-->

Rabu, 08 Desember 2021

FORMASI Kota Pare-pare Kembali Turun Ke Jalan




Pare-pare (Sulsel) Tergopongsulawesi.com,- Forum Mahasiswa Soppeng Indonesia (FORMASI) bersama beberapa organisasi kemahasiswaan di Kota Pare-pare kembali melakukan aksi sosial, Rabu (08/12/2021)

Aksi ini merupakan kelanjutan dari aksi yang dilakukan hari selasa kemarin. Kali ini aksi dilakukan di tiga titik lokasi. Pertama di Lapadde (jl. Poros Pare-pare - Sidrap), titik kedua di Soreang (jl. Poros Pare-pare - Pinrang) dan titik yang ketiga yakni di Tonrangeng (jl. Poros Pare-pare - Barru)

Sri Wahyuni salah satu anggota FORMASI yang merupakan Koordinator Lapangan (Korlap) dalam aksi ini saat dikonfirmasi melalui media whatsapp menyebutkan beberapa organisasi yang turut membantu FORMASI dalam aksi ini adalah HPMM Korwil Kota Parepare, IPMP, Sumpa Pattae’, Hipmat Toraja Kota Parepare, Hipmat Kalsel, SC-MiPa, Ipmal Cabang Parepare.

Kemuduian saat ditanya tentang rencana selanjutnya ia mengungkapkan bahwa rencananya aksi sosial ini akan berlanjut sampai hari jumat mendatang.

Adapun total hasil dari Wahyuni sosial yang dilakukan kemarin adalah Rp. 2.975.500 dan untuk hari ini masih dalam perhitungan ungkapnya. 

" Semoga apa yang kami lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah Swt, semoga para dermawan yang bersedia menyisihkan hartanya mendapat pahala dan rezekinya dilipatgandakan oleh Allah Swt. dan semoga kami secepatnya dapat menyalurkan bantuan ini kepada warga soppeng yang terdampak banjir tutupnya." Ungkap Sri Wahyuni
Published (Issan) 

Selasa, 07 Desember 2021

Bintek Agribisnis Pisang Bagi Petani Gorontalo di BBPP Batangkaluku Diharapkan Mampu Jaga Kualitas Pasca Panen


Gowa (Sulsel), Teropongsulawesi.com,-Program The Development of Integreted Farming System In Uploand Areas ( UPLAND) focus pada kegiatan pengembangan Pisang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku melaksanakan Bimbingan Teknis Agribisnis Pisang bagi Petani yang dilaksanakan selama 3 hari efektif dari tanggal 06 Desember – 08 Desember 2021.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam hal agrisbisnis pisang serta meningkatkan kapasitas dan kelembagaan petani dalam mendorong peningkatan produksi tanaman pisang.

Sabir, Kepala BBPP Batangkaluku menyampaikan terimakasih atas kepercayaan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo kepada Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku untuk pelaksanaan Bimbingan Teknis Agribisnis Pisang bagi petani.

Beliau menyampaikan bahwa prospek / potensi Agribisnis Pisang sangat menjanjikan dikarenakan manfaat buah pisang itu sendiri mulai dari Bonggol Pisang, Daun Pisang, Jantung Pisang sampai dengan buah pisang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Selain itu pisang juga dapat diolah baik untuk skala rumah tangga seperti keripik, getuk, sale, kue kue tradisional, maupun industry berskala besar seperti tepung, puree, jam yang dapat merangsang tumbuhnya agribisnis hilir.

Dengan kegiatan ini diharapkan Peserta Pelatihan betul betul memaksimalkan waktu untuk belajar bagaimana cara agribisnis yang baik sehingga tujuan pemerintah mengalokasikan dana untuk program ini betul-betul tercapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan, imbuh Kepala BBPP-BK.


Diakhir sambutannya, Sabir menyampaikan bahwa BBPP Batangkaluku akan memberikan yang terbaik dan usaha maksimal untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan kepada peserta sehingga, ilmu dan Teknologi yang diperoleh bisa diterima dengan baik, ujarnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Rahwat AW Pomalingo mengatakan, "Sejarah membuktikan bahwa di Gorontalo merupakan mayoritas petani pisang, namun seiring dengan jalannya waktu serta dengan berjalannya program dari Pemerintah peningkatan Produksi Padi, jagung dan kedelai yang meningkat khsususnya Jagung yang tetap diekspor meskipun bukan waktu tanamnya, dengan peningkatan produksi pada komuditas tanaman pangan , mendorong pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk selanjutnya dapat meningkatkan komoditas lain (Hortikultura) untuk mendapatkan perhatian selain komoditas tanaman pangan, melalui program Lima Tahun UPLAND .

Rahmat AW Pomalingo juga menyampaikan bahwa Petani Di Gorontalo sudah sangat paham tentang cara budidaya Pisang.

"Mereka hanya membutuhkan pengetahuan cara teknologi pemanfaatan pisang, pemasaran pisang sehingga bisa mengetahui ruang/ informasi daerah mana yang bisa diajak bekerja sama , sehingga menambah semangat kepada masyarakat bagaimana untuk pemasaran pisang, serta pemberi program juga mengetahui pasaran pisang sehingga termotivasi untuk memberikan Program pengembangan pisang lebih lanjut dan juga bisa mengembalikan sejarah Kejayaan Pisang di Provinsi Gorontalo, terangnya.


"Waktu lalu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, kebijakan nasional dalam RPJMN 2020-2024, khususnya kebijakan pertanian diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi termasuk memperhatikan kesejahteraan keluarga petani dan memperhatikan keberlanjutan sumber daya pertanian.

"Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan khususnya di bidang pertanian maka dana pembangunan dapat bersumber dari beberapa pendanaan yang bersifat multiplier effect, maka harus ditanamkan semangat untuk dapat mencapai target agar kegiatan ini dapat menjadi success story dan teladan sehingga dapat direplikasi pada kegiatan Kementerian Pertanian di masa yang akan datang," jelas Mentan Syahrul.


Selain materi dikelas kunjungan lapangan juga menjadi agenda yang penting bagi peserta Bimtek, karena di sana mereka menjadi paham bagaimana kelayakan produk hasil pertanian untuk bisa masuk pasar modern.

Suhartono menambahkan agar seluruh petani mampu untuk menjaga kualitas pasca panen buah/sayur mereka agar dapat menembus pasar modern hingga ekspor.


Pada pembukaan pelatihan kemarin dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Rahmat AW, Pomalingo, S.HUT, M.H dan dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Dr. Sabir, S.Pt, M.Si Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Batangkaluku, Kepala Bidang PSP Kabupaten Gorontalo , dan Konsultan Program UPLAND Kementerian Pertanian dan Seluruh Peserta Pelatihan yang terdiri dari 18 ( Delapan Belas) Anggota Kelompok Tani Yang menerima Bantuan Dana LOAN melalui Program Development Of Integrated Farming System In Uploand Areas (UPLAND).

(tim humas bbpp-bk)

Senin, 06 Desember 2021

BKPRMI KAIMANA MENJADI TAMU KHUSUS BADAN PENGELOLA MASJID ISTIQLAL JAKARTA: INI YANG DILAKUKAN




(Kaimana) Telepongsulawesi. Com, -Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Kaimana silaturahmi sekaligus membahas agenda strategis dan akurat dalam pembinaan remaja masjid bersama pengurus Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) Jakarta Pusat. (02/12/2021).

Rombongan BKPRMI Kaimana  diterima sebagai tamu khusus oleh Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan Mulawarman Hannase di Kantor Sekretariat BPMI Jl. Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat.

Mulawarman Hannase menyambut baik kedatangan BKPRMI Kaimana di Kantor BPMI yang membidangi Pendidikan dan Pelatihan.

"Selamat datang kepada rombongan BKPRMI Kaimana, saya berharap pertemuan ini akan membawa manfaat untuk kita semua, khususnya kepada pemuda dan remaja masjid yang ada di Kaimana" Ucap Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan BPMI.

"Masjid Istiqlal memiliki banyak program pembinaan umat, meliputi semua aspek jasmani maupun rohani, kami siap menerima BKPRMI Kaimana jika ingin melakukan Study Banding, untuk membuka wawasan dan pengetahuan dalam pengelolahan Masjid yang relevan dengan perkembangan zaman" Ungkap MH

Mulawarman menambahkan "Masjid bukan hanya tempat untuk mengelola aspek rohani tapi sangat penting untuk melihat peran jasmani dalam mewujudkan ibadah yang baik"

"Pihak pengelola Masjid Besar Istiqlal Jakarta sejauh ini sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah instansi di beberapa daerah yang ada di Indonesia, namun untuk Papua sendiri memang belum ada, olehnya itu kami berharap BKPRMI Kaimana siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk ikut serta dalam program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Istiqlal, dalam rangka mewujudkan dan melahirkan generasi Ulama handal, dan Kami siap menjalin kerjasama tersebut"

"Kaimana bisa menjadi pintu masuknya Pendidikan Kader Ulama yang ada di Papua, khususnya Papua Barat" tutup Mulawarman.

Ketum BKPRMI Kaimana, Slamet Laway menyatakan kesediaanya membangun kerjasama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal untuk masa depan ummat kedepannya.

"Pembinaan Pemuda dan Remaja di masing-masing Masjid Khususnya yang ada dikaimana, itu menjadi tanggung jawab besar BKPRMI untuk melakukan pembinaan berupa pendidikan dan pelatihan" ungkap Slamet

Imbuhnya "Dengan membangun kerja sama dalam Pendidikan Kader Ulama Istiqlal, tentu akan mencetak Ulama Ulama handal di tanah Papua, Khususnya dikabupaten Kaimana"

Pertemuan ini ditutup dengan Safari Keliling melihat Infrastruktur pengelolaan Masjid Istiqlal yang didampingi langsung oleh Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan BPMI Mulawarman Hannase.
Published (Issan) 

Bentuk Simpati Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia ( AMPI ) Open Donasi Untuk Korban Banjir Soppeng



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,- Hujan yang tidak henti-hentinya mengguyur sebahagian besar daerah Kab.Soppeng berdampak pada beberapa titik yang tergenang banjir di Soppeng, Senin (06/12/2021)

Bahkan banjir di Soppeng telah menghanyutkan dua buah rumah warga ditambah lagi di titik titik lokasi banjir, air belum juga surut sehingga akses masyarkat terputus.

Menanggapi hal tersebut, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Parepare terpanggil untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban para korban banjir di daerah tercinta.

Mereka melakukan open donasi berupa uang, obat-obatan dan sembako. FORMASI Kota Pare-pare mengajak bapak, ibu, saudara-saudari agar bisa menyalurkan bantuannya melalui rekening Bank Sulselbar 101-202-00004510-4 An. AMPI KABUPATEN SOPPENG
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi contac person 0852 9962 1103(A. Fahril)

Kepada bapak, ibu, saudara-saudari yang besedia berdonasi untuk korban banjir Soppeng diucapkan terima kasih.
Dan kepada seluruh masyarakat di mohon doanya agar bencana ini cepat berlalu.
Published (Issan)

Bentuk Simpati Forum Mahasiswa Soppeng Indonesia ( FORMASI ) Open Donasi Untuk Korban Banjir Soppeng



Soppeng (Sulsel) Teropongsulawesi.com,-Hujan yang tidak henti-hentinya mengguyur sebahagian besar daerah Kab.Soppeng berdampak pada beberapa titik yang tergenang banjir di Soppeng, Senin (06/12/2021)

Bahkan banjir di Soppeng telah menghanyutkan dua buah rumah warga ditambah lagi di titik titik lokasi banjir, air belum juga surut sehingga akses masyarkat terputus.

Menanggapi hal tersebut, Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Soppeng Indonesia (FORMASI) Kota Parepare terpanggil untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban para korban banjir di daerah tercinta.

Mereka melakukan open donasi berupa uang, obat-obatan dan sembako. FORMASI Kota Pare-pare mengajak bapak, ibu, saudara-saudari agar bisa menyalurkan bantuannya melalui rekening BRI 5108 01 016065 53 6 An. Erni L
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi contac person 0853 4098 1633 (Noni) atau 0822 9692 5803 (Rinda)

Kepada bapak, ibu, saudara-saudari yang besedia berdonasi untuk korban banjir Soppeng diucapkan terima kasih.
Dan kepada seluruh masyarakat di mohon doanya agar bencana ini cepat berlalu.
Published (Issan)

Rabu, 01 Desember 2021

Kapolres Soppeng : Memaksimalkan Latihan Kerja sesuai dengan apa yang diperoleh di lembaga pendidikan


Soppeng, Teropongsulawesi.com,-Kapolres Soppeng Akbp Mohammad Roni Mustofa S.I.K M.I.K memimpin langsung upacara penerimaan Siswa Polri SPN Batua Makassar Polda Sulsel yang melaksanakan Latihan Kerja (Latja) di halaman Mako Polres Soppeng jl. Kemakmuran Kelurahan Lemba Kabupaten Soppeng, Kamis 02 Desember 2021 Pukul 07.30 wita.

Dalam kesempatannya Kapolres Soppeng mengucapkan selamat datang di wilayah Hukum Polres Soppeng, dirinya meminta agar para Siswa Polri yang mengikuti Latihan kerja untuk menyesuaikan situasi dan Kondisi di Wilayah Hukum Polres Soppeng.

Selain itu Akbp Moh. Roni juga mengingatkan para Siswa untuk menjadi Contoh penerapan Protokol kesehatan pencegahan Covid - 19 serta belajar dan tidak malu untuk bertanya kepada Instruktur.

"Dengan kegiatan ini, adik - adik dapat memaksimalkan Latihan Kerja sesuai dengan apa yang diperoleh di lembaga pendidikan, agar ketika dilantik menjadi Polisi dapat bekerja sebaik mungkin.

"Saya ucapkan selamat Melaksanakan kegiatan Latja, saya minta jaga kebersihan, jangan lupa selalu berdoa, dan terapkan Protapkes pencegahan Covid - 19". Pungkasnya.

Untuk diketahui sebanyak 50 Siswa Polri SPN Batua Makassar Polda Sulsel akan melaksanakan latihan kerja selama 12 hari di Polres Soppeng.

Turut hadir PJU Polres Soppeng setingkat Kabag, Kasat, Perwira serta Instruktur dan personil Polres Soppeng dengan mempedomani Protokol kesehatan pencegahan Covid - 19. (Humaspol/Issan).

Kementan Evaluasi Pasca Pelatihan PEN di 5 Kabupaten di Sulsel


Gowa (Sulsel), Teropongsulawesi.com,-Menjelang penghujung tahun 2021, BBPP Batangkaluku melaksanakan evaluasi pasca pelatihan untuk alumni (Purnawidya) pada pelatihan yang telah dilaksanakan di waktu lalu. 

Tujuannya untuk melihat sejauhmana tingkat efektivitas pelatihan yang sudah diadakan serta sejauhmana tingkat penerapan hasil pelatihan dan menggali informasi apakah pelatihan yang telah diikuti oleh purnawidya memberikan dampak terhadap kinerja penyuluh  yang dilaksanakan oleh purnawidya maupun masyarakat sekitarnya. 

Selain itu, juga ingin dilihat apakah dampak pelatihan dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kemajuan kinerja penyuluh pertanian dalam menjalankan tupoksinya di wilayah kerjanya. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian. SDM pertanian merupakan komponen penting dalam peningkatan produksi pertanian Nasional.

“Salah satu fokus kita adalah meningkatkan kualitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian,” ujar Mentan Syahrul. 

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian. 

“Itu berarti segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP, " ujar Dedi Nursyamsi. 

Dedi menjelaskan tentang tiga pilar dalam peningkatan SDM pertanian. “Pilar pertama adalah penyuluhan, pilar kedua pelatihan dan pilar yang ketiga adalah Pendidikan dan semua harus berjalan seiring dan seimbang, tiga pilar yang mengemban tugas peningkatan SDM pertanian ini untuk peningkatan produktifitas”, jelasnya. 

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati dalam Pembukaan Serentak Evaluasi Pasca Pelatihan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Sulawesi Selatan (01/12/2021) menjelaskan petani dan penyuluh dapat meningkatkan kompetensinya melalui berbagai metode, salah satunya mengikuti kegiatan online yang diselenggarakan oleh BPPSDMP yaitu Bertani on Cloud (BOC), MENTAN sapa Petani dan Penyuluh Pertanian (MSPP) serta Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras). 

“Evaluasi pasca pelatihan ini merupakan wujud peningkatan kualitas pelatihan pertanian yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian. 

Hasil evaluasi ini akan menjadi masukan dan rekomendasi dalam pelaksanaan pelatihan pertanian tahun 2022.” Ungkap Leli.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Sabir menjelasakan Evaluasi Pasca Pelatihan PEN Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan pada 5 kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Luwu, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Gowa. Rabu (2/12/2021) 

Evaluasi Pasca Pelatihan pada tahap ini dilaksanakan selama dua hari ( 1 s/d 2 November 2021) dan diikuti oleh 800 orang purnawidya beserta atasan langsung. 

Sabir berharap kegiatan pasca pelatihan ini berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diinginkan bersama sehingga nanti sistem penyelenggaraan pelatihan kedepannya lebih baik lagi.

(Tim Humas BBPP-BK)

Selasa, 30 November 2021

Penuhi Kebutuhan Darah Masyarakat, ASN BBPP Batangkaluku Donorkan Darahnya

Dokter saat memeriksa ASN BBPP Batangkaluku sebelum melakukan Donor Danar di kegiatan Bakti Sosial (Ist).

Teropongsulawesi.com, Gowa,-Memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke - 50 yang jatuh pada 29 November 2021, ASN Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dengan bekerjasama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan yang dilangsungkan di Aula Hasanuddin, Selasa (20/11).

Keberadaan pandemi Covid-19 tidak serta merta menjadikan kebutuhan akan darah berkurang.

Permintaan terhadap darah seperti sel darah merah, trombosit maupun plasma tetap rutin diberikan kepada pasien rumah sakit yang membutuhkan.

Kegiatan donor darah sangat penting dilakukan guna memenuhi kebutuhan darah sebagai upaya pemeliharaan kesehatan masyarakat.


Kepala Bagian Umum BBPP Batangkaluku, Rosdiana menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-50 Korpri, katanya.

Dengan digelarnya donor darah ini, diharapkan membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menjalani perawatan kesehatan terutama terkait kebutuhan darah, jelasnya.

“Alhamdulillah meski sehari, antusias pegawai BBPP Batangkaluku yang berdonor darah cukup tinggi, sebut Dia.

"Nampak sebagian besar ASN mengikuti, dan ini merupakan bentuk kepedulian sosial aparatur sipil negara khususnya BBPP Batangkaluku terkait persoalan kebutuhan darah, terang Rosdiana.

"Semoga kegiatan ini bisa membantu meringankan persoalan kebutuhan darah di PMI dan kedepannya diadakan lagi” harap Rosdiana.


Sementara itu, dr. Sitti Ramdhani YP Ketua TIM pelaksanaan donor darah mengapresiasi donor darah ini.

Kata Dia," Kegiatan ini mesti dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi ke depannya, untuk membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi yang membutuhkan, tandasnya.

Senada Tajuddin, salah satu peserta donor darah mengatakan, "Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Aksi donor darah ini tidak hanya sekedar untuk kepedulian terhadap sesama, tetapi bermanfaat juga bagi kesehatan tubuh yang dapat menjaga jantung tetap sehat, meningkatkan produksi darah dan lainnya, pungkas Tajuddin.

Dalam kegiatan ini, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah melakukan donor darah, mendapatkan bingkisan yang meliputi vitamin penambah darah, susu kemasan, dan lain-lain. (tim humas BBPP-BK)

Minggu, 28 November 2021

BBPP Batangkaluku Siap Mendukung Pembangunan Kawasan Jagung di Gowa


Gowa (Sulsel), Teropongsulawesi.com,-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan membangun kawasan budidaya jagung seluas 1.200 hektar yang berlokasi Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa untuk mendukung ketahanan stok jagung nasional dan bahkan ditargetkan ekspor.

Oleh karena itu, pembangunan kawasan jagung ini digarap secara serius melalui bimbingan teknis yang intensif dan hingga membangun industri pengolahan agar petani mendapatkan tambahan nilai ekonomi yang tinggi.

"Menindaklanjuti perintah Bapak Presiden Jokowi untuk menyiapkan upaya-upaya optimalisasi ketersediaan pangan di tahun 2022 nanti dan lebih khusus lagi ketersediaan jagung dalam negeri maupun kelebihanya untuk ekspor, oleh karena itu saya bersama Bupati Gowa merencanakan kawasan jagung 1.200 hektar. Ini dilakukan dalam regulasi maksimum untuk melakukan akselerasi jagung," ujar Mentan SYL pada acara panen jagung dengan produktivitas 6 ton perhektar bersama Bupati Gowa di Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada hamparan seluas 250 hektar, Minggu (28/11/2021).

Mantan Gubernur dua periode ini menjelaskan langkah nyata yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pengembangan kawasan jagung seluas 1.200 tersebut yakni mulai dari menyediakan sarana penanganan budidaya, pasca panen, dan produk olahan turunan jagung. Kabupaten Gowa sendiri merupakan daerah penghasil jagung, dimana di semua kecamatan terdapat lahan jagung, namun khusus kawasan jagung 1.200 hektar ini diarahkan untuk menghasilkan jagung dengan kualitas tertentu.

"Jika kebutuhan nasional terpenuhi, nanti kita lakukan ekspor, sama halnya dilakukan di daerah lainnya. Oleh karena itu, ini upaya yang maksimal bersama Bupati Gowa untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut SYL menjelaskan pembangunan kawasan jagung merupakan contoh pengembangan kawasan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Upaya nyata yang dilakukan yakni melakukan intervensi peningkatan indeks pertanaman, bimbingan teknis dan memperbaiki sarana produksi yang digunakan petani.

"Kita berharap tidak hanya untuk komoditas jagung, tapi juga komoditas lainnya yang bisa mendukung akselerasi penyediaan pangan. Dan pengembangan kawasan seperti ini tentu tidak hanya di Gowa ini kami lakukan, tapi juga sudah dilakukan di daerah lainnya sehingga ketersediaan jagung kita aman, bahkan ada kelebihan kita lakukan ekspor," tegasnya.

"Intervensi lainnya yang lebih pentingnya adalah kami siapkan dana KUR. Tahun ini dana KUR sektor pertanian Rp 78 triliun. Petani di Bontonompo dan umumnya Kabupaten kami bantu dapatkan KUR Rp 10 sampai 50 juta tanpa agunan. Tentu peningkatan pinjaman berdasarkan kinerjanya bertahap ditingkatkan," kata SYL.


Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan apresiasi atas dukungan Kementan untuk pembangunan pertanian Kabupaten Gowa, dimana tahun 2021 ini mendapat total bantuan sebesar Rp 59 miliar. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Gowa siap berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional, salah satunya komoditas jagung berkualitas ekspor dengan pendekatan pembangunan pertanian berbasis teknologi.

"Hari ini kita melaksanakan panen jagung tiada lain ini merupakan wujud kontribusi kabupaten Gowa untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Ini terbukti meskipun di tengah situasi pandemi covid 19 di mana semua daerah mengalami penurunan, Kabupaten Gowa tidak mengalami dampak. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa tetap tumbuh positif meskipun hanya satu persen," ujarnya.

Adnan menegaskan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa ini ditopang oleh kinerja sektor pertanian sebesar 60 persen. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Gowa telah mengagendakan 5 tahun kedepan sampai dengan tahun 2026, di mana program pertanian menjadi salah satu program prioritas.

"Sebab jika kita ingin meningkatkan pendapatan masyarakat maka sektor pertanian tentu menjadi salah satu sektor yang harus menjadi prioritas. Sehingga secara perlahan, teknologi pertanian diperkenalkan kepada petani supaya produksinya bisa lebih meningkat," pungkas Adnan.

Ditemui juga Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku yang diwakili Sugeng Mulyono Widyaiswara BBPP Batangkaluku mengatakan pihaknya selaku UPT dibawah naungan BPPSDMP siap mendukung program kementerian pertanian dalam hal peningkatan SDM Pertanian melalui pelatihan (Bimbingan Teknis). (Al-Aziz/Yuli N).

Jumat, 26 November 2021

Pertanian Masuk Sekolah, Sektor Pertanian Tidak Lagi Identik dengan Kemiskinan dan Kotor


Gowa, Teropongsulawesi.com,-Kementerian Pertanian memiliki Program Family Farming dan Pertanian Masuk Sekolah (PMS). Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menjelaskan, “Seluruh kegiatan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan akan mendukung penumbuhan pengusaha pertanian milenial, salah satunya mendukung Program Pertanian Masuk Sekolah.”.

“Pertanian Masuk Sekolah sebagai upaya untuk mengenalkan pertanian kepada generasi milenial Indonesia dan menarik minat mereka untuk terjun ke ke sektor pertanian,” ungkapnya.


Penting menjelaskan kepada generasi milenial bahwa sektor pertanian tidak lagi identik dengan kemiskinan dan kotor.

Bertani bisa menjadi profesi yang menguntungkan yang tentunya semua dengan kerja keras.

Berbagai sekolah dasar, menengah dan atas menerapkan materi pembelajaran dengan mengenalkan pertanian sedari dini.

UPT Satuan Pendidikan Formal SMP Negeri 40 Makassar melakukan Outing Class di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku sebagai bagian dari kegiatan untuk memperkenalkan “Pengelolaan dan Pemanfaatan Serta Pencegahan Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup”.


Sebanyak 40 siswa-siswi yang didampingi oleh guru dan orang tua mempelajari Pengelolaan Limbah Hasil Pertanian, Budidaya Jamur Tiram dan Pembibitan di Screen House BBPP Batangkaluku.

Mentan SYL pernah mengucapkan bahwa“Keahlian bertanam itu bisa menjadi sebuah aset di masa depan.

Untuk itu, program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) sangat penting dijadikan materi pembelajaran.”

Herman yang merupakan petugas Pengolahan Limbah Pertanian menjelaskan tentang manfaat pupuk organik baik untuk tanah maupun tumbuhan.


Setelah itu teori tentang pembuatan pupuk dan proses pengolahan limbah ternak menjadi BIOGAS.

Bahan yang didapatkan berasal dari daun kering disekitar balai.

Selanjutnya budidaya jamur tiram, dari pembuatan bibit jamur, pembuatan baglog (media tanaman jamur) hingga proses pemanenan.

Mereka juga dijelaskan jenis - jenis jamur kayu yang aman sebagai jamur pangan yang bisa di konsumsi dan mengandung Nutrisi dan protein yang tinggi oleh ferial yang merupakan widyaiswara BBPP Batangkaluku.


“Diharapkan seluruh siswa mampu untuk praktek langsung agar mereka paham dan bisa mengaplikasikan ilmu yang di dapatkan di sekolah/lingkungan tempat tinggal mereka.”pungkas ibu Ernawati Guru SMPN 40 Makassar.

(Tim Humas BBPP-BK).
© Copyright 2019 TEROPONG SULAWESI | All Right Reserved