All Posts - TEROPONG SULAWESI -->

Rabu, 22 Januari 2025

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Dukung Ketahanan Pangan: Materi dan Praktek Tanam Sayuran di Polres

Soppeng, Teropongsulawesi.com Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Soppeng, Polres Soppeng melaksanakan kegiatan Pemberian materi/sosialisasi tentang tata cara penanaman sayuran dengan menggunakan polybag, yang dilaksanakan di halaman Polres Soppeng, Jl. Latenribali, Kel. Lalabata Rilau, Kec. Lalabata. Kamis, 23 Januari 2025.

Adapun pemateri dalam sosialisasi tersebut yaitu, Kabid perikanan Kabupaten Soppeng A. Arisman. dan dihadiri oleh Kabag SDM Polres Soppeng, Para Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dan Para penyuluh pertanian tingkat Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Soppeng.

Di tempat terpisah, Kapolres Soppeng AKBP ADITYA PRADANA.,S.I.K.,M.I.K menyampaikan mengenai tujuan diadakannya sosialisasi ini.

Ia menyebut,"kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada Personil Polres Soppeng dalam melakukan optimalisasi lahan dalam menanam sayur yang dapat berdampak pada peningkatan ketahahan pangan". Ujarnya.

Setelah pelaksanaan sosialisasi dilanjutkan dengan praktek penanaman bibit oleh tim sosialisasi.

(Red) 

Mengupas Arah Kebijakan Polres Soppeng: Anev Mingguan Januari 2025

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng menggelar kegiatan analisis dan Evaluasi (Anev) rutin mingguan Satuan Fungsi (Satfung) Polres Soppeng Polda Sulsel yang dilangsungkan di Aula Tantya Sudhyrajati, Jl. Latenribali, Kel. Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kamis, 23 Januari 2025.

Salah satu tujuan kegiatan Anev ini adalah untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun strategi peningkatan kinerja jajaran Polres Soppeng. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.IK,.M.IK yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abdul Rahman, S.Pd. dan diikuti oleh para Kabag, Kasat, KBO, Kasi, Kaur dan Kanit Polres Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana dalam arahannya menekankan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh personel dalam pelaksanaan tugas kedepan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi kinerja Personil Polres Soppeng pada minggu ke 2 (dua) bulan Januari 2025, dan merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan kinerja Kepolisian.

"Selain menjadi forum evaluasi, kegiatan ini juga menjadi wadah penting dalam memperkuat koordinasi di internal Polres Soppeng guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, dan merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan kinerja Kepolisian".terang  Kapolres AKBP Aditya Pradana. 

Rapat tersebut juga memberikan kesempatan masing-masing satuan/fungsi untuk memaparkan hasil kinerja pada minggu ke-2 bulan Januari.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan, serta memperbaiki kekurangan dan hal-hal yang perlu diperbaiki. 

Adapun sejumlah harapan monev ini yakni Meningkatkan kinerja anggota, Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, Meningkatkan koordinasi dan sinergi antar bagian, Meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas, Menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Menjaga transparansi dan integritas dalam penggunaan anggaran, Meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan dan Menjadikan momentum untuk terus berinovasi. 

(Red) 

Gudang Plastik di Tabaringan Diduga Langgar Aturan Wali Kota Makassar 2009

Makassar, Teropongsulawesi.com, Aktivitas sebuah gudang plastik yang berlokasi di Jalan Cakalang Raya, Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, keberadaan gudang tersebut dianggap melanggar peraturan yang berlaku, yang sudah sejak lama melarang aktivitas pergudangan dalam kota.

Larangan ini tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Madya Tingkat II Ujung Pandang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Pergudangan dan Pengelolaan Kargo, yang menetapkan bahwa kawasan pergudangan hanya boleh beroperasi di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya. Selain itu, Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 16 Tahun 2009 tentang Pengawasan Gudang Dalam Kota mempertegas pelarangan aktivitas pergudangan di wilayah perkotaan.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas gudang plastik di Jalan Cakalang Raya masih berlangsung. Salah satu contoh adalah gudang Dunia Indah, yang tetap melakukan kegiatan meskipun bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Tokoh masyarakat Kelurahan Tabaringan, Rafiuddin Kusude, yang akrab disapa Udin Golgo, membenarkan hal ini saat ditemui awak media pada Rabu, 22 Januari 2025. Ia mengungkapkan keprihatinannya dan mendesak pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Saya berharap pemerintah Kelurahan Tabaringan dan Kecamatan Ujung Tanah segera menutup gudang tersebut karena dampaknya sangat merugikan masyarakat sekitar,” ujar Udin Golgo.

Ia juga menyoroti potensi bahaya kebakaran yang tinggi akibat aktivitas pergudangan plastik di wilayah tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi ancaman serius mengingat kawasan itu merupakan daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

“Gudang seperti ini sangat rawan kebakaran, dan kita semua tahu bagaimana bahayanya bagi masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah Kota Makassar menindaklanjuti persoalan ini sesuai dengan peraturan yang ada demi menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

(*)

Kepastian Pelantikan Kepala Daerah: Dibalik Drama dan Polemik Jadwal


Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kepala Daerah Terpilih hasil Pilkada 2024, akhirnya mendapat kepastian pelantikan. Setelah diwarnai polemik tentang jadwal pelantikan, Komisi II DPRRI dan Mendagri, dalam rapat, tadi siang, menyepakati pelantikan dilakukan tanggal 6 Februari 2025, di Ibukota Negara, Jakarta. 

Pelantikan ini khusus bagi daerah yang tak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Di Sulsel, pelantikan ini tak akan mengikutkan pelantikan Gubernur Sulsel yang masih bersengketa begitupula dengan tiga Wali Kota terpilih, Kota Makassar, Palopo, dan Parepare. Tujuh Pilkada Bupati yakni Kabupaten Bulukumba, Selayar, Takalar, Pangkep, Pinrang, Toraja Utara dan terbaru Jeneponto, juga tak ikut dilantik karena masih bersengketa di MK. 

Pelantikan ini juga menjadi sejarah baru karena selama ini, Kepala Daerah setingkat Bupati dan Walikota hanya dilantik Gubernur, dan bukan seorang Presiden.

Bagi Pasangan H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (Sukses) pelantikan ini menjadi berkah oleh karena akan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Drama menuju pelantikan pasca Pilkada Soppeng, sejatinya akan langsung berakhir jelang kepastian Hari H pelantikan Sukses ini. Drama yang membetot banyak perhatian warga oleh karena terus memanasnya kondisi pemerintahan pasca pilkada. Drama paling membetot perhatian adalah ketika puluhan ASN yang dianggap tak sejalan, dimutasi secara mendadak. Kini, ASN itu terus was - was menunggu giliran dieksekusi. 

Proses pengisian jabatan pejabat tinggi Pratama setingkat eselon II yang terus berproses juga menjadi drama karena dianggap tak etis karena sudah memasuki masa transisi pemerintahan. 

Terakhir, keputusan Pemkab Soppeng yang melanjutkan proses seleksi Sekertaris Daerah dipertanyakan oleh karena SUKSES sebagai 'user' Sekda diketahui tak dilibatkan. Bahkan kini, Kabarnya, satu orang Sekda terpilih kini sudah ditetapkan dan tinggal memilih hari untuk dilantik. 

Tak adanya Tim Transisi yang diharapkan menjembatani pemerintahan lama dengan SUKSES, memaksa banyak drama dan spekulasi bermunculan. Proses transisi pelaksanaan visi misi dan program kerja serta janji kampanye SUKSES terhambat karena tak adanya jembatan yang mengantar proses regenerasi kepemimpinan itu. 

Usai pelantikan, SUKSES bakal dipaksa langsung masuk gigi 2. Tak adanya pemanasan sebelumnya, membuat pasangan ini mesti bergerak lebih cepat. Rakyat Soppeng tak membutuhkan banyak alasan mengapa janji kampanye belum dilaksanakan. Para pemilih menginginkan semua program pro rakyat itu dilaksanakan segera meski misalnya, pendanaannya terhambat oleh karena APBD 2025 sudah ditetapkan jauh-jauh hari. 

Untung saja, pelantikan lebih cepat dilakukan. Sehingga drama-drama itu berakhir dan SUKSES bisa segera bekerja untuk kepentingan rakyat dan tak lagi banyak diganggu drama tak penting. (*) 

Penulis :La Cundekke

Keberhasilan Guru SDN 7 Salotungo dalam Program KSRG: Langkah Awal Menuju Pendidikan Digital di Soppeng

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Sebanyak 12 guru dari SDN 7 Salotungo berhasil menyelesaikan ujian Level 1 dalam program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dengan semangat, ketekunan, dan perjuangan luar biasa. Keberhasilan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan SDN 7 Salotungo untuk menjadi sekolah berbasis teknologi yang unggul di Kabupaten Soppeng, Bumi La Temmamala. Rabu (22/1/2025). 

Ketua Kelas program KSRG, Pak Syamsul Hadi, S. Pd., Gr, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. "Terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas semua ini". 

"Semoga kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik demi memajukan pendidikan di Kabupaten Soppeng", ujar Syamsul Hadi dengan penuh haru.

Keberhasilan ini juga didukung oleh banyak pihak yang memberikan bimbingan dan motivasi, Syamsul Hadi menyampaikan apresiasi dengan menyebut bahwa, Andi Sumange Rukka, SE, M. Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, atas arahannya yang visioner.

Muhajirin, Kasi Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang selalu memotivasi peserta.

Dzul Fikar dan M Edward Ranggong, tim dari Google Indonesia, atas inspirasi dan dukungan mereka.

Agus Supramono dan Eka Gustiani, Google Certified Trainers, atas bimbingan dan kesabaran mereka selama program berlangsung.


Adapun nama-nama guru SDN 7 Salotungo yang mengikuti dan lulus ujian Level 1 adalah:

1. Abdul Asis


2. Syamsul Hadi


3. Ira Syahriani


4. Armi Nugraha


5. Andi Wahdiati


6. Nurpratiwi


7. Mardayanti


8. M. Alwi Basri


9. Nurhidayah


10. Sidratul Muntaha


11. Atri


12. Syamsul Rijal



Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya melalui ekosistem Google Workspace for Education, guna menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan interaktif.

"Kami berkomitmen untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kami pelajari demi memajukan pendidikan di SDN 7 Salotungo dan memberikan dampak positif bagi siswa-siswa kami," tambah Syamsul Hadi.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi demi mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.

(Red) 

Tatap Muka Kapolres Soppeng AKBP Aditya : Strategi Sosialisasi dan Pembinaan Harkamtibmas

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.IK, M.IK menggelar tatap muka bersama Bhabinkamtibmas jajaran Polres Soppeng yang dilangsungkan di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Rabu, 22 Januari 2025.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos, Kasi Propam Polres Soppeng AKP Muhammad Ali AR, SH, MM, 
Kasat Binmas Polres Soppeng AKP Muh. Darwis W, KBO Binmas Polres Soppeng Iptu Amat Yani, S.IP, Para Kanit Binmas beserta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Soppeng. 

Kapolres Soppeng dalam melaksanakan tatap muka tersebut dengan tujuan untuk perkenalan dengan para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Soppeng. 

Selain itu juga memberikan himbauan dan atau sosialisai dalam hal peningkatan Harkamtibmas diwilayah Hukum Polres Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menghimbau Agar para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Soppeng dapat melakukan pembinaan masyarakat, serta melakukan deteksi dini dan mediasi, atau negosiasi agar tercipta kondisi yang kondusif di wilayah desa atau kelurahan masing-masing", tandasnya. 

Sekadar diketahui, Bentuk pelayanan Bhabinkamtibmas adalah memberikan himbauan dan pesan-pesan kamtibmas serta mendengar secara langsung keluhan yang disampaikan masyarakat serta menjadikannya sebagai acuan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam upaya memelihara Kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga. 

Tak hanya itu, tugas Bhabinkamtibmas dapat menggerakkan kegiatan masyarakat yang bersifat positif. 

Mengkoordinasikan upaya pembinaan Kamtibmas dengan perangkat desa/kelurahan dan pihak-pihak terkait lainnya. 

Melaksanakan konsultasi , mediasi, negosiasi, fasilitasi, motivasi kepada masyarakat dalam Harkamtibmas dan pemecahan masalah kejahatan dan sosial.

(Red) 

Musrenbang Lapajung 2026 : Bangun Kelurahan di Soppeng yang Lebih Sejahtera, Andi Farid Miliki Strategi Perjuangkan Aspirasi Warga

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Lapajung untuk tahun 2026 dilangsungkan di Aula Kantor Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Rabu (22/1/2025). 

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Sekcam Lalabata, Ketua LPMK,  tokoh masyarakat, anggota  SKPD, RT/RW, Kader dan stakeholder.

Lurah Lapajung, Kahar, S.Sos mengatakan bahwa, "Musrenbang ini bertujuan untuk menentukan prioritas pembangunan di Kelurahan Lapajung. 

Camat Lalabata yang di Wakili Sekcam, Nurul Azmi  menekankan pentingnya program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga dan selaras dengan visi misi pemerintah daerah, ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Farid, S. Sos menegaskan bahwa Musrenbang ini adalah momen penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Musrenbang ini adalah momentum penting untuk mendengarkan aspirasi warga". 

"Saya berharap hasilnya bisa menjadi dasar pembangunan yang Prioritas dan berkelanjutan di Kelurahan Lapajung,” ujarnya.

Beberapa fokus utama dalam kegiatan Musrenbang ini diantaranya,  Peningkatan infrastruktur jalan dan drainase, Pengembangan fasilitas Pendidikan dan Kesehatan, penguatan Program Pemberdayaan UMKM, serta peningkatkan Insentif RT/RW dan Kader.
 
Ketua DPRD Andi Farid menegaskan bahwa bila mana usulan masyarakat tidak diakomodir nantinya, maka pihaknya bersedia melobi anggota DPRD untuk membantu lewat Pokok Fikiran (Pokir), katanya menegaskan.

Hasil Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan untuk mewujudkan program-program pembangunan yang lebih terarah. 

Dengan aspirasi masyarakat sebagai landasan utama, Kelurahan Lapajung  diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, tertata dan sejahterah.

Red) 

Bupati Andi Kaswadi Kunjungan Lokasi, Optimalisasi Lahan Rawa di Soppeng Untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Dalam upaya mendorong ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya daerah yang berkelanjutan, Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE, bersama Dandim 1423/Soppeng Letkol Reinhard Manurung, S.Pd, Plt. Kepala Dinas TPHPKP Aryadin Arif, S. Stp., M. Si, serta rombongan, melaksanakan survei lapangan di Desa Kessing (Tokare). Fokus kegiatan ini adalah untuk meninjau potensi optimalisasi lahan rawa seluas 832 hektar. Rabu (22/1/2025). 

Bupati Soppeng menekankan pentingnya pemanfaatan lahan rawa ini sebagai salah satu solusi strategis untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah. 

"Lahan rawa di Desa Kessing ini adalah aset yang sangat berharga". 

"Kita harus mengelolanya dengan semangat persaudaraan dan loyalitas tanpa batas demi kemajuan bersama," ujar Andi Kaswadi Razak.

Dandim 1423/Soppeng Letkol Reinhard Manurung, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat. 

"Survey ini mencerminkan komitmen kita semua untuk bekerja sama tanpa sekat, memastikan bahwa potensi daerah ini dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas TPHPKP Aryadin Arif, S. Stp., M. Si, menyoroti pentingnya pendekatan inovatif dalam pengelolaan lahan rawa ini. 

"Kita akan mengupayakan sistem pengelolaan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi agar lahan ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," jelas Aryadin.

Survey ini menjadi bukti nyata bagaimana semangat persaudaraan dan loyalitas mampu mencairkan segala batasan. 

Kehadiran para pemimpin daerah di tengah masyarakat menumbuhkan rasa kebersamaan dan optimisme akan masa depan Desa Kessing sebagai pusat pengembangan pertanian produktif.

Dengan tekad dan kerja sama yang solid, optimalisasi lahan rawa di Tokare diharapkan dapat menjadi langkah signifikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Soppeng.

(Red) 

Tahapan Klarifikasi Saksi Terkait Penghinaan Ketua IWO Soppeng Sudah Dimulai

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kasus penghinaan terhadap Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng, Andi Mul Makmun, bergulir di Polres Soppeng Polda Sulsel. Kasus ini telah memasuki tahapan keterangan klarifikasi saksi.

Menurut Ketua Bahagian Hukum IWO Soppeng, Mustakim, S.H., Polres Soppeng telah bekerja dengan baik dalam penanganan kasus ini. "Kami mengapresiasi Polres Soppeng atas penanganan kasus ini," ucapnya. Rabu (22/01/2025).

Mustakim menegaskan bahwa IWO Soppeng tidak akan kompromi dalam kasus ini. "Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas," jelasnya

Terpisah, Kasatreskrim Polres Soppeng Iptu. Nurman SH. MH, mengatakan. Polres Soppeng Pastikan Proses Hukum kasus ini Berjalan, dan kami sudah masuk ke tahap pemanggilan saksi saksi untuk dimintai keterangan, pungkasnya.

Kasus ini bermula dari laporan Andi Mul Makmun terhadap lelaki A yang merasa tersinggung atas berita "Diduga Tak Kantongi Izin, Tambang di Laempa Tetap Eksis" di (Wartasulsel.id) pada 18 Juni 2024 lalu. (***).

Selasa, 21 Januari 2025

Momen Bersejarah Pelantikan Serentak Oleh Presiden di Jakarta Februari 2025, Pasangan SUKSES Bakal Resmi Pimpin Soppeng


Jakarta, Teropongsulawesi.com, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Soppeng, Haji Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES), bakal dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, di istana Negara, Jakarta, tanggal 6 Februari 2025 mendatang.

Keputusan itu setelah Komisi II DPR dan Mendagri Tito Karnavian bersama KPU, Bawaslu dan DKPP telah menyetujui jadwal pelantikan kepala daerah tanpa sengketa Mahkamah Konstitusi (MK). 

DPR dan pemerintah sepakat pelantikan digelar pada 6 Februari.

Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja di ruang rapat Komisi II DPR, gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025). Pelantikan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota terpilih hasil pemilihan serentak nasional tahun 2024 yang tidak ada sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi RI dan telah ditetapkan oleh KPUD, serta sudah diusulkan oleh DPRD provinsi/kabupaten/kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati. 

Tidak hanya itu, 50 Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Negara, kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dilaksanakan,” ujar Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy, membacakan bunyi poin kesimpulan rapat diikuti ketukan palu.

(dtc/stc)

Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Lajjoa: Kolaborasi Masyarakat Soppeng dan TNI

Soppeng, Teropongsulawesi.com
Personil Koramil 1423-04/Liliriaja bersama pemerintah kelurahan Jenna'e melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan saluran air yang terletak di pinggiran lapangan sepak bola Lajjoa Kelurahan Jennae Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya genangan air akibat saluran air yang tersumbat.


Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 22 Januari 2025 ini melibatkan personil TNI dari Koramil, perangkat kelurahan, Ketua RT/RW se Kel.Jennae, Tomas dan Tokoh Agama serta masyarakat sekitar. 

Dengan semangat gotong royong, para peserta karya bakti membersihkan sampah, lumpur, dan material lain yang menyumbat saluran air di pinggiran lapangan sepanjang 100 meter.

WS. Danramil 1423-04/Liliriaja Pelda Syarifuddin mengatakan, “Karya bakti ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

"Pembersihan saluran air penting dilakukan untuk mengantisipasi musim hujan agar air dapat mengalir dengan lancar.”

Masyarakat sekitar juga turut mendukung kegiatan ini dengan bergotong royong dan memberikan dukungan berupa alat kebersihan. 

Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman.

Karya bakti ini diakhiri dengan peninjauan lapangan oleh Danramil dan Lurah untuk memastikan saluran air sudah bersih dan berfungsi dengan baik. 

Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

(Red) 

Lurah Heriyadi Pimpin Musrenbang di Bila untuk Rancang Pembangunan Kabupaten Soppeng 2026

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng HA Muhammad Farid, S.Sos menghadiri langsung Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2026 yang dilangsungkan di Aula Kelurah Bila Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Selasa (21/1/204). 

Kegiatan Musrenbang in dipimpin langsung Lurah Bila Heriadi, SE, MM yang dihadiri wakil rakyat DPRD kabupaten Soppeng dapil Lalabata, Perwakilan SKPD, Ketua LPMK, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, PKK, Majelis Taklim, Tokoh Agama, Kelompok tani, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perwakilan oraganisasi kemasyarakatan lainnya. 

Lurah Bila Heriyadi dalam arahannya mengatakan bahwa "Musrenbang yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas pembangunan, serta menyepakati rencana pembangunan". 

"Musrenbang ini juga merupakan forum untuk menyerap aspirasi masyarakat, ungkapnya. 

"Sekaligus untuk merumuskan program  prioritas pembangunan, termasuk rencana kerja tahunan dan program yang akan menjadi fokus utama di tahun anggaran berikutnya, kata Lurah Bila. 

"Proses ini untuk memastikan bahwa program pembangunan yang akan dilakukan itu sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat", oleh sebab itu kami mempersilahkan para peserta musrenbang untuk mengajukan dan atau mengusulkan apa yang akan menjadi prioritas utama dan kebutuhan masyarakat, "Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng HA.Muhammad Farid dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa Musrenbang ini menjadi usulan dan aspirasi untuk perkembangan wilayah khususnya di kelurahan Bila kecamatan lalabata, sebutnya.

"Mari kita bersama-sama menyampaikan usulan program dari masyarakat dan sebagai wakil rakyat di dapil ini kami akan tetap mengawal aspirasi yang menjadi usulan Masyarakat kelurahan Bila"Tandasnya.

Dalam Musrenbang tersebut, masyarakat mengusulkan berbagai hal yang menjadi kebutuhan termasuk pembangunan jembatan Sewo -Abbongkerekengnge untuk tahun 2026 serta sejumlah program pembangunan lainnya. 

Selain itu sejumlah program pemberdayaan masyarakat serta normalisasi sungai Sewo-Lapajung.

Selain Ketua DPRD kabupaten Soppeng Andi M Farid, turut hadir anggota fraksi dari PDIP. 

(Red) 

Kapolres Soppeng Gelar Safari Subuh Berjamaah Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Masjid At-taqwa

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Polres Soppeng Menggelar Safari Subuh berjamaah dan Tausyiah di Masjid At-taqwa Ujung Baru, Kalenrung'e, Jl. Kemakmuran, Kel.Lemba, Soppeng. Rabu, 22 Januari 2025.

Pada kesempatannya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K memberikan tausyiah sekaligus himbauan kepada jama'ah masjid. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin secara berkesinambungan.

Diawali dengan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Soppeng yang baru, Beliau juga memohon izin untuk diterima sebagai bagian dari masyarakat Soppeng.

"Bahwasannya, sholat merupakan ibadah yang pertamakali di hisab di hari kemudian, pentinglah kita untuk menjaga sholat kita, ungkapnya.

Kapolres Soppeng juga memberikan himbauan kepada masyarakat/jamaah subuh mengenai situasi Kamtibmas agar tetap menjaga kemanan dan ketertiban,

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap pencurian di sekitar, yang bisa terjadi kapan saja, terutama yang memiliki toko, dan hewan ternak.

Diketahui, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Soppeng untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat dan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Soppeng.

Turut hadir,para pengurus Masjid At Taqwa, PJU Polres Soppeng.

(Red)

Senin, 20 Januari 2025

Mengenal Budaya Leluhur dan Sejarah Soppeng, Siswa-siswi SDN 3 Kunjungi Situs Jera Lompoe

Soppeng, Teropongsulawesi.com, Kelas 4A dan 4B SDN 3 Lemba, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, melakukan studi lapangan ke beberapa situs budaya dan sejarah penting di daerah kabupaten Soppeng. Senin -Selasa (20-21/1/2025).

Sebanyak 50 Siswa-siswi mengikuti kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang warisan budaya dan sejarah Soppeng, serta memperkuat pengetahuan dan apresiasi terhadap keberagaman budaya lokal.

Nurhiqmah, S.Pd dan Andi Rahmayuddin,S.Pd selaku wali kelas 4 mengarahkan peserta didiknya berkunjung ke beberapa situs bersejarah diantaranya; Bola Ridie, peninggalan sejarah Kerajaan Soppeng yang merupakan simbol keberanian dan perjuangan rakyat Soppeng, Museum Latemmamala, yang menyimpan koleksi artefak dan dokumen sejarah Soppeng, dan Makam Raja-Raja Sulsel di Jera' LompoE, tempat peristirahatan terakhir para raja Soppeng.

Kegiatan studi lapangan ini mendapat pendampingan dari Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Soppeng beserta seluruh stafnya, Guru Wali Kelas 4 SDN 3 Lemba, dan Orang tua murid.

Dalam studi lapangan ini, selaku koordinator Andi Rahman Sulo memaparkan tujuan dari kegiatan ini, tentu sangat bermanfaat bagi peserta didik itu sendiri sehingga bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang sejarah dan budaya Soppeng, Mengembangkan apresiasi terhadap keberagaman budaya lokal, Memperkuat pengetahuan, dan Meningkatkan kerjasama antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Soppeng, Dr. Karim, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta didik yang sadar akan budaya dan sejarah lokalnya, kegiatan yang dilakukan di Jera' LompoE merupakan tempat makam raja-raja yang ada di Sulawesi Selatan. 

"Kunjungan peserta didik sangat bermanfaat bagi peserta didik, karena mereka akan mengenal sejarah dan budaya lokalnya".

"Ini merupakan bentuk pemertahanan dan pelestarian budaya yang tentu memberikan kesan bahwa anak-anak ke depan dalam pembentukan karakter, yang salah satu indikatornya adalah mencintai budaya dan sejarahnya sendiri", ungkapnya. 

Ia menambahkan, "Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat memperkuat pengetahuan dan apresiasi siswa terhadap budaya Soppeng." Ucap Dr. Karim.

Kepala Sekolah SDN 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd mengatakan, "Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan budaya dan sejarah". 

"Kami berharap siswa dapat memahami dan menghargai warisan budaya Soppeng dan kami juga sangat berharap kepada seluruh satuan pendidikan yang ada di Soppeng. Mari jelajahi, Pelajari, dan Lestarikan Budaya dan Sejarah Soppeng, pungkasnya. 

(Red) 

Harga Padi dan Irigasi di Bulukumba Sulsel Masih Jadi Keluhan Petani, Peran Pemerintah dan Bulog Sangat Diharapkan

Bulukumba, Teropongsulawesi.com,- Untuk mensejahterakan Petani, Pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) komoditas padi  sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg). Ketetapan tersebut berlaku sejak 15 Januari 2025. Namun demikian di lapangan kenyataannya masih banyak yang berbeda. 

Di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, harga jual Gabah Kering Panen (GKP) saat ini masih rendah. Hal tersebut diungkapkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rilau Ale, Lasbaety. “Harga jual Gabah Kering Panen (GKP) saat ini di Kecamatan Rilau Ale rendah, di bawah HPP Pemerintah, yang hanya Rp 5.400 per kg,” ujarnya, Senin 20 Januari 2025.

Sementara itu, lanjut Lasbaety, harga Gabah Kering Giling (GKG) berada di angka Rp 7.300 per kilogramnya. Meski demikian, harga tersebut sedikit lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, terutama saat terjadi cuaca buruk atau pada musim panen raya, di mana harga bisa turun hingga Rp 4.800 per kg.

Menurutnya, para petani Rilau Ale umumnya menjual hasil panen mereka langsung kepada pengepul yang datang untuk membeli gabah di sawah masing-masing. Tentu saja dengan harga di bawah HPP yang di tetapkan pemerintah. Hal tersebut membuat para petani di daerahnya berharap Bulog dapat menyerap gabah mereka supaya sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 6.500  per kg.

Pemerintah telah menetapkan kenaikan HPP gabah dari Rp 6.000 per kg GKP menjadi Rp 6.500 per kg pada Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, pada Senin (6/1/2025).

Zulkifli Hasan mengatakan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut rapat terbatas (ratas) terkait pangan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 30 Desember 2024. "Sudah diputuskan waktu pemberlakuan HPP gabah yang beras efektif 15 Januari 2025," ujarnya.

Selain harga yang rendah, papar Lasbaety, petani di Rilau Ale juga menghadapi masalah lain yang tidak kalah penting, yakni kondisi saluran irigasi yang rusak. Banyak saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik, menyebabkan distribusi air tidak merata di seluruh lahan pertanian. Akibatnya, beberapa petani mengalami kesulitan dalam memperoleh pasokan air yang cukup untuk mengelola sawah mereka.

Luas lahan sawah di wilayah Rilau Ale tercatat mencapai 320 hektar, dengan produktivitas per hektar sekitar 6,5 ton. Namun, kondisi irigasi yang buruk dapat berpotensi mengurangi hasil panen dan menghambat keberlanjutan produksi pertanian di daerah ini.

“Kami berharap pemerintah dapat segera memperhatikan masalah ini dan melakukan perbaikan terhadap sistem irigasi, sehingga para petani dapat memperoleh hasil yang optimal dan harga yang lebih stabil di masa yang akan datang,” tandasnya.

Kamis, 16 Januari 2025

SDN 7 Salotungo Kembali Gelar Senam Anak Indonesia Hebat, Tanamkan Semangat Kebersamaan dan Keceriaan

Soppeng, Teropongsulawesi.com, SDN 7 Salotungo terus berkomitmen membentuk generasi sehat dan bugar melalui kegiatan rutin Senam Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi. Kegiatan ini diinisiasi oleh tiga guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), yaitu Israwati, S. Pd., Syamsul Hadi, S. Pd., Gr., dan Syamsul Rijal, S. Pd.

Sebagai motivator sekaligus pencetus kegiatan ini, ketiga guru tersebut aktif mendorong siswa untuk menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga. Syamsul Hadi, S. Pd., Gr., menyampaikan, "Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga untuk menanamkan semangat kebersamaan dan keceriaan pada setiap siswa."

Antusiasme Siswa dan Guru
Rutinitas senam ini melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta para guru yang turut mendampingi. Senam dilakukan di halaman sekolah dengan iringan musik ceria, menciptakan suasana yang penuh semangat.

Israwati, S. Pd., menambahkan, "Dengan adanya senam ini, kami berharap siswa dapat memiliki kebiasaan hidup sehat sejak dini dan menjadi lebih energik dalam menjalani aktivitas belajar."

Manfaat Kegiatan
Menurut Syamsul Rijal, S. Pd., senam rutin ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, seperti meningkatkan kebugaran dan koordinasi tubuh, tetapi juga menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab pada siswa.

SDN 7 Salotungo berharap program ini dapat menjadi inspirasi untuk mengutamakan kesehatan siswa sebagai bagian dari proses pendidikan. Dengan Jiwa dan tubuh yang sehat, semangat belajar pun akan semakin meningkat.

"Mari kita wujudkan generasi Indonesia yang hebat melalui kebiasaan hidup sehat!" ujar Syamsul Hadi menutup wawancara.

Daftar Segera Jangan Lewatkan, TPA "Lentera Qalbu" Sanggar Masumange' SDN 7 Salotungo Siap Cetak Generasi Qur'ani

Soppeng, Teropongsulawesi.com
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Lentera Qalbu, bagian dari Sanggar Masumange' SDN 7 Salotungo, mengundang anak-anak usia sekolah dari kelas 1 hingga 6 untuk bergabung dalam program belajar Al-Qur'an dan pendidikan agama Islam. Jumat (17/1/2025). 

Zikriyah, S. Pd., Gr, selaku Sekretaris Sanggar Masumange', mengatakan, "Kami membuka kesempatan bagi seluruh anak, tidak hanya dari SDN 7 Salotungo tetapi juga dari sekolah lain, untuk mendapatkan pendidikan agama yang berkualitas. Mari bersama mencetak generasi Qur'ani yang cerdas dan berakhlak mulia."

Program Pendidikan Islam yang Ditawarkan
📌 Aqidah Akhlak: Membentuk karakter Islami yang kuat.
📌 Fiqih & Muamalah: Memahami tata cara ibadah dan interaksi sosial berdasarkan syariat Islam.
📌 Doa Sehari-hari: Menghafal doa-doa yang relevan dengan aktivitas harian.
📌 Ayat & Hadits Pilihan: Memperkuat pemahaman melalui dalil Al-Qur'an dan Hadits.

Pengajaran dilakukan oleh para pendidik terbaik dengan metode Qira'ah, menjadikan proses belajar lebih mudah dipahami dan menyenangkan.

Pendaftar Terbaru
Berikut nama-nama calon santri yang telah mengambil formulir:

1. Andi Attiangi Amirullah


2. Adeeva Afsheen Meisha


3. Ahsanul Basira Abdullah


4. Aqilah Abidah


5. Muh. Alfatih Makkuraga


6. Gibran Arshaka Palewai


7. Afif Alfariq


8. Alesha Maysita Zhesan


9. Muh. Firdaus Al-Mukarramah


10. Aisyah Arsyita


11. Nur Fadhillah


12. Kayla Azzahra


13. Andi Adyatma Nabikan


14. Ahmad Faqih Ilmi


15. Sindy Amelia Putri


16. Andi Faqy Alhabsy


17. Andi Mahdi Faidhullah


18. Andi Ridho Muhtadi



Segera Daftar!
Program ini akan dimulai pada Februari 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk memberikan pendidikan agama terbaik bagi putra-putri Anda.

📌 Informasi lebih lanjut:
Hubungi 088704743852
Mari bersama menjadi bagian dari keluarga besar Lentera Qalbu!

Selasa, 14 Januari 2025

Penyidik Kejari Soppeng Tetapkan 2 Perempuan HI dan HA Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Soppeng,  Celebesindo.com, Diberitakan sebelumnya Penyidik Kejaksaan Negeri Soppeng telah menetapkan laki laki berinisal NM dan perempuan berinisial RR sebagai tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam pelaksanaan Kredit Usaha pada salah satu Bank pelat merah di Kabupaten Soppeng pada Senin tanggal 6 Januari 2025 lalu. 

Kini kembali dengan kasus yang sama, Penyidik Kejaksaan Negeri Soppeng kembali  menetapkan tersangka sebanyak 2 orang berinisal HI dan HA berjenis kelamin perempuan untuk kedua tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam pelaksanaan Kredit Usaha pada salah satu Bank pelat merah di Kabupaten Soppeng, Kedua tersangka HI dan HA merupakan Calo perkreditan.

Hal itu disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng Rekafit M, SH dalam keterangannya pada Selasa (14/1/2025). 

Menurut Jaksa Muda ini, "Penetapan kedua tersangka dilakukan usai penyidik kejaksaan negeri soppeng menemukan dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status Hl dan HA sebagai tersangka", jelasnya. 

Kasi Intel Rekafit menyebut bahwa, "Dalam proses penyidikan, tim penyidik telah memeriksa sebanyak 11 saksi yang berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi tersebut. 

"Penetapan status tersangka terhadap HI dan HA dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Nomor: B- 03/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 14 Januari 2025 Dan Nomor: B-04/P.4.20/Fd.2/01/2025 tanggal 14 Januari 2025, urai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Soppeng. 

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam melakukan pebuatannya, tersangka HI dan HA merupakan pengembangan dari tersangka sebelumnya yaitu RR dan NM bersama- sama dengan tersangka RR dan MM telah melakukan penyimpangan yang pertama yakni dengan menggunakan modus operandi Kredit Topengan dimana tersangka Hl dan HA mengajukan kredit pada salah satu kantor unit Bank berpelat merah di Soppeng dengan menggunakan identitas milik orang lain kemudian dana tersebut dipergunakan oleh tersangka Hl dan HA untuk kepentingan pribadinya. 

"Selanjutnya atas rekomendasi dan kepercayaan kepada tersangka RR, tersangka NM selaku Mantri menyetujui pengajuan kredit nasabah yang dilakukan tanpa adanya tahapan yang benar dan akibat dari pengajuan tersebut tersangka RR mendapatkan sejumlah fee/komisi dari tersangka HI".

"Kemudian untuk tersangka Hasrianti tidak dilakukan penahanan dikarenakan sedang menjalani pidana penjara di Lapas Perempuan kelas lla Sungguminasa terhadap putusan nomor perkara 4/Pid.B/2024/PN WNS tanggal 19 Maret 2024 dengan amar putusan Terdakwa Hasrianti terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan pidana penjara selama 4 tahun. 

"Atas perbuatanya Tersangka telah melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Primair : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 KUHP. Subsidair: Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 KUHP, tandas Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng.

(Red) 

Senin, 13 Januari 2025

Tari Padduppa dan Polisi Cilik SDN 7 Salotungo Ikut Andil Sambut Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana


Soppeng, Teropongsulawesi.com,– Pejabat baru Kapolres Soppeng, Akbp Aditya Pradana, S.I.K, M.I.K, disambut secara resmi dalam sebuah acara yang berlangsung di halaman kantor Mapolres Soppeng. Senin (13/1/2025). 

Acara penyambutan ini ditandai dengan pengalungan bunga kepada Kapolres sebagai simbol penghormatan dan penyerahan buket bunga tangan kepada Ibu Kapolres, Ageng Pratiwi Aditya, oleh Pasukan Polisi Cilik (Pocil) Polres Soppeng dari SD Negeri 7 Salotungo.

Dua anggota Pocil terpilih, Shafa Faiza Fahrani dan Ahmad Faqih, tampil percaya diri dalam momen tersebut, menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna. Pocil Polres Soppeng berada di bawah binaan Kasat Lantas Polres Soppeng, Iptu H. Alwi, S.Pd., M.Si., dan dilatih langsung oleh Bripka Armin Arfa, S.H., anggota Satlantas Polres Soppeng.

Kapolres Akbp Aditya Pradana menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyambutan ini. Dalam sambutannya, beliau mengatakan, "Saya merasa terhormat dengan sambutan yang luar biasa ini. Penampilan Pocil SDN 7 Salotungo benar-benar menunjukkan disiplin dan dedikasi yang menginspirasi."

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Soppeng, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan. Momen penyambutan ini menjadi awal dari kolaborasi erat antara institusi kepolisian dan masyarakat Kabupaten Soppeng.

Di akhir acara, Kapolres dan Ibu Ageng Pratiwi Aditya berfoto bersama Pocil, para pelatih, dan tamu undangan sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. 

Penampilan Pocil tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi simbol generasi muda yang disiplin, berbakat, dan siap mendukung kegiatan positif di lingkungannya.

(Red) 

Jumat, 10 Januari 2025

Korporasi Pertanian Modern Songko Recca Digagas Upaya Untuk Berdayakan Petani di Kabupaten Bone

Bone, Teropongsulawesi.com,– Modernisasi pertanian terus menjadi prioritas dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah konkrit dalam mewujudkan visi tersebut adalah melalui Forum Group Discussion (FGD) Konsep Korporasi Pertanian Modern.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmen siap memperjuangkan mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia, dengan fokus pada peningkatan produksi dan perluasan areal pertanian. “Untuk mendukung hal tersebut, perlunya modernisasi pertanian yang merupakan penerapan teknologi 4.0 di bidang pertanian menjadi salah satu terobosan peningkatan produksi dan efisiensi sistem usaha tani” tegas Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, mengatakan SDM adalah faktor pengungkit utama dalam peningkatan produksi pertanian. “Oleh sebab itu, jika ingin memajukan pertanian majukan dulu SDM-nya. Siapa itu SDM pertanian, ya Dosen, Guru, penyuluh, petani, Poktan, Gapoktan, dan masih banyak lagi,” sebut Sant

Korporasi Pertanian Modern Songko Recca digagas untuk memberdayakan petani di Kabupaten Bone melalui pendekatan yang lebih sistematis dan terorganisir. Dengan mengusung filosofi kebersamaan yang menjadi ciri khas budaya lokal Bone, program ini menjadi model transformasi pertanian berbasis kearifan lokal yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

BBPP Batangkaluku berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis, pelatihan, dan penguatan kapasitas bagi anggota korporasi Songko Recca. Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani menjelaskan bahwa pendampingan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penerapan teknologi pertanian modern, manajemen kelompok tani, hingga pemasaran hasil pertanian secara digital.

“Pendampingan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung transformasi pertanian di Kabupaten Bone. Korporasi Songko Recca adalah bukti bahwa petani lokal mampu beradaptasi dengan teknologi dan sistem modern tanpa meninggalkan akar budaya mereka,” ujar Jamal.

Pendampingan ini juga mencakup pelatihan penggunaan alat  mesin pertanian modern, dan teknologi pascapanen untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

FGD yang dilaksanakan di Kabupaten Bone ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, Kepala BBPP Batangkaluku, petani, penyuluh pertanian, hingga pelaku usaha. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas implementasi konsep korporasi pertanian modern yang bertujuan mengintegrasikan teknologi, kearifan lokal, dan manajemen berbasis profesionalisme dalam pertanian.

Konsep ini menekankan pengelolaan terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Dengan model ini, petani tidak hanya berfokus pada panen, tetapi juga pada upaya meningkatkan nilai tambah produk melalui pengolahan hasil panen menjadi produk siap konsumsi.

Konsep korporasi pertanian modern adalah jawaban atas kebutuhan untuk menjadikan petani lebih mandiri dan kompetitif. Melalui FGD ini, kami ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi petani untuk mengadopsi teknologi dan sistem kerja modern tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang mereka miliki Songko Recca menjadi tonggak penting dalam perjalanan modernisasi pertanian di Kabupaten Bone. Melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha, transformasi sektor pertanian yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan bukan lagi impian, tetapi sebuah kenyataan yang siap diwujudkan.
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved