com, Wajo (Sulsel)  - Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin kembali membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, Minggu (17/5/2020).

Setelah pekan lalu, Andi Etti sapaannya memberikan bantuan kepada penyuluh Agama di Kabupaten Soppeng, kali ini giliran ratusan penyuluh Agama dari 14 Kecamatan di Kabupaten Wajo provinsi Sulawesi Selatan yang mendapatkan paket sembako.

"Alhamdulilah, hari ini Kami kembali menyalurkan paket sembako ke penyuluh agama. Pekan lalu di Soppeng, hari ini di Kabupaten Wajo. Semoga ini cukup membantu teman-teman penyuluh yang juga terkena dampak Covid-19," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini juga menitipkan pesan kepada para penyuluh agama di Kabupaten Wajo untuk terus mengedukasi masyarakat agar mentaati keputusan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Peran penyuluh agama sangat penting untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat khususnya di Majelis Taklim binaanya masing-masing terkait himbauan pemerintah misalnya beribadah di rumah saja dan meniadakan untuk sementara salat di Masjid," jelasnya.

Salah satu penyuluh Agama Kabupaten Wajo, Zulkifli menyampaikan apresiasi atas perhatian Angggota DPRD Sulsel dari Soppeng dan Wajo ini kepada penyuluh agama yang juga merasakan dampak wabah Covid-19.

"Kami atas nama pribadi dan teman-teman penyuluh menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ibu Andi Nurhidayati atas perhatiannya. Jujur, selama wabah Covid-19 ini aktifitas penyuluh sangat terbatas, baik untuk kegiatan keagamaan maupun aktifitas lainnya," ujarnya.

Ratusan paket sembako, Wakil Ketua PPP Sulsel ini berisi 5 Kg beras premium, Gula 2 Kg, Minyak 1 Liter dan 1 kaleng susu. (W@wa/Rhm).

Senin, 14 Oktober 2019

Andi Besse Korban Kebakaran di Calodo Dapat Bantuan Dari Pemkab Wajo, Duo Amran Turut Prihatin

Teropongsulawesi.com, Wajo (Sulsel) - Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE mengunjungi Korban Kebakaran di Calodo Dusun Patila Desa Patila Kecamatan Pammana, Senin 14 Oktober 2019.

Dalam kunjungannya bersama dengan Dinas Sosial kabupaten Wajo, sekaligus menyerahkan bantuan kepada Korban Kebakaran atas nama Andi Besse.

Adapun Kronologis dari Kebakaran yang menghanguskan 2 rumah kios kepunyaan Andi Besse adalah pemilik rumah kios sedang membakar rayap dengan menggunakan sampah daun kelapa kering, adapun potensi kerugian ditaksir 100 juta lebih, dan tidak ada korban jiwa.

Dalam kunjungannya Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wajo turut prihatin atas kejadian musibah kebakaran yang terjadi di Patila Kecamatan Pammana tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Wajo hadir untuk memberikan support kepada yang terkena dampak musibah kebakaran, dalam hal ini bersama dengan Dinas sosial memberikan paket sembako sebagai tanggap darurat, dan saya sudah perintahkan Plt. Camat Pammana untuk mengakomodir tempat tinggal sementara bagi korban kebakaran tersebut,"kata H. Amran, SE.

"Saya minta agar para penduduk lainnya waspada terhadap bahaya kebakaran, dengan antisipasi antara lain dengan mematikan gas bila tidak digunakan, matikan listrik bila tidak digunakan dan lainnya," Wakil Bupati Wajo menambahkan.(**).

Sumber : Humas Pemkab Wajo 

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved