All Posts - TEROPONG SULAWESI -->

Sabtu, 07 Juni 2025

Polres Soppeng Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan, Komitmen Keamanan Maksimal


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Satuan Samapta Polres Soppeng kembali melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Perintis Presisi pada Sabtu malam, 7 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif, khususnya dalam menanggulangi aksi premanisme dan potensi gangguan ketertiban lainnya.

Tiga personel terbaik, Aiptu Syahruddin, Aipda Asdar, dan Bripda Nur Alamsyah  diterjunkan dalam patroli tersebut, menyisir titik-titik rawan di Kecamatan Lalabata dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat.

Wilayah sasaran mencakup Jalan Kemakmuran di Kelurahan Lalabata Rilau hingga Jalan Antang Benteng di Kelurahan Botto.

Tak sekadar melintasi wilayah, para petugas juga aktif berdialog dengan warga. Mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa KRYD merupakan salah satu bentuk kehadiran nyata kepolisian di tengah masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme. Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjamin rasa aman, hingga ke titik-titik yang dianggap rawan,” ujar Kapolres.

Polres Soppeng berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan serupa dengan pendekatan yang humanis dan profesional. Tujuannya, menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Silvi/JOIN)

Rabu, 04 Juni 2025

Rakor Percepatan Tanam di Luwu Timur, Gotong Royong Menuju Pangan Tangguh



Lutim, Teropongsulawesi.com, Dalam upaya mendukung tercapainya target tanam nasional dan mempercepat gerakan tanam serentak di berbagai wilayah sentra produksi, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Tanam di Luwu Timur Rabu, 4 Juni 2025.

Rakor ini menjadi momentum penting di tengah tantangan perubahan iklim, ancaman krisis pangan global, dan dinamika produksi dalam negeri.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya percepatan tanam sebagai bagian dari strategi nasional.

“Target tanam bukan hanya angka dalam laporan, tapi cermin dari komitmen kita terhadap ketahanan pangan nasional. Kita harus bergerak cepat, tepat, dan bersama-sama,” tegas Menteri Amran.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kebijakan di daerah, termasuk kepala daerah, TNI/Polri, dan masyarakat, untuk menjadi bagian dari solusi dalam membangun kemandirian pangan Indonesia.

Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, , menggaris bawahi bahwa peran penyuluh sangat sentral dalam menggerakkan percepatan tanam.

“Penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pertanian. Mereka bukan hanya pendamping petani, tapi juga penggerak perubahan di desa. Kinerja mereka harus responsif, terukur, dan mampu menjawab tantangan lapangan,” tutur Idha.




Sebagai salah satu UPT pelatihan di bawah BPPSDMP Kementerian Pertanian, BBPP Batangkaluku secara aktif terlibat dalam mendampingi daerah-daerah strategis pertanian, termasuk di Sulawesi Selatan terutama Kabupaten Luwu Timur. Dukungan tersebut meliputi fasilitasi pelatihan teknis, penguatan kapasitas penyuluh, hingga koordinasi dalam mendorong langkah percepatan tanam.

Melalui kegiatan ini, Kepala BBPP Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani mengajak seluruh jajaran pertanian di Luwu Timur untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Mari kita jadikan percepatan tanam sebagai gerakan bersama. Kita punya semangat, punya potensi, dan punya SDM. Tinggal bagaimana kita bergerak dalam satu irama dan satu tujuan,” ujarnya.

Hasil dari rakor ini akan segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan: pelibatan lintas sektor, pemetaan wilayah tanam potensial, dan pelaksanaan tanam serentak di berbagai kecamatan di Luwu Timur. Para penyuluh diminta untuk terus hadir mendampingi petani, memastikan proses tanam berjalan tepat waktu, tepat cara, dan tepat sasaran.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh, dan petani, diharapkan percepatan tanam di Luwu Timur dapat menjadi model gerakan pertanian kolaboratif yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur disebutkan akan segera menerbitkan Surat Edaran Bupati yang mewajibkan keterlibatan aktif camat, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas, dan seluruh elemen desa dalam mendukung gerakan percepatan tanam di wilayah masing-masing.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Kepala BBPP Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur Amrullah, para penyuluh pertanian, unsur TNI/Polri, serta tokoh masyarakat.

(Silviana) 

Senin, 02 Juni 2025

Aksi Bersih-bersih di KWA Lejja, Larangan Bawa Kemasan Air Mineral Mencuat


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle Ks Dalle, menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirangkaikan dengan aksi bersih plastik di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja.Selasa (3/06/25).

Acara ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng dengan Perseroda PT. Lamataesso Mattappaa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle menyampaikan harapannya agar Hari Lingkungan Hidup Sedunia dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Wabup juga berharap agar TWA Lejja dapat menjadi percontohan bagi pengelolaan lingkungan hidup yang baik di Kabupaten Soppeng, terangnya.

Direktur Utama Perseroda Soppeng, Muhamad Jufri, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi dalam tiga tahap terkait kebijakan pembatasan pengunjung TWA Lejja untuk tidak membawa air mineral dalam kemasan di bawah 1 liter.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah plastik di kawasan wisata tersebut.

“Kami akan melakukan sosialisasi dalam tiga tahap terkait pembatasan pengunjung TWA Lejja untuk tidak membawa air mineral di bawah 1 liter,” ujar Muhamad Jufri.

“Jajaran Direksi Perseroda PT. Lamataesso Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Administrasi dan Keuangan PT. Lamataesso, Musdar Asman, S.Pd., M.Si., dan Plt Direktur Teknis, Mawardi, S.E., juga turut mendampingi Direktur Utama Perseroda dalam acara tersebut”.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Pengadilan Negeri Soppeng, Kasdim Soppeng, Asisten 2, para Kepala SKPD (BKKBN, Pemdes, Disparpor, Kasatpol PP, Infokom, Peternakan dan Perikanan, Kabag Umum, Kepala PTSP), Kepala Seksi BBKSDA Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan aksi bersih plastik ini merupakan salah satu upaya nyata dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menjaga keindahan dan kebersihan TWA Lejja sebagai aset wisata andalan Kabupaten Soppeng.

(Red)

Sabtu, 31 Mei 2025

Dua Siswa SDN 212 Rompegading Wakili Gugus 20 di FLS2N Liliriaja


Soppeng, Sniperjurnalis.com, SD Negeri 212 Rompegading kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua siswanya terpilih mewakili Gugus 20 Wilayah Tiga Liliriaja dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Liliriaja yang akan digelar pada 10 Juni 2025.

Adalah Aura Azizah, siswi kelas V yang akan menunjukkan kemampuannya di lomba menyanyi solo, serta Muhammad Alfian Reski, siswa kelas III yang siap unjuk kreativitas dalam lomba kriya.

Kepala SDN 212 Rompegading, Linda Ramadhani, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

“Kami sangat bangga dan bersyukur. Semoga ini menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya, Sabtu (31/5/2025).

Partisipasi dalam FLS2N bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi bakat dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Ajang ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tapi juga pengembangan karakter dan potensi seni.

Pihak sekolah bersama guru dan orang tua memberikan dukungan penuh bagi Aura dan Alfian, agar keduanya tampil maksimal dan percaya diri.

SDN 212 Rompegading selama ini dikenal aktif mendorong siswa dalam berbagai kegiatan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Dengan pendekatan yang menekankan pada nilai karakter, seni, dan budaya, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berbudi pekerti dan kreatif.

Kepala sekolah berharap keberhasilan dua siswa ini dapat memacu semangat siswa lainnya untuk berprestasi dan terus berkarya.

(Redaksi)

Jumat, 30 Mei 2025

Bupati Soppeng Hadiri Munas VI Apkasi, Tegaskan Komitmen Bangun Daerah


Minahasa Utara, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang berlangsung di Sentra Hotel, Minahasa Utara, Jumat (30/5). Munas kali ini juga menjadi momen perayaan HUT ke-25 Apkasi.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Presiden, AM Putranto, yang hadir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto. Pembukaan Munas ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh sejumlah tokoh, termasuk Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, dan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.

Dalam forum tersebut, Bupati Lahat, Sumatera Selatan, Bursah Zarnubi, terpilih sebagai Ketua Umum Apkasi periode 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi. Munas VI ini menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah untuk menyusun langkah bersama dalam memperkuat pembangunan daerah yang berdaya saing dan mandiri.

Kepala Staf Presiden AM Putranto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Presiden atas keberhasilan penyelenggaraan Munas di luar Jakarta untuk pertama kalinya. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.

Munas VI Apkasi ditutup oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, yang turut mengapresiasi proses demokratis pemilihan ketua umum. Ia berharap kepemimpinan baru dapat mempererat solidaritas antarkepala daerah dan memperkuat peran Apkasi sebagai jembatan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Menanggapi hasil Munas, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE, menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan hasil-hasil Munas dalam pembangunan di Kabupaten Soppeng. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan aktif dalam Munas adalah bentuk komitmen daerah dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain menghadiri sidang Munas, Bupati Soppeng juga mengikuti rangkaian kegiatan lainnya, seperti orientasi anggota Apkasi, welcome dinner, Women Programme, Malam Final Putri Otonomi Indonesia, serta Funwalk Wisata Likupang.

(Red)

Langkah Hukum dan Edukasi, Menyikapi Komentar Pelecehan Terhadap Jurnalis di Media Sosial

Soppeng, Kasus pelanggaran terhadap profesi jurnalis yang terjadi di Kabupaten Soppeng kembali mengangkat muatan penting mengenai tanggung jawab hukum atas ujaran di ruang digital. 

Dua warganet diberitakan karena diduga memberikan komentar yang melecehkan profesi wartawan melalui media sosial, yang dinilai merusak martabat dan integritas jurnalis.

Komentar tersebut, yang disebarkan melalui akun Facebook “Syahrul Stewar” dan “Ade El”, mengandung kata-kata yang dianggap menghina seperti “akun palsu”, “tidak jelas”, “kurang kerjaan”, dan “minta uang kopi”. Komentar ini menimbulkan keresahan karena menyerang profesi wartawan secara kolektif, tanpa dasar fakta yang jelas. 

Pelaporan terhadap akun kedua ini mengacu pada beberapa pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), termasuk Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang mengatur pencemaran nama baik melalui media elektronik, serta Pasal 310 KUHP tentang kontaminasi nama baik.

“Profesi jurnalis memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan kebebasan pers. Oleh karena itu, kejahatan terhadap kami tidak hanya menyerang individu, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap media,” ujar Muh Idham Ashari, salah satu wartawan yang mengajukan laporan. 

Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat di media sosial harus dibarengi dengan tanggung jawab dan etika, agar tidak berakhir pada tindakan yang melanggar hukum.

Selain aspek hukum, kasus ini juga menyoroti pentingnya literasi digital dan etika pers. Wartawan diharapkan tetap profesional dan tidak membalas kebencian dengan cara yang sama, melainkan menggunakan jalur hukum yang ada. 

Organisasi pers dan Dewan Pers diimbau untuk aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait peran dan etika jurnalistik. 

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahpahaman serta membangun pemahaman yang lebih baik antara jurnalis dan publik.

Kasus di Kabupaten Soppeng ini menjadi pengingat bahwa komentar yang menyampaikan keluhan di ruang digital dapat berakibat serius dan menimbulkan konsekuensi hukum. 

Selain proses hukum, penyelesaian melalui mediasi juga dapat menjadi langkah alternatif jika kedua belah pihak bersedia berdamai. 

Namun, jika ditemukan unsur kebencian atau penghinaan berat, tindakan hukum yang tegas menjadi pilihan utama untuk menjaga martabat profesi wartawan. 

(Tim) 

Kamis, 29 Mei 2025

Dari Soppeng untuk Zulhijjah, Sebuah Cerita tentang Iman dan Pengabdian

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Bulan Zulhijjah kembali hadir membawa nuansa keimanan dan semangat pengorbanan bagi umat Islam. Bulan yang identik dengan ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ketaqwaan serta menumbuhkan semangat beramal.

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ini, Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Soppeng menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Zulhijjah Bulan Taqwa” pada Kamis, 29 Mei 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Lapatau Soppeng.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, dengan diikuti oleh 468 peserta dari berbagai kalangan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi Haseng.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Muslimah Wahdah Soppeng dalam menyemarakkan bulan Zulhijjah melalui kegiatan yang sarat makna tersebut.

"Zulhijjah adalah bulan refleksi pengorbanan. Di dalamnya terdapat hari Arafah dan Idul Adha, yang merupakan momen terbaik untuk memperbanyak ibadah".

"Melalui kegiatan seperti ini, saya yakin akan semakin tumbuh semangat keimanan dan kecintaan terhadap ilmu agama," ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Suarni menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini tidak sekadar sebagai acara seremonial, melainkan sebagai media untuk memperkuat nilai-nilai tauhid di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Harapan saya, kegiatan ini bisa melahirkan muslimah yang berilmu dan berakhlak, serta mampu menjadi pelopor dalam membangun lingkungan yang religius dan harmonis," tuturnya menutup sambutan.

Kegiatan “Semarak Zulhijjah” merupakan agenda tahunan yang rutin digelar oleh Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Soppeng.

Program ini bertujuan untuk memperkuat syiar Islam dan membekali para muslimah dengan pemahaman syar’i dalam menyambut hari-hari istimewa di bulan Zulhijjah.

(Red/Silviana)

Rabu, 28 Mei 2025

Pelantikan IKA Magister Pendidikan Dasar UNIBOS, Komitmen Nyata Majukan Pendidikan di Makassar


Makassar, Teropongsulawesi.com, Universitas Bosowa (UNIBOS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Kota Makassar melalui pelantikan Ikatan Alumni (IKA) Magister Pendidikan Dasar, yang digelar pada Rabu, 28 Mei 2025 di Balai Sidang 45 UNIBOS.

Acara ini dihadiri oleh 450 peserta, terdiri dari 314 Kepala Sekolah SD Negeri se-Kota Makassar, mahasiswa, serta alumni program Magister Pendidikan Dasar UNIBOS.

Momen pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat sinergi antara alumni dan institusi pendidikan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih progresif.

Ketua Panitia, Syamsul Alam, S.Pd., M.Pd., membuka acara dengan laporan kegiatan. Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan pengukuhan oleh Sekretaris IKA, La Siatta, S.Pd., M.Pd.

Sebanyak 77 alumni secara resmi dilantik oleh Asisten Direktur I Program Pascasarjana UNIBOS, disaksikan langsung oleh Ketua Yayasan UNIBOS, Bapak Aksa Mahmud.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam sambutannya mengungkapkan harapan agar seluruh kepala sekolah di masa mendatang memiliki kualifikasi minimal jenjang S2.

Ia juga menekankan pentingnya seleksi kepala sekolah yang dilakukan secara profesional dan terbuka.

Mengusung tema “Generasi Mulia dengan Pendidikan yang Berkualitas dan Berkemajuan,” pelantikan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wahana refleksi dan motivasi untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, turut digelar talkshow yang membahas isu-isu strategis dalam pendidikan dasar.

Talkshow ini menghadirkan narasumber ternama, antara lain Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd. (Ketua Dewan Pendidikan Sulsel), Dr. Asdar, M.Pd. (Dekan FIPS UNIBOS), dan Dr. Syarifuddin, M.Pd. (Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Makassar).

Rektor UNIBOS dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para alumni mampu memberikan kontribusi nyata di tempat kerja masing-masing.

Ia juga menegaskan bahwa UNIBOS terbuka bagi para kepala sekolah yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister maupun doktor.

Pelantikan IKA ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk membangun kolaborasi antarlembaga dan alumni dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dasar di Makassar.

Universitas Bosowa terus berupaya mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap bersaing di era global.

(Red)

Sulsel Raih Opini WTP 4 Kali Berturut-turut


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, menandai keberhasilan keempat kalinya secara berturut-turut sejak 2021.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan secara resmi oleh Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III BPK RI, Dede Sukarjo, kepada Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, bersama Wakil Gubernur Sulsel, Hj Fatmawati Rusdi, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung DPRD Sulsel, Rabu (28/5).

Dalam sambutannya, Dede Sukarjo menyatakan, “Berdasarkan pemeriksaan atas LKPD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024, BPK menyimpulkan bahwa laporan keuangan disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dengan tingkat pengungkapan yang memadai, patuh terhadap peraturan perundang-undangan, serta menerapkan sistem pengendalian intern yang efektif. Maka BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian.”

Ia juga mengapresiasi konsistensi Pemprov Sulsel dalam menjaga akuntabilitas keuangan daerah, menekankan bahwa opini ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Pemprov dan BPK RI.

“Raihan opini WTP yang kembali diperoleh menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Namun, Fatmawati juga menekankan pentingnya tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan BPK.

“Ini adalah momentum evaluasi dan perbaikan. Kita tidak boleh berpuas diri. Saya minta agar rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti agar tata kelola keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel menjadi budaya dalam setiap proses pemerintahan,” tegasnya.

Dengan pencapaian ini, Sulawesi Selatan semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah yang menerapkan prinsip good governance dan pengelolaan keuangan yang akuntabel secara konsisten sejak 2021.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Melalui berbagai upaya peningkatan kapasitas dan pengawasan, Pemprov Sulsel terus berinovasi dalam pengelolaan keuangan daerah untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

(Red/Silviana)

Selasa, 27 Mei 2025

Dorong Budaya Inovasi, Pemkab Soppeng Gelar Presentasi dan Wawancara Inovatif Latemmamala 2025


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan semangat inovasi di daerah. Pada Selasa (27/5/2025), digelar kegiatan Presentasi dan Wawancara Inovatif Latemmamala 2025 bertempat di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari proses seleksi inovasi daerah yang bertujuan menjaring ide-ide kreatif dari berbagai OPD, UPTD, hingga desa. Sebanyak 15 inovasi terbaik yang telah melalui seleksi awal selama satu bulan kini masuk dalam tahap presentasi dan wawancara guna menentukan 10 inovasi unggulan dalam program “TOP 10 Inovatif Latemmamala 2025”.

Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Soppeng, Ir. A. Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menilai kelayakan inovasi semata, namun juga menggali lebih dalam strategi implementasinya agar berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam sesi virtual, Kepala Pusat Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Dr. Mardyanto Wahyu Tryatmoko, turut hadir memberikan arahan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi serta dukungan dari pimpinan daerah untuk menghasilkan inovasi berkualitas.

Ia juga mendorong keterlibatan aktif inovator dari desa agar inovasi tersebar secara merata dan inklusif.

“Saya berharap para nominator dapat menjadi teladan dan pemicu semangat bagi inovator lain, demi membawa Soppeng masuk dalam jajaran 10 besar inovasi daerah nasional,” ujarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Andi Ibrahim Hatta, SH, M.Si., yang mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim penilai dari BRIN.

Ia menegaskan bahwa inovasi bukan semata-mata soal hal besar, melainkan soal keberanian untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Inovasi adalah kebutuhan penting bagi pemerintahan yang ingin menghadapi tantangan kompleks secara efektif. Lewat kegiatan ini, kita memperkuat budaya kerja yang kreatif dan responsif,” ungkapnya.

Inovasi-inovasi terpilih mencakup berbagai sektor pelayanan, seperti BARUGA SOPPENG dari Dinas Pendidikan, SIBALI PERI dari Dinas PTSP, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, LSMSPEK dari RSUD Latemmamala, serta gagasan inovatif dari Puskesmas dan sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Soppeng.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap dapat terus menumbuhkan semangat berinovasi dalam tata kelola pemerintahan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan yang lebih baik dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(Silviana)

Kejari Soppeng Edukasi Publik Lewat Pemusnahan Barang Bukti dari 20 Kasus


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dan edukasi masyarakat dengan menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti dari 20 perkara hukum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Kejari Soppeng dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejari, Muhammad Ruslan, SH, MH.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, pejabat dari Polres Soppeng, staf kejaksaan, dan tenaga medis.

Menurut Ruslan, kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas hukum.

“Pemusnahan barang bukti adalah bentuk nyata dari pelaksanaan putusan pengadilan dan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan barang bukti yang masih tersimpan,” jelasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai tindak pidana, meliputi:

9 perkara narkotika, dengan total barang bukti sabu-sabu sebanyak 47,3674 gram

8 perkara minuman keras ilegal, sebanyak 166 botol berbagai merek

1 perkara penganiayaan

1 perkara pembunuhan

1 perkara pengancaman

Jenis barang bukti yang dihancurkan antara lain dompet perempuan, plastik bening kosong, kaca pireks, dua buah parang, satu bilah badik, dan minuman keras. Proses pemusnahan dilakukan secara aman: narkotika diblender dengan cairan pembersih lalu dibakar, sedangkan botol minuman keras dihancurkan menggunakan alat berat (roller).

Beberapa kasus yang menjadi dasar pemusnahan antara lain:

Putusan No. 63/Pid.Sus/2024/PN Wns (Andi Firman alias A. Emmang)

Putusan No. 62/Pid.Sus/2024/PN Wns (Acil bin Muhammad Tang)

Putusan No. 1/Pid.C/2025/PN Wns (Andi Rezky Nurliana Sagita)

Ruslan menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa hukum ditegakkan dengan serius dan transparan.

"Masyarakat perlu tahu bahwa barang bukti tidak bisa disalahgunakan karena langsung dimusnahkan sesuai aturan," ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Kejari Soppeng berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif.

(Red)

Senin, 26 Mei 2025

Kapolres Soppeng Laksanakan Shalat Subuh Berjamaah, Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Masjid Baiturrahman Takalala


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kepala Kepolisian Resor Soppeng, AKBP Aditya Pradana, SIK, MIK, menunjukkan komitmennya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Selasa (27/5/2025). 

Pada Selasa dini hari, Kapolres melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Besar Baiturrahman Takalala, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai rutinitas ibadah, namun juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan menjaga masyarakat (Kamtibmas).

Usai melaksanakan Shalat Subuh, AKBP Aditya menyapa para jamaah dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. 

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. 

Kapolres juga mengingatkan warga agar bijak dalam menggunakan media sosial guna mencegah penyebaran informasi yang dapat memicu konflik atau pengungkapan.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari kita jaga bersama situasi yang aman dan damai di Kabupaten Soppeng,” ujar AKBP Aditya Pradana di hadapan para jamaah. 

Pendekatan keagamaan ini menjadi strategi Kapolres Soppeng dalam membangun komunikasi yang harmonis antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kerjasama untuk menjaga keamanan daerah.

Kegiatan Shalat Subuh berjamaah dan himbauan Kamtibmas ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kapolres Soppeng dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan religius. 

Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan kesadaran warga dalam berperan aktif menjaga keamanan dan menjaga lingkungan di lingkungan masing-masing.

Polres Soppeng adalah lembaga kepolisian di wilayah Kabupaten Soppeng yang bertugas menjaga keamanan, perdamaian, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. 

Polres Soppeng berkomitmen membangun sinergi positif dengan warga guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

(Silviana) 

Polres Soppeng Bersama Mahasiswa KKN Unipol Gelar Penyuluhan Antisipasi Berita Hoax di Desa Enrekeng


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng melalui Humas bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lamappapoleonro menggelar penyuluhan bertajuk "Antisipasi Berita Hoax" di Dusun Lariccong, Desa Enrekeng, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, pada Senin, 26 Mei 2025, pukul 20.30 Wita.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat digital sekaligus mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat menimbulkan keresahan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga sekitar, mahasiswa peserta KKN, dan dosen pembimbing lapangan.

Materi penyuluhan disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Soppeng, IPTU H. Husain, S.Sos., SH, MH

Dalam pemaparannya, IPTU Husain menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai dan membagikan berita yang diterima.

“Kita harus menjadi pengguna media sosial yang cerdas, tidak mudah percaya begitu saja dengan informasi yang diterima, serta melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya".

"Ini penting untuk menjaga dan ketenangan di lingkungan kita,” ujar IPTU H. Husain.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, SIK, MIK memberikan apresiasi atas pelaksanaan penyuluhan ini.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara kepolisian, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi semua.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari warga yang antusias mengikuti penyuluhan.

Polres Soppeng berkomitmen terus menggelar berbagai program edukasi guna memperkuat kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.

Polres Soppeng adalah lembaga kepolisian yang bertugas menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Polres Soppeng aktif dalam berbagai program sosial dan edukasi demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan berdaya.

(Silviana)

Pemkab Soppeng Raih WTP ke-11 dari BPK RI


Makassar, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali mencetak prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Capaian ini merupakan kali ke-11 secara berturut-turut yang diraih oleh Pemkab Soppeng sejak tahun-tahun sebelumnya.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, dan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengatakan, "Opini WTP ke-11 ini membuktikan bahwa Pemkab Soppeng konsisten menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan".

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparatur yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi," ujar Bupati Suwardi.

Sementara itu, menurut BPK, penilaian opini WTP didasarkan pada empat aspek utama yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal".

"Seluruh kriteria ini dinilai telah dipenuhi dengan baik oleh Pemkab Soppeng, terangnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta pelayanan publik yang prima.

Bupati Suwardi menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemkab Soppeng, antara lain Kepala BPKPD, Plt. Inspektur, dan Kepala Bagian Barang dan Jasa Setda Soppeng.

Selain Kabupaten Soppeng, daerah lain yang turut menerima LHP BPK hari ini adalah Kota Makassar, Kota Palopo, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Sidenreng Rappang, dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

(Silviana)

Dari Ratu Karaoke ke Ratu Glowing! Nunu Melejit dengan Bisnis Skincare, Netizen Teriak: GILA, INI TRANSFORMASI PALING SYOK!


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dunia malam boleh punya gemerlap, tapi kini sorotan berpindah ke kilau kulit glowing milik Nunu! Sosok yang dulu dikenal sebagai “Ratu Dunia Malam” Soppeng kini bikin geger satu kota (bahkan satu timeline!) dengan transformasi hidup yang luar biasa: Nunu resmi terjun ke bisnis skincare!

Bukan sekadar iseng atau endorse-an receh, tapi ini real bisnis yang bikin netizen melongo! Muncul dengan kulit super sehat dan kinclong, penampilan barunya bikin followers pangling, sampai-sampai dikira editan!

“Awalnya cuma coba produk teman. Eh, hasilnya gila sih. Glowing beneran! Banyak yang nanya, akhirnya saya bantu pasarkan. Eh, responnya? Meledak!” ungkap Nunu, Senin (26/5/2025), masih dengan aura kece yang tak terbantahkan.

Dan yang paling bikin tercengang, Nunu nggak meninggalkan THM-nya. Yup, Nada Karaoke tetap jalan, tapi kini ditambah cuan dari dunia kecantikan.

“Zaman sekarang, bisnis bisa dari mana aja. Nggak perlu ngantor, cukup HP dan niat! Mau jualan sambil liburan? Bisa banget!” katanya dengan gaya santai ala bosslady sejati.

Nunu pun memantapkan langkah menjadi pebisnis skincare sejati. Bukan cuma ikut tren, tapi membawa misi glow-up yang nyata, luar dalam!

“Skincare ini beda. Saya serius. Ini bukan sekadar cuan, tapi perubahan hidup!” tegasnya.

Kini, Nunu resmi menjelma jadi ikon multitasking cuan-able versi Soppeng! Dari karaoke ke skincare, dari dunia malam ke dunia beauty, dia membuktikan: glow-up itu bukan sekadar tampilan, tapi juga mindset!

Netizen pun bersiap-siap: Produk rahasia Nunu yang bikin glowing parah ini sebentar lagi rilis ke publik! Jangan sampai kamu jadi yang terakhir nyobain!

Siap-siap, dunia kecantikan bakal gempar lagi, karena Nunu datang bukan main-main!

(Red/SL)

Rabu, 21 Mei 2025

Santunan untuk Keluarga Korban Banjir di Pajalesang, Langkah Sosial Pemkab Soppeng

 


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Sosial resmi menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau.

Penyerahan diadakan pada hari Rabu, 21 Mei 2025, berlangsung di Kantor Bupati Soppeng dan langsung diserahkan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE.

Santunan diberikan kepada keluarga almarhumah Fakhira Firsana Merta, yang meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di daerah persawahan yang terendam banjir pada tanggal 11 Februari 2025.

Korban ditemukan sekitar satu jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia dan telah dinyatakan wafat di Puskesmas Sumber Jati.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa Ananda Fakhira".

"Semoga santunan ini dapat memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga, dan menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menemani warganya di tengah duka.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan berhati-hati, khususnya dalam menghadapi musim penghujan dan kondisi rawan bencana,” ujarnya.

Penyerahan santunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial serta dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana.

Proses pemberian santunan dilakukan secara langsung dan sesuai dengan prosedur yang berlaku guna memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga korban.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program perlindungan sosial, penanggulangan bencana, dan pembangunan berkelanjutan.

Dinas Sosial sebagai bagian dari pemerintah daerah berperan aktif dalam membantu warga yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat dan bencana alam.

(Red)

Selasa, 20 Mei 2025

Kreativitas dan Aksi Sosial, Dekranasda Soppeng Sambut Hari Kebangkitan Nasional


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Soppeng mengadakan kegiatan inspiratif bertemakan "Ayo Kita Bangkit, Bergerak dan Berkarya untuk Kemajuan Indonesia" di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Selasa (20/5). 

Kegiatan ini digelar bersama Yayasan Nabigh Akademik dan Cantika Sabbena sebagai wujud nyata menanamkan semangat juang dan kreativitas sejak usia dini.

Ketua Panitia, Eka Shandy Andi Ishak, S.Pi, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan luas yang memungkinkan terselenggaranya acara ini. 

Kegiatan utama adalah membatik bersama anak-anak PAUD Yayasan Nabigh Akademik yang diikuti oleh 108 peserta antusias. 

Lebih dari sekadar kreativitas, acara ini juga mengintegrasikan aksi sosial penggalangan dana untuk pembangunan Musholla Jabal Nur Sappotedonge. 

Dana terkumpul berasal dari donasi para orang tua siswa, menegaskan semangat gotong royong yang kental di masyarakat Soppeng.

Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, menegaskan bahwa peringatan Harkitnas bukan hanya mengenang sejarah, tetapi momentum menanamkan nilai luhur semangat juang, gotong royong, dan cinta tanah air kepada generasi muda. 

"Anak-anak kita adalah generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang," ujarnya. 

Hj. Suarni juga menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk karakter bangsa yang kuat dan berintegritas serta komitmen Dekranasda dalam mendukung kreativitas dan pelestarian budaya lokal sebagai aset penting bangsa. 

Sebagai bukti komitmen, Hj. Suarni turut serta membatik bersama anak-anak, memberi contoh langsung tentang pentingnya kreativitas dan kearifan lokal.

Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas PPK dan UKM Kabupaten Soppeng, perwakilan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Kepala Desa Pesse, pengurus Dekranasda, pendidik, orang tua, dan peserta didik PAUD Yayasan Nabigh Akademik. 

Penyerahan donasi secara simbolis kepada pengurus Musholla Jabal Nur Sappotedonge menjadi simbol kuatnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Soppeng adalah lembaga yang berkomitmen mengembangkan kreativitas dan keterampilan kerajinan lokal sebagai bagian dari pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat. 

Melalui berbagai program, Dekranasda berperan aktif dalam membina generasi muda dan mendukung pembangunan daerah.

(Red) 

Peringatan Harkitnas ke-117 di Soppeng, Bupati Suwardi Haseng Fokus pada Semangat Persatuan


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang dilangsungkan di halaman Kantor Bupati Soppeng, Selasa (20/5). 

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan ssambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. 

Acara ini dihadiri oleh para anggota Forkopimda, staf ahli, asisten Setda, kepala SKPD, dan kepala bagian Setda.

Dalam kesempatan itu, Menteri Meutya melalui Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengajak seluruh masyarakat untuk mengingat kembali makna kebangkitan nasional yang bukan sekedar peringatan tanggal, tetapi sebagai wujud semangat persatuan dan keberanian bangsa menolak penjajahan. 

“Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, bukan peristiwa yang selesai dalam satu masa,” ujar Suwardi Haseng dalam sambutan resmi dari Menteri Meutya.

Sambutan tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra dialog yang dipercaya di kancah internasional, yang aktif membangun kerja sama berdasarkan kepentingan nasional dan solusi bersama. 

Di dalam negeri, pembangunan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi saja, tetapi juga pada pemerataan dan keadilan sosial. Program-program seperti Makan Bergizi Gratis yang menjangkau lebih dari 3,5 juta anak dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah dinikmati oleh lebih dari 777.000 masyarakat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Selain itu, upaya percepatan transformasi digital juga menjadi fokus penting. 

Pembentukan Danantara Investment Agency serta rencana peresmian AI Center of Excellence di Papua menunjukkan langkah-langkah strategis dalam mengelola kekayaan nasional dan mempersiapkan tenaga kerja menghadapi era digitalisasi. 

Perlindungan anak di ruang digital pun semakin diperkuat dengan regulasi terbaru demi menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat.

Bupati Soppeng menutup acara dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebangkitan nasional yang kuat pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. 

“Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, kokoh menopang kehidupan,” tutupnya.

Peringatan Harkitnas di Soppeng tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan persatuan dan komitmen pembangunan berkelanjutan demi mewujudkan masa depan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berpihak pada rakyat.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan inovasi teknologi, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi tantangan global.

(Red) 

Minggu, 18 Mei 2025

Proses Seleksi PPPK di Makassar Dipantau Bupati Soppeng dan DPRD Demi Peningkatan Sumber Daya Manusia

 


Makassar, Teropongsulawesi.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., bersama Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024. Minggu (18/5/2025). 

Kegiatan ini berlangsung di Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar, sejak tanggal 16 hingga 19 Mei 2025.

Plh. Kepala BKPSDM Kabupaten Soppeng, H. Ahmad Masykur, S.Ag, MH, didampingi Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Rusman, S.Sos, M.Si, melaporkan bahwa seleksi ini diikuti oleh 3.096 peserta yang telah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seleksi ini merupakan tahap penting dalam proses penerimaan PPPK yang diharapkan mampu menjaring calon pegawai yang kompeten dan berkompetensi tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menekankan pentingnya fokus dan ketelitian bagi seluruh peserta saat mengikuti ujian.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengerjakan ujian dengan sebaik-baiknya dan meraih hasil yang memuaskan".

"Seleksi ini sangat penting untuk masa depan karier kalian, jadi manfaatkan kesempatan ini dengan serius,” ujar Bupati Suwardi Haseng.

Kehadiran Bupati dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng di lokasi seleksi diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan semangat bagi peserta dalam menghadapi ujian yang menantang ini.

Seleksi Kompetensi PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Soppeng untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemilihan pegawai yang profesional dan berkualitas.

Dengan pengawasan langsung dari pejabat daerah, diharapkan proses seleksi berjalan transparan dan adil sesuai aturan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik melalui berbagai program pembangunan yang berkelanjutan.

Pemkab Soppeng terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan mendukung pertumbuhan daerah.

Selain Ketua DPRD kabupaten Soppeng Andi Muhammad Farid, sejumlah anggota DPRD Soppeng turut hadir memberikan dukungan, antara lain Ketua Fraksi Golkar Hj A Wahda Adam, anggota Fraksi Golkar H Saharuddin Adam dan H Kusman Aras, anggota Fraksi Partai Demokrat Andi Takdir Akbar Singke, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan Kamaruddin. 

(Red)

Sabtu, 17 Mei 2025

Kapolsek Liliriaja Permudah Dialog Damai dalam Kasus Pengeroyokan di Lajoa

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kasus pengeroyokan yang terjadi di depan Indo Maret Lajoa, Kecamatan Liliriaja pada Sabtu malam, 17 Mei 2025, berhasil diselesaikan secara damai berkat mediasi yang dilakukan oleh Kapolsek Liliriaja, Iptu Laode Muhammad Irwan S.Sos bersama peminjam.

Peristiwa pengeroyokan tersebut diberitakan terjadi sekitar pukul 23.30 WITA.

Pihak kepolisian setempat segera merespons kejadian dengan membawa kedua belah pihak yang melibatkan Kantor Polsek Liliriaja untuk dilakukan mediasi.

Iptu Laode Muhammad Irwan bersama Aiptu Kaharuddin, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memfasilitasi dialog antara kedua belah pihak hingga akhirnya mereka sepakat secara damai dan membuat surat pernyataan damai.

“Alhamdulillah, berkat mediasi yang dilakukan oleh Kapolsek Liliriaja dan penggerak, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan damai,” ujar Iptu Laode.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, SIK, MIK, menambahkan bahwa mediasi ini sangat penting agar tidak memicu konflik lanjutan dan menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat.

“Pihak kepolisian akan terus menjaga situasi dan melakukan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” katanya.

Kepolisian Liliriaja mengajak seluruh warga untuk selalu menjaga ketenangan dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik, menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak.

Keberhasilan mediasi ini menjadi contoh positif bahwa dialog dan komunikasi dapat menjadi jalan keluar dalam menyelesaikan konflik.

Polsek Liliriaja merupakan satuan kepolisian sektor yang bertugas menjaga keamanan dan menjaga keamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Liliriaja.

Dengan dukungan anggota yang profesional dan konservasi, Polsek Liliriaja terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

(Red)

© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved