Kamis, 09 Januari 2025
Teropongsulawesi.com
Senam Anak Indonesia Sehat di SDN 7 Salotungo, Siswa Antusias Ikuti Gerakan Baru
Senin, 06 Januari 2025
Teropongsulawesi.com
NM dan RR Resmi Tersangka, Kejaksaan Negeri Soppeng Beberkan Modus Operandi
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Penyidik Kejaksaan Negeri Soppeng telah menetapkan laki laki berinisal NM dan perempuan berinisial RR sebagai tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam pelaksanaan Kredit Usaha pada salah satu Bank pelat merah di Kabupaten Soppeng.
Hal itu disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan, Rekafit M, SH dalam keterangan resminya, Senin (6/1/2025).
Menurutnya, tersangka NM merupakan pegawai dari bank tersebut dan tersangka RR merupakan Calo perkreditan.
Ia menyampaikan bahwa, "Penetapan dilakukan usai penyidik kejaksaan negeri soppeng menemukan dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status NM dan RR sebagai tersangka.
"Dalam proses penyidikan, tim penyidik telah memeriksa sebanyak 7 saksi yang berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi tersebut", ungkapnya.
Dalam keterangannya, "penetapan status tersangka terhadap NM dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Nomor: B- 01/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 06 Januari 2025.
"Sedangkan terhadap RR, penetapan tersangkanya berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Nomor B-02/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 06 Januari 2025, jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa dalam melakukan pebuatannya, tersangka NM selaku Mantri dan tersangka RR selaku Calo secara bersama sama telah melakukan penyimpangan yang pertama yakni dengan menggunakan modus operandi Kredit Topengan dimana tersangka RR atas sepengetahuan tersangka NM mengajukan kredit pada salah satu kantor unit Bank berpelat merah di Soppeng dengan menggunakan identitas milik orang lain, kemudian dana tersebut dipergunakan oleh tersangka RR untuk kepentingan pribadinya.
"Dengan modus operandi Kredit Tempilan itu, tersangka RR dalam pengajuan kredit menggunakan nama orang lain dan uang hasil dari pencairan kredit digunakan oleh nasabah/debitur dan sebagian digunakan oleh tersangka RR.
"Atas rekomendasi dan kepecayaan kepada tersangka RR, tersangka NM selaku Mantri menyetujui pengajuan kredit nasabah yang dilakukan tanpa adanya tahapan yang benar dan akibat dari pengajuan tersebut tersangka RR mendapatkan sejumlah fee/komisi dari nasabah". urainya.
"Akibat adanya penyimpangan pelaksanaan kredit usaha yang dilakukan oleh Tersangka NM dan Tersangka RR tersebut, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp. 2.800.000.000,- (Dua Milliar Delapan Ratus Juta Rupiah), beber Kasi Intel Rekafit kepada wartawan.
"Saat ini penyidik melakukan penahanan kepada NM dan RR selama 20 hari di Rutan Kelas IIb Watansoppeng berdasarkan surat perintah penahanan atas nama NM dengan Nomor: Print-01/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 06 Januari 2025 dan surat perintah penahanan atas nama RR dengan Nomor: Print-02/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 06 Januari 2025, sebut Kasi Intel kejaksaan negeri soppeng.
"Oleh karena itu, lanjutnya, "Atas perbuatanya Tersangka telah melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 KUHP. Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 KUHP, pungkasnya menyebut pasal yang disangkakan.
(Red)
Teropongsulawesi.com
Dari Mapolres Hingga DPRD Luwu Utara, Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Tambang Ilegal
Lutra, Teropongsulawesi.com, - Aliansi Mahasiswa Rakyat Luwu Utara (AMAR LUTRA) menggelar aksi unjuk rasa (Unras) yang dilangsungkan di depan Mapolres Luwu Utara (Lutra) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (6/1/2025).
Sabtu, 28 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Fikry Oktaviady : Toleransi Beragama Dalam Perayaan NATARU Menjadi Hal Penting dalam Menjaga Kondusifitas di Sulsel
Makassar, Teropongsulawesi.com, Muh Fikry Oktaviady Alias Dede, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Dalam video singkatnya, Fikry menegaskan pentingnya kerukunan dan keamanan sebagai kunci untuk memastikan perayaan akhir tahun berjalan lancar dan damai.(29/12/2024).
“Natal dan Tahun Baru adalah merupakan momen refleksi dan kebersamaan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana aman dan nyaman agar masyarakat dapat merayakan dengan tenang,” ujar Fikry alias Dede.
Dede menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti peningkatan patroli di tempat ibadah, pusat keramaian, dan jalur transportasi.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusifitas yang baik.
“Kita harus mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Selain itu, masyarakat juga perlu ikut berperan aktif dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan dan menjaga sikap toleransi,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Sulawesi Selatan baru saja menyelesaikan proses Pilkada Serentak baik Pilgub maupun Pilbup. Menurutnya, ini menjadi alasan penting untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kedamaian di Sulawesi Selatan.
“Kita baru selesai dengan Pilkada, sehingga kita semua berkewajiban untuk menjaga keamanan dan harmoni di seluruh wilayah Sulawesi Selatan,” tegas Fikry alias Dede.
Fikry juga menegaskan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan diperlukan kerja sama semua pihak, tegasnya.(SI)
Jumat, 27 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Wabup Lutfi Halide Terima Langsung Sumbangan dan Bantuan Donasi dari Ikatan Alumni (IKA) SMA 200/1 Soppeng
Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide, MP, secara resmi menerima sumbangan dan bantuan donasi dari Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 200 dan SMA Negeri 1 Watansoppeng, bertempat di Kantor Bupati Soppeng, Jumat (27/12/2024).
Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk membantu korban banjir yang melanda wilayah Soppeng beberapa hari terakhir.
Donasi tersebut diserahkan oleh Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., selaku Ketua IKA Alumni SMA 200/1 Watansoppeng.
Sumber dana bantuan ini merupakan hasil penggalangan yang dilakukan oleh panitia IKA Alumni selama kurang lebih enam hari, melibatkan sumbangan dari para alumni.
Wakil Bupati Lutfi Halide mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh alumni.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini, yang sangat berarti bagi masyarakat Soppeng yang terdampak banjir".
"Kami akan memastikan bahwa bantuan ini didistribusikan dengan baik kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pentingnya solidaritas dan kerjasama antar masyarakat dalam mengatasi bencana.
“Inisiatif seperti ini sangat membantu, dan kami berharap akan ada lebih banyak dukungan dari berbagai pihak untuk membantu korban bencana,” tandasnya.
(Red/HMS)
Teropongsulawesi.com
Bupati Soppeng Meresmikan Masjid Al Kautsar 86 IKA SMAN 200/1 yang Ditandai dengan Penandatanganan Prasasti
Soppeng, Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE meresmikan Masjid Al Kautsar 86 IKA SMAN 200/1 Watansoppeng yang dilangsungkan di Empagae, Dusun Abbanuange, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng, Jumat (27/12/2024).
Acara ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi antara alumni angkatan 86 SMA Negeri 200/1 Watansoppeng (IKA SMAN 200/1 Watansoppeng), bersama warga sekitar dan berbagai pihak lainnya.
Peresmian Masjid Al Kautsar 86 dilakukan oleh Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE, yang juga merupakan alumni angkatan 86 SMA Negeri 200/1 Watansoppeng yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Bupati Kaswadi Razak dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menekankan pentingnya pemanfaatan Masjid Al Kautsar 86, yang tidak hanya oleh alumni angkatan 86, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat", imbuhnya.
Kata Bupati, “Melalui pembangunan masjid ini, saya berharap Masjid Al Kautsar 86 dapat menjadi masjid percontohan, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat,” ujar Kaswadi.
Bupati Andi Kaswadi juga berharap agar masjid ini menjadi tempat representatif bagi masyarakat yang melintasi jalan poros dan alternatif dari Wajo".
"Pembangunan masjid ini diawali dengan proses pemilihan lokasi yang matang, mempertimbangkan aksesibilitas dan keberadaan masjid di sekitarnya".
"Tanah wakaf yang menjadi lokasi pembangunan masjid ini disumbangkan oleh Hj. Rosnawati, sebuah kontribusi yang sangat berarti bagi terwujudnya Masjid Al Kautsar 86, kata Kaswadi.
Perwakilan keluarga Hj. Rosnawati turut hadir dan menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan masjid di lokasi tersebut.
Masjid Al Kautsar 86 bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nyata dari kebersamaan dan silaturahmi. Proyek ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.
Ketua Umum IKA SMAN 200/1 Watansoppeng, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M. Hum., menambahkan bahwa nama “Al Kautsar” memiliki makna khusus bagi alumni angkatan 86. Angka “86” yang dalam konteks kepolisian berarti “mengerti dan melaksanakan,” diharapkan dapat menjadi motivasi bagi alumni untuk terus berkontribusi pada kemajuan Kabupaten Soppeng. Beliau juga berharap masjid ini menjadi sumber keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Peresmian Masjid Al Kautsar 86 menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi dan semangat kebersamaan. Semoga masjid ini dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat Dusun Abbanuange dan sekitarnya.
Peresmian masjid ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Soppeng.
Acara sakral ini semakin khidmat dengan kumandang adzan yang menggema di sekitar masjid baru tersebut.
Turut hadir dalam peresmian: Perwakilan Ketua DPRD Kab. Soppeng, para Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng, para Kepala SKPD, Camat Donri-Donri, para Kepala Desa/Lurah se Kec. Donri-Donri, para Alumni IKA SMA 200/1 Watansoppeng, dan para tokoh masyarakat Kecamatan Donri-Donri.
(Red/HMS)
Jumat, 20 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Rapat Koordinasi Realisasi Brigade Swasembada Pangan di Pinrang
Pinrang, Teropongsulawesi.com, Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak cepat untuk wujudkan swasembada pangan Untuk mencapai swasembada pangan, Mentan Amran menyebutkan pihaknya akan mengoptimalkan setiap potensi yang ada.
Amran menekankan pemerintah, petani, dan seluruh pihak harus bersinergi sehingga program optimasi lahan dapat diakselerasikan secara masif. Dengan begitu, hasil pertanian di dapat meningkat signifikan.
“Optimasi lahan dan teknologi pertanian menjadi kunci utama dalam meningkatkan hasil produksi. Kami membentuk brigade, mengoptimalkan lahan rawa, dan mencetak sawah baru sebagai bagian dari upaya transformasi pertanian menuju modernisasi. Kami berkomitmen untuk mengadopsi mekanisasi pada segala lini kegiatan pertanian guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan langkah ini, kami berharap dapat membawa sektor pertanian Indonesia ke level yang lebih maju dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Sementara itu Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menjelaskan fokus utama BPPSDMP adalah menghadirkan inovasi berkelanjutan yang mampu mentransformasi sektor pertanian melalui Brigade Swasembada Pangan.
“Brigade Swasembada Pangan adalah wujud nyata sinergi pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan ketahanan pangan nasional. Dengan kolaborasi yang kuat, pemanfaatan teknologi, dan pengelolaan yang berkelanjutan, kita tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga mewujudkan kemandirian pangan di tingkat lokal hingga nasional” Jelasnya.
Dalam upaya mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional, rapat koordinasi Brigade Swasembada Pangan digelar dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini dihadiri oleh (Plt) Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, Dandim 1404/Pinrang Letkol Inf Abdullah Mahua, Kepala BBPP Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani, Kepala BSIP Sulsel Yusuf, Kepala Dinas Kabupaten Pinrang, Kepala Loka Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Umbi Sarjoni Penyuluh Pendamping Lapangan, Brigade Swamsebada Pangan, Mentor Brigade Pangan, serta Pendamping Brigade Pangan.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas tantangan dan strategi merealisasikan Brigade Swasembada Pangan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah perlunya kerjasama yang terstruktur dan berkelanjutan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pengelola Brigade Swasembada Pangan (BSP) dan petani pemilik lahan. Kamis (19/12/2024).
Kesepakatan Strategis yang disepakati oleh semua stakeholder, Dimana Mekanisme Pengelolaan Lahan Pada musim tanam jeda (peningkatan Indeks Pertanaman), yaitu 70:30. Petani yang biasanya hanya menanam 1 kali atau IP 100 agar bisa meningkatkan ke IP 200 dan IP 300. Lahan petani yang baru ditanami 1 kali akan dikelola oleh Brigade Pangan pada musim tanam ke -2 dan ke-3 dengan skema bagi hasil 70:30, di mana 70% hasil diberikan Kepada Brigade Pangan, dan 30% untuk petani pemilik lahan.
Untuk IP 100 (musim tanam pertama), pengelolaan lahan akan melibatkan Kerjasama Agribisnis Plus (KSA+) yaitu penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Brigade Swasembada Pangan sedangkan Petani penggarap tetap melakukan pengelolaan lahan sesuai dengan pola kerjasama yang sudah terbangun dengan pemilik lahan. Pada musim tanam pertama tersebut, pengelola brigade pangan tetap diharapkan berkolaborasi dengan petani penggarap atau pemilik lahan dalam proses budidaya.
Kerjasama antara pengelola BSP dan petani pemilik lahan akan berlangsung selama minimal 5 tahun, menciptakan kesinambungan dalam produksi pangan.
Semua stakeholder yang hadir sepakat untuk mendukung implementasi program ini demi memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan produksi pangan dapat meningkat secara signifikan, sejalan dengan tujuan nasional dalam memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.
Brigade Swasembada Pangan menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci sukses program ini. Dengan optimisme dan semangat gotong royong, Indonesia bergerak menuju Swasembada Pangan.
Kamis, 19 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Pendampingan Brigade Swasembada Pangan di Pinrang, Kementan : Ketahanan Pangan Kunci Stabilitas Bangsa
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan penyuluh dan para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan.
"Ingat, krisis pertanian akan menjadi krisis politik dan membuat pemerintah sulit berkembang, karena itu kita harus jaga bersama.
"Pangan adalah senjata kita dan kedepannya kita harus menekan impor bahkan harus bisa menyetop impor dan kita harus ekspor," sambung Amran
Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya konkret yang dilakukan Kementerian Pertanian melalui peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yang berperan strategis sebagai motor penggerak dalam menyelesaikan tantangan di sektor pertanian sekaligus meningkatkan kemandirian petani.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti menyatakan BPP sebagai garda terdepan memajukan pertanian yang mampu menyelesaikan problematika di lapangan serta diharapkan benar-benar memberikan pelayanan kepada petani.
“BPP memiliki banyak teknologi dan terus melakukan update informasi serta menjadi sosusi tercepat yang dialami permasalahan petani di lapangan. Seperti hama penyakit, banjir, dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Plt. Dirjen Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule saat meresmikan BPP Watang Sawitto dan BPP Patampanua Kabupaten Pinrang, Kamis (19/12).
"BPP merupakan rumah kedua dari petani sehingga diharapkan sering-sering berkunjung ke BPP untuk konsultasi permasalahan yang dihadapi di lapangan," ungkap Taufiq setelah kunjungan kerja Brigade Pangan.
Perlu diketahui, proses pembangunan dan renovasi BPP Watang Sitto dan BPP Patampanua memakan waktu pengerjaan selama 4 bulan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berasal dari BPPSDMP.
Selain dihadiri oleh Plt. Dirjen Hortikultura, seremonial tersebut juga dihadiri Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Komandan Kodim 1404/Pinrang, Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Sulsel, Kepala Loka Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Umbi, dan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, serta penyuluh dan petani.
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Pertanian dan berharap kepada penyuluh agar lebih aktif memberikan penyuluhan dan mendampingi brigade swasembada pangan dan pelaku usaha lainnya.
Kamis, 12 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Wadah Bagi Pustakawan dan Pecinta Buku, FKKP Soppeng Resmi Terbentuk untuk Berbagi Ide dan Inovasi Menarik
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Forum Kelompok Kerja Perpustakaan (FKKP) Kabupaten Soppeng resmi dikukuhkan pada Kamis, 12 Desember 2024.
Pengukuhan ini berlangsung meriah dan bertepatan dengan kegiatan rutin Kelompok Kerja Perpustakaan di SDN.19 Sewo Kecamatan Lalabata.
Dalam kesempatan ini, terpilihlah pengurus inti FKKP dengan komposisi sebagai berikut:
Ketua: Inani, S.Sos. Wakil Ketua: Amransyah, S.Pust. Sekretaris: A.Wardana, S.Pust. Bendahara: Hj. Musdalifah Salama, S.Sos.
Hadir dalam acara ini perwakilan dari 8 kecamatan di Kabupaten Soppeng.
Ahmad, SE.MM, Kepala Bidang Perpustakaan Perpusda Soppeng, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar dengan terbentuknya FKKP ini, kegiatan-kegiatan literasi di Kabupaten Soppeng dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif bagi peserta didik.
“Kami berharap dengan dikukuhkannya FKKP ini, kita semua dapat bekerja sama lebih baik lagi dalam meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan peserta didik. Mari kita bersama-sama memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng,” ujar Ahmad.
Dengan dikukuhkannya FKKP ini, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pustakawan dan pecinta buku untuk saling berkolaborasi dan berbagi ide dalam mengembangkan program-program literasi yang inovatif dan menarik.
Rabu, 11 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Pengambilan Ubinan Padi di Lahan UPT Kementan, Pastikan Data Valid Tingkatkan Efisiensi Budidaya Pertanian
Gowa, Teropongsulawesi.com, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan selalu mengatakan bahwa program pembangunan pertanian memiliki tujuan utama yaitu menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian serta kesejahteraan petani di Indonesia,” ujar Menteri Amran.
Mendukung pernyataan menteri pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa BPPSDMP berkomitmen untuk fokus mendukung swasembada pangan melalui pencetakan SDM Pertanian yang adaptif terhadap teknologi.
“Kami fokus menciptakan SDM yang siap menghadapi tantangan global dan dapat memimpin transformasi di sektor pertanian,” ungkap Santi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, UPT Pelatihan Kementan di Sulsel, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku tidak hanya berfokus pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga aktif dalam implementasi praktek lapangan yang mendukung ketahanan pangan.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa, guna memastikan data produktivitas pertanian yang akurat dan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan kebijakan, Rabu (11/12/2024).
Melalui pengambilan ubinan, kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah yang mengacu pada standar BPS, sehingga hasil yang diperoleh dapat dijadikan acuan dalam mengevaluasi keberhasilan budidaya padi.
Adapun hasil dari pada pengambilan ubinan berdasarkan data yang dikeluarkan BPS Gowa yaitu pada plot ubinan pertama dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan benih pindah menggunakan pupuk organik diperkirakan menghasilkan 4 ton per hektar.
Sedangkan plot ubinan ke dua dengan sistem tanam benih langsung menggunakan pupuk organik diperkirakan menghasilkan 4 ton per hektar. Dan yang terakhir, pada plot ubinan ke tiga dengan sistem tanam pindah menggunakan pupuk organik menghasilkan 5 ton per hektar.
Hasil ubinan ini menjadi bukti nyata pentingnya pendekatan teknologi ramah lingkungan dalam budidaya padi, serta mendorong petani untuk beralih ke sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani dalam kegiatan panen raya pada tanggal 12/8/2024, mengatakan semua potensi-potensi dalam memupuk produksi harus dimaksimalkan. Bukan sekadar menanam melainkan bagaiamana melakukan perawatan yang baik.
Selasa, 10 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Kepsek SDN 3 Falmunadi dan Lurah Lemba Lepas Mahasiswa KKN UNM Angkatan XXIX Tahun Akademik 2024
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Suasana haru menyelimuti acara ramah tamah dan pelepasan Mahasiswa KKN-PPL Terpadu Angkatan XXIX Tahun Akademik 2024 Universitas Negeri Makassar di SDN 3 Lemba, Kabupaten Soppeng. Acara yang digelar pada hari Selasa, 10 Desember 2024 ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Lurah Lemba Sofyan Massaire, SE.
Dalam sambutannya, Sofyan Massaire, SE tidak kuasa menahan air mata. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan kekaguman atas dedikasi para mahasiswa selama menjalankan program KKN-PPL.
"Selama beberapa bulan ini, para mahasiswa telah menjadi bagian dari keluarga besar kami di Lemba. Kehadiran mereka sangat berarti bagi masyarakat," ujarnya.
Pak Lurah Sofyan juga berpesan kepada para mahasiswa agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada masyarakat. Kepala SDN 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd, turut memberikan sambutan.
Beliau berpesan kepada para mahasiswa agar membawa hal-hal baik yang telah dipelajari selama di SDN. 3 Lemba dan meninggalkan hal-hal buruk itu jangan dibawa pulang ke Kampus.
Sementara itu, Koordinator Lurah KKN, Aisyah Amin, menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan KKN ada kesalahan atau kekurangan.
"Kami berharap kehadiran kami di sini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lemba Maupun di SDN.3 Lemba ini" ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Babinkamtibmas, Pengawas Gugus 3, Korwil Lalabata, Tenaga Pendidik & Kependidikan, serta seluruh peserta didik.
Kehadiran mereka semakin memeriahkan acara pelepasan mahasiswa KKN-PPL Terpadu UNM. Sampai jumpa dilain waktu
Senin, 09 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Orang Tua Siswa di SDN 3 Lemba Dukung Kemajuan Pendidikan Anak
Soppeng, Teropongsulawesi.com, SDN 3 Lemba Kabupaten Soppeng sukses menggelar rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung meriah. Acara yang digelar pada hari Senin, 9 Desember 2024 ini menggabungkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari Food Bazar tradisional, pameran hasil karya siswa, hingga penyerahan buku rekening Simpel dari Bank Sulselbar.
Kegiatan P5 ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Pengawas Gugus 3 Soppeng, Koordinator Wilayah Pendidikan Lalabata, Ketua Komite, serta melibatkan kolaborasi yang erat dengan orang tua murid.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, M.Pd, dalam sambutannya pada kegiatan P5 di SDN 3 Lemba, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung kemajuan pendidikan anak.
Beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua merupakan kunci keberhasilan dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
'Peran dan kolaborasi orang tua sangat penting dalam kemajuan pendidikan anak,' tegas Dr. Nur Alim. Kegiatan P5 ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua."
Dalam kegiatan ini, setiap kelas diberikan tema yang berbeda untuk diangkat dalam proyek P5. Kelas 1 fokus pada pembuatan kue tradisional, Kelas 2 mengangkat tema "anreang sakke", Kelas 3 dan 4 mendalami batik, Kelas 5 hasil olahan praktik pembuatan telur asin, dan Kelas 6 mempelajari pembuatan tapai.
Dikesempatan yang sama Sarliani, S.Pd guru kelas 5B salah satu koordinator acara, menyatakan bahwa kegiatan P5 ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai kompetensi siswa, seperti kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua.
Jumat, 06 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Pengawas SD Gugus 3 Lalabata Tinjau Ujian Semester Ganjil di SDN 3 Lemba
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ujian semester ganjil di SDN 3 Lemba, Kabupaten Soppeng, berlangsung dengan lancar. Kamis (5/12/2024).
Rabu, 04 Desember 2024
Teropongsulawesi.com
Upaya Tidak Lagi Impor Pangan, UPT Kementan Dukung Swasembada Pangan dan Pertanian Modern dengan Pelatihan Alsintan
Gowa, Teropongsulawesi.com, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian harus terus ditingkatkan. Terlebih saat ini, Kementerian Pertanian kembali mencanangkan agar Indonesia bisa kembali swasembada pangan, hal tersebut merupakan agenda besar Presiden Prabowo Subianto.
Sejalan dengan arahan tersebut, upaya peningkatan kualitas SDM juga memerlukan inovasi teknologi guna menarik minat generasi muda untuk terlibat aktif di sektor pertanian.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya teknologi dalam menarik minat generasi muda untuk berkarir di sektor pertanian.
"Anak muda sekarang berpikir bekerja di sawah itu identik dengan panas dan kotor. Padahal kita ingin mengenalkan alsintan (alat dan mesin pertanian) yang modern, semuanya sudah menggunakan traktor, combine, yang memudahkan petani," ungkapnya.
Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan SDM Pertanian dan mendukung swasembada pangan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar Training of Trainer Alsintan Bagi Widyaiswara dan Pendamping Brigade Pangan yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 3 sampai dengan 5 Desember 2024.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala BBPP Batangkaluku ini, diikuti oleh 35 peserta dengan komposisi BBPP Batangkaluku 12 orang, BBPMKP Ciawi 8 orang, BBPP Batu 6 orang, BBPP Ketindan 6 orang, Kostrad divisi infanteri 3 Julang Jagratara Pakatto 3 orang.
Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani dalam sambutannya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan bahwa kita ada agenda di 2025, kita tidak lagi impor pangan, bukan hanya beras melainkan komoditas lain.
"Kita sebagai anak bangsa mempunyai harapan besar bagaimana agar pangan yang tersedia di negeri kita ini tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan internal di dalam negeri kita, tetapi ada sebuah harapan besar bahwa kita bisa juga berbagi kepada bangsa lain di masa yang akan datang," ungkap Jamal.
Masih menurutnya, sebagai negara yang dianugerahi SDA yang luar biasa, seharusnya kita dapat terus mengoptimalkan keberadaan SDA yang dimiliki dan harapan besarnya adalah ditopang oleh SDM yang juga mumpuni.
"Oleh karena itu, salah satu upaya kita dalam meningkatkan kualitas SDM adalah melaksanakan Training of Trainer sesuai dengan instruksi kepala BPPSDMP," imbuhnya.
Jamal menambahkan diperlukan penetrasi tambahan dari UPT Pelatihan untuk memback-up para pendamping brigade swasembada pangan.
Senada hal tersebut, salah satu peserta pelatihan, Binda Kharismarina Widowati menjelaskan tujuan mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi dalam hal mengoperasikan alat dan mesin pertanian dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian yaitu Pertanian Modern.
"Mengoperasikan alsintan merupakan challenging bagi kami sebagai perempuan, namun menyenangkan saat sudah mampu mengoperasikan. Bertani dengan alsintan itu sangat memudahkan kita dalam menggarap lahan lebih efektif dan efisien," ungkap Binda Widyaiswara BBPMKP Ciawi
Hal yang sama disampaikan peserta lain Saptini Mukti Rahajeng bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, mulai dari pengenalan, pengoperasian hingga pemeliharaan alsintan yang dibutuhkan oleh brigade pangan untuk mendukung swasembada pangan.
Adapun alat mesin pertanian yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu, Traktor Roda 2 dan Roda 4, Combine Harvester, dan Rice Transplanter dengan pemateri yang merupakan Widyaiswara spesialis mesin pertanian dari BBPP Batangkaluku, dan praktisi.
(Red)
Kamis, 28 November 2024
Teropongsulawesi.com
Pembentukan Brigade Swasembada Pangan Direspon Positif Petani Millenial Bakal Manfaatkan dengan Baik Optimalkan Potensi
Gowa, Teropongsulawesi.com, Program Brigade Swasembada Pangan yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bertujuan mempercepat kemandirian pangan di Indonesia melalui kerja sama lintas instansi, termasuk TNI, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kepolisian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan sudah ada 23 ribu orang mendaftar program Brigade Pangan, seluruh kelompok brigade itu akan dibina secara langsung oleh TNI.
Ia menugaskan tentara untuk mendampingi para petani milenial itu. Diharapkan kehadiran para tentara dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada para petani
“Karena itu mudah-mudahan ke depan ini bisa lebih maju lagi dan bisa lebih banyak lagi pemuda yang ikut. Nanti TNI akan menjadi motivator untuk kedisiplinan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti dalam kegiatan Workshop Manajemen Pendampingan Brigade Pangan dan Mentor mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah terbentuk lebih dari 1.500 Brigade Pangan yang tersebar di 12 provinsi.
“Setiap pendamping bertanggung jawab mengadvokasi lima Brigade Pangan. Melalui workshop ini, kami ingin memperkuat kapasitas para pendamping agar dapat memberikan pendampingan yang lebih efektif kepada petani milenial,” ujar Santi.
Secara terpisah, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani bersama Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Wawan Erawan dan Direktur Polbangtan Gowa, Detia Tri Yunandar memberikan motivasi kepada Rembuk Pemuda Tani selaku Brigade Swasembada Pangan, Senin (25/11/2024).
"Saya yakin apa yang disampaikan oleh Pak Menteri bahwa kedepan anak-anak milenial yang tergabung dalam Brigade Swasembada Pangan akan berpenghasilan (bukan gaji) Rp. 10 juta per bulan," ungkap Brigjen TNI Wawan Erawan.
Jenderal bintang satu tersebut optimis lantaran 200 hektar lahan yang dikelola per brigade dapat memproduksi ratusan ton hasil gabah kering ditambah dengan hasil sewa alat mesin pertanian dan bantuan Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp. 150 juta per brigade.
Ia berharap agar Brigade Swasembada Pangan dapat memanfaatkan dengan baik atas kemudahan yang diberikan oleh pemerintah demi terwujudnya swasembada pangan.
Merespon pernyataan tersebut, Yusran, Ketua Rembuk Pemuda Tani mengatakan bahwa bertani bukanlah pekerjaan yang tidak keren dan kampungan, melainkan dengan bertani melalui pertanian modern, kita bisa mengoptimalkan potensi untuk bersama-sama berjuang menjadikan Indonesia sukses Swasembada Pangan.
"Kami menyambut dengan antusias dengan adanya program Brigade Swasembada Pangan untuk kemudian memaksimalkan kontribusi kami di bidang pertanian," ungkap Yusran.
Jamaluddin Al Afgani berharap agar dengan adanya diskusi ini dapat memberikan inspirasi bagi generasi milenial bahwa terlibat dalam dunia pertanian merupakan potensi yang sangat menjanjikan dari skala ekonomi.
Selasa, 26 November 2024
Teropongsulawesi.com
Hari Guru Nasional di SDN 7 Salotungo Soppeng, Siswa-siswi dan Guru Tampil dengan Pakaian Adat
Teropongsulawesi.com
Peringatan HGN di SDN 3 Lemba, Momentum Berkesan Bagi Siswa-siswi dan Guru
Teropongsulawesi.com
Peringatan HGN di SDN 2 Masewali Diwarnai Pemberian Bunga dari Peserta Didik kepada Guru
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, siswa dan guru di UPTD SDN 2 Masewali Kelurahan Botto Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng mengadakan perayaan sederhana namun penuh makna pada hari, Senin,(Senin, 25/11/2024).
Acara tersebut berlangsung di halaman sekolah dengan dihadiri seluruh siswa, guru.
Kegiatan dimulai dengan upacara bendera khusus Hari Guru.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah UPTD SDN 2 Masewali Hj Suharti,S.Pd, mengapresiasi dedikasi para guru yang terus memberikan ilmu kepada siswa meskipun tantangan pendidikan semakin kompleks.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa patut kita hormati dan apresiasi.
"Mari kita jadikan Hari Guru ini sebagai momen untuk semakin mempererat hubungan antara guru dan siswa,” ujar Hj Suharti.
Usai upacara, dilanjutkan dengan siswa siswi memberikan bunga dan kartu ucapan yang dibuat sendiri sebagai bentuk penghormatan kepada guru mereka.
Guru-guru yang menerima hadiah terlihat tersenyum bahagia.
"Kami sangat senang melihat semangat dan kreativitas siswa dalam merayakan Hari Guru.
"Meski sederhana, momen ini sangat bermakna bagi kami,” ungkap Sumiati, S.Pd, salah satu guru di SD tersebut.
Acara ditutup dengan sesi Foto yang membawa suasana hangat dan akrab antara guru dan siswa.
Perayaan sederhana ini menjadi pengingat bahwa penghormatan kepada guru tidak melulu harus dirayakan dengan megah, melainkan dengan ketulusan dan kebersamaan.
Hari Guru Nasional di UPTD SDN 2 Masewali tahun ini menjadi bukti bahwa apresiasi kepada guru dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, namun tetap penuh dengan rasa hormat dan kasih sayang.
(Red)
Senin, 25 November 2024
Teropongsulawesi.com
Peringatan Hari Guru Nasional Dirangkaikan dengan Kegiatan Pentas Seni di SDN 161 Karya
Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ada yang menarik Peringatan Hari Guru Nasional di SDN 161 Karya. Sejak pagi anak anak nampak lebih bersemangat kesekolah dengan didampingi oleh orang tua masing masing, tak lama setelah itu Pengurus Komite, Ketua Paguyuban dan Rombongan Orangtua hadir disekolah. Senin (25/11/2024).
Ada apa gerangan? Pukul 08.00 upacara peringatan hari guru dilaksanakan di lapangan SDN 161 Karya dan yang menjadi pelaksana upacara adalah Guru SDN 161 Karya. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan Pentas Seni.
Salah satu orang tua Kelas Lagaligo menyampaikan bahwa hari ini ada kegiatan Pentas Seni dimana seluruh siswa SDN 161 Karya akan tampil di "Panggung Prestasi".
Selain orangtua dari Kelas Lagaligo, salah satu dari orangtua Kelas Palakka menyampaikan bahwa kegiatan ini membuat anak anak sangat antusias dan bersemangat ingin menampilkan yang terbaik.
Pendapat yang sama disampaikan oleh perwakilan orangtua Kelas Latemmamala, Kelas Tenri Puppu, Kelas Manurunge dan Kelas Lompengeng bahwa kegiatan Pentas Seni ini adalah kegiatan yang sangat baik karena melatih siswa berkreasi dan menyalurkan bakat mereka.
Eka Gustiani, selalu Ketua Komunitas Belajar di SDN 161 Karya menyampaikan bahwa kegiatan ini memang telah dirancang sedemikian rupa dan kesuksesan kegiatan ini tentunya tidak lepas dari dukungan Kepala SDN 161 Karya, Guru guru yang terus berkolaborasi dengan Paguyuban kelas masing masing.
Pentas Seni ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berkarya dan mental keberanian tampil dan menambah wawasan dan pengetahuan siswa SDN 161 Karya.
Siti Halijah selaku Ketua Komite menyampaikan rasa bahagianya mewakili Paguyuban orangtua siswa. Bahwa kegiatan ini sangat mereka apresiasi dan ucapan Selamat Hari Guru untuk Guru di SDN 161 Karya.
Selamat Hari Guru Nasional 2024
Guru Hebat Indonesia Kuat







.jpg)




.jpg)








FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram