Senin, 28 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
Polda Sulsel Ungkap 490 Kasus Kejahatan Dalam Ops Pekat Lipu, Termasuk Peredaran Senpi Ilegal
Teropongsulawesi.com
Jelang Pemilu 2024, Kapolres Soppeng Gelar Audience Bersama Ketua KPU Soppeng
Teropongsulawesi.com
Tingkatkan Keamanan Perbankan, Polres Soppeng Bersama PT. Bank PD Sulselbar Gelar Penandatanganan MoU
Sabtu, 26 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
PT Aslam Group Internasional Buka Promo Umrah Bersama Ustadz Misbah
Wajo, Sulsel, Teropongsulawesi..com, Ibadah Umroh atau Umrah artinya berkunjung dan atau berziarah, dan setiap orang yang melakukan ibadah haji wajib melakukan umrah, yaitu perbuatan ibadah yang merupakan kesatuan dari ibadah haji.
Teropongsulawesi.com
IMPS Koperti UIN Alauddin Makassar Selenggarakan Bina Desa di Desa Gattareng Toa, Kab.Soppeng
Teropongsulawesi.com
Polri Turut Berduka Atas Wafatnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait
Jumat, 25 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
Safari Jumat di Masjid Nurul Ittihad Torse, Kapolres Soppeng Imbau Waspada Dampak El Nino dan Bijak Bermedsos
Teropongsulawesi.com
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin Berkunjung ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
Teropongsulawesi.com
Genjot Ekspor Pertanian, Kementan Gelar TOT Bagi Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kegiatan ekspor pertanian akan terus ditingkatkan dengan mendorong pengembangan hilirisasi produk jadi.
Hal ini disampaikan Mentan saat mendampingi Wakil Presiden RI, KH Ma`ruf Amin melepas ekspor komoditas pertanian ke 176 negara dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,45 triliun baru-baru ini di Terimal Koja, Tanjung Priok Jakarta.
"Oleh karena itu, kemajuan kita dalam ekspor harus lebih kuat. Kita tidak boleh kalah dengan negara lain. Dan ini suatu kebanggan Karena apa yang kita lakukan ini lahir dari sebuah proses dan kerja keras," tutur Mentan Syarhul.
Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan, tujuan pembangunan pertanian adalah penyediaan pangan untuk 180 juta rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, dan meningkatkan ekspor.
"Tujuan yang terakhir ini, meningkatkan ekspor merupakan program utama Kementerian Pertanian (Kementan) yaitu Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang dimulai dari 2019 sampai 2024 nanti," kata Dedi saat memberikan keterangan pers terkait persiapan TOT Peningkatan Ekspor Komoditas Pertanian di Jakarta, Jumat (25/8).
Dikatakan Dedi, PDB pertanian dalam dalam beberapa tahun terakhir tetap melejit, bahkan di tengah COVID-19. Pada awal 2020, PDB pertanian berada di angka 16 persen saat sektor lain terpuruk. Sementara nilai ekspornya juga naik, di mana pada 2022 naik 6,7 persen.
"Ekspor pertanian tetap menjadi andalan pembangunan pertanian, karena tidak saja meningkatkan pendapatan petani, meningkatkan GDP, tetapi juga harga diri bangsa," kata Dedi.
Menurut Dedi, peningkatan nilai ekspor dengan mengandalkan keunggulan komparatif belum cukup. Akan tetapi, perlu meningkatkan keunggulan kompetitif dengan peningkatan produktivitas, memperbaiki kualitas, dan menekan ongkos produksi.
Karena itu, sebagai upaya meningkatkan keunggulan kompetitif komoditas pertanian potensi ekspor di Indonesia, BPPSDMP akan menggelar Training of Trainers (TOT) dengan tema "Peningkatan Ekspor Komoditas Pertanian".
"Widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian dapat mengajarkan dan mendampingi petani dalam menghasilkan nilai tambah apapun komoditas pertanian yang dihasilkan," kata Dedi.
Dedi mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) secara konsisten melakukan pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk pertanian sehingga bisa bersaing di pasar global.
"Selain itu, kegiatan ekspor pertanian juga didorong melalui pengembangan hilirisasi produk jadi," kata Dedi.
TOT akan dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 29 - 31 Agustus 2023 yang dilaksanakan secara tatap muka berlokasi di Balai Pelatihan Pertanian Jambi dan secara online serentak di UPT Pelatihan Pertanian ataupun lokasi lainnya.
Peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 18.500 orang yang terdiri dari widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. Di antaranya sebanyak 60 orang mengikuti secara tatap muka di Balai Pelatihan Pertanian Jambi.
Narasumber TOT antara lain Badan PPSDMP, Badan Karantina Pertanian, Universitas Jambi, Widyaiswara, praktisi ekspor, serta pejabat pada instansi yang terkait dengan ekspor komoditas pertanian.
Adapun materi TOT ini meliputi kebijakan peningkatan kapasitas SDM pertanian, pengembangan ekspor komoditas perkebunan, pelayakan usaha komoditas perkebunan, prosedur ekspor komoditas perkebunan, penanganan panen dan pascapanen komoditas perkebunan, dan prospek ekspor komoditas perkebunan.
Published : Ismail
Kamis, 24 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
Stop Bullying, Sat Samapta Polres Soppeng Goes To School Lakukan Sosialisasi
Teropongsulawesi.com
Pertemuan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, Gerbang Polri dan ASEAN Jaga Kawasan dari Kejahatan Transnasional
Rabu, 23 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
Tim Tabur Kejati Sulsel Berhasil Menangkap Buron Terpidana Korupsi Proyek Pengembangan Agrobisnis
Teropongsulawesi.com
Silaturahmi Melalui Safari Subuh di Masjid Misbahul BTN Lawo, Kapolres Soppeng Sampaikan Pesan Penting
Teropongsulawesi.com
Kapolda Sulsel Hadiri Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Kota Makassar
Teropongsulawesi.com
Polres Soppeng Silaturahmi Melalui Safari Subuh Bersama Jamaah Masjid Ar - Rahman Lapajung, Ini yang Disampaikan
Teropongsulawesi.com
Polri Lestarikan Negeri, Polres Soppeng Gelar Tanam Pohon Serentak
Selasa, 22 Agustus 2023
Teropongsulawesi.com
Sekcam Liliriaja Menutup Malam Kesenian Dirgahayu RI Ke-78 Tahun 2023 Dengan Tema "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju"
Teropongsulawesi.com
Polri Catat Rekor MURI Tanam Pohon Serentak Dan Terbanyak, Polda Sulsel Tanam 1.750 Pohon
Teropongsulawesi.com

























FOLLOW THE TEROPONG SULAWESI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow TEROPONG SULAWESI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram